{"id":4147,"date":"2025-09-15T11:00:19","date_gmt":"2025-09-15T04:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=4147"},"modified":"2025-09-15T11:01:03","modified_gmt":"2025-09-15T04:01:03","slug":"interaksi-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial","title":{"rendered":"Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri, Syarat, Bentuk, &#038; Faktor"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/059c8305-5ef9-4767-b11b-05bf3d107272.png\" alt=\"Interaksi sosial\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu interaksi sosial? Bagaimana syarat terjadinya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kamu menyadari bahwa kita berinteraksi dengan orang lain setiap hari? Mulai dari menyapa teman hingga berdiskusi di kelas, interaksi sosial sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan interaksi sosial itu? Yuk, cari tahu bersama pengertian interaksi sosial, ciri-ciri, syarat terjadinya, faktor pendorong, bentuk, hingga jenis-jenisnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Interaksi Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok lainnya.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Interaksi sosial akan terjadi apabila terdapat kontak sosial dan komunikasi, serta adanya tujuan yang jelas antarpelaku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/633154ac-bbda-420f-96a0-30467c4b3c8f.png\" alt=\"contoh interaksi sosial\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Berdiskusi kelompok merupakan salah satu contoh interaksi sosial (Sumber: freepik.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Interaksi Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa ciri-ciri interaksi sosial yang perlu kamu ketahui:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat pelaku yang lebih dari satu orang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya komunikasi diantara pelaku dengan menggunakan simbol-simbol tertentu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> melalui gestur tubuh atau isyarat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada dimensi waktu (masa lampau, masa kini, dan masa mendatang) yang menentukan sifat aksi yang sedang berlangsung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada tujuan-tujuan tertentu untuk menjalin interaksi sosial<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kelompok-sosial\">Kelompok Sosial: Ciri, Contoh, Syarat &amp; Proses Terbentuknya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Syarat Terjadinya Interaksi Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang telah dijelaskan diatas, bahwa interaksi sosial dapat terjadi apabila memenuhi dua syarat, yaitu <\/span><strong>kontak sosial dan komunikasi<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> Berikut penjelasan syarat interaksi sosial tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Kontak Sosial<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kontak sosial merupakan unsur penting dalam interaksi sosial.\u00a0 Secara umum, kontak sosial adalah upaya hubungan antara satu pihak dengan pihak lainnya.\u00a0 Kontak sosial tidak hanya sebatas kontak fisik saja, namun juga mencakup komunikasi nonverbal seperti kontak mata dan gestur tubuh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kontak sosial dibedakan menjadi 2, yaitu<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kontak sosial primer<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, kontak yang terjadi secara langsung seperti tatap muka.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>Kontak sosial sekunder<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">kontak yang terjadi secara tidak langsung atau memerlukan media penghubung<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">seperti telepon, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">chatting<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, serta menyampaikan pesan melalui orang lain.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Komunikasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, jika kontak sosial merupakan cara dalam kita berinteraksi sosial, maka komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan dari satu pihak ke pihak lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komunikasi ini menjadi jembatan yang menghubungkan pikiran, perasaan, dan ide antar individu. Melalui komunikasi, kita dapat berbagi informasi, membangun kerjasama, serta memperkuat hubungan sosial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk interaksi sosial terbagi menjadi tiga, yaitu asosiatif, disosiatif, dan akomodatif. Berikut penjelasan dari masing-masing bentuk interaksi sosial tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi sosial asosiatif merupakan bentuk interaksi yang mengarah pada persatuan atau kesatuan. Bentuk interaksi ini ditandai dengan adanya kerjasama, saling pengertian, dan saling membantu. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk interaksi sosial asosiatif bisa berupa kerja sama, asimilasi, dan akulturasi.<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Kerja Sama<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kerjasama adalah kegiatan bersama untuk mencapai tujuan bersama, seperti kerja kelompok, gotong royong, dan kegiatan sosial.<\/span><\/p>\n<h4><b>b. Asimilasi<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asimilasi adalah pencampuran dua atau lebih kebudayaan yang berbeda melebur menjadi suatu kebudayaan baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>c. Akulturasi<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akulturasi merupakan perpaduan dua atau lebih budaya yang berbeda tanpa menghilangkan ciri budaya lamanya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi sosial disosiatif merupakan bentuk interaksi yang mengarah pada perpecahan atau pertentangan. Bentuk interaksi ini ditandai dengan adanya persaingan, konflik, dan permusuhan. Contoh interaksi sosial disosiatif antara lain:<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Persaingan (kompetisi)<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persaingan adalah proses dimana individu atau kelompok manusia berusaha mencapai tujuan yang sama dengan cara yang lebih baik daripada pesaing mereka. Contohnya persaingan siswa untuk mendapatkan nilai terbaik.