{"id":478,"date":"2026-03-10T11:00:34","date_gmt":"2026-03-10T04:00:34","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=478"},"modified":"2026-03-10T15:39:11","modified_gmt":"2026-03-10T08:39:11","slug":"contoh-soal-tes-skolastik-utbk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk","title":{"rendered":"Contoh Soal UTBK SNBT 2026 beserta Kunci Jawabannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Kampus%20-%20Contoh%20Soal%20Skolastik.jpg\" alt=\"BA Pojok Kampus - Contoh Soal Skolastik\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Penasaran dengan pengertian dan materi apa yang ada pada Tes Skolastik? Yuk simak pembahasan lengkap beserta contoh soal yang diujikan pada SNBT 2026.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"background-color: transparent;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Hi, guys<\/em>. Nggak kerasa ya bulan ini pendaftaran UTBK SNBT 2026 akan dimulai. Artinya, waktu kamu untuk menghadapi UTBK hanya tinggal satu bulan lagi. Gimana nih perasaan kamu? <em>Shock<\/em>? Girang? Nangis? Terharu? Tertawa? Wah, wah, waaah campur aduk yaa rasanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tipe soal UTBK SNBT<\/strong> 2026 sendiri nggak ada perubahan dari tahun sebelumnya, yaitu ada <strong>soal pilihan ganda dan isian singkat.\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terus apa nih yang harus kamu lakukan menjelang UTBK? Jawabannya hanya satu, belajar dan latihanlah. Latihan memahami soal-soalnya, belajar tentang dasar-dasar logika supaya tidak mudah terkecoh, dan banyak lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, untuk membantu kamu mulai memahami seperti tipe soal di UTBK SNBT, di artikel ini kita akan bahas materi-materi yang akan diujikan, pengertian Skolastik, dan juga contoh-contoh soal Tes Skolastik dari pemerintah. Psst, ada juga tambahan latihan soal khusus dari Brain Academy, loh. <em>Cekidot!<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Apa Itu Tes Skolastik?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan keterangan Mas Menteri Nadiem Makarim, <strong>Tes Skolastik<\/strong>\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">adalah<\/span><strong>\u00a0tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan bernalar dan pemecahan masalah <\/strong><span style=\"font-weight: bold;\">siswa<\/span>. Artinya, ujian ini berhubungan dengan dasar-dasar logika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumya, SNBT dianggap lebih menitikberatkan pada hafalan dibandingkan penalaran. Selain itu, materi yang diujikan juga terlalu banyak dan terfokus hanya pada mata pelajaran tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, Tes Skolastik akan lebih berhubungan dengan <strong>kemampuan bernalar dan <\/strong><strong><em><i>problem solving <\/i><\/em>para peserta didik<\/strong>, bukan sekedar hafalan semata. Maka dari itu, kamu harus lebih berfokus pada pemahaman yang mendalam. Tes Skolastik akan mengukur <span style=\"font-weight: bold;\">kemampuan kognitif, logika, penalaran matematika, literasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Apa Saja Materi yang Diujikan dalam UTBK SNBT?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahun 2026, akan ada 4 sub materi khusus yang akan diujikan pada UTBK SNBT. Keempat sub materi tersebut antara lain:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"line-height: 1.75;\"><strong>Potensi Kognitif<\/strong><br \/>\nTerdiri dari Kemampuan Penalaran Umum,\u00a0Kemampuan Kuantitatif,\u00a0Pengetahuan dan Pemahaman Umum, serta\u00a0Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis.<\/li>\n<li style=\"line-height: 1.75;\"><strong>Penalaran Matematika<\/strong><\/li>\n<li style=\"line-height: 1.75;\"><strong>Literasi dalam Bahasa Indonesia<\/strong><\/li>\n<li style=\"line-height: 1.75;\"><strong>Literasi dalam Bahasa Inggris<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, keempat tes ini penting agar calon mahasiswa dapat menyerap berbagai bidang ilmu di bangku kuliah dan dunia kerja nantinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>\u201cBerarti, mata pelajaran lainnya nggak penting dong?\u201d<\/i><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>Nope<\/i><\/em>, mata pelajaran lain tetap penting ya, hanya saja tidak diujikan di SNBT. Kalau kamu mau masuk PTN lewat jalur SNBP atau Seleksi Mandiri, mata pelajaran lainnya juga tetap akan diperhitungkan kok. Selain itu, kemampuan kognitif, matematika, hingga literasi merupakan kemampuan atau kompetensi yang dibangun di semua mata pelajaran. Jadi holistiknya tetap ada, <em><i>guys<\/i><\/em>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Jangan sampai ketinggalan!\u00a0<em><strong>Klik banner<\/strong><\/em>\u00a0di bawah ini untuk ikutan\u00a0<strong>tryout paling mirip dengan UTBK SNBT asli!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/TOUTBKPREM?referralCookiesId=60e26517-e3f4-4dbc-84b4-4592e3094835\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3efddebe-06ed-473f-b6c0-663a72551a31.png\" alt=\"tryout utbk snbt\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Contoh Soal Tes Skolastik dari Pemerintah<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yuk, coba kerjakan beberapa contoh soal Tes Skolastik untuk masing-masing sub materi berdasarkan yang ada di laman SNPMB BPPP berikut ini.