{"id":6568,"date":"2026-04-15T13:00:49","date_gmt":"2026-04-15T06:00:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=6568"},"modified":"2026-04-15T14:16:22","modified_gmt":"2026-04-15T07:16:22","slug":"pembangunan-berkelanjutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan","title":{"rendered":"Pembangunan Berkelanjutan: Pengertian, Tujuan &#038; Karakteristik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8059d1c0-e12f-4c72-837e-3e56fa875f3f.png\" alt=\"pembangunan berkelanjutan\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan? Yuk, simak penjelasannya di artikel berikut!<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebayang gak kalau kita terus membangun tanpa memikirkan dampaknya ke lingkungan? Ekosistem di hutan terganggu, udara kotor, sumber daya alam menipis, dan bumi jadi makin panas. Namun sebelum terlambat, semua hal tersebut bisa dicegah dengan menerapkan pembangunan berkelanjutan, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, pembangunan berkelanjutan ini akan membantu kita dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam. Agar kamu makin paham, yuk kita bahas lebih dalam tentang pengertian, tujuan, dan karakteristik pembangunan berkelanjutan, serta mengapa konsep ini penting dalam berbagai bidang kehidupan. Simak sampai akhir ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Pembangunan Berkelanjutan<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Pembangunan berkelanjutan adalah<\/strong> suatu <strong>upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup masa kini<\/strong> <strong>tanpa mengorbankan kebutuhan generasi masa depan.<\/strong> Pembangunan ini tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pelaksanaannya, pembangunan berkelanjutan menggabungkan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-ciri pembangunan berkelanjutan meliputi keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, penggunaan sumber daya yang efisien dan bertanggung jawab, serta penerapan teknologi ramah lingkungan agar pembangunan dapat terus berlangsung secara berkesinambungan tanpa merusak masa depan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tujuan Pembangunan Berkelanjutan<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangunan berkelanjutan (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sustainable Development Goals<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\/SDGs) merupakan program global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi seluruh umat manusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Program ini mulai dijalankan sejak 2015 sebagai program berkelanjutan Millenium Development Global. Tujuan utamanya adalah mendorong terciptanya kehidupan lebih layak bagi semua orang di dunia. Hal tersebut kemudian dijabarkan ke dalam 17 poin yang saling berkaitan.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/453636c8-189f-42c4-9a20-40029403983e.png\" alt=\"17 tujuan berkelanjutan yang ditetapkan oleh PBB\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">17 tujuan berkelanjutan yang ditetapkan oleh PBB (Sumber: indonesia.un.org)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Prinsip Pembangunan Berkelanjutan<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prinsip pembangunan berkelanjutan adalah dasar yang harus dipegang agar pembangunan dapat berlangsung secara adil, efisien, dan tetap menjaga keberlangsungan lingkungan hidup untuk generasi masa kini dan masa depan. Adapun prinsip-prinsip utama pembangunan berkelanjutan meliputi:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Prinsip Pemerataan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerataan (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">equity<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">) menjadi tujuan utama dalam pembangunan berkelanjutan. Pemerataan dapat mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial antar individu dan memberikan kesempatan yang seimbang bagi masyarakat. Pemerataan ini mencakup kesetaraan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, lapangan pekerjaan, dan sumber daya alam.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Prinsip Ekonomi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangunan berkelanjutan tetap memperhatikan pertumbuhan ekonomi, namun dilakukan secara bijaksana dan bertanggung jawab. Prinsip ini mendorong penggunaan sumber daya secara efisien agar tidak cepat habis dan memastikan kegiatan ekonomi tidak merusak lingkungan. Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem ekonomi yang kuat dan stabil, namun tetap menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Prinsip Energi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Energi merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, banyak sumber energi yang saat ini digunakan bersifat terbatas dan dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, pembangunan berkelanjutan menjaga penggunaan energi terbarukan seperti tenaga matahari, angin, dan air. Selain itu, efisiensi dalam penggunaan energi juga perlu diterapkan agar tidak terjadi pemborosan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Prinsip Ekologi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prinsip ekologi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan alam. Dalam pembangunan, perlu diperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan agar tidak terjadi kerusakan. Pelestarian hutan, air, udara, dan keanekaragaman hayati harus menjadi bagian dari setiap upaya pembangunan. Dengan menjaga alam tetap sehat, maka kehidupan manusia juga akan lebih terjamin dan berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Prinsip Peran Serta<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangunan yang berkelanjutan memerlukan keterlibatan aktif dari masyarakat. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima hasil pembangunan, tetapi juga ikut berperan dalam prosesnya, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Pemerintah berperan sebagai pendukung dan pemberdaya masyarakat agar mampu berkontribusi sesuai kemampuannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ilmu-geografi\">Pengertian Geografi Menurut Para Ahli dan Cabang Ilmunya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Konsep Pembangunan Berkelanjutan<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangunan berkelanjutan adalah upaya membangun berbagai aspek kehidupan, seperti lahan, kota, bisnis, dan masyarakat dengan cara yang tidak merusak kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep ini muncul karena adanya keprihatinan global terhadap kerusakan lingkungan. PBB mulai mendorong negara-negara untuk menyelaraskan pembangunan dengan perlindungan lingkungan sejak tahun 1970, dan kemudian gagasan ini diperkuat dalam Konferensi Rio de Janeiro tahun 1992.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangunan berkelanjutan menekankan dua hal penting, yaitu memenuhi kebutuhan dasar manusia, terutama masyarakat miskin dan menjaga kemampuan lingkungan agar tetap bisa mendukung kehidupan sekarang dan nanti.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar pembangunan bisa berkelanjutan, diperlukan sumber daya alam yang cukup, proses ekologi yang sehat, dan lingkungan sosial, budaya, dan ekonomi yang mendukung. Pengelolaan lingkungan harus dilakukan sejak awal, mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan dampak jangka panjang, agar pembangunan benar-benar membawa manfaat tanpa merusak alam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/negara-maju-dan-berkembang\">Pengertian Negara Maju dan Berkembang, Ciri &amp; Karakteristik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Karakteristik Pembangunan Berkelanjutan<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi yang akan datang, sekaligus tetap melanjutkan proses pembangunan, maka pembangunan berkelanjutan memiliki beberapa karakteristik antara lain adalah:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Memperhitungkan Dampak Lingkungan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap kegiatan pembangunan perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan hidup. Tujuannya adalah agar pembangunan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan yang dapat merugikan kehidupan di masa depan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Pemanfaatan Sumber Daya Alam Secara Berkelanjutan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangunan berkelanjutan mendorong manusia untuk memanfaatkan sumber daya alam dengan cara yang bijak, efisien, dan berkesinambungan. Hal ini berarti sumber daya digunakan secukupnya dan tetap dijaga agar tidak cepat habis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Bertanggung Jawab terhadap Alam<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap individu maupun kelompok diharapkan memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga alam. Aktivitas sosial dan ekonomi yang dilakukan seharusnya tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Peningkatan Kualitas Manusia<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu tujuan penting pembangunan berkelanjutan adalah meningkatkan kualitas manusia melalui pendidikan dan penguasaan teknologi. Dengan demikian, manusia memiliki kemampuan untuk mengelola alam secara efisien dan bertanggung jawab.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Keterpaduan Kebijakan dan Tujuan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangunan berkelanjutan melibatkan berbagai sektor yang saling berkaitan. Oleh karena itu, kebijakan dan kegiatan yang dilakukan harus terintegrasi, saling mendukung, dan tidak berjalan sendiri-sendiri.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Pembangunan Berkelanjutan<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini beberapa contoh penerapan pembangunan berkelanjutan yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Pembangkit Listrik Tenaga Surya<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangkit listrik tenaga surya menggunakan panel surya untuk menangkap energi dari sinar matahari dan mengubahnya menjadi listrik. Energi matahari yang ramah lingkungan sangat cocok untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e1e6c58e-b410-4ef3-9d83-fe8dc1329e26.png\" alt=\"Pembangkit listrik tenaga surya\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangkit listrik tenaga surya yang memanfaatkan energi matahari (Sumber: freepik.