Skripsi: Definisi, Cara Membuat, Tujuan, Tahapan, & Struktur

apa-itu-skripsi

Skripsi adalah penelitian yang dibuat oleh mahasiswa untuk memperoleh gelar kelulusan. Terus bagaimana cara membuat skripsi? Yuk, kita pahami penjelasan dari setiap bab di dalamnya.

Banyak mahasiswa yang menganggap skripsi sebagai hal yang menakutkan, apalagi jika mendapat dosen pembimbing yang galak dan susah diajak berdiskusi. Sebenarnya, skripsi tak sesulit yang dibayangkan, lho. Jika kamu menguasai teori dan fenomena yang diteliti, kamu bisa menyelesaikannya dengan tepat waktu. 

Buat kamu yang masih bingung atau kepo tentang seluk beluk skripsi, baca artikelnya sampai selesai ya! Aku bakal kasih tahu gambaran pembuatan skripsi dari awal hingga revisi setelah sidang.

 

Apa itu Skripsi?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, skripsi adalah karya ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa semester 7 atau 8 sebagai bagian dari persyaratan akhir pendidikan akademisnya.  Dengan kata lain, skripsi merupakan syarat kelulusan untuk mahasiswa jenjang S1. Sedangkan untuk mahasiswa S2 dan S3, syarat kelulusannya berupa tesis dan disertasi.

 

Tujuan Skripsi

Selain untuk memperoleh gelar Sarjana, skripsi juga bertujuan melatih kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalah secara sistematis dengan menggunakan teori yang sudah dipelajari di bangku perkuliahan. Hasil penelitian ini tentunya bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

pengertian-tujuan-dan-isi-skripsi

 

Kapan Skripsi Dibuat?

Skripsi dapat disusun apabila mahasiswa telah memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Lulus 144 SKS.
  • Tidak ada nilai D dan E pada mata kuliah.
  • Menyelesaikan KKN, Laporan Magang atau PKL, serta lulus seminar proposal.
  • Memenuhi syarat lain yang ditetapkan oleh fakultas masing-masing.

 

Tahap Membuat Skripsi dan Contohnya

Gimana ya biar skripsi-ku cepat selesai?

Idealnya, proses penyusunan skripsi berlangsung selama 1 semester atau 6 SKS. Di beberapa kampus, pengerjaan skripsi dimulai dari seminar proposal (sempro) yang berisi Bab 1, Bab 2, dan Bab 3. Tetapi ada pula perguruan tinggi yang tidak mewajibkan sempro, sehingga mahasiswa bisa langsung membuat skripsi.

Di bawah ini, terdapat tips beserta langkah-langkah mengerjakan skripsi. Semoga berhasil!

 

1. Menentukan Topik dan Judul

Topik dan judul adalah dua hal yang berbeda. Sebuah topik bisa melahirkan banyak judul. Tetapi, satu judul hanya bisa dipakai dalam 1 penelitian. Pastikan bahwa judul skripsi kamu belum pernah diteliti supaya tidak dianggap plagiat.

Contoh: Topik yang kamu ambil adalah media sosial. Maka, alternatif judul yang bisa kamu pilih yaitu “Pengaruh Media Sosial Tiktok terhadap Minat Belanja,” atau “Pengaruh Media Instagram terhadap Kesehatan Mental,”

Dalam judul skripsi, terdapat variabel X dan variabel Y. Variabel X adalah variabel yang mempengaruhi, sedangkan variabel Y adalah variabel yang dipengaruhiNah, kalau kita lihat dari judul di atas, variabel X-nya adalah Tiktok, sedangkan variabel Y-nya berupa minat belanja.

 

2. Mencari Teori yang Relevan

Setelah judul disetujui oleh dosen pembimbing, langkah penyusunan skripsi selanjutnya yaitu mencari teori yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Kamu bisa mengambilnya dari buku, catatan, atau materi yang diberikan dosen selama kuliah.

 

3. Mengumpulkan Informasi dari Responden

Bila teori sudah dirasa cocok dengan masalah penelitian, sekarang kamu menentukan siapa yang akan menjadi responden dan bagaimana cara mengumpulkan informasi dari mereka. Contoh responden dalam skripsi antara lain; masyarakat, pemangku jabatan, atau pihak tertentu yang sekiranya bisa menjadi sumber informasi yang valid untuk penelitian.