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">1. Contoh Soal Potensi Kognitif<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lima sekawan Sano, Joko, Adi, Rimba, dan Ratu selalu semangat berangkat bersama menuju sekolah. Joko selalu menjemput Sano, setelah ia dijemput oleh Adi. Rimba menjadi anak terakhir yang dijemput. Sementara rumah Ratu terletak di antara rumah Joko dan rumah Adi. Berikut ini pernyataan yang BENAR adalah \u2026<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li>Rumah Ratu terletak paling jauh<\/li>\n<li>Rumah Adi terletak paling jauh<\/li>\n<li>Rumah Rimba terletak paling jauh<\/li>\n<li>Rumah Sano terletak paling dekat<\/li>\n<li>Rumah Adi terletak paling dekat<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: B<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menjawabnya, kita harus tahu siapa yang berangkat lebih dulu ke sekolah, artinya rumah dia lebih jauh dari sekolah. Nah, dari soal tersebut, kita bisa tahu kalau rumah Adi lebih jauh dari rumah Joko, karena Joko dijemput Adi yang kemudian mereka berdua menjemput Sano. Maka, rumah Sano lebih dekat dari rumah Joko. Sementara itu, karena rumah Ratu berada di antara rumah Joko dan Adi, maka rumah Rimba lah yang paling dekat dengan sekolah, karena ia dijemput paling terakhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila dituliskan berdasarkan urutan dari yang rumahnya terdekat dari sekolah sampai yang terjauh, maka jadinya seperti ini:<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">SEKOLAH &#8211; Rumah Rimba &#8211; Rumah Sano &#8211; Rumah Joko &#8211; Rumah Ratu &#8211; Rumah Adi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Jadi, jawaban yang benar sesuai dengan pilihan di atas<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">adalah B<\/span>.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\"><span style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif\" rel=\"noopener\">Latihan Soal SNBT\/UTBK Potensi Kognitif<\/a><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>2. Contoh Soal Penalaran Matematika<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perhatikan informasi berikut ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/\/1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png?width=550&amp;name=1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" srcset=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/\/1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png?width=275&amp;name=1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png 275w, https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/\/1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png?width=550&amp;name=1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png 550w, https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/\/1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png?width=825&amp;name=1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png 825w, https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/\/1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png?width=1100&amp;name=1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png 1100w, https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/\/1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png?width=1375&amp;name=1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png 1375w, https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/\/1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png?width=1650&amp;name=1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM.png 1650w\" alt=\"1-Sep-08-2022-07-26-00-41-AM\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sampah anorganik lebih lama terurai dibandingakn dengan sampah organik. Waktu dekomposisi popok sekali pakai lebih lama dari plastik, namun kurang dari kulit sintetis. Berapa waktu dekomposisi yang mungkin dari popok sekali pakai?<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li>100 tahun<\/li>\n<li>250 tahun<\/li>\n<li>375 tahun<\/li>\n<li>475 tahun<\/li>\n<li>575 tahun<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: D<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kunci dalam mengerjakan soal ini adalah <span style=\"font-weight: bold;\">fokus ke pertanyaannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertanyaannya adalah berapa waktu dekomposisi dari popok sekali pakai? Maka, kita bisa langsung fokus ke popok sekali pakai dengan melihat informasi tambahan yang tersedia. Nah, dari informasi yang tersedia, kita bisa tahu bahwa waktu dekomposisi popok sekali pakai, lebih lama dibandingkan plastik (lebih dari 400 tahun), tetapi lebih sebentar dari kulit sintetis (kurang dari 500 tahun).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, dari informasi tersebut, jawaban yang paling tepat adalah dekomposisi popok sekali pakai memakan waktu hingga <span style=\"font-weight: bold;\">475 tahun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Maka, jawaban yang benar adalah D.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold; background-color: #eeeeee;\">Baca juga: <a style=\"background-color: #eeeeee;\" href=\"\/blog\/soal-tes-skolastik-penalaran-matematika\" rel=\"noopener\">Latihan Soal SNBT\/UTBK Penalaran Matematika<\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>3. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Khasiat susu bagi tubuh kita sudah tidak diragukan lagi. Meskipun demikian, tidak setiap orang bersedia mengonsumsi susu. Ada dua kemungkinan penyebabnya: pertama, karena sifat yang terkandung dalam susu yang tidak disukai orang; kedua, karena sifat biologis orang yang bersangkutan (intoleran), yang ditandai dengan gangguan pencernaan seperti diare, perut kembung, dan sering buang angin setelah minum susu. Penyebab pertama dapat diatasi dengan penambahan sari jeruk, markisa, apel, atau lainnya sehingga rasa asli susu yang memualkan dapat dihilangkan. Sementara itu, penyebab kedua dapat diatasi dengan menggantinya dengan air susu yang telah mengalami perlakuan khusus, yaitu fermentasi. Secara biologis, penderita intoleran susu tidak mampu mencerna laktosa dari makanan atau minuman dalam susu sehingga terjadi penimbunan laktosa dalam usus. Penderita yang demikian dapat meminum susu bubuk dengan kadar laktosa rendah atau air susu fermentasi, seperti yoghurt, kefir, dan koumis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan bacaan di samping, bila seorang temanmu, Ari, mengeluh bahwa ia sebenarnya ingin minum susu seperti teman lainnya, tetapi selalu diare ketika minum susu. Apa yang akan kamu sarankan?