200+ Contoh Antonim beserta Pengertian dan Sifat-Sifatnya

antonim

Antonim merupakan dua kata yang maknanya saling berlawanan atau bertentangan. Yuk, ketahui pengertian, sifat-sifat, dan contoh antonim berikut ini! 

Sebelumnya, kita sudah mempelajari tentang sinonim atau padanan kata serta 100 contohnya. Nah, kali ini, kita akan membahas antonim, yaitu dua kata yang punya makna berlawanan. Misalnya, antonim dari subur adalah tandus atau gersang, lalu antonim optimistis adalah pesimistis, dan lain sebagainya.

Mempelajari antonim membantu kita memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan berbahasa baik menulis maupun berbicara, serta memahami perbedaan antara dua objek. Yuk, kita bahas lebih lanjut tentang anonim, sifat-sifatnya, serta contoh kata dan kalimatnya!

 

Apa Itu Antonim? 

Antonim berasal dari bahasa Yunani Kuno, yaitu anti yang artinya melawan, berlawanan, atau kebalikan, serta onoma atau onym yang berarti nama. Secara harfiah, antonim dapat diartikan sebagai nama atau kata yang memiliki makna berlawanan dengan kata lainnya.

Menurut KBBI, antonim adalah kata yang berlawanan makna dengan kata lain. Sederhananya, antonim adalah lawan kata. Misalnya, antonim emisi adalah absorpsi dan antonim kata tinggi adalah pendek.  

Antonim juga bisa digunakan dalam kalimat yang maknanya berlawanan. Contoh kalimat antonim: Nala adalah anak yang jujur, tetapi adiknya suka berbohong. Kata jujur dan berbohong/bohong merupakan kata yang saling berlawanan.

Baca juga: Contoh Kata Baku dan Tidak Baku, Jangan Tertukar Ya!

 

Sifat-Sifat Antonim 

Yuk, sifat-sifat antonim dan contohnya berikut ini! 

1. Mutlak 

Antonim bersifat mutlak, yang artinya keduanya memiliki makna saling berlawanan yang nggak bisa dibantah. Misalnya, hidup >< mati dan diam >< gerak. 

 

2. Relatif 

Sifat antonim berikutnya adalah relatif, artinya ada tingkatan makna pada satuan ujar. Tingkatannya nggak memiliki batasan yang jelas, karena itu disebut relatif. Misalnya, kaya >< miskin, kedua kata ini nggak memiliki standar yang jelas. Jauh >< dekat juga nggak memiliki batasan yang jelas jika nggak diberi satuan angka. 

 

3. Relasional 

Relasional artinya makna satu kata dan kata yang lain bertentangan tapi saling melengkapi. Misalnya, penjual >< pembeli, suami >< istri, pulang >< pergi, memberi >< menerima, dan maju >< mundur. 

 

4. Hirerarkial 

Sifat selanjutnya adalah hierarkial, artinya ada tingkatan pada suatu kata dengan kata yang lain. Kata yang berantonim hierarkial biasanya menunjukkan satuan nama ukuran, satuan hitungan, jenjang kepangkatan, dan lainnya. Misalnya, meter >< kilometer, dua kata ini berlawanan tapi sama-sama menyatakan ukuran panjang yang hierarkial. 

 

5. Majemuk 

Sifat antonim yang terakhir adalah majemuk, karena ada satu kata yang memiliki pasangan antonim lebih dari satu. Misalnya, pagi bisa berlawanan dengan siang, sore, atau malam. 

Baca juga: Contoh Kata Serapan Bahasa Indonesia dari Berbagai Bahasa 

 

Contoh Kata Antonim 

Setelah memahami arti antonim serta sifat-sifatnya, yuk simak contoh antonim berikut ini!

