{"id":7163,"date":"2026-10-07T13:00:11","date_gmt":"2026-10-07T06:00:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=7163"},"modified":"2026-10-07T09:29:08","modified_gmt":"2026-10-07T02:29:08","slug":"ringkasan-atau-rangkuman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman","title":{"rendered":"Ringkasan: Ciri-Ciri, Contoh, dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/ce1eaaf1-b9a6-48df-9041-ce13296d712d.png\" alt=\"ringkasan atau rangkuman\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ringkasan merupakan bentuk lebih singkat dari sebuah teks atau karangan. Yuk, ketahui ciri-ciri, cara membuat serta contohnya berikut ini!<\/span><\/i><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu pernah mendapat tugas untuk meringkas sebuah teks, baik itu cerita, artikel, atau jenis teks lainnya? Ringkasan membantu kita memahami informasi dengan lebih singkat dan padat. Apa Itu ringkasan? Yuk, simak pengertian, ciri-ciri, cara membuat, dan contohnya!\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Ringkasan<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ringkasan adalah bentuk singkat dari sebuah teks atau karangan yang struktur dasarnya tetap dipertahankan. Meski teksnya lebih pendek, isi ringkasan harus tetap sesuai dengan isi teks aslinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan membuat ringkasan adalah untuk memahami isi sebuah bacaan dengan lebih mudah dan cepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa meringkas berbagai jenis teks, seperti artikel, buku, cerita, berita, atau jenis teks lainnya. Dengan adanya ringkasan, pembaca bisa memahami gambaran umum suatu teks tanpa harus membaca seluruh isi bacaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-surat-pribadi\"><b>Contoh Surat Pribadi Berbagai Tema beserta Unsurnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Ringkasan<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah ciri-ciri ringkasan:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan bentuk singkat dari teks atau karangan asli.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berisi informasi penting dan ide pokok dari penulis.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ditulis dengan kalimat yang lebih singkat dan padat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak merubah makna dari teks asli.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak memuat pendapat atau gagasan pribadi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ide-ide pokok disusun sesuai urutan dalam teks asli.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan bahasa sendiri tanpa mengubah maksud penulis.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya memuat informasi penting dan menghapus bagian yang kurang penting.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-berita\"><b>Pengertian Teks Berita, Unsur, Struktur, Jenis, dan Contoh<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Langkah-Langkah Membuat Ringkasan\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu ingin membuat ringkasan teks? Yuk, simak cara membuat ringkasan berikut ini!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Pahami Materi atau Naskah Asli<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, baca dan pahami materi atau naskah asli yang akan diringkas dengan seksama. Membaca teks secara keseluruhan membantu kita memahami informasi penting yang ingin disampaikan penulis.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Identifikasi Poin-Poin Utama<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memahami isi teks, temukan gagasan utama atau informasi penting dari setiap paragraf. Jangan lupa tandai bagian yang berisi pokok bahasan, fakta penting, atau informasi yang mendukung isi teks.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Menulis Ulang dengan Kalimat Sendiri<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tulis kembali informasi penting yang telah dipahami dengan bahasa yang lebih singkat, jelas, dan mudah dimengerti.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Pastikan Makna tidak Berubah\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun ditulis menggunakan kalimat pribadi, isi ringkasan harus tetap sesuai dengan teks asli. Jangan mengurangi atau mengubah informasi penting agar maknanya tetap sama. Selain itu, hindari menambahkan pendapat, kritik, atau informasi lain yang tidak ada dalam bacaan, ya!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Pastikan Alur Sesuai\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Susun ringkasan secara berurutan mengikuti pembahasan dalam teks asli. Alur yang teratur membuat ringkasan lebih mudah dibaca dan dipahami.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Membaca dan Menyunting Ringkasan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah ringkasan selesai dibuat, baca kembali untuk memastikan tidak ada kalimat yang rancu atau informasi penting yang terlewat. Jika menemukan kesalahan atau kekurangan, lakukan perbaikan agar isi ringkasan tetap mudah dipahami.