<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li>Ari dapat mencoba minum susu dengan menambah sari jeruk.<\/li>\n<li>Ari dapat mencoba susu bubuk seperti susu yang diminum oleh balita.<\/li>\n<li>Ari dapat mencoba minum yoghurt.<\/li>\n<li>Ari tidak perlu minum susu sama sekali.<\/li>\n<li>Ari dapat mencoba minum susu secara bertahap<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: C<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau ada soal yang teksnya panjang seperti ini, tipsnya adalah kamu sebaiknya lihat soalnya dulu, baru teksnya. Dengan begitu, kamu jadi tahu konteks pertanyaannya dan jadi menghemat waktu dalam membaca teksnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, di soal tersebut dikatakan bahwa, Ari ingin minum susu juga seperti teman lainnya, tapi Ari selalu diare saat minum susu. Pada teks tersebut, kita bisa menemukan dua penyebab terjadinya diare.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau diperhatikan, kondisi Ari lebih tepat untuk penyebab yang kedua, yaitu gangguan pencernaan. Lanjut ke teks terakhir, kamu bisa mengetahui bahwa untuk mengatasi gangguan pencernaan, bisa mengganti air susu dengan yoghurt, kefir, atau koumis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Berarti jawaban yang paling tepat adalah C.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/soal-tes-skolastik-literasi-bahasa-indonesia\" rel=\"noopener\">Latihan Soal Pembahasan SNBT\/UTBK Literasi Bahasa Indonesia<\/a><\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>4. Contoh Soal Literasi Bahasa Inggris<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Measles, a childhood disease, has caused suffering to mankind for thousands of years. However, the search for an effective measles vaccine lasted two hundred years and has finally ended in success. Now, for the first time, measles is a preventable disease. You may ask, \u201dHow is this important to children?\u201d Every year measles kills twice as many Americans as polio does. More children die from measles than from any other common childhood disease. Also complications of some degree occur in about one child out of six. Most complication include pneumonia and ear disorders. Another after-effect of measles-brain damage is less common, but it can have such serious consequence that it deserves special attention. Brain damage due to measles sounds like something far away from our experience. In reality, it is not. Like other injury, damage to the brain can be very slight or very severe. It is quite possible that we have never seen or heard a child who has severe brain damage \u2013 the child would either have died or would be in an institution. However, in medical research a relation has been found between measles and such things as behavior problems, personality changes and dulling of metal ability. For example, a child may be bad-tempered or a little slow to learn after he has recovered from measles.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">One of the\u00a0important findings\u00a0of the research on measles is that &#8230;.<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li>children who have got measles may become difficult to handle because of their behavior.<\/li>\n<li>in reality, there are no measles patients who get brain damage.<\/li>\n<li>personality changes already occur at the time a child has measles.<\/li>\n<li>measles can cause children to become physically handicapped.<\/li>\n<li>measles is the first killer of childhood disease in the world<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengerjakan soal seperti ini, kamu perlu mengetahui dulu kalimat kunci yang menjadi inti dari teks. Dalam dua kalimat terakhir, dijelaskan bahwa ada kaitan antara <em>measles<\/em> dengan perubahan sikap, kepribadian, dan penumpulan kemampuan mental. Misalnya, setelah menderita <em>measles<\/em> anak jadi sering marah-marah atau lamban dalam belajar. Nah, perilaku seperti ini memungkinkan seorang anak menjadi sulit ditangani setelah menderita <em>measles<\/em>.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Maka, jawaban yang tepat adalah A.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/tes-skolastik-literasi-bahasa-inggris\" rel=\"noopener\">Latihan Soal dan Pembahasan SNBT\/UTBK Literasi Bahasa Inggris<\/a><\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Mau skor UTBK tinggi? Saatnya\u00a0upgrade\u00a0cara belajarmu! Yuk, pakai Kitab UTBK SNBT Ruangguru yang isinya lengkap, ringkas, dan gampang dipahami. Belajar jadi lebih terarah, skor UTBK pun makin aman! Cek link di bawah ini sebelum kehabisan!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/linktr.ee\/kitabutbkrg\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/efee667c-6abe-4cb8-8483-b6541a6cabb7.png\" alt=\"kitab utbk-snbt 2026 ruangguru\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Soal UTBK SNBT untuk Tiap Sub Tes<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hmm, kayaknya empat soal terlalu sedikit nggak sih untuk berlatih? Nih, ada tambahan latihan soal UTBK SNBT lainnya khusus buat kamu dari Brain Academy (ada contoh soal UTBK yang isian juga!).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Contoh Soal Isian Literasi Bahasa Indonesia<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Topik : Bedah Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subtopik : Memahami Informasi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Level Kognitif : HOTS<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Teks ini digunakan untuk menjawab soal.