{"id":6011,"date":"2025-10-20T13:00:08","date_gmt":"2025-10-20T06:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=6011"},"modified":"2025-10-20T13:29:44","modified_gmt":"2025-10-20T06:29:44","slug":"sumpah-pemuda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda","title":{"rendered":"Sejarah Sumpah Pemuda 1928: Tokoh, Isi Teks, dan Maknanya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f1734d94-1d96-4958-a6d8-d1f6645265b3.png\" alt=\"sumpah pemuda\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Apa makna dan sejarah di baliknya? Yuk, simak penjelasannya di artikel berikut!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda<\/strong><b>,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> salah satu momen bersejarah yang penting dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia. Pada hari itu, para pemuda dari berbagai daerah sepakat untuk bersatu demi tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia. Semangat persatuan inilah yang menjadi dasar kuat untuk melawan penjajah dan meraih kemerdekaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa Sumpah Pemuda terus diperingati setiap tahun? Apa makna dan bagaimana sejarah di baliknya? Yuk, kita bahas!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Sejarah Sumpah Pemuda\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas latar belakang Sumpah Pemuda, kita ketahui dulu yuk, apa yang dimaksud dengan Sumpah Pemuda!<\/span> <strong>Sumpah Pemuda adalah peristiwa pembacaan sumpah atau ikrar dari sejumlah pemuda Indonesia yang dilakukan dalam Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928.<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">Sumpah ini menjadi simbol persatuan bangsa Indonesia dan menjadi titik awal lahirnya semangat kebangsaan tanpa melihat suku dan daerah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa itu Kongres Pemuda? Kongres Pemuda adalah sebuah pertemuan nasional yang diadakan dua kali di Jakarta. Kongres Pemuda I dilaksanakan pada 30 April &#8211; 2 Mei 1926. Saat itu, para peserta masih memiliki semangat kedaerahan yang tinggi, sehingga belum terpikirkan gagasan Sumpah Pemuda. Tapi, bukan berarti Kongres Pemuda I tidak menghasilkan apa-apa. Dari pertemuan ini, lahir organisasi Persatuan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) yang bertujuan memperkuat kesatuan pemuda dalam melawan penjajah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dua tahun kemudian, Kongres Pemuda II dilaksanakan di Batavia (sekarang Jakarta) selama dua hari, 27-28 Oktober 1928. Para pemuda mulai menyadari bahwa perjuangan melawan penjajah akan lebih kuat jika dilakukan secara bersatu, bukan terpisah-pisah berdasarkan daerah. Lalu, kapan isi sumpah pemuda dirumuskan?\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sejarah-penerapan-pancasila-saat-masa-awal-kemerdekaan\">Sejarah Pancasila dan Penerapannya di Masa Awal Kemerdekaan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Teks Sumpah Pemuda\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Isi Sumpah Pemuda baru mulai dirumuskan saat Kongres Pemuda II sedang berlangsung. Awalnya, tidak ada rencana untuk membuat sumpah ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Naskah Sumpah Pemuda ditulis oleh Mohammad Yamin yang saat itu menjabat sebagai sekretaris kongres. Ia merumuskannya di atas selembar kertas saat mendengarkan pidato Sunario pada sesi akhir Kongres Pemuda II. Naskah tersebut kemudian diserahkan kepada Soegondo Djojopoespito selaku ketua kongres, lalu dibacakan di hadapan para peserta.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b685ae02-644c-4962-b223-ff4e8e9d76d9.png\" alt=\"teks asli sumpah pemuda\" width=\"416\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Gambar teks Sumpah Pemuda asli. (Sumber: detik.com)<\/span><b>\u00a0<\/b><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat pertama kali ditulis, Sumpah Pemuda menggunakan ejaan Van Ophuijsen, ejaan yang pengucapan dan bunyinya mirip dengan bahasa Belanda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang, teks Sumpah Pemuda sudah mengalami penyesuaian, terutama dalam hal ejaan. Meski begitu, isi dan maknanya tetap sama seperti naskah aslinya. Penyesuaian dilakukan agar selaras dengan perkembangan bahasa Indonesia saat ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah teks Sumpah Pemuda yang telah disesuaikan dengan ejaan yang berlaku:\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Sumpah Pemuda<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Siapa Saja Tokoh Sumpah Pemuda?\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tokoh-tokoh Sumpah Pemuda berperan penting dalam perumusan dan pelaksanaan Kongres Pemuda II yang melahirkan peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Berikut adalah para tokoh di balik lahirnya Sumpah Pemuda dan perannya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Sugondo Djojopuspito:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Ketua Panitia Kongres Pemuda II, Ketua PPPI, sekaligus tokoh yang membacakan naskah Sumpah Pemuda.