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/cara-memahami-kalimat-efektif\"><b>Apa Itu Kalimat Efektif? Ini Pengertian, Ciri-Ciri dan Contoh<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Anti gagal hadapi ujian dengan daftar\u00a0<strong>bimbel Brain Academy<\/strong>! Jika masih ragu untuk ikut kelasnya, kamu bisa kok cobain\u00a0free trial-nya dulu. Yuk klik\u00a0banner\u00a0di bawah untuk daftar kelas gratisnya!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/packages-list?tag=brainacademy-offline&amp;grade=kelas-utbk&amp;referralCookiesId=6244aa90-2ab2-4007-b986-45a83827cdf6&amp;referralCookiesId=6244aa90-2ab2-4007-b986-45a83827cdf6&amp;referralCookiesId=6244aa90-2ab2-4007-b986-45a83827cdf6&amp;referralCookiesId=6244aa90-2ab2-4007-b986-45a83827cdf6&amp;referralCookiesId=6244aa90-2ab2-4007-b986-45a83827cdf6&amp;referralCookiesId=6244aa90-2ab2-4007-b986-45a83827cdf6\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/5f32de55-f9cc-4f0c-a474-8c814e74a27f.png\" alt=\"brain academy center\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Ringkasan\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, setelah memahami apa itu ringkasan, ciri-ciri, dan cara membuatnya, yuk simak contoh ringkasan teks berikut ini!\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Contoh Ringkasan tentang Pancasila<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Teks asli:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah era globalisasi yang semakin berkembang, Pancasila juga diterapkan dalam konteks global. Indonesia, sebagai negara yang menganut prinsip demokrasi dan keadilan sosial, menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk memperjuangkan perdamaian, hak asasi manusia, dan kerjasama internasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peluang dan tantangan penerapan Pancasila dalam kehidupan global semakin banyak, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, ketimpangan sosial, dan krisis ekonomi. Pancasila menjadi dasar untuk merumuskan kebijakan luar negeri yang menghormati prinsip-prinsip keadilan, kemanusiaan, dan kebebasan, sekaligus menjadi pedoman untuk menjalani peran aktif Indonesia di lingkup internasional.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Ringkasan:<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pancasila diterapkan dalam kehidupan global sebagai dasar Indonesia untuk memperjuangkan perdamaian, hak asasi manusia, dan kerjasama internasional. Selain itu, Pancasila menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan global serta merumuskan kebijakan luar negeri yang berlandaskan keadilan dan kemanusiaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Contoh Ringkasan tentang <em>Microsleep<\/em><\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Teks asli:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurang tidur dapat menyebabkan seseorang mengalami tidur sekejap atau <em>microsleep<\/em>, yaitu keadaan di mana seseorang tertidur selama beberapa detik. <em>Microsleep<\/em> bisa terjadi kepada orang yang sangat mengantuk, namun menahan dirinya untuk tidur demi menyelesaikan aktivitas yang sedang dikerjakan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Microsleep<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa terjadi kapanpun dan dimanapun. Sebelum mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">microsleep<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tubuh biasanya akan menunjukan tanda-tanda seperti; hilang fokus, tidak mendengar pembicaraan sekitar, tidak ingat dengan kejadian 1-2 menit yang lalu, menjatuhkan barang yang digenggam, lalu kehilangan kontrol terhadap tubuh sehingga kepala terjatuh tiba-tiba.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Ringkasan:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Microsleep<\/em> adalah kondisi tertidur selama beberapa detik akibat kurang tidur dan rasa kantuk berlebih. Sebelum mengalaminya, seseorang biasanya akan kehilangan fokus, sulit mengingat kehadiran sekitar, dan kehilangan kontrol terhadap tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Contoh Rangkuman tentang Dampak Kurang Tidur<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Teks asli:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahukah kamu bahwa kurangnya waktu tidur di malam hari bisa menjadi salah satu faktor penyebab obesitas? Tubuh manusia memiliki dua hormon yang dapat mempengaruhi nafsu makan, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ghrelin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (hormon lapar) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">leptin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (hormon kenyang). Ketika seseorang tidak cukup tidur, hormon ghrelin yang ada dalam diri mereka akan meningkat, sedangkan hormon leptin mereka akan mengalami penurunan. Kurang tidur juga dapat mengurangi proses metabolisme dan pembakaran kalori yang seharusnya berlangsung saat mereka tidur hingga 5-20%. Hal ini menjelaskan mengapa orang yang kurang tidur dalam jangka waktu lama cenderung memiliki berat badan yang berlebih.