{"id":3379,"date":"2026-01-08T11:00:40","date_gmt":"2026-01-08T04:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=3379"},"modified":"2026-01-08T11:10:01","modified_gmt":"2026-01-08T04:10:01","slug":"contoh-teks-ulasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan","title":{"rendered":"20 Contoh Teks Ulasan Berbagai Karya beserta Strukturnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ede972db-36c3-4354-b48c-8d63f784dec1.png\" alt=\"contoh teks ulasan\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Teks ulasan dikenal juga dengan resensi atau review. Yuk, simak 20 contoh teks ulasan berbagai karya mulai dari novel, film, lagu, dan cerpen!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komentar atau ulasan terhadap sebuah karya juga bisa disebut sebagai <em>review<\/em>. Teks ulasan membantu pembaca untuk mendapatkan informasi mengenai karya yang akan dinikmati seperti buku, lagu, atau film. Sebelumnya, kamu sudah belajar mengenai apa itu teks ulasan. Agar semakin paham, yuk simak 20 contoh teks novel, buku, film, lagu, dan cerpen berikut ini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Teks Ulasan\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Teks ulasan adalah teks yang berisi penilaian atau <em>review<\/em> terhadap sebuah karya seperti buku, film, lagu, dan karya lainnya.<\/strong> Teks ulasan juga dikenal dengan <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-resensi\">resensi<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Biasanya ulasan ditulis dalam bentuk artikel.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan membuat ulasan adalah untuk memberi informasi kepada pembaca tentang sebuah karya dan memberi penilaian subjektif dari penulis. Jenis karya yang bisa diulas sangat beragam, seperti puisi, buku, cerpen, <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/ciri-struktur-unsur-dan-kebahasaan-novel\">novel<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, drama, lagu, film, dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Struktur Teks Ulasan\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Struktur teks ulasan terdiri dari:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas:<\/strong> memuat informasi tentang karya yang diulas, seperti judul, penulis, dan sebagainya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Orientasi:<\/strong> menjelaskan tentang penghargaan yang diperoleh atau jumlah penonton.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Sinopsis:<\/strong> ringkasan singkat tentang cerita atau konten yang sedang diulas.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Analisis:<\/strong> inti dari ulasan, yang berisi analisis karya seperti karakter, plot, tema, latar, dan sebagainya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Evaluasi:<\/strong> berisi kelebihan atau kekurangan suatu karya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/memahami-teks-editorial\">Teks Editorial: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur, dan Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Teks Ulasan Novel<\/b><\/span><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Contoh Teks Ulasan Novel Dilan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas buku:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul: Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Pidi Baiq<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: PT Mizan Pustaka<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: 2005<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tebal halaman: 330 halaman\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel &#8220;Dilan Dia adalah Dilanku Tahun 1990&#8221; karya Pidi Baiq mengisahkan Milea Adnan Hussain, seorang perempuan yang pindah ke Bandung karena tugas ayahnya sebagai tentara. Milea awalnya menyukai Beni di Jakarta, tetapi setelah pindah, dia tertarik pada Dilan. Kisah cinta mereka berdua menghadapi beberapa kendala, termasuk persaingan dengan mahasiswa ITB bernama Kang Adi dan musuh Milea, Susi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel ini menarik karena menggunakan bahasa yang unik dan sederhana, diselingi dengan kalimat-kalimat lucu khas Pidi Baiq. Kelebihannya meliputi bahasa yang ringan, gaya bahasa yang asik, banyak makna positif, cerita dan karakter yang unik. Sedangkan kekurangannya, meskipun hampir tidak ada, terletak pada penggunaan bahasa Sunda yang mungkin tidak semua pembaca pahami.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan gaya bahasa santai dan humor, novel ini berhasil menghibur pembaca dan memberikan pemahaman mendalam tentang cerita asmara di masa lalu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/www.detik.com\/jateng\/berita\/d-7158396\/10-contoh-teks-ulasan-berbagai-tema-ada-buku-hingga-musik\u00a0<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/em><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Contoh Teks Ulasan Novel Laskar Pelangi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas buku:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul: Laskar Pelangi<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Andrea Hirata<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: Bentang Pustaka<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: 2005<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah halaman: 529 halaman\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel Laskar Pelangi merupakan karya pertama sang pengarang, Andrea Hirata. Novel ini juga merupakan buku pertama dari rangkaian tetralogi Laskar Pelangi. Saat ini, diketahui novel Laskar Pelangi mendapatkan predikat sebagai buku sastra Indonesia terlaris sepanjang sejarah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak perilisannya pertama kali, buku ini langsung menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Best-Seller<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kisah dalam novel ini juga berdasarkan pada kisah nyata. Itu juga merupakan salah satu alasan yang membuatnya begitu menarik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Laskar Pelangi menceritakan tentang 10 bocah dari keluarga miskin di pulau Belitung yang ingin bersekolah. Kesepuluh anak tersebut adalah Ikal, Harun, Lintang, Sahara, A Kong, Mahar, Kucai, Syahdan, Trapani, dan Borek. Mereka semua didik oleh Bu Muslimah, seorang guru yang sangat gigih dan penyayang. Anak-anak ini gemar sekali melihat pelangi, oleh karena itu, Bu Muslimah menyebut mereka dengan sebutan Laskar Pelangi, nama dari novel itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita bermula di sebuah sekolah yang penampakannya mirip seperti gedung kopra. Sekolah itu merupakan sekolah swasta bernama SD Muhammadiyah. SD Muhammadiyah merupakan SD kecil yang bahkan sebenarnya tidak layak disebut sekolah, karena gedungnya hampir roboh. SD ini terancam tutup apabila jumlah murid yang mendaftar di situ, kurang dari 10 anak. Saat itu baru ada 9 anak yang mendaftar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Situasi kian menegang. Beruntungnya, datang Harun dan juga ibunya yang ingin mendaftarkan diri di sekolah tersebut. Kemudian dari situ cerita mulai berkembang. Berbagai peristiwa mulai diceritakan. Seperti perkenalan dan latar belakang kesepuluh anak tersebut, kisah mengayuh sepeda puluhan kilometer demi bisa membeli kapur, proses pembelajaran di dalam kelas dan di luar. Hingga pertemuan tokoh utama, Ikal, dengan A Ling, seorang gadis Tionghoa yang merupakan cinta pertamanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel ini juga menceritakan kemiskinan yang melanda penduduk Belitung, padahal kekayaan alamnya begitu melimpah. Ternyata, PN Timah telah menguasai tambang-tambang timah Belitong. Hal ini menyebabkan warga lokal Belitong malah seperti tikus lapar di tengah lumbung padi. Akhir cerita dari novel ini mengisahkan para laskar pelangi yang mempunyai masa depan cerah. Sayangnya, SD dan SMP Muhammadiyah sudah tidak ada lagi, dan Bu Mus pindah mengajar di SDN 6 Belitung Timur. Sementara itu, Ikal, tokoh utamanya, mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi di Universitas Sorbonne, Paris.