{"id":6347,"date":"2026-01-28T13:00:40","date_gmt":"2026-01-28T06:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=6347"},"modified":"2026-01-28T14:27:20","modified_gmt":"2026-01-28T07:27:20","slug":"kearifan-lokal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal","title":{"rendered":"Kearifan Lokal: Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi, dan Contoh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/733ec899-1355-4fd0-8a11-9d0cbc16fde3.png\" alt=\"kearifan lokal\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap daerah memiliki kearifan lokalnya masing-masing. Apa yang dimaksud dengan kearifan lokal? Yuk, cari tahu pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia merupakan negeri yang kaya akan budaya. Dengan lebih dari 1.340 suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dan setiap daerah memiliki cara hidup, tradisi, serta nilai-nilai yang berbeda. Keragaman ini sering disebut sebagai kearifan lokal. Apa yang dimaksud dengan kearifan lokal? yuk, kita bahas!\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Kearifan Lokal<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut F.X. Rahyono dalam bukunya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Kearifan Budaya dalam Kata<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> (2009), <\/span><strong>kearifan lokal adalah kecerdasan atau pengetahuan yang dimiliki suatu kelompok masyarakat berdasarkan pengalaman mereka selama hidup.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Artinya, kearifan lokal muncul dari pengalaman unik suatu masyarakat, sehingga nggak selalu dimiliki atau dialami oleh kelompok lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kearifan lokal dijelaskan sebagai nilai-nilai luhur yang digunakan masyarakat untuk menjaga dan mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk kearifan lokal di masyarakat bisa sangat beragam, misalnya berupa nilai, norma, etika, kepercayaan, adat istiadat, hukum adat, sampai aturan-aturan khusus yang diwariskan dari generasi ke generasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-globalisasi\">Globalisasi: Pengertian, Karakteristik, Bentuk, dan Dampaknya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Kearifan Lokal\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kearifan lokal memiliki beberapa ciri yang perlu kamu ketahui, antara lain:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi pertahanan terhadap budaya luar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki kemampuan untuk mengendalikan budaya lokal.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mampu dalam mengakomodasi budaya luar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mampu memadukan budaya asli dengan budaya luar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki kemampuan dalam mengarahkan perkembangan budaya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kearifan lokal membantu menjaga apa yang sudah berlangsung selama ratusan tahun di suatu masyarakat untuk menjunjung adat setempat, tapi juga terbuka dengan budaya luar yang masuk selama nggak merusak nilai-nilai yang ada.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi Kearifan Lokal<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kearifan lokal merupakan sistem budaya lokal sekaligus cerminan perilaku masyarakat. Nilai-nilainya dianggap unggul, bermanfaat, dan layak dijadikan pegangan hidup. Berikut beberapa fungsi kearifan lokal, antara lain:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berfungsi menjaga dan melestarikan sumber daya alam.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu meningkatkan kualitas manusia, seperti cara berpikir dan bekerja. .\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berfungsi untuk pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi nasihat, kepercayaan, cerita, atau aturan yang diwariskan turun-temurun.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bermakna sosial misalnya upacara integrasi komunal atau kerabat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bermakna sosial, misalnya pada upacara daur pertanian.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi pedoman etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berperan dalam urusan sosial-politik, seperti upacara adat atau aturan kepemimpinan di masyarakat.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumber-daya-alam\">Sumber Daya Alam: Pengertian, Jenis, Contoh &amp; Cara Melestarikan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Kearifan Lokal<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kearifan lokal terbagi menjadi dua jenis, yaitu kearifan lokal <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">tangible<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> dan kearifan lokal <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">intangible<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Yuk, kita bahas satu per satu!