{"id":5307,"date":"2026-08-03T13:00:19","date_gmt":"2026-08-03T06:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=5307"},"modified":"2026-09-18T15:14:48","modified_gmt":"2026-09-18T08:14:48","slug":"soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika","title":{"rendered":"Contoh Soal TKA SMA 2026: Bahasa Indonesia, Inggris &#038; Matematika"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0045313b-fc5c-478f-a538-9ed6f79ae1ef.png\" alt=\"soal tka bahasa indonesia, inggris, matematika\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk mata pelajaran wajib, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika di sini!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sudah mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi <strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/tes-kemampuan-akademik-tka\">Tes Kemampuan Akademik (TKA)<\/a><\/strong>? Karena termasuk jenis tes baru, nggak ada salahnya untuk kamu mulai curi start dari sekarang. Langsung aja, kita lihat simulasi soal TKA SMA untuk mata pelajaran wajib, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan Matematika berikut ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Bahasa Indonesia<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Evaluasi dan Apresiasi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subkompetensi: Menilai ketepatan bagian teks untuk menggambarkan karakter, peristiwa, atau latar dalam teks fiksi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (PGK) \/ Multiple Choice Multiple Answer (MCMA)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Perhatikan teks berikut!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, baik kan? Saya yakin rasa yang dialaminya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kaca.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikkan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat, dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tidak ganti baju?&#8221; tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan dipakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian, hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana, dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyambar punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya, melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberikannya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">(Sumber: Karya Aris Kurriawan Basuki &#8211; Kutipan dengan Penyesuaian)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu<\/span><\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li>Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan.<\/li>\n<li>Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja.<\/li>\n<li>Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya.<\/li>\n<li>Dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.<\/li>\n<li>Rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban : \u00a0Pernyataan 3, Pernyataan 4, Pernyataan 5<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>I. Kebutuhan Membaca<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Soal ini membutuhkan:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Membaca detail (intensif)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> karena jawaban terletak pada tindakan konkret sahabat dalam narasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Membaca selektif<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> mencari bagian tindakan-tindakan yang menunjukkan kesetiaan dari sahabat tokoh utama.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tidak cukup hanya scanning atau skimming<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> karena jawaban tersebar di akhir paragraf secara deskriptif dan naratif.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>II. Pembahasan Pilihan Jawaban<\/strong><\/p>\n<p><b>\u274c <\/b><strong>Pernyataan 1:<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ini menunjukkan respons tokoh utama, bukan tindakan sahabat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat ini tidak menggambarkan kesetiaan sahabat, justru menunjukkan keinginan si \u201csaya\u201d untuk ikut.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>\u274c <\/b><strong>Pernyataan 2:<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ini merupakan deskripsi kondisi ekonomi, <\/span><strong>bukan karakter kesetiaan.<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak berkaitan langsung dengan tindakan sahabat terhadap tokoh utama.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>\u2705 <\/b><strong>Pernyataan 3:<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat ini menunjukkan empati dan perhatian spontan terhadap kondisi si tokoh \u201csaya\u201d yang kedinginan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tindakan memberikan pakaian (seragam) saat temannya terluka\/kedinginan adalah bentuk kesetiaan dan pengorbanan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>\u2705 <\/b><strong>Pernyataan 4:<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">Dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ini bentuk kesetiaan, tanggung jawab, dan kepedulian tinggi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sahabat tersebut berusaha menenangkan, menyelamatkan, dan tetap bersama saat kondisi darurat, bahkan ketika lelah.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>\u2705<\/b><strong> Pernyataan 5:<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">Rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggambarkan karakter sahabat yang memiliki rasa loyalitas tinggi dan keteguhan hati untuk tidak meninggalkan tokoh utama walau dalam kondisi berat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Yuk, persiapkan dirimu hadapi TKA dengan ikut mengerjakan <strong>tryout TKA<\/strong>! <strong>Klik gambar<\/strong> buat ikutan!