Benarkah Jatuh Cinta Dipengaruhi Zat Kimia di Otak Kita?

Blog Brainies Bertanya_Header Hormon Cinta

Artikel ini membahas pengaruh hormon dopamine, serotonin, norepinefrin, dan korteks prefrontal pada otak saat jatuh cinta.

---

Kenapa ya kalau lagi jatuh cinta mood kita ikut berubah? Tiba-tiba malas makan, nggak bisa tidur, senyum-senyum terus, dan setiap hari pengennya ketemu si 'Dia'. Apa karena wajahnya cute kayak Han So Hee? Atau karena dia keren seperti Angga Yunanda? Hmm, mungkin nggak sih kalau ternyata kamu dipelet? Hiii, amit-amit, serem banget! 

Jatuh cinta itu kompleks. Nggak semua orang bisa menjelaskan alasan mereka menyukai lawan jenis. Ada yang punya kriteria tertentu, misalnya..... "Aku suka sama Angga soalnya dia jago main basket," tetapi ada juga yang ketika ditanya alasan, mereka hanya bisa menjawab "Nggak tau, pokoknya nyaman aja gitu kalau deket dia." 

Jatuh cinta bikin kita merasa bahagia, nyaman, dan berjuta perasaan lain yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Terkadang, jatuh cinta membuat manusia melakukan tindakan di luar kebiasaan mereka. Nulis caption romantis di Instagram atau merekam video kebersamaan di Tiktok yang cenderung mendapat komentar seperti gambar di bawah. Hahaha. 

meme cringe

(Sumber: redbubble.com)

Untuk menjawab pertanyaan di awal artikel ini, aku mau kasih tahu bahwa tindakan dan perasaan yang hadir ketika jatuh cinta, ternyata dipengaruhi oleh zat kimia yang terdapat di dalam otak manusia. Kok bisa? Bisa dong.

Baca Juga: Alasan Perempuan Sulit Baca Google Maps Dibanding Laki-Laki

 

Mengapa Kita Bisa Jatuh Cinta?

Menurut Profesor Psikologi asal New York, Arthur Aron, dalam bukunya yang berjudul Love and the Expansion of Self: Understanding Attraction and Satisfaction, rasa suka terhadap lawan jenis dapat dipicu oleh 4 hal, yaitu: persamaan, keakraban, penampilan fisik, dan timbal balik. Supaya lebih paham, kita bahas satu-persatu yuk!

Persamaan

Mendengarkan musik atau menonton genre film yang sama bisa membuat kamu tertarik dengan seseorang. Merasa nyambung saat mengobrol, punya pola pikir yang mirip satu sama lain, dan akhirnya timbul rasa suka.

Keakraban

Berawal dari teman, kemudian muncul perasaan nyaman. Keakraban menjadi salah satu faktor kamu menyukai seseorang. Sering berinteraksi, menghabiskan waktu bersama, tinggal berdekatan, dan sebagainya.

Penampilan Fisik

Kalau ini kamu pasti sudah paham, penampilan fisik juga berperan penting terhadap ketertarikan. Tetapi, penampilan itu sifatnya relatif, tergantung penilaian masing-masing individu. Ada yang menganggap A menarik, ada juga yang berpendapat B lebih cantik dibanding A.

Timbal Balik

Awalnya sih biasa aja, tetapi lama-lama malah suka balik. Mungkin selama ini usaha yang ia lakukan untuk mendekati kamu membuat hatimu tersentuh. Mengirimkan makanan di kala sakit atau mendengarkan keluh kesahmu. Yup, faktor timbal balik mempengaruhi kita dalam menyukai seseorang. 

Blog Brainies Bertanya_Artikel Hormon Cinta

Bagaimana Cinta Mempengaruhi Emosi dan Perilaku?

Kata orang, cinta itu nggak pakai logika. Padahal, jatuh cinta dapat dijelaskan secara sains. Lebih tepatnya melalui ilmu biologi. Apakah kamu tahu ada banyak sel di otak yang bekerja aktif untuk menimbulkan rasa deg-degan dan salah tingkah tiap berpapasan dengan si 'Dia'?