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Kearifan Lokal Berwujud Nyata <\/b><b><i>(<\/i><em>Tangible<\/em><i>)<\/i><\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kearifan lokal jenis ini bisa dilihat dan disentuh karena wujudnya nyata. Contohnya, bentuk tekstual seperti tata cara, aturan, atau sistem nilai. Selain itu, ada juga dalam bentuk artitektural seperti rumah adat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9dbe71fb-cbd2-42f5-833c-23357cf0b80a.jpg\" alt=\"rumah adat toraja\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh kearifan lokal tangible, rumah adat Toraja. Sumber: (commons.wikimedia.org\/wiki)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk lainnya adalah cagar budaya seperti patung, alat seni tradisional, senjata tradisional, atau tekstil daerah, misalnya kain tenun dari Sumba atau batik dari Pulau Jawa.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Kearifan Lokal yang Tidak Berwujud <\/b><b><i>(<\/i><em>Intangible<\/em><i>)<\/i><\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebalikan dari kearifan lokal berwujud, kearifan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">intangible<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> ini nggak bisa dilihat wujudnya secara nyata. Kearifan ini biasanya diturunkan secara lisan dari generasi ke generasi. Contohnya adalah nasihat, nyanyian, pantun, atau cerita rakyat yang berisi pesan moral.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk lain dari kearifan lokal <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">intangible<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah sistem kepercayaan masyarakat. Misalnya, masyarakat Papua memiliki kepercayaan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Te Aro Neweak Lako<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, yang melihat alam sebagai bagian dari diri mereka. Karena itu, mereka menjaga alam dengan baik, misalnya dengan tidak menebang pohon sembarangan agar hutan tetap lestari.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Kearifan Lokal di Indonesia<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, simak contoh kearifan lokal dari berbagai daerah di Indonesia berikut ini!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Kearifan Lokal Bali<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kearifan lokal Bali yang cukup terkenal adalah Melukat, yaitu ritual penyucian diri menggunakan air suci. Tujuannya untuk membersihkan diri dari energi negatif, dosa, serta gangguan spiritual.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Kearifan Lokal Jawa Tengah<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di Jawa Tengah terdapat tradisi Sambatan, yaitu kegiatan gotong royong di pedesaan. Masyarakat saling membantu tanpa mengharap imbalan apapun. Misalnya gotong royong saat membangun atau memperbaiki rumah tetangga yang membutuhkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Kearifan Lokal Jawa Barat<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jawa Barat merupakan wilayah yang luas, untuk kearifan lokal Sunda, kita ambil dari kearifan lokal masyarakat Kasepuhan Pancer Pangawinan, Kampung Dukuh, ya! Di sini, mereka\u00a0 menerapkan berbagai tradisi, mitos, dan aturan tabu dalam pemanfaatan hutan. Eksploitasi hutan nggak diperbolehkan kecuali atas izin sesepuh adat, jadi keseimbangan ekosistem akan terus terjaga dari generasi ke generasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Kearifan Lokal Jawa Timur<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat pesisir Jawa Timur, terutama nelayan Trenggalek, memiliki tradisi Larung Sembonyo. Ini adalah upacara sedekah laut sebagai bentuk syukur atas hasil laut sekaligus memohon keselamatan ketika melaut. Upacaranya dilakukan dengan melarung sesaji seperti tumpeng dan hasil bumi ke tengah laut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Kearifan Lokal Papua<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat Papua memiliki kepercayaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Te Aro Neweak Lako<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang berarti alam adalah aku. Mereka memandang gunung dan tanah sebagai bagian dari diri mereka, sehingga alam harus dijaga dengan penuh kehati-hatian.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Kearifan Lokal Betawi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kearifan lokal Betawi adalah Kerak Telor. Makanan ini menunjukkan kreativitas memanfaatkan bahan lokal seperti beras ketan dan kelapa. Selain itu, Kerak Telor menjadi simbol ketahanan budaya dan kebanggaan masyarakat Betawi yang tetap mempertahankan tradisi di tengah perkembangan zaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Kearifan Lokal Sulawesi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terdapat tradisi Ma\u2019nene, yaitu ritual merawat jenazah leluhur. Jenazah dibersihkan, diberi pakaian baru, lalu dikembalikan ke makam. Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus mempererat hubungan keluarga.