{"id":6933,"date":"2026-09-02T15:00:02","date_gmt":"2026-09-02T08:00:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=6933"},"modified":"2026-09-02T16:40:49","modified_gmt":"2026-09-02T09:40:49","slug":"apa-itu-uang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang","title":{"rendered":"Uang: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, Syarat, dan Unsur Pengaman"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f41ce84f-1773-4ead-be28-096e890da19e.png\" alt=\"uang\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Uang merupakan alat pembayaran sah yang kita gunakan untuk transaksi jual beli barang dan jasa. Apa saja fungsi dan jenis-jenis uang? Yuk, cari tahu disini!\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang menjadi salah satu hal penting dalam kehidupan sehari-hari karena banyak hal memerlukan uang. Sekolah, jajan, membeli seragam, makan, hingga tempat tinggal, semuanya membutuhkan uang sebagai alat pembayaran. Tapi, selain sebagai alat pembayaran, kira-kira apa saja fungsi uang? Yuk, kita bahas apa itu uang, jenis-jenisnya, fungsi, syarat, dan pengaman uang!\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Uang\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Uang adalah alat tukar yang diterima secara umum untuk membeli barang dan jasa.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Fungsi uang adalah sebagai alat tukar, satuan hitung, dan penyimpan nilai. Dalam perekonomian modern, uang berperan penting karena membuat proses pertukaran menjadi lebih praktis dibandingkan sistem barter.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum uang digunakan, manusia melakukan transaksi dengan sistem barter, yaitu pertukaran barang atau jasa secara langsung. Tapi, barter punya banyak keterbatasan. Misalnya, sulit menentukan nilai barang yang akan ditukar dan susah menemukan orang yang punya dan membutuhkan barang yang sesuai. Karena itu, uang menjadi alat tukar yang sangat praktis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kegiatan-ekonomi\"><b>Kegiatan Ekonomi: Pengertian, Jenis, Tujuan &amp; Contohnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi Uang<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa fungsi uang? Selain sebagai alat pembayaran, uang memiliki fungsi sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Fungsi Uang Asli<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi asli uang adalah peran utama uang dalam kegiatan ekonomi. Ada tiga fungsi asli uang, yaitu:<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Alat Tukar <\/b><b><i>(Medium of Exchange)<\/i><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang digunakan untuk menukar barang dan jasa. Dengan adanya uang, kita nggak perlu lagi menggunakan sistem barter. Uang membuat transaksi menjadi lebih mudah dan praktis.<\/span><\/p>\n<h4><b>b. Satuan Hitung <\/b><b><i>(Unit of Account)<\/i><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang berfungsi sebagai alat untuk mengukur nilai barang dan jasa. Dengan uang, harga bisa ditentukan dengan jelas dan mudah dibandingkan. Misalnya, harga jeruk medan adalah Rp30.000\/kg, sementara harga jeruk santang adalah Rp50.000\/kg. Kita bisa tahu kalau harga jeruk santang lebih mahal dibandingkan jeruk medan.<\/span><\/p>\n<h4><b>c. Sebagai Penyimpan Nilai <\/b><b><i>(Store of Value)<\/i><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang bisa disimpan untuk kita gunakan di masa depan. Nilainya cukup stabil dalam jangka pendek, jadi kita bisa menunda belanja dan mengatur keuangan. Tapi, jika disimpan terlalu lama, nilainya bisa berkurang karena inflasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca juga:<\/b><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-inflasi\"><b> Inflasi: Pengertian, Jenis, Penyebab, Dampak &amp; Cara Mengatasi<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Fungsi Uang Turunan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang juga memiliki fungsi turunan karena perkembangan sistem ekonomi dan kebutuhan masyarakat. Berikut beberapa fungsi turunan uang:\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Alat Pembayaran yang Sah<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain untuk membeli barang dan jasa, uang juga digunakan untuk membayar kewajiban, seperti utang, pajak, dan biaya layanan lainnya.<\/span><\/p>\n<h4><b>b. Alat Penimbun Kekayaan<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang bisa digunakan untuk menyimpan kekayaan dalam jangka waktu tertentu. Tapi, karena adanya inflasi, uang bukanlah instrumen yang cukup baik untuk menimbun kekayaan.