{"id":370,"date":"2025-09-03T13:00:21","date_gmt":"2025-09-03T06:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=370"},"modified":"2025-09-03T13:52:20","modified_gmt":"2025-09-03T06:52:20","slug":"memahami-teks-editorial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial","title":{"rendered":"Teks Editorial: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur &#038; Contoh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Sekolah%20%20-%20Teks%20Editorial_Header.jpg\" alt=\"BA Pojok Sekolah - Teks Editorial_Header\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote><p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Pernahkah kamu membaca teks editorial? Sebenarnya, apa fungsi dari teks tersebut? Yuk, kita bahas secara lengkap di artikel ini!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Baik di koran, majalah, ataupun media online, terdapat sebuah teks\u00a0yang disebut sebagai <span style=\"font-weight: bold;\">editorial<\/span>. Teks ini berbeda dengan artikel pada umumnya dikarenakan lebih singkat, mengandung fakta dan opini, serta dapat mempengaruhi sikap pembaca. Hmm, apakah teks itu ditulis oleh editor? Terus, apa saja isinya? Kalau bentuknya bagaimana? Ayo, kita belajar sama-sama!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Teks Editorial<\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><strong>Teks editorial adalah<\/strong> teks yang <strong>ditulis oleh redaksi media<\/strong> dan merupakan <strong>pandangan dan sikap resmi suatu media terhadap peristiwa<\/strong> yang <span style=\"font-weight: bold;\">aktual<\/span>,\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">fenomenal<\/span>, dan\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">kontroversial<\/span>. Teks editorial juga dikenal sebagai <span style=\"font-weight: bold;\">tajuk rencana<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Teks editorial biasanya terdapat pada rubrik Opini<\/span>. Rubrik ini berisi editorial dan surat dari pembaca. Jadi, editorial dan surat pembaca adalah dua hal yang berbeda ya. Editorial dibuat oleh jajaran redaksi media massa, sedangkan surat pembaca merupakan tulisan yang dikirim oleh masyarakat biasa.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pengertian-dan-fungsi-teks-editorial.jpg\" alt=\"pengertian-dan-fungsi-teks-editorial\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Fungsi Teks Editorial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fungsi dari teks editorial adalah untuk menanggapi suatu isu yang sedang beredar, memberikan saran, dan melatih pembaca supaya berpikir kritis.<\/strong> Isu yang dibahas bisa berupa masalah ekonomi, politik, kesehatan, pendidikan, sosial budaya, olahraga, dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Struktur Teks Editorial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Editorial termasuk ke dalam jenis eksposisi. Maka dari itu, struktur teksnya meliputi pengenalan isu (tesis), argumentasi, dan penegasan.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px; text-align: justify;\">1. Pengenalan Isu<\/h3>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Pengenalan isu (tesis) adalah bagian pendahuluan dari teks editorial. Di sini, pihak redaksi mengenalkan masalah yang akan dibahas. Masalah atau peristiwa tersebut bersifat aktual, kontroversial, dan fenomenal. Pokoknya, berita yang lagi hangat-hangatnya dibahas deh.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px; font-weight: bold; text-align: justify;\">2. Penyampaian Pendapat atau Argumentasi<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Struktur yang kedua yaitu penyampaian pendapat atau argumentasi. Di dalamnya, berisi fakta-fakta yang berasal dari hasil penelitian. pernyataan para ahli, maupun referensi yang dapat dipercaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, penulis akan mengomentari fakta berdasarkan sudut pandangnya, sehingga tampak berpihak sesuai dengan isi teks editorial. Tujuan argumentasi untuk mempengaruhi serta meyakinkan pembaca.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/struktur-teks-editorial.jpg\" alt=\"struktur-teks-editorial\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18px;\">3. Penegasan Ulang<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">Bagian terakhir teks editorial adalah penegasan ulang, yang berisi kesimpulan, saran atau rekomendasi. Di dalamnya juga terselip harapan redaksi kepada para pihak terkait untuk mengatasi persoalan tersebut.