{"id":4512,"date":"2025-10-07T11:00:43","date_gmt":"2025-10-07T04:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=4512"},"modified":"2025-10-08T10:12:38","modified_gmt":"2025-10-08T03:12:38","slug":"norma-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial","title":{"rendered":"Norma Sosial: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0cbaa60a-3361-44ac-b71e-12d6b58bcb38.png\" alt=\"norma sosial\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Norma sosial mengatur kehidupan bermasyarakat lebih teratur, tertata, dan menjaga keharmonisan. Yuk, pelajari apa itu norma sosial dan contohnya!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kamu berpikir mengapa kita selalu mengantri dengan tertib di tempat umum? Lalu, saat ada yang menyerobot antrian, orang lain biasanya langsung menegur, bahkan memberi tatapan sinis. Itu merupakan contoh norma sosial yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Norma sosial membantu kita untuk hidup sesuai dengan aturan yang berlaku di masyarakat, sehingga hubungan antarindividu menjadi lebih baik dan kehidupan lebih teratur. Apa itu norma sosial? Yuk, simak penjelasan lengkap dan contoh-contohnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Apa Itu Norma Sosial?\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Norma sosial adalah aturan yang dilengkapi dengan sanksi bagi orang yang melanggarnya.<\/span> <strong>Norma sosial merupakan aturan yang ada di masyarakat, baik tertulis maupun tidak, yang mengatur perilaku sehari-hari.<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">Norma ini mencerminkan nilai dan kebiasaan yang disepakati bersama. Misalnya, bertegur sapa, berbicara sopan, menghormati orang lain, dan mengantri dengan tertib.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/60614bf2-2ee7-4e49-b9d9-9262e5361f31.png\" alt=\"contoh norma kesopanan\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Bertegur sapa, contoh norma kesopanan.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(Sumber: freepik.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Norma mengatur kehidupan manusia dalam masyarakat dan terbentuk karena kebutuhan untuk menciptakan hubungan yang harmonis dan seimbang antaranggota masyarakat. Norma sosial bisa berjalan dengan baik jika masyarakat memahami dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, masyarakat menganggap anak muda harus menghormati orang yang lebih tua. Maka, terbentuklah norma yang mengatur cara menghormati orang tua, seperti berbicara sopan dan bersikap baik. Norma ini tidak tertulis, tapi diikuti oleh banyak orang dari generasi ke generasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/struktur-sosial\">Struktur Sosial: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi Norma Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa fungsi norma sosial:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi panduan bagi setiap orang dalam berperilaku di masyarakat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu menciptakan ketertiban dan keadilan dalam kehidupan sosial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi standar, sistem pengendali, atau petunjuk bagi masyarakat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi alat untuk menjaga keteraturan dan stabilitas dalam kehidupan sosial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi dasar untuk memberikan hukuman kepada pelanggar norma.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatur tindakan masyarakat agar sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/c3e455d1-99ea-4fa0-a88a-3df209ca6020.png\" alt=\"fungsi norma sosial\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/konflik-sosial\">Konflik Sosial: Pengertian, Penyebab, Dampak dan Contoh\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Norma Sosial\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah ciri-ciri norma sosial yang perlu kamu ketahui:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Umumnya Tidak Tertulis<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Norma sosial biasanya tidak ditulis dalam dokumen resmi. Aturannya diwariskan secara turun temurun. Meski begitu, masyarakat memahaminya dan terus mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Hasil Kesepakatan Bersama<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Norma tercipta dari kesepakatan bersama sebagai hasil proses sosial dan interaksi antarindividu. Karena tercipta dari kebutuhan bersama, norma diterima dan dijalankan oleh semua orang.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Ditaati Bersama<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Norma menjadi panduan untuk perilaku yang dianggap benar oleh masyarakat. Semua anggota biasanya mematuhi norma tanpa paksaan karena mereka tahu tujuannya untuk menjaga hubungan yang baik.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Mengalami Perubahan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Norma sosial bersifat dinamis dan bisa berubah sesuai perkembangan zaman. Biasanya, norma bisa beradaptasi dengan perubahan nilai-nilai dan tuntutan sosial yang bekembang.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Memiliki Sanksi atau Hukuman\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Norma memberikan sanksi bagi yang melanggar, baik berupa teguran, rasa malu, hingga pengucilan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial\">Pengertian Interaksi Sosial: Ciri, Syarat, Bentuk dan Faktor<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Norma Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis-jenis norma terbagi menjadi dua, berdasarkan tingkatan dan sumbernya. Yuk, simak penjelasannya!