{"id":3399,"date":"2026-04-09T11:00:26","date_gmt":"2026-04-09T04:00:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=3399"},"modified":"2026-04-09T15:41:29","modified_gmt":"2026-04-09T08:41:29","slug":"mobilitas-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial","title":{"rendered":"Pengertian Mobilitas Sosial, Bentuk, Faktor, Dampak &#038; Contoh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/28f1e993-6eda-4658-b279-8ec608e86df3.png\" alt=\"Mobilitas Sosial\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu mobilitas sosial atau perpindahan status sosial? Yuk, ketahui pengertian, bentuk, faktor, dan dampak mobilitas sosial!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berpindah dari satu tempat ke tempat lain adalah pengalaman biasa bagi kita semua. Namun, dalam dunia sosial, ada juga perpindahan yang lebih kompleks: mobilitas sosial. Perpindahan ini membawa seseorang dari satu tingkat ke tingkat lainnya dalam kehidupan. Hm, apa sih mobilitas sosial itu? Yuk, simak penjelasan berikut!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Mobilitas Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas sosial berasal dari bahasa Latin, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">mobilis <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">yang artinya mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya. <strong>Mobilitas sosial adalah perpindahan status sosial seseorang atau <\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kelompok-sosial\">sekelompok orang<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong> ke status sosial lainnya dalam struktur sosial suatu masyarakat.<\/strong> Perpindahan ini bisa naik, turun, atau tetap dalam hirarki sosial.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa bisa terjadi mobilitas sosial? Status sosial seseorang bisa berubah karena beberapa faktor seperti pendidikan dan pekerjaan. Misalnya, seseorang dengan akses pendidikan yang baik bisa mendapat pekerjaan yang baik dan membawanya ke posisi sosial yang lebih tinggi. Sebaliknya, ketika seseorang kehilangan pekerjaan atau kebangkrutan, maka ia akan berpindah ke status sosial yang lebih rendah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah pengertian mobilitas sosial menurut para ahli:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Pitirim Sorokin<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pitirim Sorokin menjelaskan tentang peluang terjadinya mobilitas sosial bagi setiap orang. Menurutnya, tidak semua akan mendapat kesempatan yang benar-benar sama dengan orang lain untuk berpindah status sosial.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Soerjono Soekanto<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Soerjono Soekanto adalah seorang sosiolog terkemuka Indonesia, menurut beliau mobilitas sosial adalah pergerakan dari posisi sosial satu ke posisi sosial lainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Pengertian Mobilitas Sosial Menurut H. Edward Ransford<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas sosial menurut H. Edward Ransford adalah perpindahan ke atas atau ke bawah dalam lingkungan sosial secara hierarki.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga:<a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/apa-itu-ilmu-sosiologi\"> Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli, Ciri dan Objek Kajian<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Faktor Pendorong Mobilitas Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya mobilitas sosial, yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Struktural<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor ini mendorong mobilitas sosial dengan menciptakan lingkungan yang terbuka dan merata, dimana setiap orang punya kesempatan yang sama untuk berpindah status sosial. Sebagai contoh, kebijakan pendidikan yang inklusif memberi akses yang lebih baik kepada seseorang dari berbagai lapisan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka lewat pendidikan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Individu<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor individu yang mendorong mobilitas mencakup kualitas dan karakteristik yang memengaruhi kemampuan seseorang untuk berpindah status sosial. Faktor individu yang memengaruhi mobilitas sosial adalah pendidikan, keterampilan atau keahlian, motivasi dan ketekunan, serta <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">networking<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika seseorang merasa kurang puas dengan status sosialnya saat ini, ia bisa berusaha agar dapat berpindah ke status sosial yang lebih baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Ekonomi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ekonomi dapat memengaruhi kemampuan seseorang atau kelompok untuk meningkatkan status sosialnya dalam masyarakat. Dengan kondisi