<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\">Baca juga: <a style=\"background-color: #eeeeee;\" href=\"\/blog\/teks-eksposisi\" rel=\"noopener\">Belajar Membuat Teks Eksposisi dengan Struktur dan Contohnya<\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Psst, udah tau belum kalau di\u00a0<strong>Aplikasi belajar Ruangguru<\/strong>, ada<strong>\u00a0fitur Drill Soal<\/strong>? Aplikasi ini berisi\u00a0<strong>kumpulan contoh soal latihan beserta pembahasannya<\/strong>, loh. Pas banget buat kamu mempersiapkan ujian. Langsung aja\u00a0<strong>cobain dengan klik banner<\/strong>\u00a0di bawah ini!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/drillsoalgeneralBA\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/63046608-1a3b-4381-a4df-4521a254ff09.png\" alt=\"Drill Soal\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Ciri-Ciri Teks Editorial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah teks bisa dikatakan sebagai editorial apabila mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 18px; text-align: justify;\">1. Mengandung isu yang hangat dibicarakan<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Topik yang dibahas di dalam teks editorial merupakan berita yang ramai diperbincangkan khalayak, diliput oleh berbagai media, bersifat luar biasa, atau\u00a0menuai pro dan kontra. Contohnya: Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kenaikan Harga BBM, KTT 20 di Bali, dan sejenisnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18px;\">2. Sistematis dan logis<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Teks editorial terstruktur rapi dan mengandung fakta berdasarkan data atau pendapat ahli. Masalah yang dibahas benar-benar terjadi, masuk akal, dan tidak imajinatif.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/ciri-teks-editorial.jpg\" alt=\"ciri-teks-editorial\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18px;\">3. Menyatakan opini untuk meyakinkan pembaca<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Teks editorial adalah sikap dan pandangan dari media terhadap suatu peristiwa. Jajaran redaksi berusaha mempengaruhi dan meyakinkan pembaca dengan memberikan argumen-argumen berdasarkan fakta yang diperoleh di lapangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18px;\">4. Kalimatnya lugas<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Kalimat yang dipakai dalam teks editorial adalah kalimat yang singkat, padat, jelas, dan tidak bertele-tele.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Kaidah Kebahasaan Teks Editorial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kaidah kebahasaan adalah aturan kebahasaan atau ciri tertentu yang melekat pada suatu teks. Dalam menyusun teks editorial, terdapat kaidah-kaidah kebahasaan yang biasa digunakan, yaitu:<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 18px; text-align: justify;\">1. Kata Populer<\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Kata populer adalah kata yang digunakan dan dipahami masyarakat secara umum dalam komunikasi sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Contoh:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: normal;\">Belum ada <strong>waktu<\/strong> yang tepat untuk membahas hal tersebut.<\/li>\n<li style=\"font-weight: normal;\">Belum ada <strong>momentum<\/strong> yang tepat untuk membahas hal tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Kata populer pada 2 kalimat di atas adalah\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">waktu<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">, karena kata momentum jarang sekali kita gunakan dalam percakapan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18px;\">2. Kata Ganti<\/span><span style=\"font-size: 18px;\"> Penunjuk<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Kata ganti atau pronomina adalah kata yang digunakan untuk mengganti penyebutan benda. Ditandai dengan kata <span style=\"font-weight: bold;\">ini, itu, <\/span>dan<span style=\"font-weight: bold;\"> tersebut<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Contoh:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"font-weight: normal;\">Wabah korona belum juga mereda, tercatat 42 orang meninggal karena virus <strong>tersebut<\/strong>.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: normal;\">Sungguh, kenaikan harga <span style=\"font-weight: bold;\">itu<\/span> merupakan kado yang tidak simpatik,<br \/>\ntidak bijak, dan tidak logis.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 18px; text-align: justify;\">3. Konjungsi Kausalitas<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Konjungsi kausalitas adalah kata sambung yang menghubungkan dua klausa atau lebih untuk menggambarkan sebab akibat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Contoh:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: normal;\">Kebijakan tadi perlu didukung\u00a0<strong>karena\u00a0<\/strong>dapat mencegah penyebaran virus.<\/li>\n<li style=\"font-weight: normal;\">Karantina mandiri tidak dilakukan.