{"id":6657,"date":"2026-06-03T09:00:54","date_gmt":"2026-06-03T02:00:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=6657"},"modified":"2026-06-03T15:50:45","modified_gmt":"2026-06-03T08:50:45","slug":"apa-itu-hidrosfer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer","title":{"rendered":"Pengertian Hidrosfer, Macam, Ciri-Ciri, dan Siklusnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/575c141c-1c59-49c5-905e-b0a60e420d89.png\" alt=\"hidrosfer\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Bumi memiliki lapisan air bernama hidrosfer. Apa itu? Yuk ketahui pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, siklus, dan tahapannya!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahukah kamu bahwa sekitar 71% permukaan bumi tertutup oleh air? <\/span><strong>Bagian atau lapisan air di bumi disebut dengan hidrosfer.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah air di bumi sendiri diperkirakan mencapai 1.331 miliar kilometer kubik. Air selalu mengalami siklus hidrologi, yaitu proses daur ulang air yang berlangsung terus-menerus, sehingga jumlah air di bumi nggak berkurang. Keren, kan? Nah, sekarang yuk kita pelajari lebih lanjut tentang apa yang dimaksud dengan hidrosfer itu!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Apa Itu Hidrosfer?<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Hidrosfer adalah lapisan air yang ada di permukaan bumi, baik di permukaan, bawah tanah, maupun di atmosfer.<\/strong> H<span style=\"font-weight: 400;\">idrosfer berasal dari kata <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">hidros<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang artinya air dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">sphere<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berarti lapisan. Keberadaan air di bumi berkaitan dengan siklus air atau disebut juga siklus hidrologi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/88c1af61-b313-4c3c-be3a-39ab54220b8a.jpg\" alt=\"contoh hidrosfer\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh gambar hidrosfer, laut. (Sumber: https:\/\/www.freepik.com\/author\/jannoon028)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrosfer merupakan lapisan yang terdiri atas semua air yang ada di bumi, seperti air laut, sungai, danau, waduk, air tanah, awan, uap air, kelembaban udara, es, dan salju di kutub atau pegunungan. Beberapa contoh hidrosfer adalah Sungai Kapuas, Danau Toba, air tanah, es, serta gletser. Jadi, semua air yang ada di bumi, baik yang mengalir, membeku, menguap, atau tersimpan di dalam tanah, semuanya adalah hidrosfer.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/lapisan-atmosfer\">Lapisan Atmosfer: Urutan, Karakteristik, dan Fungsinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi Hidrosfer<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrosfer memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan di bumi. Berikut beberapa manfaat hidrosfer:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Sumber Air Minum<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrosfer menyediakan air minum bagi manusia, hewan, dan tumbuhan. Air tanah, air sungai, dan mata air menjadi sumber air bersih yang digunakan setiap hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Ekosistem Aquatik<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrosfer merupakan tempat hidup berbagai organisme perairan seperti ikan, plankton, alga, dan makhluk air lainnya. Ekosistem ini penting karena membantu menjaga keseimbangan lingkungan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Regulasi Iklim<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrosfer terutama perairan laut berperan penting dalam mengatur iklim bumi. Laut menyerap panas matahari, menjaga suhu udara, dan proses penguapannya memengaruhi pola hujan serta cuaca.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Sumber Energi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Air dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi, misalnya melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang menghasilkan listrik dengan memanfaatkan energi gerak air.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Transportasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai permukaan air seperti laut, sungai, dan danau digunakan sebagai jalur transportasi untuk memindahkan orang maupun barang dari satu tempat ke tempat lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/fakta-menarik-seputar-awan\">Jenis Awan, Arah Gerak, dan Proses Terbentuknya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Hidrosfer\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, ketahui ciri-ciri hidrosfer berikut ini!<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Energi dan sinar matahari memberi kekuatan pada molekul air untuk berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrosfer menyelimuti bumi dalam bentuk uap air.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepadatan air dapat berubah tergantung suhu dan kadar garamnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Air tawar dari es yang mencair bisa mengurangi kepadatan air laut yang asin.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu akan semakin rendah di wilayah garis lintang tinggi karena jumlah partikel udara lebih sedikit dan tekanannya lebih rendah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrosfer adalah bagian penting dari sistem bumi bagi kehidupan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Air terus bergerak dan bersirkulasi antara di antara litosfer, biosfer, dan atmosfer.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/siklus-hidrologi\">Siklus Hidrologi: Pengertian, Jenis, dan Proses Terjadinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Macam-Macam Permukaan Air Hidrosfer\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lapisan hidrosfer mencakup semua air yang ada di bumi dalam berbagai bentuk, seperti air laut, uap air, hingga es. Berikut macam-macam permukaan air hidrosfer:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Perairan Darat<\/b><\/span><\/h3>\n<h4><b>a. Sungai<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sungai terbentuk dari air hujan yang jatuh ke tanah dan mengalir sebagai aliran permukaan. Air ini bergerak dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah melalui parit, selokan, atau anak sungai, hingga akhirnya membentuk aliran sungai yang lebih besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>b. Danau<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Danau adalah cekungan luas di permukaan bumi yang terisi air. Danau dapat terbentuk karena aktivitas tektonik, vulkanik, atau proses pengendapan. Air danau bisa berasal dari sungai, mata air, air hujan, atau air tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>c. Rawa<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rawa adalah daerah tanah basah yang sering tergenang air karena posisinya lebih rendah dari sekitarnya. Rawa biasanya dipenuhi tumbuhan berbatang lunak, rerumputan, dan menjadi habitat bagi berbagai hewan air.