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>R.M. Djoko Marsaid:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0sebagai Wakil Ketua Panitia Kongres Pemuda II.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Muhammad Yamin:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0sebagai Sekretaris Panitia dan perumus naskah Sumpah Pemuda.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Amir Sjarifuddin Harahap:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0sebagai Bendahara Panitia Kongres Pemuda II.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Johan Mohammad Cai:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0pembantu I dalam kepanitiaan Kongres.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>R Katjasungkana:<\/strong>\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">sebagai Pembantu II kepanitiaan Kongres.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Rumondor Cornelis Lefrand Senduk:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0pembantu III dalam kepanitiaan kongres.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Johannes Leimena:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Pembantu IV dalam kepanitiaan Kongres.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Mohammad Rochjani Su\u2019ud:<\/strong>\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">Pembantu V dalam kepanitiaan Kongres.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Sunario Sastrowardoyo:<\/strong>\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">sebagai Penasihat Panitia Kongres Pemuda II.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Sarmidi Mangunsarkoro:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Aktivis pendidikan yang turut berperan dalam perumusan Sumpah Pemuda.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>W.R Supratman:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0melantunkan lagu Indonesia dengan biola selama penutupan Kongres Pemuda II.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Theodora Athia Salim (Dolly Salim):<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0melantunkan lagu Indonesia Raya untuk pertama kalinya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sejarah-pembacaan-teks-proklamasi-peristiwa-di-baliknya\">Isi Teks Proklamasi Kemerdekaan dan Sejarah Perumusannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tujuan Sumpah Pemuda\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumpah Pemuda bertujuan untuk menyatukan pemuda dari berbagai suku, budaya, dan daerah menjadi satu bangsa, yaitu Indonesia.<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, sumpah ini juga menumbuhkan semangat cinta tanah air dan menjadi salah satu momen penting dalam perjuangan menuju kemerdekaan. Bersama dengan lahirnya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908,\u00a0 Sumpah Pemuda juga menjadi titik awal Kebangkitan Nasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Makna Sumpah Pemuda<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Makna dari naskah Sumpah Pemuda adalah sebagai simbol persatuan dan cinta tanah air.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Ikrar yang diucapkan pada 28 Oktober 1928 ini menegaskan bahwa meskipun berbeda suku, agama, dan budaya, seluruh rakyat Indonesia adalah satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semangat Sumpah Pemuda tetap relevan sampai sekarang, yaitu persatuan dalam keberagaman. Walaupun kita berbeda suku, agama, dan budaya, kita semua tetap satu: Indonesia. Nilai-nilai seperti toleransi, cinta tanah air, dan persatuan sangat penting untuk menghadapi tantangan seperti globalisasi, perpecahan sosial, krisis identitas, dan pengaruh budaya luar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah pembahasan tentang sejarah Sumpah Pemuda, salah satu momen penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Setiap 28 Oktober, kita memperingatinya sebagai pengingat perjuangan para pemuda sekaligus mengisi kembali semangat persatuan dan cinta tanah air.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seru, kan belajar sejarah Sumpah Pemuda? Mau belajar sejarah Indonesia atau materi pelajaran lainnya? Yuk, gabung di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a>!<\/strong><\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/npf\/packages?tag=brainacademy-offline&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16&amp;referralCookiesId=60e26517-e3f4-4dbc-84b4-4592e3094835&amp;referralCookiesId=60e26517-e3f4-4dbc-84b4-4592e3094835&amp;referralCookiesId=60e26517-e3f4-4dbc-84b4-4592e3094835\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/289c64b7-123e-48be-a3f9-842a150e3fa2.png\" alt=\"IDN CTA Blog Brain Academy Center\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Universitas PGRI Yogyakarta. Makna Sumpah Pemuda dalam Sejarah Kehidupan Bangsa [daring]. Tautan: https:\/\/upy.ac.id\/berita\/makna-sumpah-pemuda-dalam-sejarah-dan-kehidupan-bangsa\/<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ruangguru. 