{"id":6237,"date":"2025-12-15T13:00:59","date_gmt":"2025-12-15T06:00:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=6237"},"modified":"2025-12-15T10:18:05","modified_gmt":"2025-12-15T03:18:05","slug":"tenaga-eksogen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen","title":{"rendered":"Pengertian Tenaga Eksogen dan Jenis-jenisnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2f2d46d5-1f5d-4591-86ea-33b1128e988d.png\" alt=\"tenaga eksogen\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, belajar tentang tenaga eksogen, proses alam yang membentuk permukaan bumi melalui erosi, pelapukan, sedimentasi dan pergerakan tanah!<\/span><\/i><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kamu memperhatikan bentuk sungai yang berkelok-kelok, jalanan naik turun di perbukitan, atau tebing curam di tepi pantai? Bentuk alam yang seperti itu merupakan hasil dari proses panjang yang dipengaruhi tenaga eksogen, yaitu kekuatan dari luar bumi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tenaga eksogen ini mencakup pelapukan, pengikisan, pengendapan, dan pergeseran tanah. Proses-proses inilah yang membentuk permukaan bumi seperti yang kita lihat sekarang. Penasaran apa itu tenaga eksogen? Simak penjelasan lengkapnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Tenaga Eksogen<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi dan membentuk permukaan bumi<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">seperti air, aktivitas manusia, sinar matahari, angin, dan es. Tenaga eksogen bekerja dengan cara mengikis, memindahkan, atau membentuk ulang permukaan bumi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, angin membawa pasir hingga membentuk bukit pasir, hujan deras menyebabkan longsor, atau air sungai yang mengikis tebing dan membentuk lembah. Semua proses ini berlangsung perlahan, dan hasilnya bisa mengubah bentuk permukaan bumi seperti yang kita lihat sekarang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumber-daya-alam\">Sumber Daya Alam: Pengertian, Jenis, Contoh dan Cara Melestarikannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Tenaga Eksogen\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tenaga eksogen memiliki empat jenis yaitu pelapukan, erosi, sedimentasi, dan pergerakan massa tanah. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Pelapukan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelapukan adalah proses penghancuran batuan dan mineral di permukaan bumi, yang biasanya menghasilkan tanah. Pelapukan terjadi karena faktor fisika, biologi, dan kimia. Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pelapukan Fisik:<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">proses penghancuran batuan menjadi bentuk yang lebih kecil tanpa mengubah susunan kimianya. Biasanya pelapukan ini terjadi akibat perubahan musim atau suhu yang ekstrem antara pagi dan malam hari seperti di gurun.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pelapukan Kimia:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> proses pelapukan batuan akibat reaksi kimia, sehingga mengubah susunan kimianya. Proses pelapukan ini terjadi saat batu berinteraksi dengan zat kimia lain, misalnya air hujan yang mengandung asam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pelapukan Biologis:<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">proses pelapukan batuan karena aktivitas makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, atau mikroorganisme. Contoh: akar tumbuhan tumbuhan di celah batu yang bisa membuat batu retak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-tanah-dan-persebarannya\">10 Jenis Tanah dan Persebarannya di Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Erosi (Pengikisan)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Erosi adalah proses pengikisan tanah dan batuan oleh air, angin, es, gelombang laut, atau gletser yang membawa material dari satu tempat ke tempat lain. Proses ini dapat membentuk berbagai bentuk permukaan bumi seperti lembah, sungai, dan delta. Erosi dibagi menjadi empat jenis berdasarkan penyebabnya:<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Ablasi (Erosi Permukaan Air)<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ablasi adalah erosi yang terjadi akibat aliran air, seperti sungai atau hujan, yang membawa material kecil dan mengikis permukaan tanah. Proses ini terbagi menjadi beberapa tahap:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Erosi percik<i> (<\/i><em>splash erosion<\/em><i>)<\/i><i>: <\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">Air hujan jatuh dan mulai mengikis tanah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Erosi lembar <i>(<\/i><em>sheet erosion<\/em><i>)<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> Pengikisan lapisan tanah bagian atas, yang mengurangi kesuburan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Erosi alur <i>(<\/i><em>rill erosion<\/em><i>)<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> Terbentuknya alur kecil akibat pengikisan tanah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Erosi parit <i>(<\/i><em>gully erosion<\/em><i>)<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> Pengikisan yang membentuk parit atau lembah karena aliran air yang terus menerus.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><b>b. Abrasi (Erosi Air Laut)<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Abrasi adalah erosi yang terjadi di daerah pantai akibat gelombang laut yang terus menghantam tebing atau garis pantai. Gelombang membawa pasir dan batu kecil yang mengikis batuan di tepi pantai, membentuk tebing curam atau gua laut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><b>c. Korasi &amp; Deflasi (Erosi Angin)<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Korasi dan deflasi adalah erosi yang disebabkan oleh angin, terutama di daerah gurun. Korasi terjadi ketika angin membawa pasir yang mengikis batuan, sedangkan deflasi hanya disebabkan angin yang menggerus tanah.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><b>d. Eksarasi (Erosi Es)<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Eksarasi adalah erosi yang disebabkan oleh pergerakan es yang mencair (gerakan lapisan es). Saat es di puncak sudah terlalu berat maka es akan bergerak perlahan di atas permukaan bumi, menyeret batuan dan material lainnya, mengikis permukaan di bawahnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Sedimentasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedimentasi adalah proses pengendapan material batuan hasil dari pengikisan dan pelapukan oleh air, angin, atau faktor lainnya. Proses ini biasanya terjadi di daerah dataran rendah atau cekungan. Material yang terendap bisa berupa pasir, kerikil, atau tanah liat. Sedimentasi dibagi menjadi tiga jenis:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Sedimen Akuatis:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> pengendapan yang disebabkan oleh tenaga air.