Setelah mendapatkan responden, pengumpulan informasi pun dimulai. Misalnya melalui kuisoner, wawancara, forum discussion group (FGD), dan sebagainya.

Contoh: Untuk meneliti Pengaruh Media Sosial Tiktok terhadap Minat Belanja, kamu menyebar kuisoner berisi 50 pertanyaan kepada 500 pengguna Tiktok.

 

4. Menyusun dan Menginterpretasikan Informasi

Tahap selanjutnya yaitu mengolah dan menyajikan data ke dalam bentuk tabel atau narasi. Tujuannya, agar informasi tersebut bisa dipahami oleh dosen maupun pembaca lain. Jika kamu memilih model skripsi kuantitatif, data diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS.

Contoh: Dari hasil kuisoner, ditemukan bahwa 70% pengguna Tiktok yang melakukan transaksi belanja berjenis kelamin perempuan. Pembeli terbanyak berada di rentang usia 24-30 tahun, dan berdomisili di Jabodetabek.

langkah-langkah-menyusun-skripsi

5. Menarik Kesimpulan

Wah, sebentar lagi skripsi kamu bakalan selesai nih. Kesimpulan berada di bab paling akhir alias bab 5. Biasanya terdiri dari 1 sampai 2 halaman saja. Di sini, kamu tinggal menyimpulkan apakah ada pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y.

Contoh: Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan adanya pengaruh aplikasi Tiktok terhadap minat belanja sebesar 50%.

 

6. Mendaftar Sidang

Tahapan yang paling dinanti-nanti oleh mahasiswa adalah sidang skripsi. Kamu akan dihadapkan oleh 2 dosen penguji dan 1 dosen pembimbing dalam sebuah ruangan selama 90 menit. Layaknya persidangan pada umumnya, mahasiswa diberi pertanyaan dan kesempatan untuk berargumen terkait penelitian yang sudah dilakukan.

 

7. Revisi

Setelah sidang, mahasiswa diberi waktu kurang lebih 2 minggu untuk memperbaiki isi skripsinya. Jika skripsi yang kamu kerjakan sesuai dengan arahan dosen, revisi yang kamu dapat kemungkinan sedikit. Revisi skripsi biasanya berhubungan dengan EYD, penambahan satu atau dua kata di bagian judul, atau tergantung dari permintaan dosen penguji.

 

Baca juga: Cara Membuat Daftar Pustaka Menurut APA Style Terbaru

 

Struktur Skripsi

Tahapannya sudah, sekarang kita bahas hal-hal apa saja yang tercantum dalam skripsi. Ada kata pengantar, daftar isi, daftar pustaka, lampiran, dan yang terpenting 5 bab yang tak boleh kamu lewatkan. Apa saja? Ini dia!

 

BAB I – Pendahuluan

Bab 1 skripsi mengandung penjelasan mengenai masalah yang akan diteliti. Kamu harus mempunyai argumen dan informasi yang cukup agar judul penelitianmu disetujui oleh dosen pembimbing.

  • Latar Belakang Masalah, yang berisi pernyataan dan argumentasi tentang fenomena yang diteliti.
  • Rumusan Masalah, yang merupakan substansi dari permasalahan yang diteliti. Rumusan masalah dinyatakan dengan kalimat tanya (?).
  • Tujuan Penelitian, berisi jawaban atas rumusan masalah.
  • Manfaat Penelitian, berisi kontribusi yang diharapkan dari hasil penelitian berupa manfaat akademis dan manfaat praktis.
  • Sistematika Penulisan, berisi penjelasan dari setiap bab dalam skripsi.