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Pembangkit Listrik Tenaga Angin<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembangkit ini memanfaatkan angin untuk menghasilkan listrik. Karena angin adalah sumber energi yang tidak akan habis, penggunaannya tidak merusak lingkungan dan bisa menjadi alternatif pengganti bahan bakar fosil.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Pengelolaan Hutan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reboisasi dan pembatasan penebangan liar merupakan upaya untuk menjaga ekosistem hutan. Hal ini bertujuan untuk mencegah banjir, menjaga keanekaragaman hayati, dan melindungi sumber air.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/da2ddc6c-f124-4474-a36d-0533a06e64d6.png\" alt=\"reboisasi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Reboisasi atau penanaman hutan kembali\u00a0 bisa dilakukan di area yang mengalami deforestasi atau kerusakan hutan (Sumber: freepik.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Transportasi Ramah Lingkungan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengembangan transportasi seperti kereta listrik, motor listrik, dan mobil listrik dapat mengurangi polusi udara dan kemacetan. Hal tersebut mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menjaga lingkungan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Pengelolaan Sampah Berbasis 3R (<em>Reduce, Reuse, Recycle<\/em>)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Program daur ulang sampah dan pengurangan sampah plastik di berbagai kota adalah bentuk pembangunan berkelanjutan. Hal ini membantu mengurangi pencemaran lingkungan dan memanfaatkan kembali barang-barang yang masih bisa digunakan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Pelestarian Terumbu Karang<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana konsep pembangunan berkelanjutan dengan pelestarian terumbu karang? Dalam hal ini, pembangunan berkelanjutan memastikan bahwa aktivitas manusia seperti pariwisata, perikanan, dan pembangunan pesisir tidak merusak ekosistem laut seperti terumbu karang. Upaya pelestarian terumbu karang meliputi penetapan zona konservasi, rehabilitasi karang yang rusak, pengelolaan limbah secara baik, serta pelibatan aktif masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan laut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Ruang Terbuka Hijau (RTH)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">RTH seperti taman kota, jalur hijau, dan hutan kota berfungsi sebagai paru-paru kota. Keberadaan RTH membantu menyerap polusi, menyediakan tempat resapan air, serta menjadi tempat yang sehat untuk aktivitas masyarakat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Pertanian Organik<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan pupuk alami, tanpa pestisida kimia, dan pengelolaan air yang efisien dalam pertanian adalah bentuk pembangunan berkelanjutan di sektor pangan. Tujuannya adalah menjaga kesuburan tanah dan kesehatan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan mengenai pembangunan berkelanjutan, mulai dari pengertian, tujuan, karakteristik, sampai contohnya. Sekarang kamu jadi lebih paham, kan, tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan. Mau belajar materi Geografi lainnya dengan cara yang seru dan mudah dipahami? Yuk, belajar bareng Master Teacher berpengalaman dari <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a>!<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2a0fe942-beea-415a-9afc-8d08e0a7dcb6.png\" alt=\"Brain Academy Branch\" width=\"799\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kasman. 2020. Geografi. [Daring]. Tautan: https:\/\/repositori.kemdikbud.go.id\/21786\/1\/XI_GEOGRAFI_KD-3.3_FINAL.pdf. Diakses 18 Mei 2025.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Armida, S. &amp; Endah, M. 2018. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. [Daring]. Tautan:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/sdgcenter.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/Tujuan-Pembangunan-Berkelanjutan-SDGs-di-Indonesia_compressed.pdf. Diakses 18 Mei 2025.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">The SDGS In Action. [Daring]. Tautan:\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.undp.org\/sustainable-development-goals. Diakses 18 Mei 2025.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. [Daring]. Tautan: https:\/\/indonesia.un.org\/id\/sdgs. Diakses 18 Mei 2025<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan? Yuk, simak penjelasannya di artikel berikut! \u2014 Kebayang gak kalau kita terus membangun tanpa memikirkan dampaknya ke lingkungan? Ekosistem di hutan terganggu, udara kotor, sumber daya alam menipis, dan bumi jadi makin panas. Namun sebelum terlambat, semua hal tersebut bisa dicegah dengan menerapkan pembangunan berkelanjutan, lho. Nah, pembangunan berkelanjutan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":74,"featured_media":6568,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1776237244:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apa yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan? Yuk, simak pengertian, tujuan, karakteristik, prinsip, konsep, dan contohnya di sini."