Ambil Gap Year? Ini Kegiatan dan Manfaat yang Kamu Dapatkan

Salsabila Nanda Jul 20, 2021 • 5 min read


BA_-_(Pojok_Kampus)_Gap_Year-01

Artikel ini membahas kegiatan dan manfaat yang diperoleh jika memutuskan untuk gap year.

--


Beberapa minggu lalu, aku pergi ke minimarket buat beli samyang. Antriannya cukup panjang, rata-rata didominasi oleh ibu-ibu yang membeli kebutuhan pokok menjelang PPKM. Tapi, bukan keranjang belanja yang jadi fokus utamaku.

Ada 2 remaja perempuan yang ikut mengantri di depan. Biar kutebak, sepertinya mereka baru lulus SMA. Bukannya sok tahu, melainkan tersirat dari percakapan mereka.

“Eh, gimana? Jadi masuk UB?” tanya remaja berbaju lilac.

“Hmm, kayaknya gue gap year, deh,” ujar temannya sambil membetulkan tali masker.

Si baju lilac membalas, “Sayang banget, nganggur dong lo?”

“Hehe.. mau gimana lagi,”

Baca Juga: Cara Mengikhlaskan Kegagalan SBMPTN dengan 5 Stages of Grief

Sebenarnya, apa sih artinya gap year?

Gap year adalah kondisi ketika seseorang memutuskan untuk nggak kuliah di tahun pertama setelah lulus dari sekolah. Umumnya, gap year berlangsung selama 1 atau 2 tahun, tergantung dari keputusan individu sendiri.

Alasan Memilih Gap Year

Ada beberapa alasan mengapa siswa melakukan gap year. Biasanya karena keadaan finansial keluarga yang belum stabil sehingga memutuskan untuk menunda kuliah. Beberapa dari mereka juga ingin melanjutkan pendidikan di instansi tertentu, seperti Akpol atau Akmil. Untuk mencapainya, mereka memerlukan waktu untuk latihan fisik.

Disamping itu, gap year dipilih karena alasan kesehatan mental. Terdengar sepele sih, tapi banyak siswa yang merasa jenuh akibat terlalu banyak belajar. Makanya, mereka memutuskan buat break setahun sambil mengeksplor hal-hal baru.

Baca Juga: Kelamaan Belajar Bisa Bikin Kamu Burnout!

Kegiatan yang Bisa Dilakukan Saat Gap Year

Seringkali gap year dianggap memalukan. Nggak diterima PTN, terlambat kuliah, buang-buang umur, dan dicap pengangguran. Padahal gap year memberikan kesempatan buat kamu untuk melakukan kegiatan produktif dan bermanfaat. Setuju nggak?

SETUJUUUU!

Nah, buat kamu yang masih bingung menghabiskan waktu selama gap year, berikut kegiatan yang bisa kamu lakukan:

  • Belajar skill baru

Tanpa harus keluar rumah, manfaatkan waktu luang untuk mengeksplor materi yang nggak pernah didapatkan di sekolah. Contohnya, digital marketing, content writing atau desain grafis. Keahlian ini banyak dicari di dunia kerja lho. Kamu bisa belajar melalui lembaga kursus online seperti Skill Academy by Ruangguru.

  • Ambil kerja part time dan freelance

Mau nambah uang jajan selama libur kuliah? Manfaatkan situs pencari kerja seperti Sribulancer, Upwork, dan Fiverr. Kamu bisa dapetin pekerjaan dari seluruh negara tanpa syarat ijazah. Asyik ‘kan?

Buat yang suka nongkrong, cobain deh jadi barista. Selain dapet temen baru, kamu juga belajar tentang industri kopi di Indonesia. Tapi nanti ya, setelah PPKM selesai, hehe.

  • Menyalurkan hobi

Gap year merupakan waktu yang tepat untuk menyalurkan hobi. Kamu bisa masak, bikin vlog keseharian, menulis, dan lain-lain. Selain menurunkan stres, hobi dapat menjadi sumber penghasilan kamu. Bayangin deh, enaknya dapat uang dari kegiatan yang kita sukai. Sounds really fun!

  • Ikut volunteer

Meskipun masih pandemi, kegiatan volunteer tetap bisa kamu ikuti dari rumah. Terkadang, beberapa acara masih membutuhkan sukarelawan, khususnya untuk divisi sosial media. Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk mencari pengalaman dan relasi sebanyak-banyaknya.

Manfaat Gap Year

Udah cuti setahun, terus apa manfaatnya? Berikut keuntungan yang akan kamu dapatkan apabila memutuskan untuk gap year:

  • Tahu passion dan kemampuan diri

Banyak orang yang terburu-buru dalam menentukan jurusan kuliah. Satu tahun adalah waktu yang lama untuk menggali minat dan bakat. Saat masuk kuliah nanti, kamu sudah siap dengan segala resiko di program studi. Perasaan “salah jurusan” pun dapat kamu hindari. Sebab, kamu sudah tahu apa yang kamu inginkan.

  • Meningkatkan kemandirian

Banyak yang salah kaprah kalau gap year adalah sesuatu yang memalukan. Padahal, hal tersebut membawa dampak positif, yaitu mendorong tingkat kemandirian. Kegiatan volunteer, freelance, atau kerja part time mendorong siswa untuk keluar dari zona nyaman. Kamu belajar cara memecahkan masalah dan negosiasi dengan banyak orang. Kamu pun punya bekal untuk menghadapi permasalahan di kampus nanti.

  • Lebih happy!

Percaya deh, melakukan hal di luar kebiasaan kita tuh menyenangkan banget. Kesempatan buat eksplor, ketemu orang baru, sekaligus dapat ilmu yang nggak pernah diajarin di sekolah. Hari-harimu jadi lebih semangat, positif, dan happy. Buang jauh-jauh perasaan iri sama temen yang kuliah tahun ini.

  • Siap menghadapi UTBK

    Nggak perlu khawatir, siswa gap year masih dapat mengikuti UTBK maksimal 2 tahun setelah lulus SMA. Kamu punya banyak waktu untuk mencicil materi yang belum dikuasai. Kalau ada kesulitan, cobain deh, live teaching bareng STAR Master Teacher di Brain Academy. Cara ngajarnya asyik, super sabar, dan bisa diajak diskusi lho.

---

Brainies, gap year bukanlah aib yang harus kamu tutupi. Semua orang punya waktu yang berbeda untuk menggapai cita-citanya. Jangan patah semangat ya. Yuk, kejar materi dan konsultasi jurusan kuliah di Brain Academy.

Live Teaching Brain Academy Online

Referensi:
Gap Year [Daring]. Tautan: https://www.yearon.com/blog/benefits-of-taking-a-gap-year-before-college

https://www.ucas.com/alternatives/gap-year/gap-years-ideas-and-things-think-about

(diakses 19 Juli 2021)

Profile

Salsabila Nanda

Beri Komentar