{"id":298,"date":"2023-01-02T03:14:00","date_gmt":"2023-01-02T03:14:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=298"},"modified":"2025-05-04T17:27:36","modified_gmt":"2025-05-04T10:27:36","slug":"soal-tes-skolastik-potensi-kognitif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif","title":{"rendered":"Contoh Soal Potensi Kognitif UTBK 2023 &#038; Pembahasannya"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tes-skolastik-potensi-kognitif.jpg\" alt=\"tes-skolastik-potensi-kognitif\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Salah satu subtes yang muncul pada UTBK\/SNBT 2023 adalah Potensi Kognitif. Simak latihan soal dan pembahasan lengkapnya di artikel ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px;\">Halo, teman-teman! Pasti kamu sudah tahu bahwa tahun 2023 nanti pelaksanaan UTBK berganti nama menjadi SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Terdapat 4 jenis tes skolastik yang diujikan, salah satunya Tes Potensi Kognitif. Hmm, kira-kira seperti apa ya contoh soal dan cara mengerjakannya?<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\">\n<h2><span style=\"font-size: 20px;\">Apa itu Tes Potensi Kognitif?<\/span><\/h2>\n<p>Potensi Kognitif adalah soal yang dibuat untuk menguji kemampuan siswa dalam menganalisis masalah dengan menggunakan logika. Di dalamnya, terdapat soal Penalaran Umum, Kemampuan Kuantitatif, Pengetahuan &amp; Pemahaman Umum, serta Pemahaman Bacaan &amp; Menulis.<a href=\"\/blog\/latihan-soal-utbk-2022-tps-penalaran-umum\" rel=\"noopener\">\u00a0<\/a><\/p>\n<p>Mulai pusing? Tenang-tenang, ada beberapa tips mengerjakan Tes Potensi Kognitif, yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Baca soal dengan teliti.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Pahami pernyataan dan pertanyaan yang ada dalam teks.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Sesuaikan kalimat pada pilihan jawaban dengan pernyataan-pernyataan yang terdapat pada teks.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Gunakan kertas untuk menghitung, mengurutkan, atau menggambar agar kamu bisa membayangkan situasi yang terdapat pada soal.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Latihan Soal Potensi Kognitif\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"background-color: transparent;\">Ingat ya, untuk bisa menjawab tes potensi kognitif dengan benar, kamu harus berlatih dengan variasi soal yang berbeda. Semakin sering berlatih, semakin kuat daya analitis kamu untuk menjawab soal di SNBT\/UTBK nanti.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\">Baca juga: <a style=\"background-color: #eeeeee;\" href=\"\/blog\/cara-mengerjakan-soal-potensi-kognitif\" rel=\"noopener\">Strategi Menjawab Soal Potensi Kognitif, Pasti Lolos SNBT!<\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: bold;\">1<\/span>. <\/span><strong style=\"background-color: transparent; text-align: justify;\">Perhatikan pernyataan berikut!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kakak sedang belajar dan adik sedang bermain boneka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ingkaran yang tepat untuk pernyataan tersebut adalah \u2026<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li aria-level=\"1\">Kakak tidak sedang belajar dan adik juga tidak sedang bermain boneka.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kakak sedang tidak belajar atau adik tidak sedang bermain boneka.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kakak sedang belajar atau adik tidak sedang bermain boneka.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kakak sedang belajar dan adik sedang tidak bermain boneka.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kakak sedang tidak belajar atau adik sedang bermain boneka.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: B<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ingkaran dari pernyataan <strong>kakak sedang belajar dan adik sedang bermain boneka<\/strong> adalah <em>Tidak benar bahwa (kakak sedang belajar dan adik sedang bermain boneka)<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan <em>Tidak benar bahwa (kakak sedang belajar dan adik sedang bermain boneka) <\/em><strong><em>memiliki beberapa makna<\/em><\/strong><em>.<\/em><\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\">Kakak sedang belajar, tetapi adik tidak sedang bermain boneka.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kakak tidak sedang belajar, tetapi adik sedang bermain boneka.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kakak tidak sedang belajar, adik juga tidak sedang bermain boneka.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tiga makna tersebut dapat digabung menjadi <strong>kakak sedang tidak belajar atau adik tidak sedang bermain boneka<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, ingkaran yang tepat untuk pernyataan <strong>kakak sedang belajar dan adik sedang bermain boneka<\/strong> adalah <strong>kakak sedang tidak belajar atau adik tidak sedang bermain boneka<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: bold;\">2<\/span>. <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">Perhatikan<\/span><strong> pernyataan-pernyataan berikut!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika Radit belajar dengan serius, maka ia akan memperoleh nilai UTBK yang tinggi. Jika nilai UTBK Radit tinggi, maka Ayah memberikan hadiah motor dan laptop baru. Ternyata, Ayah hanya memberikan hadiah laptop baru kepada Radit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Simpulan yang paling tepat dari pernyataan-pernyataan tersebut adalah \u2026<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li aria-level=\"1\">Radit tidak belajar dengan serius.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Radit belajar dengan serius, tetapi tidak memperoleh nilai UTBK yang tinggi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ayah memberikan hadiah laptop karena Radit sudah belajar dengan serius.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Radit tidak belajar dengan serius, tetapi memperoleh nilai UTBK yang tinggi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ayah akan memberikan hadiah laptop jika Radit belajar dengan serius atau memperoleh nilai UTBK yang tinggi.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari pernyataan-pernyataan yang diberikan pada soal, diperoleh beberapa premis berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Premis 1:<\/strong> Jika Radit belajar dengan serius, ia akan memperoleh nilai UTBK yang tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Premis 2:<\/strong> Jika nilai UTBK Radit tinggi, Ayah memberikan hadiah motor dan laptop baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Premis 3:<\/strong> Ayah hanya memberikan hadiah laptop baru kepada Radit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari premis-premis di atas, dapat dibuat permisalan sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">p: Radit belajar dengan serius.