{"id":6324,"date":"2026-01-19T13:00:55","date_gmt":"2026-01-19T06:00:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=6324"},"modified":"2026-01-19T15:01:44","modified_gmt":"2026-01-19T08:01:44","slug":"artikel-ilmiah-populer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer","title":{"rendered":"Artikel Ilmiah Populer: Struktur, Cara Membuat, dan Contoh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/edb6aee1-8c36-419f-9c6e-ddc492e18a7b.png\" alt=\"artikel ilmiah populer\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ilmiah populer menyampaikan informasi ilmiah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri, struktur, cara membuat, dan contohnya!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam materi Bahasa Indonesia, kita akan mempelajari tentang artikel ilmiah populer. Artikel ilmiah populer adalah tulisan yang menyampaikan hasil penelitian atau pengetahuan ilmiah dengan bahasa yang mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri-ciri, struktur, cara membuat, dan contohnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Artikel Ilmiah Populer\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Artikel ilmiah populer adalah tulisan yang menyampaikan hasil penelitian dengan gaya bahasa yang sederhana, ringkas, dan mudah dipahami. <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun penyampaiannya dibuat ringan dan menarik, isi artikel tetap mengutamakan keakuratan dan berdasarkan fakta ilmiah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya penulisannya dibuat lebih santai agar pembaca merasa nyaman dan mudah memahami topik yang dibahas, meskipun mereka nggak memiliki latar belakang ilmiah yang mendalam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel populer ilmiah biasanya dipublikasikan di berbagai media massa seperti koran, majalah, tabloid, atau website. Tujuan artikel ilmiah populer adalah membantu pembaca memahami konteks ilmiah dengan cara yang lebih mudah, ringan, dan menyenangkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-artikel-ilmiah-populer\">Contoh Artikel Ilmiah Populer Singkat Berbagai Tema<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Artikel Ilmiah Populer<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ilmiah populer memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan artikel pada umumnya, yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Ada pendapat penulis<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, berisi sudut pandang atau pendapat penulis tentang suatu hal\/topik.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Ada bukti<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mendukung pendapat penulis dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Ada alasan<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">berupa penjelasan yang menjelaskan hubungan antara pernyataan dan bukti, dapat juga disertai keterangan ilmiah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Bahasa yang digunakan sederhana<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, umum, dan mudah dipahami semua kalangan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ide-pokok\">Ide Pokok: Pengertian, Cara Menentukan, Ciri &amp; Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Struktur Artikel Ilmiah\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, setelah mengetahui ciri-ciri artikel ilmiah populer, yuk ketahui strukturnya!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Judul\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul dibuat sederhana dan menarik agar mudah dipahami pembaca. Judul harus mencerminkan isi atau topik penelitian yang dibahas dalam artikel.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Pendahuluan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian pendahuluan berisi pengantar tentang topik yang akan dibahas. Penulis menjelaskan latar belakang mengapa topik tersebut penting untuk dibahas, serta tujuan penulis menulis artikel tersebut. Pada bagian ini juga disebutkan metode atau cara yang digunakan untuk mengumpulkan data\/informasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Isi\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bagian ini, penulis menyampaikan pandangan, analisis, dan hasil temuan yang berkaitan dengan topik. Penulis juga bisa menambahkan pendapat para ahli, data pendukung, atau hasil penelitian yang relevan agar pembahasan lebih kuat dan meyakinkan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Penutup\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian penutup berisi kesimpulan dari pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya. Penulis dapat menyampaikan pandangan akhirnya, memberikan solusi, kritik, atau saran terhadap masalah yang dibahas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-kalimat-aktif-dan-pasif\">Contoh Kalimat Aktif, Pasif, dan Cara Membuatnya<\/a>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Cara Membuat Artikel Ilmiah\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut langkah-langkah untuk membuat artikel ilmiah populer, yuk simak!