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Kearifan Lokal Sumatera Utara<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di Mandailing Natal, terdapat tradisi Lubuk Larangan. Tradisi ini melarang masyarakat menangkap ikan dalam jangka waktu tertentu agar ikan dapat berkembang biak dan populasinya tetap terjaga.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>9. Kearifan Lokal Kalimantan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh berikutnya adalah kearifan lokal di Dayak Kenyah, Kalimantan Timur. Di sini, tradisi Tana Tulen yang mengatur bahwa kawasan hutan merupakan milik masyarakat adat. Pengelolaannya mengikuti aturan adat yang bertujuan melindungi kelestarian lingkungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>10. Kearifan Lokal Maluku\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di Maluku ada kearifan lokal Sasi, yaitu larangan mengambil hasil alam baik darat maupun laut, selama periode tertentu demi menjaga kelestarian lingkungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tradisi ini bertujuan menjaga keseimbangan alam, memungkinkan sumber daya alam berkembang dengan baik, dan mempromosikan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Cara Melestarikan Kearifan Lokal<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan 10 contoh kearifan lokal di atas, kita jadi tahu kalau setiap daerah di Indonesia memiliki budaya dan kearifan lokal masing-masing. Tugas kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya. Yuk, simak caranya!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Mengenali dan Mempelajari Budaya Daerah<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ini bisa dimulai dari hal kecil, misalnya mengenal sejarah daerahmu, memahami tradisi yang biasa dilakukan, atau mempelajari bahasa daerah. Semakin banyak kamu tahu, semakin mudah kamu menghargai dan ikut melestarikannya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Memberi Dukungan Kepada Tokoh Kearifan Lokal<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tokoh adat, budayawan, atau pengrajin biasanya jadi orang yang menjaga warisan budaya. Kamu bisa mendukung mereka dengan menghadiri kegiatan budaya, membeli produk karya mereka, atau sekadar membantu menyebarkan informasi tentang kegiatan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Memanfaatkan Media Sosial<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Media sosial bisa jadi cara cepat untuk mengenalkan budaya lokal ke banyak orang. Kamu bisa membagikan foto makanan khas, video tarian daerah, atau cerita tentang tradisi di kampungmu. Cara ini membantu budaya lokal tetap hidup di era digital.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Ajak Masyarakat Berpartisipasi Melestarikan Kearifan Lokal<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melestarikan kearifan lokal merupakan tugas kita bersama. Kamu bisa mengajak keluarga, teman, atau orang-orang terdekatmu untuk ikut dalam berbagai kegiatan budaya, seperti gotong royong, festival daerah, atau wisata kuliner.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Mempraktikkan Kearifan Lokal dalam Kehidupan Sehari-hari<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak nilai-nilai sosial dari kearifan lokal yang bisa kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti gotong royong, toleransi perbedaan, peduli lingkungan, sopan santun, dan etos kerja dalam kehidupan sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan mengenai kearifan lokal, mulai dari apa itu kearifan lokal, fungsi &amp; manfaat kearifan lokal, jenis-jenis, contoh, hingga cara melestarikannya. Di tengah arus globalisasi, kearifan lokal dapat menjadi pegangan agar kita tetap punya identitas dan nggak kehilangan jati diri. Oleh karena itu, melestarikannya merupakan tanggung jawab kita bersama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mempelajari apa itu kearifan lokal dalam materi ini juga menjadi langkah awal yang sangat berarti. Semakin kita paham, semakin besar juga keinginan untuk menjaga dan melestarikannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu mau belajar hal-hal menarik seperti ini dengan cara seru, yuk belajar di <\/span><strong><a href=\"http:\/\/brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a>!\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/npf\/packages?tag=brainacademy-offline&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16&amp;referralCookiesId=60e26517-e3f4-4dbc-84b4-4592e3094835\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/289c64b7-123e-48be-a3f9-842a150e3fa2.png\" alt=\"IDN CTA Blog Brain Academy Center\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Efendi, Ahmad. 2025. Pengertian Kearifan Lokal Menurut Para Ahli dan Contohnya [daring]. Tautan: https:\/\/tirto.id\/pengertian-kearifan-lokal-menurut-para-ahli-dan-contohnya-gjsF<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kumparan. 2023. 5 Cara Melestarikan Kearifan Lokal di Era Modern [daring]. Tautan: https:\/\/m.kumparan.com\/tips-dan-trik\/5-cara-melestarikan-kearifan-lokal-di-era-modern-20vno2BAi4S<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Abdillah, Fahri. 