Mengenal Sistem IRT dalam UTBK SBMPTN dan Strategi Menjawabnya

UTBK SBMPTN - IRT

Artikel ini membahas tentang sistem penilaian IRT beserta tips mengerjakan soal UTBK SBMPTN 2022

--

Sejak tahun 2018, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menggunakan metode penilaian UTBK yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2017 ke belakang, UTBK menggunakan metode skor–di mana jawaban yang benar akan diberi skor 4, jawaban salah akan memberikan skor negatif (-1), dan tidak menjawab akan mendapatkan skor nol (0).

Namun di tahun 2018, LTMPT memutuskan untuk menerapkan Teori Respons Butir atau Item Response Theory / IRT). Lalu, apa itu IRT? Bagaimana sistem penilaian yang digunakan dalam IRT? Untuk penjelasan lebih lanjut, yuk simak pembahasannya di bawah ini!

 

Sistem Penilaian IRT (Item Response Theory) 

Item Response Theory (IRT) atau Teori Respons Butir merupakan sistem penilaian yang mengutamakan karakteristik dari setiap soal. Semakin sulit suatu soal, maka semakin tinggi bobot skor yang diperoleh peserta jika berhasil menjawab soal tersebut. Sehingga, sistem penilaian ini tidak hanya memperhitungkan jumlah soal yang berhasil dijawab dengan benar atau salah, tetapi juga mempertimbangkan sulit atau tidaknya suatu soal. Tentu saja, jika peserta berhasil menjawab soal yang dianggap sulit, mereka akan memperoleh bobot skor yang lebih tinggi dibanding soal yang lain.

UTBK SBMPTN - Sistem Penilaian IRT

Skema penilaian UTBK (brainacademy.id)

 

Metode IRT sudah lama digunakan oleh berbagai negara maju, seperti Amerika dan Eropa. Dengan meneliti karakteristik soal terlebih dahulu sebelum menentukan skor, pemberian nilai dianggap lebih adil. Selain itu, cara ini juga dianggap dapat membedakan kemampuan setiap peserta dengan lebih baik.

Baca juga: Informasi SNMPTN, SBMPTN, dan Ujian Mandiri 2022

 

Tahapan Sistem Penilaian  IRT

Ada 3 tahapan yang dilakukan oleh LTMPT untuk menilai soal UTBK SBMPTN. Yuk, kita bahas satu persatu!

 

1. Tahap Pertama

Setelah lembar jawaban berhasil di-submit, pihak LTMPT akan mengelompokkan jawaban yang benar, salah, dan kosong dari masing-masing peserta UTBK. Seluruh jawaban benar akan diberi poin 1, sedangkan jawaban kosong diberi poin 0.

 

2. Tahap Kedua

LTMPT menganalisis karakteristik soal-soal tersebut dengan menggunakan Item Response Theory. Dengan kata lain, LTMPT mengetahui sulit tidaknya suatu soal berdasarkan jumlah peserta yang berhasil menjawab benar. 

 

3. Tahap Ketiga

Karakteristik setiap soal yang diperoleh di tahap kedua menjadi dasar perhitungan untuk menghitung skor peserta UTBK. Semakin sulit soal, semakin tinggi bobot nilai yang didapatkan.

 

Keuntungan dan Strategi Mengerjakan Soal IRT

Dapat dikatakan sistem IRT lebih menguntungkan bagi peserta UTBK, lho. Kenapa? Karena; pertama, sistem penilaian ini IRT tidak akan memberikan peserta skor minus (-) jika peserta memberikan jawaban yang salah; kedua, dengan tidak adanya pengurangan nilai, menebak jawaban ketika sudah kepepet tidak lagi menjadi masalah! Hehehe… Ketiga; peserta tidak perlu pusing memikirkan skor ketika ujian berlangsung, sebab bobot skor baru akan ditentukan setelah ujian selesai diselenggarakan.

Nah, ada beberapa strategi yang perlu kamu pahami sebelum 'bertempur' di UTBK, nih!

 

1. Jangan ragu untuk menjawab soal

Ingat, sistem IRT tidak memberikan poin minus pada soal yang kamu jawab salah. Jadi, pede aja, ya. Usahakan lembar jawabanmu terisi semua.

 

2. Metode eliminasi

Nggak usah panik kalau lupa rumus atau teori. Kamu bisa menggunakan metode eliminasi untuk memilih opsi jawaban. Semakin sedikit opsi jawaban yang tersisa, semakin besar peluangmu untuk menjawab benar.

 

3. Jangan pikirkan skor

Skor UTBK akan dihitung setelah lembar jawaban seluruh peserta berhasil di-submit. Nggak perlu overthinking dalam menebak karakter soal atau hanya mengerjakan soal yang kamu anggap sulit. Kerjakan semuanya dan tetap berusaha semaksimal mungkin.

---


Selain menyusun strategi, ada baiknya kamu turut mematangkan persiapan UTBK 2022 maupun Ujian Mandiri bersama Brain Academy! Belajar intensif dengan ribuan soal, 100 jam live teaching, tes minat bakat, dan masih banyak lagi!

siap ujian mandiri

 

Referensi:

Christina Andhika Setyanti. Mengenal Cara Baru Penilaian SBMPTN 2018. cnnindonesia.com. 7 Mei 2018. [Daring]. Tautan: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180507160322-284-296314/mengenal-cara-baru-penilaian-sbmptn-2018 (Diakses: 24 Februari 2021)

Pahami Penilaian Sistem IRT UTBK SBMPTN 2021. yusufstudi.com. 12 Januari 2021. [Daring]. Tautan: https://www.yusufstudi.com/2020/01/penilaian-irt-item-response-utbk-sbmptn.html#:~:text=Penilaian%20menggunakan%20sistem%20Item%20response,terhadap%20kemapuan%20kelompok%20yang%20diramalkan. (Diakses: 24 Februari 2021)

Artikel ini terakhir diperbarui tanggal 19 April 2022

Profile

Tiara Syabanira Dewantari

Freelance Content Writer at Brain Academy