<\/em><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/s.id\/toregtkasma\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/22c726b2-e537-49df-af09-115c7c32d9f3.png\" alt=\"tryout TKA Reguler\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Evaluasi dan Apresiasi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subtopik: Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>2. Bacalah teks drama berikut untuk menjawab soal!<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">[Setting: Ruang tunggu rumah sakit. Seorang perempuan paruh baya duduk sendirian, sesekali melirik jam dinding.]<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">MAYA: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(berbicara pada dirinya sendiri, kadang kepada penonton) <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Tiga jam sudah aku menunggu di sini&#8230; tiga jam yang terasa seperti tiga dekade. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(menghela napas)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Ironis, ya? Selama ini aku yang selalu menunggu\u2014menunggu suami pulang dari lembur, menunggu anak-anak menelepon, menunggu hasil lab yang tak kunjung keluar. Menunggu&#8230; sepertinya hidup perempuan memang identik dengan menunggu. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(berdiri, mondar-mandir)<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter bilang, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Ibu harus sabar, prosesnya memang lama.&#8221;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sabar&#8230; kata yang paling akrab di telingaku. Sabar saat gaji suami dipotong, sabar saat anak sulung putus sekolah karena biaya, sabar saat tetangga bisik-bisik tentang keluarga kami. Dan sekarang, sabar menunggu vonis tentang benjolan di payudaraku ini. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(duduk lagi, menatap kosong)<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yang paling menyesakkan bukan rasa takutnya, tapi kesadaran bahwa selama 47 tahun hidup, aku belum pernah benar-benar hidup untuk diriku sendiri. Semua pengorbanan, semua penantian, semua kesabaran&#8230; untuk apa? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(suara perawat memanggil namanya dari kejauhan, Maya tidak bergerak)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin inilah yang disebut epifani\u2014pencerahan di saat yang paling gelap. Jika aku diberi kesempatan kedua, aku akan belajar untuk tidak hanya menunggu, tapi juga berani memulai. Berani berkata tidak. Berani mengutamakan diri sendiri tanpa merasa bersalah. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(berdiri perlahan, bersiap masuk ke ruang dokter)<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apapun vonis yang akan kudengar, aku akan menghadapinya sebagai Maya yang baru\u2014Maya yang tidak hanya sabar, tapi juga berani.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan manakah yang menunjukkan relevansi paling kuat antara monolog Maya dengan realitas sosial Indonesia kontemporer?\u00a0<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Pernyataan<\/b><\/td>\n<td><b>Relevan<\/b><\/td>\n<td><b>Tidak Relevan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mencerminkan beban ganda perempuan Indonesia dalam keluarga dan masyarakat<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Menggambarkan krisis identitas perempuan paruh baya di era modern<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mengkritisi sistem kesehatan Indonesia yang tidak efisien<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Merefleksikan perubahan paradigma tentang kemandirian perempuan<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Jawaban<\/b> <b>: Relevan, Relevan, Tidak Relevan, Relevan<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Pembahasan<\/b> <b>:<\/b><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pernyataan 1 Relevan: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Monolog Maya secara eksplisit menggambarkan beban ganda perempuan Indonesia yang harus &#8220;sabar&#8221; mengurus keluarga sambil mengorbankan diri sendiri, realitas yang masih sangat kuat dalam masyarakat Indonesia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pernyataan 2 Relevan: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Krisis identitas Maya di usia 47 tahun mencerminkan fenomena perempuan paruh baya Indonesia yang mulai mempertanyakan peran tradisional mereka di era yang semakin mendorong kesetaraan gender.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pernyataan 3 Tidak Relevan: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun setting di rumah sakit, fokus monolog bukan pada kritik sistem kesehatan, melainkan pada refleksi personal dan sosial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pernyataan 4 Relevan: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Transformasi Maya dari &#8220;selalu sabar&#8221; menjadi &#8220;berani berkata tidak&#8221; mencerminkan perubahan paradigma tentang kemandirian perempuan yang sedang terjadi dalam masyarakat Indonesia kontemporer.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Jadi, Relevan, Relevan, Tidak Relevan, Relevan\u00a0 adalah jawaban yang paling tepat.<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Evaluasi dan Apresiasi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subtopik: Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>3. Bacalah puisi berikut untuk menjawab soal!