ekonomi yang baik, seseorang bisa mengakses pendidikan berkualitas, akses terhadap modal &amp; kredit, dan kesempatan untuk naik ke posisi yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Politik<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebijakan dan kondisi politik yang stabil bisa menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesempatan yang adil bagi semua warga untuk meningkatkan status sosial mereka. Misalnya kebijakan pendidikan gratis dan program beasiswa yang bisa membuka kesempatan belajar untuk masyarakat dengan kondisi ekonomi yang kurang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Kependudukan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepadatan penduduk di sebuah wilayah dapat menciptakan persaingan yang ketat dan memperkecil peluang mobilitas sosial. Dengan migrasi, urbanisasi, dan distribusi penduduk yang merata. Ini menciptakan peluang baru bagi seseorang atau kelompok untuk meningkatkan status sosial mereka.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga:<a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/stratifikasi-sosial\"> Stratifikasi Sosial: Bentuk, Jenis, Fungsi, dan Sifatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3134050c-9136-48e5-b0cb-68335801e510.png\" alt=\"Faktor Pendorong dan Penghambat Mobilitas Sosial\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Faktor Penghambat Mobilitas Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain adanya faktor pendorong mobilitas sosial, ada juga faktor penghambatnya yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Stereotip Gender<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah keyakinan masyarakat bahwa peran dan kemampuan dimiliki oleh seseorang berdasarkan jenis kelamin. Stereotip ini bisa menjadi penghambat mobilitas sosial karena menciptakan batasan dan harapan berdasarkan jenis kelamin. Misalnya, stereotip laki-laki bertugas menjadi tulang punggung keluarga, sementara perempuan harus fokus pada peran ibu dan istri.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Kemiskinan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa faktor ekonomi menjadi penghambat mobilitas sosial? Faktor ekonomi, utamanya kemiskinan dapat membatasi akses seseorang terhadap pendidikan, pekerjaan, atau sumber daya lain yang diperlukan untuk meningkatkan status sosial mereka.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Diskriminasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diskriminasi adalah sikap tidak adil terhadap seseorang atau kelompok karena ciri-ciri tertentu seperti ras, agama, dan jenis kelamin. Diskriminasi bisa membatasi akses seseorang terhadap peluang pendidikan, pekerjaan, atau layanan lainnya yang pada akhirnya menghambat mobilitas sosial mereka.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga:<a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perubahan-sosial\"> Perubahan Sosial: Pengertian, Teori, Dampak, dan Karakteristik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis mobilitas sosial terbagi menjadi 4 yaitu horizontal, vertikal, antargenerasi, dan intragenerasi. Apa itu? Berikut penjelasannya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Mobilitas Sosial Horizontal<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas sosial horizontal adalah perpindahan seseorang atau kelompok ke posisi yang setara dalam struktur sosial tanpa mengalami perubahan dalam status sosial secara vertikal. Contohnya: seorang karyawan yang berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya dengan posisi dan gaji yang sama.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Mobilitas Sosial Vertikal<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas sosial vertikal adalah perubahan posisi dalam struktur sosial yang melibatkan pergerakan posisi yang berbeda, bisa naik atau turun. Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Mobilitas sosial vertikal naik <\/b><em><b>(social climbing)<\/b><\/em><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas vertikal naik terjadi jika seseorang atau kelompok meraih posisi atau status sosial yang lebih tinggi dari awalnya. Hal ini bisa dicapai melalui pendidikan, pekerjaan, dan faktor lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Mobilitas sosial vertikal turun <\/b><em><b>(social sinking)<\/b><\/em><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas vertikal turun adalah seseorang atau kelompok yang mengalami penurunan posisi atau status sosial. Ini bisa karena kebangkrutan, kehilangan pekerjaan, dan faktor lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Mobilitas Sosial Antargenerasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas ini merupakan perpindahan status sosial antar generasi sekarang dan sebelumnya. Misalnya, generasi orang tua dan anak, ada perubahan dalam tingkat pendidikan, ekonomi, atau status pekerjaan antara orang tua dan anak.