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Menentukan Topik Artikel\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, tentukan topik yang ingin kamu bahas. Topik ini bisa berupa sesuatu yang kamu sukai, kamu kuasai, atau sedang banyak dibahas oleh orang-orang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Menentukan Tujuan Penulisan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, tentukan apa yang ingin kamu capai melalui artikel tersebut. Misalnya, ingin memberikan edukasi, informasi, atau mengajak pembaca peduli pada suatu masalah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Menentukan Cara Mengumpulkan Informasi\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentukan cara untuk mengumpulkan data atau informasi dari sumber terpercaya seperti buku, jurnal, kuesioner, atau wawancara.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Menuliskan Pendapat Berdasarkan Informasi\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengumpulkan informasi, tuliskan pendapat atau hasil pemikiranmu. Jelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami agar pembaca mengerti isi artikel.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Menyusun dan Menulis Artikel<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Susun artikel dengan struktur rapi seperti yang sudah kita bahas sebelumnya. Gunakan bahasa yang lugas dan jelas agar pembaca mudah pahami dan nggak bosan. Jangan lupa untuk menyunting tulisan sebelum dipublikasikan, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-dan-contoh-konjungsi\">Macam-Macam Konjungsi, Ciri, dan Contoh Kalimatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Artikel Ilmiah Populer<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, setelah mengetahui pengertian, struktur, dan cara membuatnya, yuk simak contoh artikel ilmiah populer berikut ini!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Contoh Artikel Ilmiah Populer tentang Pendidikan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Tantangan dan Strategi untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh: Nur Hidayat, Fitri Andriani, Nono Hery Yoenanto<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Permasalahan rendahnya kualitas pendidikan dalam skala global, khususnya di Indonesia, menghadirkan tantangan yang beragam mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Eksplorasi terhadap kekuatan, kelemahan, tantangan dan kesempatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan diperlukan agar diperoleh solusi terhadap persoalan yang ada.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Studi ini berupaya untuk mengeksplorasi tantangan-tantangan ini secara komprehensif dan menawarkan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan dengan tinjauan literatur ekstensif. Terdapat 18 artikel yang bersumber dari database ternama termasuk Science Direct, Scopus, Web of Science, EBSCO, dan Google Scholar, mengenai serangkaian solusi inovatif,\u00a0 mencakup paradigma pelatihan modular, metodologi manajemen yang efektif di madrasah, penerapan pendekatan kepemimpinan transformasional, metodologi untuk mendorong keterlibatan siswa, integrasi teknologi, dan fasilitasi pendidik inovatif.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil dari telaah literatur adalah menggali lebih dalam faktor yang menyebabkan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia, mengembangkan literatur dari perspektif semua tingkat pendidikan serta perspektif manajerial. Hasil penelitian dan studi literatur ini diharapkan menjadi referensi untuk menguatkan organisasi pendidikan dalam mengatasi tantangan dan dalam memanfaatkan potensi yang strategi inovatif.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari rumitnya tantangan yang dihadapi dalam sistem pendidikan di Indonesia, prospek inovasi dan peningkatan masih tetap ada. Keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, terutama guru dan kepala sekolah, merupakan hal yang sangat penting dalam mendorong perubahan berkelanjutan. Rekomendasi lebih lanjut diperlukan dalam mengidentifikasi kesenjangan penelitian, terutama dalam bidang pendidikan anak usia dini, menggarisbawahi pentingnya agenda penelitian yang lebih luas. Studi ini akan secara signifikan memperkaya pemahaman tentang tantangan pendidikan dan strategi perintis, sehingga meletakkan dasar yang kuat untuk kemajuan kualitas pendidikan di masa depan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/unair.ac.id\/tantangan-dan-strategi-untuk-meningkatkan-kualitas-pendidikan\/<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Contoh Artikel Ilmiah Populer tentang Kesehatan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Aktivitas Ekstrak Manggis terhadap Virus Demam Berdarah Dengue\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh: Teguh Hari Sucipto, Radinal Kautsar, Yuanita Rachmawati, dkk<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Infeksi demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue (DENV). Penyakit ini menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Secara global, penyakit ini dianggap sebagai infeksi arboviral yang paling umum terjadi pada manusia. Lebih dari 2000 kematian disebabkan oleh infeksi demam berdarah, dan lebih dari 3,7 juta kasus demam berdarah dilaporkan secara global di beberapa negara pada akhir Agustus 2023. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kasus infeksi virus dengue sebesar 30 kali lipat di seluruh dunia dalam lima dekade terakhir. Penyebaran virus dengue terjadi lebih cepat di daerah tropis dan subtropis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Delima merupakan salah satu jenis buah yang terkenal dan mudah ditemukan di Indonesia. Sayangnya konsumsi buah delima di Indonesia masih sangat rendah. Buah ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional karena khasiatnya dalam mengobati batuk kering, gagal ginjal, wajah bengkak, kulit gatal, dan penyakit kuning. Selain itu, kulit buah delima juga bermanfaat untuk mengobati cacingan, diare, dan sakit tenggorokan. Aktivitas terapeutik buah delima disebabkan oleh adanya senyawa aktif dengan aktivitas biologis, seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid. Senyawa tersebut telah terbukti memiliki sifat biologis seperti sebagai antibakteri, antivirus, antikanker, dan antiinflamasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antivirus terhadap virus dengue serotipe 3 (DENV-3) secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">in vitro<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">in silico<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Buah delima diekstraksi menggunakan metanol 50% dan 75%, dengan kombinasi ekstrak buah-biji, kulit, dan kulit-biji buah. Aktivitas antivirus dan uji MTT dilakukan pada sel Vero. Secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">in silico<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dilakukan pada kompleks protein NS5 (PDB ID: 5JJS). Hasil uji MTT menunjukkan ekstrak kombinasi kulit-biji buah dengan pelarut metanol 50% memiliki aktivitas sitotoksik terbaik dengan nilai sebesar 1085,73 \u03bcg\/mL. Aktivitas antivirus terbaik berasal dari ekstrak buah-biji dengan pelarut metanol 75% dengan nilai sebesar 1,97 \u03bcg\/mL. Hasil penambatan molekuler menunjukkan bahwa senyawa yang terkandung dalam ekstrak buah delima mampu berikatan dengan kompleks protein NS5 pada virus dengue serotipe 3. Ellagitannin, peletierin, punicalagin, antosianin, dan asam epigalokatekin mempunyai nilai energi ikat (\u0394G) terbaik. Senyawa ini berinteraksi dengan membentuk ikatan hidrogen, ikatan hidrofobik, dan ikatan elektrostatik dengan residu asam amino berbeda dalam domain terminal C protein NS5. Dari kelima senyawa tersebut, hanya senyawa antosianin dan peletierin yang memenuhi parameter lima hukum Lipinski, sehingga dapat dilakukan pengujian lebih lanjut untuk digunakan sebagai calon obat DENV oral.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/unair.ac.id\/aktivitas-ekstrak-manggis-terhadap-virus-demam-berdarah-dengue\/<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Contoh Artikel Ilmiah Populer tentang Lingkungan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Peran Pengelolaan Sampah dalam Pengendalian DBD\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh: Mahmudah\u00a0<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembuangan sampah merupakan masalah penting yang perlu mendapat perhatian untuk mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD). Tempat pembuangan sampah dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Aedes aegypti <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">yang menyebabkan DBD. Keberadaan pengelolaan sampah sangat berpengaruh terhadap kejadian DBD. Langkah pertama yang penting untuk menghentikan penyebaran DBD, adalah pengelolaan sampah yang efektif. Nyamuk <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Aedes aegypti<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> berkembang biak di genangan air, yang sering kali tercipta dari sampah yang tidak dibuang dengan benar, misalnya pembuangan ban bekas, wadah plastik, dan kaleng yang terisi air hujan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat dapat menurunkan angka kejadian demam berdarah dengan menerapkan langkah yang mudah dan efektif dalam pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah yang dapat dilakukan oleh masyarakat misalnya pemilahan sampah, mengosongkan tempat penampungan air, dan pembersihan lingkungan secara rutin. Pengelolaan sampah yang efektif dapat mencegah kejadian demam berdarah di masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kejadian DBD dapat diturunkan atau bahkan dihentikan dengan menggabungkan strategi pengelolaan lingkungan yang baik, pendidikan