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah yang begitu inspiratif dan motivatif dari daerah kecil merupakan kekuatan utama dari novel ini. Tak hanya itu, ceritanya juga disajikan secara sederhana, mengalir dengan begitu baik. Novel ini juga sedikit menyinggung isu-isu sosial dan kritik terhadap pemerintah yang jarang ditemukan pada novel lain dan menjadi kekuatan tersendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu kejadian tidak dijelaskan begitu rinci dan terang. Cara bagaimana Lintang bisa menjadi begitu cerdas juga kurang lengkap. Bagaimana ia bisa mengetahui beberapa nama latin tumbuhan sedangkan sekolahnya saja begitu terpencil yang menyebabkan sulitnya akses memperoleh ilmu pengetahuan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seandainya ada penjelasan mengenai bagaimana Lintang memperoleh ilmu pengetahuan yang luar biasa itu misalnya melalui buku-buku berkualitas dari kapal yang singgah, maka cerita akan menjadi lebih masuk akal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/www.sonora.id\/read\/423525381\/5-contoh-teks-ulasan-novel-lengkap-dengan-penjelasan-strukturnya<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-persuasi\">Contoh Teks Persuasi beserta Pengertian dan Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Contoh Teks Ulasan Novel 5cm<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas buku:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul buku: 5cm<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Donny Dhirgantoro<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: PT. Grasindo<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: 2005<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tebal halaman: 382 halaman\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel karya donny dhirgantoro dengan tebal 382 halaman ini merupakan novel best seller. Novel 5cm adalah novel pertama karya donny dhirgantoro dengan sampul hitam. Dengan tampilannya,membuat orang penasaran dengan isi ceritanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">5cm berisi kisah kisah yang inspirasional yang cukup bagus,idenya menarik,dan kisah tentang persahabatan. Penulis nya sendiri punya pengetahuan tentang lirik lagu, film,artis artis dan orang terkenal lainnya yang membuat novel ini semakin menarik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah dalam 5cm ini diawali dari persahabatan lima orang sahabat yang menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Karena bosan bertemu setiap hari,mereka memutuskan untuk tidak saling berkomunikasi selama tiga bulan. Pertemuan setelah tiga bulan yang penuh keyakinan, mimpi, cinta dan cita cita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah perjalanan yang menggunakan prinsip 5cm yang sangat mereka percayai. Lima orang sahabat itu terdiri dari arial,riani,zafran,ian,dan genta. Dimana mereka memiliki obsesi dan impiannya masing masing.Arial adalah sosok yang berbadan tinggi,selalu tampak rapi dan sporty. Riani adalah sosok wanita yang cantik,cerdas,ia bercita cita bekerja di salah satu stasiun tv. Zafran seorang anak yang berbadan kurus, puitis, dan orang yang apa adanya. Ian memiliki postur tubuh yang gemuk, penggila bola. Yang terakhir adalah genta. Genta selalu dianggap sebagai leader oleh teman temannya, berbadan agak besar dengan rambut agak lurus berjambul, aktivis kampus, dan teman yang easy going.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel 5 cm mempunyai banyak kelebihan seperti menggunakan bahasa yang mudah di pahami, memiliki alur cerita yang menarik,tidak hanya percintaan tetapi juga persahabatan dan kasih sayang. Pesan moral yang disampaikan pun sangat menarik sehingga mampu mengobsesi pembaca untuk mengejar impiannya agar menjadi kenyataan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tokoh dalam ceritanya juga digambarkan pengarang sangat jelas, melalui ciri ciri fisik dan penggambaran sifat. Namun dengan segala kelebihannya, buku ini membuat pembaca sulit menangkap maksud pengarang,karena banyak terdapat lirik lirik lagu dan kutipan film mancanegara, dan nama artis artis hollywood yang membuat pembaca tidak mengerti dan menjadikan pembaca malas untuk membacanya. Ending nya pun kurang menarik karena ceritanya menggantung dan keluarga yang terbentuk yaitu antar sahabat. Serta anak anak mereka yang seumuran dan mewarisi sifat sifat orang tuanya yang sama persis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi cerita ini tetap menarik dan mempunyai pesan moral yang bagus. Novel 5cm memiliki 10 bab yang memiliki judul berbeda pada masing masing bab. Tetapi saling berkaitan erat ceritanya. Dengan cerita yang menariknya ini, seharusnya dibaca oleh kalangan remaja ataupun dewasa agar mereka terinspirasi oleh motivasi motivasi yang ada di dalam novel ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/www.brilio.net\/wow\/7-contoh-teks-ulasan-novel-beserta-penjelasan-dan-strukturnya-2201056.html<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-persuasi\">Teks Persuasi: Pengertian, Contoh, Struktur, dan Cirinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Contoh Teks Ulasan Novel Bumi Manusia<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas buku:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul buku: Bumi Manusia<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Pramoedya Ananta Toer<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: Lentera Dipantera<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: 2010<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah halaman: 535 halaman\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bumi Manusia, novel terkenal karya Pramoedya Ananta Toer yang berhasil diterjemahkan lebih dari 42 bahasa. Bercerita pada zaman dimana Indonesia masih diduduki oleh Belanda. Pramoedya membawa alur cerita sangat kental dengan budaya Jawa pada zaman dahulu dan bercampur dengan budaya Belanda. Tak heran jika novel Bumi Manusia ini juga sangat terkenal di negeri kincir angin itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai buku pertama, novel tersebut berhasil mendapatkan berbagai penghargaan dunia. Pramoedya Ananta Toer lahir di Blora, Jawa Tengah, 6 Februari 1925. Meninggal di Jakarta, 30 April 2006 pada umur 81 tahun. Secara luas dianggap sebagai salah satu pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia. Hampir separuh hidupnya dihabiskan dalam penjara, 3 tahun dalam penjara kolonial, 1 tahun di Orde Lama, dan 14 tahun yang melelahkan di Orde Baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tanggal 21 desember 1979, ia mendapat surat pembebasan secara hukum tidak bersalah dan tidak terlibat dalam G30S PKI tetapi masih dikenakan tahanan rumah, tahanan kota, tahanan negara sampai tahun 1999 dan wajib lapor ke Kodim Jakarta Timur 1 kali seminggu selama kurang lebih 2 tahun. Beberapa karyanya lahir dari tempat purba ini, diantaranya Tetralogi Buru (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca).Membaca novel ini akan membuat seperti berada di dalam cerita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyaksikan Minke seorang remaja cerdas yang mencintai negaranya dan bangga akan darah Jawanya, juga selalu semangat menempuh pendidikannya. Annelies seorang perempuan cantik dambaan lelaki, terdidik dengan sangat pandai oleh ibu kesayangannya, mandiri, sopan nan santun, pintar, dan pekerja keras. Nyai Ontosoroh buah bibir penduduk Wonokromo seperti yang dikatakan Minke, Nyai penguasa Boerderij Buitenzorg, Nyai pekerja keras dari yang paling pekerja keras, pemimpin tegas, baik hati, sangat menghargai orang, cantik, dan mempunyai tata krama yang sangat bagus untuk seorang Nyai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tokoh lainnya seperti Robert Suurhof sebagai teman sekolah Minke yang mempertemukan Minke dengan Annelies, Robert Mellema sebagai kakak dari Annelies yang tidak suka dengan kehadiran Minke ke keluarganya, Jean Marais sebagai teman Minke yang bijaksana siap mendengarkan curahan hati Minke kapan saja, May Marais sebagai gadis kecil anak dari Jean Marais yang cukup menarik perhatian di novel ini karena menggemaskan, memprihatinkan, dan sangat dekat dengan Minke.