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1) Ide bisnis dengan modal kecil bisa dimulai dari rumah, terutama bagi para pencinta kucing. (2) Kucing adalah hewan peliharaan yang imut dan lucu. (3) Biasanya, orang memelihara kucing untuk menghilangkan rasa kesepian, tetapi sebetulnya ada peluang bisnis yang menarik di luar hal tersebut. (4) Contoh peluang bisnis tersebut adalah menjadi content creator. (5) Pemilik kucing bisa membuat konten tentang kucingnya, seperti cara perawatannya, jenis makanan yang dikonsumsinya, atau tingkah lucu dari kucingnya tersebut. (6) Saat membuat konten, pemilik kucing juga bisa memakaikan baju atau aksesori pada kucingnya. (7) Pemilik kucing pun bisa mendapatkan sumber pendapatan baru apabila ia juga menjual baju dan aksesori tersebut. (8) Jika tidak bisa memproduksi baju dan aksesori kucing sendiri, pemilik kucing harus bisa mencari produsen yang menjual barang-barang tersebut dengan harga murah agar ia tetap mendapat keuntungan saat menjual kembali produknya. (9) Selain baju dan aksesori, pemilik kucing juga bisa mendapat pendapatan tambahan dengan menjual makanan favorit kucingnya. (10) Menjual makanan favorit kucing peliharaan juga bisa dilakukan dengan modal yang tidak besar. (11) Dengan melakukan hal-hal tersebut, pencinta kucing dapat mendapatkan cuan sambil menjalani hal yang disenangi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan teks di atas, memberi tahu pembaca bahwa melakukan hal yang disenangi juga dapat mendatangkan untung merupakan alasan penulis dalam mengungkapkan kalimat nomor &#8230;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Catatan: Hanya diisi dengan angka (contoh: 5)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban : 11<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan :<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Soal menanyakan alasan penulis menuliskan suatu kalimat pada teks. Kalimat 11 berbunyi Dengan melakukan hal hal tersebut, pencinta kucing dapat mendapatkan cuan sambil menjalani hal yang disenangi. Melalui kalimat ini, pembaca dapat mengetahui bahwa pencinta kucing bisa mendapatkan uang atau keuntungan dengan cara melakukan bisnis yang berkaitan dengan hewan yang dicintainya itu, seperti membuat konten tentang kucing ataupun menjual pakaian, aksesori, dan makanan kucing. Oleh sebab itu, kita dapat menyimpulkan bahwa penulis ingin memberi tahu pembaca bahwa orang dapat mendapatkan untung sambil melakukan hal yang disenangi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A.<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Contoh Soal Literasi Bahasa Inggris<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Topik : Reading Comprehension for UTBK<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subtopik : Konsep Kilat Specific Information<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Level Kognitif : MOTS<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>The question is based on the following passage.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seventeen-year-old Robin West is an anomaly among her peers, she doesn&#8217;t have a smartphone. Instead of scrolling through apps like TikTok and Instagram all day, shenuses a so-called &#8220;dumbphone&#8221;. These are basic phones, or feature phones, with very limited functionality compared to say an iPhone. You can typically only make and receive calls and SMS text messages. And, if you are lucky, you can listen to radio and take very basic photos, but definitely not connect to the internet or apps. These devices are similar to some of the first phones that people bought back in the late 1990s. Ms West&#8217;s decision to ditch her former smartphone two years ago was a spur of the moment thing. While looking for a replacement phones in a second-hand shop, she was lured by the low price of a &#8220;brick phone&#8221;. Her current phones, from French firm MobiWire, cost her just \u00a38. And because it has no smartphone functionality, she doesn&#8217;t have an expensive monthly data bill to worry about. She didn&#8217;t notice until she bought a brick phone how much a smartphone was taking over her life. She had a lot of social media apps on it, and she didn&#8217;t get as much work done as she was always on the phone.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dumbphones are continuing to enjoy a revival. Google searches for them jumped by 89% between 2018 and 2021, according to a report by software firm SEMrush. Fashion, nostalgia, and them appearing in TikTok videos, have a part to play in the dumbphone revival. While it&#8217;s true that dumbphones can&#8217;t compete with the latest premium Apple and Samsung models when it comes to performance or functionality, they can outshine them in equally important areas such as battery life and durability. Five years ago, Przemek Olejniczak, a psychologist, swapped his smartphone for a Nokia 3310, initially because of the longer-lasting battery. However, he soon realised that there were other benefits. Przemek Olejniczak admits that he now has to plan ahead more when he goes traveling. Before he would always be stuck to the phone, checking anything and everything, browsing Facebook or the news, or other facts he didn&#8217;t need to know. Now he has more time for his family and himself. A huge benefit is that he isn\u2019t addicted to liking, sharing, commenting, or describing his life to other people. Now he has more privacy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bearne, S. (2022). Not smart but clever? The return of &#8216;dumbphones&#8217;. Taken on September 23, 2022 from:<br \/>\nhttps:\/\/www.bbc.com\/news\/business-60763168.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">The writer says in paragraph 1 that dumbphones &#8230;.