Kearifan Lokal: Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi, dan Contoh

Setiap daerah memiliki kearifan lokalnya masing-masing. Apa yang dimaksud dengan kearifan lokal? Yuk, cari tahu pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya!
—
Indonesia merupakan negeri yang kaya akan budaya. Dengan lebih dari 1.340 suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dan setiap daerah memiliki cara hidup, tradisi, serta nilai-nilai yang berbeda. Keragaman ini sering disebut sebagai kearifan lokal. Apa yang dimaksud dengan kearifan lokal? yuk, kita bahas!
Pengertian Kearifan Lokal
Menurut F.X. Rahyono dalam bukunya Kearifan Budaya dalam Kata (2009), kearifan lokal adalah kecerdasan atau pengetahuan yang dimiliki suatu kelompok masyarakat berdasarkan pengalaman mereka selama hidup. Artinya, kearifan lokal muncul dari pengalaman unik suatu masyarakat, sehingga nggak selalu dimiliki atau dialami oleh kelompok lain.
Dalam UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kearifan lokal dijelaskan sebagai nilai-nilai luhur yang digunakan masyarakat untuk menjaga dan mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Bentuk kearifan lokal di masyarakat bisa sangat beragam, misalnya berupa nilai, norma, etika, kepercayaan, adat istiadat, hukum adat, sampai aturan-aturan khusus yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Baca juga: Globalisasi: Pengertian, Karakteristik, Bentuk, dan Dampaknya
Ciri-Ciri Kearifan Lokal
Kearifan lokal memiliki beberapa ciri yang perlu kamu ketahui, antara lain:
- Menjadi pertahanan terhadap budaya luar.
- Memiliki kemampuan untuk mengendalikan budaya lokal.
- Mampu dalam mengakomodasi budaya luar.
- Mampu memadukan budaya asli dengan budaya luar.
- Memiliki kemampuan dalam mengarahkan perkembangan budaya.
Kearifan lokal membantu menjaga apa yang sudah berlangsung selama ratusan tahun di suatu masyarakat untuk menjunjung adat setempat, tapi juga terbuka dengan budaya luar yang masuk selama nggak merusak nilai-nilai yang ada.
Fungsi Kearifan Lokal
Kearifan lokal merupakan sistem budaya lokal sekaligus cerminan perilaku masyarakat. Nilai-nilainya dianggap unggul, bermanfaat, dan layak dijadikan pegangan hidup. Berikut beberapa fungsi kearifan lokal, antara lain:
- Berfungsi menjaga dan melestarikan sumber daya alam.
- Membantu meningkatkan kualitas manusia, seperti cara berpikir dan bekerja. .
- Berfungsi untuk pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan.
- Menjadi nasihat, kepercayaan, cerita, atau aturan yang diwariskan turun-temurun.
- Bermakna sosial misalnya upacara integrasi komunal atau kerabat.
- Bermakna sosial, misalnya pada upacara daur pertanian.
- Menjadi pedoman etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari.
- Berperan dalam urusan sosial-politik, seperti upacara adat atau aturan kepemimpinan di masyarakat.
Baca juga: Sumber Daya Alam: Pengertian, Jenis, Contoh & Cara Melestarikan
Jenis-Jenis Kearifan Lokal
Kearifan lokal terbagi menjadi dua jenis, yaitu kearifan lokal tangible dan kearifan lokal intangible. Yuk, kita bahas satu per satu!
1. Kearifan Lokal Berwujud Nyata (Tangible)
Kearifan lokal jenis ini bisa dilihat dan disentuh karena wujudnya nyata. Contohnya, bentuk tekstual seperti tata cara, aturan, atau sistem nilai. Selain itu, ada juga dalam bentuk artitektural seperti rumah adat.

Contoh kearifan lokal tangible, rumah adat Toraja. Sumber: (commons.wikimedia.org/wiki)
Bentuk lainnya adalah cagar budaya seperti patung, alat seni tradisional, senjata tradisional, atau tekstil daerah, misalnya kain tenun dari Sumba atau batik dari Pulau Jawa.