<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Metropolis Semu<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gedung-gedung tinggi menjulang seperti jari-jari raksasa<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menusuk langit yang terlampau rendah<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara manusia-manusia kerdil berlarian<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengejar bayang-bayang uang elektronik<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di layar-layar LED raksasa<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wajah-wajah politisi tersenyum palsu<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjual mimpi dalam kemasan plastik<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepada jiwa-jiwa yang sudah telanjur kosong<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rel kereta bawah tanah mengular<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti ular metalik yang memuntahkan<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penumpang-penumpang tanpa wajah<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menuju kantor-kantor kuburan<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Malam ini hujan turun ke atas<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membasahi atap-atap yang tergantung di udara<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara akar-akar pohon tumbuh<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggapai pusat bumi yang sudah dipindahkan<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Respons emosional dominan yang ditimbulkan oleh puisi tersebut adalah \u2026.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kekaguman terhadap kemajuan teknologi dan urbanisasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nostalgia terhadap kehidupan tradisional yang telah hilang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Optimisme terhadap masa depan peradaban manusia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alienasi dan kecemasan terhadap dehumanisasi kehidupan modern<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebingungan terhadap makna kehidupan di era postmodern<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Jawaban<\/b> <b>: D<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Pembahasan<\/b> <b>:<\/b><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pilihan A (Salah)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Puisi justru mengkritik kemajuan teknologi dengan imagery negatif seperti &#8220;kuburan&#8221;, &#8220;jiwa kosong&#8221;.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pilihan B (Salah)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Tidak ada unsur nostalgia atau reminiscence terhadap masa lalu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pilihan C (Salah)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Tidak ada unsur optimisme; seluruh tone puisi pesimistis dan dystopian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pilihan D (Benar)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Seluruh puisi membangun suasana alienasi melalui metafora &#8220;manusia kerdil&#8221;, &#8220;penumpang tanpa wajah&#8221;, &#8220;jiwa kosong&#8221;, dan imagery absurd yang menggambarkan keterputusan manusia dari esensi kemanusiaannya di tengah modernitas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pilihan E (Salah)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Meskipun ada elemen absurd, respons dominan adalah alienasi, bukan kebingungan semata.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Jadi, pilihan D adalah jawaban yang paling tepat.<\/b><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Bahasa Inggris Wajib<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Evaluasi dan Apresiasi (mampu membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imaginasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subkompetensi: Mampu menentukan bagian teks yang paling sesuai untuk menggambarkan karakter utama atau aspek lain dari bacaan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (PGK) \/ Multiple Choice Multiple Answer (MCMA)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Exploring Bali\u2019s Natural Wonders<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bali, a beautiful island in Indonesia, is known for its stunning landscapes and rich culture. While many come for the beaches and temples, the island also offers natural attractions that amaze nature lovers from around the world. From national parks and waterfalls to terraced rice fields, Bali is full of natural beauty.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">In the west lies West Bali National Park, a peaceful area filled with green forests, calm mangrove swamps, and colorful coral reefs along the sea. The air is fresh, and the scenery feels untouched. One of the park\u2019s most special sights is the Bali Starling\u2014a rare white bird with bright blue around its eyes. Its soft song adds magic to the quiet forest. Visitors can walk along clear paths and enjoy the rich variety of plants and animals in this protected area.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Heading north, travelers find the scenic Munduk Waterfall, surrounded by green hills and forests. Water flows gently over rocky cliffs into a cool clear pool. Mist rises into the air, mixing with the calming sound of falling water. The walk to the waterfall passes through narrow paths lined with coffee and clove trees. Their fresh scent fills the air, offering a pleasant and peaceful experience. Munduk is the perfect place to relax and enjoy Bali\u2019s natural charm.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Near the cultural center Ubud, the famous Tegalalang rice terraces stretch across the hills in green steps. These terraces are shaped by generations of farmers who work the land by hand. In the morning, mist rises above the fields, and sunlight reflects off the water in the paddies. Farmers in wide-brimmed hats plant rice carefully, their feet sinking into the soft earth. Water flows gently through small canals, keeping the fields healthy and green. The quiet surroundings and slow rhythm of farm life create a peaceful and inspiring scene.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">These natural wonders highlight Bali\u2019s dedication in preserving its environmental and cultural treasures. By exploring these sites, tourists not only experience the island\u2019s scenic beauty but also support ongoing conservation efforts, helping to ensure that Bali\u2019s wonders last for future generations.