  1. Besar >< Kecil
  2. Halus >< Kasar 
  3. Muda >< Tua
  4. Cepat >< Lambat
  5. Dekat >< Jauh 
  6. Sedih >< Senang 
  7. Terang >< Gelap
  8. Palsu >< Asli 
  9. Cair >< Beku 
  10. Terbit >< Tenggelam
  11. Panas >< Dingin
  12. Hitam >< Putih 
  13. Tinggi >< Rendah 
  14. Kaya >< Miskin 
  15. Lurus >< Bengkok 
  16. Berani >< Penakut 
  17. Berat >< Ringan 
  18. Anak >< Induk 
  19. Hidup >< Mati 
  20. Kiri >< Kanan
  21. Depan >< Belakang 
  22. Dahulu >< Sekarang 
  23. Jantan >< Betina 
  24. Kotor >< Bersih 
  25. Tanya >< Jawab 
  26. Baik >< Jahat 
  27. Mudah >< Sulit 
  28. Baru >< Lama 
  29. Kuat >< Lemah 
  30. Atas >< Bawah 
  31. Ramai >< Sepi 
  32. Diam >< Bergerak 
  33. Suka >< Benci 
  34. Aktif >< Pasif 
  35. Awal >< Akhir 
  36. Abadi >< Sementara 
  37. Ahli >< Amatir 
  38. Alami >< Buatan 
  39. Badan >< Jiwa, Roh 
  40. Baik >< Buruk 
  41. Banyak >< Sedikit 
  42. Benar >< Salah 
  43. Berisik >< Sunyi, Senyap 
  44. Bicara >< Diam 
  45. Cantik >< Jelek 
  46. Dorong >< Tarik 
  47. Duduk >< Berdiri 
  48. Elastis >< Kaku
  49. Suka >< Duka 
  50. Fakta >< Fiktif 
  51. Gampang >< Susah 
  52. Gadungan >< Asli 
  53. Ganjil >< Genap 
  54. Tinggi >< Pendek 
  55. Haram >< Halal 
  56. Hemat >< Boros 
  57. Homogen >< Heterogen 
  58. Individu >< Kelompok 
  59. Inferior >< Superior 
  60. Inflasi >< Deflasi 
  61. Jasmani >< Rohani 
  62. Jual >< Beli 
  63. Jujur >< Bohong 
  64. Kakak >< Adik 
  65. Kencang >< Pelan 
  66. Keras >< Lunak 
  67. Kering >< Basah 
  68. Kosong >< Penuh 
  69. Kota >< Desa 
  70. Laki-laki >< Perempuan 
  71. Lapar >< Kenyang 
  72. Haus >< Palum 
  73. Mahal >< Murah 
  74. Maju >< Mundur 
  75. Keluar >< Masuk 
  76. Matang >< Mentah 
  77. Mujur >< Sial 
  78. Naik >< Turun 
  79. Optimis >< Pesimis 
  80. Jinak >< Buas 
  81. Padat >< Renggang 
  82. Pandai >< Bodoh 
  83. Pergi >< Pulang 
  84. Puncak >< Dasar 
  85. Rajin >< Malas 
  86. Pro >< Kontra 
  87. Rutin >< Jarang 
  88. Sah >< Ilegal 
  89. Sama >< Beda 
  90. Sebelum >< Sesudah 
  91. Sehat >< Sakit 
  92. Siang >< Malam 
  93. Gagal >< Berhasil 
  94. Tajam >< Tumpul
  95. Tambah >< Kurang 
  96. Tangkap >< Lepas 
  97. Tanjakan >< Turunan 
  98. Umum >< Khusus 
  99. Untung >< Rugi 
  100. Vertikal >< Horizontal 
  101. Yakin >< Ragu 
  102. Bau >< Wangi 
  103. Dermawan >< Kikir 
  104. Egois >< Altruis 
  105. Fasih >< Gagap 
  106. Ingat >< Lupa 
  107. Pinjam >< Kembalikan 
  108. Subur >< Tandus, Gersang 
  109. Surga >< Neraka 
  110. Daratan >< Lautan 
  111. Majikan >< Buruh 
  112. Absen >< Hadir 
  113. Abstrak >< Konkret
  114. Antagonis >< Protagonis 
  115. Absurd >< Rasional 
  116. Berubah >< Konstan
  117. Dialog >< Monolog 
  118. Dinamis >< Statis 
  119. Fiksi >< Non Fiksi 
  120. Kontan >< Hutang, Kredit 
  121. Longgar >< Sempit 
  122. Mandiri >< Bergantung 
  123. Netral >< Berpihak 
  124. Positif >< Negatif 
  125. Plus >< Minus 
  126. Stabil >< Labil 
  127. Skeptis >< Yakin 
  128.  Pagi >< Sore 
  129. Rapi >< Berantakan 
  130. Dalam >< Dangkal 
  131. Buka >< Tutup 
  132. Aman >< Bahaya 
  133. Manis >< Pahit 
  134. Sibuk >< Santai 
  135. Modern >< Tradisional 
  136. Formal >< Nonformal 
  137. Terbuka >< Tertutup 
  138. Subjektif >< Objektif 
  139. Mayoritas >< Minoritas 
  140. Global >< Lokal 
  141. Cepat >< Lamban 
  142. Sederhana – Mewah 
  143. Tertib >< Kacau 
  144. Terima >< Tolak 
  145. Akrab >< Asing 
  146. Bersyukur >< Kufur 
  147. Teguh >< Goyah 
  148. Disiplin >< Ceroboh 
  149. Rapi >< Semrawut 
  150. Serius >< Bercanda 
  151. Kuat >< Rapuh 
  152. Terkenal >< Anonim 
  153. Sejahtera >< Sengsara 
  154. Ramah >< Sinis 
  155. Setia >< Mendua 
  156. Terang >< Remang 
  157. Manual >< Otomatis 
  158. Tebal >< Tipis 
  159. Utara >< Selatan 
  160. Menang >< Kalah 
  161. Suami >< Istri 
  162. Murid >< Guru 
  163. Penjual >< Pembeli 
  164. Sederhana >< Rumit 
  165. Remeh >< Penting 
  166. Salin >< Tempel 
  167. Unduh >< Unggah 
  168. Pertanyaan >< Jawaban 
  169. Mencari >< Menemukan 
  170. Curam >< Landai 
  171. Ekspor >< Impor 
  172. Efisien >< Boros 
  173. Epilog >< Prolog 
  174. Gelisah >< Tenteram 
  175. Hancur >< Utuh 
  176. Hilang >< Muncul 
  177. Ingkar >< Menepati 
  178. Ikhlas >< Pamrih 
  179. Jelas >< Samar 
  180. Jamak >< Tunggal 
  181. Jernih >< Keruh 
  182. Kurang >< Lebih 
  183. Liar >< Jinak 
  184. Nihil >< Ada 
  185. Nestapa >< Bahagia 
  186. Opini >< Fakta 
  187. Oposisi >< Kawan 
  188. Qanaah >< Tamak 
  189. Teratur >< Acak 
  190. Ujung >< Pangkal 
  191. Vokal >< Konsonan 
  192. Variatif >< Monoton 
  193. Valid >< Invalid 
  194. Gemuk >< Kurus 
  195. Kreditur >< Debitur 
  196. Pemberi >< Penerima 
  197. Timpang >< Seimbang 
  198. Sementara >< Permanen 
  199. Sebentar >< Lama 
  200. Puas >< Kecewa
  201. Deduksi >< Induksi 
  202. Eksternal >< Internal 
  203. Erat >< Renggang 
  204. Eksklusif >< Inklusif 
  205. Fakir >< Kaya 
  206. Feminin >< Maskulin 
  207. Flora >< Fauna 
  208. Antar >< Jemput 
  209. Nomaden >< Menetap 
  210. Nahas >< Beruntung 
  211. Otentik >< Imitasi 
  212. Orisinal >< Plagiat 
  213. Pra >< Pasca 
  214. Runcing >< Tumpul
  215. Umpat >< Puji 

