{"id":5328,"date":"2025-08-04T11:00:26","date_gmt":"2025-08-04T04:00:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=5328"},"modified":"2025-09-02T15:06:13","modified_gmt":"2025-09-02T08:06:13","slug":"soal-tka-fisika-kimia-biologi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi","title":{"rendered":"Contoh Soal TKA SMA Fisika, Kimia, dan Biologi"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ea7d8417-8157-43ef-93bc-dab5cb004942.png\" alt=\"soal tka fisika, kimia, biologi\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk mata pelajaran saintek, yaitu Fisika, Kimia, dan Biologi di sini!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tes-kemampuan-akademik-tka\">Tes Kemampuan Akademik (TKA)<\/a><\/strong> adalah asesmen pengganti Ujian Nasional. Meskipun nggak bersifat wajib dan nggak menentukan kelulusan, TKA ini penting untuk kamu yang ingin mendaftar ke perguruan tinggi negeri lewat jalur SNBP.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, untuk mempersiapkan TKA sebaik mungkin, kamu perlu latihan soal yang mungkin muncul di ujian TKA sebenarnya nanti. Buat kamu siswa IPA, yuk kita latihan simulasi soal TKA untuk mata pelajaran saintek, yaitu Fisika, Kimia, dan Biologi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Fisika<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Elemen\/Materi: Gelombang<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sub-elemen\/Submateri: Cahaya<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Menganalisis keterkaitan sifat cahaya dengan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari serta penerapannya dalam cermin, lensa, dan alat optic<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Level Kognitif: Analisis dan Evaluasi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bentuk Soal: PGK Kategori<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">1. Seorang pemanah sedang mengikuti lomba menombak ikan di kolam dangkal. Ilusi yang dialaminya seperti tampak pada gambar berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ff8a386f-9c28-45aa-a2b4-faf5acad9e66.png\" width=\"354\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber gambar: Hewwit, Paul G, 2015<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sinar cahaya dari ikan menuju mata pemanah membentuk sudut 60\u00b0 terhadap garis normal (garis tegak lurus permukaan air). Berdasarkan pengalamannya, pemanah tersebut tidak membidik langsung ke arah ikan yang terlihat, melainkan membidik ke posisi yang lebih rendah supaya anak panahnya tepat mengenai ikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">(Indeks bias air = 4\/3, Indeks bias udara = 1)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan pemahamanmu tentang pembiasan cahaya, evaluasilah pernyataan yang dilakukan oleh pemanah berikut ini!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentukan apakah pernyataan-pernyataan berikut <\/span><strong>Benar<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><strong>Salah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>PERNYATAAN<\/strong><\/td>\n<td><strong>BENAR<\/strong><\/td>\n<td><strong>SALAH<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi pemanah membidik lebih rendah dari posisi ikan yang terlihat merupakan strategi yang tepat berdasarkan prinsip pembiasan cahaya.<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Penambahan kecepatan saat melempar tombak dapat meminimalisir kesalahan bidikan yang terjadi akibat pembiasan cahaya.<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin besar sudut pengamatan pemanah terhadap garis normal, semakin besar pula perbedaan antara posisi ikan yang terlihat dengan posisi ikan yang sebenarnya.<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PEMBAHASAN:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fenomena utama yang terjadi pada soal ini adalah pembiasan cahaya. Pembiasan adalah peristiwa di mana cahaya membelok saat melewati dua medium yang memiliki kerapatan optik berbeda. Dalam kasus ini, mediumnya adalah air (tempat ikan berada) dan udara (tempat pemanah berada).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari peristiwa pada bisa diketahui:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Air lebih rapat daripada udara. Ketika sinar cahaya datang dari ikan (medium lebih rapat) menuju mata pemanah (medium kurang rapat), cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal. Garis normal adalah garis imajiner yang tegak lurus dengan permukaan air.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karena cahaya membelok menjauhi garis normal, otak akan menginterpretasikan seolah-olah cahaya datang dari jalur yang lurus. Akibatnya, posisi ikan yang terlihat (posisi semu) akan berada lebih dangkal (dari permukaan air) atau lebih atas daripada posisi ikan yang sebenarnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mari evaluasi masing-masing pernyataannya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi pemanah membidik lebih rendah dari posisi ikan yang terlihat merupakan strategi yang tepat berdasarkan prinsip pembiasan cahaya. Seperti yang sudah dijelaskan, akibat pembiasan cahaya, pemanah akan melihat ikan berada pada posisi yang lebih atas dari posisi aslinya. Untuk bisa mengenai sasaran, pemanah harus mengarahkan tombaknya ke posisi asli ikan, yaitu lebih rendah dari posisi ikan yang ia lihat. Jadi, strategi ini sepenuhnya benar dan didasarkan pada pemahaman tentang prinsip pembiasan cahaya. <\/span><strong>[PERNYATAAN PERTAMA BENAR]<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penambahan kecepatan saat melempar tombak dapat meminimalisir kesalahan bidikan yang terjadi akibat pembiasan cahaya. Kesalahan bidikan di sini disebabkan oleh fenomena optik (pembiasan), bukan karena faktor kecepatan. Masalahnya adalah di mana pemanah harus membidik. Melempar tombak lebih cepat mungkin akan memberi ikan lebih sedikit waktu untuk bergerak, tetapi itu tidak akan memperbaiki bidikan yang dari awal sudah salah arah. Jika pemanah membidik posisi ikan yang terlihat (posisi yang salah), melempar dengan kecepatan