Konsumsi: Pengertian, Tujuan, Ciri, & Faktor yang Memengaruhi

konsumsi

Konsumsi merupakan kegiatan memakai atau menghabiskan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup. Yuk, ketahui faktor, tujuan, dan contohnya!

Sebelumnya, kita sudah membahas dua kegiatan ekonomi yaitu produksi dan distribusi. Nah, sekarang kita masuk kegiatan ekonomi sering kita lakukan, yaitu konsumsi. 

Membaca buku, menonton film di bioskop, atau membeli matcha merupakan contoh kegiatan konsumsi. Tapi, apa itu konsumsi? Yuk, cari tahu selengkapnya!

 

Pengertian Konsumsi 

Konsumsi adalah kegiatan menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan memberi kepuasan secara langsung. Orang yang melakukan kegiatan konsumsi disebut konsumen, baik itu perorangan, rumah tangga, pemerintah, maupun industri.

Dalam prosesnya, konsumen akan membayar untuk mendapatkan barang atau jasa yang dihasilkan dari proses produksi. Contoh barang konsumsi, seperti makanan, minuman, pakaian, dan kendaraan. Sedangkan contoh konsumsi jasa seperti layanan transportasi, perawatan di salon, atau berobat di rumah sakit.

Baca juga: Pengertian Pasar, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Contohnya 

 

Tujuan Konsumsi 

Kegiatan konsumsi bukan hanya bermanfaat bagi konsumen, tapi juga ikut menggerakkan roda perekonomian. Berikut beberapa tujuan konsumsi:

  • Memenuhi kebutuhan dasar seperti makan, minum, pakaian, dan tempat tinggal.
  • Memberikan kepuasan atau rasa senang.
  • Mengurangi atau menghabiskan nilai guna barang/jasa.
  • Memenuhi kebutuhan fisik dan rohani, seperti menjaga kesehatan tubuh, mencari hiburan, atau pendidikan.
  • Menjaga kelangsungan hidup dan mendukung aktivitas sehari-hari.
  • Mendorong produksi dan distribusi, karena adanya permintaan dari konsumen.
  • Mendukung perekonomian secara luas, misalnya dengan membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara.

 

Baca juga: Kurva Permintaan dan Penawaran serta Faktor yang Memengaruhi

 

Ciri-Ciri Kegiatan Konsumsi 

Konsumsi merupakan aktivitas yang kita lakukan setiap hari. Tapi, apakah kamu tahu apa saja ciri-ciri kegiatan konsumsi? Yuk, simak penjelasan berikut!

  • Dilakukan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan atau kepuasan. Misalnya dengan membeli dan langsung menggunakan barang atau jasa. 
  • Memerlukan pengorbanan, yaitu mengeluarkan uang, waktu, atau usaha (baik belanja online atau datang ke toko).
  • Mengurangi atau menghabiskan nilai guna barang/jasa. Bisa langsung habis seperti makanan atau berkurang secara bertahan seperti pakaian atau kendaraan. 
  • Memberikan manfaat dan rasa puas, baik secara fisik maupun rohani.

 

Baca juga: Pengertian Supply and Demand serta Faktor yang Memengaruhinya

 

Fungsi Konsumsi dalam Perekonomian 

Kegiatan konsumsi memiliki fungsi penting dalam perekonomian, antara lain:

1. Mendorong Aktivitas Produksi

Saat masyarakat membeli barang atau jasa, produsen akan terus melakukan produksi. Jika permintaan tinggi, maka produksi dapat ditingkatkan, sebaliknya, saat permintaan rendah, produksi juga akan dikurangi. 

2. Menggerakkan Roda Perekonomian

Kegiatan konsumsi membuat roda perekonomian bergerak. Dari produsen, distributor, pedagang, hingga pekerja, semua ikut bergerak karena ada permintaan yang harus dipenuhi. 

3. Menjadi Indikator Perekonomian

Tingkat konsumsi masyarakat sering digunakan untuk menilai sehat atau tidaknya ekonomi. Jika konsumsi tinggi, biasanya menandakan daya beli dan pendapatan masyarakat cukup baik.

4. Meningkatkan Kesejahteraan 

Dengan mengonsumsi barang dan jasa, kebutuhan hidup bisa terpenuhi dan kualitas hidup masyarakat meningkat, baik dari sisi fisik maupun kenyamanan sehari-hari.

5. Meningkatkan Pemerataan Pendapatan

Kegiatan konsumsi membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru. Uang yang dibelanjakan konsumen akan berputar ke berbagai sektor, sehingga pendapatan nggak hanya menumpuk di satu kelompok saja. 

