{"id":3988,"date":"2025-09-25T11:00:44","date_gmt":"2025-09-25T04:00:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=3988"},"modified":"2025-09-25T11:00:19","modified_gmt":"2025-09-25T04:00:19","slug":"pengertian-koperasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi","title":{"rendered":"Koperasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, Sejarah &#038; Dasar Hukum"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d8bd9845-76dc-4925-a9e4-1f79c992f26f.png\" alt=\"koperasi\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Koperasi itu untungnya dari mana sih? Yuk, kita belajar prinsip dan hal-hal penting terkait koperasi di artikel ini!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di sekolah kamu ada koperasi nggak?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang Indonesia, udah nggak asing lagi ya dengan koperasi. Bukan hanya di sekolah, koperasi juga bisa ditemukan di perkantoran, unit desa, hingga pasar tradisional.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak kapan koperasi didirikan di Indonesia? Supaya rasa penasaranmu terjawab, kita belajar bareng di artikel ini ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Koperasi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara etimologis, koperasi berasal dari kata <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">cooperation<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Co<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">artinya bersama dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>operation<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">artinya kerja atau usaha. Menurut Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992, <\/span><strong>Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Makna Logo Koperasi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Koperasi punya lambang atau logo berupa lingkaran yang tersusun dari rantai, roda gigi, kapas dan padi. Di dalam lingkaran tersebut, terdapat pohon beringin, timbangan, serta bintang perisai.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/dc6b65a5-76bd-4c41-b79f-989140054de1.png\" alt=\"logo koperasi\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Gambar logo koperasi (Sumber: kopmafeuii.com)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makna atau arti lambang koperasi dapat dijelaskan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Rantai<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, melambangkan ikatan persatuan yang kokoh antar anggota koperasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Roda Bergigi<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, melambangkan upaya keras yang ditempuh secara terus-menerus.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Kapas dan Padi<\/strong><b>, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">melambangkan kemakmuran untuk rakyat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Timbangan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, melambangkan keadilan sosial sebagai salah satu dasar hukum koperasi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Bintang dalam perisai<\/strong><b>, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0adalah Pancasila yang merupakan landasan idiil koperasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pohon beringin<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">menggambarkan sifat kemasyarakatan dan kepribadian Indonesia yang kokoh berakar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tulisan Koperasi Indonesia<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> menandakan lambang kepribadian koperasi rakyat Indonesia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Warna Merah Putih<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> menggambarkan sifat nasional Indonesia.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Sejarah Koperasi di Indonesia<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada yang bisa tebak tanggal dan bulan berapa koperasi Indonesia didirikan? Sebelum atau sesudah Kemerdekaan ya?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lahirnya koperasi diprakarsai oleh<\/span> <strong>Raden Aria Wiria Atmaja<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, seorang patih di Purwokerto yang menaruh kekhawatiran terhadap rakyat dan pegawai negeri yang terjerat hutang dengan bunga tinggi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Raden Aria Wiria Atmaja pun mendirikan sebuah bank untuk pegawai negeri bernama Bank Pertolongan Tabungan, yang menjadi cikal bakal berdirinya Bank Republik Indonesia (BRI)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Sistem yang dipakai yaitu sistem koperasi kredit dari Jerman. Setelah beberapa lama, atas usul asisten residen Belanda, De Wolf Van Westerrode,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">bank tersebut diubah menjadi koperasi simpan pinjam pada tahun 1886.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya Raden Aria, di tahun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1908, Soetomo mendirikan perkumpulan Budi Utomo untuk memanfaatkan koperasi sebagai bantuan bagi rakyat miskin. Selain Budi Utomo, ada pula Serikat Dagang Islam dan Partai Nasional Indonesia yang turut menyebarluaskan semangat koperasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di tahun 1939, koperasi di Indonesia mencapai 1712 unit koperasi. Dari sekian banyak jumlah koperasi, sebanyak 172 terdaftar di pemerintah dengan jumlah anggota mencapai 14.134 orang. <\/span><strong>Kemudian, pada tanggal 12 Juli 1947, untuk pertama kalinya gerakan koperasi di Indonesia mengadakan kongres koperasi pertama di Kota Tasikmalaya.\u00a0 Tanggal ini pun disepakati sebagai hari lahirnya koperasi.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ilmu-ekonomi\">Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli dan Ruang Lingkupnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Siapakah Bapak Koperasi di Indonesia?<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun Raden Aria adalah pelopor pertama pendirian koperasi, <\/span><strong>julukan Bapak Koperasi Indonesia diberikan untuk Mohammad Hatta<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> alias wakil presiden RI pertama. Alasannya, karena beliau memiliki pemikiran dan karya tulis yang sangat luas mengenai ekonomi kerakyatan serta koperasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Mohammad Hatta, <\/span><strong>koperasi memiliki tujuan untuk mensejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.