<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"font-size: 14pt;\">Jenis Norma Berdasarkan Tingkatan Sanksi<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Norma sosial memiliki kekuatan mengikat yang berbeda, dari yang lemah hingga sangat kuat. Berikut adalah tingkatan norma berdasarkan sanksinya:<\/span><\/p>\n<h4><b>1. Cara <\/b><b><i>(<\/i><em>Usage<\/em><i>)<\/i><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara adalah aturan sederhana yang daya ikatnya sangat lemah. Biasanya, <\/span><strong>cara berkaitan dengan kebiasaan sehari-hari dalam hubungan antarindividu<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika melanggar, sanksinya hanya berupa celaan ringan. Contohnya: perbedaan cara makan, ada yang berbunyi ada yang tidak.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>2. Kebiasaan <\/b><b><i>(<\/i><em>Folkways<\/em><i>)<\/i><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebiasaan memiliki daya ikat yang lebih kuat dibandingkan cara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">usage<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/i> <strong>Kebiasaan adalah perbuatan yang diulang-ulang karena orang menyukai perbuatan tersebut.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Contohnya, kebiasaan mengucapkan salam saat masuk rumah atau mencium tangan orang tua saat hendak keluar rumah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>3. Tata Kelakuan <\/b><b><i>(<\/i><em>Mores<\/em><i>)<\/i><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tata kelakuan adalah aturan-aturan yang diterima masyarakat<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, biasanya berkaitan dengan moral atau agama. Sanksi bagi pelanggarnya lebih berat. Contohnya: larangan mencuri.<\/span><\/p>\n<h4><b>4. Adat Istiadat <\/b><b><i>(<\/i><em>Custom<\/em><i>)<\/i><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Adat istiadat adalah kumpulan aturan yang sudah mendarah daging dalam masyarakat dan sulit diubah.<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">Pelanggaran terhadap adat biasanya dihukum cukup berat. Contohnya, tidak mengikuti aturan dalam pernikahan adat. Keluarga bisa dinilai tidak menghormati adat sehingga dikucilkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/integrasi-sosial\">Apa Itu Integrasi Sosial? Ini Pengertian, Bentuk, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Jenis Norma Berdasarkan Sumbernya\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan sumbernya, norma sosial terdiri dari:\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>1. Norma Agama<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Norma agama adalah aturan-aturan hidup yang berasal dari Tuhan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> Norma ini mengatur hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan Tuhan. <\/span><strong>Contohnya:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> menjalankan ibadah sesuai agama masing-masing, sehingga menumbuhkan toleransi antar umat beragama.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>2. Norma Kesusilaan<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Norma kesusilaan merupakan aturan hidup yang berasal dari hati nurani manusia.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Dengan hati nurani, kita bisa membedakan perbuatan yang benar dan salah. Norma ini menjaga hubungan antarindividu agar harmonis. Melanggar norma ini sering menimbulkan rasa bersalah atau penyesalan. <\/span><strong>Contohnya:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> mencontek saat ujian atau mengambil barang tanpa izin.<\/span><\/p>\n<h4><b>3. Norma Kesopanan<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Norma kesopanan mengatur bagaimana manusia berperilaku sopan dalam masyarakat. <\/span><strong>Aturan ini berasal dari kebiasaan dan kesepakatan masyarakat di wilayah tertentu. Contoh norma kesopanan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah bicara dengan bahasa yang sopan, menghormati orang tua, dan tidak memotong pembicaraan.<\/span><\/p>\n<h4><b>4. Norma Hukum<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Norma hukum adalah segala bentuk aturan yang berasal dari negara.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Norma ini mengatur perilaku warga negara dan memberikan sanksi bagi yang melanggar. <\/span><strong>Contohnya:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> setiap pengendara harus memiliki SIM dan mematuhi rambu lalu lintas. Jika melanggar, bisa dikenai sanksi berupa tilang atau denda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/diferensiasi-sosial\">Diferensiasi Sosial: Pengertian, Ciri, Contoh &amp; Dampaknya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Norma Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah contoh norma sosial dalam kehidupan sehari-hari:\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan atau diberi sesuatu oleh orang lain.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengucap salam ketika masuk rumah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghormati orang tua dan guru.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak memotong antrian di tempat umum.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara dengan nada yang sopan kepada orang lain.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberi tempat duduk kepada lansia &amp; ibu hamil di transportasi umum.