Akademik dan Organisasi, Gimana Caranya Biar Seimbang?

Tri Janarti Agu 25, 2021 • 4 min read


Header Akademis vs Organisasi

Mahasiswa sering bingung jika harus memilih organisasi atau akademis. Simak 6 tips berikut ini supaya keduanya berjalan seimbang!

--

Mari kita masuk ke alam mimpi bersama, Brainies!

Satu,

dua,

tiga.

Dalam mimpi ini, ceritanya kamu sudah menyandang gelar mahasiswa yang artinya kehidupan kampusmu juga resmi dimulai. Tentu saja kehidupan kampusmu nggak bakal mirip dengan yang ditayangkan di FTV ya, Brainies. Kegiatanmu bukan cumaberjalan-jalan di taman kampus, nongkrong di kantin, atau bertabrakan dengan lawan jenis lalu jatuh cinta. Nggak kayak gitu, oke? Hehe.

Sebagai mahasiswa, tentunya kamu harus belajar demi mendapatkan IP yang baik. Apalagi mata kuliah akan sangat berbeda dengan mata pelajaran di SMA sehingga kamu harus mulai beradaptasi lagi dari nol. Cara kamu menghadapi hal itu tentu dengan belajar yang tekun ya.

Sayangnya, kehidupan kampusmu nggak bisa hanya seputar belajar, tetapi ada juga kegiatan organisasi. Meski sifatnya opsional, kegiatan organisasi bisa menjadi nilai tambah bagimu ketika memasuki dunia kerja nanti. Dengan organisasi, kamu bisa belajar bersosialisasi, mengembangkan soft skill, melatih kemampuan untuk mendengar dan menghargai orang lain, serta mengenal berbagai tipe orang.

Nah loh, setelah mengetahui hal itu, masih bingung nggak harus ikut kegiatan organisasi atau enggak?

Satu sisi, kamu mungkin berpikir bahwa faktanya tidak semua mahasiswa dapat mengikuti kegiatan akademis dan organisasi sekaligus. Sebagian merasa kesulitan untuk mengatur waktu sehingga salah satu dari kegiatan itu keteteran. Bahkan, tak jarang dari teman-temanmu yang akhirnya memilih untuk meninggalkan salah satunya. Padahal kedua kegiatan ini sama pentingnya karena bisa memberikan pengaruh positif untuk kehidupanmu.

Sebenarnya kamu nggak perlu bingung, lho. Kamu bisa menerapkan 6 solusi di bawah ini agar nilai akademis dan organisasimu tetap seimbang. Nggak percaya? Coba simak deh artikel ini sampai selesai.

1. Find your passion

Ketika memilih jurusan, kamu pasti memikirkannya dengan matang ‘kan? Kamu pasti berkeinginan untuk masuk ke jurusan yang sesuai dengan passion-mu. Nah, hal ini juga berlaku pada pemilihan organisasi. Pilihlah organisasi yang sesuai dengan passion agar semangatmu tetap terjaga ketika menjalani keduanya. Sebaiknya, kamu juga memilih organisasi yang tetap nyaman untuk dilakukan meski jadwal kuliahmu sedang padat ya.

Baca Juga: Tips Memilih Organisasi Kuliah, Biar CV Kamu Makin Oke

2. Rancang Agenda

Saat kamu memilih untuk mengikuti akademis dan organisasi sekaligus, maka kamu sudah harus siap untuk membagi waktumu. Biasakan untuk membuat rancangan agenda mengenai hal yang akan dilakukan setiap hari atau setiap minggu. Hal ini berguna untuk menghindari agenda yang bertabrakan satu sama lain ataupun agenda berlebihan yang bisa membuatmu kelelahan. Dengan adanya agenda ini kamu juga jadi lebih menghargai waktu deh!

3. Selalu Fokus

Berusahalah untuk selalu fokus pada hal yang sedang dilakukan. Ketika sedang ada di kelas, jangan sampai kita memikirkan tanggung jawab organisasi, begitu pun sebaliknya. Ketidakfokusan justru akan membuatmu menjadi tidak optimal dalam akademis maupun organisasi. Jadi, usahakan tetap fokus pada satu titik dulu ya!

Akademis vs Organisasi

4. Perhatikan dan Catat

Mahasiswa pengabdi organisasi memiliki lebih sedikit waktu luang dibandingkan mahasiswa yang tidak mengikuti organisasi apapun. Untuk itu, kamu harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Jika sedang berada di kelas biasakan memperhatikan betul-betul materi yang disampaikan dosen. Kamu juga tidak boleh malas untuk mencatat. Lalu bila ada materi yang tidak dimengerti segera tanyakan agar kamu bisa memahaminya.

5. Belajar Itu Harus

Kewajiban utama seorang mahasiswa adalah belajar. Maka belajar merupakan suatu kegiatan yang harus dilakukan. Kamu harus menyediakan waktu untuk belajar agar IPK-mu tidak merosot. Udah coba teknik belajar Feynman belum? Kalau belum, mending cobain deh! Oh iya, selain itu, hindari belajar hanya saat ada tugas saja ya. Berusahalah untuk mewujudkan hal ini kalau kamu mau kehidupan kampusmu seimbang, oke?

6. Evaluasi Diri

Kamu pasti sangat senang ‘kan kalau dipercaya dan diberikan tanggung jawab untuk menjabat pada suatu posisi? Tapi bagaimana kalau kapasitas dirimu belum mumpuni? Kalau kamu menghadapi situasi seperti ini sebaiknya tolak ya. Kenapa? Karena sesuatu yang dipaksakan dan berakhir berlebihan justru akan membuat dirimu terjatuh. Sakit nanti. Makanya, cobalah untuk mengenali kapasitas dirimu. Caranya bisa dengan mengevaluasi diri setiap akhir hari sebelum tidur. Pikirkan apakah semua hal yang ada di agendamu telah berjalan dengan baik? Kalau belum maka kamu perlu belajar untuk memperbaikinya.

---

Nah, Brainies sampai di sini saja ya mimpinya. Sanggup nggak menjalani keduanya? Keduanya penting untuk melatih soft skill dan bekal karir di masa depan. Sama pentingnya dengan semangat kamu untuk terus belajar ditemani STAR Master Teacher di Brain Academy. Yuk, cepat wujudkan mimpimu tadi!

BA online

Profile

Tri Janarti

Beri Komentar