setinggi apa pun hanya akan membuat tombak lebih cepat mengenai titik yang salah tersebut. <\/span><strong>[PERNYATAAN KEDUA SALAH]<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin besar sudut pengamatan pemanah terhadap garis normal, semakin besar pula perbedaan antara posisi ikan yang terlihat dengan posisi ikan yang sebenarnya. Jika pemanah melihat ikan dari posisi yang hampir tegak lurus (sudut pengamatan kecil), pembelokan cahayanya minimal, sehingga perbedaan antara posisi asli dan posisi terlihat juga kecil. Namun, jika pemanah melihat ikan dari posisi yang sangat miring (sudut pengamatan besar), cahaya akan membelok secara lebih tajam. Akibatnya, posisi ikan yang terlihat akan makin &#8220;naik&#8221; dan perbedaan dengan posisi aslinya menjadi makin besar. Secara matematis, hal ini dijelaskan oleh Hukum Snellius <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d21515bd-dd38-4909-8e9a-ad91b9c01a29.png\" width=\"129\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0yang menjelaskan hubungan antara sudut datang dan sudut bias tidak linear. <\/span><strong>[PERNYATAAN KETIGA BENAR]<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, pernyataan benar ditunjukkan oleh pernyataan pertama dan ketiga. Sedangkan, pernyataan yang salah adalah pernyataan kedua.<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p><strong>Elemen\/Materi: Kalor dan Termodinamika<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sub-elemen\/Submateri: Termodinamika<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kompetensi: Menganalisis perubahan kalor, perubahan energi dalam, atau usaha dalam proses termodinamika<\/strong><\/p>\n<p><strong>Level Kognitif: Penerapan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bentuk Soal: PGK MCMA<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">2. Pada eksperimen termodinamika sebuah mesin Carnot beroperasi antara reservoir suhu tinggi 800 K dan reservoir suhu rendah 480 K. Seorang peneliti ingin mengganti mesin tersebut dengan mesin Carnot yang memiliki efisiensi lebih tinggi agar proses eksperimen menjadi lebih efektif.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mesin Carnot mana saja yang dapat digunakan sebagai pengganti mesin Carnot semula?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihlah pada setiap mesin Carnot yang memenuhi! Jawaban benar lebih dari satu.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify; list-style-type: circle;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu tinggi 600 K dan suhu rendah 480 K.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu tinggi 800 K dan suhu rendah 400 K.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu tinggi 900 K dan suhu rendah 500 K.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu tinggi 900 K dan suhu rendah 600 K.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu tinggi 1.000 K dan suhu rendah 600 K.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PEMBAHASAN:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu reservoir panas: 800K<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu reservoir dingin: 480K<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ditanya:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mesin Carnot yang memiliki efisiensi lebih tinggi daripada mesin Carnot pada soal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jawab:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari suhu reservoir panas dan suhu reservoir dingin yang diberikan, didapatkan efisiensi mesin Carnot yang terdapat pada soal adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9fb82467-5785-4a2c-bd21-292a17ae371e.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis efisiensi masing-masing mesin Carnot yang terdapat di pilihan jawaban:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu tinggi 600 K dan suhu rendah 480 K.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Efisiensi mesin Carnot ini adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/94fbf425-70ae-4d6f-9141-7cbe0a5f1db5.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>[PERNYATAAN PERTAMA SALAH]<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu tinggi 800 K dan suhu rendah 400 K.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Efisiensi mesin Carnot ini adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e2487c38-54ea-46d8-840e-5c126f75b7d1.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>[PERNYATAAN KEDUA BENAR]<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu tinggi 900 K dan suhu rendah 500 K.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Efisiensi mesin Carnot ini adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/fe342e30-9c18-43e8-b0df-ac48ca7c420a.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>[PERNYATAAN KETIGA BENAR]<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu tinggi 900 K dan suhu rendah 600 K.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Efisiensi mesin Carnot ini adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f7995d50-b73d-4336-8d3b-becafaf2c731.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>[PERNYATAAN KEEMPAT SALAH]<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu tinggi 1.000 K dan suhu rendah 600 K.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Efisiensi mesin Carnot ini adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9806a061-97d4-4aa7-ae36-7d4ceff62824.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>[PERNYATAAN KELIMA SALAH]<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban benar ditunjukkan oleh pilihan kedua dan ketiga.<\/strong><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Elemen\/Materi: Kelistrikan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sub-elemen\/Submateri: Listrik Statis<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Menganalisis keterkaitan besaran listrik statis dalam peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Level Kognitif: Analisis dan Evaluasi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bentuk Soal: PGK Kategori<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">3. Sebuah perusahaan elektronik sedang mengembangkan mesin fotokopi generasi baru yang menggunakan teknologi transfer toner elektrostatis yang lebih efisien. Dalam sistem ini, partikel toner bermuatan negatif <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3b620392-4a23-4008-be92-44e9ecdc31c3.