10 Jurusan Kuliah IPS dengan Prospek Kerja Menjanjikan, Wajib Dicoba!

Salsabila Nanda Okt 21, 2021 • 11 min read


jurusan kuliah ips soshum yang menjanjikan

Nggak kalah dengan jurusan saintek, jurusan soshum juga punya masa depan yang cerah lho. Ayo, kita bahas mata kuliah dan peluang karirnya!

---

Di artikel sebelumnya, kita sudah membahas jurusan kuliah IPA yang jarang menghitung. Nah, hari ini aku mau kasih tau kalau ada jurusan kuliah IPS yang punya peluang kerja besar. Sebagian diantaranya sering dianggap sebelah mata alias jarang diminati. Padahal, lulusan prodi Soshum bisa bekerja di hampir semua industri dengan gaji yang fantastis. Penasaran 'kan? Ayo kita bahas satu per satu!

1. Sosiologi

Mau jadi aktivis, Bang?

Nggak juga dong, Brainies. Sebagai salah satu bidang ilmu di rumpun Soshum, Sosiologi mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan individu dan bermasyarakat. Terus gunanya apa? Lulusan Sosiologi dibutuhkan untuk membuat kebijakan, menganalisis perilaku masyarakat, dan memecahkan masalah sosial. Di Indonesia, peminat jurusan ini masih sedikit lho. Hanya ada 416 pendaftar di jurusan Sosiologi UNAIR pada tahun 2020. Artinya, kesempatan kamu buat masuk ke sini lumayan besar.

Baca Juga: Apa Benar Jurusan Kriminologi Langka Banget di Indonesia?

Jurusan Sosiologi bisa bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebab instansi pemerintahan perlu menyusun kebijakan untuk mengatur penduduknya. Kamu juga bisa menjadi UX Researcher di perusahaan start-up. Tugasnya yaitu mencari masalah yang dihadapi oleh konsumen, kemudian memberikan solusi dalam bentuk fitur atau aplikasi di smartphone. Keren ya? Selain itu, lulusan Sosiologi berpeluang menjadi humas, peneliti, atau dosen.

2. Sastra Jepang

Jurusan ini memang nggak sepopuler Sastra Korea atau Sastra Inggris. Di beberapa kampus, peminatnya di bawah 1000 orang. Jadi, buat kamu yang nggak pengen banyak saingan, bisa banget pilih jurusan Sastra Jepang. Mahasiswa Sastra Jepang akan belajar bagaimana menganalisis buku, film, naskah drama, hingga sejarah dan kebudayaan Jepang. Kamu juga bakal berkenalan dengan tata bahasa (bunpou), percakapan (kaiwa) dan pemahaman mendengar (choukai).

Baca Juga: Suka Duka Deaz Putri Jadi Translator Drama Netflix

Jangan meremehkan lulusan Sastra Jepang ya! Soalnya, mereka bisa bekerja sebagai translator dengan gaji yang fantastis. Di Indonesia, banyak perusahaan Jepang yang membutuhkan jasa penerjemah untuk kelancaran usaha mereka. Dilansir dari payscale, gaji penerjemah Bahasa Jepang bisa mencapai 75 juta - 99 juta dalam setahun. Buat kamu yang hobi nonton anime, bisa juga lho bekerja sebagai translator film dan drama. Asyik!

3. Sastra Indonesia

Masih di bidang sastra, jurusan Sastra Indonesia kerap dipandang sebelah mata karena dianggap nggak punya masa depan. Peminatnya pun lebih rendah dibanding jurusan Soshum lainnya, seperti Manajemen atau Psikologi. Materi kuliah Sastra Indonesia terdiri dari Morfologi, Sintaksis, Pengantar Kesusastraan, Semiotika, hingga Jurnalistik. Kamu juga belajar Sosiolinguistik dan Psikologi Sastra. Kedua mata kuliah ini mengkaji penggunaan bahasa dalam situasi tertentu.

Baca Juga: Memahami Ciri, Struktur, dan Contoh Cerita Pendek

Terus, jadi apa setelah lulus? Mahasiswa jurusan Sastra Indonesia pastinya dibekali dengan kemampuan berbahasa yang baik. Kamu bisa jadi wartawan berita, penulis naskah film, bahkan seorang content creator. Nggak nyangka 'kan? Hal ini dikarenakan lulusan Sastra Indonesia memiliki keterampilan dalam membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Paket lengkap banget sih ini.

