Bercita-Cita Jadi Penyiar Radio? Kamu Bisa Masuk Jurusan Ini!

skill yang dibutuhkan penyiar radio

Menjadi penyiar radio bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa skills yang harus kamu kuasai. Tentunya, beberapa jurusan kuliah ini bisa membantumu menjadi penyiar radio handal lho!

---

Tanggal 11 September lalu diperingati sebagai Hari Radio Nasional. Tanggal ini dipilih bertepatan dengan hari lahirnya Radio Republik Indonesia pada 11 September 1945. Nah, kalau kamu sendiri masih suka dengerin radio nggak?

Radio termasuk dalam bidang broadcasting atau penyiaran selain televisi. Bekerja di bidang broadcasting bisa dikatakan membanggakan dan cukup bergengsi. Meskipun media digital sedang berkembang pesat, namun ternyata hal ini tidak berdampak terhadap minat anak muda untuk berkarier di dunia broadcasting, khususnya radio.

Bagi kamu yang memiliki passion di dunia radio, ada beberapa skill atau keahlian yang penting untuk diasah nih! Bukan cuma vokal, tetapi juga wawasan dan soft skills lainnya. Apa saja? Ini dia!

 

Kemampuan Penyiar Radio

Sebelum memantapkan hati kamu untuk menjadi penyiar radio, kamu harus tau dulu nih beberapa kemampuan yang dimiliki oleh penyiar radio. Karena mereka nggak cuma asal ngomong aja, haha.

 

1. Mempunyai Karakter Vokal yang Unik

Keunggulan utama dari radio adalah kemampuannya dalam menyampaikan suatu informasi dan pesan secara rinci hanya dengan mengandalkan audio. Maka dari itu, penting bagi seorang penyiar radio profesional untuk memperhatikan intonasi, artikulasi, serta kecepatan atau  saat berbicara.

Ketika suatu pesan disampaikan dengan pelafalan kalimat yang jelas, intonasi yang pas, serta speed yang tepat, audiens akan lebih mudah dalam memahami dan menyerap informasi yang penyiar coba untuk sampaikan.

punya suara yang khas dengan artikulasi yang pasPenyiar radio harus bisa mengendalikan vokal (thebalancecareers.com)

Seorang penyiar radio biasanya memiliki karakter suara serta gaya penyampaian yang unik dan khas. Suara yang menarik bisa membuat audiens betah mendengarkan berlama-lama. Tetapi, tidak menutup kemungkinan bagi mereka yang memiliki suara biasa saja untuk menjadi seorang penyiar. Hal terpenting, adalah berlatih agar mempunyai suara yang bulat dan memiliki artikulasi yang jelas.

 

2. Up-to date dan Berwawasan Luas

Selalu menghadirkan informasi, berita, beserta fakta yang up-to-date adalah salah satu kunci agar program siaran kamu tetap fresh di telinga audiens atau pendengar. Itu sebabnya kamu wajib perkembangan informasi serta tren yang ada di sekitar. Mulai dari berita politik, bencana, selebriti, film, musik, hingga mengetahui slang, bahasa gaul, dan tren fashion yang sedang booming.

Baca juga: 127 Istilah Jaksel yang Sering Digunakan Sehari-hari

Selain itu, memiliki wawasan yang luas juga mempermudah kamu ketika melakukan wawancara dengan narasumber dan membuat percakapan selama siaran terus mengalir. Hal ini bertujuan agar kamu tidak kehabisan topik dan obrolan tetap terdengar  menyenangkan.

 

3. Mampu Berbahasa Inggris

Tidak ada salahnya untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris kamu. Malah, ini sangat dianjurkan. Kenapa?

Karena, saat menjadi penyiar nanti, kamu akan mewawancarai banyak orang seperti musisi, aktor, aktris, seniman, dan orang terkenal lainnya. Tidak menutup kemungkinan suatu hari nanti kamu memiliki kesempatan untuk mewawancarai artis berskala internasional. Wah, kesempatan seperti ini bisa saja hanya datang sekali dalam seumur hidup! Nah, maka dari itu, agar dapat menggali informasi lebih dalam saat wawancara, tentunya memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang oke dapat mempermudah pekerjaan kamu nantinya.

---

Iklan dulu deh hehe. Buat kamu yang mau belajar Bahasa Inggris, sekarang English Academy hadir di beberapa kota di Indonesia. Belajarnya bisa offline atau online, lho. Pastinya praktis banget!

In Center English Club English Academy

 

4. Ramah dan Mudah Bergaul

Di siaran radio, biasanya ada program telepon dari pendengar. Nah, pendengar ini akan menceritakan pengalamannya sesuai dengan topik siaran hari itu. Meskipun nggak pernah bertemu dan baru sekali mengobrol, penyiar yang baik harus menciptakan kesan yang ramah bagi penelepon, sehingga mereka merasa diperhatikan. Penyiar radio juga harus bisa berbaur dengan mudah karena kamu akan berinteraksi dengan berbagai macam kalangan.

