{"id":4379,"date":"2025-11-04T13:00:42","date_gmt":"2025-11-04T06:00:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=4379"},"modified":"2025-11-04T13:09:15","modified_gmt":"2025-11-04T06:09:15","slug":"apa-itu-ojk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk","title":{"rendered":"Apa Itu OJK? Ini Pengertian, Fungsi, Tugas dan Wewenangnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d32aa22e-54f8-4447-8512-37b257ddc3dd.png\" alt=\"apa itu OJK\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">OJK memiliki peran penting dalam mengawasi dan mengatur seluruh lembaga keuangan di Indonesia. Apa itu OJK? Yuk, simak informasi lengkapnya!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kamu memperhatikan kalau logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selalu muncul di aplikasi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">mobile banking<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> atau aplikasi lembaga keuangan lainnya? Itu karena semua lembaga keuangan di Indonesia harus terdaftar dan diawasi oleh OJK. Tujuannya untuk mencegah kecurangan, penipuan, atau pencurian uang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">OJK bertugas mengawasi dan mengatur seluruh kegiatan lembaga keuangan bank maupun non-bank. Jadi, kalau ingin uangmu aman, pastikan menyimpannya di lembaga keuangan yang terdaftar dan diawasi oleh OJK, ya. Jadi penasaran <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">deh<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, sebenarnya OJK itu apa <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">sih<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">? Yuk, kita pelajari lebih lanjut tentang fungsi, tujuan, tugas dan wewenang, serta asas-asasnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Apa itu OJK?<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">OJK adalah lembaga yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 dengan tujuan mengatur dan mengawasi semua aktivitas di sektor keuangan Indonesia. OJK bertanggung jawab mengawasi sektor perbankan, pasar modal, serta lembaga keuangan lainnya seperti asuransi, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan. Dengan kata lain, OJK berperan sebagai penjaga dan pengatur untuk memastikan kepatuhan dan keteraturan dalam sistem keuangan Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Otoritas jasa keuangan OJK adalah lembaga yang independen artinya, OJK bebas dari campur tangan pihak lain<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam menjalankan fungsi, tugas, wewenang pengaturan, pengawasan, dan penyidikan sesuai Undang-undang Nomor 21. Otoritas Jasa Keuangan dibentuk berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, termasuk independensi, akuntabilitas, tanggung jawab, transparansi, dan keadilan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/bank-sentral-pengertian-fungsi-tugas-wewenang-contoh\">Bank Sentral: Pengertian, Fungsi, Tugas, Wewenang, dan Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi OJK\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi OJK adalah <\/span><strong>menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> Karena itu, semua kegiatan yang dilakukan oleh bank dan lembaga keuangan akan diawasi oleh OJK guna memastikan keamanan bagi para nasabah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tujuan OJK<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dibentuk dengan tujuan mewujudkan aktivitas dalam sektor jasa keuangan dan non-keuangan yang teratur, transparan, melindungi penyelenggara serta nasabah, dan adil. Selain itu, berikut adalah beberapa tujuan dibentuknya OJK:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seluruh kegiatan dalam sektor keuangan terselenggara secara adil, transparan, teratur, dan akuntabel.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/191186fe-42b2-421b-8028-7e361dcc226c.png\" alt=\"visi misi OJK\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sistem-ekonomi\">Sistem Ekonomi: Definisi, Jenis, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tugas dan Wewenang OJK<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tugas OJK adalah melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan dan lembaga jasa keuangan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, <\/span><strong>berikut merupakan wewenang OJK:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Wewenang OJK terkait pengawasan dan pengaturan Lembaga Jasa Keuangan Bank, meliputi:\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perizinan untuk pendirian bank, pembukaan kantor, dan perubahan anggaran dasar. Rencana kerja bank, dan pencabutan izin usaha bank.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaturan dan pengawasan kegiatan usaha bank, termasuk sumber dana, produk, dan layanan yang disediakan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaturan dan pengawasan mengenai kesehatan bank seperti likuiditas, rentabilitas, manajemen risiko, kualitas aset, batas maksimum pemberian kredit, laporan bank terkait kesehatan &amp; kinerja bank, standar akuntansi bank, solvabilitas, rasio kecukupan modal minimum, pengujian kredit, dan rasio pinjaman terhadap simpanan &amp; pencadangan bank.