{"id":4109,"date":"2025-09-08T11:00:11","date_gmt":"2025-09-08T04:00:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=4109"},"modified":"2025-09-08T11:03:17","modified_gmt":"2025-09-08T04:03:17","slug":"pidato-persuasif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif","title":{"rendered":"Pengertian Pidato Persuasif, Struktur, Ciri, Tujuan &#038; Contoh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ffa6a90c-2b81-413a-9204-0d9e39fd0104.png\" alt=\"pidato persuasif\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu teks pidato persuasif? Yuk, kita pelajari bersama pengertian, struktur, ciri-ciri, tujuan, metode dan contoh teks pidato persuasif!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu sedang belajar mengenai pidato persuasif untuk tugas sekolah atau lomba? Mungkin kamu bertanya-tanya apa itu pidato persuasif, bagaimana struktur dan ciri-cirinya? Pidato adalah bentuk komunikasi lisan yang bertujuan menyampaikan pesan atau gagasan kepada audiens. Salah satu jenis pidato adalah pidato persuasif, yang tujuannya memengaruhi atau meyakinkan pendengar agar melakukan sesuatu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kita kali ini kita akan belajar bersama mengenai pidato persuasif mulai dari pengertian, struktur, ciri, tujuan, metode, dan contohnya. Simak sampai habis, ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Pidato Persuasif\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pidato persuasif adalah pidato yang isinya bertujuan untuk memengaruhi atau mengajak orang lain untuk melakukan sesuatu.<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, ajakan untuk menjaga kebersihan, berhenti merokok, melakukan vaksinasi, makan sehat, atau berolahraga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar pendengar yakin dan mau mengikuti ajakan tersebut, pidato persuasif harus didasari argumen yang logis, masuk akal, dan bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu, pidato persuasif juga harus memiliki nilai atau manfaat bagi kehidupan pendengarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-pidato\">Teks Pidato: Pengertian, Struktur, Ciri, Metode dan Contoh\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Struktur Pidato Persuasif<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Struktur teks pidato persuasif terdiri dari pembukaan, isi, dan penutup. Ini penjelasan lengkapnya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Pembukaan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pembukaan pidato persuasif, umumnya berisi:\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Salam Pembuka<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salam pembuka digunakan untuk menyapa pendengar atau audiens. Salam disesuaikan dengan waktu dan situasi pidato seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSelamat pagi\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSelamat siang\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSelamat malam\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><b>b. Ucapan Penghormatan (Sapaan)<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ucapan penghormatan adalah bentuk rasa hormat dari pembicara kepada audiens. Ucapan penghormatan biasanya diberikan kepada audiens yang memiliki kedudukan atau usia lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Contoh:<\/b><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cYang terhormat, Kepala Sekolah SMA N 1 Depok\u201d\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cYang terhormat, Wakil Kepala Sekolah SMA N 1 Depok\u201d\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cYang saya hormati, Bapak\/Ibu Guru SMA N 1 Depok\u201d\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><b>c. Ucapan Syukur<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ucapan syukur disampaikan sebagai bentuk terima kasih kepada Tuhan atas kesempatan mengadakan acara, kesempatan bagi pembicara dan seluruh audiens yang hadir.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Isi pidato<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian isi pidato adalah inti dari pidato, pembicara menyampaikan pendapat, gagasan, alasan, informasi penting, dan pesan yang mendorong pendengar. Untuk menyusun isi pidato, gunakan alasan yang meyakinkan dan informasi faktual untuk mendukung pesan yang disampaikan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Penutup<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penutup pidato persuasif biasanya menyampaikan harapan agar pesan bermanfaat, meminta maaf atas kesalahan, mengucapkan terima kasih kepada pendengar, dan mengakhiri dengan salam penutup.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/51cdbb6f-7b4c-458f-b2bd-a6cc25d542f9.png\" alt=\"struktur pidato persuasif\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-pidato\">Contoh Teks Pidato Singkat Berbagai Tema &amp; Bahasa\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Pidato Persuasif<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pidato persuasif memiliki beberapa ciri sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengandung kalimat ajakan, perintah, atau rekomendasi. Contoh: <\/span><strong>Ayo, Mari, Jangan ragu<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>,<\/strong> dan lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan kalimat yang sifatnya memotivasi atau mengajak seseorang melakukan sesuatu.