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Mobilitas Sosial Intragenerasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas sosial intragenerasi adalah ketika terjadi perubahan posisi sosial dalam hidup mereka sendiri, baik naik atau turun selama hidup mereka. Misalnya, seseorang yang mulai bekerja sebagai staff biasa lalu naik menjadi manager karena prestasi dan pengalamannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Dampak Mobilitas Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas memiliki dampak positif dan negatif bagi kehidupan individu dan bermasyarakat, berikut dampaknya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Dampak Positif Mobilitas Sosial<\/b><\/span><\/h3>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Mendorong seseorang untuk lebih maju<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas sosial mendorong seseorang untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan mereka untuk mengejar impian, meraih kesuksesan dan meningkatkan status sosial.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Mempercepat tingkat perubahan sosial masyarakat<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas sosial membawa perubahan dalam struktur dan dinamika sosial. Ini bisa mendorong inovasi, pembaharuan, dan kemajuan di berbagai bidang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Dampak Negatif Mobilitas Sosial<\/b><\/span><\/h3>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Memicu konflik<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya persaingan yang kurang sehat untuk meningkatkan status sosial bisa memicu konflik dan ketegangan antara berbagai kelompok.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Gangguan psikologi\/ kecemasan<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas sosial yang dihadapi dengan hambatan bisa menimbulkan tekanan psikologis dan kecemasan. Ada ketakutan kesulitan mencapai status sosial yang lebih baik atau ketakutan mengalami penurunan status sosial.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Mobilitas Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah contoh mobilitas sosial:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Contoh Mobilitas Sosial Vertikal Naik<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang anak dari keluarga dengan latar belakang ekonomi rendah yang berhasil meraih gelar sarjana berkat beasiswa dan kemudian bekerja menjadi seorang dokter. Ini merupakan contoh mobilitas vertikal naik karena anak tersebut berhasil berpindah dari strata sosial rendah ke strata sosial yang lebih tinggi melalui pendidikan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Contoh Mobilitas Vertikal Turun<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang anak dari keluarga kaya raya yang mengalami kebangkrutan dan harus memulai dari 0 untuk mendapatkan kondisi ekonomi yang sejahtera. Ini adalah contoh mobilitas turun karena anak tersebut mengalami penurunan status ekonomi dari strata sosial tinggi ke yang lebih rendah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Contoh Mobilitas Sosial Horizontal<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang manajer keuangan di sebuah perusahan meninggalkan pekerjaannya dan mendirikan bisnis sendiri di bidang yang sama, konsultan keuangan. Dari contoh ini, terjadi perubahan pekerjaan tapi status sosialnya tidak berubah signifikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekarang kamu sudah paham mengenai apa itu mobilitas sosial, faktor penyebab, jenis-jenisnya, dampak, dan contohnya. Mau tahu lebih banyak? Yuk, ikut <\/span><strong><a href=\"https:\/\/kelas.brainacademy.id\/?referralCookiesId=72882ca0-57ef-4611-bb36-94f1e6c8133c&amp;_gl=1*zbzian*_ga*MjEyODI0OTE2OC4xNjc1MzM4MDEw*_ga_KGEN8KBRBW*MTcwNjI1OTExOC4xNS4xLjE3MDYyNTkyMzIuMC4wLjA.\">kelas gratis Brain Academy Online<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Bisa belajar dimana aja dan kapan aja. Cobain sekarang!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/289c64b7-123e-48be-a3f9-842a150e3fa2.png\" alt=\"IDN CTA Blog Brain Academy Center\" width=\"799\" height=\"195\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">gramedia.com\/literasi\/mobilitas-sosial\/<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">ruangguru.com\/blog\/bentuk-dan-faktor-mobilitas-sosial<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">fisip.umsu.ac.id\/2023\/07\/14\/contoh-mobilitas-sosial-beserta-penjelasannya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">deepublishstore.com\/blog\/materi\/mobilitas-sosial\/<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">118.98.228.242\/Media\/Dokumen\/5cdd6510b646044330d686c8\/e661a8f9836f6eba60e7bf353b21022b.pdf<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Diakses: 20 Maret 2023)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu mobilitas sosial atau perpindahan status sosial? Yuk, ketahui pengertian, bentuk, faktor, dan dampak mobilitas sosial! &#8212; Berpindah dari satu tempat ke tempat lain adalah pengalaman biasa bagi kita semua. Namun, dalam dunia sosial, ada juga perpindahan yang lebih kompleks: mobilitas sosial. Perpindahan ini membawa seseorang dari satu tingkat ke tingkat lainnya dalam kehidupan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3399,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1775724006:1"],"_edit_last":["1"],"_oembed_00c6e5ab87e93195cc5288729734eac8":["{{unknown}}"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apa itu mobilitas sosial atau perpindahan status sosial? Yuk, ketahui pengertian, bentuk, faktor, dampak, dan contohnya di artikel berikut ini!