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dipindahkan dari drum ke kertas melalui medan listrik yang dihasilkan oleh dua pelat sejajar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Spesifikasi teknis mesin fotokopi tersebut menunjukkan bahwa:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jarak antara pelat transfer dan drum adalah 2 mm.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beda potensial yang tersedia adalah 200 V.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar proses transfer toner berjalan optimal, gaya listrik minimum yang diperlukan untuk memindahkan partikel toner adalah 0,01 N.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tim sedang menguji prototipe mesin fotokopi ini di laboratorium pengujian. Mereka menemukan bahwa pada beberapa kondisi, hasil cetakan menunjukkan kualitas yang buruk dengan banyak area yang tidak tercetak dengan baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk setiap pernyataan analisis berikut, tentukan apakah pernyataan berikut<\/span> <strong>Benar<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><strong>Salah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>PERNYATAAN<\/b><\/td>\n<td><strong>BENAR<\/strong><\/td>\n<td><strong>SALAH<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Jika jarak antar pelat dikurangi menjadi 1,5 mm dengan beda potensial tetap, gaya listrik pada partikel toner akan meningkat sehingga memenuhi syarat fungsional.<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mempertahankan jarak antar pelat tetap 2 mm, beda potensial minimal yang diperlukan agar mesin berfungsi optimal adalah 100 V.<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Jika muatan partikel toner ditingkatkan menjadi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/769f2bd9-6b55-4c6a-9b57-1cdba4ccd0ff.png\" width=\"72\" height=\"20\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, mesin fotokopi akan berfungsi dengan baik tanpa perlu mengubah parameter lainnya.<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PEMBAHASAN:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Soal ini berkaitan dengan elektrostatis, khususnya gaya listrik pada partikel bermuatan di dalam medan listrik. Sistem ini dimodelkan sebagai dua pelat sejajar. Ada dua persamaan utama yang perlu kita gunakan:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persamaan kuat medan listrik (<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>E<\/em>)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> antara dua pelat sejajar yang seragam, yaitu <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1643c532-511b-430b-8a8c-73a162b2c534.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">V<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> menunjukkan beda potensial dua pelat sejajar (volt) dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">d<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> menunjukkan jarak antara pelat sejajar (meter).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persamaan gaya listrik (<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>F<\/em>)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> pada partikel bermuatan, yaitu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>F<\/em> = <em>q E<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">q<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> menunjukkan nilai muatan dari partikelnya (coulomb).\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menggabungkan kedua persamaan tersebut, akan didapatkan persamaan yang akan digunakan pada soal ini, yaitu:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/efb707de-8a0a-4b0a-8790-01d2e710ec56.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengevaluasi pernyataan, mari kita hitung gaya listrik yang dihasilkan oleh prototipe mesin fotokopi untuk mengetahui mengapa kualitasnya buruk.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3d81adea-f6d1-4a85-867d-e53e9414eb16.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perhitungan gaya aktual pada prototipe:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b84eb83d-03bd-49bb-af1d-74193c3feb3e.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hasilnya menunjukkan bahwa gaya yang dihasilkan oleh prototipe tepat sama dengan gaya minimum yang disyaratkan. Dalam praktik rekayasa, kondisi seperti ini seringkali menyebabkan kinerja yang tidak stabil atau buruk, yang menjelaskan mengapa hasil cetakan tidak baik. Tujuannya adalah agar gaya yang dihasilkan minimal 0,01 N, dan idealnya sedikit lebih besar untuk menjamin kualitasnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mari evaluasi masing-masing pernyataannya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika jarak antar pelat dikurangi menjadi 1,5 mm dengan beda potensial tetap, gaya listrik pada partikel toner akan meningkat sehingga memenuhi syarat fungsional.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya listrik yang dihasilkan berdasarkan pernyataan ini adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a6e98a74-cb11-44cb-b9e3-e45d0441eba9.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karena nilai gaya listrik yang dihasilkan lebih besar dibandingkan gaya minimum yang disyaratkan, artinya mesin akan berfungsi lebih baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>[PERNYATAAN PERTAMA BENAR]<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mempertahankan jarak antar pelat tetap 2 mm, beda potensial minimal yang diperlukan agar mesin berfungsi optimal adalah 100 V.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya listrik yang dihasilkan berdasarkan pernyataan ini adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/111e1bd6-dce4-450a-9361-72de61ec49ad.