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaturan dan pengawasan aspek kehati-hatian bank seperti tata kelola bank, pencegahan pencucian uang, dan pemeriksaan bank untuk memastikan kepatuhan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Wewenang OJK terkait pengaturan Lembaga Jasa Keuangan Bank dan Non-Bank, meliputi:\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menetapkan peraturan dan keputusan OJK;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menetapkan peraturan mengenai pengawasan di sektor jasa keuangan;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menetapkan kebijakan mengenai pelaksanaan tugas OJK;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menetapkan peraturan mengenai tata cara penetapan perintah tertulis terhadap Lembaga Jasa Keuangan dan pihak tertentu;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menetapkan peraturan mengenai tata cara penetapan statuter pada Lembaga Jasa Keuangan;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menetapkan struktur organisasi dan infrastruktur serta mengelola, memelihara, dan menatausahakan kekayaan dan kewajiban;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menetapkan peraturan mengenai tata cara pengenaan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Wewenang OJK terkait pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Bank dan Non-Bank, meliputi:\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menetapkan kebijakan operasional pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengawasi pelaksanaan tugas pengawasan yang dilaksanakan oleh Kepala Eksekutif;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan pengawasan, pemeriksaan, penyidikan, perlindungan konsumen dan tindakan lain terhadap lembaga jasa keuangan, pelaku, dan atau penunjang kegiatan jasa keuangan sesuai perundang-undangan;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan perintah tertulis kepada lembaga jasa keuangan atau pihak tertentu;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan penunjukan pengelola statuter;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menetapkan penggunaan pengelola statuter;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menetapkan sanksi administratif kepada pihak yang melakukan pelanggaran terhadap perundang-undangan di sektor jasa keuangan;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberi atau mencabut: izin usaha, izin orang perseorangan, efektifnya pernyataan pendaftaran, surat tanda terdaftar, persetujuan melakukan kegiatan usaha, pengesahan, persetujuan, atau penetapan pembubaran dan penetapan lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pertumbuhan-dan-perkembangan-ekonomi\">Pertumbuhan &amp; Perkembangan Ekonomi: Definisi, Ciri, Indikator, dan Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Asas OJK<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, OJK mengikuti asas-asas berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Asas Independensi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">OJK bertindak secara independen dalam membuat keputusan dan menjalankan fungsi, tugas, serta wewenangnya, tetapi selalu mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku;\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Asas Kepastian Hukum<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asas dalam negara hukum yang mengutamakan landasan peraturan perundang-undangan dan keadilan dalam setiap kebijakan penyelenggaraan Otoritas Jasa Keuangan;<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Asas Kepentingan Umum<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asas yang membela dan melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat serta memajukan kesejahteraan umum;\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Asas Keterbukaan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asas yang membuka diri terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur, dan adil tentang kegiatan OJK, sambil tetap menjaga privasi, hak individu dan kelompok, serta kerahasiaan negara sesuai dengan hukum;<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Asas Profesionalitas<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asas yang mengutamakan keahlian dalam pelaksanaan tugas dan wewenang Otoritas Jasa Keuangan, dengan tetap mengikuti kode etik dan ketentuan peraturan perundang-undangan;\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Asas Integritas<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asas yang berpegang teguh pada nilai-nilai dan moral dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil dalam penyelenggaraan Otoritas Jasa Keuangan;\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Asas Akuntabilitas<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asas yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari setiap kegiatan penyelenggaraan Otoritas Jasa Keuangan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Lembaga yang Berkoordinasi dengan OJK<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut merupakan dua lembaga yang berkoordinasi dan berhubungan dengan OJK:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Bank Indonesia<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">OJK dan Bank Indonesia berkoordinasi untuk mencapai tujuan keuangan bersama. Koordinasi tersebut termasuk: pengawasan perbankan, pertukaran informasi perbankan, dan pemeriksaan lembaga OJK\u00a0 serta perbankan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">OJK dan LPS terlibat dalam pertukaran informasi untuk menangani bank yang bermasalah. Selain itu, LPS harus mendapatkan izin dari OJK untuk memeriksa sebuah bank.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan mengenai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai dari pengertian, visi misi, tujuan, fungsi, tugas dan wewenang, asas, sampai lembaga yang berhubungan dengan OJK. Sekarang, kamu jadi tahu banyak banget tentang lembaga ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu mau belajar materi ekonomi lebih banyak lagi, kamu bisa belajar bareng <\/span><strong><a href=\"https:\/\/brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> secara <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>online<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">offline<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Fasilitasnya super lengkap dan Master Teachernya seru-seru! Yuk, belajar ekonomi bareng Brain Academy!