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8059d1c0-e12f-4c72-837e-3e56fa875f3f.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["pembangunan berkelanjutan"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Apa yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan? Yuk, simak pengertian, tujuan, karakteristik, prinsip, konsep, dan contohnya di sini."],"_yoast_wpseo_linkdex":["74"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["7"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-6568","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pembangunan Berkelanjutan: Pengertian, Tujuan &amp; Karakteristik - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan? Yuk, simak pengertian, tujuan, karakteristik, prinsip, konsep, dan contohnya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pembangunan Berkelanjutan: Pengertian, Tujuan &amp; Karakteristik - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan? Yuk, simak pengertian, tujuan, karakteristik, prinsip, konsep, dan contohnya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-15T06:00:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-15T07:16:22+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Olivia Yunita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Olivia Yunita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan\",\"name\":\"Pembangunan Berkelanjutan: Pengertian, Tujuan & Karakteristik - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8059d1c0-e12f-4c72-837e-3e56fa875f3f.png\",\"datePublished\":\"2026-04-15T06:00:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-15T07:16:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85\"},\"description\":\"Apa yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan? Yuk, simak pengertian, tujuan, karakteristik, prinsip, konsep, dan contohnya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8059d1c0-e12f-4c72-837e-3e56fa875f3f.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8059d1c0-e12f-4c72-837e-3e56fa875f3f.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pembangunan Berkelanjutan: Pengertian, Tujuan &#038; Karakteristik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85\",\"name\":\"Olivia Yunita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Olivia Yunita\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/olivia-yunita\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pembangunan Berkelanjutan: Pengertian, Tujuan & Karakteristik - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Apa yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan? Yuk, simak pengertian, tujuan, karakteristik, prinsip, konsep, dan contohnya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pembangunan Berkelanjutan: Pengertian, Tujuan & Karakteristik - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Apa yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan? Yuk, simak pengertian, tujuan, karakteristik, prinsip, konsep, dan contohnya di sini.","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-04-15T06:00:49+00:00","article_modified_time":"2026-04-15T07:16:22+00:00","author":"Olivia Yunita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Olivia Yunita","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan","name":"Pembangunan Berkelanjutan: Pengertian, Tujuan & Karakteristik - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8059d1c0-e12f-4c72-837e-3e56fa875f3f.png","datePublished":"2026-04-15T06:00:49+00:00","dateModified":"2026-04-15T07:16:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85"},"description":"Apa yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan? Yuk, simak pengertian, tujuan, karakteristik, prinsip, konsep, dan contohnya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8059d1c0-e12f-4c72-837e-3e56fa875f3f.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8059d1c0-e12f-4c72-837e-3e56fa875f3f.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pembangunan-berkelanjutan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pembangunan Berkelanjutan: Pengertian, Tujuan &#038; Karakteristik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85","name":"Olivia Yunita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g","caption":"Olivia Yunita"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/olivia-yunita"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/74"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6568"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6568\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6571,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6568\/revisions\/6571"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6568"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}