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karena nilai gaya listrik yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan gaya minimum yang disyaratkan, artinya mesin tidak berfungsi baik<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>[PERNYATAAN KEDUA SALAH]<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika muatan partikel toner ditingkatkan menjadi <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/769f2bd9-6b55-4c6a-9b57-1cdba4ccd0ff.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, mesin fotokopi akan berfungsi dengan baik tanpa perlu mengubah parameter lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya listrik yang dihasilkan berdasarkan pernyataan ini adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a94300f0-7e0d-4730-a306-4aeeb323f17d.png\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karena nilai gaya listrik yang dihasilkan lebih besar dibandingkan gaya minimum yang disyaratkan, artinya mesin akan berfungsi lebih baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>[PERNYATAAN KETIGA BENAR]<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, pernyataan benar ditunjukkan oleh pernyataan pertama dan ketiga. Sedangkan, pernyataan yang salah adalah pernyataan kedua.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Kimia<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Elemen\/Materi: Kimia Organik<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sub-elemen\/Submateri: Struktur dan Sifat Hidrokarbon<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Menganalisis sifat fisik dan kimia senyawa organik berdasarkan strukturnya serta mampu mendeskripsikan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Level Kognitif: Penalaran<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bentuk soal: PGK Kategori<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">1. Minyak bumi terdiri atas ribuan senyawa hidrokarbon yang sebagian besar bersifat nonpolar dan memiliki titik didih yang berbeda-beda. Proses distilasi fraksional digunakan untuk memisahkan hidrokarbon berdasarkan titik didihnya. Perbedaan titik didih ini tidak hanya ditentukan oleh massa molekul, tetapi juga bentuk molekul, karena bentuk molekul memengaruhi gaya Van der Waals antarmolekul.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan informasi tersebut, tentukan <\/span><strong>Tepat<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><strong>Tidak Tepat<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk setiap pernyataan mengenai titik didih dari isomer-isomer hidrokarbon berikut!<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>Pernyataan<\/strong><\/td>\n<td><strong>Tepat<\/strong><\/td>\n<td><strong>Tidak Tepat<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Titik didih <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">-butana lebih besar dari titik didih 2-metilpropana<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">TItik didih 2,2-dimetilpropana lebih besar dari titik didih 2-metilbutana<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Titik didih <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">-heksana lebih besar dari titik didih 3-metilpentana<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUNCI JAWABAN:\u00a0 Tepat, Tidak Tepat, Tepat<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PEMBAHASAN:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan informasi pada soal, perbedaan titik didih juga dipengaruhi oleh bentuk molekul. Pada isomer hidrokarbon (rumus kimia senyawa sama, namun struktur atau bentuk molekulnya berbeda), makin panjang rantai karbon dan makin sedikit jumlah cabang, makin tinggi titik didihnya. Sebaliknya, makin pendek rantai karbon dan makin banyak jumlah cabangnya, makin rendah titik didihnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis masing-masing pernyataan adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><strong>1. Titik didih <em>n<\/em>-butana lebih besar dari titik didih 2-metilpropana<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/dfb9977a-f6e7-4181-8e5e-b755b37f592d.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Senyawa <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">-butana memiliki rantai karbon yang lebih panjang dan tanpa adanya cabang dibandingkan dengan 2-metilpropana. Hal ini membuat titik didih <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">-butana lebih besar dari titik didih 2-metilpropana. <strong>(<\/strong><\/span><strong>pernyataan tepat)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>2. Titik didih 2,2-dimetilpropana lebih besar dari titik didih 2-metilbutana<\/strong><b><\/b><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/740d98a1-6175-41a7-8786-1d6547680a4c.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Senyawa 2,2-dimetilpropana memiliki rantai karbon yang lebih pendek dan juga memiliki lebih banyak cabang dibandingkan dengan 2-metilbutana. Hal ini membuat titik didih 2,2-dimetilpropana lebih rendah dari titik didih 2-metilbutana. <strong>(<\/strong><\/span><strong>pernyataan tidak tepat)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>3. Titik didih <em>n<\/em>-heksana lebih besar dari titik didih 3-metilpentana<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/be26722c-35f0-4daa-b25c-64a803d01822.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Senyawa <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">-heksana memiliki rantai karbon yang lebih panjang dan tanpa adanya cabang dibandingkan dengan 3-metilpentana. Hal ini membuat titik didih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-heksana lebih besar dari titik didih 3-metilpentana. <strong>(<\/strong><\/span><strong>pernyataan tepat)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, pernyataan masing-masing secara berurutan adalah <\/span><strong>Tepat, Tidak Tepat, dan Tepat.