{"id":4634,"date":"2026-01-20T13:00:49","date_gmt":"2026-01-20T06:00:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=4634"},"modified":"2026-01-21T11:33:05","modified_gmt":"2026-01-21T04:33:05","slug":"apa-itu-apbd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd","title":{"rendered":"Mengenal APBD: Pengertian, Fungsi &#038; Mekanisme Penyusunannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7e51045d-2214-46de-9dcb-a76fd7330faf.png\" alt=\"APBD\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu APBD? Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, tujuan, fungsi, sumber, dasar hukum, hingga mekanisme penyusunannya.\u00a0<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mengelola keuangan di Indonesia, ada dua jenis anggaran belanja tahunan yang digunakan dan diatur dalam undang-undang keuangan, yaitu APBN dan APBD. Kedua jenis anggaran belanja tersebut disusun sebagai acuan untuk mengatur penerimaan serta pengeluaran negara dan daerah dalam berbagai kegiatan ekonomi dan pembangunan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai APBD secara detail. Yuk, simak dan pahami lebih lanjut!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian APBD<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>APBD singkatan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah<\/strong>, adalah salah satu komponen penting dalam membantu keberlangsungan program pembangunan daerah. Menurut Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 pasal 1 ayat 8, pengertian APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masa berlaku APBD hingga satu tahun, mulai tanggal 1 Januari sampai 31 Desember. Selain itu, terdapat tiga komponen pembentuk APBD yaitu pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbn\">Apa Itu APBN? Ini Pengertian &amp; Mekanisme Penyusunannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tujuan APBD<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun tujuan APBD adalah sebagai pedoman pengelolaan penerimaan dan pengeluaran dalam kegiatan pemerintah daerah agar membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi APBD<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 pasal 3 ayat 4 <\/span><strong>fungsi APBD<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> meliputi <\/span><strong>fungsi otorisasi, perencanaan, pengawasan, alokasi, distribusi, dan stabilisasi.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Berikut penjelasan dari masing-masing fungsi APBD tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Fungsi Otorisasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam fungsi ini, anggaran daerah menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja pada tahun yang bersangkutan yaitu satu tahun.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Fungsi Perencanaan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi perencanaan dalam APBD diartikan bahwa anggaran daerah menjadi pedoman bagi manajemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang bersangkutan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Fungsi Pengawasan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Maksud dari fungsi pengawasan menyebutkan bahwa APBD dijadikan pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Fungsi Alokasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi alokasi ini berkaitan dengan bagaimana APBD harus diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja\/mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas perekonomian.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Fungsi Distribusi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi ini ditujukan agar kebijakan anggaran daerah harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan dalam pendistribusiannya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Fungsi Stabilisasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi ini berkaitan dengan peran anggaran daerah yang dijadikan alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan perekonomian daerah.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pertumbuhan-dan-perkembangan-ekonomi\">Pertumbuhan &amp; Perkembangan Ekonomi: Definisi, Ciri, Indikator, dan Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Sumber APBD<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, pendapatan daerah berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan Pendapatan Lain-lain yang Sah. Secara rinci contoh sumber APBD tersebut adalah sebagai berikut<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Retribusi Daerah<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu pendapatan daerah adalah retribusi daerah yang meliputi retribusi pasar, retribusi parkir, retribusi izin usaha, retribusi pelayanan kesehatan, dan retribusi pelayanan pendidikan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Pajak Daerah<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa contoh pajak daerah antara lain PBB, PPN, PPH, pajak kendaraan bermotor, pajak restoran, pajak hotel, dan pajak hiburan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Dana Perimbangan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum dana perimbangan meliputi dana bagi hasil, Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dana bagi hasil didapatkan dari pajak dan penggunaannya dialokasikan untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Pendapatan Lain-lain Daerah yang Sah<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber APBD ini berasal dari penerimaan daerah diluar pajak daerah dan retribusi daerah seperti hasil penjualan aset daerah dan dana hibah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Mekanisme Penyusunan APBD<\/span><\/h2>\n<p>Apa aja sih tahapan yang diperlukan untuk melakukan penyusunan APBD?