{"id":4783,"date":"2025-08-05T09:00:43","date_gmt":"2025-08-05T02:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=4783"},"modified":"2025-08-05T12:36:24","modified_gmt":"2025-08-05T05:36:24","slug":"pengertian-akuntansi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi","title":{"rendered":"Pengertian Akuntansi, Sejarah, Fungsi, Manfaat, &#038; Jenisnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ae15ece9-bee1-4392-8a20-883f1738bbb1.png\" alt=\"pengertian akuntansi\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu akuntansi, dan bagaimana sejarah kemunculannya? Yuk, simak pengertian, sejarah, fungsi, dan jenis-jenisnya dalam artikel berikut!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi adalah bidang ilmu yang berperan penting di berbagai sektor, mulai dari perusahaan, pemerintahan, hingga organisasi. Akuntansi digunakan untuk mengelola, mencatat, menganalisis, dan melaporkan keuangan secara akurat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa akuntansi, perusahaan tidak akan tahu apakah mereka sedang mendapatkan keuntungan atau justru mengalami kerugian. Nah, dengan adanya akuntansi, setiap transaksi keuangan dapat tercatat dengan rapi, dianalisis sesuai dengan ketentuan, dan dilaporkan secara transparan, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Lalu, apa saja manfaat lain dari akuntansi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Akuntansi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, <\/span><strong>pengertian akuntansi adalah suatu proses yang diawali dengan mencatat, mengklasifikasikan, mengolah, dan menyajikan data yang berhubungan dengan keuangan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> Dengan demikian, data tersebut dapat digunakan seseorang yang ahli dalam bidang ini untuk membuat keputusan ekonomi yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1f1facbf-e15a-4e5f-a8e4-33945b1c614d.png\" alt=\"akuntan\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Seseorang yang ahli dalam bidang akuntansi disebut sebagai akuntan (Sumber: freepik.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam praktiknya, akuntansi mencakup aktivitas mencatat semua transaksi keuangan, mengolah data tersebut menjadi laporan keuangan, melakukan analisis keuangan untuk mengetahui kondisi perusahaan, serta menyajikan laporan tersebut kepada pemangku kepentingan seperti pemilik bisnis, manajemen, investor, kreditor, dan pihak lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-akuntansi\">Jurusan Akuntansi, Prodi Favorit dengan Prospek Kerja Luas<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa pengertian akuntansi menurut para ahli:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Soemarsono S.R.<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Soemarsono S.R. (2004) akuntansi adalah proses mengidentifikasikan, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Profesor Horngren, Sundem, Elliott, dan Philbrick<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam buku \u201cIntroduction to Financial Accounting\u201d, akuntansi adalah proses pengukuran dan pelaporan informasi keuangan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Profesor Anthony dan Reece<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Anthony dan Reece, akuntansi adalah suatu proses identifikasi, pengukuran, dan komunikasi informasi ekonomi untuk mendukung pengambilan keputusan yang rasional.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Warren Reeve dan Fees<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Warren Reeve dan Fees, akuntansi adalah sistem informasi yang menyediakan laporan kepada pihak-pihak berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Paul Grady<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Paul Grady, pengertian akuntansi adalah tubuh dari prinsip-prinsip dan proses-proses yang digunakan untuk menciptakan informasi keuangan dalam rangka mencapai tujuan tertentu<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Profesor Kieso, Weygandt, dan Warfield<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam buku berjudul \u201cIntermediate Accounting\u201d, akuntansi merupakan suatu sistem informasi yang mengukur, menganalisis, dan melaporkan informasi keuangan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">7. Profesor Meigs dan Meigs<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam bukunya yang berjudul &#8220;Accounting: The Basis for Business Decisions&#8221;, Profesor Meigs dan Meigs mengatakan bahwa akuntansi adalah suatu proses mengidentifikasi, mengukur, dan menyajikan informasi ekonomi kepada para pemangku kepentingan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">8. Profesor Albrecht dan Stice<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Profesor Albrecht dan Stice dalam bukunya Accounting Concepts and Applications menyatakan bahwa akuntansi merupakan bahasa bisnis yang berfungsi untuk mencatat transaksi keuangan<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">9. Profesor Nobes dan Parker <\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Profesor Nobes dan Parker melalui karyanya tentang akuntansi internasional menegaskan bahwa akuntansi tidak hanya mencatat, tetapi juga mencakup proses pengukuran, pelaporan, dan interpretasi aktivitas keuangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Sejarah