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak berisik di tempat ibadah atau perpustakaan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenakan pakaian yang sopan dan sesuai tempat atau acara.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menunggu giliran berbicara dalam diskusi atau percakapan, tidak memotong pembicaraan orang lain.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah pembahasan mengenai norma sosial mulai dari pengertian, fungsi, jenis-jenis, dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengetahui norma sosial, kita bisa menghargai aturan dan menjaga keharmonisan dalam hidup bermasyarakat. Yuk, belajar lebih banyak tentang sosiologi di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>!<\/strong> Kamu bisa belajar secara online atau offline bareng Master Teacher yang seru-seru. Klik banner di bawah ini untuk belajar sosiologi bareng Brain Academy!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2a0fe942-beea-415a-9afc-8d08e0a7dcb6.png\" alt=\"Brain Academy Center\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Ruswanto. 2009. Sosiologi untuk SMA\/MA Kelas X. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.\u00a0<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Gramedia.com. Norma Sosial: Pengertian, Fungsi, Jenis, Ciri dan Contohnya [daring]. Tautan: https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/norma-sosial-adalah\/<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Detik.com. 2022. Memahami Norma Sosial: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contoh [daring]. Tautan:\u00a0 https:\/\/www.detik.com\/bali\/berita\/d-6400345\/memahami-norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-dan-contoh<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\"> (Diakses 26 November 2024)<\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Norma sosial mengatur kehidupan bermasyarakat lebih teratur, tertata, dan menjaga keharmonisan. Yuk, pelajari apa itu norma sosial dan contohnya! &#8212; Pernahkah kamu berpikir mengapa kita selalu mengantri dengan tertib di tempat umum? Lalu, saat ada yang menyerobot antrian, orang lain biasanya langsung menegur, bahkan memberi tatapan sinis. Itu merupakan contoh norma sosial yang ada dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":4512,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1759893043:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Norma sosial mengatur kehidupan bermasyarakat lebih teratur, tertata, dan menjaga keharmonisan. Yuk, pelajari pengertian, fungsi, ciri, jenis, dan contohnya!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0cbaa60a-3361-44ac-b71e-12d6b58bcb38.png"],"_wp_old_date":["2024-12-04"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-4512","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Norma Sosial: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Norma Sosial: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Norma sosial mengatur kehidupan bermasyarakat lebih teratur, tertata, dan menjaga keharmonisan. Yuk, pelajari apa itu norma sosial dan contohnya! &#8212; Pernahkah kamu berpikir mengapa kita selalu mengantri dengan tertib di tempat umum? Lalu, saat ada yang menyerobot antrian, orang lain biasanya langsung menegur, bahkan memberi tatapan sinis. Itu merupakan contoh norma sosial yang ada dalam [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-07T04:00:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-08T03:12:38+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial\",\"name\":\"Norma Sosial: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0cbaa60a-3361-44ac-b71e-12d6b58bcb38.png\",\"datePublished\":\"2025-10-07T04:00:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-08T03:12:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0cbaa60a-3361-44ac-b71e-12d6b58bcb38.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0cbaa60a-3361-44ac-b71e-12d6b58bcb38.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Norma Sosial: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Norma Sosial: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Norma Sosial: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Norma sosial mengatur kehidupan bermasyarakat lebih teratur, tertata, dan menjaga keharmonisan. Yuk, pelajari apa itu norma sosial dan contohnya! &#8212; Pernahkah kamu berpikir mengapa kita selalu mengantri dengan tertib di tempat umum? Lalu, saat ada yang menyerobot antrian, orang lain biasanya langsung menegur, bahkan memberi tatapan sinis. Itu merupakan contoh norma sosial yang ada dalam [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-10-07T04:00:43+00:00","article_modified_time":"2025-10-08T03:12:38+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial","name":"Norma Sosial: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0cbaa60a-3361-44ac-b71e-12d6b58bcb38.png","datePublished":"2025-10-07T04:00:43+00:00","dateModified":"2025-10-08T03:12:38+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0cbaa60a-3361-44ac-b71e-12d6b58bcb38.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0cbaa60a-3361-44ac-b71e-12d6b58bcb38.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/norma-sosial#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Norma Sosial: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4512","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4512"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4512\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5963,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4512\/revisions\/5963"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4512"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}