Pengertian Tesis, Struktur, Ciri, dan Bedanya dengan Skripsi

tesis

Tesis adalah tugas akhir yang wajib diselesaikan oleh mahasiswa yang menempuh program magister (S2). Simak struktur tesis yang benar di artikel ini!

—

Siapa disini yang punya rencana lanjut kuliah S2? Atau mungkin lagi sibuk cari kampus buat melanjutkan studi?

Kalau sudah mulai mencari informasi tentang program magister, kamu pasti bakal sering mendengar istilah tesis. Beberapa dari kamu mungkin juga sempat penasaran, kalau kuliah S2, tugas akhirnya nanti seperti apa ya? Terus, apa bedanya dengan skripsi waktu S1 dulu? 

Hmm, jadi tesis merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui mahasiswa magister untuk memperoleh gelar akademik. Meskipun keduanya termasuk karya ilmiah, tesis memiliki tingkat pembahasan dan proses penyusunan yang berbeda dengan skripsi. Lalu, seperti apa struktur tesis itu? Simak penjelasannya berikut ini. 

 

Apa itu Tesis?

Pengertian tesis adalah karya tulis ilmiah yang dihasilkan dari penelitian dan menjadi syarat untuk kelulusan program magister (S2). Dengan kata lain, tesis artinya laporan penelitian yang dibuat secara sistematis untuk mengkaji, menguji, dan mengembangkan teori tertentu.

Umumnya, tesis ditulis dalam bahasa Indonesia dan dilengkapi abstrak dalam bahasa Indonesia serta bahasa Inggris. Namun, pada beberapa program studi, kamu diperbolehkan menyusun tesis bahasa Inggris secara penuh dengan abstrak berbahasa Indonesia.

Dalam menentukan topik penelitian, judul tesis sebaiknya dibuat ringkas dan mampu menggambarkan inti permasalahan yang diteliti berdasarkan teori dan metode yang digunakan.

Baca Juga: Contoh Abstrak Skripsi, Makalah, dan Karya Ilmiah

 

Struktur Tesis

Struktur tesis di setiap perguruan tinggi dapat berbeda karena memiliki pedoman dan format penulisan tersendiri. Namun, secara umum, struktur tesis terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir.

1. Bagian Awal

Bagian awal berisi identitas dan informasi pendukung penelitian, meliputi:

a. Halaman Sampul Depan

Memuat judul tesis, lambang universitas, nama dan nomor induk mahasiswa, instansi pengelola, serta tahun penyelesaian tesis.

b. Halaman Sampul Kedua

Halaman sampul kedua sama dengan sampul depan, namun diketik di atas kertas HVS putih biasa.

c. Halaman Judul

Memuat judul tesis, maksud pembuatan tesis, nama dan nomor induk, lambang universitas, instansi pengelola, dan tahun penyelesaian.

d. Halaman Pengesahan

Memuat tanda tangan sah dari pembimbing, ketua program studi (Kaprodi), dan direktur program pascasarjana.

e. Keaslian Tesis

Keaslian tesis adalah pernyataan peneliti bahwa isi dokumen tesis ini adalah asli karya penulis, kecuali bagian yang merupakan acuan dan telah disebutkan sumbernya, baik dalam teks karangan dan daftar pustaka. Pernyataan keaslian dibuat dan ditandatangani di atas materai.

f. Ringkasan & Summary

Maksimal 2 halaman dengan 500 kata yang memuat inti penelitian mulai dari latar belakang, tujuan, landasan teori, metodologi, hasil, pembahasan, kesimpulan, dan saran. Summary merupakan versi terjemahan bahasa Inggris dari ringkasan tersebut.

g. Riwayat Hidup

Riwayat hidup ditulis dalam bentuk esai yang menjelaskan tempat tanggal lahir, nama orang tua, riwayat pendidikan, serta pengalaman kerja penulis.

h. Kata Pengantar

Berisi penjelasan pelaksanaan penelitian, ungkapan syukur, maksud tesis, dan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang berkontribusi.

i. Daftar Isi

Mempermudah pembaca menemukan beberapa hal yang diperlukan dalam tesis dengan urutan judul, subjudul, dan nomor halaman.

j. Daftar Tabel

Dibuat jika terdapat banyak tabel dalam tesis dengan memuat urutan judul tabel, nomor, dan halaman.

k. Daftar Gambar

Sama dengan daftar tabel, daftar gambar memuat daftar judul gambar dengan nomor halaman tempat gambar.

l. Daftar Lampiran

Halaman daftar lampiran memuat daftar lampiran  urutan judul lampiran dan nomor halamannya.