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Ringkasan:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurang tidur dapat menjadi salah satu penyebab obesitas. Ini karena kurang tidur dapat meningkatkan hormon lapar dan menurunkan hormon kenyang. Selain itu, kurang tidur juga mengurangi proses metabolisme dan pembakaran kalori sehingga seseorang lebih berisiko mengalami obesitas.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Contoh Rangkuman tentang Toxic Parenting<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Teks asli:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Toxic parenting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat menyebabkan anak rentan mengalami gangguan kecemasan saat dewasa. Sebab <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">toxic parents<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> cenderung tidak bisa menerima dengan baik rasa gelisah serta cemas anak sejak kecil. Hal inilah yang menyebabkan anak mengalami kesulitan dalam memahami rasa cemas yang dialaminya. Jika tidak segera ditangani, rasa cemas tersebut bisa menyebabkan anak mengalami gangguan mental ketika telah beranjak dewasa. Rasa cemas ini juga dapat membuat anak menjadi tidak mudah untuk percaya, atau memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trust issue,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0lantaran anak tumbuh di lingkungan yang tidak dapat memberikan ia rasa aman dan nyaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Ringkasan:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Toxic parenting<\/em> membuat anak lebih rentan mengalami gangguan kecemasan saat dewasa. Ini terjadi karena orang tua tidak mampu merespons perasaan cemas anak dengan baik sehingga anak kesulitan memahami emosinya. Jika terus berlanjut, kondisi ini bisa memicu gangguan mental dan menyebabkan anak mengalami trust issue.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Contoh Ringkasan tentang Nitrogen Cair<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Teks asli:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nitrogen cair sangat dingin, sehingga perlu langkah-langkah yang tepat jika ingin menggunakannya pada makanan. Hal ini dikarenakan nitrogen cair bisa menyebabkan radang dingin dan luka bakar, terutama pada beberapa jaringan lunak, seperti kulit. Jika kita mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung nitrogen cair, sebaiknya menunggu hingga semua cairan menguap. Jangan sampai tertelan karena sangat berbahaya bagi lambung dan usus kita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, menghirup terlalu banyak uap yang dihasilkan oleh makanan atau minuman yang diproses menggunakan nitrogen cair juga dapat memicu kesulitan bernapas yang cukup parah. Ini karena dalam 1 liter nitrogen cair akan menghasilkan kurang lebih 700 liter gas. Hal ini semakin berbahaya jika dialami oleh penderita asma. Jadi bila tidak hati-hati, kamu bisa terluka ketika menyentuh dan mencernanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Ringkasan:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nitrogen cair harus digunakan dengan hati-hati karena dapat menyebabkan Luka pada tubuh, membahayakan lambung dan usus jika tertelan, serta memicu gangguan pernapasan jika terlalu banyak dihirup. Oleh karena itu, penggunaannya perlu memperhatikan berbagai aspek keamanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan tentang ringkasan, mulai dari pengertian, ciri-ciri, cara membuat, hingga contohnya. Semoga penjelasan di atas membantumu memahami materi ini dengan baik, ya! Kalau kamu mau belajar berbagai mata pelajaran dengan cara seru, yuk belajar di <\/span><a href=\"http:\/\/brainacademy.id\/\"><b>Brain Academy<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">!\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=+6281574410000&amp;text=Mau%20informasi%20promo%20dan%20paket%20belajar%20Brain%20Academy%20Online\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/99d05ce6-73fd-4a63-b0ff-dc43d2dafbb5.png\" alt=\"brain academy online\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Deepublish. 2025. Langkah dan Cara Membuat Ringkasan yang Benar [daring]. Tautan: https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/membuat-ringkasan\/<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kumparan. 2023. Pengertian Ringkasan, Fungsi, dan Cara Membuatnya [daring]. Tautan: https:\/\/m.kumparan.com\/pengertian-dan-istilah\/pengertian-ringkasan-fungsi-dan-cara-membuatnya-21UkKwbKNnn\/full<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">CNN Indonesia. 