Akuntansi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem pencatatan keuangan sudah ada sejak sekitar 3000 SM di berbagai peradaban, seperti Kaldea-Babilonia, Asiria, Samaria, Mesir, China, dan Yunani. Namun, pencatatannya belum sistematis atau lengkap. Di Italia, para pedagang Venesia mulai menerapkan pencatatan transaksi keuangan yang lebih teratur dan sistematis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun 1494, Luca Pacioli menerbitkan buku yang berjudul <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Summa de Arithmetica Geometria Proportioni et Proportionalita<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Salah satu bagian buku, berjudul <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Tractatus de Computis et Scriptorio<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, membahas sistem pembukuan berpasangan (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">double-entry bookkeeping<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">). Sistem ini menggunakan istilah debit (adebeo) dan kredit (credito) dengan tiga buku utama: memorandum, jurnal, dan buku besar. Subjudul inilah yang menjadi cikal bakal munculnya akuntansi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring berjalannya waktu, akuntansi mulai diakui sebagai disiplin ilmu tersendiri. Sistem akuntansi diberi nama sesuai dengan nama orang yang mengembangkannya atau dari nama negara masing-masing. Seperti misalnya, Sistem Anglo Saxon di Amerika Serikat dan Inggris, serta Sistem Kontinental di Belanda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejalan dengan perkembangan teknologi maka pada pertengahan abad ke 20 dipakailah komputer sebagai pengolah data akuntansi sehingga data akuntansi dapat diselesaikan dengan baik dan efisien.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pertumbuhan-dan-perkembangan-ekonomi\">Pertumbuhan &amp; Perkembangan Ekonomi: Definisi, Ciri, Indikator, dan Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Sejarah Akuntansi di Indonesia<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan akuntansi di Indonesia dapat digambarkan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, akuntansi berkembang sekitar 1642, tepatnya pada zaman VOC.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masa pendudukan Jepang selama 1942-1945, sistem akuntansi di Indonesia tetap menggunakan pola Belanda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah tahun 1960, Indonesia mulai menggunakan sistem akuntansi Anglo Saxon dari Amerika, yang dianggap lebih efisien dan praktis dibandingkan sistem sebelumnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 1 Oktober 1994, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menggantikan Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) untuk menyesuaikan dengan perkembangan internasional.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 1 September 2007, SAK direvisi dengan penambahan 59 Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), termasuk akuntansi syariah, dan 7 Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tujuan Akuntansi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akuntansi bertujuan untuk menyediakan informasi keuangan yang relevan, akurat, dan dapat dipercaya, yang digunakan oleh berbagai pihak untuk membuat keputusan.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Selain itu, beberapa tujuan lain dari akuntansi adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Memberikan Informasi Keuangan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi bertujuan untuk menyajikan laporan keuangan, seperti neraca, laporan laba rugi, dan arus kas, yang memberikan gambaran kondisi keuangan suatu perusahaan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Mencatat Transaksi Keuangan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semua transaksi yang terjadi selama periode tertentu dicatat dengan rapi dan sistematis untuk memudahkan pengelolaan data.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Membantu Pengambilan Keputusan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Informasi akuntansi mendukung para pemilik bisnis, investor, manajer, dan pihak lainnya dalam mengambil keputusan berdasarkan data keuangan yang akurat.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Memastikan Kepatuhan Hukum<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu organisasi mematuhi aturan perpajakan, peraturan pemerintah, dan standar akuntansi yang berlaku.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Mengawasi dan Mengontrol Keuangan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan pencatatan yang tepat, akuntansi membantu memonitor keuangan perusahaan untuk mencegah kesalahan dan penyalahgunaan dana.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Memenuhi Kewajiban Perpajakan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Laporan keuangan yang telah disusun dapat membantu perusahaan untuk memenuhi kewajiban perpajakan. Selain itu, laporan ini wajib dilaporkan tepat waktu kepada otoritas pajak sesuai peraturan yang berlaku.