Nah, itulah pembahasan mengenai antonim atau kata dengan makna yang berlawanan, mulai dari pengertian, sifat-sifat, hingga 200 lebih contoh antonim. Semoga, penjelasan di atas membantumu memahami materi ini dengan baik, ya! Kalau kamu mau belajar materi Bahasa Indonesia lainnya, yuk belajar di Brain Academy secara online maupun offline di cabang terdekat dari rumahmu! 

[IDN] CTA Blog Kelas Gratis Brain Academy Online

Sumber:

Nisa, Amirul. 2025. Penjelasan Lengkap Kata Antonim dari Pengertian hingga Contohnya [daring]. Tautan: https://bobo.grid.id/read/084066955/penjelasan-lengkap-kata-antonim-dari-pengertian-hingga-contohnya-materi-kelas-3-sd?page=all

CNN. 2023. Pengertian Antonim, Jenis-Jenis, dan Contohnya dari A sampai Z [daring]. Tautan: https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20231206150337-569-1033687/pengertian-antonim-jenis-jenis-dan-contohnya-dari-a-sampai-z

Nafisah, Luthfi Zian. 2024. Antonim: Pengertian, Jenis, dan Contoh Lengkapnya [daring]. Tautan: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7265110/antonim-pengertian-jenis-dan-contoh-lengkapnya (Diakses 20 Februari 2026)

Devi Lianovanda