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan tokoh-tokoh luar biasa lainnya yang saya tidak bisa kenalkan satu persatu. Selain bercerita tentang kisah asmara manis maupun menyakitkan dari Minke dan Annelies, Bumi Manusia juga menggambarkan keadaan Indonesia pada zamannya. Dimana Indonesia bercampur Belanda, orang-orang Jawa di bawah naungan orang Belanda. Belanda dan Eropa yang dianggap sangat tinggi pada zamannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita ini sangat memperlihatkan sudut-sudut memprihatinkannya Indonesia pada saat itu.Konflik-konflik yang terjadi tersusun rapi mengikuti alur, semakin cerita berlanjut konflik semakin rumit dibuatnya. Konflik orang tua Minke, Robert Mellema selaku suami nyai yang berdatangan memicu permasalahan hubungan Annelies dan Minke. Annelies dan Minke yang menjalani hubungan manis pun menjadi korban dari konflik yang terjadi. Hingga saat terjadinya perselisihan antara hukum Belanda dan Indonesia, permasalahan besar semakin menerpa hubungan Minke dan Annelies. Konflik terbesar yang ditempatkan di bagian akhir penutup bab dalam novel karya Pram ini sangat berhasil membuat para pembaca merasa sangat campur aduk.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/www.brilio.net\/wow\/7-contoh-teks-ulasan-novel-beserta-penjelasan-dan-strukturnya-2201056.html<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-prosedur\">Contoh Teks Prosedur Sederhana, Protokol, dan Kompleks<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Contoh Teks Ulasan Negeri 5 Menara<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas buku:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul buku: Negeri 5 Menara<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Ahmad Fuadi<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: 2009<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah halaman: 424 halaman\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari ulasan-ulasan goodreads.com, novel berjudul Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi bercerita tentang seorang pemuda bernama Alif yang lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Ia menghabiskan masa kecilnya dengan berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau. Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Meskipun berat untuknya, Alif tetap mengikuti perintah Ibunya untuk belajar di pondok pesantren di daerah jawa.Ketika menghadapi hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan mantra sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Disana dia juga sempat terheran-heran mendengar komentator sepakbola berbahasa Arab, anak mengigau dalam bahasa Inggris, merinding mendengar ribuan orang melagukan Syair Abu Nawas dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara. Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai, Alif berteman dekat dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Abdulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka berenam kerap menunggu maghrib sambil menatap awan lembayung yang berarak pulang ke ufuk. Di mata belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian jiwa muda ini membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti karya yang lain, novel ini juga memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan. Kelebihan novel ini adalah substansi cerita berhasil menginspirasi anak muda zaman sekarang untuk lebih bersemangat meraih cita cita dan rasa patuh terhadap orangtua. Novel ini juga mengubah pola pikir dan meruntuhkan stigma kita tentang kehidupan pondok pesantren yang hanya belajar ilmu ilmu agama islam saja. Karena dalam novel ini selain belajar ilmu agama, ternyata juga belajar ilmu pengetahuan umum seperti bahasa inggris, bahasa arab, kesenian, dan lain sebagainya. Selain itu, kita juga mendapatkan pelajaran yang berharga yaitu, jangan pernah meremehkan sebuah impian setinggi apapun itu, karena Allah Maha mendengar doa dari umatNya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sayangnya novel ini tidak memberikan gambaran yang jelas dan tajam terhadap beberapa tokoh yang pada akhir cerita perjalanan hidupnya seperti apa, bagaimana, keadaan orang tersebut, masih ada atau tidaknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun begitu, novel ini sangat bagus untuk dijadikan bahan bacaan para remaja. Cerita yang berisi tentang perjuangan menggapai cita-cita tinggi dan hubungan persahabatan ini dapat dijadikan contoh yang baik bagi para pembacanya. Penempatan tokoh remaja sangat cocok untuk menggambarkan perjuangan tholabul ilmi dikalangan remaja sekarang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam novel &#8220;Negeri 5 Menara&#8221; ini, kamu akan diajak untuk menjelajahi kehidupan di sebuah pondok pesantren dengan segala tradisi yang sudah ditentukan sebelumnya. Novel ini juga sangat bermanfaat dan penuh akan pesan-pesan dan makna religius.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/www.fimela.com\/lifestyle\/read\/4625761\/review-buku-novel-negeri-5-menara-karya-ahmad-fuadi?page=3<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga:<a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-deskripsi-dan-strukturnya\"> Lengkap! Contoh Teks Deskripsi &amp; Penjelasan Strukturnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Contoh Teks Ulasan Novel Ayat-Ayat Cinta<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas buku:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul buku: Ayat-ayat Cinta<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Habiburrahman El Shirazy<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: Basmala dan Republika\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: 2004<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah halaman: 404 halaman\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel &#8220;Ayat-Ayat Cinta&#8221; karya Habiburrahman El Shirazy telah menjadi karya monumental yang dikenal oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Awalnya, novel ini muncul sebagai cerbung di harian Republika dan kemudian diterbitkan sebagai novel utuh pada Desember 2004 oleh Republika dan Pesantren Basmala Indonesia. Kepopuleran novel ini menjadikannya best seller di Indonesia, dengan penjualan rata-rata 7.142 eksemplar per bulan sejak terbit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel ini meraih dua penghargaan pada tahun 2005, yaitu Pena Award dan Penghargaan The Most Favorite Book 2005. Pada tahun 2008, novel ini diadaptasi menjadi film dengan judul yang sama, disutradarai oleh Hanung Bramantyo, dan juga menginspirasi lagu oleh Rossa sebagai soundtrack film.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam analisis akademis, novel ini menjadi bahan pembelajaran di perguruan tinggi, dan beberapa blog juga membahasnya, termasuk makalah dengan judul &#8220;Analisis Unsur Intrinsik dan Nilai Agama dalam Novel &#8216;Ayat-Ayat Cinta&#8217; karya Habiburrahman El-Shirazy&#8221; yang ditulis oleh Prilian Argita Salamah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dikenal sebagai &#8220;Hamka Kecil,&#8221; Habiburrahman El Shirazy berhasil menggabungkan dakwah, tema cinta, dan budaya Islam dalam novel ini. Gaya penulisannya yang menarik, detail, dan penggunaan bahasa Arab formal dan informal memberikan perspektif baru bagi pembaca. Kota Kairo yang menjadi latar cerita dibangun dengan memukau, menciptakan suasana sosial-budaya Timur Tengah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel ini mengisahkan kehidupan Fahri Abdullah Shiddiq, mahasiswa Indonesia di Universitas Al Azhar, Mesir, yang selalu berusaha meneladani Rasulullah SAW. Kisah cinta segi empat antara Fahri dan tiga wanita, Aisha, Maria, dan Noura, menjadi plot utama dengan penekanan pada nilai-nilai agama dan dakwah. Meskipun mengangkat tema asmara, novel ini berhasil menjaga kesucian cerita tanpa terjatuh ke dalam kevulgaran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai novel pembangun jiwa, &#8220;Ayat-Ayat Cinta&#8221; memberikan amanat yang kuat tanpa terasa menggurui. Catatan kaki dan penggunaan bahasa Arab turut memberikan nuansa yang mendalam pada cerita. Keberhasilan Fahri dalam kehidupan setelah menikah menjadi sumber inspirasi dan pencerahan bagi pembaca.