\u00a0<strong>Akibatnya<\/strong>, jumlah kasus positif terus bertambah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kaidah-kebahasaan-teks-editorial.jpg\" alt=\"kaidah-kebahasaan-teks-editorial\" width=\"600\" height=\"700\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px; font-weight: bold; text-align: justify;\">4. Kalimat Retoris<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Kalimat retoris adalah kalimat pertanyaan yang tidak ditujukan untuk memperoleh jawaban. Lho, terus buat apa dong? Kalimat retoris bertujuan agar pembaca berempati dan fokus terhadap isu yang sedang dibicarakan. Lewat kalimat retoris, diharapkan pembaca termotivasi untuk melakukan sesuatu atau berubah pikiran.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Contoh:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Bukankah siapapun berhak mengekspresikan imajinasinya melalui karya yang diciptakan?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Apakah pemerintah akan tetap menutup mata dan telinga terhadap protes yang dilakukan masyarakat?<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 18px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Kalimat Fakta<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Kalimat fakta adalah kalimat yang berisi informasi yang teruji kebenarannya. Biasanya, didukung dengan data kuantitatif berupa angka atau grafik. Kalimat fakta bersifat objektif dan menyatakan peristiwa yang telah terjadi.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Contoh:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"font-weight: normal;\">Sumber data yang menjadi pegangan pemerintah untuk membuka ekonomi di<strong> empat provinsi dan 25 kabupaten\/kota<\/strong> disampaikan secara terbuka.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Kalimat Opini<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Kalimat opini adalah kalimat yang mengandung pendapat, pikiran, dan pendirian penulis. Bersifat subjektif, menunjukkan peristiwa yang belum pasti terjadi, tidak didukung oleh data, dan sulit dibuktikan kebenarannya. Ditandai dengan kata <span style=\"font-weight: bold;\">sepertinya, sebaiknya, mungkin, jika, kalau, sebaiknya, harus <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">atau<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> seharusnya<\/span>.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Contoh:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"font-weight: normal;\">Sumber data yang menjadi pegangan pemerintah untuk membuka ekonomi <strong>harus<\/strong> disampaikan secara terbuka. <\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\">Baca juga: <a style=\"background-color: #eeeeee;\" href=\"\/blog\/teks-prosedur\" rel=\"noopener\">Mengenal Struktur, Jenis, Ciri, dan Contoh Teks Prosedur<\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-weight: bold; font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff; font-size: 18pt;\">Cara Membuat Teks Editorial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\">Walaupun teks editorial hanya boleh ditulis oleh redaksi surat kabar atau majalah, aku akan mengajak kamu untuk berlatih membuat teks editorial. Siapa tahu, di masa depan nanti, kamu bisa bekerja di perusahaan media!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\">Berikut tahapan atau langkah-langkah yang harus kamu ikuti:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 18px; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\">1. Memilih topik teraktual<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\">Pertama, pilih topik atau isu yang ingin diangkat. Setiap hari, kita dihadapkan dengan berbagai peristiwa dari seluruh penjuru daerah, bahkan dunia. Pilihlah satu peristiwa yang paling ramai dibicarakan, dipublikasikan berulang-ulang, atau menuai banyak perdebatan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff; font-size: 18px;\">2. Mengumpulkan fakta-fakta<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\">Fakta yang disajikan dalam teks editorial berupa data-data yang berhubungan dengan peristiwa yang dibahas. Fakta sulit terbantahkan karena bisa dilihat, didengar, dan diketahui khalayak. Namun, fakta bisa berkembang dan tergantikan seiring berjalannya penyelidikan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff; font-size: 18px;\">3. Menyusun argumen<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\">Untuk menyampaikan pendapat, kamu harus mempunyai data yang berkaitan dengan isu yang dibahas. Carilah data dari berbagai sumber, kemudian analisis dengan pendapatmu sendiri. Gunakan kalimat yang sesuai dengan kaidah kebahasaan teks editorial agar tulisanmu mudah dibaca dan dimengerti.