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">q: Radit memperoleh nilai UTBK yang tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">r: Ayah memberikan hadiah motor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">p: Ayah memberikan hadiah laptop baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Premis 3 mengatakan bahwa Ayah hanya memberikan laptop baru saja, berarti Ayah tidak memberikan keduanya (motor dan laptop baru) sehingga bisa diperoleh permisalan berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 74px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%202a.png\" alt=\"potensi kognitif 2a\" width=\"74\" \/> Ayah hanya memberikan hadiah laptop baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari premis 1 dan 2, dapat ditarik kesimpulan dengan menggunakan silogisme sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 188px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%202b.png\" alt=\"potensi kognitif 2b\" width=\"188\" \/>Bentuk\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 88px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%202c.png\" alt=\"potensi kognitif 2c\" width=\"88\" \/> berarti &#8220;Jika Radit belajar dengan serius, maka Ayah memberikan hadiah motor dan laptop baru.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalkan:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Premis 4: Jika Radit belajar dengan serius, maka Ayah memberikan hadiah motor dan laptop baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari premis 3 dan 4, dapat ditarik kesimpulan dengan menggunakan modus tollens sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 231px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%202d.png\" alt=\"potensi kognitif 2d\" width=\"231\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bentuk\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 27px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%202e.png\" alt=\"potensi kognitif 2e\" width=\"27\" \/> berarti &#8220;Radit tidak belajar dengan serius.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, kesimpulan dari pernyataan-pernyataan yang diberikan pada soal adalah <strong>Radit tidak belajar dengan serius<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Jadi, jawaban yang tepat adalah A.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">3.<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">Perhatikan<\/span><strong style=\"background-color: transparent;\"> teks berikut!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kementerian Perdagangan menargetkan harga minyak goreng sawit sesuai dengan aturan harga eceran tertinggi baru. Namun, minimnya pasokan minyak goreng di pasar membuat target gagal tercapai.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: right; font-size: 10px;\">Andi, M. A. (2022). Pasokan Terbatas, Harga Minyak Goreng Curah Masih Rp 20 Ribu. Diambil 9 Februari 2022 dari https:\/\/katadata.co.id\/maesaroh\/berita\/6200c5ebd6abd\/pasokan-terbatas-harga-minyak-goreng-curah-masih-rp-20-ribu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan teks tersebut, jika harga minyak goreng sawit sesuai dengan harga eceran tertinggi baru, simpulan yang PALING TEPAT adalah \u2026<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li>Tidak ada pasokan minyak goreng di pasar.<\/li>\n<li>Target Kementerian Perdagangan tidak tercapai.<\/li>\n<li>Target Kementerian Perdagangan belum tercapai.<\/li>\n<li>Pasokan minyak goreng di pasar melebihi kebutuhan pasar.<\/li>\n<li>Pasokan minyak goreng di pasar tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: D<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan informasi dari teks dan soal, diperoleh premis sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Premis 1<\/strong>: Minimnya pasokan minyak goreng di pasar membuat target gagal tercapai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Premis 2:<\/strong> Harga minyak goreng sawit sesuai dengan harga eceran tertinggi baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalimat pertama pada teks menyatakan bahwa Kementerian Perdagangan <strong><em>menargetkan<\/em><\/strong> harga minyak goreng sawit sesuai dengan aturan harga eceran tertinggi baru, maka kata-kata <strong>&#8220;target gagal tercapai&#8221;<\/strong> pada <strong>premis 1<\/strong> menandakan bahwa harga minyak goreng sawit tidak sesuai dengan aturan harga eceran tertinggi baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, premis 1 dapat diubah menjadi &#8220;jika pasokan minyak goreng di pasar minim, maka harga minyak goreng sawit tidak sesuai dengan aturan harga eceran tertinggi baru&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalkan,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">p: Pasokan minyak goreng di pasar minim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">q: Harga minyak goreng sawit tidak sesuai dengan aturan harga eceran tertinggi baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan permisalan tersebut, diperoleh:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Premis 1:<\/strong> p -&gt; q<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Premis 2:<\/strong> ~q<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan menggunakan modus tollens, dari premis 1 dan premis 2 dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 129px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%203a.png\" alt=\"potensi kognitif 3a\" width=\"129\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, dari premis 1 dan premis 2 diperoleh kesimpulan bahwa <strong>pasokan minyak goreng di pasar tidak minim<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata <strong>tidak minim<\/strong> pada pernyataan tersebut memiliki makna <strong>cukup<\/strong> atau <strong>melebihi kebutuhan pasar<\/strong>. Oleh karena itu, simpulan yang PALING TEPAT adalah <strong>pasokan minyak goreng di pasar melebihi kebutuhan pasar<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p><strong>4. Perhatikan pernyataan berikut!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ridho sedang berlibur di sebuah negara bernama Ellesmere. Di sana, ia mengunjungi beberapa kota. Dari hotel tempat tinggalnya, Kota Domina lebih jauh daripada Kota Tirianna. Kota Ebraxas lebih dekat daripada Kota Tirianna. Kota Fiandara lebih jauh daripada Seren. Kota Tirianna lebih jauh daripada Kota Fiandara. Kota Ebraxas lebih dekat daripada Kota Seren.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan penjelasan tersebut, kota terjauh ketiga adalah &#8230;.<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li aria-level=\"1\">Domina<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ebraxas<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Fiandara<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Seren<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Tirianna<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: C<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di soal dijelaskan terdapat 5 kota. Setiap kota memiliki jarak yang berbeda dari hotel tempat tinggal Ridho. Berikut ini penjelasan perbandingan jarak kelima kota tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Catatan: simbol &#8220;&gt;&#8221; menandakan &#8220;lebih jauh&#8221;.