{"id":3574,"date":"2026-02-18T09:00:41","date_gmt":"2026-02-18T02:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=3574"},"modified":"2026-02-18T12:47:44","modified_gmt":"2026-02-18T05:47:44","slug":"teks-biografi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi","title":{"rendered":"Teks Biografi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contoh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b163b328-b94c-4318-a8c9-394f4315ca51.png\" alt=\"teks biografi\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Teks biografi berisi cerita hidup seseorang seperti pahlawan, penemu, atau negarawan. Yuk, ketahui lebih banyak soal teks biografi!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu pernah membaca sebuah artikel atau buku yang menceritakan kisah hidup seseorang? Cerita itu disebut biografi atau teks biografi. Seperti sebelumnya, kita pernah membahas<\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/biografi-ra-kartini\"> biografi R.A Kartini sang pahlawan emansipasi<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Yuk, kita belajar bareng tentang teks biografi mulai dari pengertian, struktur, ciri, unsur, kaidah kebahasaan, dan contohnya berikut ini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Apa Itu Teks Biografi?<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Biografi adalah riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain.<\/strong> Biasanya, biografi berisi sejarah hidup seseorang mulai dari lahir hingga saat ini atau sampai tokoh tersebut meninggal dunia. Teks biografi ditulis agar pembaca dapat mengetahui gambaran tentang tokoh yang diceritakan meneladani atau termotivasi dengan kisah sukses mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tokoh yang dibuatkan biografi biasanya tokoh terkenal, orang sukses, atau orang yang memiliki pengaruh besar dalam masyarakat. Contohnya, pahlawan, penemu, olahragawan berprestasi, penemu, pemimpin bisnis, dan masih banyak lagi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-cerita-inspirasi\">Pengertian Teks Inspiratif: Ciri, Struktur dan Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Struktur Teks Biografi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teks biografi adalah jenis teks narasi yang menceritakan kehidupan seseorang. Struktur teks biografi mirip seperti cerpen dan hikayat, seperti berikut:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Orientasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orientasi berisi informasi tentang tokoh yang diceritakan dalam biografi dan latar belakang kehidupannya. Bagian ini memuat informasi nama tokoh, tempat dan waktu kehidupannya, dan beberapa detail penting yang membantu pembaca lebih mengenal tentang tokoh tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Kejadian atau Peristiwa Penting<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian ini berisi serangkaian peristiwa yang dialami oleh tokoh secara kronologis. Misalnya, momen-momen penting dalam kehidupannya, mulai dari masa kecil hingga dewasa. Kadang, penulis juga menyelipkan komentar atau pemikiran pribadi pada bagian-bagian tertentu dalam peristiwa yang dialami tokoh.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Reorientasi\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reorientasi adalah bagian terakhir yang berisi komentar atau kesimpulan mengenai kehidupan tokoh yang telah diceritakan. Bagian ini bersifat opsional, tergantung para preferensi penulis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial\">Teks Editorial: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur dan Contoh\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Unsur-Unsur Teks Biografi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Unsur-unsur teks biografi adalah bagian-bagian penting yang membentuk struktur dan ciri khas teks biografi, berikut unsur-unsurnya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita latar belakang keluarga tokoh.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita latar belakang pendidikan tokoh.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah atau kesulitan yang dihadapi tokoh dan cara tokoh mengatasinya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Keistimewaan tokoh.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Keteladanan tokoh.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Biografi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah jenis-jenis teks biografi yang perlu diketahui:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Teks Biografi berdasarkan Sisi Penulisannya<\/b><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><em><strong>Authorized biography<\/strong><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> biografi yang ditulis dengan izin dari tokoh yang diceritakan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><em><strong>Unauthorized biography<\/strong><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> biografi tentang tokoh yang sudah meninggal. Jadi, biografi dapat ditulis tanpa seizin mereka.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Teks Biografi berdasarkan Isi<\/b><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Biografi perjalanan karier<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> menceritakan karier dan pekerjaan tokoh.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Biografi perjalanan hidup<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> menceritakan kisah hidup tokoh secara lengkap.