Baca Juga: Pengertian Teks Deskripsi, Ciri, Jenis, Contoh & Strukturnya

 

2. Bagian Utama

Bagian utama merupakan bagian utama yang memuat dari bab pendahuluan, tinjauan pustaka, landasan teori, metodologi penelitian, hasil penelitian dan pembahasan, kesimpulan, dan saran.

a. Pendahuluan

Memaparkan latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, dan hipotesis.

b. Tinjauan Pustaka

Uraian sistematis mengenai hasil penelitian terdahulu yang relevan serta mendukung topik penelitian.

c. Metodologi Penelitian

Menjelaskan secara rinci mengenai tempat dan waktu penelitian, materi/objek penelitian, rancangan percobaan, teknik analisis data, serta prosedur pelaksanaan penelitian.

d. Hasil Penelitian dan Pembahasan

Penyajian data temuan di lapangan, bisa berupa rangkuman, tabel, grafik, dan foto yang kemudian dibahas menggunakan penjelasan teoritis.

e. Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan adalah pernyataan singkat yang menjawab rumusan masalah berdasarkan hasil diskusi. Sedangkan, saran merupakan rekomendasi akademis untuk penelitian selanjutnya.

 

3. Bagian Akhir

Bagian akhir berfungsi melengkapi keseluruhan isi tesis. Bagian ini meliputi daftar pustaka dan lampiran.

a. Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi daftar seluruh sumber acuan seperti buku, jurnal, dan dokumen resmi yang dikutip di dalam isi tesis, disusun menurut abjad berdasarkan nama belakang penulis.

b. Lampiran

Berisi dokumen pendukung, seperti data mentah, perhitungan, tabel panjang, grafik, surat izin, dan gambar pelengkap yang terlalu besar jika dimasukkan ke bagian utama.

Baca Juga: Pengertian Teks Deskripsi, Ciri, Jenis, Contoh & Strukturnya

 

Ciri Tesis

Untuk membedakannya dengan karya ilmiah lain, tesis memiliki beberapa karakteristik berikut.

1. Memiliki Studi Literatur

Penyusunan tesis didasarkan pada teori tertentu yang diperkuat melalui kajian pustaka. Literatur yang digunakan menjadi landasan dalam merumuskan masalah, menyusun hipotesis, serta mendukung tujuan penelitian.

2. Menggunakan Metode Penelitian yang Jelas

Tesis disusun dengan metode penelitian yang sistematis. Prosesnya meliputi pengumpulan data, pengolahan data, dan analisis untuk menguji teori atau gagasan tertentu.

3. Memuat Penjelasan dan Argumentasi Ilmiah

Tesis tidak hanya memaparkan teori, tetapi juga menyajikan analisis berdasarkan data sehingga menghasilkan argumentasi yang logis dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

4. Memiliki Kontribusi terhadap Pengembangan Ilmu

Hasil penelitian dalam tesis diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.

 

Perbedaan Tesis dengan Skripsi

Apa sih perbedaan skripsi dan tesis itu? Meskipun keduanya merupakan karya ilmiah yang disusun sebagai tugas akhir, skripsi dan tesis memiliki beberapa perbedaan antara lain:

1. Jenjang Pendidikan

Skripsi disusun oleh mahasiswa program sarjana (S1), sedangkan tesis merupakan tugas akhir mahasiswa program magister (S2). Lalu, S1 skripsi S2 tesis S3 apa? Pada jenjang doktor (S3), mahasiswa diwajibkan menyusun disertasi.

2. Tujuan Penelitian

Skripsi bertujuan menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan untuk memecahkan suatu masalah.

Sebaliknya, selain menerapkan teori, tesis juga menguji, mengembangkan, dan memperdalam teori yang sudah ada sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

3. Permasalahan yang Dibahas

Masalah yang diangkat dalam skripsi biasanya bersifat praktis dan aplikatif dengan ruang lingkup yang lebih terbatas. Sebaliknya, tesis cenderung mengangkat persoalan yang lebih kompleks, teoritis, dan membutuhkan kajian yang lebih luas.

4. Tingkat Kedalaman Analisis

Pembahasan dalam skripsi umumnya lebih sederhana dan bersifat deskriptif. Sementara itu, tesis menuntut analisis yang lebih kritis, mendalam, dan sistematis terhadap suatu permasalahan penelitian. 