<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\">Kota Domina &gt; Kota Tirianna<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kota Tirianna &gt; Kota Ebraxas<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kota Fiandara &gt; Kota Seren<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kota Tirianna &gt; Kota Fiandara<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kota Seren &gt; Kota Ebraxas<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari penjelasan tersebut, didapatkan informasi Kota Domina &gt; Kota Tirianna &gt; Kota Fiandara &gt; Kota Seren &gt; Kota Ebraxas. Urutan jarak dari kota terjauh adalah sebagai berikut.<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\">Kota Domina<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kota Tirianna<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kota Fiandara<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kota Seren<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kota Ebraxas<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan penjelasan tersebut, kota terjauh ketiga adalah <strong>Fiandara<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p>5. Jimin, Jungkook, Taehyung, Yoongi, dan Seokjin sedang mengikuti sebuah tes dan memperoleh hasil sebagai berikut.<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\">Nilai Taehyung lebih tinggi daripada nilai Jimin dan sama dengan dua kali nilai Jungkook.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Jika nilai Jimin dan Jungkook ditambahkan, hasilnya sama dengan nilai Yoongi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Nilai Jimin lebih besar daripada nilai Seokjin, namun hanya sepertiga nilai Yoongi.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Urutan siswa yang memiliki nilai tertinggi hingga terendah adalah &#8230;.<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li>Taehyung, Yoongi, Jungkook, Jimin, Seokjin<\/li>\n<li>Taehyung, Yoongi, Jimin, Jungkook, Seokjin<\/li>\n<li>Yoongi, Taehyung, Jungkook, Jimin, Seokjin<\/li>\n<li>Yoongi, Jungkook, Taehyung, Jimin, Seokjin<\/li>\n<li>Jungkook, Taehyung, Yoongi, Jimin, Seokjin<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jimin, Jungkook, Taehyung, Yoongi dan Seokjin sedang mengikuti sebuah tes dan memperoleh hasil sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Nilai Taehyung lebih tinggi daripada nilai Jimin dan sama dengan dua kali nilai Jungkook.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\">Taehyung &gt; Jimin<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\">Taehyung = 2 Jungkook <strong>Taehyung &gt; Jungkook<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Jika nilai Jimin dan Jungkook ditambahkan, hasilnya sama dengan nilai Yoongi.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\">Jimin + Jungkook = Yoongi <strong>Yoongi &gt; Jungkook<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Nilai Jimin lebih besar daripada nilai Seokjin, namun hanya sepertiga nilai Yoongi.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\"><strong>Jimin &gt; Seokjin<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\">Jimin =\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 22px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%205a.png\" alt=\"potensi kognitif 5a\" width=\"22\" \/> Yoongi -&gt;\u00a0 <strong>Yoongi &gt; Jimin<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena Jimin = <img decoding=\"async\" style=\"width: 22px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%205a.png\" alt=\"potensi kognitif 5a\" width=\"22\" \/> Yoongi dan Jimin + Jungkook = Yoongi, maka didapat hubungan berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Jimin + Jungkook = Yoongi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 22px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%205a.png\" alt=\"potensi kognitif 5a\" width=\"22\" \/>\u00a0Yoongi + Jungkook = Yoongi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Jungkook = Yoongi &#8211; <img decoding=\"async\" style=\"width: 22px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%205a.png\" alt=\"potensi kognitif 5a\" width=\"22\" \/> Yoongi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Jungkook =\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 23px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%205b.png\" alt=\"potensi kognitif 5b\" width=\"23\" \/> Yoongi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Karena Jimin = <img decoding=\"async\" style=\"width: 22px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%205a.png\" alt=\"potensi kognitif 5a\" width=\"22\" \/> Yoongi dan Jungkook = <img decoding=\"async\" style=\"width: 23px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%205b.png\" alt=\"potensi kognitif 5b\" width=\"23\" \/> Yoongi, maka dapat disimpulkan bahwa <span style=\"font-weight: bold;\">Jungkook &gt; Jimin<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, karena Taehyung = 2 x Jungkook dan Jungkook = <img decoding=\"async\" style=\"width: 23px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%205b.png\" alt=\"potensi kognitif 5b\" width=\"23\" \/> Yoongi, maka didapat hubungan berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Taehyung = 2 x Jungkook<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Taehyung = 2 x <img decoding=\"async\" style=\"width: 23px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%205b.png\" alt=\"potensi kognitif 5b\" width=\"23\" \/> Yoongi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Taehyung =\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 22px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%205c.png\" alt=\"potensi kognitif 5c\" width=\"22\" \/> Yoongi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Artinya, <strong>Taehyung &gt; Yoongi<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan analisis hubungan nilai-nilai yang dicetak tebal, didapat kesimpulan sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Taehyung &gt; Yoongi &gt; Jungkook &gt; Jimin &gt; Seokjin<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, urutan siswa yang memiliki nilai tertinggi hingga terendah adalah Taehyung, Yoongi, Jungkook, Jimin, Seokjin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">6. Pada ujian TOEFL, terdapat 45% dari peserta ujian yang dinyatakan lulus. Jika <img decoding=\"async\" style=\"width: 22px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%206a.png\" alt=\"potensi kognitif 6a\" width=\"22\" \/>dari peserta ujian yang lulus sebanyak 45 orang, maka banyak peserta ujian yang dinyatakan tidak lulus adalah &#8230; orang.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li>500<\/li>\n<li>375<\/li>\n<li>325<\/li>\n<li>275<\/li>\n<li>225<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: D<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari soal, buatlah terlebih dahulu permisalan sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">a : banyak peserta ujian TOEFL.