<\/span><\/p>\n<h4><b>c. Alat Pemindah Kekayaan\u00a0<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi selanjutnya, uang juga memudahkan pemindahan kekayaan dari satu orang ke orang lain. Misalnya saat membeli rumah, saham, atau tanah.<\/span><\/p>\n<h4><b>d. Pendorong Kegiatan Ekonomi\u00a0<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang membuat kegiatan ekonomi berjalan lancar. Uang membuat orang bekerja, berusaha, dan berinvestasi untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan. Jika peredaran uang dikelola dengan baik, perekonomian bisa semakin berkembang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Uang<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang yang kita gunakan terdiri dari beberapa jenis; berdasarkan lembaga, bahan, dan nilainya. Yuk, kita bahas!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Berdasarkan Lembaga\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan lembaga yang mengeluarkannya, uang dibagi menjadi dua, yaitu uang kartal dan uang giral. Yuk, simak penjelasannya!\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Uang Kartal\u00a0<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang kartal adalah uang yang berbentuk fisik, yaitu uang logam dan uang kertas. Uang ini menjadi alat pembayaran yang sah dan diakui oleh negara berdasarkan undang-undang.<\/span><\/p>\n<h4><b>b. Uang Giral<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang giral adalah uang yang tidak berbentuk fisik. Uang ini berupa saldo yang tersimpan di bank dan bisa digunakan kapan saja untuk transaksi, misalnya cek, giro, atau transfer.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Berdasarkan Bahan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan bahan pembuatannya, uang dibagi menjadi uang logam dan uang kertas, berikut penjelasannya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Uang Logam<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang logam adalah uang yang terbuat dari bahan logam, seperti emas, perak, atau logam lainnya. Uang logam memiliki tiga jenis nilai, yaitu nilai intrinsik, nilai nominal, dan nilai riil. Uang logam biasanya memiliki nominal yang kecil, seperti Rp100, Rp200, Rp500, dan Rp1.000.<\/span><\/p>\n<h4><b>b. Uang Kertas\u00a0<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas khusus dan tahan air. Biasanya uang kertas memiliki gambar, angka, dan tanda tertentu sebagai ciri keasliannya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Berdasarkan Nilai<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan nilainya, uang terdiri dari uang penuh dan uang tanda, berikut penjelasannya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Uang Penuh\u00a0<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang penuh adalah uang yang nilai bahannya sama dengan nilai yang tertera pada uang tersebut. Misalnya, jika uang dibuat dari emas, maka nilai emasnya sama dengan nilai yang tertulis pada uang itu. Contoh, nilai emas pada uang logam Rp500 sama dengan nominalnya.<\/span><\/p>\n<h4><b>b. Uang Tanda<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang tanda adalah uang yang nilai bahannya lebih rendah daripada nilai yang tertera. Misalnya, biaya pembuatan uang Rp100.000 memerlukan biaya sebesar Rp50.000.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sistem-ekonomi\"><b>Sistem Ekonomi: Pengertian, Jenis, Ciri, Kelebihan &amp; Kekurangan<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Syarat Uang<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang memiliki beberapa syarat agar bisa digunakan dan diterima sebagai alat tukar yang sah oleh masyarakat. Syarat uang adalah sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Diterima Umum <\/b><b><i>(Acceptability)<\/i><\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat menyetujui penggunaan uang sebagai alat tukar, alat penyimpan nilai, atau alat pembayaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Tahan Lama <\/b><b><i>(Durability)<\/i><\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang harus tahan lama, nggak mudah hancur atau rusak meskipun sudah digunakan dalam waktu yang lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Mudah Dibawa <\/b><b><i>(Portability)<\/i><\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang memiliki bentuk dan ukuran yang praktis untuk dibawa kemana saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Mudah Dibagi <\/b><b><i>(Divisibility)<\/i><\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang bisa dibagi ke dalam beberapa nominal yang lebih kecil tanpa mengurangi nilai aslinya untuk mempermudah transaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Nilai Stabil <\/b><b><i>(Stability)<\/i><\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki kestabilan nilai dari waktu ke waktu, nggak mudah berfluktuasi drastis.