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Perairan Laut<\/b><\/span><\/h3>\n<h4><b>a. Pesisir<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pesisir adalah wilayah peralihan antara daratan dan laut, terletak di area pasang naik dan pasang surut. Daerah pesisir dapat dibagi menjadi:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pesisir daratan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, pesisir yang terbentuk karena pengangkatan daratan dari dasar laut.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pesisir daratan alluvial<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, pesisir yang terbentuk dari endapan material (alluvium) dan memiliki lereng landai.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pesisir pulau penghalang<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, pesisir yang berada di belakang pulau penghalang dengan perairan dangkal yang luas.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h4><b>b. Pantai<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pantai adalah batas antara daratan dan laut yang membentuk garis pantai. Wilayah ini dipengaruhi oleh ombak, angin, dan pasang surut, sehingga bentuknya bisa berubah-ubah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Siklus Hidrosfer<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrosfer atau lapisan air yang ada di bumi mengalami siklus hidrologi atau peredaran dan daur ulang secara terus-menerus. Bagaimana proses terjadinya siklus air pada hidrosfer? Simak gambar dan penjelasan berikut ini!<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/0af8ee95-495d-4db7-a6d5-d79dfaee41e4.jpg\" alt=\"siklus hidrosfer\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Gambar siklus hidrologi atau siklus air. (Sumber: https:\/\/www.freepik.com\/author\/freepik)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses ini dimulai saat sinar matahari memanaskan air sehingga terjadi penguapan. Uap air naik ke atmosfer, kemudian mengalami penurunan suhu dan berubah menjadi titik-titik air melalui proses kondensasi. Ketika titik-titik air ini sudah cukup berat untuk jatuh, terjadilah hujan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siklus hidrologi sendiri terbagi menjadi tiga, yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Siklus Hidrologi Pendek<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada siklus pendek, air menguap di permukaan laut, mengalami kondensasi, lalu membentuk awan. Awan tersebut kemudian menjadi hujan di atas laut. Prosesnya berlangsung singkat dan uap air nggak mengalami perpindahan ke daratan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Siklus Hidrologi Sedang\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam siklus hidrologi sedang, air laut menguap dan mengalami kondensasi membentuk awan. Kemudian angin mendorong awan menuju daratan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">adveksi<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">). <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Awan tersebut kemudian menurunkan hujan di daratan, dan air yang jatuh akan mengalir melalui sungai atau aliran permukaan hingga kembali ke laut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Siklus Hidrologi Panjang<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada siklus hidrologi panjang, air laut menguap lalu terbawa angin menuju wilayah yang lebih tinggi dan dingin. Di ketinggian tertentu, uap air berubah menjadi salju dan membentuk gletser. Presipitasi yang terjadi biasanya berupa hujan salju atau hujan es.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat suhu menghangat di musim semi, salju dan es akan mencair, mengalir kembali ke laut dan memulai lagi siklusnya. Pada siklus ini, bisa juga terjadi sublimasi, yaitu perubahan es langsung menjadi uap air.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tahapan Siklus Air (Hidrologi)<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam siklus hidrosfer di atas, kita menemukan beberapa istilah seperti evaporasi, kondensasi, presipitasi, infiltrasi, hingga aliran permukaan. Apa sebenarnya arti dari masing-masing proses ini? Yuk, kita bahas!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Evaporasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Evaporasi adalah proses perubahan air dari bentuk cair menjadi uap.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Penguapan ini terjadi karena panas matahari. Air dari laut, danau, sungai, atau permukaan tanah naik ke atmosfer dan berubah menjadi uap air.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Kondensasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kondensasi adalah proses perubahan uap air menjadi titik-titik air (embun).<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Proses ini terjadi di atmosfer ketika suhu menurun. Titik-titik air yang terbentuk kemudian berkumpul membentuk awan. Jika awan makin tebal dan jenuh, proses selanjutnya adalah turunnya hujan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Presipitasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presipitasi adalah kondisi ketika awan sudah nggak mampu menampung banyaknya kumpulan air.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Air kemudian jatuh ke permukaan bumi dalam bentuk hujan, salju, hujan es, atau embun beku. Proses ini menjadi salah satu cara utama air kembali ke daratan dan lautan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Infiltrasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Infiltrasi adalah proses ketika sebagian air hujan meresap ke dalam tanah.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Air yang masuk ke tanah ini dapat menjadi cadangan air tanah atau bergerak perlahan menuju sungai dan akhirnya kembali ke laut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Aliran Permukaan<\/b> <em><b>(Surface Runoff)<\/b><\/em><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat hujan, nggak semua air meresap ke tanah. Sebagian akan mengalir di permukaan bumi, mengalir menuju parit, sungai, dan danau, lalu akhirnya bermuara ke laut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Transpirasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Transpirasi adalah proses penguapan air dari tumbuhan. Tumbuhan menyerap air melalui akar, lalu melepaskan uap air melalui stomata pada daun. Proses ini membantu menjaga keseimbangan air di atmosfer.