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Sedimen Marine:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> pengendapan yang disebabkan oleh gelombang laut.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Sedimen Geolis:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> pengendapan yang disebabkan oleh tenaga angin.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Pergerakan Massa Tanah (Mass Wasting)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pergerakan massa tanah (<em>mass wasting<\/em>) adalah proses di mana tanah, batu, atau material lainnya bergerak turun dari lereng karena pengaruh gravitasi. Biasanya, mass wasting terjadi di lereng yang curam atau di tempat yang tanahnya tidak stabil, terutama setelah hujan deras, gempa, atau kegiatan penggalian. Contoh mass wasting yang sering kita lihat adalah longsor.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah penjelasan tentang tenaga eksogen dan berbagai prosesnya, mulai dari pelapukan, pengikisan, sedimentasi, hingga pergerakan massa tanah. Mau belajar lebih banyak lagi? Bisa dong! Yuk, belajar bareng <\/span><strong><a href=\"http:\/\/brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>!<\/strong> Di sini, kamu bisa belajar Geografi dan materi lainnya dengan pengajaran dari Master Teacher yang seru dan berpengalaman. Klik <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>banner<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">di bawah ini untuk kepoin kelasnya, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d93f0b57-34b2-450c-bcba-7ca2c0a12930.png\" alt=\"Brain Academy Center\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kresnoadi. 2024. Tenaga Eksogen: Pelapukan, Erosi, Sedimentasi, dan Mass Wasting [daring]. Tautan: https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/eksogen<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Katadata. 2023. Pengertian dan Contoh Tenaga Eksogen serta Pengaruhnya [daring]. Tautan: https:\/\/katadata.co.id\/lifestyle\/varia\/64913b73372fa\/pengertian-dan-contoh-tenaga-eksogen-serta-pengaruhnya<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tirto. 2021. Pengertian Tenaga Eksogen, Sumber, Dampak dan Contohnya [daring]. Tautan: https:\/\/tirto.id\/pengertian-tenaga-eksogen-sumber-dampak-dan-contohnya-gdK4 (Diakses 17 Januari 2025)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, belajar tentang tenaga eksogen, proses alam yang membentuk permukaan bumi melalui erosi, pelapukan, sedimentasi dan pergerakan tanah! \u2014 Pernahkah kamu memperhatikan bentuk sungai yang berkelok-kelok, jalanan naik turun di perbukitan, atau tebing curam di tepi pantai? Bentuk alam yang seperti itu merupakan hasil dari proses panjang yang dipengaruhi tenaga eksogen, yaitu kekuatan dari luar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6237,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1765768565:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Yuk, belajar tentang tenaga eksogen, proses alam yang membentuk permukaan bumi melalui erosi, pelapukan, sedimentasi dan pergerakan tanah!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2f2d46d5-1f5d-4591-86ea-33b1128e988d.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["tenaga eksogen"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Yuk, belajar tentang tenaga eksogen, proses alam yang membentuk permukaan bumi melalui erosi, pelapukan, sedimentasi dan pergerakan tanah!"],"_yoast_wpseo_linkdex":["88"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["4"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-6237","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Tenaga Eksogen dan Jenis-jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, belajar tentang tenaga eksogen, proses alam yang membentuk permukaan bumi melalui erosi, pelapukan, sedimentasi dan pergerakan tanah!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Tenaga Eksogen dan Jenis-jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, belajar tentang tenaga eksogen, proses alam yang membentuk permukaan bumi melalui erosi, pelapukan, sedimentasi dan pergerakan tanah!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-15T06:00:59+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen\",\"name\":\"Pengertian Tenaga Eksogen dan Jenis-jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2f2d46d5-1f5d-4591-86ea-33b1128e988d.png\",\"datePublished\":\"2025-12-15T06:00:59+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"description\":\"Yuk, belajar tentang tenaga eksogen, proses alam yang membentuk permukaan bumi melalui erosi, pelapukan, sedimentasi dan pergerakan tanah!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2f2d46d5-1f5d-4591-86ea-33b1128e988d.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2f2d46d5-1f5d-4591-86ea-33b1128e988d.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Tenaga Eksogen dan Jenis-jenisnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Tenaga Eksogen dan Jenis-jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Yuk, belajar tentang tenaga eksogen, proses alam yang membentuk permukaan bumi melalui erosi, pelapukan, sedimentasi dan pergerakan tanah!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Tenaga Eksogen dan Jenis-jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Yuk, belajar tentang tenaga eksogen, proses alam yang membentuk permukaan bumi melalui erosi, pelapukan, sedimentasi dan pergerakan tanah!","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-12-15T06:00:59+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen","name":"Pengertian Tenaga Eksogen dan Jenis-jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2f2d46d5-1f5d-4591-86ea-33b1128e988d.png","datePublished":"2025-12-15T06:00:59+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"description":"Yuk, belajar tentang tenaga eksogen, proses alam yang membentuk permukaan bumi melalui erosi, pelapukan, sedimentasi dan pergerakan tanah!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2f2d46d5-1f5d-4591-86ea-33b1128e988d.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2f2d46d5-1f5d-4591-86ea-33b1128e988d.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tenaga-eksogen#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Tenaga Eksogen dan Jenis-jenisnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6237","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6237"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6237\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6240,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6237\/revisions\/6240"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6237"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6237"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6237"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}