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Jumlah Cukup\/Terbatas <\/b><b><i>(Elasticity\/Scarcity)<\/i><\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah uang yang beredar harus cukup memenuhi kebutuhan ekonomi, tapi terbatas agar nilainya tetap terjaga dan nggak mudah dipalsukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Jaminan Pemerintah\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang harus dijamin pemerintah sehingga penggunaannya untuk berbagai keperluan bisa dipercaya oleh masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Unsur Pengaman Uang Rupiah<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah unsur-unsur pengaman uang rupiah:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Tanda Air (<em>Watermark<\/em>)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Watermark atau gambar samar akan terlihat saat uang kertas diterawangkan ke arah cahaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Benang Pengaman (<em>Security Thread<\/em>)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Benang khusus yang terlihat seperti dianyam, tampak sebagai garis melintang dari atas ke bawah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Cetak Intaglio<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teknik cetak yang membuat bagian tertentu pada uang terasa kasar saat diraba.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Gambar Saling Isi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gambar pada bagian depan dan belakang uang yang akan terlihat saling mengisi jika uang diterawang ke arah cahaya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Tinta Berubah Warna\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tinta yang warnanya bisa berubah jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Tulisan Mikro\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tulisan sangat kecil yang hanya bisa dibaca menggunakan bantuan kaca pembesar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Tinta Tidak Tampak\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tinta yang tidak terlihat dengan mata biasa, tapi bisa memendar saat di lihat di bawah sinar ultraviolet.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan tentang uang, mulai dari pengertian, fungsi, jenis-jenis, syarat, hingga unsur pengaman uang rupiah. Semoga penjelasan di atas membantumu memahami materi ini dengan lebih jelas dan mudah, ya! Kalau kamu mau belajar hal-hal menarik dan seru lainnya, yuk belajar di <\/span><a href=\"http:\/\/brainacademy.id\/\"><b>Brain Academy<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/npf\/packages?tag=brainacademy-offline&amp;referralCookiesId=a96f002c-56ae-4957-8762-cf6b51912915&amp;referralCookiesId=9e967b16-b042-412d-876b-41a170032c51&amp;referralCookiesId=6244aa90-2ab2-4007-b986-45a83827cdf6\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/289c64b7-123e-48be-a3f9-842a150e3fa2.png\" alt=\"IDN CTA Blog Brain Academy Center\" width=\"799\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Sumber:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bank Indonesia. 2017. Apa Itu Uang? [daring]. Tautan:\u00a0 https:\/\/www.bi.go.id\/id\/edukasi\/Documents\/ApaItuUang_lowres.pdf<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Edra, Rabia. 2026. Pengertian Uang beserta Fungsi, Jenis, Syarat, dan Sejarahnya [daring]. Tautan: https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">OCBC. 2025. Fungsi Asli dan Turunan uang dalam Kegiatan Ekonomi [daring]. Tautan: https:\/\/www.ocbc.id\/id\/article\/2025\/07\/30\/fungsi-asli-dan-turunan-uang-dalam-kegiatan-ekonomi<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">LPS RI\/IDIC. 2019. Tanda Pengaman Uang Kertas Rupiah Asli [daring]. Tautan: https:\/\/x.com\/lps_idic\/status\/1136540419699879936<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bank Sinarmas. Mengenal Uang: Pengertian, Sejarah, Jenis-Jenis, Fungsi, dan Manfaatnya [daring]. Tautan: https:\/\/www.banksinarmas.com\/id\/artikel\/mengenal-sejarah-uang (Diakses 22 Februari 2026)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Uang merupakan alat pembayaran sah yang kita gunakan untuk transaksi jual beli barang dan jasa. Apa saja fungsi dan jenis-jenis uang? Yuk, cari tahu disini!\u00a0 \u2014 Uang menjadi salah satu hal penting dalam kehidupan sehari-hari karena banyak hal memerlukan uang. Sekolah, jajan, membeli seragam, makan, hingga tempat tinggal, semuanya membutuhkan uang sebagai alat pembayaran. Tapi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6933,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1788341911:64"],"_edit_last":["64"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f41ce84f-1773-4ead-be28-096e890da19e.