Tips Mengatur Waktu Sibukmu dengan 4 Kuadran Aktivitas

Brainies Bertanya - Tips Belajar Kuadran

Artikel ini membahas cara mengatur waktu menggunakan pembagian empat kuadran aktivitas oleh Stephen Covey

---

Terkadang, 24 jam rasanya nggak cukup untuk menyelesaikan semua aktivitas. Setuju nggak, Brainies? Mengatur waktu sulit dilakukan jika kamu memiliki segudang kegiatan. Dari berangkat sekolah, lanjut ke tempat bimbel, bantu Mama di rumah, ngerjain tugas, dan jangan lupa harus me time biar nggak stres. Sebagai pelajar yang dituntut untuk bergerak cepat, ada kalanya kita merasa terburu-buru dan kurang fokus saat mengerjakan sesuatu.

Ngomongin soal waktu, aku mau kasih tahu ada cara ampuh supaya kamu mampu mengerjakan semua aktivitas dalam 1 hari! Hah, serius? Beneran, masa iya aku tega bohongin kamu :( . Cara ini dikenal dengan 4 Kuadran Aktivitas yang dicetuskan oleh Stephen Covey.  Eits, ini nggak ada hubungannya dengan kuadran trigonometri ya. 


Apa itu 4 Kuadran Aktivitas?

4 Kuadran Aktivitas merupakan cara efektif untuk membagi pekerjaan dari yang terpenting sekaligus mendesak hingga tidak penting dan tidak mendesak. Metode 4 kuadran ini diperkenalkan oleh Stephen Covey pada tahun 1989 dalam bukunya yang berjudul 7 Habits of Highly Effective People, Restoring The Character Ethic. 

Secara garis besar, buku ini membahas mengenai pandangan Stephen Covey tentang bagaimana manusia menjalankan kehidupan yang efektif yang tertuang dalam 7 konsep Habits. Salah satu konsep habit yang akan dibahas dalam artikel ini adalah Habit 3: Put First Things First.  

Habit 3: Put First Things First yang biasa dikenal dengan principles of personal management membahas bagaimana cara membuat prioritas skala. Kamu dapat mengelompokan pekerjaan atau aktivitas yang akan dilakukan dari yang paling penting dan mendesak, penting dan tidak mendesak, tidak penting dan mendesak, sampai tidak penting dan tidak mendesak.

Baca Juga: Tanda-Tanda Kamu Kena Academic Burnout, Butuh Healing Nih!

 

Jenis dan Contoh 4 Kuadran Aktivitas

Covey menggolongkan aktivitas sehari-hari berdasarkan tingkat kepentingan melalui 4 jenis kuadran berikut ini:

 

Kuadran I

Kuadran satu dipenuhi dengan aktivitas yang sangat mendesak dan penting atau aktivitas yang harus diselesaikan pada waktu yang sangat dekat. Bila aktivitas pada kuadran I tidak dikerjakan sesegera mungkin, akan mendatangkan masalah di kemudian hari. Aktivitas di kuadran 1 biasanya menguras pikiran, tenaga, dan waktu kamu. Seringkali kamu merasa stres dalam menyelesaikannya. Tapi, kalau nggak dikerjain gimana mau selesai? Jadi, pastikan kamu mengutamakan pekerjaan di kuadran 1 ya!

Contoh aktivitas di kuadran 1 yaitu: mengerjakan tugas sekolah, belajar untuk PTS, dan sejenisnya.

 

Kuadran 2

Kuadran dua diisi dengan aktivitas-aktivitas yang penting namun tidak mendesak dan masih memiliki waktu yang banyak untuk dikerjakan. Fokus dalam kuadran dua menekankan pada pencapaian tujuan panjang. Kalau kamu adalah pelajar yang memiliki growth mindset, aktivitas di kuadran 2 terasa penting dan bermakna. Kuadran II merupakan aktivitas yang dapat meningkatkan value dirimu dan bermanfaat demi masa depan.  

Contoh aktivitas di kuadran 2 antara lain: berolahraga, mempelajari bahasa asing, mencicil materi untuk UTBK, dan sebagainya.

Brainies Bertanya - Tips Belajar Kuadran-02

Kuadran 3

Lagi fokus belajar, eh tiba-tiba muncul notifikasi di layar ponsel. Entah chat WhatsApp, panggilan telepon, atau DM Instagram. Pikiran kamu langsung teralihkan dan nggak sabar untuk membacanya. Padahal, aktivitas ini tidak terlalu penting untuk diselesaikan dengan cepat. Berbeda dengan kuadran satu, kegiatan di kuadran tiga dapat ditunda sampai kamu selesai mengerjakan aktivitas di kuadran pertama. Kamu bisa menggunakan fitur silent mode atau mematikan ponsel agar konsentrasimu tak mudah teralihkan.

Contoh aktivitas di kuadran 3 yaitu: membalas pesan singkat, mendengarkan teman curhat di telepon, atau membalas komentar di media sosial.

 

Kuadran 4

Kegiatan yang berada di kuadran empat sering disebut me time atau self reward. Setelah mengerjakan tanggung jawab di kuadran pertama, kamu merasa butuh healing untuk menghilangkan rasa penat. Sayangnya, beberapa orang terlalu sering healing sampai lupa bahwa ada hal lain yang harus diselesaikan. Bersantai boleh saja, asalkan tidak mengabaikan tanggung jawab kamu ya! Jangan sampai nilai rapor jadi anjlok karena keseringan self reward.

Contoh aktivitas di kuadran 4 antara lain: menonton serial kesukaan, bermain, pergi jalan-jalan, atau scrolling media sosial.

 

Manfaat 4 Kuadran Aktivitas

Setelah mengetahui metode ini, kamu lebih mudah untuk menyelesaikan tanggung jawab sebagai seorang pelajar. Nggak ada alasan lupa mengerjakan PR, apalagi nggak punya waktu untuk mencicil materi UTBK. Dengan metode 4 kuadran, kamu bisa menyusun skala prioritas dari yang terpenting sampai membagi waktu untuk bersantai. Semua dapat dilakukan tanpa merasa terburu-buru. Yuk, belajar mengatur waktu dengan baik dan efektif! I know you can do it!

---

Di Brain Academy, kamu bebas pilih jadwal live teaching bersama STAR Master Teacher berpengalaman. Fasilitasnya super worth it, ada video belajar, ribuan latihan soal, klinik PR, klub hobi sampai kelas pengembangan diri. Masih ragu? Tenang, bisa coba gratis dulu kok.

BA offline

Referensi:

The 4 Quadrant [Daring]. Tautan: https://www.bishophouse.com/wp-content/uploads/2013/02/Effective-Personal-Management-with-Covey-The-4-Quads.pdf (diakses 14 Februari 2022) 

 

Artikel ini terakhir diperbarui tanggal 15 Februari 2022

Profile

Elisabeth Garnistia