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.detik.com\/jateng\/berita\/d-7158396\/10-contoh-teks-ulasan-berbagai-tema-ada-buku-hingga-musik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Contoh Teks Ulasan Novel Perahu Kertas<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas buku:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul buku: Perahu Kertas<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Dewi Lestari \u201cDee\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: Bentang Pustaka dan Truedee Pustaka Sejati<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: 2009<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah halaman: 444 halaman\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel Perahu Kertas memadukan antara cerita cinta dengan mimpi para remaja yang tertunda dengan begitu epik. Kugy dan Keenan merupakan dua insan utama dalam cerita ini. Mereka memiliki nasib yang kurang lebih sama. Di mana Kugy harus menerima kenyataan bahwa mimpinya menjadi penulis harus patah karena uang tentu lebih menjamin dibandingkan sekadar mimpi. Sedangkan keinginan Keenan menjadi pelukis malah dibelokkan oleh ayahnya sendiri yang merupakan seorang pengusaha.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dua orang dengan mimpi yang mirip tentu saja bisa langsung cocok dan akrab. Sayangnya, waktu mempermainkan mereka, hingga tidak ada yang tahu, siapa yang menyakiti siapa. Ini adalah salah satu dongeng romansa yang rumit, kompleks, juga sekaligus yang paling realistis dan manis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di samping menunjukkan cerita romansa yang manis, Perahu Kertas juga menyediakan cerita tentang dua pemimpi yang bekerja sama untuk melawan dunia. Membuktikan kepada dunia bahwa segala mimpi berhak diciptakan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita seorang Kugy dan Keenan dengan mimpinya yang diremehkan, ditertawakan orang tentu sangat relevan dengan kisah remaja masa kini di Indonesia. Terlebih lagi bagi mereka yang bermimpi pada bidang yang berbeda daripada umumnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel Perahu Kertas sebenarnya merupakan benang merah atas berbagai kejadian rumit yang terjadi pada hidup Kugy, gadis aneh yang bercita-cita menjadi juru dongeng dengan hobi membacanya. Dia adalah seorang mahasiswi di Bandung jurusan sastra, bersama dengan sahabatnya sedari kecil, Noni. Kemudian, di Bandung ia juga dikenalkan dengan Keenan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dia merupakan sepupu Eko, pacarnya Noni dan tentu saja juga sahabatnya Kugy. Singkatnya, Keenan merupakan seorang seniman berjiwa muda yang ingin mewujudkan mimpinya, tetapi ayahnya malah memaksanya untuk membuatnya berkuliah di jurusan yang tidak disukainya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayahnya beranggapan bahwa melukis hanyalah buang-buang waktu saja dan tidak menghasilkan cukup banyak uang. Dari perkenalan ini, langsung muncul sebuah getaran tidak biasa antara Kugy dan Keenan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seketika Keenan menyukai Kugy dengan kepribadiannya yang apa adanya. Namun, saat itu Kugy sudah mempunyai Joshua sebagai pacarnya. Apalagi Kugy juga masih belum sadar akan perasaannya sendiri terhadap Keenan. Hingga kemudian Keenan bertemu dengan Luhde dan Wardah, sementara Kugy dipertemukan dengan Remi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akhir cerita cinta mereka sungguh tidak biasa, berputar-putar layaknya komedi putar, hanya saja dengan lagu pengiring yang menyayat hati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel ini menggunakan pendekatan dengan gaya bahasanya yang ringan sehingga mudah dibaca oleh para remaja. Selain itu, ceritanya juga terbilang unik meskipun kompleks. Banyak motivasi dan pesan yang terkandung di dalamnya, tapi tidak terkesan menggurui dan bisa diterima oleh berbagai kalangan. Alurnya juga realistis, tidak terlalu idealis sehingga seakan-akan hanya seperti cerita-cerita novel biasa pada umumnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya satu hal yang menjadi kelemahan utama dari novel ini, yaitu plotnya yang begitu banyak. Tapi, ini juga yang membuatnya menjadi lebih menarik. Plot yang terlalu banyak membuat pembaca jadi kurang fokus. Mereka seakan-akan disesatkan dan dibuat bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendati demikian, penyajian plot ini bisa dibilang rapi dan tidak terlalu mengganggu. Selain plotnya yang lumayan kompleks, novel ini juga memiliki jumlah halaman yang sangat banyak membuatnya begitu tebal. Meskipun alurnya dan gaya bahasanya ringan, tapi tetap saja halaman yang tebal kurang ramah bagi mereka yang baru mulai membaca.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara keseluruhan buku ini cocok dibaca bagi kamu yang sedang bermimpi, bagi kamu yang ingin mendapatkan motivasi. Tak hanya sekadar motivasi, kamu juga akan menyaksikan kisah cinta yang rumit tetapi begitu manis. Buku ini bagus untuk bacaan ringan dan disarankan bagi kamu yang ingin menumbuhkan semangat mengejar mimpi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.detik.com\/sulsel\/berita\/d-6502475\/15-contoh-teks-ulasan-dari-novel-hingga-film-beserta-strukturnya<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-tanggapan\">Contoh Teks Tanggapan Singkat dalam Berbagai Tema<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Contoh Teks Ulasan Buku Laut Bercerita<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas buku:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul buku: Laut Bercerita<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Leila S. Chudori<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: Gramedia Pustaka Utama<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: 2017<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah halaman: 379 halaman<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Laut Bercerita adalah sebuah karya dari Leila S. Chudori yang mengisahkan tentang seorang Mahasiswa bernama Biru Laut, yang juga merupakan seorang aktivis di tahun 1998. Pada suatu waktu, dia disergap oleh empat lelaki tak dikenal, dan dia beserta teman-temannya dibawa ke tempat yang tidak dikenal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selama berbulan-bulan mereka disekap, diinterogasi, dipukul, ditendang, digantung, dan disetrum agar bersedia menjawab satu pertanyaan: siapakah yang berdiri di balik gerakan aktivis dan mahasiswa saat itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel ini berlatar masa tahun 1998 yang waktu itu tentunya diwarnai oleh aksi para mahasiswa dan juga warga lainnya. Buku yang berjumlah 380 halaman ini diterbitkan oleh penerbit Kepustakaan Populer Gramedia, dan menjuarai S.E.A Award 2020.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Laut yang merupakan tokoh utama dalam novel ini pada awalnya merupakan lelaki biasa, yang bergabung dengan Winatra dan Wirasena. Ia tidak perlu waktu yang lama untuk bergabung karena memiliki tujuan yang sama, ingin Indonesia berubah dan bisa lepas dari kediktatoran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel ini memiliki rating 18+ karena banyak hal-hal sadis yang tertulis disini. Pada awalnya banyak yang tertarik dengan buku ini karena banyak dibicarakan. Setelah membacanya, buku ini memang layak mendapat sambutan yang hangat. Kita diberi penggambaran yang cukup gamblang tentang kondisi para aktivis, dan kondisi pada saat itu. Karena memang, penulis menceritakan hal tersebut berdasarkan kisah nyata para aktivis di masa lalu tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buku &#8220;Laut Bercerita&#8221; ini memiliki dua sudut pandang. Pertama, dari Biru Laut, yang kedua, adalah sudut pandang Asmara Jati yang merupakan adik dari Laut. Banyak sekali moral yang bisa diambil dari novel ini. Tetapi saat menjelang bab terakhir, pesan yang tersampaikan dengan jelas lebih mengarah kepada harus terima dengan kenyataan yang ada, tanpa harus melupakan apa yang sudah terjadi pada diri kita sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Emosi pada bab terakhir benar-benar tersampaikan dengan baik. Pembaca dibuat sedih hingga menangis setelah membacanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lewat &#8220;Laut Bercerita,&#8221; Biru Laut dan teman-temannya mengajarkan pada para pembaca bahwa semua hal yang berkaitan dengan kehidupan orang banyak harus diperjuangkan dengan baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/yoursay.suara.com\/ulasan\/2022\/10\/23\/080358\/ulasan-buku-laut-bercerita-karya-leila-s-chudori-teror-rezim-orde-baru-bagi-mahasiswa-aktivis<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>9. Contoh Teks Ulasan Novel Hujan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas buku:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul buku: Hujan\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Tere Liye<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: Gramedia Pustaka<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: 2016<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah halaman: 320 halaman<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lail, gadis 13 tahun yang menjadi yatim piatu saat terjadi bencana alam. Gempa bumi dari gunung purba dan mengakibatkan tsunami di belahan bumi lain. Namun, saat bencana itu pulalah ia bertemu dengan Esok, lelaki yang menarik tas punggungnya sehingga Lali tidak tergelincir ke dalam lorong kereta bawah tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lail dan Esok kemudian terjebak dalam percintaan selama masa pengungsian. Dimana ada Esok disana ada Lail. Tapi bukan percintaan yang biasa. Tidak biasa karena mereka berdua memiliki cara yang santun dalam menjaga hati .Juga ada Maryam, sahabat setia Lail. Bertemu setelah masa-masa pengungsian dan mereka pindah ke panti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, hubungan Maryam dengan Lail ini sangat akrab. Maryam yang tau bahwa hubungan Esok dengan Lail itu lebih dari sekedar percintaan biasa. Dengan karakter Lail yang introvert, dia tidak dibuat marah beneran ketika Maryam menggoda hubungan yang terjalin antara mereka berdua.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masa itu diceritakan kalau bencana alam yang terjadi itu baru permulaan. Setelah itu terjadi musim dingin berkepanjangan. Daerah subtropis pun bisa turun salju. Kejadian ini membuat pemerintah meluncurkan sebuah pesawat ulang-alik untuk mengembalikan ke iklim yang semestinya. Sayangnya, ada efek jangka panjang yang harus diterima penduduk bumi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel yang disajikan dengan bahasa yang mampu menyihir pembaca ini akan membuat pembaca merasakan bagaimana rasanya harus tegar ketika ditimpa masalah, melangkah maju ketika masalah begitu berat, dan rasanya jatuh cinta. Ada rasa ketika rindu bertemu pasangan, bertemu kembali setelah sekian lama tidak bertemu, dan cemburu. Yang pernah atau sedang remaja mungkin akan tersenyum melihat tingkah Lail. Imajinasimu benar-benar akan dibuat terbang oleh Tere Liye.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel Hujan ini memang istimewa. Tema yang diusung gak sesederhana tema novel romantis kebanyakan. Porsinya tak hanya untuk seputar cinta remaja melainkan ada bumbu-bumbu ilmiahnya. Novel ini juga berkisah tentang kepastian yang tidak pasti, tentang kabar yang hampir tidak pernah dikabarkan. Hingga membuat sepasang kekasih yang saling mencintai, juga saling menunggu untuk saling mengungkapkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/www.brilio.net\/wow\/11-contoh-teks-ulasan-dari-berbagai-karya-buku-hingga-film-220103a.html<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>10. Contoh Teks Ulasan Buku Habibie dan Ainun<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas buku:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul buku: Habibie dan Ainun<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: BJ Habibie<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: PT THC Mandiri<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: 2010<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah halaman: 321 halaman<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bermula ketika Habibie bertemu kembali dengan Ainun kala malam lebaran di rumahnya. Waktu itu, masa cuti yang dimiliki oleh Habibie hanya 3 bulan lamanya dan kemudian berniat untuk kembali ke jerman bersama Habibie. Bu Ainun sangatlah mendukung pekerjaan yang dilakukan oleh Pak Habibie dan tidak pernah mengeluh perihal pekerjaan tersebut. Bahkan selalu mendampinginya kala Habibie terkena penyakit TBC.Habibie juga dikenal selalu melibatkan Ainun dalam setiap keputusan yang dibuatnya. Berkat dari keharmonisan tersebut, habibie berhasil mendapat banyak prestasi yang mengagumkan di Jerman. Kisah mereka kemudian berakhir dengan meninggalnya Ainun setelah berjuang melawan kanker selama bertahun-tahun lamanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahasa yang digunakan dalam buku ini mampu menghanyutkan perasaan orang-orang yang membacanya. Tidak heran jika kemudian buku ini menjadi favorit banyak orang. Buku ini sendiri diklaim sebagai perantara untuk menutupi kekosongan hati yang dialami oleh pak Habibie.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Novel ini sangatlah dibutuhkan oleh pasangan yang sedang memerlukan semangat juga motivasi dalam membangun keluarga kecilnya yang harmonis dan saling mendukung satu sama lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber:\u00a0 https:\/\/www.brilio.net\/wow\/11-contoh-teks-ulasan-dari-berbagai-karya-buku-hingga-film-220103a.html<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-diskusi\">Pengertian Teks Diskusi, Ciri, Struktur, Kebahasaan &amp; Jenis<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Teks Ulasan Film<\/b><\/span><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>11. Contoh Teks Ulasan Film Train to Busan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas film:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul film: Train to Busan\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun rilis: 2016<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis film: Horor<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sutradara: Yeon Sang-ho<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produser: Lee Dong-ha<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Park Joo-suk<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemain: Gong Yoo, Jung Yu-mi, Ma Dong-seok, Kim Su-an, Choi Woo-shik, dan Ahn So-hee<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Train to Busan mengisahkan perjuangan seorang ayah untuk melindungi anaknya dan seorang suami untuk melindungi istrinya dari serangan zombie. Keduanya melawan zombie dengan alat seadanya agar anak dan istrinya yang sedang hamil dapat sampai ke Busan dengan selamat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Train to Busan adalah film buatan Korea Selatan yang mengangkat cerita tentang penyebaran zombie. Cerita diawali dengan seorang anak bernama Soo An yang kesepian karena ayahnya yang bernama Seok Woo selalu sibuk bekerja dan hanya ditemani oleh neneknya.Pada ulang tahun Soo An, Seok Woo mengabulkan permintaan Soo An untuk mengunjungi Ibunya ke Busan. Seok Woo dan Soo An menaiki kereta yang membawa mereka ke Busan. Namun ternyata wabah zombie sudah mulai menyebar di Korea. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang wanita yang sudah terkena virus zombie masuk ke dalam kereta dan mulai menyerang penumpang lainnya secara beringas. Penumpang yang diserang turut menjadi zombie dan menyerang manusia lain yang masih hidup. Lalu film menceritakan bagaimana Seok Wook bersama penumpang lainnya yang selamat melindungi Soo An dan seorang ibu hamil agar bisa sampai ke Busan dengan selamat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Train to Busan menyajikan film tentang zombie yang baru dan tidak hanya adegan kejar-kejaran saja. Film ini menyuguhkan perkembangan karakter dari seorang ayah workaholic yang angkuh dibuat menyadari rasa cinta yang sangat besar pada putrinya yang sering Ia tinggalkan sendirian. Film ini mengisahkan keegoisan manusia saat mengalami ancaman berupa wabah zombie, bagaimana manusia menjadi egois sehingga bisa kejam pada sesamanya untuk kepentingan pribadi. Namun film ini juga memberikan pesan bagaimana seseorang bisa menjadi kuat dan berkorban untuk melindungi orang yang disayangi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Film ini membuat kita menyadari bahwa kehidupan tidak hanya bekerja, melainkan menyayangi keluarga. Mengingatkan kita akan pentingnya bersikap rasional dan tidak menginjak orang lain saat berada dalam masalah.Film yang sangat bagus karena menyajikan ketegangan, ketakutan, aksi, dan juga drama yang menyentuh dalam porsi yang tepat. Train to Busan dapat mengisi akhir pekanmu, membuat jantung berdebar namun juga membuatmu menitikan air mata.