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">4. Which parts of the text best support the description of Bali as &#8220;<\/span><strong>Bali is full of natural beauty<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">There is more than one correct answer. Click on every correct answer!<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify; list-style-type: circle;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">A peaceful area filled with green forests, calm mangrove swamps, and colorful coral reefs along the sea.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">These terraces are shaped by generations of farmers who work the land by hand.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Water flows gently over rocky cliffs into a cool, clear pool. Mist rises into the air, mixing with the calming sound of falling water.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">In the morning, mist rises above the fields, and sunlight reflects off the water in the paddies.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-checked=\"false\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Farmers in wide-brimmed hats plant rice carefully, their feet sinking into the soft earth.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban: Pernyataan 1, Pernyataan 3, dan Pernyataan 4<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Soal menanyakan deskripsi tekstual mana yang paling mendukung pernyataan bahwa &#8220;Bali penuh dengan <\/span><strong>keindahan alam<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong>&#8221; Berikut penjelasanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pernyataan 1: Mendukung<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kawasan damai yang dipenuhi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">hutan hijau<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rawa<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> bakau yang tenang, dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terumbu karang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> berwarna-warni di sepanjang laut.&#8221; Kalimat ini mendukung tema keindahan alam karena menggambarkan keanekaragaman ekosistem Bali dengan cara yang mencolok secara visual.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pernyataan 2: Tidak Mendukung<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTeras-teras ini dibentuk oleh para petani yang mengolah lahan secara manual selama beberapa generasi.\u201d Kalimat\u00a0 ini berfokus pada tenaga kerja manusia\/warisan budaya, bukan keindahan alamnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pernyataan 3: Mendukung<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Air<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> mengalir lembut di atas <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tebing berbatu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> menuju kolam yang sejuk dan jernih. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kabut<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> mengepul ke udara, bercampur dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">suara air terjun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menenangkan.\u201d Kedua kalimat ini menggambarkan Air Terjun Munduk, yang menekankan kualitasnya yang tenang dan indah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pernyataan 4: Mendukung<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDi pagi hari, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kabut<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> mengepul di atas sawah, dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sinar matahari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">memantul di air di sawah.\u201d Kalimat ini menggambarkan Sawah Berundak Tegalalang saat fajar, pemandangan ikonik Bali.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pernyataan 5: Tidak Mendukung<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPetani dengan topi bertepi lebar menanam padi dengan hati-hati, kaki mereka terbenam ke dalam tanah yang lunak.\u201d Meskipun menggugah, fokus kalimat ini adalah pada aktivitas manusia (petani yang bekerja) dan bukan pada keindahan alamnya.<\/span><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Read the text to answer question no.5 to 7!<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Space Exploration<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">In recent decades, space exploration has captured the imagination of many and consumed billions of dollars in public and private funding. While the idea of traveling to distant planets and uncovering the mysteries of the universe is exciting, the reality is that space exploration comes at an enormous cost. This money could be more effectively used to address pressing problems here on Earth.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">First, space exploration is extremely expensive, with individual missions costing hundreds of millions (sometimes billions) of dollars. These funds come from taxes, meaning ordinary citizens bear the burden. At a time when many communities lack access to clean water, quality healthcare, and proper education, it is irresponsible to prioritize projects that do not directly improve people\u2019s daily lives.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Second, the risks and uncertainties of space missions are high. Many missions have failed, resulting in wasted resources, lost equipment, and, tragically, even loss of life. For example, unmanned spacecraft have crashed into planets or moons due to technical errors, and manned missions have faced deadly accidents. Such dangers raise the question: is it ethical to continue risking human lives and huge investments for uncertain outcomes?