2023. Pengertian, Ciri-Ciri, Tujuan, dan Cara Membuat Ringkasan [daring]. Tautan: https:\/\/www.cnnindonesia.com\/edukasi\/20231026103507-569-1016147\/pengertian-ciri-ciri-tujuan-dan-cara-membuat-ringkasan (Diakses 30 Mei 2026)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ringkasan merupakan bentuk lebih singkat dari sebuah teks atau karangan. Yuk, ketahui ciri-ciri, cara membuat serta contohnya berikut ini! \u2014 Apakah kamu pernah mendapat tugas untuk meringkas sebuah teks, baik itu cerita, artikel, atau jenis teks lainnya? Ringkasan membantu kita memahami informasi dengan lebih singkat dan padat. Apa Itu ringkasan? Yuk, simak pengertian, ciri-ciri, cara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":7163,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1791340183:64"],"_edit_last":["64"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/ce1eaaf1-b9a6-48df-9041-ce13296d712d.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["ringkasan"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Ringkasan merupakan bentuk lebih singkat dari sebuah teks atau karangan. Yuk, ketahui ciri-ciri, cara membuat serta contohnya berikut ini!"],"_yoast_wpseo_linkdex":["90"],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["7"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-7163","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ringkasan: Ciri-Ciri, Contoh, dan Cara Membuatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ringkasan merupakan bentuk lebih singkat dari sebuah teks atau karangan. Yuk, ketahui ciri-ciri, cara membuat serta contohnya berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ringkasan: Ciri-Ciri, Contoh, dan Cara Membuatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ringkasan merupakan bentuk lebih singkat dari sebuah teks atau karangan. Yuk, ketahui ciri-ciri, cara membuat serta contohnya berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-07T06:00:11+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi L\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi L\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman\",\"name\":\"Ringkasan: Ciri-Ciri, Contoh, dan Cara Membuatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/ce1eaaf1-b9a6-48df-9041-ce13296d712d.png\",\"datePublished\":\"2026-10-07T06:00:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"description\":\"Ringkasan merupakan bentuk lebih singkat dari sebuah teks atau karangan. Yuk, ketahui ciri-ciri, cara membuat serta contohnya berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/ce1eaaf1-b9a6-48df-9041-ce13296d712d.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/ce1eaaf1-b9a6-48df-9041-ce13296d712d.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ringkasan: Ciri-Ciri, Contoh, dan Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi L\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi L\"},\"description\":\"Hi, aku Devi, Content writer di Ruangguru. Terima kasih sudah mampir dan baca sampai sini! \ud83d\udda4\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ringkasan: Ciri-Ciri, Contoh, dan Cara Membuatnya","description":"Ringkasan merupakan bentuk lebih singkat dari sebuah teks atau karangan. Yuk, ketahui ciri-ciri, cara membuat serta contohnya berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ringkasan: Ciri-Ciri, Contoh, dan Cara Membuatnya","og_description":"Ringkasan merupakan bentuk lebih singkat dari sebuah teks atau karangan. Yuk, ketahui ciri-ciri, cara membuat serta contohnya berikut ini!","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-10-07T06:00:11+00:00","author":"Devi L","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi L","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman","name":"Ringkasan: Ciri-Ciri, Contoh, dan Cara Membuatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/ce1eaaf1-b9a6-48df-9041-ce13296d712d.png","datePublished":"2026-10-07T06:00:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"description":"Ringkasan merupakan bentuk lebih singkat dari sebuah teks atau karangan. Yuk, ketahui ciri-ciri, cara membuat serta contohnya berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/ce1eaaf1-b9a6-48df-9041-ce13296d712d.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/ce1eaaf1-b9a6-48df-9041-ce13296d712d.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ringkasan-atau-rangkuman#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ringkasan: Ciri-Ciri, Contoh, dan Cara Membuatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi L","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi L"},"description":"Hi, aku Devi, Content writer di Ruangguru. Terima kasih sudah mampir dan baca sampai sini! \ud83d\udda4","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7163","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7163"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7163\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7167,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7163\/revisions\/7167"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7163"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7163"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7163"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7163"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}