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">b : banyak peserta ujian yang dinyatakan lulus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">c :\u00a0 banyak peserta ujian yang dinyatakan tidak lulus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diketahui bahwa <span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 22px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%206a.png\" alt=\"potensi kognitif 6a\" width=\"22\" \/><\/span> \u00a0<strong>dari peserta ujian yang lulus sebanyak 45 orang <\/strong>sehingga dapat ditentukan banyak peserta ujian yang dinyatakan lulus melalui perhitungan berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 133px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%206b.png\" alt=\"potensi kognitif 6b\" width=\"133\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didapat banyak peserta ujian yang dinyatakan lulus TOEFL adalah 225 orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, diketahui pula bahwa <strong>terdapat 45% dari peserta ujian yang dinyatakan lulus <\/strong>dan sebelumnya telah diperoleh bahwa banyak peserta yang dinyatakan lulus adalah 225 orang sehingga nilai a dapat ditentukan melalui perhitungan berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 191px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%206c.png\" alt=\"potensi kognitif 6c\" width=\"191\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didapat banyak peserta ujian TOEFL adalah 500 orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, dapat dihitung banyak peserta ujian yang dinyatakan tidak lulus sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 126px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%206d.png\" alt=\"potensi kognitif 6d\" width=\"126\" \/><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">7. Perhatikan barisan bilangan berikut!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">2, 2, 5, 3, 4, 7, 5, 7, 10, 8, 11, 14, 12, p, q, r<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nilai p, q, dan r, berturut-turut adalah..<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li aria-level=\"1\">14, 17, dan 15<\/li>\n<li aria-level=\"1\">15, 18, dan 16<\/li>\n<li aria-level=\"1\">16, 19, dan 17<\/li>\n<li aria-level=\"1\">16, 14, dan 12<\/li>\n<li aria-level=\"1\">16, 14, dan 16<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: C<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menentukan nilai dari <em>p<\/em>, <em>q<\/em>, dan <em>r<\/em> tentukan terlebih dahulu pola barisannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perhatikan pola barisan sebagai berikut!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 375px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%207a.png\" alt=\"potensi kognitif 7a\" width=\"375\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dapat diperhatikan bahwa terdapat perulangan setiap bilangan dengan pola sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bilangan pertama akan ditambah 0 untuk mendapat bilangan kedua.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bilangan kedua akan ditambah 3 untuk mendapat bilangan ketiga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bilangan ketiga akan dikurang 2 untuk mendapat bilangan keempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bilangan keempat akan ditambah 1 untuk mendapat bilangan kelima.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, dilanjutkan dengan mengikuti pola yang ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, dapat dicari nilai <em>p<\/em>, <em>q<\/em>, dan <em>r <\/em>sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pola bilangan berikut adalah pola bilangan yang akan selalu bertambah sehingga nilai <em>p <\/em>dapat ditentukan dengan perhitungan berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 364px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%207b.png\" alt=\"potensi kognitif 7b\" width=\"364\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, nilai <em>q<\/em> dapat ditentukan dengan menjumlahkan bilangan sebelumnya sesuai pola bilangan yang teratur sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 366px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%207c.png\" alt=\"potensi kognitif 7c\" width=\"366\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, nilai <em>r<\/em> dapat ditentukan dengan menjumlahkan bilangan sebelumnya sesuai pola bilangan yang teratur sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 369px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%207d.png\" alt=\"potensi kognitif 7d\" width=\"369\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, diperoleh nilai dari <em>p<\/em>, <em>q<\/em>, dan <em>r<\/em>\u00a0 berturut-turut adalah 16, 19, dan 17.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p>8. Didu menabungkan uangnya di bank sebesar Rp840.000,00 dengan bunga 12% per tahun. Jika Didu ingin uang tabungannya menjadi Rp915.600,00, maka waktu yang diperlukan oleh Didu adalah &#8230; bulan.<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li>6<\/li>\n<li>7<\/li>\n<li>8<\/li>\n<li>9<\/li>\n<li>10<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Jawaban: D<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari soal, didapatkan informasi sebagai berikut.<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\">Saldo awal = Rp840.000,00<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Persentase Bunga (P.B) =12% per tahun =1% per bulan<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Saldo akhir = Rp915.600,00<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, bunga yang diperoleh Didu dapat dihitung sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 314px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%208a.png\" alt=\"potensi kognitif 8a\" width=\"314\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalkan menyatakan waktu (dalam bulan) yang diperlukan agar uang Didu menjadi Rp915.600,00 sehingga didapatkan perhitungan berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 233px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%208b.png\" alt=\"potensi kognitif 8b\" width=\"233\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, waktu yang diperlukan Didu untuk menabung agar uang tabungannya menjadi Rp915.600,00 adalah 9 bulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">9. Di antara gambar berikut, gambar yang paling berbeda adalah ..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 151px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%209a.png\" alt=\"potensi kognitif 9a\" width=\"151\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: B<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPerhatikan sisi yang terdapat pada masing-masing bangun datar. Bangun datar pada pilihan jawaban A, C, D, dan E memiliki lima sisi atau disebut segi lima, sedangkan bangun datar pada pilihan jawaban B memiliki empat sisi atau disebut segi empat. Oleh karena itu, bangun datar pada pilihan jawaban B adalah bangun datar yang berbeda di antara ke empat bangun datar yang lain.