<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah Daerah menyusun Rancangan APBD yang mengacu pada undang-undang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah Daerah dan DPRD melakukan pembahasan terhadap Rancangan APBD<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika disetujui, DPRD akan menetapkan Rancangan APBD menjadi APBD melalui Peraturan Daerah (Perda)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila tidak disetujui, pemerintah daerah dapat melakukan pengeluaran yang tidak lebih besar dari APBD tahun sebelumnya<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/08cee064-0537-482c-aabf-dd73b621b489.png\" alt=\"mekanisme penyusunan APBD\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Dasar Hukum APBD<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar hukum biasanya digunakan dalam mengatur berbagai aspek yang berkaitan dengan penyusunan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban APBD. Terdapat beberapa dasar hukum APBD yang berlaku di Indonesia, diantaranya:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah untuk Daerah Tertinggal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Daerah (Perda) setiap daerah tentang APBD yang dibuat berdasarkan ketentuan undang-undang diatas<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itu tadi penjelasan tentang pengertian APBD, komponen pembentuk, tujuan, fungsi, mekanisme penyusunan, sumber APBD, hingga dasar hukumnya. Jika kamu mau belajar lebih mendalam tentang materi lainnya, yuk coba ikutan kelas di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Para Master Teacher akan siap membantu kamu, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/npf\/packages?tag=brainacademy-offline&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/289c64b7-123e-48be-a3f9-842a150e3fa2.png\" alt=\"IDN CTA Blog Brain Academy Center\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu APBD? Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, tujuan, fungsi, sumber, dasar hukum, hingga mekanisme penyusunannya.\u00a0 &#8212; Dalam mengelola keuangan di Indonesia, ada dua jenis anggaran belanja tahunan yang digunakan dan diatur dalam undang-undang keuangan, yaitu APBN dan APBD. Kedua jenis anggaran belanja tersebut disusun sebagai acuan untuk mengatur penerimaan serta pengeluaran negara dan daerah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":74,"featured_media":4634,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1768969879:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apa itu APBD? Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, tujuan, fungsi, sumber, dasar hukum, hingga mekanisme penyusunannya."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7e51045d-2214-46de-9dcb-a76fd7330faf.png"],"_wp_old_date":["2025-01-15"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["apbd"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Apa itu APBD? Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, tujuan, fungsi, sumber, dasar hukum, hingga mekanisme penyusunannya."],"_yoast_wpseo_linkdex":["48"],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["4"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-4634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal APBD: Pengertian, Fungsi &amp; Mekanisme Penyusunannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu APBD? Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, tujuan, fungsi, sumber, dasar hukum, hingga mekanisme penyusunannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal APBD: Pengertian, Fungsi &amp; Mekanisme Penyusunannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu APBD? Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, tujuan, fungsi, sumber, dasar hukum, hingga mekanisme penyusunannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-20T06:00:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-21T04:33:05+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Olivia Yunita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Olivia Yunita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd\",\"name\":\"Mengenal APBD: Pengertian, Fungsi & Mekanisme Penyusunannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7e51045d-2214-46de-9dcb-a76fd7330faf.png\",\"datePublished\":\"2026-01-20T06:00:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-21T04:33:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85\"},\"description\":\"Apa itu APBD? Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, tujuan, fungsi, sumber, dasar hukum, hingga mekanisme penyusunannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7e51045d-2214-46de-9dcb-a76fd7330faf.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7e51045d-2214-46de-9dcb-a76fd7330faf.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal APBD: Pengertian, Fungsi &#038; Mekanisme Penyusunannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85\",\"name\":\"Olivia Yunita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Olivia Yunita\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/olivia-yunita\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal APBD: Pengertian, Fungsi & Mekanisme Penyusunannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Apa itu APBD? Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, tujuan, fungsi, sumber, dasar hukum, hingga mekanisme penyusunannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal APBD: Pengertian, Fungsi & Mekanisme Penyusunannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Apa itu APBD? Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, tujuan, fungsi, sumber, dasar hukum, hingga mekanisme penyusunannya.","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-01-20T06:00:49+00:00","article_modified_time":"2026-01-21T04:33:05+00:00","author":"Olivia Yunita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Olivia Yunita","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd","name":"Mengenal APBD: Pengertian, Fungsi & Mekanisme Penyusunannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7e51045d-2214-46de-9dcb-a76fd7330faf.png","datePublished":"2026-01-20T06:00:49+00:00","dateModified":"2026-01-21T04:33:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85"},"description":"Apa itu APBD? Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, tujuan, fungsi, sumber, dasar hukum, hingga mekanisme penyusunannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7e51045d-2214-46de-9dcb-a76fd7330faf.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7e51045d-2214-46de-9dcb-a76fd7330faf.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-apbd#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal APBD: Pengertian, Fungsi &#038; Mekanisme Penyusunannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85","name":"Olivia Yunita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g","caption":"Olivia Yunita"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/olivia-yunita"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/74"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4634"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4634\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4636,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4634\/revisions\/4636"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4634"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}