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff; font-size: 18px;\">4. Memberikan saran<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\">Saran adalah bentuk penegasan dari tesis dan argumen. Saran yang baik harus memenuhi dua syarat, yaitu bisa menjadi solusi bagi penerima saran untuk memecahkan masalahnya dan dapat dipraktikkan. Sebelum memberi saran, kamu harus mempertimbangkan dampak atau efek apabila saran tersebut dilakukan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\">5. Menyunting teks editorial<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\">Periksa kembali teks yang sudah kamu buat sebelum dicetak atau dipublikasikan ke internet. Perhatikan tanda baca, EYD, dan pastikan tidak ada kesalahan ketik atau <em>typo<\/em>.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Teks Editorial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Senin 14 November 2022, 05:00 WIB<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Indonesia Magnet Dunia<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Administrator | Editorial<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">PERHELATAN Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G-20) di Nusa Dua, Bali, tinggal menghitung jam. Sebanyak 12.750 orang, mulai delegasi, pebisnis, hingga lembaga swadaya masyarakat, akan menghadiri pertemuan tersebut. Tujuh belas kepala negara sudah mengonfirmasi kehadiran mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejumlah pertemuan pendahuluan terkait dengan tiga topik KTT G-20, yakni transformasi digital, arsitektur kesehatan global, dan transisi energi, sudah digelar di &#8216;Pulau Dewata&#8217; tersebut. Mulusnya pertemuan pendahuluan diharapkan akan memberikan jalan lapang bagi berbagai kesepakatan yang akan dihasilkan dalam forum kerja sama multilateral anggota G-20 itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dunia menaruh perhatian pada KTT G-20 mengingat dunia sedang tidak baik-baik saja, terpukul oleh krisis ekonomi global. Krisis terjadi karena pandemi covid-19 yang melanda dunia dan perang Rusia-Ukraina yang memorak-porandakan rantai pasok pangan, energi, dan gas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guncangan pada rantai pasok itu juga menyebabkan tekanan inflasi yang menghantam sejumlah negara Benua Eropa dan Amerika Serikat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan dunia di ambang resesi ekonomi. Resesi yang membawa kegelapan ekonomi dunia sehingga proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2023 bakal terkoreksi cukup dalam. Menurut dia, biang keroknya, selain pandemi covid-19 yang meluluhlantakkan semua tatanan, ialah perang Rusia-Ukraina dan bencana iklim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di tengah kesuraman ekonomi global, cahaya terang datang dari &#8216;Bumi Pertiwi&#8217;. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III pada 2022 mencapai 5,72% (<em>year-on-year<\/em>).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menariknya, pertumbuhan ekonomi Indonesia terjadi hampir di seluruh sektor usaha. Sektor industri pengolahan ialah kontributor terbesar produk domestik bruto (PDB), tumbuh mengesankan sebesar 4,83% <em>year-on-year<\/em>. Sektor lain yang pantas dicatat pertumbuhannya ialah pertambangan dan pertanian, masing-masing sebesar 3,22% dan 1,66% <em>year-on-year<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III melanjutkan tren positif sejak awal 2022. Itu artinya fundamen ekonomi Indonesia memiliki ketangguhan dari terpaan krisis ekonomi global. Namun, untuk pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV, perlu kerja keras lagi sembari mengantisipasi tendensi geopolitik yang bisa mengubah eskalasi dunia semakin memburuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertumbuhan ekonomi kuartal IV diharapkan tetap berada di atas level 5% sehingga menjadi titik tolak yang positif untuk menyongsong pertumbuhan ekonomi pada 2023. Pertumbuhan yang jauh lebih berat bukan disebabkan pertarungan geopolitik, melainkan iklim politik Tanah Air yang memanas demi merebut kontestasi Pemilu 2024.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang impresif, tidak mengherankan dunia mengharapkan Indonesia mampu menjembatani berbagai kepentingan anggota G-20. Meskipun Presiden Rusia Vladimir Putin tidak hadir dan hanya mewakilkan kepada Menteri Luar Negeri Rusia, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, memuji Indonesia yang mempromosikan agenda pemersatu pada G-20.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua raksasa ekonomi dunia, Amerika Serikat dan Tiongkok, sudah mengonfirmasikan kehadiran mereka pada gelaran akbar tersebut. Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada hari ini akan bertemu di Bali. Momentum itu ialah pertemuan langsung pertama antara pemimpin dua ekonomi terbesar dunia sejak Biden menjadi presiden pada Januari 2021.