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Third, space exploration can lead to environmental concerns. Launching rockets produces large amounts of greenhouse gases and contributes to space debris, which can threaten satellites and future missions. At a time when we are already facing severe environmental crises on Earth, adding another source of pollution is counterproductive.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Finally, the promised benefits of space exploration are often exaggerated. While some technologies have originated from space research, the same advancements could have been developed through targeted investment in specific fields like medicine, transportation, or renewable energy, without the massive cost of interplanetary missions.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Space exploration may satisfy human curiosity, but it is a luxury, not a necessity. The urgent problems we face\u2014poverty, climate change, disease\u2014require immediate attention and resources. Therefore, governments and corporations should redirect funding from space projects to solving critical issues on Earth. Our priority should be to protect and improve life here before spending billions on distant worlds.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Explicit Information<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subkompetensi: Outline<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">5. <span style=\"font-weight: 400;\">Which of the following mind maps best describe the outline of the text?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/145c2f94-dfea-4904-8581-8baf5b078189.png\" width=\"500\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/bcba13cc-36a9-402f-b2cd-1035bd3333db.png\" width=\"500\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Jawaban<\/b> <b>: B<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Pembahasan<\/b> <b>:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peta konsep pada pilihan B persis sesuai dengan struktur teksnya\u2014pernyataan pembuka yang menentang eksplorasi ruang angkasa, diikuti oleh empat argumen utama (biaya, risiko, isu lingkungan, manfaat yang dipertanyakan), diakhiri dengan rekomendasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">A, C, D, E salah karena mewakili struktur teks yang pro-eksplorasi ruang angkasa, bukan sudut pandang yang kontra.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Implicit Information<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subkompetensi: Tone<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">6. What is the writer&#8217;s attitude towards space explorations?<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Neutral<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Supportive<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Opposed<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Skeptical<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Informative<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Jawaban<\/b> <b>: C<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Pembahasan<\/b> <b>:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis dengan jelas <\/span><b>menentang eksplorasi ruang angkasa<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan tingkat biaya saat ini, menyebutnya &#8220;sebuah kemewahan&#8221; dan mendesak pengalihan dana. Sehingga, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tepat adalah <\/span><b><i>opposed<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihan lain tidak tepat.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Netral:\u00a0 penulis tidak berimbang atau tidak memihak; nadanya sangat negatif.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendukung: tidak ada sikap mendukung terhadap eksplorasi ruang angkasa dalam teks.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Skeptis: skeptisisme berarti keraguan, tetapi teks tersebut melampaui keraguan dan langsung menentang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Informatif: penulis memasukan pendapat pribadinya, sehingga tidak bersifat informatif murni.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Evaluation and Appreciation<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subkompetensi: Strength of Argument<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">7. The arguments about the urgency of solving problems on Earth could be strengthened by \u2026<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">adding more emotional language to criticize space agencies<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">listing the names of all current space projects<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">including historical accounts of failed space missions<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">presenting statistics about poverty, climate change, or disease rates<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">quoting famous astronauts about the dangers of space<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Jawaban<\/b> <b>: D<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Pembahasan<\/b> <b>:\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>D (Benar)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Statistik konkret tentang isu-isu mendesak di Bumi akan membuat argumen lebih persuasif dengan <\/span><b>memberikan bukti terukur<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> tentang kebutuhan prioritas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihan lain tidak tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">A (Salah): Bahasa emosional memang bisa persuasif, tetapi argumen berbasis bukti lebih kuat untuk kredibilitas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">B (Salah): Mencantumkan proyek menambah detail tetapi tidak urgensi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">C (Salah): Meskipun relevan dengan risiko, hal itu tidak memperkuat urgensi isu-isu di Bumi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">E (Salah): Kutipan tentang bahaya berfokus pada risiko, bukan pada perlunya pengalihan sumber daya.