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk\">Apa Itu OJK? Ini Pengertian, Fungsi, Tugas dan Wewenangnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi Akuntansi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi memiliki berbagai fungsi yang penting dalam sebuah bisnis, organisasi, maupun bagi individu. Berikut adalah beberapa fungsi utama akuntansi:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Fungsi Pencatatan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi mencatat semua transaksi keuangan secara sistematis dan lengkap. Pencatatan mencakup semua laporan masuk dan keluar keuangan yang kemudian menjadi dasar untuk analisis dan pelaporan lebih lanjut. Tujuannya untuk membantu menjaga catatan transaksi yang dapat dilacak kembali kapan saja untuk kebutuhan organisasi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Fungsi Pelaporan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi menyusun laporan keuangan seperti laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas. Laporan ini memberikan gambaran tentang kinerja keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Tujuannya untuk menyampaikan informasi keuangan kepada berbagai pihak yang berkepentingan, seperti manajemen, investor, atau pemerintah.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Fungsi Kontrol dan Pengendalian<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi membantu memastikan bahwa kegiatan keuangan berjalan sesuai dengan anggaran dan kebijakan yang telah ditetapkan. Dengan memeriksa laporan keuangan secara berkala, akuntansi membantu mengidentifikasi kesalahan dan potensi penyimpangan lainnya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Fungsi Perencanaan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Data akuntansi digunakan untuk menyusun anggaran dan merancang strategi keuangan untuk masa depan. Informasi tentang pendapatan, biaya, dan arus kas membantu organisasi dalam merencanakan kegiatan bisnis di masa depan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Fungsi Evaluasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Informasi akuntansi membantu mengevaluasi kinerja keuangan organisasi atau perusahaan dari periode ke periode dan menentukan area mana yang memerlukan perbaikan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Manfaat Akuntansi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi memberikan berbagai manfaat bagi individu maupun organisasi atau perusahaan. Berikut beberapa manfaat akuntansi yang perlu kamu ketahui:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Pencatatan Transaksi yang Terorganisir<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semua aktivitas keuangan terdokumentasi dengan baik, sehingga memudahkan pengelolaan dan pelacakan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Membantu Pengambilan Keputusan Strategis<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Informasi yang dihasilkan oleh sistem akuntansi dapat digunakan untuk membuat keputusan yang strategis perusahaan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas<\/b><\/span><b><br \/>\n<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Laporan keuangan yang jelas dan terstruktur membantu mempertanggungjawabkan setiap penggunaan dana.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Memudahkan Penyusunan Anggaran<\/b><\/span><b><br \/>\n<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi menjadi dasar dalam membuat perencanaan keuangan yang lebih efektif dan efisien.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Menghemat Waktu dan Tenaga<\/b><\/span><b><br \/>\n<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan sistem yang terstruktur, proses pencatatan dan pelaporan lebih cepat dan akurat, terutama dengan dukungan software akuntansi.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Membantu Evaluasi Performa Keuangan<\/b><\/span><b><br \/>\n<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan akuntansi, organisasi dapat mengetahui apakah mereka mengalami keuntungan atau kerugian, serta melihat efisiensi operasional.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Mempermudah Urusan Pajak<\/b><\/span><b><br \/>\n<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Data akuntansi yang lengkap memudahkan dalam perhitungan dan pelaporan pajak kepada pemerintah.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Menjadi Informasi untuk Investor dan Kreditur<\/b><\/span><b><br \/>\n<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi memberikan informasi penting bagi investor, kreditur, dan pihak eksternal lainnya untuk mengevaluasi kelayakan investasi atau pinjaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbn\">Apa Itu APBN? Ini Pengertian &amp; Mekanisme Penyusunannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Akuntansi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa jenis akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebutuhan setiap organisasi atau perusahaan. Berikut adalah jenis-jenis akuntansi yang banyak dikenal secara umum:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Akuntansi Keuangan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi keuangan berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan yang digunakan oleh pihak eksternal, seperti investor, kreditur, dan pemerintah.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Akuntansi Manajemen\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi manajemen digunakan untuk menyediakan informasi untuk kebutuhan internal manajemen guna mendukung perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Akuntansi Biaya<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi biaya bertujuan untuk menghitung dan mengelola biaya produksi agar perusahaan dapat menetapkan harga produk yang sesuai.