<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/bTs50YSP1LVE8Yk-pMjh1HHUdzOqDs7iMg4ZLU_OMHwlacpwZGQ-B2KFBhY-tyIxUNOX8NF2_lNWa0RvmFF1SRz-QNVlB0dqiE8fbdCmCmqkU3j9Ht5tUodNJowjNx7DHeE0oucnZJbhenzOhOlZh_2UThc_2LtS3iiy-y6rY2gAXGOF7D-dZ4NgPA\" width=\"4\" height=\"6\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>10. Perhatikan seri gambar berikut ini!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 252px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%2010a.png\" alt=\"potensi kognitif 10a\" width=\"252\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini merupakan seri gambar yang paling tepat untuk melengkapi seri gambar yang hilang adalah &#8230;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 154px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%2010b.png\" alt=\"potensi kognitif 10b\" width=\"154\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: C<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari soal, didapat informasi sebagai berikut.<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\">Belah ketupat di ujung kiri atas tidak berubah posisinya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Lingkaran putih bergerak searah jarum jam di mana pada gambar pertama, menempati bagian barat, lalu ke tengah, lalu ke timur, lalu ke tenggara, dan terakhir ke selatan (di gambar kelima).<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Gambar bentuk di ujung kiri bawah gambar terlihat mengalami deret bentuk di mana pada gambar pertama berbentuk persegi, lalu belah ketupat, selanjutnya tetap, dan terakhir belah ketupat (di gambar kelima) sehingga memiliki pola yang berubah-tetap-berubah-tetap.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Gambar bentuk di ujung kanan atas selalu berubah bentuk di mana pada gambar pertama, berbentuk setengah lingkaran, lalu lingkaran penuh, lalu seperempat lingkaran penuh, lalu kembali setengah lingkaran, dan terakhir lingkaran penuh (di gambar kelima).<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, seri gambar yang paling tepat untuk melengkapi seri gambar yang hilang memiliki keterangan sebagai berikut.<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\">Belah ketupat putih di ujung kiri atas.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Lingkaran putih yang berada di tenggara.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Gambar bentuk di ujung kiri bawah yang berubah menjadi persegi hitam.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Gambar bentuk di ujung kanan atas yang berubah menjadi setengah lingkaran hitam.<\/li>\n<\/ol>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 99px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/potensi%20kognitif%2010%20c.png\" alt=\"potensi kognitif 10 c\" width=\"99\" \/><\/p>\n<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.<\/strong><\/p>\n<p><strong><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/sma\/utbk-snbt\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/9ecc178f-1a7a-44a9-ac32-0f4992ae8c8a.jpeg\" alt=\"Brain Academy SNBT\" width=\"820\" height=\"200\" \/><\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>11. Teks ini digunakan untuk menjawab soal nomor 11 dan 12.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0(1) Sebagian besar masyarakat, dari mana pun asalnya, mungkin sudah akrab dengan putri duyung. (2) Makhluk yang digambarkan sebagai makhluk air yang memesona serta berbentuk setengah manusia dan setengah ikan hibrida itu sering muncul dalam dongeng. (3) Namun, tidak banyak yang mengetahui asal-usul makhluk itu meski ia telah hidup dalam berbagai dongeng dan legenda selama ribuan tahun. (4) Belakangan, ada pendapat yang mengeklaim bahwa gagasan tentang putri duyung mungkin berasal dari sebuah gangguan medis yang dinamakan sirenomelia. (5) Sirenomelia dikenal juga sebagai sindrom putri duyung, yakni malformasi kongenital langka dan fatal yang ditandai dengan adanya fusi pada tungkai bawah. (6) Kondisi ini menghasilkan sesuatu yang menyerupai ekor ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0(7) Beberapa orang mempertanyakan keterkaitan antara kasus dari kondisi tersebut dengan legenda putri duyung yang sudah muncul sejak dahulu kala. (8) Pasalnya, deskripsi kuno monster laut juga berasal dari penampakan spesies yang meski semula tidak dikenali, kini telah teridentifikasi sebagai paus, cumi-cumi raksasa, dan walrus. (9) Namun, hingga saat ini, pengaruh kondisi bawaan terhadap asal-usul mitologi putri duyung belum diketahui secara pasti. (10) Meski begitu, adanya dongeng putri duyung telah membantu anak-anak yang menderita sirenomelia. (11) Setidaknya, mereka biasanya bisa merasa bangga karena mirip dengan makhluk cantik yang sering muncul dalam dongeng (putri duyung).<\/p>\n<p style=\"text-align: right; font-weight: normal;\"><span style=\"font-size: 8px;\">Fadhilah, H. N. (2021). Mitos Putri Duyung Terinspirasi dari Kondisi Medis yang Langka? Diambil 21 Desember 2021 dari https:\/\/nationalgeographic.grid.id\/read\/133050470\/mitos-putri-duyung-terinspirasi-dari-kondisi-medis-yang-langka<\/span><span style=\"font-size: 9px;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tujuan penulisan kalimat (3) pada bacaan tersebut adalah &#8230;.<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">menjelaskan secara detail asal-usul putri duyung yang belum banyak diketahui<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">menambahkan penjelasan mengenai bentuk serta asal-usul putri duyung<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">memerinci pembahasan tentang makhluk air yang berbentuk setengah manusia<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">menguatkan gagasan tentang putri duyung yang dibahas pada kalimat sebelumnya<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">menunjukkan sikap penulis yang menyayangkan suatu hal terkait putri duyung<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban<\/strong><strong>: E<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan<\/strong><strong>:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah paragraf perlu ditulis secara padu agar maksudnya dapat dipahami dan diterima dengan tepat oleh pembaca. Dalam sebuah paragraf yang padu, kalimat-kalimatnya saling berkaitan dan memiliki tujuan tertentu. Untuk mengetahui tujuan dari sebuah kalimat, pembaca perlu memahami maksud atau konteks dari kalimat yang ditanyakan serta kalimat lain yang terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dalam bacaan, kalimat (3) berkaitan erat dengan kalimat (2)<\/strong>. Kalimat (2) membahas putri duyung yang sudah sering muncul dalam dongeng. Sementara itu, kalimat (3) membahas belum banyaknya orang yang mengetahui asal-usul putri duyung meski makhluk itu sudah sering muncul dalam berbagai dongeng. Berdasarkan kedua kalimat tersebut, dapat disimpulkan bahwa dalam kalimat (3), penulis menyayangkan suatu hal terkait putri duyung. Hal yang disayangkan adalah belum banyak diketahuinya asal-usul putri duyung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan A dan B tidak tepat <\/strong>karena asal-usul serta bentuk putri duyung tidak dibahas secara detail pada kalimat (3). Kalimat tersebut hanya menyebutkan bahwa banyak orang yang belum mengetahui asal-usul putri duyung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan C tidak tepat <\/strong>karena kalimat (3) tidak memberikan pembahasan yang rinci terkait putri duyung. Kalimat (3) hanya memberikan informasi tambahan terkait putri duyung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan D tidak tepat <\/strong>karena pada kalimat (3) terdapat konjungsi <em>namun <\/em>yang menunjukkan pertentangan. Kalimat (3) tidak menguatkan kalimat sebelumnya, tetapi menentang gagasan pada kalimat sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.