<\/span><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Bahasa Inggris Tingkat Lanjut<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Kompetensi: Evaluasi dan Apresiasi (Mampu menilai kualitas argumen, keakuratan informasi, serta menanggapi teks secara kritis berdasarkan sudut pandang logis dan objektif)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Subkompetensi: Mampu memberikan opini atau refleksi mengenai isi teks dari sudut pandang yang berbeda<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bentuk Soal: Pilihan Ganda<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">In recent years, the world has seen a big change in how people pay for things. More and more people, especially young ones, prefer using digital payment methods like e-wallets, mobile banking, and contactless cards. This new trend has given rise to what many call the \u201ccashless generation.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">One main reason for this shift is convenience. Paying with a phone or card is faster and easier than carrying coins and bills. People can now buy food, shop online, or even pay for public transport with just a tap. It also helps reduce the risk of theft since there is no physical money to lose.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Another reason is the growth of technology. With smartphones becoming common and the internet being more available, digital payments have become part of daily life. Many schools and cafes now even refuse to accept cash, encouraging young people to adapt to this modern lifestyle.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">However, there are some concerns. Some people argue that going cashless can exclude older generations or those who do not have access to smartphones or bank accounts. Others worry about privacy and security, as digital payments can be tracked and hacked.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Despite these issues, the cashless trend continues to grow. Governments and businesses are working to make digital payments more secure and more available to everyone. It seems likely that the future will be even more digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">In conclusion, the cashless generation represents a big change in how we handle money. While there are both advantages and disadvantages, it is clear that cashless payments offer many benefits in terms of speed and convenience. As long as we ensure that everyone can join this movement, the cashless future could be a smart and inclusive one.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">8. How does the writer present different viewpoints about the topic?<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">By showing only negative effects of a cashless society<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">By clearly supporting the idea of going fully digital<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">By including statistics from international research<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">By giving emotional opinions from young people<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">By mentioning pros and cons of going cashless<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban: E<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Soal menanyakan bagaimana penulis menyajikan sudut pandang yang berbeda tentang topik <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">cashless generation<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam teks, penulis menyeimbangkan kelebihan dan kekurangan:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Kelebihan yang dijelaskan pada paragraf 2, 3, dan 5<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> Kemudahan (&#8220;lebih cepat dan mudah&#8221;), risiko pencurian berkurang, pertumbuhan teknologi (&#8220;ponsel pintar semakin umum&#8221;).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Kekurangan yang dijelaskan pada paragraf 4<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> Pengecualian generasi yang lebih tua, masalah privasi\/keamanan (&#8220;dapat dilacak dan diretas&#8221;).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian kesimpulan mengakui kedua sisi: &#8220;Meskipun ada kelebihan dan kekurangan&#8230;&#8221; Sehingga, bisa disimpulkan bahwa jawaban yang tepat adalah <\/span><strong>pilihan E.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan lain tidak tepat.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan A<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> &#8220;Dengan hanya menunjukkan efek negatif&#8221; <\/span><strong>salah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> karena teks ini membahas berbagai manfaat (misalnya, kemudahan, keamanan) di samping kekurangannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan B<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> &#8220;Dengan secara jelas mendukung gagasan untuk beralih sepenuhnya ke digital&#8221; <\/span><strong>salah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> karena Penulis tetap netral, mencatat tantangan (pengecualian, peretasan) alih-alih menganjurkan digitalisasi penuh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan C<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> &#8220;Dengan memasukkan statistik dari penelitian internasional&#8221; <\/span><strong>salah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> karena teks ini menggunakan observasi umum (misalnya, &#8220;lebih banyak orang lebih menyukai pembayaran digital&#8221;) tetapi tidak ada data atau studi spesifik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan D<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> &#8220;Dengan memberikan opini emosional dari kaum muda&#8221; <\/span><strong>salah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> karena <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">tone<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> dari teks ini objektif, berfokus pada fakta (misalnya, &#8220;sekolah menolak uang tunai&#8221;) dengan tidak memasukkan emosi pribadi.