<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">are slightly different from iPhones in term of functionality<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">are the same as old phones with very limited features<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">were firstly available in stores in the late 1990s<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">lose internet connection almost all the time<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">don&#8217;t have camera or radio features<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban : B<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan :<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Soal menanyakan pernyataan yang benar mengenai dumbphones berdasarkan informasi pada paragraf 1.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan yang benar adalah B (dumbphones sama dengan ponsel lama dengan fitur yang sangat terbatas) karena sesuai dengan informasi pada kalimat 3 yang menyatakan bahwa fungsi dari ponsel tersebut terbatas. Lalu, pada kalimat terakhir dikatakan bahwa perangkat ini (dumbphone) mirip dengan beberapa ponsel pertama yang dibeli orang pada akhir 1990-an. Artinya, kedua ponsel tersebut (dumbphone dan beberapa ponsel zaman dulu) sama sama memiliki fungsi yang terbatas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Contoh Soal Penalaran Matematika<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diketahui terdapat penambahan biaya pengemasan sebesar Rp3.000,00 untuk setiap pengiriman. Jika Anggun ingin mengirim dua barang sekaligus dan satu barang terpisah, biaya termurah yang dikeluarkan Anggun adalah..<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li>Rp44.650,00<\/li>\n<li>Rp43.750,00<\/li>\n<li>Rp37.400,00<\/li>\n<li>Rp32.500,00<\/li>\n<li>Rp20.150,00<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: D<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diketahui bahwa barang A seberat 1.450 g barang B seberat 0,5 kg = 500 g dan barang C seberat 3,2 g = 3.200 g.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diketahui pula terdapat penambahan biaya pengemasan sebesar Rp3.000,00 untuk setiap pengiriman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengetahui total biaya termurah yang dikeluarkan oleh Anggun, akan diperiksa biaya yang dikeluarkan untuk setiap kemungkinan berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kemungkinan 1: Pengiriman barang A dan B digabung, sedangkan barang C terpisah.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena barang A digabung dengan barang B, maka beratnya menjadi 1.450g + 500g = 1.950g. Total biaya yang dikeluarkan adalah sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Total biaya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= Biaya barang A dan B + biaya barang C + 2 x biaya pengemasan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= 13.250 + 13.250 + 3.000 x 2<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= 26.500 + 6.000<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= 32.500<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didapat bahwa biaya yang dikeluarkan Anggun pada kemungkinan 2 adalah\u00a0<strong>Rp 32.500,00.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kemungkinan 2: Pengiriman barang A dan C digabung, sedangkan barang B terpisah.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena barang A digabung dengan barang C, maka beratnya menjadi 1.450g + 3.200g = 4.650g.\u00a0Total biaya yang dikeluarkan adalah sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Total biaya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= Biaya barang A dan C + biaya barang B + 2 x biaya pengemasan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= 24.500 + 6.900 + 3.000 x 2<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= 31.400 + 6.000<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= 37.400<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didapat bahwa biaya yang dikeluarkan Anggun pada kemungkinan 1 adalah\u00a0<strong>Rp37.400,00<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kemungkinan 3: Pengiriman barang B dan C digabung, sedangkan barang A terpisah<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena barang B digabung dengan barang C, maka beratnya menjadi 500g + 3.200g = 3.700g.\u00a0Total biaya yang dikeluarkan adalah sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Total biaya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= Biaya barang B dan C + biaya barang A + 2 x biaya pengemasan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= 24.500 + 13.250 + 3000 x 2<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= 37.750 + 6.000<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">= 43.750<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didapat bahwa biaya yang dikeluarkan Anggun pada kemungkinan 3 adalah\u00a0<strong>Rp 43.750,00<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan ketiga kemungkinan tersebut, biaya termurah yang dikeluarkan Anggun adalah Rp32.500,00.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah D.<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>\u2014<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Yuk,<strong>\u00a0curi start<\/strong>\u00a0dari sekarang dengan\u00a0<strong>berlangganan paket SNBT Master<\/strong>\u00a0dengan\u00a0<strong>klik banner<\/strong>\u00a0di bawah!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><a href=\"https:\/\/s.id\/snbtmaster\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/54c39cc0-c016-4491-b0ad-cfaa05f09197.png\" alt=\"paket SNBT Master\" width=\"820\" \/><\/a><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>\u2014<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Contoh Soal TPS Penalaran Umum<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Topik : Penalaran Analitik<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subtopik : Penalaran Analitik<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Level Kognitif : Medium<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang petani ingin memelihara ayam, kucing, anjing, koloni lebah, kambing, dan beruang. Ada tiga area, yakni A, B, dan C, sebagai tempat tinggal hewan-hewan tersebut dengan ketentuan sebagai berikut.