5. Kemandirian Peneliti

Dalam penyusunan skripsi, mahasiswa masih mendapatkan bimbingan yang cukup intensif dari dosen pembimbing. Pada tesis, mahasiswa dituntut lebih mandiri dalam menentukan arah penelitian, mengolah data, serta menyusun argumentasi ilmiah.

6. Kontribusi Ilmiah

Hasil penelitian skripsi umumnya berfokus pada penerapan teori dalam kasus tertentu. Sementara itu, tesis diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pengembangan ilmu, misalnya melalui pengujian teori, model, dan pendekatan baru dalam suatu bidang kajian.

Baca Juga: Jurnal Ilmiah: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Contohnya

 

Tahapan Penulisan Tesis

Gimana sih tahapan penulisan tesis itu? Nah, di bawah ini, terdapat langkah-langkah mengerjakan tesis yang bisa kamu ikuti.

1. Menentukan Topik dan Masalah Penelitian

Dalam tahapan penulisan tesis, kamu perlu menentukan topik yang sesuai dengan bidang keahlian dan minat penelitianmu.

2. Mengajukan Proposal Tesis 

Sebelum penelitian dilakukan, kamu perlu menyusun proposal tesis yang berisi latar belakang, rumusan masalah, landasan teori, dan metode penelitian.

contoh proposal tesis

Contoh proposal tesis (Sumber: researchgate.com)

3. Mengumpulkan Data

Setelah proposal disetujui, sekarang kamu menentukan siapa yang akan menjadi responden dan bagaimana cara mengumpulkan informasi dari mereka.

Setelah mendapatkan responden, pengumpulan informasi bisa dimulai. Misalnya melalui kuisoner, wawancara, forum discussion group (FGD), dan eksperimen di laboratorium.

4. Mengolah dan Menganalisis Data

Tahap selanjutnya yaitu mengolah dan menyajikan data ke dalam bentuk tabel dan narasi. Tujuannya, agar informasi tersebut bisa dipahami oleh dosen maupun pembaca lain.

5. Menyusun Draf Akhir dan Sidang

Setelah seluruh bab selesai disusun, kamu akan mengikuti sidang tesis. Ujian tesis adalah tahap akhir yang bertujuan menguji kualitas penelitian dan kemampuan kamu dalam mempertahankan hasil penelitiannya di hadapan dosen penguji.

Baca Juga: Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, & Contoh Pertanyaannya

 

Contoh Tesis

Sebagai gambaran, berikut beberapa contoh tesis S2 berdasarkan bidang ilmunya. 

  • Pendidikan: Pengembangan Bahan Ajar Matematika dengan Pendekatan Kontekstual Budaya Sasak untuk Kelas IV SDN 2 Merembu Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat
  • Ekonomi: Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Pengembangan Karir Terhadap Komitmen Organisasi dan Kinerja Dosen Fakultas Ekonomi Perguruan Tinggi Swasta di Malang Serta Implikasinya pada Pendidikan Ekonomi
  • Sastra Inggris: Test Items in English Summative Tests by The Junior High School EFL Teachers in Kota Kupang
  • Matematika: Proses Koneksi Matematika dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Bagi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan
  • Biologi: Pengembangan Perangkat Pembelajaran  Materi Metabolisme di SMA Al Hikmah Surabaya

—

Nah, sekarang kamu sudah lebih paham kan mengenai pengertian tesis, struktur, ciri-ciri, dan perbedaan skripsi dan tesis. Jadi, kalau kamu berencana melanjutkan kuliah S2, nggak perlu khawatir lagi ya. Semoga membantu! 

Yuk, belajar lebih banyak lagi tentang materi lain di Brain Academy. Klik banner berikut untuk gabung kelas super seru bareng Master Teacher terbaik!

brain academy center

Referensi:

Ekrut. Tesis Adalah: Tujuan, 5 Jenis, Ciri Beserta Perbedaannya dengan Skripsi dan Disertasi [Daring]. Tautan: https://www.ekrut.com/media/tesis-adalah. Diakses 15 Juni 2026

Gramedia. Pengertian Tesis: Karakteristik dan Tata Cara Penulisan Tesis [Daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/tesis-adalah/. Diakses 15 Juni 2026

Telkom University. Skripsi dan Tesis: Kenali Perbedaannya Sebelum Lanjut Kuliah [Daring]. Tautan: https://md.telkomuniversity.ac.id/skripsi-dan-tesis-kenali-perbedaannya-sebelum-lanjut-kuliah/. Diakses 15 Juni 2026

Olivia Y

I'm making sure the content is well-written. Hope you enjoy the read 🫶🏻