<\/span><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Mau dapat skor TKA sempurna? Yuk, pakai <strong>Kitab TKA SMA<\/strong> untuk Saintek dan Soshum. <strong>Jangan sampai kehabisan<\/strong>, klik banner di bawah buat pesan sekarang!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/product\/42616980\/51714422903?d_id=d750a&amp;uls_trackid=56jd2l1i033d&amp;utm_content=4ZUivFTm4gr1N2o8YPDKdAZkhe87 \"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e57790e4-4503-48bc-96e7-92688e05573d.png\" alt=\"kitab TKA SMA\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Matematika Wajib<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">9. Mirna akan memproduksi dua jenis kue dengan modal Rp8.000.000,00. Biaya produksi kue bolu sebesar Rp15.000,00 per kotak dan dijual dengan laba 40%. Sedangkan biaya produksi kue brownies sebesar Rp20.000,00 per kotak dan dijual dengan laba 35%. Setiap harinya, Mirna dapat memproduksi paling banyak 500 kotak kue. Apabila Mirna ingin memperoleh keuntungan maksimal, memikirkan <\/span><strong>Benar<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><strong>Salah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk setiap pernyataan berikut!<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>Pernyataan<\/strong><\/td>\n<td><strong>Benar<\/strong><\/td>\n<td><strong>Salah<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mirna harus memproduksi 200 kotak bolu<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mirna harus memproduksi kue brownies lebih banyak<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan maksimum yang dapat diperoleh Mirna adalah Rp3.100.000,00<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: salah, salah, benar<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalkan:\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Banyaknya kue bolu yang di produksi: <em>x<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Banyaknya kue brownis yang diproduksi: <em>y<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan dari penjualan kue bolu dan brownis adalah:\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>f<\/em> (<em>x<\/em>, <em>y<\/em>) = 40% (15.000<em>x<\/em>) + 35% (20.000<em>y<\/em>)<\/p>\n<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0= 6.000<em>x<\/em> + 7.000<em>y<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian kendalanya adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">15.000<em>x<\/em> + 20.000<em>y<\/em> \u2264 8.000.000 <\/span>atau dapat ditulis 3<em>x<\/em> + 4<em>y<\/em> \u2264 1.600, dan <em>x<\/em> + <em>y<\/em> \u2264 500<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berarti permasalahan pada soal dapat dituliskan dalam bentuk\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Maksimum <em>f<\/em> (<em>x<\/em>, <em>y<\/em>) = 6.000<em>x<\/em> + 7.000<em>y<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan syarat<\/span><\/p>\n<p>3<em>x<\/em> + 4<em>y<\/em> \u2264 1.600<\/p>\n<p><em>x<\/em> + <em>y<\/em> \u2264 500<\/p>\n<p><em>x<\/em> \u2265 0<\/p>\n<p><em>y<\/em> \u2265 0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila digambarkan akan didapat bentuk\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8a338e45-3500-402c-b96b-f8bc8892c1e1.png\" width=\"534\" height=\"184\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berarti titik pojoknya adalah (0, 0), (0, 400), (500, 0), dan (400, 100)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Substitusi masing-masing titik pojok ke fungsi obyektif maka akan didapatkan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>f<\/em> (0, 0) = 6.000 (0) + 7.000 (0) = 0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>f<\/em> (0, 400) = 6.000 (0) + 7.000 (400) = 2.800.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>f<\/em> (500, 0) = 6.000 (500) + 7.000 (0) = 3.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>f<\/em> (400, 100) = 6.000 (400) + 7.000 (100) = 3.100.000 <\/span><b>maksimum<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berarti pernyataan 1 salah karena mestinya Mirna membuat 400 kotak bolu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan 2 salah karena kue yang diproduksi adalah 400 bolu dan 100 brownis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan 3 benar, karena keuntungan maksimumnya adalah 3.100.000.<\/span><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Matematika Tingkat Lanjut<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>10. <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9eb40278-ae99-480b-bd35-4b9a40d2ca36.png\" width=\"157\" height=\"176\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b7412bc1-6d6a-492b-9c33-00ca059b0ef4.png\" width=\"298\" height=\"201\" \/><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-24-2022-08-12-17-13-AM\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, nggak terlalu sulit kan? Untuk informasi lengkap seputar TKA SMA, mulai dari strategi belajar, tryout, pembahasan materi, hingga latihan soal, langsung klik link\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/tka?referralCookiesId=60e26517-e3f4-4dbc-84b4-4592e3094835\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangguru.com\/tka<\/a><\/strong>.<\/p>\n<p>Mau tanya-tanya dulu? Langsung aja klik banner di bawah ini!