2024. Kearifan Lokal: Pengertian, Ciri, Karakteristik, dan Fungsinya [daring]. Tautan: https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kearifan-lokal-dan-karakteristiknya<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sholeha, Nur W. 2024. Apa Itu Kearifan Lokal? Ini Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Tantangannya [daring]. Tautan: https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-7314428\/apa-itu-kearifan-lokal-ini-pengertian-ciri-ciri-fungsi-dan-tantangannya<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap daerah memiliki kearifan lokalnya masing-masing. Apa yang dimaksud dengan kearifan lokal? Yuk, cari tahu pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya! \u2014 Indonesia merupakan negeri yang kaya akan budaya. Dengan lebih dari 1.340 suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dan setiap daerah memiliki cara hidup, tradisi, serta nilai-nilai yang berbeda. Keragaman ini sering disebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6347,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1769655124:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Setiap daerah memiliki kearifan lokalnya masing-masing. Apa yang dimaksud dengan kearifan lokal? Yuk, cari tahu pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/733ec899-1355-4fd0-8a11-9d0cbc16fde3.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["kearifan lokal"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Setiap daerah memiliki kearifan lokal masing-masing. Apa itu? Yuk, cari tahu pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya!"],"_yoast_wpseo_linkdex":["49"],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["7"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-6347","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kearifan Lokal: Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Setiap daerah memiliki kearifan lokal masing-masing. Apa itu? Yuk, cari tahu pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kearifan Lokal: Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Setiap daerah memiliki kearifan lokal masing-masing. Apa itu? Yuk, cari tahu pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-28T06:00:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-28T07:27:20+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal\",\"name\":\"Kearifan Lokal: Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/733ec899-1355-4fd0-8a11-9d0cbc16fde3.png\",\"datePublished\":\"2026-01-28T06:00:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-28T07:27:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"description\":\"Setiap daerah memiliki kearifan lokal masing-masing. Apa itu? Yuk, cari tahu pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/733ec899-1355-4fd0-8a11-9d0cbc16fde3.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/733ec899-1355-4fd0-8a11-9d0cbc16fde3.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kearifan Lokal: Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi, dan Contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kearifan Lokal: Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Setiap daerah memiliki kearifan lokal masing-masing. Apa itu? Yuk, cari tahu pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kearifan Lokal: Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Setiap daerah memiliki kearifan lokal masing-masing. Apa itu? Yuk, cari tahu pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya!","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-01-28T06:00:40+00:00","article_modified_time":"2026-01-28T07:27:20+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal","name":"Kearifan Lokal: Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/733ec899-1355-4fd0-8a11-9d0cbc16fde3.png","datePublished":"2026-01-28T06:00:40+00:00","dateModified":"2026-01-28T07:27:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"description":"Setiap daerah memiliki kearifan lokal masing-masing. Apa itu? Yuk, cari tahu pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/733ec899-1355-4fd0-8a11-9d0cbc16fde3.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/733ec899-1355-4fd0-8a11-9d0cbc16fde3.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kearifan-lokal#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kearifan Lokal: Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi, dan Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6347","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6347"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6347\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6349,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6347\/revisions\/6349"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6347"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6347"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6347"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}