4. Bisnis Digital

Jurusan keempat yang punya prospek kerja menjanjikan adalah bisnis digital. Di Indonesia, PTN yang baru menyediakan jurusan ini antara lain UNPAD, UPI, UNJ, dan UNM. Tapi, kamu nggak perlu khawatir, beberapa kampus swasta seperti Universitas Katolik Parahyangan dan Binus University juga punya jurusan bisnis digital kok. Secara garis besar, jurusan ini mempelajari pemanfaatan teknologi dan internet untuk mengembangkan bisnis.

Baca Juga: Jurusan Kuliah Apa yang Cocok Buat Anak SMK?

Mata kuliahnya antara lain perencanaan bisnis start-up, statistika, pengembangan web, SEO, digital marketingmarket research, consumer behaviour, hingga desain produk. Ya namanya juga bisnis digital, pastinya kamu banyak berkutat dengan teknologi masa kini. Setelah lulus, apa bisa jadi CEO? Tentu bisa! Berbekal ilmu dan praktek yang kamu lakukan saat kuliah, peluang kerja bisnis digital terbuka lebar. Dari pengusaha, digital marketing specialist, social media specialistpublic relations, dan masih banyak lagi.

5. Psikologi

Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku dan perasaan individu. Mahasiswanya sering diminta buat baca pikiran dan mengobati gangguan jiwa. Padahal, nggak begitu konsepnya. Mahasiswa jurusan psikologi mempelajari cara menganalisis karakter berdasarkan lingkungan dan dampaknya terhadap mental. Sedangkan pengobatan gangguan jiwa harus dilakukan oleh psikiater. Jadi, psikolog dan psikiater itu berbeda ya, Brainies.

Baca Juga: 5 Hal yang Membedakan Psikolog dengan Psikiater

Jurusan ini memiliki beberapa peminatan. Ada psikologi organisasi, psikologi pendidikan, psikologi sosial, psikologi perkembangan dan psikologi klinis. Peminatan ini yang membuat lulusan psikologi dibutuhkan di berbagai sektor pekerjaan. Kamu bisa menjadi HRD, konsultan pendidikan, konselor, peneliti, dosen, dan membuka klinik sendiri dengan syarat sudah menempuh gelar S2 profesi. Cocok buat kamu yang punya empati tinggi dan senang menolong orang lain.

6. Manajemen Event

Kalau kamu pernah jadi panitia pensi sekolah, pasti nggak asing dengan jurusan ini. Manajemen event adalah jurusan idaman bagi mereka yang kreatif, senang berorganisasi, dan berkontribusi dalam sebuah acara. Di Indonesia, Manajemen Event terdapat di beberapa politeknik, sekolah vokasi, dan kampus swasta. Seperti Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Politeknik Negeri Bandung (Polban), Universitas Prasetiya Mulya, dan vokasi Universitas Indonesia.

Baca Juga: Perbedaan Jurusan Administrasi Negara, Bisnis, dan Fiskal

Manajemen Event sering disebut sebagai MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions). Kamu akan belajar seputar perencanaan dan pengelolaan acara, business strategy, public relation, budgeting, dan sebagainya. Setelah lulus, kamu bisa mendirikan Event Organizer (EO) sendiri lho. Misalnya, EO pernikahan, konser musik, hingga festival internasional. Kuliah di jurusan ini nggak bakal ngebosenin deh, karena kreativitasmu selalu diasah.

7. Akuntansi

Sebagai jurusan favorit rumpun Soshum, Akuntansi selalu jadi incaran siswa IPS. Tahu nggak kenapa? Karena akuntansi dibutuhkan di semua bidang perkantoran. Dengan akuntansi, transaksi jual beli perusahaan bisa diketahui secara rinci. Hampir semua perguruan tinggi di Indonesia menawarkan jurusan ini, mulai dari jenjang D3, D4, dan S1. Tapi, persaingan jurusan Akuntansi ketat banget nih. Di UI, daya tampungnya cuma 60 kursi dari 2.307 pendaftar.

Baca Juga: Profil Lengkap UI dari Jurusan, Biaya, Sampai Kost-Kostan

Jurusan Akuntansi memiliki beberapa peminatan, diantaranya Akuntansi Keuangan, Akuntansi Perpajakan, Akuntansi Internasional, Akuntansi Anggaran, dan sebagainya. Sudah pasti jurusan ini dapat bekerja di industri manapun. Namun, lulusan Akuntansi biasanya punya cita-cita kerja di Big Four”, yaitu 4 Kantor Akuntan Publik (KAP) terbesar di dunia. Empat KAP tersebut ialah Deloitte, E&Y, KPMG, dan PWC. Sebuah pencapaian yang bergengsi jika kamu berhasil masuk ke sana.