<\/strong> Beliau menyebutkan bahwa koperasi didirikan sebagai persekutuan kaum lemah untuk membela keperluan hidupnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi Koperasi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Prinsip Koperasi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masih berdasarkan Undang-undang No.25 Tahun 1992, dalam pelaksanaannya koperasi Indonesia mengacu pada 5 prinsip, yakni:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengelolaan dilakukan secara demokrasi\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemandirian<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sistem-ekonomi\">Apa itu Sistem Ekonomi? Ini Jenis, Ciri, Kelebihan, dan Kekurangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis Koperasi<\/b><b>\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap koperasi memiliki jenis dan lapangan usaha yang berbeda-beda. Jenis koperasi yang berkembang di Indonesia sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Jenis Koperasi Berdasarkan Bentuknya<\/b><\/span><\/h3>\n<h4><strong>1. Koperasi primer\u00a0<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Koperasi yang beranggotakan orang per orang dengan jumlah anggota minimal 20 orang. Contohnya adalah Koperasi Unit Desa (KUD) dan koperasi pegawai.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Koperasi sekunder\u00a0<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Koperasi yang beranggotakan badan hukum koperasi. Untuk membentuk koperasi sekunder diperlukan minimal tiga koperasi yang sudah berbadan hukum. Contohnya, Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO) yang beranggotakan Koperasi Mahasiswa (KOPMA) di Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Jenis Koperasi Berdasarkan Lapangan Usaha\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<h4><strong>1. Koperasi Simpan Pinjam (KSP)\u00a0<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Koperasi Simpan Pinjam (KSP) adalah koperasi yang melaksanakan kegiatan usahanya hanya usaha simpan pinjam.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><strong>2. Koperasi Konsumsi\u00a0<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Koperasi konsumsi adalah koperasi yang menyalurkan barang-barang konsumsi kepada para anggota dengan harga layak dan murah serta berusaha membuat sendiri barang-barang konsumsi untuk keperluan anggota.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><strong>3. Koperasi Produsen\u00a0<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Koperasi produsen adalah koperasi yang anggotanya orang-orang yang mampu menghasilkan barang. Seperti koperasi peternak susu sapi di Pangalengan Jawa Barat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Landasan dan Asas Koperasi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar hukum koperasi dibagi menjadi 3, yaitu idiil, struktural dan operasional.<\/span><\/p>\n<h3><strong><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Landasan Idiil\u00a0<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan Undang-undang koperasi No. 25 Tahun 1992 menyebutkan bahwa landasan idiil koperasi adalah Pancasila. Pancasila merupakan jiwa dan pandangan hidup negara, bangsa, dan masyarakat Indonesia. Pancasila juga merupakan nilai-nilai unsur yang ingin diwujudkan oleh bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><strong><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Landasan Struktural\u00a0<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Landasan struktural koperasi adalah UUD 1945 pasal 33 ayat 1 yang berbunyi \u201cperekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan\u201d. UUD 1945 merupakan aturan pokok organisasi negara RI yang berdasarkan Pancasila. Dalam UUD 1945 terdapat berbagai ketentuan yang mengatur berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia dalam bernegara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><strong><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Landasan Operasional\u00a0<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Landasan operasional merupakan aturan kerja yang harus diikuti dan ditaati anggota, pengurus, dan pengawas dalam menjalankan tugas di koperasi. Landasan operasional tersebut terdiri atas UU No. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian, anggaran dasar, dan anggaran rumah tangga. Dalam kegiatannya, koperasi berlandaskan atas asas kekeluargaan dan gotong royong.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pertumbuhan-dan-perkembangan-ekonomi\">Apa Perbedaan Pertumbuhan &amp; Perkembangan Ekonomi? Kenali dari Indikatornya, Yuk!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Darimana Modal dan Untung Koperasi?<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu kamu ketahui, modal koperasi berasal dari modal sendiri dan modal pinjaman. Perbedaannya bisa kamu baca lebih lanjut di bawah ya!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Modal Sendiri<\/b><\/span><\/h3>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Simpanan pokok, merupakan simpanan yang dibayarkan oleh anggota pada saat mendaftar menjadi anggota koperasi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Simpanan wajib, merupakan iuran wajib yang harus dibayarkan anggota setiap periode tertentu bisa perminggu atau perbulannya. Baik simpanan pokok ataupun simpanan wajib bisa diambil kembali oleh anggota ketika anggota tersebut mengundurkan diri dari keanggotaan koperasi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dana cadangan, diperoleh dari penyisihan sisa hasil usaha (SHU) dan digunakan untuk menutup kerugian koperasi apabila diperlukan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hibah adalah sejumlah uang atau barang modal yang diterima dari pihak lain yang bersifat pemberian dan tidak mengikat.