Baca juga: Sejarah Ilmu Ekonomi, Cabang Kajian, dan Manfaatnya

 

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pola Konsumsi 

Pola konsumsi masyarakat dipengaruhi berbagai faktor, yaitu: 

1. Penghasilan

Faktor pertama adalah penghasilan, semakin besar penghasilan seseorang, umumnya semakin banyak juga barang atau jasa yang dapat dikonsumsi. Sebaliknya, jika penghasilannya rendah, konsumsi biasanya akan difokuskan pada kebutuhan pokok. 

2. Harga Barang dan Jasa

Harga barang dan jasa sangat berpengaruh pada keputusan pembelian. Jika harga naik, orang cenderung mengurangi pembelian atau mencari alternatif yang lebih murah. Sebaliknya, saat harga turun, konsumsi justru akan meningkat. 

3. Tingkat Pendidikan 

Tingkat Pendidikan juga memengaruhi cara orang memilih barang atau jasa. Orang berpendidikan tinggi umumnya cenderung selektif dan rasional dalam melakukan kegiatan konsumsi. 

4. Selera dan Preferensi

Setiap orang memiliki selera yang berbeda. Ada yang sudah barang bermerek, ada juga yang lebih suka produk lokal. Ada yang lebih suka jajan makanan, ada juga yang lebih suka membeli pakaian. Perbedaan selera ini membentuk pola konsumsi yang berbeda pada setiap orang. 

5. Jumlah Anggota Keluarga

Jumlah anggota keluarga yang lebih banyak tentu membutuhkan konsumsi yang lebih besar, seperti makanan, pakaian, atau biaya pendidikan. Sebaliknya, keluarga kecil memiliki tingkat konsumsi yang lebih sedikit. 

6. Adat Istiadat dan Kebiasaan

Budaya atau kebiasaan juga dapat Memengaruhi pola konsumsi. Misalnya, saat mendekati hari raya, masyarakat biasanya membeli pakaian baru, kue, dan makanan khas. Jadi, saat mendekati hari raya, pengeluaran konsumsi menjadi lebih tinggi.  

7. Ekspektasi Masa Depan

Harapan atau kekhawatiran tentang kondisi masa depan juga berpengaruh. Jika ekspektasi terhadap ekonomi baik, maka seseorang berani mengonsumsi lebih banyak. Namun, jika ada kekhawatiran ekonomi sulit, biasanya orang cenderung menahan konsumsi dan lebih banyak menabung.

 

Contoh Kegiatan Konsumsi 

Setelah memahami pengertian, ciri-ciri, tujuan, dan fungsi konsumsi, yuk ketahui contoh konsumsi dalam kehidupan sehari-hari!

1. Contoh Konsumsi Barang

  • Membeli makanan dan minuman, seperti membeli sayur di pasar atau kopi di kafe.
  • Membeli seragam atau pakaian.
  • Membeli alat elektronik seperti HP, laptop, atau perawatan rumah tangga lainnya. 
  • Menggunakan listrik atau BBM. 

 

2. Contoh Konsumsi Jasa

  • Menggunakan jasa transportasi umum. 
  • Membeli obat di apotek atau konsultasi dengan dokter. 
  • Langganan layanan digital seperti Netflix atau kuota internet.
  • Perawatan di salon atau spa. 

Itulah pembahasan tentang kegiatan konsumsi mulai dari arti konsumsi, tujuan, ciri-ciri, fungsi, faktor yang memengaruhi, hingga contoh kegiatan konsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Lengkap, kan?

Kalau kamu mau belajar lebih banyak lagi terkait kegiatan ekonomi atau mata pelajaran lainnya, yuk belajar bareng Master Teacher di Brain Academy!

Brain Academy Center

Sumber: 

Liputan6. 2024. Memahami Tujuan Konsumsi: Definisi, Fungsi, dan Dampaknya [daring]. Tautan: https://www.liputan6.com/feeds/read/5830040/memahami-tujuan-konsumsi-definisi-fungsi-dan-dampaknya

Rosyda. Pengertian Konsumsi: Fungsi, Ciri, dan Faktor faktor yang Memengaruhi [daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-konsumsi

Sahabat Pegadaian. 2024. Konsumsi: Pengertian, Ciri, Faktor, Tujuan, dan Contohnya [daring]. Tautan: https://sahabat.pegadaian.co.id/artikel/keuangan/konsumsi-adalah (Diakses 28 Augustus 2025)

Devi Lianovanda