<\/span><\/p>\n<h4><b>b. Kontravensi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kontravensi merupakan kondisi dimana terdapat ketidaksepakatan atau perbedaan pendapat antara individu atau kelompok.<\/span><\/p>\n<h4><b>c. Pertentangan (konflik)<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertentangan merupakan proses sosial yang dilakukan individu atau kelompok dalam mencapai tujuannya disertai dengan paksaan atau kekerasan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Bentuk Interaksi Sosial Akomodatif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan kerja sama, akomodasi merupakan bentuk interaksi sosial yang muncul dari adanya perselisihan. Akomodasi adalah upaya untuk meredakan konflik dan mencapai kesepakatan di antara pihak-pihak yang bertikai. Terdapat beberapa\u00a0 jenis-jenis interaksi sosial akomodatif, di antaranya:<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Kompromi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kompromi adalah bentuk usaha dalam meredakan masalah yang terjadi antara dua belah pihak melalui pengurangan tuntutan.<\/span><\/p>\n<h4><b>b. Konsiliasi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsiliasi adalah usaha yang dilakukan pihak tertentu untuk mempertemukan keinginan antara kedua belah pihak yang berkonflik, sehingga dapat menyelesaikan masalah.<\/span><\/p>\n<h4><b>c. Arbitrase<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Arbitrase adalah proses penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga yang memiliki wewenang untuk mengambil keputusan.<\/span><\/p>\n<h4><b>d. Mediasi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mediasi adalah proses penyelesaian konflik dengan bantuan pihak ketiga yang netral untuk memfasilitasi komunikasi antara kedua belah pihak<\/span><\/p>\n<h4><b>e. Koersi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Koersi adalah bentuk akomodasi yang pelaksanaannya dengan menggunakan paksaan, ancaman, tekanan, maupun kekerasan.<\/span><\/p>\n<h4><b>f. Ajudikasi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ajudikasi adalah proses penyelesaian masalah melalui meja hijau (jalur hukum).<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ilmu-sosiologi\">Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli, Ciri, &amp; Objek Kajian<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Faktor Pendorong Interaksi Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi sosial adalah proses yang dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor interaksi sosial sangatlah beragam dan saling berkaitan. Berikut ini beberapa faktor pendorong terjadinya interaksi sosial.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Imitasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Imitasi merupakan tindakan dalam meniru atau mengikuti perilaku orang lain. Contohnya adalah remaja mengikuti gaya berpakaian idolanya atau negara berkembang mengikuti teknologi yang sudah digunakan oleh negara maju.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Sugesti<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sugesti adalah pengaruh pendapat, ide, atau pandangan seseorang terhadap orang lain. Contohnya adalah iklan yang menggunakan kata-kata persuasif untuk mempengaruhi keputusan konsumen agar membeli suatu produk. Sugesti dapat memicu tindakan atau perubahan sikap pada individu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Identifikasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Identifikasi merupakan dorongan untuk menjadi sama atau mirip dengan orang lain. Identifikasi dapat meningkatkan rasa memiliki dan kebersamaan dalam suatu kelompok. Contoh identifikasi adalah seseorang melakukan gaya hidup sehat karena ingin menjadi seperti idolanya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Simpati<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Simpati adalah perasaan tertarik pada orang lain yang seolah-olah berada dalam keadaan orang tersebut. Simpati lebih berfokus pada perasaan diri sendiri. Oleh karena itu, simpati dapat memunculkan perasaan emosional seperti sedih dan senang. Contoh dari simpati adalah film drama yang menyentuh hati penonton membuat mereka ikut merasakan emosi para karakternya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Empati<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Empati biasanya berfokus pada perasaan orang lain. Contoh empati adalah menempatkan diri pada posisi orang lain sebelum mengambil keputusan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perubahan-sosial\">Perubahan Sosial: Pengertian, Teori, Dampak, &amp; Karakteristik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Interaksi Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi sosial memiliki beberapa jenis sebagai berikut<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Interaksi sosial individu dengan individu<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi yang terjadi secara langsung antara dua orang atau lebih. Contohnya percakapan antara kamu dengan temanmu.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Interaksi sosial individu dengan kelompok<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi yang terjadi antara satu orang dengan sekelompok orang. Contohnya mahasiswa melakukan presentasi di depan kelas.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Interaksi sosial kelompok dengan kelompok<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi yang terjadi antara dua kelompok atau lebih. Contohnya debat antara dua organisasi mahasiswa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana? Sudah lebih paham kan jika diminta menjelaskan proses terjadinya kontak sosial dalam interaksi sosial. Kalau masih bingung, kamu bisa coba kelas gratis di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> Banyak Master Teacher berpengalaman yang akan mengajari kamu. Yuk, gabung sekarang juga! Bisa offline di cabang terdekat atau online via aplikasi Ruangguru. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2a0fe942-beea-415a-9afc-8d08e0a7dcb6.png\" alt=\"Brain Academy Branch\" width=\"799\" height=\"195\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>file.upi.edu\/Direktori\/FIP\/JUR._PSIKOLOGI\/195009011981032-RAHAYU_GININTASASI\/INTERAKSI_SOSIAL.pdf<\/p>\n<p>gramedia.com\/literasi\/interaksi-sosial\/#google_vignette<\/p>\n<p>detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6616128\/pengertian-interaksi-sosial-ciri-ciri-syarat-dan-bentuk-bentuknya<\/p>\n<p><em>(Sumber: 13 Agustus 2024)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu interaksi sosial? Bagaimana syarat terjadinya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut! &#8212; Pernahkah kamu menyadari bahwa kita berinteraksi dengan orang lain setiap hari? Mulai dari menyapa teman hingga berdiskusi di kelas, interaksi sosial sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita.\u00a0 Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan interaksi sosial itu? Yuk, cari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":74,"featured_media":4147,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1757908753:1"],"_edit_last":["1"],"_oembed_d1a2de1960f8de45c38bea9ff4a0d922":["{{unknown}}"],"_oembed_2157f1e205321f3ae9174fe8d8095171":["{{unknown}}"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apa itu interaksi sosial? Yuk, simak penjelasan lengkapnya mulai dari pengertian, ciri-ciri, bentuk-bentuk, faktor pendorong, syarat terjadinya, dan jenisnya."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/059c8305-5ef9-4767-b11b-05bf3d107272.png"],"_wp_old_date":["2024-09-25"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-4147","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri, Syarat, Bentuk, &amp; Faktor - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri, Syarat, Bentuk, &amp; Faktor - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu interaksi sosial? Bagaimana syarat terjadinya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut! &#8212; Pernahkah kamu menyadari bahwa kita berinteraksi dengan orang lain setiap hari? Mulai dari menyapa teman hingga berdiskusi di kelas, interaksi sosial sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita.\u00a0 Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan interaksi sosial itu? Yuk, cari [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-15T04:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-15T04:01:03+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Olivia Yunita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Olivia Yunita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial\",\"name\":\"Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri, Syarat, Bentuk, & Faktor - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/059c8305-5ef9-4767-b11b-05bf3d107272.png\",\"datePublished\":\"2025-09-15T04:00:19+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-15T04:01:03+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/059c8305-5ef9-4767-b11b-05bf3d107272.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/059c8305-5ef9-4767-b11b-05bf3d107272.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri, Syarat, Bentuk, &#038; Faktor\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85\",\"name\":\"Olivia Yunita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Olivia Yunita\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/olivia-yunita\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri, Syarat, Bentuk, & Faktor - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri, Syarat, Bentuk, & Faktor - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Apa itu interaksi sosial? Bagaimana syarat terjadinya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut! &#8212; Pernahkah kamu menyadari bahwa kita berinteraksi dengan orang lain setiap hari? Mulai dari menyapa teman hingga berdiskusi di kelas, interaksi sosial sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita.\u00a0 Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan interaksi sosial itu? Yuk, cari [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-09-15T04:00:19+00:00","article_modified_time":"2025-09-15T04:01:03+00:00","author":"Olivia Yunita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Olivia Yunita","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial","name":"Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri, Syarat, Bentuk, & Faktor - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/059c8305-5ef9-4767-b11b-05bf3d107272.png","datePublished":"2025-09-15T04:00:19+00:00","dateModified":"2025-09-15T04:01:03+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/059c8305-5ef9-4767-b11b-05bf3d107272.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/059c8305-5ef9-4767-b11b-05bf3d107272.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/interaksi-sosial#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri, Syarat, Bentuk, &#038; Faktor"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/3058ab2c54263c9db3c90859fdbb4f85","name":"Olivia Yunita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18f06a7f6e7842aee08f26f4f13fc6ac8ce367161a40f67172b47ac78f4c0095?s=96&d=mm&r=g","caption":"Olivia Yunita"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/olivia-yunita"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4147","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/74"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4147"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4147\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4148,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4147\/revisions\/4148"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4147"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}