<\/strong><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Elemen\/Materi: Kimia Fisik<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sub-elemen\/Submateri: Dinamika<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Menganalisis kesetimbangan dinamis serta berbagai faktor yang mempengaruhinya<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Level Kognitif: Penerapan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bentuk soal: PGK MCMA<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. <span style=\"font-weight: 400;\">Produksi <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b37d4cfd-c54c-4f88-900d-4b80b54dce44.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dilakukan melalui proses kontak yang berlangsung melalui reaksi kesetimbangan berikut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/54232956-ed90-4eb2-bf74-90572fb1878c.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk meningkatkan produksi <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b37d4cfd-c54c-4f88-900d-4b80b54dce44.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dapat dilakukan dengan memanfaatkan reaksi kesetimbangan yang terjadi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan mana saja yang menunjukkan upaya yang dapat dilakukan untuk mendapatkan <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6426aa6f-34c5-48e3-96b5-3ce2f660d4fa.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0sebanyak-banyaknya? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify; list-style-type: circle;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memperbesar volume wadah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menambah <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/24ee0842-bec2-4ff4-b052-069fb6e46b60.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0ke dalam campuran reaksi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurunkan tekanan gas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurunkan suhu reaksi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengeluarkan <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6426aa6f-34c5-48e3-96b5-3ce2f660d4fa.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dari wadah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUNCI JAWABAN:\u00a0 Pernyataan 2, Pernyataan 4, dan Pernyataan 5<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PEMBAHASAN:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menjawab soal ini, kita dapat menggunakan asas <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Le Chatelier<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menjelaskan tentang bagaimana sistem kesetimbangan bereaksi terhadap perubahan kondisi eksternal. Agar didapatkan <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6426aa6f-34c5-48e3-96b5-3ce2f660d4fa.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0sebanyak-banyaknya, perubahan yang dilakukan harus <\/span><strong>menggeser kesetimbangan reaksi ke sisi kanan atau produk.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis masing-masing pernyataan adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan volume wadah akan membuat kesetimbangan bergeser ke sisi yang memiliki total koefisien molekul gas paling besar. Pada reaksi kesetimbangan, sisi reaktan memiliki total 3 molekul gas (2 molekul <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/56718e5f-1cc9-4b93-a6e9-a6ebcfa9b138.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dan 1 molekul <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/24ee0842-bec2-4ff4-b052-069fb6e46b60.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">), sedangkan sisi produk hanya memiliki 2 molekul gas (<img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6426aa6f-34c5-48e3-96b5-3ce2f660d4fa.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">). sehingga, kesetimbangan akan bergeser ke sisi kiri atau reaktan. (<\/span><strong>Pernyataan 1 salah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menambah <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/24ee0842-bec2-4ff4-b052-069fb6e46b60.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0ke dalam campuran reaksi sama dengan meningkatkan konsentrasi reaktan, sehingga kesetimbangan akan bergeser ke sisi kanan atau produk. (<\/span><strong>Pernyataan 2 benar<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan selalu berbanding terbalik dengan volume. Menurunkan tekanan sama dengan memperbesar volume, sehingga sama dengan pernyataan 1. (<\/span><strong>Pernyataan 3 salah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurunkan suhu reaksi akan menggeser kesetimbangan ke sisi yang bersifat eksoterm (\u0394<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">H<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> bernilai negatif). Oleh karena perubahan entalpi (\u0394<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">H<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">) pembentukan gas <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6426aa6f-34c5-48e3-96b5-3ce2f660d4fa.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0bernilai negatif, menurunkan suhu reaksi akan menggeser kesetimbangan ke sisi kanan atau produk. (<\/span><strong>Pernyataan 4 benar<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengeluarkan <img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6426aa6f-34c5-48e3-96b5-3ce2f660d4fa.png\" \/><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dari wadah sama dengan menurunkan konsentrasi produk. Hal ini akan membuat kesetimbangan bergeser ke sisi kanan atau produk. (<\/span><strong>Pernyataan 5 benar<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, pernyataan yang tepat adalah <\/span><strong>Pernyataan 2, Pernyataan 4, dan Pernyataan 5.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Biologi<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Elemen\/Materi: Proses-proses pada Makhluk Hidup<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sub-elemen\/Submateri: Sistem Imun<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Menganalisis peran sistem imun terhadap kekebalan tubuh<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Level Kognitif: Penalaran<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bentuk Soal: PGK (Pilihan Ganda Kompleks) MCMA (Multiple Choice Multiple Answer)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">1. Berikut adalah grafik data banyaknya kasus penderita COVID-19 sejak Maret 2020 hingga Mei 2025. Selama pandemi, dilaksanakan pemberian vaksin kepada masyarakat. Vaksin primer diberikan mulai tanggal 13 Januari 2021 dan vaksin booster 1 diberikan mulai Januari 2022. Terjadi tren penurunan kasus COVID-19 setelah dilaksanakannya vaksinasi. Data ini menunjukkan pentingnya vaksinasi dalam menurunkan resiko terinfeksi virus SARS-CoV-2.