 

5. Percaya Diri

Last but not least, kamu tentunya wajib memiliki rasa percaya diri yang tinggi! Sebab seperti yang telah kamu baca di atas, seorang penyiar radio yang baik harus bisa mengatur intonasi saat berbicara, memiliki wawasan luas, serta mampu berkomunikasi dengan baik. Nah, demi menghindari gagap dan kehilangan fokus ketika menyampaikan informasi, penting bagi kamu untuk bisa mengatur rasa gugup – khususnya saat sedang on air. Hal ini tentunya juga dapat membuat kamu lebih merasa enjoy selama ‘air time’.

punya rasa percaya tinggi yang tinggiPenyiar radio harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi (tenor.com)

Baca juga: Berbagi Pengalaman Insecure, Ternyata Ini Penyebab dan Solusinya

 

Apa Saja Tugas Seorang Penyiar Radio?

Jika ditanya tentang apa saja tugas utama seorang penyiar radio, tentunya 'tak lain yaitu menyiarkan informasi serta hiburan kepada pendengarnya. Tapi selain itu, masih banyak lagi tugas-tugas yang perlu dilakukan seorang penyiar radio. Beberapa di antaranya yaitu:

  1. Membawakan berbagai acara dan program siaran radio seperti berita, musik, hingga iklan.
  2. Melakukan wawancara serta memperkenalkan tamu yang diundang untuk melakukan diskusi dalam program siaran.
  3. Menyampaikan informasi penting seputar jadwal stasiun radio seperti jeda iklan, jadwal program, dan informasi layanan publik.
  4. Melakukan riset topik yang akan dibahas, dikomentari, dan didiskusikan selama program siaran berlangsung.
  5. Membaca naskah atau script yang telah disediakan.
  6. Memperkenalkan program acara selanjutnya dan memandu pendengar untuk stay tune.
  7. Mengomentari berita penting.
  8. Menerima telepon dan menerima pesan dari pendengar. Biasanya ada pada segmen kirim-kirim salam, request lagu, atau tanya-jawab).

Program acara radio biasanya disesuaikan dengan tema dan target audiens pendengar. Misalnya jika radio fokus memberikan konten hiburan, maka konten-konten yang dibahas kebanyakan adalah seputar musik, film, dan sejenisnya. Lalu jika fokus pada berita, maka informasi yang diberikan juga didominasi oleh berita penting seperti informasi kemacetan, ramalan cuaca, atau berita yang sedang ramai dibicarakan.

 

Jurusan Kuliah untuk Menjadi Penyiar Radio

Sebenarnya, penyiar radio tidak harus dari jurusan tertentu. Bahkan, ada lho penyiar radio Indonesia yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran. Kamu tahu nggak siapa orangnya? Coba tulis di kolom komentar ya!

Tapi, kalau kamu ingin mengasah skill yang telah disebutkan tadi, ada beberapa program studi yang cocok untuk menjadi penyiar radio:

 

1. Jurusan Broadcasting

Jurusan broadcasting adalah pengembangan dari jurusan Komunikasi. Fokusnya lebih ke teknik pembuatan konten, teknik olah suara, aplikasi multimedia, penyuntingan gambar, dan sejenisnya.

 

2. Jurusan Komunikasi

Jika broadcasting khusus mempelajari teknik pembuatan konten, jurusan Komunikasi mempelajari bidang yang lebih luas. Selain teori komunikasi, kamu juga bertemu dengan mata kuliah di bidang media dan pemasaran.

 

3. Jurusan Sastra

Seorang penyiar radio wajib mempunyai kosakata yang beragam agar siaran tidak membosankan. Maka dari itu, jurusan sastra bisa menjadi pilihan yang tepat. Kamu bisa mendaftar ke jurusan Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan sebagainya.

 

4. Jurusan Hubungan Internasional (HI)

Lho, lho, apa hubungannya jurusan Hubungan Internasional dengan penyiar radio? Tentu ada dong. Mahasiswa jurusan ini dibekali dengan berbagai isu-isu nasional maupun luar negeri. Sudah pasti punya wawasan yang luas nih.

---

Tidak ada yang mudah ya teman-teman! Bahkan untuk bisa menjadi seorang penyiar radio yang handal pun, kamu harus banyak berlatih. So, agar berbagai kemampuan yang kamu miliki dapat terasah dengan baik, yuk daftarkan diri kamu di Brain Academy! Selain meningkatkan kualitas belajar, kamu juga berkesempatan untuk mengasah berbagai macam soft skill yang berguna untuk masa depan kamu, lho!

Brain Academy Center

 

Referensi:

Radio Announcer's Skill – Kualifikasi Penyiar Radio. romelta.com. 21 Maret 2013. [Daring]. Tautan: https://romeltea.com/radio-announcers-skill-kualifikasi-penyiar-radio/ (Diakses: 13 Januari 2021)

Tips Menjadi Penyiar Radio Profesional dan Medkomers. s2medkom.fisip.unair.ac.id. [Daring]. Tautan: http://s2medkom.fisip.unair.ac.id/tips-menjadi-penyiar-radio-profesional-dari-medkomers/ (Diakses: 13 Januari 2021)

Sumber Gambar:

Penyiar radio harus bisa mengendalikan vokal. thebalancecareers.com. [Daring]. Tautan: https://www.thebalancecareers.com/how-to-develop-your-voice-for-tv-or-radio-2315406 (Diakses: 13 Januari 2021)

Penyiar radio harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi. tenor.com. [Daring]. Tautan: https://media1.tenor.com/images/a4ec9fa0807be82b142cdb2b2c2a7dde/tenor.gif?itemid=17544155 (Diakses: 13 Januari 2021)

Artikel ini terakhir diperbarui tanggal 16 September 2022.

 

Profile

Tiara Syabanira Dewantari

Freelance Content Writer at Brain Academy