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/www.brilio.net\/wow\/11-contoh-teks-ulasan-dari-berbagai-karya-buku-hingga-film-220103a.html<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/cerita-fabel-dan-legenda\">Pengertian Fabel dan Legenda Beserta Ciri &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>12. Contoh Teks Ulasan Film Sabtu Bersama Bapak<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas film:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul film: Sabtu Bersama Bapak<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun rilis:2016\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis film: Drama<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sutradara: Monty Tiwa<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produser: Ody Mulya Hidayat<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Adhitya Mulya<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemain: Abimana Aryasatya, Ira Wibowo, Deva Mahenra, Acha Septriasa<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sabtu Bersama Bapak&#8221; (SBB) merupakan film drama Indonesia yang dirilis 5 Juli 2016. Film ini semula akan tayang pada Maret 2016, namun diundur oleh pihak studio hingga lebaran 2016. Film , ini diangkat dari novel berjudul sama karya Adhitya Mulya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produser film in adalah Ody Mulya Hidayat dari Maxima Pictures yang menyerahkan semua produksinya pada Max Pictures dengan arahan dari Monty Tiwa. Film ini dibintangi oleh sederet bintang fenomenal, seperti Abimana, Ira Wibowo, Arifin Putra, Deva Mahenra, Acha Septriasa, dan Sheila Dara Aisha.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terima-kasih perlu ditujukan kepada rumah produksi yang tak pelit untuk memberikan budget untuk adegan Satya dan Rissa saat tinggal di Kota Paris. Penggambaran kehidupan mereka di Kota Paris, tampil maksimal dengan pemandangan kota Eropa tersebut. Dengan demikian, menambah kelebihan dalam film ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">SBB menjadi film drama memukau yang menyentuh kalbu dan juga kombinasi adegan-adegan jenaka. Kalimat-kalimat sakti Adhitya Mulya mampu meneteskan air mata selama adegan demi adegan tersaji. Kedewasaan dalam berkeluarga dalam menjalani hidup menjadi pesan yang bisa dipetik dari film ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/www.detik.com\/jogja\/budaya\/d-7058280\/contoh-teks-ulasan-novel-dan-film-lengkap-dengan-strukturnya<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>13. Contoh Teks Ulasan Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas film:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul film: Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun rilis:2013<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis film: Drama<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sutradara: Sunil Soraya<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produser: Ram Soraya<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Buya Hamka<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemain: Herjunot Ali, Pevita Pearce, Reza Rahardian, Randy Nidji, Arzetti Bilbina, Kevin Andrean, Musra Dahrizal Katik Rajo<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk adalah sebuah film adaptasi dari sebuah novel klasik Indonesia karya Buya Hamka. Film ini dirilis pada 19 Desember 2013. Film tersebut dibintangi artis berbakat, seperti Herjunot Ali, Pevita Pearce, dan Reza Rahardian. Film ini disutradarai Sunil Soraya dan menjadi satu di antara karya suksesnya pada 2013.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Film ini menceritakan tentang liku kehidupan Zainudin pada 1930 yang berlayar dari Makassar ke Batipuh, yang merupakan tanah kelahiran ayahnya. Di sana ia bertemu dengan Hayati dan langsung jatuh hati. Namun, kisah cinta mereka terhalang perbedaan suku, derajat ekonomi, serta takdir yang lebih membawa Hayati untuk dinikahi oleh Aziz.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Film berdurasi 2,5 jam ini memperlihatkan situasi Indonesia pada 1930 an, namun usaha untuk menampilkan atmosfer klasik dalam film ini kurang berhasil. Alur cerita terkesan lambat dan ada beberapa bagian yang terasa kurang menarik.Beberapa konflik kurang memuncak dan berujung datar kembali. Penggunaan lagu Nidji juga dirasa kurang pas karena melodi yang digunakan terkesan modern.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengesampingkan beberapa kekurangan seperti dari alur cerita yang terlalu lambat, visual effect yang kurang bagus, dan lain sebagainya, film ini masih tetap layak untuk ditonton. Penggunaan kata-kata yang pas dan kostum apik membuat film ini menjadi satu di antara yang terbaik pada 2013. Kata-kata puitis sepanjang film membuatnya menarik untuk ditonton dan menambah khasanah pengetahuan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/www.brilio.net\/wow\/11-contoh-teks-ulasan-dari-berbagai-karya-buku-hingga-film-220103a.html<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/teks-tanggapan\">Pengertian Teks Tanggapan, Ciri, Kebahasaan, dan Strukturnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Teks Ulasan Lagu<\/b><\/span><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>14. Contoh Teks Ulasan Lagu Tak Ingin Usai<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas lagu:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul: Tak Ingin Usai<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyanyi: Keisya Levronka<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciptaan: Mario Gerardus Klau<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produser: Tohpati\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu \u201cTak Ingin Usai\u201d dinyanyikan oleh Keisya Levronka. Lagu ini pernah viral di media sosial sebagai latar musik untuk video pemberitaan tenggelamnya putra Ridwan Kamil di Swiss. Lagu ini juga dikenal dengan lagu dengan nada yang sangat tinggi untuk di bagian tengahnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu ini menceritakan tentang perasaan seseorang yang tidak ingin melepaskan seseorang yang dicintainya. Ia merasa tidak siap untuk melepaskan perasaan itu. Dalam lagu itu, diceritakan ia masih menunggu orang yang diharapkannya tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu \u201cTak Ingin Usai\u201d menyuguhkan lirik yang sangat menyentuh. Keisya Levronka berhasil menyampaikan pesan lirik dengan jelas dan mendalam. Liriknya mudah untuk dipahami oleh setiap orang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu ini juga menyuguhkan vokal yang luar biasa dari Keisya Levronka. Suaranya khas dan sangat cocok dengan lagu ini. Dia berhasil menyampaikan perasaan yang dalam dengan vokalnya yang sangat menyentuh. Aransemen musik dari lagu ini juga sangat pas dan menyempurnakan lagu ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara keseluruhan, lagu \u201cTak Ingin Usai\u201d yang dinyanyikan oleh Keisya Levronka adalah lagu yang sangat direkomendasikan. Lagu ini menyuguhkan lirik yang dalam, vokal yang luar biasa dan aransemen musik yang sangat pas. Lagu ini akan menyentuh hati setiap orang yang mendengarkannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/586379\/contoh-teks-ulasan-dan-urutan-struktur-novel-film-dan-lagu<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>15. Contoh Teks Ulasan Lagu Heal the World<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas lagu:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul: Heal the World<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyanyi: Michael Jackson<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciptaan: Michael Jackson<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produser: Bruce Swedien<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Heal The World diberi predikat sebagai salah satu lagu simbol perdamaian dunia. Lagu ini dipopulerkan oleh Michael Jackson. Isinya adalah seruan untuk &#8220;menyembuhkan&#8221; bumi dengan kasih sayang baik kepada sesama manusia maupun kepada lingkungan sekitar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu Heal The World diawali dengan anak kecil yang pada saat itu membaca syair. Kemudian anak kecil tersebut mulai berimajinasi seputar generasi selanjutnya yang bisa membuat dunia menjadi lebih baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun diperlukan kepedulian dan usaha untuk mewujudkannya, perlu kemauan demi kehidupan bersama, demi bumi