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KTT G-20 membuat Indonesia menjadi magnet dunia. Kepercayaan dunia ialah kehormatan bagi Indonesia untuk mewujudkan <em>recover together, recover stronger<\/em>. Mari menjadi tuan rumah yang baik.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Sekarang, kamu sudah tahu bahwa teks editorial tidak ditulis oleh editor dan berbeda dengan surat pembaca pada umumnya. Mau belajar lebih banyak lagi? Kakak-kakak Master Teacher di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/\" rel=\"noopener\">Brain Academy<\/a> siap bantu kamu, lho. Dijamin seru, nyaman, dan bikin kamu tambah pintar!<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/kelas.brainacademy.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/e5070f85-673f-4221-bef5-1021e2f4d494.jpeg\" alt=\"[IDN] CTA Blog Kelas Gratis Brain Academy Online \" width=\"821\" height=\"200\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Referensi:<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: left;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Suryaman, Maman. Suherli, dan Istiqomah. 2018. <em>Bahasa Indonesia Kelas XII SMA\/SMK\/MA Edisi Revisi<\/em>. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: left;\">Contoh Editorial [Daring]. Tautan: https:\/\/mediaindonesia.com\/editorials\/detail_editorials\/2813-indonesia-magnet-dunia<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: left;\">(Diakses 14-15 November 2022)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":4,"featured_media":370,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Sekolah%20%20-%20Teks%20Editorial_Header.jpg"],"_edit_lock":["1756882208:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2022-11-16","2023-08-07","2024-02-20","2024-09-10"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apa sih perbedaan teks editorial dengan opini pembaca? Yuk, ketahui pengertian, fungsi, ciri, struktur, kebahasaan, contoh, dan cara membuatnya berikut ini."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-370","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Teks Editorial: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur &amp; Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teks Editorial: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur &amp; Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-03T06:00:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-03T06:52:20+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial\",\"name\":\"Teks Editorial: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Sekolah%20%20-%20Teks%20Editorial_Header.jpg\",\"datePublished\":\"2025-09-03T06:00:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-03T06:52:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Sekolah%20%20-%20Teks%20Editorial_Header.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Sekolah%20%20-%20Teks%20Editorial_Header.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teks Editorial: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur &#038; Contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\",\"name\":\"Salsabila Nanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Salsabila Nanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teks Editorial: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Teks Editorial: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-09-03T06:00:21+00:00","article_modified_time":"2025-09-03T06:52:20+00:00","author":"Salsabila Nanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Salsabila Nanda","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial","name":"Teks Editorial: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Sekolah%20%20-%20Teks%20Editorial_Header.jpg","datePublished":"2025-09-03T06:00:21+00:00","dateModified":"2025-09-03T06:52:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Sekolah%20%20-%20Teks%20Editorial_Header.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA%20Pojok%20Sekolah%20%20-%20Teks%20Editorial_Header.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teks Editorial: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur &#038; Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783","name":"Salsabila Nanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Salsabila Nanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/370","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=370"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/370\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5847,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/370\/revisions\/5847"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/370"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=370"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}