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat yang digunakan bersifat membangun.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ajakan disertai penjelasan mengenai masalah yang dibahas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membangkitkan emosi pendengar agar setuju dan yakin dengan apa yang disampaikan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-kompleks\">Apa itu Kalimat Kompleks? Ini Struktur, Ciri, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tujuan Pidato Persuasif<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tujuan pidato persuasif adalah untuk memengaruhi dan meyakinkan audiens agar melakukan sesuatu.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Pidato ini <\/span><strong>memperkenalkan gagasan baru<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">dan mengaitkannya dengan nilai yang sudah dikenal, dengan harapan dapat <\/span><strong>menciptakan perubahan perilaku positif.<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Selain itu, pidato persuasif juga bertujuan untuk <\/span><strong>mempertahankan perilaku yang sesuai dengan norma<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><strong>mengubah perilaku negatif<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti membuang sampah sembarangan atau merokok.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, pidato tentang pentingnya vaksinasi bagi bayi oleh Dinas Kesehatan, bertujuan untuk meyakinkan orang tua mengenai manfaat vaksinasi dan mendorong mereka memastikan anak-anaknya mendapat vaksin yang diperlukan agar terlindungi dari penyakit berbahaya dan anak bisa tumbuh sehat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-persuasif\">Contoh Kalimat Persuasif, Pengertian dan Cirinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Pidato Persuasif<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah empat jenis pidato persuasif yang perlu kamu ketahui:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Pidato Sambutan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis pidato persuasif yang pertama adalah pidato sambutan, ini merupakan pidato yang disampaikan sebelum dimulainya sebuah acara. Biasanya, pidato sambutan disampaikan oleh beberapa orang secara bergantian berdasarkan kedudukannya atau jabatannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Pidato Pemerintahan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pidato pemerintahan adalah pidato yang disampaikan oleh pimpinan pemerintahan seperti presiden, gubernur, bupati, atau pejabat lainnya pada acara-acara kenegaraan. Dalam pidato pemerintahan, pesan yang disampaikan bisa berupa informasi, imbauan, atau pesan penting dari pemerintah untuk seluruh rakyat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Pidato Ceramah<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis pidato persuasif selanjutnya adalah pidato ceramah, yaitu pidato yang disampaikan oleh pemuka agama dalam acara keagamaan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Pidato Instansi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir adalah pidato instansi, merupakan pidato yang bertujuan untuk memberikan penjelasan atau informasi. Pidato ini bisa disampaikan oleh berbagai instansi, seperti lembaga kemasyarakatan, sekolah, atau lembaga kesehatan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Metode Pidato Persuasif\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa cara atau metode yang bisa kamu gunakan dalam menyampaikan pidato persuasif, yaitu: metode impromptu, metode ekstemporan, metode naskah, dan metode memoriter. Simak penjelasannya berikut ini:<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a795903d-90f3-4eff-8a6e-58c74bd5fc7b.png\" alt=\"metode pidato persuasif\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Metode Impromptu<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Metode impromptu adalah cara berpidato yang dilakukan secara spontan atau dadakan tanpa persiapan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> sebelumnya. Metode ini biasanya digunakan orang yang sudah berpengalaman atau sering berpidato, sehingga bisa menyesuaikan isi pidatonya dengan situasi yang terjadi di lapangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode ini sering digunakan dalam situasi di mana orang yang seharusnya memberikan pidato tiba-tiba tidak hadir, sehingga orang lain harus menyampaikan pidato tanpa persiapan, atau secara impromptu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Metode Ekstemporan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode selanjutnya adalah <\/span><strong>ekstemporan, yaitu cara berpidato dengan mencatat atau mempersiapkan konsep pidato dalam bentuk garis besar<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> Dalam metode ini, kamu bisa mencatat poin-poin penting yang perlu disampaikan. Jadi, bukan naskah lengkap, melainkan garis besar pidato saja.