sebagai tempat yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Baik lirik maupun irama dari lagu ini dapat menyentuh hati pendengarnya dengan baik. Heal The World juga menjadi salah satu lagu yang akan selalu dikenang sepanjang masa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun durasinya yang terlalu lama dan pengulangan pada beberapa lirik di bagian akhir bisa membosankan bagi pendengar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Heal The World sering diangkat sebagai lagu latar belakang di acara-acara kemanusiaan atau lingkungan dan kepopulerannya sudah tidak diragukan lagi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber:\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.detik.com\/sulsel\/berita\/d-6502475\/15-contoh-teks-ulasan-dari-novel-hingga-film-beserta-strukturnya<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>16. Contoh Teks Ulasan Lagu Dia<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas lagu:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul: Dia<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyanyi: Anji<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pencipta: Fredy<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produser: Fredy Harahap<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cinta yang romantis, itulah sesuatu yang bisa ditangkap dari lagu Dia yang dinyanyikan dan dipopulerkan oleh Anji dan dirilis pada bulan April 2016 silam ini. Lagu ini mengusung aliran atau genre musik pop serta melibatkan partisipasi dari dua anggota band Govinda, yaitu Jeje dan Ade.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lirik-lirik yang terkandung dalam lagu Dia mengantarkan pendengar pada seseorang yang sungguh-sungguh diinginkan. Lagu ini menggambarkan betapa dalamnya cinta seseorang hingga dia memohon kepada Tuhan supaya mengukuhkan hati penyanyi agar lebih mencintainya lagi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu lagu bertemakan cinta ini memiliki lirik-lirik yang mudah diingat dan nada yang indah. Secara umum, lagu Dia cocok untuk orang yang sedang dimabuk cinta dan mengingatkan pendengar kepada Tuhan yang sudah mempertemukannya kepada orang yang dicintainya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: https:\/\/digstraksi.com\/5-contoh-teks-ulasan-lagu-beserta-strukturnya\/<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-dan-jenis-teks-negosiasi\">Contoh Teks Negosiasi Singkat dan Strukturnya, Seru!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Teks Ulasan Cerita Pendek\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>17. Contoh Teks Ulasan Cerita Pendek Corat-coret di Toilet<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas cerpen:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul: Corat-coret di Toilet<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Eka Kurniawan<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: 2000<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: Yayasan Aksara &amp; Gramedia<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah cerpen karya Eka Kurniawan berjudul Corat-coret di Toilet. Buku ini merupakan kumpulan cerpen yang ditulis pada tahun 2000-an dan diterbitkan oleh PT Gramedia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buku ini bercerita tentang seorang remaja punk masuk ke dalam toilet yang baru di cat. Ia menulis dengan spidol untuk menuangkan aspirasi dan bisa dikomentari oleh orang-orang yang datang ke toilet.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita ini berisi sentilan bagi para dewan yang suka lupa diri jika sudah duduk di kursi panas pemerintahan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Isi cerita terkesan fantastis dan cerpen yang anekdot. Kemudian disajikan dengan deskripsi membuat cerpen ini memiliki hakikat filsafat tinggi. Akan tetapi perlu persiapan yang cukup untuk menerima dan mempelajari isi dari cerpen satu ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cerpen Corat-coret di Toilet menjadi cerpen yang kritis dan tidak melupakan sisi lucu dari sebuah toilet. Penulis menyampaikan jika mereka hanya memercayai dinding toilet daripada pemerintah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber:\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.detik.com\/sulsel\/berita\/d-6502475\/15-contoh-teks-ulasan-dari-novel-hingga-film-beserta-strukturnya<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>18. Contoh Teks Ulasan Cerpen Senyum Karyamin\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas cerpen:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul: Senyum Karyamin<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Ahmad Tohari<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: 1995<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: Gramedia Pustaka Utama<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah cerpen karya Ahmad Tohari berjudul Senyum karyamin yang diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama. Buku ini merupakan kumpulan cerpen yang menceritakan pemuda bernama Karyamin.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah ini berawal ketika Karyamin beserta kawan seperjuangannya harus bekerja sebagai buruh pikul batu kali. Mereka hanya mendapatkan upah kecil akibat tengkulak yang curang, sehingga orang-orang kecil akan tetap berlabuh pada kemiskinan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Isi cerita Senyum Karyamin seolah ingin menyampaikan banyak pesan tentang kemanusiaan. Membahas keberagaman dan kesulitan hidup para rakyat miskin yang miskin perhatian pemerintah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Senyum Karyamin merupakan pesan dari jutaan rakyat yang hidup dengan kungkungan kemiskinan. Akan tetapi tetap berusaha menikmati hidup dengan cara yang paling mudah yaitu tertawa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.detik.com\/sulsel\/berita\/d-6502475\/15-contoh-teks-ulasan-dari-novel-hingga-film-beserta-strukturnya<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>19. Contoh Teks Ulasan Robohnya Surau Kami<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas cerpen:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul: Robohnya Surau Kami<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: AA Navis<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: 1995<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: Gramedia Pustaka Utama<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu cerpen tanah air karya A.A Navis yang berjudul Robohnya Surau Kami. Cerita ini berisi tentang sebuah kondisi sosial antara hubungan manusia dan Tuhan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah ini bermula ketika seorang kakek tua penjaga surau di sebuah kampung. Ia sangat rajin beribadah dan tetap bersabar untuk menjaga lisannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sang kakek kemudian ditemukan tewas bunuh diri dengan leher tergorok pisau cukur di dalam surau. Kejadian inilah yang menandakan robohnya keimanan seseorang dan alasan cerita ini berjudul Robohnya Surau Kami.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Isi cerita hampir menyerupai sebuah analogi dan sedikit menyulitkan pembaca. Akan tetapi penulis mencoba membuka pemikiran pembaca pada bagian akhir yang menjelaskan kematian sang kakek. Tentang godaan yang pasti datang bagi setiap manusia agar iblis memiliki pengikutnya di dunia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Robohnya Surau Kami menjadi karya sastra ternama di Indonesia. Latar cerita yang mampu menyampaikan kondisi dan keberagaman karya dalam sebuah cerpen. Dengan demikian cerita ini layak untuk dibaca dan dipelajari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber:\u00a0 https:\/\/www.sonora.id\/read\/423993910\/5-contoh-ulasan-teks-cerpen-lengkap-dengan-struktur\u00a0<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-eksposisi\">Contoh Teks Eksposisi Singkat beserta Strukturnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>20. Contoh Teks Ulasan Cerpen Nasihat untuk Anakku<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas cerpen:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Judul: Nasihat untuk Anakku<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Motinggo Busye<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penerbit: Gramedia Pustaka Utama<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun terbit: 1995<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cerpen yang berjudul &#8220;Nasihat Untuk Anakku&#8221; merupakan karya dari penulis terkenal, Motinggo Busye. Cerpen ini menjadi satu-satunya karyanya yang berhasil meraih hadiah dari majalah sastra<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cerpen &#8220;Nasihat Untuk Anakku&#8221; menyajikan cerita yang tidak hanya berkutat pada fenomena perubahan, tetapi juga memaparkan perjuangan hidup dan ragam kasih sayang seorang ayah terhadap anaknya. Penulis mengajak pembaca menelusuri liku-liku kehidupan dengan keberanian dan cinta.