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[""],"_aioseo_og_description":[""],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[""],"_aioseo_twitter_description":[""],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/28f1e993-6eda-4658-b279-8ec608e86df3.png"],"_wp_old_date":["2024-03-20","2024-10-07","2025-04-15"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["mobilitas sosial"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Apa itu mobilitas sosial atau perpindahan status sosial? Yuk, ketahui pengertian, bentuk, faktor, dampak, dan contohnya di artikel ini!"],"_yoast_wpseo_linkdex":["51"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["6"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-3399","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Mobilitas Sosial, Bentuk, Faktor, Dampak &amp; Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu mobilitas sosial atau perpindahan status sosial? Yuk, ketahui pengertian, bentuk, faktor, dampak, dan contohnya di artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Mobilitas Sosial, Bentuk, Faktor, Dampak &amp; Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu mobilitas sosial atau perpindahan status sosial? Yuk, ketahui pengertian, bentuk, faktor, dampak, dan contohnya di artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-09T04:00:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-09T08:41:29+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial\",\"name\":\"Pengertian Mobilitas Sosial, Bentuk, Faktor, Dampak & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/28f1e993-6eda-4658-b279-8ec608e86df3.png\",\"datePublished\":\"2026-04-09T04:00:26+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-09T08:41:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"description\":\"Apa itu mobilitas sosial atau perpindahan status sosial? Yuk, ketahui pengertian, bentuk, faktor, dampak, dan contohnya di artikel ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/28f1e993-6eda-4658-b279-8ec608e86df3.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/28f1e993-6eda-4658-b279-8ec608e86df3.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Mobilitas Sosial, Bentuk, Faktor, Dampak &#038; Contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Mobilitas Sosial, Bentuk, Faktor, Dampak & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Apa itu mobilitas sosial atau perpindahan status sosial? Yuk, ketahui pengertian, bentuk, faktor, dampak, dan contohnya di artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Mobilitas Sosial, Bentuk, Faktor, Dampak & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Apa itu mobilitas sosial atau perpindahan status sosial? Yuk, ketahui pengertian, bentuk, faktor, dampak, dan contohnya di artikel ini!","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-04-09T04:00:26+00:00","article_modified_time":"2026-04-09T08:41:29+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial","name":"Pengertian Mobilitas Sosial, Bentuk, Faktor, Dampak & Contoh - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/28f1e993-6eda-4658-b279-8ec608e86df3.png","datePublished":"2026-04-09T04:00:26+00:00","dateModified":"2026-04-09T08:41:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"description":"Apa itu mobilitas sosial atau perpindahan status sosial? Yuk, ketahui pengertian, bentuk, faktor, dampak, dan contohnya di artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/28f1e993-6eda-4658-b279-8ec608e86df3.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/28f1e993-6eda-4658-b279-8ec608e86df3.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mobilitas-sosial#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Mobilitas Sosial, Bentuk, Faktor, Dampak &#038; Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3399","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3399"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3399\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6557,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3399\/revisions\/6557"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3399"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}