Simak Penjelasan Tentang Sistem Penilaian UTBK dari Brain Academy!

Tiara Syabanira Dewantari Feb 25, 2021 • 3 min read


penjelasan sistem penilaian UTBK

Artikel ini membahas tentang sistem penilaian UTBK 2021

--

Sejak tahun 2018, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menggunakan metode penilaian UTBK yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2017 ke belakang, metode penskoran menggunakan Teori Tes Klasik–di mana jawaban yang benar akan diberi skor 4, jawaban salah akan memberikan skor negatif (-1), dan tidak menjawab akan mendapatkan skor nol (0).

Namun di tahun 2018, LTMPT memutuskan untuk menerapkan teori yang berbeda dari Teori Tes Klasik, yaitu Teori Respons Butir atau Item Response Theory/IRT).

Lalu, apa itu IRT? Bagaimana sistem penilaian yang digunakan dalam IRT? Untuk penjelasan lebih lanjut, yuk simak pembahasannya di bawah ini!

Sistem Penilaian IRT (Item Response Theory

Secara singkat Item Response Theory (IRT) atau Teori Respons Butir merupakan sistem penilaian yang mengutamakan karakteristik dari setiap soal. Semakin sulit suatu soal, maka semakin tinggi bobot skor yang diperoleh peserta jika berhasil menjawab soal tersebut. Sehingga, sistem penilaian ini tidak hanya memperhitungkan jumlah soal yang berhasil dijawab dengan benar atau salah, tetapi juga mempertimbangkan sulit atau tidaknya suatu soal. Tentu saja, jika kamu berhasil menjawab soal yang dianggap sulit tersebut, kamu bisa mendapatkan bobot skor yang lebih tinggi dibanding soal yang lain.

skema penilaianSkema penilaian UTBK 2021 (brainacademy.id)

Metode seperti ini sudah lama digunakan oleh berbagai negara maju, seperti Amerika dan Eropa. Dengan meneliti karakteristik soal terlebih dahulu sebelum menentukan skor, pemberian nilai dianggap lebih fair. Selain itu, cara ini juga dianggap dapat membedakan kemampuan setiap peserta dengan lebih baik.

Baca juga: 6 Langkah Praktis Membaca Hasil Try Out UTBK

Sistem IRT ini bisa dikatakan lebih menguntungkan bagi peserta UTBK 2021, lho. Kenapa? Karena; pertama, sistem penilaian ini IRT tidak akan memberikan peserta skor minus (-) jika peserta memberikan jawaban yang salah; kedua, dengan tidak adanya pengurangan nilai, menebak jawaban ketika sudah kepepet tidak lagi menjadi masalah! Hehehe… Ketiga; peserta tidak perlu pusing memikirkan skor ketika ujian berlangsung, sebab bobot skor baru akan ditentukan setelah ujian selesai diselenggarakan.

Maka dari itu, selain menyusun strategi, ada baiknya kamu juga turut mematangkan persiapan UTBK 2021 bersama Brain Academy Online! Apa lagi, kami punya paket Super Intensif UTBK yang siap membantu kamu untuk memperdalam materi-materi yang akan muncul di UTBK 2021! Kalau kamu daftar sekarang juga, kamu bisa mendapatkan diskon 80% untuk Paket Intensif UTBK dari harga Rp.12.960.000 menjadi Rp.2.592.000! Tunggu apa lagi? Ayo segera daftarkan diri kamu!Paket Gap Year UTBK Brain Academy

 

Referensi:

Christina Andhika Setyanti. Mengenal Cara Baru Penilaian SBMPTN 2018. cnnindonesia.com. 7 Mei 2018. [Daring]. Tautan: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180507160322-284-296314/mengenal-cara-baru-penilaian-sbmptn-2018 (Diakses: 24 Februari 2021)

Pahami Penilaian Sistem IRT UTBK SBMPTN 2021. yusufstudi.com. 12 Januari 2021. [Daring]. Tautan: https://www.yusufstudi.com/2020/01/penilaian-irt-item-response-utbk-sbmptn.html#:~:text=Penilaian%20menggunakan%20sistem%20Item%20response,terhadap%20kemapuan%20kelompok%20yang%20diramalkan. (Diakses: 24 Februari 2021)

Profile

Tiara Syabanira Dewantari

Beri Komentar