<\/span><\/strong><strong><span style=\"text-decoration: underline;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/cAPyMoPZangBfghlpQtz4PwmOjDX7l09SYSt6CQWhHbTJdA8ZmQXXs3qyGfmi0eqp5avjQNXtt6ceb0nNqKy8D4g20-KQrNcB-szKc7D6MXeS3S44421NvV99EYxh8eHxoSPSsLS0HlEHZNwgDxUKC5U4jGUwYxAQkab7jii7thjphZP4xd0k-AN9oTdXg\" width=\"4\" height=\"6\" \/><\/span><\/strong><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">12. Kata <em>akrab <\/em>pada kalimat (1) memiliki makna asosiatif dengan kata &#8230;.<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">familiar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">kenal<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">dekat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">lazim<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">biasa<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban<\/strong><strong>: B<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan<\/strong><strong>:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Makna asosiatif merupakan makna sebuah kata yang berkenaan dengan adanya hubungan kata tersebut dengan keadaan di luar bahasa.<\/strong> Agar dapat mengetahui makna asosiatif dari sebuah kata, pembaca perlu memahami konteks kalimat yang berkaitan dengan kata tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam bacaan pada soal, kata <em>akrab<\/em> terdapat pada kalimat (1) yang berbunyi <em>Sebagian besar masyarakat, dari mana pun asalnya, mungkin sudah <\/em><strong><em>akrab <\/em><\/strong><em>dengan putri duyung<\/em>. Sesuai <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia<\/em> (KBBI), kata <em>akrab <\/em>memiliki makna \u2018dekat dan erat (tentang persahabatan); intim\u2019. Namun, kata <em>akrab <\/em>pada kalimat (1) tidak berkaitan dengan kedekatan dalam hubungan persahabatan. Kata <em>akrab <\/em>pada kalimat tersebut berasosiasi dengan makna kata <em>kenal<\/em>. Dalam KBBI, kata <em>kenal<\/em> memiliki beberapa arti, salah satu artinya sesuai dengan konteks kalimat (1), yakni \u2018mengerti; mempunyai pengetahuan tentang\u2019. Jadi, dalam kalimat (1), penulis menyatakan bahwa sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal atau memiliki pengetahuan tentang putri duyung. Hal itu bisa terjadi karena sesuai dengan kalimat (2), putri duyung sudah sering muncul dalam dongeng. Dengan demikian, kata <em>akrab <\/em>pada kalimat (1) memiliki makna asosiatif dengan kata <em>kenal<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan A tidak tepat. <\/strong>Kata <em>familiar <\/em>merupakan bentuk tidak baku dari <em>familier<\/em>. Sementara itu, kata <em>familier <\/em>merupakan kata beragam cakapan yang bermakna \u2018bersifat kekeluargaan; akrab\u2019.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan C tidak tepat.<\/strong> Kata <em>dekat <\/em>bermakna &#8216;akrab; rapat (tentang hubungan persahabatan, persaudaraan, dan sebagainya)&#8217;. Makna tersebut berkaitan dengan kedekatan dalam hubungan persahabatan atau kekeluargaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan D dan E tidak tepat. <\/strong>Kata <em>lazim <\/em>dan <em>biasa <\/em>bersinonim yang bermakna &#8216;sudah biasa; sudah menjadi kebiasaan; sudah umum (terdapat, terjadi, dilakukan, dan sebagainya)&#8217;.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.<\/span><\/strong><strong><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/rMcEF-b-xGxcH8dxBTo9oY4lVWpJX4W2wUEyQmTDIPmaZKAiSRG_B0f6WGCIUXTuKM4yZa8zdeD20gLA2dtSC4NU5DRpkoidL1Q0t40CBrTuN2L137_fv_FcLsjc6STy76Cft2-nsM2etRLQIBpmGC93ZmhN892kb5I3Qd41-rfMgfPOvFuVTtILJpDSxA\" width=\"4\" height=\"6\" \/><\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>13. Perhatikan teks berikut!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebanyakan orang lebih suka begadang karena efek dari pola hidup yang ikut berubah lantaran diharuskan bekerja atau belajar bagi mahasiswa. Berdasarkan penelitian, mereka yang tidur lebih lambat memiliki tingkat kortisol yang lebih rendah di pagi hari. Hal ini membuat orang yang tidur larut malam memiliki tingkat stres yang rendah.<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-size: 10px;\">Bintang, W. (2021). Lima Manfaat Begadang yang Jarang Disadari. Diambil 20 Desember 2021 dari https:\/\/suarakampus.com\/lima-manfaat-begadang-yang-jarang-disadari\/.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Manakah pernyataan berikut yang akan MEMPERLEMAH hasil penelitian tersebut?<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Orang merasa stres karena meningkatnya kortisol yang disebabkan oleh begadang.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Sebagian orang memiliki pola tidur lebih lambat karena mengalami stres.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Banyak orang mengalami stres karena bekerja sampai larut malam.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Begadang membuat kondisi badan lebih bugar pada pagi hari.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Begadang sering dilakukan mahasiswa untuk belajar.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\">\u00a0<\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban: C<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil penelitian mengatakan bahwa <em>mereka yang tidur lebih lambat memiliki tingkat kortisol yang lebih rendah di pagi hari. Hal ini membuat orang yang tidur larut malam memiliki tingkat stres yang rendah.<\/em> Pernyataan yang dapat memperlemah hasil penelitian tersebut adalah pernyataan yang <strong>bersifat kontradiksi<\/strong> dengan hasil penelitian. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis pada setiap pilihan jawaban sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban A tidak tepat <\/strong>karena hasil penelitian mengatakan bahwa mereka yang tidur lebih lambat memiliki tingkat kortisol yang lebih rendah. Hal ini membuat orang yang tidur larut malam memiliki tingkat stres yang rendah. Artinya, begadang menyebabkan tingkat kortisol menjadi rendah sehingga membuat tingkat stres juga rendah. Pernyataan pada pilihan jawaban A <strong>tidak bersifat kontradiksi<\/strong> dengan hasil penelitian, melainkan<strong> tidak sesuai <\/strong>dengan hasil penelitian sehingga <strong>tidak memperlemah hasil penelitian.