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan data dan pengetahuanmu tentang sistem imun, manakah pernyataan berikut yang logis dan didukung data tersebut?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilih semua jawaban yang benar!<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penurunan jumlah kasus setelah Januari 2022 menunjukkan bahwa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>booster<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki dampak besar terhadap kekebalan seseorang.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika vaksin <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>booster<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tidak diberikan, kemungkinan jumlah kasus tetap menurun karena vaksin primer sudah cukup efektif.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin primer dan booster bekerja sama membentuk kekebalan kolektif, sehingga menurunkan jumlah kasus secara bertahap.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penurunan jumlah kasus terjadi secara alami karena vaksin primer menyebabkan virus tidak terlalu ganas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin booster sudah efektif menurunkan jumlah kasus, namun perlu vaksin booster lanjutan untuk imunitas jangka panjang.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAWABAN: Pernyataan 1, Pernyataan 3, dan Pernyataan 5.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PEMBAHASAN:\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan 1 benar. Berdasarkan grafik, pemberian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>booster<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terjadi di bulan Januari 2022 dan sejak itu, jumlah kasus konfirmasi COVID-19 sangat rendah. Berarti, makin sedikit orang yang terkena COVID-19. Hal ini membuktikan bahwa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>booster<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki dampak besar terhadap kekebalan seseorang.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan 2 salah. Data pada grafik tidak mendukung pernyataan bahwa vaksin primer sudah cukup efektif untuk menurunkan kasus COVID-19. Ini karena setelah pemberian vaksin primer di Januari 2021, masih terjadi beberapa kali lonjakan kasus COVID-19 (setelah Juni 2021 dan setelah Desember 2021). Baru setelah pemberian vaksin <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">booster<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, tidak terlihat adanya lonjakan kasus COVID-19 yang setinggi sebelum ada <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">booster<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan 3 benar. Kekebalan kolektif (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">herd immunity<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">) dapat diartikan sebagai perlindungan tidak langsung terhadap suatu penyakit yang terjadi saat sudah cukup banyak orang dalam suatu kelompok yang memiliki kekebalan terhadap penyakit tersebut, sehingga penyebaran penyakitnya menjadi lebih sulit terjadi. Rangkaian vaksinasi (vaksin primer dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">booster<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">) dapat memperkuat respons imun sehingga membuat penyebaran virus lebih sulit terjadi dan terbentuklah kekebalan kolektif.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan 4 salah. Vaksin tidak bekerja secara langsung untuk mengurangi keganasan virus. Pemberian vaksin bertujuan untuk melatih kekebalan tubuh kita sehingga lebih siap untuk menghadapi infeksi virus yang sesungguhnya. Harapannya, hal ini dapat mencegah munculnya gejala yang berat. Jika dalam suatu populasi sudah banyak orang yang melakukan vaksin (sehingga tidak mudah terkena penyakit), maka terbentuk kekebalan kolektif. Hal ini memang bisa \u2018memaksa\u2019 virus untuk berevolusi membentuk varian baru, namun strateginya tidak pasti. Bisa jadi varian baru yang terbentuk tidak terlalu ganas namun lebih mudah menyebar atau justru menjadi semakin ganas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan 5 benar. Berdasarkan grafik, terlihat bahwa pemberian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>booster<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menurunkan jumlah kasus secara signifikan. Namun, pada sekitar Juni 2023, terjadi sedikit lonjakan kasus, meskipun tidak setinggi sebelum <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">booster<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Hal ini menunjukkan bahwa efek <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>booster<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menurun sehingga perlu vaksin <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>booster<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">lanjutan untuk membentuk imunitas jangka panjang.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p><strong>Elemen\/Materi: Proses-proses pada Makhluk Hidup<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sub-elemen\/Submateri: Sistem Reproduksi (Sistem Reproduksi Pria; Sistem Reproduksi Wanita)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kompetensi: Menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem reproduksi dan fungsinya<\/strong><\/p>\n<p><strong>Level Kognitif: Penalaran<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kategori<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">2. Seorang perempuan mengalami gangguan kehamilan yang cukup serius. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa zigot tidak berkembang di dalam rahim, melainkan di luar rongga rahim. Kondisi ini dikenal sebagai kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan).\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari kasus tersebut, tentukan benar atau salah untuk setiap pernyataan berikut mengenai penjelasan paling logis yang dapat mendukung diagnosis dokter terkait penyebab kehamilan ektopik tersebut!<\/span><\/p>\n<table style=\"width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 86.2152%;\"><strong>Pernyataan<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 6.52963%;\"><strong>Benar<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 6.04595%;\"><strong>Salah<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 86.2152%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembuahan tetap terjadi di tuba falopi, namun gangguan pada silia tuba menyebabkan zigot gagal mencapai rahim.\u00a0<\/span><\/td>\n<td style=\"width: 6.52963%;\"><\/td>\n<td style=\"width: 6.04595%;\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 86.2152%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Zigot yang tertanam di tuba falopi menunjukkan adanya masalah pada mekanisme transportasi embrio menuju rahim.<\/span><\/td>\n<td style=\"width: 6.52963%;\"><\/td>\n<td style=\"width: 6.04595%;\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 86.2152%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel telur dan sel sperma bertemu di vagina sehingga zigot tidak dapat menuju rahim dan berkembang di vagina.\u00a0<\/span><\/td>\n<td style=\"width: 6.52963%;\"><\/td>\n<td style=\"width: 6.04595%;\"><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAWABAN: BENAR &#8211; BENAR &#8211; SALAH<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PEMBAHASAN:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kehamilan ektopik merupakan kehamilan yang berkembang di luar rahim seperti di tuba falopi (oviduk). Normalnya, tuba falopi merupakan tempat terjadinya fertilisasi (pembuahan antara sel telur dan sel sperma). Zigot hasil fertilisasi lalu akan mengalami perkembangan membentuk embrio. Seiring perkembangan ini, embrio akan bergerak di sepanjang tuba falopi (dengan didorong oleh sel-sel bersilia di tuba falopi) sampai akhirnya mengalami implantasi pada dinding rahim. Selanjutnya embrio akan berkembang di dalam rahim di sepanjang periode kehamilan sampai siap dilahirkan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ketika ada gangguan tertentu, misalnya gangguan pada silia tuba falopi, zigot yang terbentuk menjadi tidak dapat mencapai rahim sehingga mengalami implantasi (tertanam) di tuba falopi dan terjadinya kehamilan ektopik. Berarti, pernyataan pertama dan kedua benar. Pernyataan ketiga salah karena fertilisasi (peleburan antara sel telur dan sel sperma) tidak terjadi di vagina, melainkan di tuba falopi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p><strong>Elemen\/Materi: Keterampilan Proses<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sub-elemen\/Submateri: Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kompetensi: Merancang Penyelidikan Ilmiah<\/strong><\/p>\n<p><strong>Level Kognitif: Penerapan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kategori<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">3. Seorang petani jagung membeli benih jagung sebanyak 1 kg di toko pertanian. Harga benih jagung tersebut ternyata beberapa kali lipat lebih mahal dari harga jagung di pasaran. Karena alasan mahalnya benih jagung di toko pertanian, pada saat panen petani tersebut memilih jagung yang kualitasnya bagus untuk dijadikan benih. Tetangganya yang sudah pernah menanam jagung dari benih hasil panen sendiri memberikan nasehat agar tidak melakukan hal itu karena hasil panennya tidak akan bagus. Penasaran dengan ungkapan tetangganya, petani tersebut ingin membuktikan ucapan tetangganya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentukan kegiatan yang <\/span><strong>tepat dilakukan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><strong>tidak tepat dilakukan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> oleh petani untuk membuktikan ucapan tetangganya!<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>Pernyataan<\/strong><\/td>\n<td><strong>Tepat dilakukan<\/strong><\/td>\n<td><strong>Tidak tepat dilakukan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Menguji satu benih toko dan satu benih hasil panen di lahan yang sama, lalu membandingkan hasilnya.<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan penanaman beberapa benih toko dan beberapa benih hasil panen di lahan yang sama, tetapi diberi pupuk yang berbeda lalu membandingkan hasilnya.<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Menanam beberapa benih toko dan beberapa benih hasil panen di lahan yang sama, diberi pupuk yang sama, kemudian membandingkan hasilnya.<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAWABAN: Tidak tepat dilakukan &#8211; Tidak tepat dilakukan &#8211; Tepat dilakukan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PEMBAHASAN:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan petani tersebut adalah untuk menguji apakah benar benih hasil panen sendiri memang kualitas hasil panennya lebih buruk daripada benih di toko atau tidak. Berarti, variabel bebasnya adalah jenih benih (benih toko vs benih hasil panen) sementara variabel terikatnya adalah hasil panen. Agar hasil panen yang didapat murni hanya dipengaruhi oleh jenis benih saja, berarti variabel lain seperti lahan pertanian, maupun pupuk yang digunakan haruslah sama. Selain itu, dalam suatu penelitian, penting dilakukan replikasi atau pengulangan agar hasilnya lebih valid. Tanpa pengulangan, kita tidak bisa memastikan hasil yang didapat memang benar-benar merupakan dampak dari variabel bebas atau karena ada kesalahan maupun faktor lain.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan pertama tidak tepat dilakukan karena walaupun ditanam di lahan yang sama, namun tidak ada pengulangan. Pernyataan kedua juga tidak tepat dilakukan karena jenis pupuk yang diberikan berbeda, sehingga ada faktor lain yang bisa memengaruhi hasil, tidak murni hanya karena jenis benih. Pernyataan ketiga tepat dilakukan karena faktor yang berbeda hanya jenih benih saja dan ada pengulangan (dari beberapa benih yang digunakan).