Fakta Menarik Awan: Asal Mula, Bentuk, Klasifikasi dan Arah Gerak

Fakta Menarik Seputar Awan

Kamu penasaran nggak, awan itu geraknya ke mana ya? Simak artikel berikut untuk mengetahui beberapa fakta menarik seputar awan!

--

Buat kamu yang lagi baca ini, coba deh lihat ke atas! Apa yang kamu lihat? Langit-langit kamar kamu, ya? Yah, kalo gitu, coba sekarang keluar dari kamar kamu, terus ke depan rumah, dan lihat ke atas lagi. Kelihatan kan putih-putih di atas? Nah, yang kamu lihat itu awan, bukan mbak kunti, ya. Hehe.

Kamu pernah penasaran nggak, sih? Awan itu bentuknya kok macem-macem, ya? Siapa sih yang pertama kali ngasih nama buat bentuk-bentuknya? Terus, awan itu bergeraknya ke mana aja, ya? Nah, kalo kamu punya pertanyaan kayak gitu, pas banget, nih. Kali ini, aku akan membahas beberapa fakta menarik seputar awan. Bagi yang penasaran, langsung gas baca artikelnya sampai habis! Ngeng~

Awal Mula Pengelompokkan Awan

Sebelum kita ngomongin macam-macam bentuk awan, aku mau bahas sedikit tentang Luke Howard. Kamu tahu nggak, Luke Howard itu siapa? Luke Howard adalah seorang kimiawan yang lahir di London pada tanggal 28 November 1772. Nah, Luke Howard ini merupakan salah satu tokoh yang punya kiprah besar di bidang meteorologi, khususnya awan. Walaupun secara profesi merupakan kimiawan, tetapi dari kecil dia sudah mengagumi dan memperhatikan awan yang ada di langit. Hmm, agak banting setir sih ya berarti, dari ahli kimia ke meteorologis. Xixixi.

Luke Howard

 

Sejak duduk di bangku sekolah, Luke sering banget bengong sendiri waktu pelajaran sedang berlangsung, ngeliatin awan dari jendela kelasnya. Dia sadar bahwa bentuk awan itu macem-macem. Ini yang memantapkan Luke untuk terus melakukan observasi. Dari Observasinya, Luke menyimpulkan bahwa dari sekian banyak bentuk awan, secara umum semuanya berasal dari tiga bentuk dasar, loh. Bentuk dasar ini diberi nama Cirrus yang artinya serat atau rambut, Cumulus yang artinya tumpukan, dan Stratus yang artinya lembaran atau lapisan. Oh iya, Luke mengambil nama-nama ini dari bahasa Latin, ya.

3 Jenis Awan

Klasifikasi Bentuk Awan

Dari tiga bentuk dasar awan yang sudah disebutkan, terciptalah kombinasi bentuk awan yang lain. Misalnya, awan yang berbentuk lembaran yang menggumpal, itu merupakan gabungan dari awan Cumulus dan Stratus, sehingga diberi nama Stratocumulus. Contoh lainnya bisa kamu lihat pada gambar berikut ini

Klasifikasi Bentuk Awan

 

Oh iya, bentuk awan di atas juga dikelompokkan berdasarkan ketinggiannya, ya. Eits, walaupun 10 bentuk awan tersebut memang merupakan yang paling umum kita jumpai, tapi sebenarnya masih banyak sekali kombinasi awan yang dapat terbentuk karena berbagai faktor, seperti kondisi iklim dan cuaca yang berbeda.

Baca juga: Perang Tersingkat dalam Sejarah Peradaban Manusia

Awan Bergerak ke Arah Mana?

Karena sekarang kamu sudah tahu siapa yang pertama kali menamakan awan dan beragam bentuknya yang unik, sekarang kita masuk ke pertanyaan lain yang bikin penasaran, nih. Pastinya kita tahu dong, kalo awan itu bergerak karena pengaruh angin. Tapi, kalian percaya nggak kalo aku bilang awan itu sebenarnya bergerak ke bawah? Yap! Kamu nggak salah baca, awan sebenarnya bergerak ke bawah, loh! Lebih tepatnya mungkin disebut jatuh ke bawah kali ya, hehe. 