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Koloni lebah tidak bisa berbagi tempat dengan hewan lainnya.<\/li>\n<li>Anjing dan kucing bisa berada di area yang sama, bisa juga tidak, tetapi harus beda area dengan beruang.<\/li>\n<li>Kambing harus tinggal bersama ayam.<\/li>\n<li>Beruang harus beda area dengan ayam.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan yang berada sendirian di suatu area adalah &#8230;.<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">kucing<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">anjing<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">kambing<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">beruang<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">ayam<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban : D<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan :<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalkan koloni lebah berada di area A. Artinya, hewan lain hanya mungkin tinggal di area B atau C karena koloni lebah tidak bisa berbagi tempat dengan hewan lainnya. Kemudian, misalkan pula beruang berada di area B. Artinya, anjing, kucing, dan ayam tidakbisa berada di area B karena harus berbeda area dengan beruang. Tiga hewan tersebut<br \/>\nakan berada di area C. Lalu, kambing harus tinggal bersama ayam. Artinya, kambing berada di area C. Dengan demikian, hewan yang berada sendirian di suatu area adalah lebah dan beruang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/latihan-soal-utbk-2022-tps-penalaran-umum\">Latihan Soal TPS UTBK Penalaran Umum<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Contoh Soal TPS Kemampuan Kuantitatif<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">KPK\u00a0 dari dua buah bilangan prima x dan y adalah 14, dengan x &gt; y. Nilai dari 3x-y adalah\u2026<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">-1<\/li>\n<li aria-level=\"1\">13<\/li>\n<li aria-level=\"1\">19<\/li>\n<li aria-level=\"1\">21<\/li>\n<li aria-level=\"1\">23<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban: C<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KPK dari 2 bilangan x dan y adalah 14.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika kita jabarkan 14=2\u00d77, maka 2 bilangan tersebut adalah\u00a0 x=7 dan y=2.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, 3x \u2013 y = 37 \u2013 2 = 21 \u2013 2= 19<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Maka, jawaban yang benar adalah C.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-utbk-pengetahuan-kuantitatif\">Latihan Soal TPS UTBK Kemampuan Kuantitatif<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Contoh Soal TPS Pengetahuan dan Pemahaman Umum<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Topik : Wacana<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subtopik : Ide Pokok dan Simpulan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Level Kognitif : HOTS<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teks ini digunakan untuk menjawab soal berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1) Beberapa negara kini melaporkan adanya penyusutan populasi. (2) Laporan tersebut datang dari Tiongkok dan beberapa negara lain, seperti Korea Selatan dan Jepang. (3) Setelah ditelusuri, hal itu karena warga negara, khususnya para wanita, enggan menikah serta memiliki atau membesarkan anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4) Dilihat dari ranah psikologi, ada banyak faktor yang bisa membuat wanita enggan menikah dan memiliki anak. (5) Banyaknya tuntutan dan stigma pada wanita untuk menjadi ideal sesuai dengan standar sosial adalah salah satunya. (6) Itulah yang selanjutnya membuat wanita mungkin merasa terkekang karena mereka harus melakukan berbagai hal sesuai dengan tuntutan sosial. (7) Alhasil, pada era modern yang sarat akan keterbukaan informasi dan ruang berpendapat, makin banyak wanita yang justru memilih untuk tidak menikah dan mempunyai anak dengan alasan agar mereka bisa mendapatkan kebebasan yang penuh. (8) Selain faktor psikologis, makin sulitnya tantangan untuk membesarkan anak, terlebih di kota besar, juga menjadi penyebab lain yang membuat wanita enggan menikah dan memiliki anak. (9) Tantangan itu tidak hanya berpusat pada hal-hal materiel (seperti biaya) saja, tetapi juga pada masalah menjaga anak dari pergaulan bebas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jayanti, I S. (2022). Semakin Banyak Wanita Memilih Tidak Menikah-Punya Anak. Diambil 9 Januari 2023 dari<br \/>\nhttps:\/\/www.hariansib.com\/detail\/Headlines\/Semakin-Banyak-Wanita-Memilih-Tidak-Menikah-Punya-Anak\/all.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalimat (8) dan (9) dalam teks tersebut mengandung hubungan &#8230;.