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Modal Pinjaman<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sedangkan modal pinjaman koperasi berasal dari anggota, lembaga keuangan atau bank, koperasi lain, penerbitan surat obligasi surat hutang, serta modal lain yang sah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Sistem Hasil Usaha Koperasi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">SHU koperasi adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan. Dengan kata lain, SHU merupakan untung dari koperasi itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat 3 rumus perhitungan SHU Koperasi:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/19da5002-2aac-46fb-af02-7ea09b5aed3e.png\" alt=\"Rumus perhitungan SHU koperasi\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nantinya, SHU atau keuntungan koperasi akan dibagikan ke anggota sesuai dengan jasa usaha mereka. SHU juga dipakai untuk keperluan koperasi yang sudah disepakati di rapat anggota.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gimana? Udah paham sama apa itu koperasi? Kalau mau belajar lebih banyak tentang materi Ekonomi lainnya, belajar bareng Master Teacher di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/brainacademy.id\">Brain Academy<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> aja yuk! Fasilitasnya lengkap, cabangnya ada dimana-mana, guru berpengalaman, dan bisa online juga kalau kamu mager ke kelas~<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d93f0b57-34b2-450c-bcba-7ca2c0a12930.png\" alt=\"Brain Academy Branch\" width=\"799\" height=\"195\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">static.buku.kemdikbud.go.id\/content\/pdf\/bukuteks\/kurikulum21\/Ekonomi-BS-KLS-XI.pdf<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">kompas.com\/skola\/read\/2020\/03\/24\/160000869\/makna-lambang-koperasi#:~:text=Roda%20bergigi%20menggambarkan%20upaya%20keras,Pancasila%2C%20merupakan%20landasan%20idiil%20koperasi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>(Diakses: 5 Maret 2024)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Koperasi itu untungnya dari mana sih? Yuk, kita belajar prinsip dan hal-hal penting terkait koperasi di artikel ini! &#8212; Di sekolah kamu ada koperasi nggak? Sebagai orang Indonesia, udah nggak asing lagi ya dengan koperasi. Bukan hanya di sekolah, koperasi juga bisa ditemukan di perkantoran, unit desa, hingga pasar tradisional. Sejak kapan koperasi didirikan di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3988,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1758772700:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Koperasi adalah badan usaha yang berdasarkan asas kekeluargaan. Bagaimana sejarah terbentuknya beserta jenis, fungsi, tujuan dan dasar hukumnya? Yuk, baca!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d8bd9845-76dc-4925-a9e4-1f79c992f26f.png"],"_wp_old_date":["2024-08-21","2025-02-13"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-3988","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Koperasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, Sejarah &amp; Dasar Hukum - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Koperasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, Sejarah &amp; Dasar Hukum - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Koperasi itu untungnya dari mana sih? Yuk, kita belajar prinsip dan hal-hal penting terkait koperasi di artikel ini! &#8212; Di sekolah kamu ada koperasi nggak? Sebagai orang Indonesia, udah nggak asing lagi ya dengan koperasi. Bukan hanya di sekolah, koperasi juga bisa ditemukan di perkantoran, unit desa, hingga pasar tradisional. Sejak kapan koperasi didirikan di [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-25T04:00:44+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi\",\"name\":\"Koperasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, Sejarah & Dasar Hukum - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d8bd9845-76dc-4925-a9e4-1f79c992f26f.png\",\"datePublished\":\"2025-09-25T04:00:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d8bd9845-76dc-4925-a9e4-1f79c992f26f.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d8bd9845-76dc-4925-a9e4-1f79c992f26f.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Koperasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, Sejarah &#038; Dasar Hukum\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\",\"name\":\"Salsabila Nanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Salsabila Nanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Koperasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, Sejarah & Dasar Hukum - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Koperasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, Sejarah & Dasar Hukum - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Koperasi itu untungnya dari mana sih? Yuk, kita belajar prinsip dan hal-hal penting terkait koperasi di artikel ini! &#8212; Di sekolah kamu ada koperasi nggak? Sebagai orang Indonesia, udah nggak asing lagi ya dengan koperasi. Bukan hanya di sekolah, koperasi juga bisa ditemukan di perkantoran, unit desa, hingga pasar tradisional. Sejak kapan koperasi didirikan di [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-09-25T04:00:44+00:00","author":"Salsabila Nanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Salsabila Nanda","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi","name":"Koperasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, Sejarah & Dasar Hukum - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d8bd9845-76dc-4925-a9e4-1f79c992f26f.png","datePublished":"2025-09-25T04:00:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d8bd9845-76dc-4925-a9e4-1f79c992f26f.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d8bd9845-76dc-4925-a9e4-1f79c992f26f.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-koperasi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Koperasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, Sejarah &#038; Dasar Hukum"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783","name":"Salsabila Nanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Salsabila Nanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3988","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3988"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3988\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5923,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3988\/revisions\/5923"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3988"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3988"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3988"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}