2. Kearifan Lokal yang Tidak Berwujud (Intangible)
Kebalikan dari kearifan lokal berwujud, kearifan intangible ini nggak bisa dilihat wujudnya secara nyata. Kearifan ini biasanya diturunkan secara lisan dari generasi ke generasi. Contohnya adalah nasihat, nyanyian, pantun, atau cerita rakyat yang berisi pesan moral.
Bentuk lain dari kearifan lokal intangible adalah sistem kepercayaan masyarakat. Misalnya, masyarakat Papua memiliki kepercayaan Te Aro Neweak Lako, yang melihat alam sebagai bagian dari diri mereka. Karena itu, mereka menjaga alam dengan baik, misalnya dengan tidak menebang pohon sembarangan agar hutan tetap lestari.
Contoh Kearifan Lokal di Indonesia
Yuk, simak contoh kearifan lokal dari berbagai daerah di Indonesia berikut ini!
1. Kearifan Lokal Bali
Salah satu kearifan lokal Bali yang cukup terkenal adalah Melukat, yaitu ritual penyucian diri menggunakan air suci. Tujuannya untuk membersihkan diri dari energi negatif, dosa, serta gangguan spiritual.
2. Kearifan Lokal Jawa Tengah
Di Jawa Tengah terdapat tradisi Sambatan, yaitu kegiatan gotong royong di pedesaan. Masyarakat saling membantu tanpa mengharap imbalan apapun. Misalnya gotong royong saat membangun atau memperbaiki rumah tetangga yang membutuhkan.
3. Kearifan Lokal Jawa Barat
Jawa Barat merupakan wilayah yang luas, untuk kearifan lokal Sunda, kita ambil dari kearifan lokal masyarakat Kasepuhan Pancer Pangawinan, Kampung Dukuh, ya! Di sini, mereka menerapkan berbagai tradisi, mitos, dan aturan tabu dalam pemanfaatan hutan. Eksploitasi hutan nggak diperbolehkan kecuali atas izin sesepuh adat, jadi keseimbangan ekosistem akan terus terjaga dari generasi ke generasi.
4. Kearifan Lokal Jawa Timur
Masyarakat pesisir Jawa Timur, terutama nelayan Trenggalek, memiliki tradisi Larung Sembonyo. Ini adalah upacara sedekah laut sebagai bentuk syukur atas hasil laut sekaligus memohon keselamatan ketika melaut. Upacaranya dilakukan dengan melarung sesaji seperti tumpeng dan hasil bumi ke tengah laut.
5. Kearifan Lokal Papua
Masyarakat Papua memiliki kepercayaan Te Aro Neweak Lako, yang berarti alam adalah aku. Mereka memandang gunung dan tanah sebagai bagian dari diri mereka, sehingga alam harus dijaga dengan penuh kehati-hatian.
6. Kearifan Lokal Betawi
Salah satu kearifan lokal Betawi adalah Kerak Telor. Makanan ini menunjukkan kreativitas memanfaatkan bahan lokal seperti beras ketan dan kelapa. Selain itu, Kerak Telor menjadi simbol ketahanan budaya dan kebanggaan masyarakat Betawi yang tetap mempertahankan tradisi di tengah perkembangan zaman.
7. Kearifan Lokal Sulawesi
Di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terdapat tradisi Ma’nene, yaitu ritual merawat jenazah leluhur. Jenazah dibersihkan, diberi pakaian baru, lalu dikembalikan ke makam. Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus mempererat hubungan keluarga.
8. Kearifan Lokal Sumatera Utara
Di Mandailing Natal, terdapat tradisi Lubuk Larangan. Tradisi ini melarang masyarakat menangkap ikan dalam jangka waktu tertentu agar ikan dapat berkembang biak dan populasinya tetap terjaga.
9. Kearifan Lokal Kalimantan
Contoh berikutnya adalah kearifan lokal di Dayak Kenyah, Kalimantan Timur. Di sini, tradisi Tana Tulen yang mengatur bahwa kawasan hutan merupakan milik masyarakat adat. Pengelolaannya mengikuti aturan adat yang bertujuan melindungi kelestarian lingkungan.