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, nggak terlalu sulit kan? Untuk informasi lengkap seputar TKA SMA, mulai dari strategi belajar, tryout, pembahasan materi, hingga latihan soal, langsung klik link\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/tka?referralCookiesId=60e26517-e3f4-4dbc-84b4-4592e3094835\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangguru.com\/tka<\/a><\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau kamu masih ingin lebih banyak berlatih persiapan TKA bersama Ruangguru, kamu bisa meningkatkan kemampuanmu dengan mengerjakan tryout TKA di\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruanguji?referralCookiesId=a96f002c-56ae-4957-8762-cf6b51912915\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruanguji<\/a><\/strong>!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruanguji\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3d84b5e5-35d9-4537-80b0-3793792f1e5c.png\" alt=\"tryout tka ruanguji ruangguru\" width=\"851\" height=\"315\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk mata pelajaran saintek, yaitu Fisika, Kimia, dan Biologi di sini! &#8212; Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen pengganti Ujian Nasional. Meskipun nggak bersifat wajib dan nggak menentukan kelulusan, TKA ini penting untuk kamu yang ingin mendaftar ke perguruan tinggi negeri lewat jalur SNBP. Nah, untuk mempersiapkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":5328,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1756800259:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA untuk mata pelajaran saintek, yaitu Fisika, Kimia, dan Biologi di sini!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ea7d8417-8157-43ef-93bc-dab5cb004942.png"],"_wp_old_date":["2025-05-21"]},"categories":[1],"tags":[10,81],"class_list":["post-5328","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-latihan-soal","tag-tka"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Soal TKA SMA Fisika, Kimia, dan Biologi - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Soal TKA SMA Fisika, Kimia, dan Biologi - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk mata pelajaran saintek, yaitu Fisika, Kimia, dan Biologi di sini! &#8212; Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen pengganti Ujian Nasional. Meskipun nggak bersifat wajib dan nggak menentukan kelulusan, TKA ini penting untuk kamu yang ingin mendaftar ke perguruan tinggi negeri lewat jalur SNBP. Nah, untuk mempersiapkan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-04T04:00:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-02T08:06:13+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Brain Academy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Brain Academy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"16 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi\",\"name\":\"Contoh Soal TKA SMA Fisika, Kimia, dan Biologi - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ea7d8417-8157-43ef-93bc-dab5cb004942.png\",\"datePublished\":\"2025-08-04T04:00:26+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-02T08:06:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ea7d8417-8157-43ef-93bc-dab5cb004942.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ea7d8417-8157-43ef-93bc-dab5cb004942.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Soal TKA SMA Fisika, Kimia, dan Biologi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e\",\"name\":\"Brain Academy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Brain Academy\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/brain-academy\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Soal TKA SMA Fisika, Kimia, dan Biologi - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Soal TKA SMA Fisika, Kimia, dan Biologi - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk mata pelajaran saintek, yaitu Fisika, Kimia, dan Biologi di sini! &#8212; Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen pengganti Ujian Nasional. Meskipun nggak bersifat wajib dan nggak menentukan kelulusan, TKA ini penting untuk kamu yang ingin mendaftar ke perguruan tinggi negeri lewat jalur SNBP. Nah, untuk mempersiapkan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-08-04T04:00:26+00:00","article_modified_time":"2025-09-02T08:06:13+00:00","author":"Brain Academy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Brain Academy","Est. reading time":"16 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi","name":"Contoh Soal TKA SMA Fisika, Kimia, dan Biologi - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ea7d8417-8157-43ef-93bc-dab5cb004942.png","datePublished":"2025-08-04T04:00:26+00:00","dateModified":"2025-09-02T08:06:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ea7d8417-8157-43ef-93bc-dab5cb004942.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ea7d8417-8157-43ef-93bc-dab5cb004942.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-fisika-kimia-biologi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Soal TKA SMA Fisika, Kimia, dan Biologi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e","name":"Brain Academy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Brain Academy"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/brain-academy"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5328","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5328"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5328\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5838,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5328\/revisions\/5838"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5328"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5328"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5328"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5328"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}