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Akuntansi Perpajakan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkaitan dengan perhitungan pajak dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan pajak yang berlaku.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Akuntansi Auditing<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi auditing berfokus pada pemeriksaan laporan keuangan untuk memastikan bahwa data yang disajikan sesuai dengan standar akuntansi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Akuntansi Forensik<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Digunakan untuk menyelidiki dan menganalisis data keuangan terkait dengan penipuan atau masalah hukum lainnya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Akuntansi Anggaran<\/b><b>\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi anggaran bertujuan untuk merencanakan dan memantau anggaran perusahaan sehingga lebih efektif dan efisien.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Akuntansi Pemerintahan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Digunakan untuk mencatat dan melaporkan aktivitas keuangan instansi pemerintahan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>9. Akuntansi Syariah<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi syariah merupakan akuntansi yang diterapkan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Akuntansi ini biasanya digunakan oleh lembaga keuangan syariah dan perusahaan yang beroperasi sesuai dengan hukum Islam.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>10. Akuntansi Pendidikan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akuntansi pendidikan merupakan bidang spesialisasi akuntansi yang bergerak dalam penyebaran pendidikan akuntansi pada masyarakat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Proses Akuntansi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses akuntansi atau siklus akuntansi terdiri dari beberapa tahapan untuk menghasilkan laporan keuangan yang akurat. Berikut adalah beberapa tahapannya:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Pencatatan Transaksi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semua transaksi keuangan dicatat terlebih dahulu di jurnal atau buku harian. Hal ini mencakup kegiatan seperti pembelian, penjualan, penerimaan uang, atau pembayaran. Contohnya, ketika perusahaan menjual barang, transaksi ini dicatat sebagai pendapatan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Posting ke Buku Besar<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah dicatat di jurnal, transaksi tersebut dipindahkan (di-<em>posting<\/em>) ke dalam buku besar. Buku besar adalah tempat untuk mengelompokkan transaksi berdasarkan akun tertentu, seperti kas, piutang, atau pendapatan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Penyusunan Neraca Saldo<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahap ini, total dari semua akun di buku besar dihitung dan dicatat ke dalam neraca saldo. Neraca saldo bertujuan memastikan bahwa jumlah debit dan kredit sudah seimbang. Jadi, total semua pemasukan dan pengeluaran dihitung untuk memastikan tidak ada kesalahan pencatatan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Penyesuaian<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akun-akun tertentu perlu disesuaikan untuk mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya. Penyesuaian ini dilakukan di akhir periode akuntansi, misalnya untuk mencatat penyusutan aset atau pendapatan yang belum diterima. Misalnya, jika perusahaan memiliki piutang yang belum dilunasi, ini akan dicatat sebagai pendapatan yang masih harus diterima.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Penyusunan Laporan Keuangan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah semua penyesuaian selesai, laporan keuangan disusun. Laporan ini meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan laporan perubahan ekuitas.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Penutupan Akun<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap terakhir adalah menutup akun-akun pendapatan dan biaya, sehingga saldo mereka menjadi nol. Hal ini dilakukan untuk memulai periode akuntansi yang baru.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan mengenai pengertian akuntansi, sejarah, tujuan, fungsi, manfaat, jenis hingga prosesnya. Sekarang kamu sudah lebih paham kan jika diminta menjelaskan pengertian akuntansi. Jika kamu tertarik untuk mendalami akuntansi lebih lanjut, kamu bisa belajar langsung dengan Master Teacher berpengalaman di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong>\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/kelas.brainacademy.id\/?referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e6ea43ef-b6e3-426d-8d2a-bc2a322e8da1.jpeg\" width=\"821\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asih, D. 2024. Sistem Informasi Akuntansi dan Persamaan Dasar Akuntansi [daring]. Tautan: https:\/\/repositori.kemdikbud.go.id\/20750\/1\/Kelas%20XII_Ekonomi_KD%203.1%20%281%29.pdf, diakses tanggal 15 Januari 2025<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Basuki. 