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Metode Membaca Naskah<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode ini dilakukan dengan membawa dan membaca naskah teks pidato saat acara berlangsung. Cara ini biasanya digunakan dalam acara formal untuk mengurangi kesalahan dalam penyampaian pesan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Metode Menghafal\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode terakhir adalah menghafal atau memoriter. Dalam metode ini, naskah pidato yang sudah disusun sebelumnya dihafalkan, sehingga saat berpidato, kamu tidak perlu membawa naskah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Pidato Persuasif<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar pemahamanmu terkait pidato persuasif semakin dalam, yuk simak contoh teks pidato persuasif berikut ini dengan tema lingkungan berikut ini:\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Pentingnya Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembukaan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Assalamualaikum Wr. Wb.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salam sejahtera untuk kita semua, selamat siang Bapak\/Ibu warga Desa Sukamaju yang saya hormati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama-tama marilah kita mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan berkah kenikmatan dan keselamatan sehingga kita dapat berkumpul di ruang ini dalam keadaan sehat walafiat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hari ini, saya ingin berbicara tentang satu masalah yang telah lama merajalela di seluruh dunia: <\/span><strong>Penggunaan Plastik Sekali Pakai.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Isi Pidato:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Plastik sekali pakai, meskipun praktis dalam kehidupan sehari-hari, telah membawa dampak yang sangat merugikan bagi lingkungan kita. Saat kita beralih menuju masa depan yang lebih lestari, perubahan dalam cara kita berpikir dan bertindak perlu dilakukan, terutama dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita pertimbangkan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh plastik sekali pakai. Plastik, yang sulit terurai alami, mencemari lautan, hutan, dan tanah. Hewan-hewan laut yang kita kagumi, seperti penyu dan ikan, seringkali terperangkap oleh sampah plastik dan menderita akibatnya. Selain itu, plastik yang terurai menjadi mikroplastik dapat mencemari air yang kita minum dan makanan yang kita konsumsi, berpotensi membawa risiko kesehatan yang serius bagi manusia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja, kita tidak bisa langsung menghilangkan penggunaan plastik sekali pakai dari hidup kita. Namun, ada banyak langkah yang dapat kita ambil untuk mengurangi dampak negatifnya. Pertama, kita bisa mulai dengan mengurangi penggunaan kantong plastik dan sedotan plastik. Cobalah bawa tas belanja kain dan sedotan reusable ketika bepergian. Kedua, kita bisa menghindari produk-produk yang dikemas dalam plastik berlebihan, dan lebih memilih produk yang memiliki kemasan ramah lingkungan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kita bisa mendukung gerakan daur ulang plastik. Dengan mendaur ulang, kita dapat meminimalkan jumlah plastik yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Bahkan, dengan melakukan tindakan kecil ini, kita bisa memberikan kontribusi besar dalam mengurangi dampak plastik sekali pakai terhadap bumi kita yang rapuh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, upaya ini tidak hanya tergantung pada individu saja. Kita perlu dukungan dari pemerintah, bisnis, dan masyarakat secara keseluruhan. Pemerintah dapat mengimplementasikan kebijakan yang membatasi penggunaan plastik sekali pakai, sementara bisnis bisa mengembangkan solusi kemasan yang lebih ramah lingkungan. Sebagai masyarakat, kita bisa mendukung dan mempromosikan gaya hidup berkelanjutan kepada teman, keluarga, dan lingkungan sekitar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Penutup Pidato:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saudara-saudara yang terhormat, saat ini adalah saatnya bagi kita untuk bergerak maju dalam menjaga bumi kita. Dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, kita memberi peluang kepada generasi mendatang untuk hidup dalam lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Dengan tindakan sederhana kita, kita dapat mempengaruhi perubahan besar dalam dunia yang kita tinggali.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Marilah kita bersama-sama menjadi agen perubahan. Mari kita bersama-sama mengurangi penggunaan plastik sekali pakai demi masa depan yang lebih baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf bila terdapat kata dan perbuatan yang kurang berkenan. Terima kasih. Salam lestari!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan mengenai pidato persuasif, semoga bermanfaat ya! Jika kamu tertarik untuk belajar jenis pidato lain atau materi Bahasa Indonesia lainnya dengan cara seru, yuk belajar di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> Kamu bisa belajar secara online atau offline di cabang Brain Academy terdekat dari rumahmu!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/289c64b7-123e-48be-a3f9-842a150e3fa2.png\" alt=\"IDN CTA Blog Brain Academy Center\" width=\"799\" height=\"195\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Trianto Agus, dkk. (2018). Bahasa Indonesia untuk SMP\/MTs Kelas IX. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.\u00a0<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Irmalasari. 2024. Pidato Persuasif: Pengertian, Struktur, Ciri-ciri, Tujuan dan Contohnya [daring]. Tautan: https:\/\/www.detik.com\/sulsel\/berita\/d-7339802\/pidato-persuasif-pengertian-struktur-ciri-ciri-tujuan-dan-contohnya\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nandy. Pengertian, Ciri dan Contoh Pidato Persuasif [daring]. Tautan: https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-pidato-persuasif\/#Contoh_Teks_Pidato_Persuasif\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">(Diakses 19 Agustus 2024).<\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu teks pidato persuasif? Yuk, kita pelajari bersama pengertian, struktur, ciri-ciri, tujuan, metode dan contoh teks pidato persuasif! &#8212; Apakah kamu sedang belajar mengenai pidato persuasif untuk tugas sekolah atau lomba? Mungkin kamu bertanya-tanya apa itu pidato persuasif, bagaimana struktur dan ciri-cirinya? Pidato adalah bentuk komunikasi lisan yang bertujuan menyampaikan pesan atau gagasan kepada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":4109,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1757304100:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2024-09-12","2024-09-11"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apa itu teks pidato persuasif? Yuk, kita pelajari bersama pengertian, struktur, ciri-ciri, tujuan, metode, jenis-jenis, dan contohnya berikut ini."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ffa6a90c-2b81-413a-9204-0d9e39fd0104.png"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-4109","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Pidato Persuasif, Struktur, Ciri, Tujuan &amp; Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Pidato Persuasif, Struktur, Ciri, Tujuan &amp; Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu teks pidato persuasif? Yuk, kita pelajari bersama pengertian, struktur, ciri-ciri, tujuan, metode dan contoh teks pidato persuasif! &#8212; Apakah kamu sedang belajar mengenai pidato persuasif untuk tugas sekolah atau lomba? Mungkin kamu bertanya-tanya apa itu pidato persuasif, bagaimana struktur dan ciri-cirinya? Pidato adalah bentuk komunikasi lisan yang bertujuan menyampaikan pesan atau gagasan kepada [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-08T04:00:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-08T04:03:17+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif\",\"name\":\"Pengertian Pidato Persuasif, Struktur, Ciri, Tujuan & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ffa6a90c-2b81-413a-9204-0d9e39fd0104.png\",\"datePublished\":\"2025-09-08T04:00:11+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-08T04:03:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ffa6a90c-2b81-413a-9204-0d9e39fd0104.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ffa6a90c-2b81-413a-9204-0d9e39fd0104.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Pidato Persuasif, Struktur, Ciri, Tujuan &#038; Contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Pidato Persuasif, Struktur, Ciri, Tujuan & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Pidato Persuasif, Struktur, Ciri, Tujuan & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Apa itu teks pidato persuasif? Yuk, kita pelajari bersama pengertian, struktur, ciri-ciri, tujuan, metode dan contoh teks pidato persuasif! &#8212; Apakah kamu sedang belajar mengenai pidato persuasif untuk tugas sekolah atau lomba? Mungkin kamu bertanya-tanya apa itu pidato persuasif, bagaimana struktur dan ciri-cirinya? Pidato adalah bentuk komunikasi lisan yang bertujuan menyampaikan pesan atau gagasan kepada [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-09-08T04:00:11+00:00","article_modified_time":"2025-09-08T04:03:17+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif","name":"Pengertian Pidato Persuasif, Struktur, Ciri, Tujuan & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ffa6a90c-2b81-413a-9204-0d9e39fd0104.png","datePublished":"2025-09-08T04:00:11+00:00","dateModified":"2025-09-08T04:03:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ffa6a90c-2b81-413a-9204-0d9e39fd0104.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ffa6a90c-2b81-413a-9204-0d9e39fd0104.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pidato-persuasif#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Pidato Persuasif, Struktur, Ciri, Tujuan &#038; Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4109","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4109"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4109\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5859,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4109\/revisions\/5859"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4109"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4109"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4109"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4109"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}