<\/span><\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/npf\/packages?tag=brainacademy-offline&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16&amp;referralCookiesId=9745426a-a83d-4291-aaf1-de4afc5baa16\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/289c64b7-123e-48be-a3f9-842a150e3fa2.png\" alt=\"IDN CTA Blog Brain Academy Center\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Otoritas Jasa Keuangan:\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentang OJK. Tautan: https:\/\/ojk.go.id\/id\/tentang-ojk\/pages\/tugas-dan-fungsi.aspx\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">FAQ Otoritas Jasa Keuangan. Tautan: https:\/\/ojk.go.id\/id\/pages\/faq-otoritas-jasa-keuangan.aspx<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">OCBC. 2023. Apa itu OJK? Ini Pengertian, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya. Tautan: https:\/\/www.ocbc.id\/id\/article\/2021\/08\/12\/ojk-adalah\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan [daring]. Tautan: https:\/\/ojk.go.id\/id\/regulasi\/otoritas-jasa-keuangan\/undang-undang\/Documents\/uu2111_1388664376.pdf <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">(Diakses 25 Mei 2024)<\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>OJK memiliki peran penting dalam mengawasi dan mengatur seluruh lembaga keuangan di Indonesia. Apa itu OJK? Yuk, simak informasi lengkapnya! &#8212; Pernahkah kamu memperhatikan kalau logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selalu muncul di aplikasi mobile banking atau aplikasi lembaga keuangan lainnya? Itu karena semua lembaga keuangan di Indonesia harus terdaftar dan diawasi oleh OJK. Tujuannya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":4379,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1762236424:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["OJK memiliki peran dalam mengawasi dan mengatur lembaga keuangan di Indonesia. Yuk, simak informasi lengkapnya, mulai dari fungsi, wewenang, hingga asasnya."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d32aa22e-54f8-4447-8512-37b257ddc3dd.png"],"_wp_old_date":["2024-11-13"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["OJK"],"_yoast_wpseo_metadesc":["OJK berperan dalam mengawasi dan mengatur lembaga keuangan di Indonesia. Yuk, cari tahu, mulai dari fungsi, wewenang, hingga asasnya."],"_yoast_wpseo_linkdex":["51"],"_yoast_wpseo_content_score":["30"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["6"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-4379","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu OJK? Ini Pengertian, Fungsi, Tugas dan Wewenangnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"OJK berperan dalam mengawasi dan mengatur lembaga keuangan di Indonesia. Yuk, cari tahu, mulai dari fungsi, wewenang, hingga asasnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu OJK? Ini Pengertian, Fungsi, Tugas dan Wewenangnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"OJK berperan dalam mengawasi dan mengatur lembaga keuangan di Indonesia. Yuk, cari tahu, mulai dari fungsi, wewenang, hingga asasnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-04T06:00:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-04T06:09:15+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk\",\"name\":\"Apa Itu OJK? Ini Pengertian, Fungsi, Tugas dan Wewenangnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d32aa22e-54f8-4447-8512-37b257ddc3dd.png\",\"datePublished\":\"2025-11-04T06:00:42+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-04T06:09:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"description\":\"OJK berperan dalam mengawasi dan mengatur lembaga keuangan di Indonesia. Yuk, cari tahu, mulai dari fungsi, wewenang, hingga asasnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d32aa22e-54f8-4447-8512-37b257ddc3dd.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d32aa22e-54f8-4447-8512-37b257ddc3dd.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu OJK? Ini Pengertian, Fungsi, Tugas dan Wewenangnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu OJK? Ini Pengertian, Fungsi, Tugas dan Wewenangnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"OJK berperan dalam mengawasi dan mengatur lembaga keuangan di Indonesia. Yuk, cari tahu, mulai dari fungsi, wewenang, hingga asasnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu OJK? Ini Pengertian, Fungsi, Tugas dan Wewenangnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"OJK berperan dalam mengawasi dan mengatur lembaga keuangan di Indonesia. Yuk, cari tahu, mulai dari fungsi, wewenang, hingga asasnya.","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-11-04T06:00:42+00:00","article_modified_time":"2025-11-04T06:09:15+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk","name":"Apa Itu OJK? Ini Pengertian, Fungsi, Tugas dan Wewenangnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d32aa22e-54f8-4447-8512-37b257ddc3dd.png","datePublished":"2025-11-04T06:00:42+00:00","dateModified":"2025-11-04T06:09:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"description":"OJK berperan dalam mengawasi dan mengatur lembaga keuangan di Indonesia. Yuk, cari tahu, mulai dari fungsi, wewenang, hingga asasnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d32aa22e-54f8-4447-8512-37b257ddc3dd.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d32aa22e-54f8-4447-8512-37b257ddc3dd.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ojk#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu OJK? Ini Pengertian, Fungsi, Tugas dan Wewenangnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4379","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4379"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4379\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6071,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4379\/revisions\/6071"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}