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Teks Biografi berdasarkan Penerbit<\/b><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Buku sendiri<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> biografi yang biaya produksinya ditanggung sendiri oleh penulisnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Buku subsidi<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> biografi yang biaya produksinya ditanggung oleh sponsor.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Teks Biografi berdasarkan Persoalan yang Dibahas<\/b><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Biografi politik<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> menceritakan kehidupan tokoh dari sudut pandang politik.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Biografi intelektual<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> biografi dengan gaya penulisan yang menggunakan bahasa ilmiah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Biografi jurnalistik<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>:<\/strong> biografi yang narasinya diperoleh dari hasil wawancara dengan tokoh yang ditulis, dan juga bisa menggunakan tokoh lain sebagai pendukung cerita.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-cerita-fabel\">Contoh Cerita Fabel Bahasa Indonesia dan Inggris Singkat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Teks Biografi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kamu tahu jenis-jenis biografi, berikut adalah ciri-ciri teks biografi yang perlu diketahui:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berisi fakta sesuai pengalaman hidup tokoh yang diceritakan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teks biografi menggunakan bentuk narasi dalam penyajian atau penceritaan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menceritakan peristiwa penting yang pernah dialami tokoh dalam hidupnya yang menginspirasi, memotivasi, atau menjadi teladan bagi pembaca.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Manfaat Teks Biografi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa manfaat teks biografi bagi pembaca:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat mengenal tokoh yang dituliskan dengan lebih dekat melalui riwayat hidupnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meneladani karakter unggul tokoh, seperti pekerja keras, ulet, belajar dengan giat, berbakti kepada orang tua, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memotivasi pembaca untuk meraih mimpi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendapatkan inspirasi dari kisah perjuangan orang lain dalam meraih kesuksesan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembaca dapat memetik nilai-nilai kehidupan yang dirasakan oleh tokoh.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan rasa percaya diri untuk mencoba berbagai hal positif agar meraih kesuksesan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-teks-sejarah\">Teks Cerita Sejarah: Jenis, Ciri, Struktur, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Kaidah Kebahasaan Teks Biografi\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah kaidah kebahasaan teks biografi:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan <\/span><strong>kata pronomina (kata ganti) orang ketiga tunggal<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> \u201cia\u201d atau \u201cdia\u201d atau \u201cbeliau\u201d untuk menghindari penyebutan nama tokoh secara berulang.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan <\/span><strong>kata kerja tindakan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menjelaskan kegiatan yang dilakukan tokoh, misalnya \u201cbelajar\u201d atau \u201cbekerja\u201d.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan <\/span><strong>kata sifat<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">untuk menggambarkan karakteristik tokoh dengan detail, seperti \u201cpintar\u201d, \u201crajin\u201d, atau \u201cjujur\u201d.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan <\/span><strong>kata kerja pasif<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">untuk menjelaskan sesuatu yang terjadi pada tokoh, misalnya \u201cdiberi\u201d atau \u201cdipilih\u201d.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan <\/span><strong>kata kerja yang berhubungan dengan aktivitas mental atau emosi tokoh<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, misalnya \u201cmemahami:, \u201cmenyetujui\u201d atau \u201cmencintai\u201d.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak menggunakan <\/span><strong>kata sambung, kata depan, atau nomina<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berkenaan dengan urutan waktu. Contoh, \u201csebelum\u201d, \u201cpada saat\u201d, \u201cselanjutnya\u201d, \u201csampai\u201d, \u201cnantinya\u201d, \u201csaat itu\u201d, dan \u201chingga\u201d.