10. Kearifan Lokal Maluku
Di Maluku ada kearifan lokal Sasi, yaitu larangan mengambil hasil alam baik darat maupun laut, selama periode tertentu demi menjaga kelestarian lingkungan.
Tradisi ini bertujuan menjaga keseimbangan alam, memungkinkan sumber daya alam berkembang dengan baik, dan mempromosikan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Cara Melestarikan Kearifan Lokal
Berdasarkan 10 contoh kearifan lokal di atas, kita jadi tahu kalau setiap daerah di Indonesia memiliki budaya dan kearifan lokal masing-masing. Tugas kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya. Yuk, simak caranya!
1. Mengenali dan Mempelajari Budaya Daerah
Ini bisa dimulai dari hal kecil, misalnya mengenal sejarah daerahmu, memahami tradisi yang biasa dilakukan, atau mempelajari bahasa daerah. Semakin banyak kamu tahu, semakin mudah kamu menghargai dan ikut melestarikannya.
2. Memberi Dukungan Kepada Tokoh Kearifan Lokal
Tokoh adat, budayawan, atau pengrajin biasanya jadi orang yang menjaga warisan budaya. Kamu bisa mendukung mereka dengan menghadiri kegiatan budaya, membeli produk karya mereka, atau sekadar membantu menyebarkan informasi tentang kegiatan mereka.
3. Memanfaatkan Media Sosial
Media sosial bisa jadi cara cepat untuk mengenalkan budaya lokal ke banyak orang. Kamu bisa membagikan foto makanan khas, video tarian daerah, atau cerita tentang tradisi di kampungmu. Cara ini membantu budaya lokal tetap hidup di era digital.
4. Ajak Masyarakat Berpartisipasi Melestarikan Kearifan Lokal
Melestarikan kearifan lokal merupakan tugas kita bersama. Kamu bisa mengajak keluarga, teman, atau orang-orang terdekatmu untuk ikut dalam berbagai kegiatan budaya, seperti gotong royong, festival daerah, atau wisata kuliner.
5. Mempraktikkan Kearifan Lokal dalam Kehidupan Sehari-hari
Ada banyak nilai-nilai sosial dari kearifan lokal yang bisa kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti gotong royong, toleransi perbedaan, peduli lingkungan, sopan santun, dan etos kerja dalam kehidupan sehari-hari.
—
Nah, itulah pembahasan mengenai kearifan lokal, mulai dari apa itu kearifan lokal, fungsi & manfaat kearifan lokal, jenis-jenis, contoh, hingga cara melestarikannya. Di tengah arus globalisasi, kearifan lokal dapat menjadi pegangan agar kita tetap punya identitas dan nggak kehilangan jati diri. Oleh karena itu, melestarikannya merupakan tanggung jawab kita bersama.
Mempelajari apa itu kearifan lokal dalam materi ini juga menjadi langkah awal yang sangat berarti. Semakin kita paham, semakin besar juga keinginan untuk menjaga dan melestarikannya.
Kalau kamu mau belajar hal-hal menarik seperti ini dengan cara seru, yuk belajar di Brain Academy!
Sumber:
Efendi, Ahmad. 2025. Pengertian Kearifan Lokal Menurut Para Ahli dan Contohnya [daring]. Tautan: https://tirto.id/pengertian-kearifan-lokal-menurut-para-ahli-dan-contohnya-gjsF
Kumparan. 2023. 5 Cara Melestarikan Kearifan Lokal di Era Modern [daring]. Tautan: https://m.kumparan.com/tips-dan-trik/5-cara-melestarikan-kearifan-lokal-di-era-modern-20vno2BAi4S
Abdillah, Fahri. 2024. Kearifan Lokal: Pengertian, Ciri, Karakteristik, dan Fungsinya [daring]. Tautan: https://www.ruangguru.com/blog/kearifan-lokal-dan-karakteristiknya
Sholeha, Nur W. 2024. Apa Itu Kearifan Lokal? Ini Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Tantangannya [daring]. Tautan: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7314428/apa-itu-kearifan-lokal-ini-pengertian-ciri-ciri-fungsi-dan-tantangannya