Otak kita memiliki bagian yang bernama hipotalamus, yaitu tempat untuk mengontrol sistem hormon. Saat mulai tertarik dengan seseorang, hormon oksitosin dan vasopresi mulai beraksi. Oksitosin merupakan hormon penurun stres, sedangkan vasopresi merupakan hormon yang meningkatkan tekanan darah. Ketika kedua hormon ini bersatu, munculah senyawa kimia yang bernama dopamine.

Jumlah dopamine yang tinggi membuat kita bersemangat dalam menjalani hari-hari (cielah). Dopamine menimbulkan rasa senang sampai susah tidur. Kalau kamu nggak percaya, coba deh minum kopi sebelum tidur. Kafein dalam kopi memicu peningkatan dopamine dalam tubuh yang bikin kita deg-degan serta insomnia. Kurang lebih seperti itu.

Selanjutnya, senyawa norepinefrin yang meningkatkan detak jantung dan energi. Siapa yang suka salah tingkah padahal cuma ngeliatin dia dari jauh? Penyebabnya tak lain adalah norepinefrin, Brainies. Norepinefrin pada otak bertugas untuk memusatkan perhatian terhadap objek tertentu, menyimpan memori, dan berperan dalam mengelola emosi. Ini alasan kita bisa jingkrak-jingkrak pas lihat foto seseorang yang kita sukai hingga terbawa mimpi.

Kemudian, ada serotonin yang mengontrol nafsu makan. Menariknya, senyawa ini juga dapat membuat perasaan kita lebih tenang dan stabil. Nggak heran, kita bisa chatting berjam-jam sama doi tanpa memikirkan perut yang belum dikasih nasi dari pagi. Duh, jangan sampai maag kumat karena lupa makan ya. 

hormon serotonin  pengontrol nafsu makan

Terus, yang bikin penasaran, kenapa sih jatuh cinta bisa membuat kita melakukan sesuatu yang cringe atau memalukan? Nyanyi di hadapan umum, nulis puisi yang isinya gombalan, dan lain-lain. Ternyata, hal ini masih erat kaitannya dengan bagian otak manusia, yaitu korteks prefrontal. Korteks prefrontal membantu kita dalam mengambil keputusan supaya bertindak rasional dan hati-hati.

Ketika jatuh cinta, perasaan kita lebih dominan sehingga melemahkan fungsi korteks prefrontal. Oleh sebab itu, terkadang kita melakukan hal-hal di luar kebiasaan untuk menunjukkan betapa besarnya rasa suka terhadap orang tersebut. Mau dibilang cringe, alay, lebay, nggak peduli deh :p

---

Mudah-mudahan artikel dapat menambah wawasan baru untuk kita semua. Jatuh cinta adalah hal yang wajar, tetapi banyak hal yang harus dipikirkan selain cinta melulu. Hehe. Masih ada PTS, PAS, SNMPTN, dan UTBK SBMPTN yang menunggu kamu. Yuk, persiapkan diri sebaik-baiknya dengan bantuan bimbel terlengkap Brain Academy!

Next, mau bahas apalagi nih? Komen aja ya, pasti aku baca kok. Dadah~

Live Teaching Brain Academy Online

Referensi:

Penyebab Seseorang Jatuh Cinta [Daring]. Tautan: https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-mysteries-love/201701/the-11-reasons-we-fall-in-love 

Senyawa Kimia Ketika Jatuh Cinta [Daring]. Tautan: https://sitn.hms.harvard.edu/flash/2017/love-actually-science-behind-lust-attraction-companionship/

Norepinefrin [Daring]. Tautan: https://hellosehat.com/mental/stres/seputar-hormon-stres/ 

(diakses 10 Februari 2022)

Sumber Gambar:

Meme Cringe [Daring]. Tautan: https://www.redbubble.com/people/kmarie98/works/36005957-cringe-meme 

(diakses 10 Februari 2022)

 

Profile

Salsabila Nanda

Anak broadcasting yang cita-citanya mau jadi PR, tapi malah jadi content writer. Siang kerja, malam nonton teen drama. Terima kasih sudah baca tulisanku!