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah pembahasan mengenai hidrosfer, mulai dari apa itu hidrosfer, fungsi, macam-macam permukaan air, hingga proses dan tahapan siklus hidrologi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga penjelasan di atas bisa membantumu memahami hidrosfer dengan lebih mudah. Kalau ingin belajar lebih banyak, yuk lanjut belajar di <\/span><strong><a href=\"http:\/\/brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a>!<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2a0fe942-beea-415a-9afc-8d08e0a7dcb6.png\" alt=\"Brain Academy Branch\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">StudySmarter. 2022. Hidrosfer [daring]. Tautan:\u00a0 https:\/\/www.studysmarter.co.uk\/explanations\/environmental-science\/physical-environment\/hydrosphere\/<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kumparan. 2023. Pengertian Hidrosfer, Fungsi, dan Siklusnya [daring]. Tautan: https:\/\/m.kumparan.com\/pengertian-dan-istilah\/pengertian-hidrosfer-fungsi-dan-siklusnya-21LRX5vNaCW\/1<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rizky, Anisa. 2022. Hidrosfer: Pengertian, Macam serta Unsurnya [daring]. Tautan: https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6083184\/hidrosfer-pengertian-macam-beserta-unsurnya (Diakses 10 November 2025)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber gambar:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.freepik.com\/free-vector\/hand-drawn-flat-design-water-cycle_18773926.htm<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/fantastic-seascape-with-ripples_977674.htm<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bumi memiliki lapisan air bernama hidrosfer. Apa itu? Yuk ketahui pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, siklus, dan tahapannya! \u2014\u00a0 Tahukah kamu bahwa sekitar 71% permukaan bumi tertutup oleh air? Bagian atau lapisan air di bumi disebut dengan hidrosfer. Jumlah air di bumi sendiri diperkirakan mencapai 1.331 miliar kilometer kubik. Air selalu mengalami siklus hidrologi, yaitu proses [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6657,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1780476505:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Bumi memiliki lapisan air bernama hidrosfer. Apa itu? Yuk ketahui pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, siklus, dan tahapannya!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/575c141c-1c59-49c5-905e-b0a60e420d89.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["hidrosfer"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Bumi memiliki lapisan air bernama hidrosfer. Apa itu? Yuk ketahui pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, siklus, dan tahapannya!"],"_yoast_wpseo_linkdex":["84"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["7"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-6657","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Hidrosfer, Macam, Ciri-Ciri, dan Siklusnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bumi memiliki lapisan air bernama hidrosfer. Apa itu? Yuk ketahui pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, siklus, dan tahapannya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Hidrosfer, Macam, Ciri-Ciri, dan Siklusnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bumi memiliki lapisan air bernama hidrosfer. Apa itu? Yuk ketahui pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, siklus, dan tahapannya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-03T02:00:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-03T08:50:45+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer\",\"name\":\"Pengertian Hidrosfer, Macam, Ciri-Ciri, dan Siklusnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/575c141c-1c59-49c5-905e-b0a60e420d89.png\",\"datePublished\":\"2026-06-03T02:00:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-03T08:50:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"description\":\"Bumi memiliki lapisan air bernama hidrosfer. Apa itu? Yuk ketahui pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, siklus, dan tahapannya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/575c141c-1c59-49c5-905e-b0a60e420d89.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/575c141c-1c59-49c5-905e-b0a60e420d89.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Hidrosfer, Macam, Ciri-Ciri, dan Siklusnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Hidrosfer, Macam, Ciri-Ciri, dan Siklusnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Bumi memiliki lapisan air bernama hidrosfer. Apa itu? Yuk ketahui pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, siklus, dan tahapannya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Hidrosfer, Macam, Ciri-Ciri, dan Siklusnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Bumi memiliki lapisan air bernama hidrosfer. Apa itu? Yuk ketahui pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, siklus, dan tahapannya!","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-06-03T02:00:54+00:00","article_modified_time":"2026-06-03T08:50:45+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer","name":"Pengertian Hidrosfer, Macam, Ciri-Ciri, dan Siklusnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/575c141c-1c59-49c5-905e-b0a60e420d89.png","datePublished":"2026-06-03T02:00:54+00:00","dateModified":"2026-06-03T08:50:45+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"description":"Bumi memiliki lapisan air bernama hidrosfer. Apa itu? Yuk ketahui pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, siklus, dan tahapannya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/575c141c-1c59-49c5-905e-b0a60e420d89.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/575c141c-1c59-49c5-905e-b0a60e420d89.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-hidrosfer#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Hidrosfer, Macam, Ciri-Ciri, dan Siklusnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6657","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6657"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6657\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6660,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6657\/revisions\/6660"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6657"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6657"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6657"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6657"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}