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Tujuan Teks Biografi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tujuan dari teks biografi adalah untuk menceritakan kisah hidup seseorang, baik itu tokoh terkenal, pahlawan, atau individu yang memiliki pengaruh dalam bidang tertentu. Berikut beberapa tujuan utama dari teks biografi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Memberikan Inspirasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teks biografi sering kali mengisahkan perjalanan hidup seseorang yang penuh tantangan, kegagalan, dan keberhasilan. Dengan membaca kisah tersebut, pembaca dapat merasa termotivasi untuk menghadapi rintangan dalam hidupnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Menghormati dan Mengapresiasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biografi dapat ditulis untuk menghormati dan mengapresiasi jasa seseorang, terutama mereka yang telah memberikan kontribusi besar dalam suatu bidang atau masyarakat. Misalnya, biografi pahlawan nasional seperti R.A. Kartini dibuat untuk mengenang perjuangannya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Menyampaikan Informasi Sejarah<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak peristiwa sejarah yang lebih mudah dipahami melalui pengalaman pribadi seseorang yang mengalaminya secara langsung. Biografi bisa menjadi sumber informasi sejarah yang lebih menarik dibandingkan dengan buku sejarah yang hanya menyajikan fakta secara umum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Mengenalkan Nilai dan Pelajaran Hidup<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap tokoh yang diceritakan dalam biografi pasti memiliki prinsip hidup yang membuat mereka sukses atau dihormati. Dengan membaca biografi, pembaca bisa belajar tentang nilai-nilai seperti kerja keras, kejujuran, keberanian, dan ketekunan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Mendokumentasikan Perjalanan Hidup<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biografi juga berfungsi sebagai dokumentasi tentang kehidupan seseorang agar dapat dikenang oleh generasi mendatang. Hal ini berguna bagi individu yang memiliki kontribusi besar dalam masyarakat, seperti ilmuwan, seniman, atau pemimpin. Dengan adanya biografi, kisah hidup mereka tidak akan terlupakan dan dapat menjadi sumber pembelajaran bagi orang lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Teks Biografi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah contoh biografi singkat Ki Hajar Dewantara, bapak Pendidikan Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Biografi Ki Hajar Dewantara<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip buku <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Landasan Pendidikan Dasar Pengenalan Diri Sendiri oleh Amos &amp; Amialia (2015)<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nama asli Ki Hajar Dewantara yang sebenarnya adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat . Beliau lahir pada 2 Mei 1889 dan berasal dari keluarga Kadipaten Pakualaman, Yogyakarta. Pada masa itu, Kadipaten Pakualaman merupakan salah satu kerajaan pecahan dari Dinasti Mataram.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ki Hajar Dewantara merupakan lulusan ELS (Sekolah Dasar Belanda), kemudian melanjutkan ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera). Namun, beliau tidak tamat karena memiliki riwayat sakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ki Hajar Dewantara merupakan aktivis pergerakan nasional yang juga berperan sebagai wartawan di berbagai surat kabar, seperti Midden Java, Sedyotomo, De Express, Oetoesan Hindia, Tjahaja Timoer, Kaoem Moeda, dan Poesara.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tanggal 20 Mei 1908, ia bergabung dengan Boedi Oetomo (BO) di Batavia (Jakarta), namun akhirnya keluar dan menggagas organisasi Indische Partij (IP) bersama dengan Cipto Mangunkusumo dan Ernest Douwes Dekker. Mereka bertiga dikenal sebagai Tiga Serangkai.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat bergabung dengan Tiga Serangkai, Ki Hajar Dewantara vokal dalam menyampaikan kritik tentang pendidikan di Indonesia yang saat itu hanya bisa dinikmati oleh kaum priyayi dan keturunan Belanda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun 1913, Tiga Serangkai diasingkan ke negeri Belanda karena tulisannya dianggap memberontak kepada pemerintah. Berkat Ki Hajar Dewantara, untuk pertama kalinya istilah \u201cIndonesia\u201d digunakan di kancah internasional ketika ia\u00a0 mendirikan kantor berita bernama Indonesische Persbureau di Den Haag.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Ki Hajar Dewantara juga tergabung ke dalam Indische Vereeniging (IV) saat di Belanda. Indische Vereeniging (IV) adalah organisasi pelajar Indonesia di Negara Belanda. Ki Hajar Dewantara dipulangkan ke tanah air pada 6 September 1919. Kemudian, beliau mendirikan sekolah Taman Siswa di Yogyakarta.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usai Indonesia merdeka, Ki Hajar Dewantara diangkat sebagai menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan Pengajaran Indonesia di bawah pemerintahan Ir. Soekarno.\u00a0 Ia juga memperoleh gelar doktor kehormatan (doctor honoris causa, Dr.H.C.) dari UGM (Universitas Gadjah Mada) pada tahun 1957. Namun, pada tanggal 28 April 1959, Ki Hajar Dewantara wafat di Yogyakarta, tepat setelah dua tahun mendapat gelar Doctor Honoris Causa tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah hidup Ki Hajar Dewantara layak dijadikan sebagai panutan masyarakat Indonesia. Dengan meneladani sikap beliau, diharapkan generasi Indonesia dapat tumbuh menjadi pribadi yang sadar akan pentingnya pendidikan sekaligus nasionalisme.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekarang kamu sudah tahu mengenai apa itu teks biografi, struktur, ciri, manfaat, kaidah kebahasaan, sampai contohnya. Semoga membantu, ya! Kamu bisa belajar lebih dalam lagi tentang berbagai materi Bahasa Indonesia lainnya di Brain Academy. Belajar bareng guru terbaik dan berbagai fasilitas yang bikin kamu nyaman saat belajar. Klik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">banner <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di bawah ini untuk belajar lebih seru barang <\/span><strong><a href=\"https:\/\/brainacademy.id\/\">Brain Academy<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2a0fe942-beea-415a-9afc-8d08e0a7dcb6.png\" alt=\"Brain Academy Branch\" width=\"799\" height=\"195\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suherli, dkk. 2017. Bahasa Indonesia untuk SMA\/MA\/SMK\/MAK Kelas X Edisi Revisi 2017. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kumparan. 2022. Biografi Ki Hajar Dewantara Singkat sebagai Bapak Pendidikan Indonesia. Tautan: https:\/\/kumparan.com\/berita-terkini\/biografi-ki-hajar-dewantara-singkat-sebagai-bapak-pendidikan-indonesia-1yHAfQgiXVc\/full<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kumparan. 2023. Memahami Jenis-jenis Biografi beserta Struktur Teksnya. Tautan: https:\/\/kumparan.com\/ragam-info\/memahami-jenis-jenis-biografi-beserta-struktur-teksnya-20t2YDlQYae<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Diakses: 27 Mei 2024)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teks biografi berisi cerita hidup seseorang seperti pahlawan, penemu, atau negarawan. Yuk, ketahui lebih banyak soal teks biografi! &#8212; Apakah kamu pernah membaca sebuah artikel atau buku yang menceritakan kisah hidup seseorang? Cerita itu disebut biografi atau teks biografi. Seperti sebelumnya, kita pernah membahas biografi R.A Kartini sang pahlawan emansipasi. Yuk, kita belajar bareng tentang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3574,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1771393543:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Teks biografi berisi cerita hidup pahlawan, penemu, atau negarawan. Yuk, cari tahu pengertian, struktur, jenis, ciri-ciri, unsur, dan kaidah kebahasaannya."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b163b328-b94c-4318-a8c9-394f4315ca51.png"],"_wp_old_date":["2024-05-27","2025-02-25"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["teks biografi"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Teks biografi berisi cerita hidup pahlawan, penemu, atau negarawan. Yuk, cari tahu pengertian, struktur, jenis, ciri-ciri, unsur, dan kaidah kebahasaannya."],"_yoast_wpseo_linkdex":["88"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["7"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-3574","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Teks Biografi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Teks biografi berisi cerita hidup pahlawan, penemu, atau negarawan. Yuk, cari tahu pengertian, struktur, jenis, ciri-ciri, unsur, dan kaidah kebahasaannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teks Biografi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Teks biografi berisi cerita hidup pahlawan, penemu, atau negarawan. Yuk, cari tahu pengertian, struktur, jenis, ciri-ciri, unsur, dan kaidah kebahasaannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-18T02:00:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-18T05:47:44+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi\",\"name\":\"Teks Biografi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b163b328-b94c-4318-a8c9-394f4315ca51.png\",\"datePublished\":\"2026-02-18T02:00:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-18T05:47:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"description\":\"Teks biografi berisi cerita hidup pahlawan, penemu, atau negarawan. Yuk, cari tahu pengertian, struktur, jenis, ciri-ciri, unsur, dan kaidah kebahasaannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b163b328-b94c-4318-a8c9-394f4315ca51.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b163b328-b94c-4318-a8c9-394f4315ca51.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teks Biografi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teks Biografi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Teks biografi berisi cerita hidup pahlawan, penemu, atau negarawan. Yuk, cari tahu pengertian, struktur, jenis, ciri-ciri, unsur, dan kaidah kebahasaannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Teks Biografi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Teks biografi berisi cerita hidup pahlawan, penemu, atau negarawan. Yuk, cari tahu pengertian, struktur, jenis, ciri-ciri, unsur, dan kaidah kebahasaannya.","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-02-18T02:00:41+00:00","article_modified_time":"2026-02-18T05:47:44+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi","name":"Teks Biografi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b163b328-b94c-4318-a8c9-394f4315ca51.png","datePublished":"2026-02-18T02:00:41+00:00","dateModified":"2026-02-18T05:47:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"description":"Teks biografi berisi cerita hidup pahlawan, penemu, atau negarawan. Yuk, cari tahu pengertian, struktur, jenis, ciri-ciri, unsur, dan kaidah kebahasaannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b163b328-b94c-4318-a8c9-394f4315ca51.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b163b328-b94c-4318-a8c9-394f4315ca51.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-biografi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teks Biografi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3574","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3574"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3574\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4818,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3574\/revisions\/4818"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3574"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3574"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3574"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3574"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}