masyarakat, pengendalian vektor, dan kebijakan pemerintah yang mendukung. Untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan dapat mengurangi kejadian demam berdarah di masyarakat, kerja sama antara semua pihak mulai dari individu atau rumah tangga, masyarakat, pemerintah daerah sampai pada pemerintah pusat sangat diperlukan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Elemen kunci untuk mencegah demam berdarah adalah keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Masyarakat dapat berhasil menurunkan risiko demam berdarah di lingkungan dengan cara bekerja sama dengan pemerintah, bertindak secara kolektif, dan saling mengedukasi satu sama lain. Ada beberapa kesulitan dalam melibatkan masyarakat, diantaranya kesulitan dalam mengubah norma budaya atau perilaku, sumber daya yang terbatas, dan kurangnya kesadaran atau pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah. Masyarakat dapat berkontribusi secara signifikan dalam menjaga kesehatan lingkungan dan melindungi diri sendiri dari ancaman demam berdarah jika diberikan bimbingan dan bantuan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi yang komprehensif diperlukan untuk mencegah demam berdarah. Kapasitas masyarakat serta perilaku kesehatan individu merupakan komponen kunci dari strategi ini. Masyarakat dapat membangun lingkungan yang lebih aman dan sehat dengan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang peran perilaku sehat dalam menghindari demam berdarah dan dengan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk merencanakan dan melaksanakan tindakan pencegahan. Untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat seperti demam berdarah, dapat dilakukan dengan kolaborasi secara efektif antara masyarakat, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melibatkan partisipasi masyarakat dengan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan perilaku sangat penting dilakukan pemerintah. Selain itu, pemerintah diharapkan berupaya menyediakan infrastruktur persampahan untuk mencapai pengelolaan sampah yang terintegrasi. Setiap rumah tangga diharapkan melakukan pemilahan sampah. Keberhasilan pemilahan sampah akan terlihat dengan semakin berkembang kegiatan daur ulang, serta berdampak pada berkurangnya volume sampah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengelolaan sampah yang dilakukan dengan benar dapat pencegahan penyakit demam berdarah. Pengelolaan sampah yang benar akan mengurangi tempat berkembang biak nyamuk. Jika perkembang biakan nyamuk <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Aedes Aegypti<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat dikendalikan dengan cepat dan tepat, serta berkesinambungan, maka secara efektif dapat menurunkan infeksi baru DBD yang signifikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memperhatikan kondisi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pengelolaan sampah dan pencegahan penyakit demam berdarah sangat erat kaitannya. Komponen penting dari keberhasilan pengelolaan sampah adalah partisipasi masyarakat. Pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan dukungan pemerintah dalam penyediaan\u00a0 infrastruktur persampahan dapat menyelesaikan permasalahan sampah, yang diharapkan akan berdampak pada berkurangnya tempat berkembang biakan nyamuk <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Aedes Aegypti<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Pengendalian nyamuk <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Aedes Aegypti <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">akan berdampak pada penurunan kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/unair.ac.id\/peran-pengelolaan-sampah-dalam-pengendalian-dbd\/<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah pembahasan mengenai artikel ilmiah populer mulai dari pengertian, ciri-ciri, struktur, cara membuat, hingga contohnya. Lengkap, kan? Masih penasaran atau mau tahu lebih banyak tentang artikel ilmiah populer? Yuk, belajar bareng Master Teacher berpengalaman di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a>!<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2a0fe942-beea-415a-9afc-8d08e0a7dcb6.png\" alt=\"Brain Academy Center\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kumparan. 2023. Mengenal Ciri-Ciri Artikel Ilmiah Populer dan Strukturnya [daring]. Tautan: https:\/\/kumparan.com\/ragam-info\/mengenal-ciri-ciri-artikel-ilmiah-populer-dan-strukturnya-21aEGlsTGdQ\/full\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nafisah, Sarah. 