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban B tidak tepat <\/strong>karena tidak memperlemah hasil penelitian. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pola tidur yang lebih lambat memengaruhi tingkat stres, bukan tingkat stres yang memengaruhi pola tidur sehingga menjadi lebih lambat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban C tepat <\/strong>karena pernyataan tersebut <strong>bersifat kontradiksi<\/strong> dengan hasil penelitian. Hasil penelitian mengatakan bahwa <strong>tingkat stres rendah<\/strong> disebabkan oleh <strong>bekerja sampai larut malam (begadang)<\/strong>. Akan tetapi, pernyataan pada pilihan jawaban C mengatakan bahwa banyak orang <strong>mengalami stres<\/strong> disebabkan oleh <strong>bekerja sampai larut malam.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban D tidak tepat <\/strong>karena pernyataan tersebut <strong>memperkuat hasil penelitian<\/strong> yang mengatakan bahwa mereka yang tidur lebih lambat memiliki tingkat kortisol yang lebih rendah di pagi hari sehingga membuat kondisi tubuh lebih bugar di pagi hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban E tidak tepat <\/strong>karena pernyataan tersebut hanya relevan dengan teks bacaan, <strong>tidak bersifat kontradiksi <\/strong>dengan hasil penelitian.<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><span style=\"color: #434856;\">Jadi, jawaban yang tepat adalah C.<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/NyWHmi0fSar6sRuoNRIi5P_OXXmjDiAsYS-RoByvATO6GHfOLzWPsjfrlFrR-crfhqIsEFZjZ22YbfvK2CeCoIBf49BXpiXz5NYgEk8jn4AY2wa4NgLH9R898MHt9DEQZwHjU3-MXi079lccU8A1DnTgtibl3K5Rrh4TSvuQUDO2eq3PSQLz6lFDDhhgQQ\" width=\"8\" height=\"6\" \/><\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>14. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peneliti A menyatakan, &#8220;Mengembalikan <em>mood<\/em> dan mengurangi stres dapat diatasi dengan makan&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peneliti B menyatakan, &#8220;Kandungan serotonin dan antidepresan yang ada pada cokelat dapat meningkatkan <em>mood<\/em> seseorang&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil penelitian terbaru mengatakan bahwa orang yang mengonsumsi cokelat hitam dalam dua kali 24 jam, lebih kecil kemungkinannya untuk melaporkan gejala depresi yang relevan secara klinis dibandingkan mereka yang tidak makan cokelat sama sekali. Dalam bahasa non-riset, makan cokelat hitam bisa membuat seseorang merasa lebih bahagia.<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-size: 10px;\">Andriani, D. (2020). Benarkah Konsumsi Cokelat Bisa Buat Bahagia?. Diambil 17 Desember 2021 dari https:\/\/lifestyle.bisnis.com\/read\/20200209\/106\/1199150\/benarkah-konsumsi-cokelat-bisa-buat-bahagia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT mengenai hasil penelitian terbaru tersebut?<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Memperkuat pernyataan peneliti A dan peneliti B.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Memperlemah pernyataan peneliti A dan memperkuat pernyataan peneliti B.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Memperkuat pernyataan peneliti A dan memperlemah pernyataan peneliti B.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Relevan dengan pernyataan peneliti A dan memperkuat pernyataan peneliti B.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\"><span style=\"font-size: 16px;\">Tidak relevan dengan pernyataan peneliti A dan memperkuat pernyataan peneliti B.\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"text-decoration: underline;\"><br \/>\n<\/span><\/strong><\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban: D<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peneliti A membahas tentang mengembalikan <em>mood<\/em> dan mengurangi stres dapat diatasi dengan makan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peneliti B membahas tentang meningkatkan <em>mood<\/em> dapat diatasi dengan makan cokelat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penelitian terbaru membahas tentang mengonsumsi cokelat hitam dapat meringankan gejala depresi dan membuat bahagia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hubungan dari ketiga hasil penelitian ini adalah tentang <strong>cara meningkatkan atau mengembalikan <\/strong><strong><em>mood<\/em><\/strong><strong> seseorang<\/strong>. <em>Mood<\/em> adalah kondisi dan suasana hati seseorang. <em>Mood<\/em> berkaitan dengan perasaan. Meningkatkan <em>mood<\/em> atau mengembalikan <em>mood<\/em> berkaitan dengan perasaan bahagia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil penelitian terbaru dan peneliti B mengatakan hal yang sama, yakni <strong>mengonsumsi cokelat<\/strong> dapat meningkatkan <em>mood<\/em> seseorang, sedangkan hasil penelitian terbaru dan peneliti A mengatakan hal yang relevan, yakni <strong>mengembalikan <\/strong><strong><em>mood<\/em><\/strong> dapat diatasi dengan <strong>makan<\/strong>. Peneliti A <strong>tidak mengatakan secara spesifik<\/strong> mengenai makanan yang dapat mengembalikan <em>mood<\/em>. Oleh karena itu,<strong> hasil penelitian terbaru relevan dengan pernyataan peneliti A dan memperkuat pernyataan peneliti B.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.<\/strong><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/g0jN9F9n0zGsMay5J5I5UZp4rgahVHkerXUl3_Hg41F-Il80YrQZZYXUQeCAxNeLAVQ16Q84lLDOQAPzAnq9grjT1YzcPc6b_yq_y6Me4Vdbw0x_mpUtyGgdzGbLZ2lFkjVwcOHO_Ce15FwU1BN4eNWoVDHtpnqfJRLjWeWU9I0Kl1sW_mApTm41nNQgCw\" width=\"8\" height=\"6\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>15. Perhatikan penggalan teks berikut!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Indeks harga yang dibayar petani merupakan biaya input produksi seperti pupuk, transportasi, dan lainnya ditambah dengan biaya konsumsi rumah tangga. Di sisi lain, indeks harga yang diterima berasal dari hasil penjualan produk. Walaupun ada kenaikan, angkanya lebih kecil dari ongkos produksi dan biaya hidup.<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-size: 10px;\">Gunawan, H. (2021). Tingkat Kesejahteraan Petani Tergerus. Diambil 14 Desember 2021 dari https:\/\/lokadata.id\/artikel\/tingkat-kesejahteraan-petani-tergerus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 12px;\"><strong>*Catatan<\/strong>: nilai tukar petani merupakan perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 12px;\">\n<p><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Berdasarkan teks tersebut, pernyataan di bawah ini yang PASTI SALAH adalah \u2026<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Pengeluaran petani lebih tinggi ketimbang pendapatannya.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Biaya input produksi petani lebih kecil daripada biaya output produksi.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Indeks harga yang diterima petani tidak mengalami kenaikan yang signifikan.