 

BAB II – Landasan Teori

Masuk ke Bab 2, mahasiswa akan menjelaskan teori yang digunakan dalam penyusunan skripsi. Bab ini mempunyai 3 bagian:

  • Kerangka Teori, berisi teori-teori apa saja yang relevan dengan penelitian.
  • Tinjauan Pustaka, berisi gambaran konseptual, referensi skripsi terdahulu sebagai acuan penyusunan, serta kerangka pemikiran berupa bagan.
  • Hipotesis, berisi kesimpulan atau jawaban sementara dari hasil penelitian, ditandai dengan kalimat ”…adanya pengaruh…” dan “…tidak adanya pengaruh…”

 

BAB III – Metodologi Penelitian

Pada Bab 3, mahasiswa menjelaskan prosedur penelitian skripsi meliputi teknik pengumpulan dan analisis data. Bab ini terdiri dari:

  • Pendekatan Penelitian, mahasiswa bisa memilih menggunakan interpretasi objektif atau subjektif.
  • Jenis Penelitian, mahasiswa bisa memilih menggunakan jenis penelitian eksplanatif, deskriptif, eksploratif, atau evaluatif.
  • Metode Penelitian, mahasiswa bisa memilih survey, eksperimen, analisis isi, fenomenologi, studi kasus, atau metode lain yang sesuai.
  • Teknik Pengumpulan Data, mahasiswa bisa menggunakan kuisoner, wawancara, FGD, studi pustaka, observasi, atau teknik lain yang sesuai untuk mengumpulkan informasi.
  • Teknik Analisis Data, mahasiswa menjelaskan cara menyajikan dan interpretasi data. Teknik yang digunakan bisa berupa semiotika, framing, atau dengan bantuan aplikasi SPSS.

 

penjelasan-setiap-bab-dalam-skripsi

 

BAB IV – Hasil Penelitian dan Pembahasan

Selanjutnya, data yang diperoleh di Bab 3 diuraikan secara detail dan mendalam di Bab 4. Bab ini terdiri atas:

  • Gambaran Umum, berisi penjelasan objek penelitian dan profil responden. Kemampuan membaca dan menginterpretasikan informasi sangat diperlukan di bagian ini.
  • Analisis Data, yaitu uji hipotesis terhadap data yang dikumpulkan. Apakah ada pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y, atau sebaliknya.

 

BAB V – Penutup

Bab 5 atau bagian terakhir dalam skripsi berisi kesimpulan dan saran.

 

Aturan Penulisan dalam Skripsi

Terdapat aturan yang harus kamu patuhi ketika membuat skripsi, salah satunya format penulisan. Hal ini bertujuan agar skripsi yang kamu buat tidak berantakan sehingga memudahkan siapapun untuk membacanya.

 

1. Margin

Margin adalah jarak batas tepi teks dari kertas. Margin yang biasa digunakan dalam skripsi adalah 4433. Artinya, kiri 4 cm, kanan 3 cm, bawah 3 cm, dan atas 4 cm. Caranya mudah, buka Microsoft Word, kemudian pilih menu Page Layout – Page Setup – Margin.

mengatur-margin-di-microsoft-word

Margin (Sumber: dokumen pribadi)

 

2. Jenis dan Ukuran Huruf

Jenis huruf yang digunakan pada skripsi yaitu Times New Roman. Untuk bagian isi, nama mahasiswa, dan nomor induk mahasiswa menggunakan ukuran 16 point. Untuk judul dalam bahasa Indonesia menggunakan ukuran 16 point, sedangkan judul dalam bahasa Inggris menggunakan ukuran 14 point.

 

3. Spasi

Spasi atau jarak pengetikan untuk isi skripsi yaitu 2 spasi.  Spasi antara bab dengan sub-bab adalah 4 spasi. Sedangkan spasi antara teks dengan tabel atau gambar berjumlah 3 spasi. Terakhir, spasi antar alinea paragraf adalah 1,5 spasi.

 

4. Penomoran

Jangan sampai tertukar, ya. Penomoran setiap bab dalam skripsi menggunakan angka Romawi. Lalu, untuk penomoran setiap sub-bab menggunakan huruf kapital. Terakhir, penomoran anak sub-bab menggunakan angka biasa.

Itu tadi penjelasan lengkap mengenai pengertian, tujuan, cara mengerjakan, isi, dan aturan penulisan dalam skripsi. Pilihlah judul yang kamu kuasai agar bisa lulus tepat waktu. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

IDN CTA Blog Brain Academy Center

Referensi:

Definisi Skripsi [Daring]. Tautan: https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/skripsi

FIKOM UPI YAI. 2020. Pedoman Skripsi dan Tugas Akhir. Jakarta: Universitas Persada Indonesia YAI.

Margin. [Daring]. Tautan: https://penerbitdeepublish.com/margin-skripsi yang benar

(Diakses 19-20 Oktober 2022)

Salsabila Nanda