Hunger Breath: Penyebab Mulut Bau Saat Puasa dan Cara Mencegahnya

Brainies Bertanya - Hunger Breath

Wah, nggak terasa ya, kita sudah memasuki minggu kedua di bulan Ramadhan. Siapa nih yang puasanya udah bolong-bolong? Hayo, jangan liatin gambar es teh manis melulu. Banyak hal menyenangkan yang bisa kamu lakukan untuk menunggu waktu berbuka. Menonton anime atau baca-baca artikel di blog Brain Academy misalnya :p

Eh, tapi, beneran, lho. Hari ini aku akan mengajak kamu untuk belajar sesuatu yang baru. Kamu tau kan, setiap kali berpuasa, mulut kita mengeluarkan aroma yang tidak sedap, apalagi kalau sedang memakai masker. HMMMMM MANTAP. Nah, hal ini dapat dijelaskan dari sudut pandang ilmu Biologi. Gimana tuh? Sini-sini, aku kasih tau!

 

Penyebab Mulut Bau Saat Puasa

 

Kurangnya Asupan Makanan

Mulut bau atau hunger breath biasanya dialami oleh mereka yang menjalani puasa atau diet rendah kalori. Kondisi ini juga kita rasakan apabila tidak mengkonsumsi makanan dalam kurun waktu yang lama. Kok bisa sih?

Jadi gini, setelah makan, tubuh kita secara otomatis memproses makanan tadi menjadi glukola yang berfungsi sebagai sumber energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Nah, kalau kita puasa, yang berperan sebagai sumber energi adalah cadangan lemak. Proses pemecahan lemak dalam tubuh menghasilkan senyawa yang disebut keton. Keton inilah yang menyebabkan napas kita menjadi bau.

Ketika berpuasa, kita tetap dapat beraktivitas dengan menggunakan energi dari cadangan lemak. Namun, ada efek sampingnya nih, akan muncul senyawa keton yang membuat mulut kita berbau tak sedap.

Baca juga: Kenapa Kita Merasa Lapar dan Kenyang?

 

Kurangnya Produksi Air Liur (Saliva)

Saliva atau air liur menjadi salah satu faktor timbulnya bau mulut saat puasa. PH yang terkandung dalam saliva bertugas untuk membersihkan partikel makanan dari rongga mulut, sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri. Produksi saliva akan meningkat ketika kita makan dan minum. Sebaliknya, mulut terasa kering apabila kita tidak mengkonsumsi apapun selama berjam-jam. Akibatnya, kadar saliva di dalam mulut pun menurun. 

Kalau air liurnya nggak ada, berarti bakteri di dalam mulut jadi menumpuk dong? Betul! Karena mulut kita kotor, munculah Volatile Sulfur Compounds (VSCs). VSCs adalah komponen gas yang terbentuk dari bakteri anaerob di dalam mulut. Gas ini menghasilkan senyawa sulfur yang mudah menguap dan berbau tidak enak. 

Brainies Bertanya - Senyawa VSC pada Mulut

 

Tips Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut bisa berdampak terhadap kepercayaan diri. Kamu jadi nggak pede untuk mengobrol dengan orang lain selama berpuasa. Tapi, jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi bau mulut saat puasa.

 

1. Sikat gigi setelah sahur dan berbuka

Menyikat gigi wajib hukumnya! Gunakan pasta gigi yang mengandung flouride atau herbal untuk mengurangi penumpukan plak serta bakteri. Jangan buru-buru ya, sisihkan waktu 2-3 menit untuk menyikat gigi hingga bersih. Kamu juga bisa menggunakan pengikis lidah agar kesehatan mulut tetap terjaga.

Baca juga: Minum Es Bikin Pilek? Mitos atau Fakta?

 

2. Tidak mengkonsumsi makanan dan minuman tertentu

Siapa nih yang kalap setiap buka puasa? Lihat gorengan, makan. Lihat es buah, langsung dihabiskan. Ternyata, ada beberapa makanan dan minuman yang menyebabkan nafas kita tambah bau, lho. Contohnya: hidangan yang mengandung rempah-rempah terlalu banyak, petai, jengkol, makanan pedas, daging, keju, dan ikan tuna. Jenis makanan ini mengandung asam amino tinggi yang merangsang pertumbuhan hidrogen sulfida.

"Terus kalau minuman gimana? Kan mau yang seger-seger,"

Kamu tahu nggak sih, minuman berkafein seperti teh dan kopi memiliki efek diuretik yang membuat tubuh memproduksi urin lebih banyak. Akibatnya, kamu jadi bolak-balik pipis ke kamar mandi. Lalu, apa hubungannya dengan bau mulut? Kalau sering buang air kecil, kamu akan mengalami yang namanya dehidrasi alias kekurangan cairan. Rongga mulut menjadi kering, produksi air liur semakin menipis, dan terjadi penumpukan bakteri dalam mulut.

 

3. Perbanyak minum air putih dan konsumsi buah

Terakhir, jangan lupa minum air putih biar nggak dehidrasi ya! Terus, kalau kamu pengen ngemil yang manis-manis, aku saranin untuk makan buah apel. Soalnya, apel punya zat polifenol yang ampuh mengusir bau mulut. Buah-buahan yang kaya akan vitamin C seperti jeruk dan stroberi juga bisa jadi pilihan. Vitamin C dinilai mampu melawan bakteri penyebab bau mulut dan radang gusi.

---

Sekarang jadi paham deh alasan mulut mengeluarkan bau tak sedap selama berpuasa. Next, bahas topik apalagi nih? Komen di bawah ya! Kamu juga bisa belajar seru bareng STAR Master Teacher di Brain Academy. Ada free trial class-nya, lho. Cobain yuk.

Live Teaching Brain Academy Online

Referensi:

Penyebab Bau Mulut [Daring]. Tautan: https://ultradex.co.uk/hunger-breath-what-causes-it-and-how-to-get-rid-of-it/ 

Makanan Penyebab Bau Mulut [Daring]. Tautan: https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3442176/deretan-makanan-penyebab-bau-mulut-yang-perlu-dihindari 

Tips Menghindari Bau Mulut [Daring]. Tautan: https://www.thedentalstudio.ae/blog/how-do-we-keep-our-breath-fresh-while-fasting#:~:text=When%20fasting%2C%20our%20saliva%20flow,and%20fight%20against%20these%20bacteria. 

Makanan Pengusir Bau Mulut [Daring]. Tautan: https://kesehatan.kontan.co.id/news/8-makanan-dan-minum-yang-bermanfaat-usir-bau-mulut

(diakses 13 April 2022) 

 

 

Profile

Salsabila Nanda

Anak broadcasting yang cita-citanya mau jadi PR, tapi malah jadi content writer. Siang kerja, malam nonton teen drama. Terima kasih sudah baca tulisanku!