<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">contoh<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">sebab akibat<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">penjelasan<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">penambahan<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">perincian<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban : C<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan :<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hubungan antarkalimat merupakan keterkaitan antara kalimat satu dengan kalimat yang lainnya yang terjalin secara logis. Kalimat (8) dalam teks tersebut membahas salah satu faktor yang membuat wanita enggan menikah dan memiliki anak. Disebutkan bahwa selain faktor psikologis, faktor yang menyebabkan hal itu terjadi adalah makin sulitnya tantangan untuk membesarkan anak. Sementara itu, kalimat (9) menjelaskan lebih lanjut terkait tantangan yang telah disebutkan pada kalimat (8). Disebutkan bahwa tantangan itu tidak hanya berpusat hal-hal materiel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kalimat (9) menjelaskan lebih lanjut informasi yang terdapat dalam kalimat (8), khususnya terkait tantangan yang membuat wanita enggan menikah dan memiliki anak. Berdasarkan penjelasan tersebut, hubungan antara kalimat (8) dan (9) adalah hubungan penjelasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/utbk-pengetahuan-dan-pemahaman-umum\">Latihan Soal UTBK Pengetahuan dan Pemahaman Umum<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">7. Contoh Soal TPS Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Topik : Kalimat dan Wacana<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Subtopik : Wacana<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Level Kognitif : HOTS<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Teks ini digunakan untuk menjawab soal berikut.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">[&#8230;]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1) Di sepanjang tahun 2022, terdapat banyak bahasa gaul yang muncul di media sosial. (2) Bahasa gaul ini kemudian menjadi bahasa sehari-hari para pemakai, baik di Twitter, Instagram, maupun TikTok. (3) Bahasa-bahasa gaul ini dibuat dari singkatan hingga pelesetan yang sedang ramai dibahas anak muda. (4) Itulah yang membuat banyaknya orang tua atau orang dewasa yang tidak tahu artinya, bahkan asing dengan bentuknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5) Beberapa contoh bahasa gaul terbaru yang muncul adalah MLYT, bestie, dan salty. (6) MLYT mengandung arti \u2018meleyot\u2019 yang sering digunakan untuk mengekspesikan kesukaan seseorang yang berlebihan, menunjukkan bahwa dirinya lemas hingga tidak bisa berkata-kata, atau pernyataan bahwa dirinya tidak bisa berpikir lurus karena begitu menyukai sesuatu, misalnya \u201cDuh, aku MLYT abis ngeliat Song Joong-ki.&#8221; (7) Sementara itu, bestie adalah bahasa gaul yang menggantikan panggilan teman dekat atau best friend. (8) Biasanya, bestie dipakai untuk menyapa seseorang atau sebagai panggilan sayang untuk sahabat, seperti dalam kalimat &#8220;Hai bestie, lagi ngapain bestie?&#8221; (9) Berbeda dengan MLYT dan bestie, salty sendiri dalam bahasa Inggris (&#8230;), tetapi dalam bahasa gaul anak muda, salty diartikan sebagai \u2018rasa geram\u2019 atau menunjukkan adanya hal yang membosankan atau menyebalkan, misalnya &#8220;Aku cuma mau cerita, jangan salty ya!&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa judul yang tepat untuk teks tersebut?<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">MLYT, Bestie, dan Salty sebagai Contoh Bahasa Gaul<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Kemunculan Bahasa Gaul di Twitter, Instagram, dan TikTok<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Bahasa Gaul dan Makna yang Terkandung di Dalamnya<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Munculnya Bahasa Gaul Terbaru di Media Sosial<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Terbentuknya Bahasa Gaul Terbaru di Medsos dengan Singkatan dan Pelesetan<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban : D<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan :<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gagasan utama paragraf 1 adalah banyaknya bahasa gaul yang muncul di media sosial. Gagasan utama ini terkandung dalam kalimat (1) yang didukung atau diperjelas oleh kalimat (2) dan (3), sedangkan kalimat (4) hadir untuk melengkapi informasi kalimat (3). Sementara itu, gagasan utama paragraf 2 adalah uraian beberapa contoh bahasa gaul yang muncul di media sosial. Gagasan utama ini terkandung di kalimat (5) dan didukung oleh gagasan<br \/>\npenjelas pada kalimat (6) hingga (9).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan kedua gagasan utama, dapat dipahami bahwa secara keseluruhan, teks dalam soal ini membahas banyaknya bahasa gaul yang muncul di media sosial. Dapat disimpulkan bahwa judul yang mampu mewakili kesimpulan ini ada pada opsi D: Munculnya Bahasa Gaul Terbaru di Media Sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-utbk-pemahaman-bacaan-dan-menulis\">Latihan Soal TPS UTBK Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u00a0&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana-gimana, apakah kamu masih merasa bingung dengan cara jawabnya? Tenang aja, memang dalam menjawab soal-soal yang mengedepankan logika dan penalaran, kita harus banyak berlatih, supaya bisa mengasah kemampuan kita dalam membaca dan memahami segala bentuk soalnya. Yuk kita siapkan amunisi bersama! Gabung sekarang juga ke <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/brain-academy-online-utbk-snbt\">Brain Academy<\/a><\/strong>! Kamu bisa loh latihan soal UTBK dengan <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruanguji\">try out gratis di <\/a><\/strong><span style=\"color: #434856;\"><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruanguji\">ruanguji<\/a>.