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=+6281574410000&amp;text=Mau%20informasi%20promo%20dan%20paket%20belajar%20Brain%20Academy%20Online\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/99d05ce6-73fd-4a63-b0ff-dc43d2dafbb5.png\" alt=\"brain academy online\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi Soal:<\/strong><\/p>\n<p>Perkaban Nomor 45 Tahun 2025 tentang Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik (TKA) Jenjang SMA\/MA\/Sederajat dan SMK\/MAK<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk mata pelajaran wajib, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika di sini! &#8212; Sudah mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA)? Karena termasuk jenis tes baru, nggak ada salahnya untuk kamu mulai curi start dari sekarang. Langsung aja, kita lihat simulasi soal TKA SMA [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":5307,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1789719189:64"],"_edit_last":["64"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0045313b-fc5c-478f-a538-9ed6f79ae1ef.png"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA untuk mata pelajaran wajib, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika di sini!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_wp_old_date":["2025-05-19","2025-08-01"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["contoh soal TKA"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA untuk mata pelajaran wajib, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika di sini!"],"_yoast_wpseo_linkdex":["72"],"_yoast_wpseo_content_score":["30"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["21"],"_oembed_c7ecbedc428f14fc6705a2dc98004a8d":["{{unknown}}"]},"categories":[1],"tags":[10,81],"class_list":["post-5307","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-latihan-soal","tag-tka"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Soal TKA SMA 2026: Bahasa Indonesia, Inggris &amp; Matematika<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA untuk mata pelajaran wajib, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Soal TKA SMA 2026: Bahasa Indonesia, Inggris &amp; Matematika\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA untuk mata pelajaran wajib, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-03T06:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-18T08:14:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0045313b-fc5c-478f-a538-9ed6f79ae1ef.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Brain Academy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Brain Academy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"21 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika\",\"name\":\"Contoh Soal TKA SMA 2026: Bahasa Indonesia, Inggris & Matematika\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0045313b-fc5c-478f-a538-9ed6f79ae1ef.png\",\"datePublished\":\"2026-08-03T06:00:19+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-18T08:14:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e\"},\"description\":\"Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA untuk mata pelajaran wajib, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0045313b-fc5c-478f-a538-9ed6f79ae1ef.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0045313b-fc5c-478f-a538-9ed6f79ae1ef.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Soal TKA SMA 2026: Bahasa Indonesia, Inggris &#038; Matematika\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e\",\"name\":\"Brain Academy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Brain Academy\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/brain-academy\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Soal TKA SMA 2026: Bahasa Indonesia, Inggris & Matematika","description":"Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA untuk mata pelajaran wajib, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Soal TKA SMA 2026: Bahasa Indonesia, Inggris & Matematika","og_description":"Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA untuk mata pelajaran wajib, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika di sini!","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-08-03T06:00:19+00:00","article_modified_time":"2026-09-18T08:14:48+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0045313b-fc5c-478f-a538-9ed6f79ae1ef.png","type":"","width":"","height":""}],"author":"Brain Academy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Brain Academy","Est. reading time":"21 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika","name":"Contoh Soal TKA SMA 2026: Bahasa Indonesia, Inggris & Matematika","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0045313b-fc5c-478f-a538-9ed6f79ae1ef.png","datePublished":"2026-08-03T06:00:19+00:00","dateModified":"2026-09-18T08:14:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e"},"description":"Yuk, lihat simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA untuk mata pelajaran wajib, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0045313b-fc5c-478f-a538-9ed6f79ae1ef.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0045313b-fc5c-478f-a538-9ed6f79ae1ef.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tka-bahasa-indonesia-bahasa-inggris-matematika#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Soal TKA SMA 2026: Bahasa Indonesia, Inggris &#038; Matematika"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e","name":"Brain Academy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Brain Academy"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/brain-academy"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5307","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5307"}],"version-history":[{"count":19,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5307\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7049,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5307\/revisions\/7049"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5307"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5307"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5307"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5307"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}