2023. Langkah-Langkah Menulis Artikel Ilmiah Populer [daring]. Tautan: https:\/\/bobo.grid.id\/read\/083643692\/langkah-langkah-menulis-artikel-ilmiah-populer-materi-bahasa-indonesia<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faaizah, Noor. 2023. Artikel Ilmiah Populer: Pengertian, CIri, dan Bedanya dengan Artikel Ilmiah [daring]. Tautan: https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-7041882\/artikel-ilmiah-populer-pengertian-ciri-dan-beda-dengan-artikel-ilmiah\u00a0 (Diakses 14 Oktober 2025)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ilmiah populer menyampaikan informasi ilmiah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri, struktur, cara membuat, dan contohnya! \u2014 Dalam materi Bahasa Indonesia, kita akan mempelajari tentang artikel ilmiah populer. Artikel ilmiah populer adalah tulisan yang menyampaikan hasil penelitian atau pengetahuan ilmiah dengan bahasa yang mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri-ciri, struktur, cara membuat, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6324,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1768809716:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Artikel ilmiah populer menyampaikan informasi ilmiah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri, struktur, cara membuat, dan contohnya!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/edb6aee1-8c36-419f-9c6e-ddc492e18a7b.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["artikel ilmiah populer"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Artikel ilmiah populer menyampaikan informasi ilmiah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri, struktur, cara membuat, dan contohnya!"],"_yoast_wpseo_linkdex":["88"],"_yoast_wpseo_content_score":["30"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["9"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-6324","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Artikel Ilmiah Populer: Struktur, Cara Membuat, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ilmiah populer menyampaikan informasi ilmiah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri, struktur, cara membuat, dan contohnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Artikel Ilmiah Populer: Struktur, Cara Membuat, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ilmiah populer menyampaikan informasi ilmiah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri, struktur, cara membuat, dan contohnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-19T06:00:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-19T08:01:44+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer\",\"name\":\"Artikel Ilmiah Populer: Struktur, Cara Membuat, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/edb6aee1-8c36-419f-9c6e-ddc492e18a7b.png\",\"datePublished\":\"2026-01-19T06:00:55+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-19T08:01:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"description\":\"Artikel ilmiah populer menyampaikan informasi ilmiah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri, struktur, cara membuat, dan contohnya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/edb6aee1-8c36-419f-9c6e-ddc492e18a7b.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/edb6aee1-8c36-419f-9c6e-ddc492e18a7b.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Artikel Ilmiah Populer: Struktur, Cara Membuat, dan Contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Artikel Ilmiah Populer: Struktur, Cara Membuat, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Artikel ilmiah populer menyampaikan informasi ilmiah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri, struktur, cara membuat, dan contohnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Artikel Ilmiah Populer: Struktur, Cara Membuat, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Artikel ilmiah populer menyampaikan informasi ilmiah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri, struktur, cara membuat, dan contohnya!","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-01-19T06:00:55+00:00","article_modified_time":"2026-01-19T08:01:44+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer","name":"Artikel Ilmiah Populer: Struktur, Cara Membuat, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/edb6aee1-8c36-419f-9c6e-ddc492e18a7b.png","datePublished":"2026-01-19T06:00:55+00:00","dateModified":"2026-01-19T08:01:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"description":"Artikel ilmiah populer menyampaikan informasi ilmiah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Yuk, pelajari ciri, struktur, cara membuat, dan contohnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/edb6aee1-8c36-419f-9c6e-ddc492e18a7b.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/edb6aee1-8c36-419f-9c6e-ddc492e18a7b.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/artikel-ilmiah-populer#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Artikel Ilmiah Populer: Struktur, Cara Membuat, dan Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6324"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6324\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6325,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6324\/revisions\/6325"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6324"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}