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["uang"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Uang merupakan alat pembayaran sah yang kita gunakan untuk transaksi jual beli barang dan jasa. Apa saja fungsi dan jenis-jenis uang? Yuk, cari tahu disini!"],"_yoast_wpseo_linkdex":["44"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["6"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-6933","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Uang: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, Syarat, dan Unsur Pengaman<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Uang merupakan alat pembayaran sah yang kita gunakan untuk transaksi jual beli barang dan jasa. Apa saja fungsi dan jenis-jenis uang? Yuk, cari tahu disini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Uang: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, Syarat, dan Unsur Pengaman\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Uang merupakan alat pembayaran sah yang kita gunakan untuk transaksi jual beli barang dan jasa. Apa saja fungsi dan jenis-jenis uang? Yuk, cari tahu disini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-02T08:00:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-02T09:40:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f41ce84f-1773-4ead-be28-096e890da19e.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang\",\"name\":\"Uang: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, Syarat, dan Unsur Pengaman\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f41ce84f-1773-4ead-be28-096e890da19e.png\",\"datePublished\":\"2026-09-02T08:00:02+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-02T09:40:49+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"description\":\"Uang merupakan alat pembayaran sah yang kita gunakan untuk transaksi jual beli barang dan jasa. Apa saja fungsi dan jenis-jenis uang? Yuk, cari tahu disini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f41ce84f-1773-4ead-be28-096e890da19e.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f41ce84f-1773-4ead-be28-096e890da19e.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Uang: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, Syarat, dan Unsur Pengaman\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Uang: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, Syarat, dan Unsur Pengaman","description":"Uang merupakan alat pembayaran sah yang kita gunakan untuk transaksi jual beli barang dan jasa. Apa saja fungsi dan jenis-jenis uang? Yuk, cari tahu disini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Uang: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, Syarat, dan Unsur Pengaman","og_description":"Uang merupakan alat pembayaran sah yang kita gunakan untuk transaksi jual beli barang dan jasa. Apa saja fungsi dan jenis-jenis uang? Yuk, cari tahu disini!","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-09-02T08:00:02+00:00","article_modified_time":"2026-09-02T09:40:49+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f41ce84f-1773-4ead-be28-096e890da19e.png","type":"","width":"","height":""}],"author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang","name":"Uang: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, Syarat, dan Unsur Pengaman","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f41ce84f-1773-4ead-be28-096e890da19e.png","datePublished":"2026-09-02T08:00:02+00:00","dateModified":"2026-09-02T09:40:49+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"description":"Uang merupakan alat pembayaran sah yang kita gunakan untuk transaksi jual beli barang dan jasa. Apa saja fungsi dan jenis-jenis uang? Yuk, cari tahu disini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f41ce84f-1773-4ead-be28-096e890da19e.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f41ce84f-1773-4ead-be28-096e890da19e.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-uang#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Uang: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, Syarat, dan Unsur Pengaman"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6933","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6933"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6933\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6935,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6933\/revisions\/6935"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6933"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6933"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6933"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6933"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}