2024. Akuntansi sebagai Sistem Informasi Ekonomi Kelas XII [daring]. Tautan: https:\/\/repositori.kemdikbud.go.id\/22014\/1\/XII_Ekonomi_KD-3.1_Final.pdf,\u00a0 diakses tanggal 15 Januari 2025<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Indrastuti, dkk. 2024. Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga [daring]. Tautan: https:\/\/static.buku.kemdikbud.go.id\/content\/pdf\/bukuteks\/kurikulum21\/Dasar-Akuntansi-dan-Lembaga-Keuangan-BS-KLS-X.pdf, diakses tanggal 15 Januari 2025<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu akuntansi, dan bagaimana sejarah kemunculannya? Yuk, simak pengertian, sejarah, fungsi, dan jenis-jenisnya dalam artikel berikut! \u2014 Akuntansi adalah bidang ilmu yang berperan penting di berbagai sektor, mulai dari perusahaan, pemerintahan, hingga organisasi. Akuntansi digunakan untuk mengelola, mencatat, menganalisis, dan melaporkan keuangan secara akurat. Tanpa akuntansi, perusahaan tidak akan tahu apakah mereka sedang mendapatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":74,"featured_media":4783,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1754372211:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apa itu akuntansi, dan bagaimana sejarah kemunculannya? Yuk, simak pengertian, sejarah, fungsi, dan jenis-jenisnya dalam artikel berikut!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ae15ece9-bee1-4392-8a20-883f1738bbb1.png"],"_wp_old_date":["2025-02-17"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-4783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Akuntansi, Sejarah, Fungsi, Manfaat, &amp; Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Akuntansi, Sejarah, Fungsi, Manfaat, &amp; Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu akuntansi, dan bagaimana sejarah kemunculannya? Yuk, simak pengertian, sejarah, fungsi, dan jenis-jenisnya dalam artikel berikut! \u2014 Akuntansi adalah bidang ilmu yang berperan penting di berbagai sektor, mulai dari perusahaan, pemerintahan, hingga organisasi. Akuntansi digunakan untuk mengelola, mencatat, menganalisis, dan melaporkan keuangan secara akurat. Tanpa akuntansi, perusahaan tidak akan tahu apakah mereka sedang mendapatkan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-05T02:00:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-05T05:36:24+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Olivia Yunita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Olivia Yunita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi\",\"name\":\"Pengertian Akuntansi, Sejarah, Fungsi, Manfaat, & Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ae15ece9-bee1-4392-8a20-883f1738bbb1.png\",\"datePublished\":\"2025-08-05T02:00:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-05T05:36:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ae15ece9-bee1-4392-8a20-883f1738bbb1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ae15ece9-bee1-4392-8a20-883f1738bbb1.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Akuntansi, Sejarah, Fungsi, Manfaat, &#038; Jenisnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85\",\"name\":\"Olivia Yunita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Olivia Yunita\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/olivia-yunita\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Akuntansi, Sejarah, Fungsi, Manfaat, & Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Akuntansi, Sejarah, Fungsi, Manfaat, & Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Apa itu akuntansi, dan bagaimana sejarah kemunculannya? Yuk, simak pengertian, sejarah, fungsi, dan jenis-jenisnya dalam artikel berikut! \u2014 Akuntansi adalah bidang ilmu yang berperan penting di berbagai sektor, mulai dari perusahaan, pemerintahan, hingga organisasi. Akuntansi digunakan untuk mengelola, mencatat, menganalisis, dan melaporkan keuangan secara akurat. Tanpa akuntansi, perusahaan tidak akan tahu apakah mereka sedang mendapatkan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-08-05T02:00:43+00:00","article_modified_time":"2025-08-05T05:36:24+00:00","author":"Olivia Yunita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Olivia Yunita","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi","name":"Pengertian Akuntansi, Sejarah, Fungsi, Manfaat, & Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ae15ece9-bee1-4392-8a20-883f1738bbb1.png","datePublished":"2025-08-05T02:00:43+00:00","dateModified":"2025-08-05T05:36:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ae15ece9-bee1-4392-8a20-883f1738bbb1.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ae15ece9-bee1-4392-8a20-883f1738bbb1.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-akuntansi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Akuntansi, Sejarah, Fungsi, Manfaat, &#038; Jenisnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85","name":"Olivia Yunita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g","caption":"Olivia Yunita"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/olivia-yunita"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/74"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4783"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4783\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5714,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4783\/revisions\/5714"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4783"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}