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruanguji\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ca409494-74b5-4164-9170-6098c1afbf83.jpeg\" alt=\"ruanguji\" width=\"1024\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Merdeka Belajar Episode 22: Transformasi Seleksi Masuk PTN. Youtube Kemendikbud RI. [daring]. Tautan: https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=fEuQ3ASlfVk&amp;t=2691s\u00a0(Diakses:7 September 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengenal Tes Skolastik di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes [daring]. Tautan: https:\/\/www.detik.com\/edu\/seleksi-masuk-pt\/d-6294194\/mengenal-tes-skolastik-di-seleksi-nasional-berdasarkan-tes-2023\u00a0(Diakses: 19 September 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengenal Tes Skolastik di SBMPTN [daring]. Tautan: https:\/\/www.kompas.com\/edu\/read\/2022\/09\/10\/080000671\/mengenal-tes-skolastik-di-sbmptn-2023-pengganti-tes-mata-pelajaran?page=all\u00a0(Diakses: 19 September 2022)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":22,"featured_media":478,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Kampus%20-%20Contoh%20Soal%20Skolastik.jpg"],"_edit_lock":["1773131829:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2022-09-20","2024-01-10","2025-03-11"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Yuk, coba kerjakan contoh soal UTBK SNBT tahun 2026 untuk masing-masing sub tes berikut ini. Lihat juga kunci jawaban dan pembahasannya. Lengkap!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_oembed_e3a27f7aa90332e685292f00b8013b8d":["{{unknown}}"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_content_score":["30"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["19"],"_yoast_wpseo_focuskw":["soal utbk snbt"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Yuk, coba kerjakan contoh soal UTBK SNBT tahun 2026 untuk masing-masing sub tes berikut ini. Lihat juga kunci jawaban dan pembahasannya."],"_yoast_wpseo_linkdex":["81"]},"categories":[1],"tags":[10,40],"class_list":["post-478","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-latihan-soal","tag-utbk-snbt"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Soal UTBK SNBT 2026 beserta Kunci Jawabannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, coba kerjakan contoh soal UTBK SNBT tahun 2026 untuk masing-masing sub tes berikut ini. Lihat juga kunci jawaban dan pembahasannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Soal UTBK SNBT 2026 beserta Kunci Jawabannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, coba kerjakan contoh soal UTBK SNBT tahun 2026 untuk masing-masing sub tes berikut ini. Lihat juga kunci jawaban dan pembahasannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-10T04:00:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-10T08:39:11+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Brain Academy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Brain Academy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"19 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk\",\"name\":\"Contoh Soal UTBK SNBT 2026 beserta Kunci Jawabannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Kampus%20-%20Contoh%20Soal%20Skolastik.jpg\",\"datePublished\":\"2026-03-10T04:00:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-10T08:39:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e\"},\"description\":\"Yuk, coba kerjakan contoh soal UTBK SNBT tahun 2026 untuk masing-masing sub tes berikut ini. Lihat juga kunci jawaban dan pembahasannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Kampus%20-%20Contoh%20Soal%20Skolastik.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Kampus%20-%20Contoh%20Soal%20Skolastik.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Soal UTBK SNBT 2026 beserta Kunci Jawabannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e\",\"name\":\"Brain Academy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Brain Academy\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/brain-academy\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Soal UTBK SNBT 2026 beserta Kunci Jawabannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Yuk, coba kerjakan contoh soal UTBK SNBT tahun 2026 untuk masing-masing sub tes berikut ini. Lihat juga kunci jawaban dan pembahasannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Soal UTBK SNBT 2026 beserta Kunci Jawabannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Yuk, coba kerjakan contoh soal UTBK SNBT tahun 2026 untuk masing-masing sub tes berikut ini. Lihat juga kunci jawaban dan pembahasannya.","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-03-10T04:00:34+00:00","article_modified_time":"2026-03-10T08:39:11+00:00","author":"Brain Academy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Brain Academy","Est. reading time":"19 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk","name":"Contoh Soal UTBK SNBT 2026 beserta Kunci Jawabannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Kampus%20-%20Contoh%20Soal%20Skolastik.jpg","datePublished":"2026-03-10T04:00:34+00:00","dateModified":"2026-03-10T08:39:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e"},"description":"Yuk, coba kerjakan contoh soal UTBK SNBT tahun 2026 untuk masing-masing sub tes berikut ini. Lihat juga kunci jawaban dan pembahasannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Kampus%20-%20Contoh%20Soal%20Skolastik.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Kampus%20-%20Contoh%20Soal%20Skolastik.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-soal-tes-skolastik-utbk#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Soal UTBK SNBT 2026 beserta Kunci Jawabannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/760d14546aed2f0c98ab76bcf6a0f71e","name":"Brain Academy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Brain Academy"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/brain-academy"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/478","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=478"}],"version-history":[{"count":26,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/478\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6502,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/478\/revisions\/6502"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/478"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=478"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}