2024. Sejarah Sumpah Pemuda, Tokoh &amp; Makna di Baliknya [daring]. Tautan: https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-sumpah-pemuda<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gramedia. Sejarah Sumpah Pemuda: Makna, Isi, Struktur Panitia dan Tokohnya [daring]. Tautan: https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/sumpah-pemuda\/<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/sites.google.com\/guru.sma.belajar.id\/cintasejarah\/materi-ajar\/kongres-pemuda-ii<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber gambar:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gambar sumpah pemuda teks: https:\/\/awsimages.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2023\/10\/28\/teks-sumpah-pemuda-28-oktober-1928-asli.png?w=416<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Apa makna dan sejarah di baliknya? Yuk, simak penjelasannya di artikel berikut! \u2014 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda, salah satu momen bersejarah yang penting dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia. Pada hari itu, para pemuda dari berbagai daerah sepakat untuk bersatu demi tanah air, bangsa, dan bahasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1760941646:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Apa makna dan sejarah di baliknya? Yuk, simak penjelasannya di artikel berikut!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f1734d94-1d96-4958-a6d8-d1f6645265b3.png"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-6011","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sejarah Sumpah Pemuda 1928: Tokoh, Isi Teks, dan Maknanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sejarah Sumpah Pemuda 1928: Tokoh, Isi Teks, dan Maknanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Apa makna dan sejarah di baliknya? Yuk, simak penjelasannya di artikel berikut! \u2014 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda, salah satu momen bersejarah yang penting dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia. Pada hari itu, para pemuda dari berbagai daerah sepakat untuk bersatu demi tanah air, bangsa, dan bahasa [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-20T06:00:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-20T06:29:44+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda\",\"name\":\"Sejarah Sumpah Pemuda 1928: Tokoh, Isi Teks, dan Maknanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f1734d94-1d96-4958-a6d8-d1f6645265b3.png\",\"datePublished\":\"2025-10-20T06:00:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-20T06:29:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f1734d94-1d96-4958-a6d8-d1f6645265b3.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f1734d94-1d96-4958-a6d8-d1f6645265b3.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sejarah Sumpah Pemuda 1928: Tokoh, Isi Teks, dan Maknanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sejarah Sumpah Pemuda 1928: Tokoh, Isi Teks, dan Maknanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sejarah Sumpah Pemuda 1928: Tokoh, Isi Teks, dan Maknanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Apa makna dan sejarah di baliknya? Yuk, simak penjelasannya di artikel berikut! \u2014 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda, salah satu momen bersejarah yang penting dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia. Pada hari itu, para pemuda dari berbagai daerah sepakat untuk bersatu demi tanah air, bangsa, dan bahasa [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-10-20T06:00:08+00:00","article_modified_time":"2025-10-20T06:29:44+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda","name":"Sejarah Sumpah Pemuda 1928: Tokoh, Isi Teks, dan Maknanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f1734d94-1d96-4958-a6d8-d1f6645265b3.png","datePublished":"2025-10-20T06:00:08+00:00","dateModified":"2025-10-20T06:29:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f1734d94-1d96-4958-a6d8-d1f6645265b3.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f1734d94-1d96-4958-a6d8-d1f6645265b3.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sumpah-pemuda#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sejarah Sumpah Pemuda 1928: Tokoh, Isi Teks, dan Maknanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6011","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6011"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6011\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6014,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6011\/revisions\/6014"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}