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun cerpen ini ditulis dengan bahasa yang cukup sulit dipahami bagi pembaca umum, tetapi kisah yang terkandung di dalamnya memiliki motivasi yang dapat dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan. Cerita ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan inspirasi bagi para pembaca, khususnya orang tua dan anak remaja.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cerpen &#8220;Nasihat Untuk Anakku&#8221; menggambarkan dengan jelas bagaimana sulitnya berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Cerpen ini tidak hanya menjadi kisah pribadi seorang ayah, tetapi juga merinci kehidupan yang dipenuhi dengan kejutan dan tantangan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber:\u00a0 https:\/\/www.sonora.id\/read\/423993910\/5-contoh-ulasan-teks-cerpen-lengkap-dengan-struktur<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah beberapa contoh teks ulasan singkat buku, novel, film, lagu, dan cerpen. Sekarang, kamu jadi semakin paham dong tentang contoh teks ulasan beserta strukturnya? Kamu bisa belajar lebih lanjut tentang materi ini atau materi teks lainnya bareng <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/?referralCookiesId=72882ca0-57ef-4611-bb36-94f1e6c8133c&amp;_gl=1*1i2fifi*_ga*MjEyODI0OTE2OC4xNjc1MzM4MDEw*_ga_KGEN8KBRBW*MTcwODg2NDgxNy40NS4xLjE3MDg4NjUzNzcuMC4wLjA.\">Brain Academy<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">! Bisa belajar online atau datang ke cabang Brain Academy terdekat dari rumahmu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d93f0b57-34b2-450c-bcba-7ca2c0a12930.png\" alt=\"Brain Academy Center\" width=\"799\" height=\"195\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.detik.com\/jateng\/berita\/d-7158396\/10-contoh-teks-ulasan-berbagai-tema-ada-buku-hingga-musik<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.detik.com\/sulsel\/berita\/d-6502475\/15-contoh-teks-ulasan-dari-novel-hingga-film-beserta-strukturnya<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.brilio.net\/wow\/11-contoh-teks-ulasan-dari-berbagai-karya-buku-hingga-film-220103a.html\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.bola.com\/ragam\/read\/5074632\/contoh-teks-ulasan-buku-beserta-strukturnya-singkat-dan-mudah-dipahami<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/586379\/contoh-teks-ulasan-dan-urutan-struktur-novel-film-dan-lagu <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Diakses: 14 Maret 2024)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teks ulasan dikenal juga dengan resensi atau review. Yuk, simak 20 contoh teks ulasan berbagai karya mulai dari novel, film, lagu, dan cerpen! &#8212; Komentar atau ulasan terhadap sebuah karya juga bisa disebut sebagai review. Teks ulasan membantu pembaca untuk mendapatkan informasi mengenai karya yang akan dinikmati seperti buku, lagu, atau film. Sebelumnya, kamu sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3379,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1767845272:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Yuk, simak beberapa contoh teks ulasan berbagai karya mulai dari novel, film, lagu, hingga cerpen! Ada penjelasan pengertian, struktur dan tujuannya juga, loh!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ede972db-36c3-4354-b48c-8d63f784dec1.png"],"_wp_old_date":["2024-03-14","2025-03-19"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["contoh teks ulasan"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Yuk, simak beberapa contoh teks ulasan berbagai karya mulai dari novel, film, lagu, hingga cerpen! Ada penjelasan pengertian, struktur dan tujuannya juga, loh!"],"_yoast_wpseo_linkdex":["78"],"_yoast_wpseo_content_score":["30"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["28"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-3379","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>20 Contoh Teks Ulasan Berbagai Karya beserta Strukturnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, simak beberapa contoh teks ulasan berbagai karya mulai dari novel, film, lagu, hingga cerpen! Ada penjelasan pengertian, struktur dan tujuannya juga, loh!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"20 Contoh Teks Ulasan Berbagai Karya beserta Strukturnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, simak beberapa contoh teks ulasan berbagai karya mulai dari novel, film, lagu, hingga cerpen! Ada penjelasan pengertian, struktur dan tujuannya juga, loh!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-08T04:00:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-08T04:10:01+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"28 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan\",\"name\":\"20 Contoh Teks Ulasan Berbagai Karya beserta Strukturnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ede972db-36c3-4354-b48c-8d63f784dec1.png\",\"datePublished\":\"2026-01-08T04:00:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-08T04:10:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\"},\"description\":\"Yuk, simak beberapa contoh teks ulasan berbagai karya mulai dari novel, film, lagu, hingga cerpen! Ada penjelasan pengertian, struktur dan tujuannya juga, loh!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ede972db-36c3-4354-b48c-8d63f784dec1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ede972db-36c3-4354-b48c-8d63f784dec1.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"20 Contoh Teks Ulasan Berbagai Karya beserta Strukturnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"20 Contoh Teks Ulasan Berbagai Karya beserta Strukturnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Yuk, simak beberapa contoh teks ulasan berbagai karya mulai dari novel, film, lagu, hingga cerpen! Ada penjelasan pengertian, struktur dan tujuannya juga, loh!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"20 Contoh Teks Ulasan Berbagai Karya beserta Strukturnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Yuk, simak beberapa contoh teks ulasan berbagai karya mulai dari novel, film, lagu, hingga cerpen! Ada penjelasan pengertian, struktur dan tujuannya juga, loh!","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2026-01-08T04:00:40+00:00","article_modified_time":"2026-01-08T04:10:01+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"28 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan","name":"20 Contoh Teks Ulasan Berbagai Karya beserta Strukturnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ede972db-36c3-4354-b48c-8d63f784dec1.png","datePublished":"2026-01-08T04:00:40+00:00","dateModified":"2026-01-08T04:10:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2"},"description":"Yuk, simak beberapa contoh teks ulasan berbagai karya mulai dari novel, film, lagu, hingga cerpen! Ada penjelasan pengertian, struktur dan tujuannya juga, loh!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ede972db-36c3-4354-b48c-8d63f784dec1.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ede972db-36c3-4354-b48c-8d63f784dec1.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-teks-ulasan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"20 Contoh Teks Ulasan Berbagai Karya beserta Strukturnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/d9969261d46f6870b53dac8214594da2","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3379","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3379"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3379\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6298,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3379\/revisions\/6298"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}