Sama seperti hal lain, awan juga dipengaruhi oleh hukum yang bersifat universal di bumi, yaitu gravitasi. Jadi, awan itu tidak hanya melayang di udara, gais. Melainkan secara perlahan jatuh ke bawah. Eits, walaupun jatuh ke bawah, bukan berarti suatu saat awan bisa kita sentuh langsung ya karena berada di darat, hehe. Awan dapat terdorong kembali ke langit karena adanya konveksi yang disebabkan oleh panas matahari. Simpelnya, daratan yang dipanaskan oleh matahari menghasilkan udara panas yang akhirnya mendorong awan ke atas lagi, deh.

Pergerakan Awan karena Gravitasi

Oke, sebelum mengakhiri bahasan, aku mau tanya deh, dari berbagai macam bentuk awan yang udah aku sebutin di artikel ini, maupun yang belum, kamu punya bentuk awan favorit nggak? Kalo aku sih suka banget sama awan Asperitas, hehe. Bentuknya lucu banget, soalnya kayak aku. Gadeng, lucu banget soalnya karena mirip lembaran gulali gitu, xixixi. 

Awan Asperitas ini merupakan bentuk awan yang masih baru banget diidentifikasi, loh! Sebelumnya, awan yang terakhir kali diidentifikasi itu namanya Cirrus Intortus pada tahun 1951. Nah, baru deh di tahun 2009 teridentifikasi awan baru lagi, yaitu awan Asperitas. Hmm, jadi masih anget banget nih awan Asperitas ini, xixixi. Kalo awan favorit kamu yang mana? Tulis di kolom komentar aja yaa, penasaran nih, huehe.

Awan Asperitas

 

---

Kalo dipikir-pikir, keren juga ya Luke Howard bisa nemuin nama-nama awan. Padahal, awal mulanya cuma dari pertanyaan yang muncul waktu dia lagi bengong, xixixi. Kalo kamu ada pertanyaan lain atau topik menarik tulis aja di kolom komentar atau gabung kelas live teaching di Brain Academy Online. Sampai jumpa di tulisan berikutnya yaa, dadah~

CTA Blog Brain Academy Brainies Bertanya

Referensi:

‘Cloud names and cloud classifications’, Royal Meteorology Society, 26 Februari 2019 [daring]. Diakses pada: https://www.rmets.org/resource/cloud-names-and-cloud-classifications (6 Agustus 2021)

Grigg, R. ‘Luke Howard: namer of the clouds’’, creation.com, 5 September 2017 [daring]. Diakses pada: https://creation.com/luke-howard-namer-of-the-clouds (6 Agustus 2021)

Popova, M. ‘How the Clouds Got Their Names and How Goethe Popularized Them with His Science-Inspired Poems’’, brainpickings, 7 Juli 2015 [daring]. Diakses pada: https://www.brainpickings.org/2015/07/07/the-invention-of-clouds-luke-howard-hamblyn/ (7 Agustus 2021)

Sumber Gambar:

McArthur, G. (2015) Asperitas over Burnie, Tasmania, Australia [Daring]. Diakses pada: https://cloudappreciationsociety.org/asperitas-winner-announced/ (6 Agustus 2021)

Hamblyn, R. (2015) How did clouds get their name? - Richard Hamblyn [Daring]. Diakses pada: https://www.youtube.com/watch?v=UuW1jhxCgx0 (7 Agustus 2021)

Profile

Kak Ali MT Soshum

Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Jakarta. Hobi berkebun, menulis, dan membaca (yang fiksi aja tapi hehe). Suka ngajar dan ngelatih juga. Pelatih Paskibra favoritmu.

Beri Komentar