8. Desain Komunikasi Visual

Selanjutnya, DKV atau singkatan dari Desain Komunikasi Visual. Jurusan ini sering disepelekan karena kelihatannya "cuma ngegambar doang". Padahal, perlu proses berpikir yang panjang dalam menghasilkan sebuah gambar yang menarik, informatif, dan dapat dimengerti oleh orang lain. Jika komunikasi menyampaikan pesan melalui verbal, jurusan DKV menyampaikan pesan melalui karya seni. Di Indonesia, jurusan DKV dengan peminat terbanyak jatuh kepada FSRD ITB yang mencapai 1.618 pendaftar.

Baca Juga: Calon Mahasiswa DKV, Udah Kenalan Sama Nirmana Belum?

Mata kuliah DKV antara lain nirmana, dasar seni rupa, tipografi, visual branding, copywriting, fotografi, teknologi grafika, desain kemasan, dan sebagainya. Seorang lulusan DKV bisa bekerja di ahensi periklanan, media online, industri perfilman, atau sebagai freelance (pekerja lepas). Untuk freelance, kamu bisa memulainya sebelum lulus kuliah. Banyak lowongan freelance graphic designer di Indonesia maupun luar negeri. 

9. Tata Rias

Lagi-lagi masih ada jurusan yang dianggap nggak punya masa depan, yaitu tata rias. Jurusan ini dapat kamu temukan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan perguruan tinggi swasta seperti LaSalle College atau Puspita Martha International Beauty School. Setelah lulus, kamu akan mendapat sertifikat di bidang kecantikan dengan gelar diploma atau sarjana terapan.

Baca Juga: Jurusan Tata Rias untuk Kamu yang Hobi Makeup

Karena berkaitan dengan kulit dan estetika, mahasiswa Tata Rias juga mempelajari anatomi, fisiologi, kesehatan kulit dan rambut, kimia kosmetik, keselamatan kerja, dan riset kecantikan. Jadi nggak melulu belajar soal riasan wajah. Peluang kerja jurusan ini nggak perlu dikhawatirkan, sebab lulusan Tata Rias bisa bekerja di industri hiburan, menjadi Make Up Artist (MUA), tenaga pengajar, hingga membuka brand kosmetik sendiri. 

10. Komunikasi

Siapa yang tergila-gila sama jurusan ini? Ada yang bilang kalau kuliah komunikasi itu gampang karena cuma ngomong doang. Aduh, salah banget deh, jurusan Komunikasi memiliki berbagai peminatan yang mempelajari sub ilmu secara spesifik. Diantaranya Jurnalisme, Kajian Media, Periklanan, Manajemen Komunikasi, serta Televisi & Film. Durasi kuliahnya berkisar antara 3 sampai 4 tahun tergantung jenjang studi yang dipilih.

Baca Juga: Kenal Lebih Dekat dengan Jurusan Ilmu Komunikasi Yuk 

Apa aja sih pekerjaan untuk anak Komunikasi? Mulai dari reporter, humas, marketing communication, content writer, sutradara film, fotografer, penyiar radio, dosen, dan sebagainya. Nggak heran kalau jurusan Komunikasi memiliki banyak peminat. Tahun 2020, peminat Ilmu Komunikasi UNPAD mencapai 3.134 orang dengan daya tampung 34 mahasiswa aja lho!

---

Wah, wah, ternyata banyak ya peluang kerja untuk jurusan kuliah IPS. Kira-kira mana yang cocok dengan minat dan bakatmu? Kalau bingung menentukan jurusan, kamu bisa konsultasi dengan konselor di Brain Academy Online. Ada kelas pengembangan diri yang bisa mengasah soft skills kamu sebelum memasuki dunia kampus. Yuk, cobain!

BA online

Referensi:

Karir Jurusan Sosiologi [Daring]. Tautan: https://www.thebalancecareers.com/top-jobs-for-sociology-majors-2059633#market-research-analyst 

Gaji Translator [Daring]. Tautan: https://www.payscale.com/research/ID/Job=Translator/Salary 

Mata Kuliah Bisnis Digital [Daring]. Tautan: https://fe.unj.ac.id/?page_id=10969

Jurusan Manajemen Event [Daring]. Tautan: https://www.easyuni.co.id/event-management/

Jurusan DKV [Daring]. Tautan: https://www.its.ac.id/dkv/id/akademik/program-studi/sarjana-s1/

Jurusan Tata Rias [Daring]. Tautan: https://unnes.ac.id/prodi/pendidikan-kesejahteraan-keluarga-tata-kecantikan-s1

(diakses 11-13 Oktober 2021)

Profile

Salsabila Nanda

Anak broadcasting yang cita-citanya mau jadi PR, tapi malah jadi content writer. Siang kerja, malam nonton teen drama. Terima kasih sudah baca tulisanku!

Beri Komentar