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Biaya <em>output<\/em> produksi petani hanya berasal dari penjualan produk hasil pertanian. <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/DeKmYTBzK4fqX-lSU8n_9ANW3uXr936COtlLrOJWuSXuPIHMGi7K2MIvKWOyu4UQaDFPBQeC9dXHotRZZGFdBLUO4aNv0qgHWY4rga6s42N5TTrQ9Bvwnad49QkwYBo4RjI98vdUiIhI4Fu8unK_Oj0uI4KdBQaF5qBFP9j2UivGpyD1zUBDSgyuLQRvWg\" width=\"4\" height=\"6\" \/>\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"><span style=\"font-size: 16px;\">Profesi sebagai petani mengharuskan melakukan pengeluaran untuk pupuk, transportasi, dan biaya perawatan traktor.\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"text-decoration: underline;\"><br \/>\n<\/span><\/strong><\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><strong>Kunci Jawaban: B<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Pada kalimat &#8220;<strong>Indeks harga yang dibayar petani merupakan biaya <\/strong><strong><em>input<\/em><\/strong><strong> produksi seperti pupuk, transportasi, dan lainnya ditambah dengan biaya konsumsi rumah tangga.<\/strong>&#8220;, ongkos produksi dan biaya hidup merupakan biaya <em>input <\/em>produksi petani sehingga dapat diartikan bahwa biaya <em>output<\/em> produksi petani merupakan indeks harga yang diterima petani. Kemudian, berdasarkan kalimat &#8220;<strong>Di sisi lain, indeks harga yang diterima berasal dari hasil penjualan produk. Walaupun ada kenaikan, angkanya lebih kecil dari ongkos produksi dan biaya hidup.<\/strong>&#8220;, mengartikan bahwa <strong>biaya <\/strong><strong><em>output <\/em><\/strong><strong>produksi petani lebih kecil daripada biaya<\/strong><strong><em> input<\/em><\/strong><strong> produksi <\/strong>sehingga pernyataan pada pilihan jawaban B pasti salah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><strong>Pernyataan pada pilihan jawaban A pasti benar<\/strong>. Hal ini terbukti karena biaya <em>output <\/em>produksi petani lebih kecil daripada biaya<em> input<\/em> produksi sehingga pengeluaran petani lebih tinggi ketimbang pendapatannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><strong>Pernyataan pada pilihan jawaban C<\/strong>, yaitu &#8220;Indeks harga yang diterima petani tidak mengalami kenaikan yang signifikan.&#8221;, artinya indeks harga yang diterima petani tetap mengalami kenaikan, tetapi tidak signifikan kenaikannya. Pada teks juga diterangkan bahwa indeks harga yang diterima petani mengalami kenaikan, tetapi tidak ada keterangan jumlah kenaikannya, apakah signifikan atau tidak sehingga pernyataan pada pilihan jawaban C <strong>tidak dapat ditentukan kebenarannya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><strong>Pernyataan pada pilihan jawaban D<\/strong>, yaitu &#8220;Biaya <em>output<\/em> produksi petani hanya berasal dari penjualan produk hasil pertanian.&#8221;, <strong>tidak dapat ditentukan kebenarannya <\/strong>pada teks. Di teks hanya dijelaskan bahwa indeks harga yang diterima (biaya <em>output<\/em>) berasal dari hasil penjualan produk, tidak dijelaskan apakah <strong>hanya itu<\/strong> saja atau tidak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><strong>Pernyataan pada pilihan jawaban E<\/strong>, yaitu &#8220;Profesi sebagai petani mengharuskan melakukan pengeluaran untuk pupuk, transportasi, dan biaya perawatan traktor.&#8221; <strong>tidak dapat ditentukan kebenarannya<\/strong>. Pada teks hanya disebutkan bahwa pengeluaran petani adalah biaya untuk pupuk, transportasi, dan lainnya. Kata &#8220;lainnya&#8221; tidak dapat dipastikan apakah termasuk biaya perawatan traktor atau tidak. Karena bisa jadi ada petani yang tidak menggunakan traktor dan masih menggunakan cara konvensional, misalnya menggunakan bantuan kerbau untuk membajak sawah sehingga tidak mengeluarkan biaya untuk perawatan traktor.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #434856;\">Jadi, jawaban yang tepat adalah B.<\/span><\/span> <\/strong><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #434856; text-decoration: underline;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #434856;\"><strong>16. Perhatikan penggalan teks berikut!<\/strong>\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\">Gangguan irama jantung atau aritmia adalah kondisi saat jantung <strong><sup>1<\/sup><\/strong><strong>acap kali<\/strong> berdetak terlalu cepat, lambat, atau tidak beraturan. Aritmia terjadi saat sinyal listrik yang bertugas mengatur koordinasi detak jantung tidak berfungsi dengan baik. Sejumlah kasus gangguan irama jantung tidak berbahaya. Namun, ada juga yang menimbulkan gejala serius dan mengancam keselamatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Dilansir dari laman <strong><sup>2<\/sup><\/strong><strong>Mayo Clinic<\/strong>, dalam kondisi normal, jantung manusia berdetak <strong><sup>3<\/sup><\/strong><strong>60 sampai 100 kali permenit<\/strong>. Saat berolahraga atau stres, jantung berdetak lebih cepat atau lebih dari 100 kali permenit. Sementara itu, saat tidur atau relaksasi, jantung berdetak lebih lambat atau kurang dari 60 kali permenit. <strong><sup>4<\/sup><\/strong><strong>Namun dalam keadaan normal, detak jantung penderita aritmia bisa di luar ambang batas ideal.<\/strong><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/hBCsyTqq-SHNVgvKhl5queqc14XOchwwy7Ac7IcJDjzgou1qa8hZpZQzNuogmFH3XsZzbniyUu79_KlasSCtM2VMJbvr5pF0Z5od2qsrPxmCARlji7CVp6VQKxVYihSGcSm0F4jb3_rOdAKw9fc_9cfrx8ff9rXUOCm6qMjeyhOguSVcpWxUml5Z6l9FoA\" width=\"4\" height=\"6\" \/><\/strong><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-size: 9px;\">Afifah, M. N. (2020). Aritmia (Gangguan Irama Jantung): Jenis, Gejala, Penyebab. Diambil 21 Desember 2021 dari https:\/\/health.kompas.com\/read\/2020\/02\/03\/150200668\/aritmia-gangguan-irama-jantung-jenis-gejala-penyebab?page=all.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #434856;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apakah bagian bernomor (2) perlu diperbaiki? Jika perlu, apa yang paling tepat untuk menggantikan bagian tersebut?<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">TIDAK PERLU DIPERBAIKI<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Mayo <em>Clinic<\/em><\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><em>Mayo Clinic<\/em><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/yxxk7cnU88cd8AEGo1Xgg7HQORnOvxlMUXcH8TTU0vSrpAKuyHgmy-AK0WocjCgXlb1MiV0YUfGltTPwXqJXO1Ugi4JLEzgwvXX0aEcvNPVxJiUBxaUGF6Y1mlHxHJjOUj-VSbW2ot-cY9ygufL_pQc00RPI-7qANplsbHKoBjPsgdt6nkiVr1ToVuzT8g\" width=\"4\" height=\"6\" \/><\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><em>Mayo clinic<\/em><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/gTS4Ul2dBjswhzWIJ_Q4qbDmvi4XVl3Xtx3OO_mVx_NussN6EhnBE2HpuSksAyeybPK97Hg0O3MmQNcy7XgmFgtEAMZui-FQr7RjD7tcv3_9e6nU_1eiGuFJGKbDYPVETR5GXHwDahRul1wahOZyFcbcS8x69Ru0P9YEf27mY8QCQKDnj5ySzFnkQdEzhw\" width=\"4\" height=\"6\" \/><\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><em>\u201cMayo Clinic\u201d<\/em><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #434856;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong>Jawaban: C<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Mayo Clinic<\/em> dalam teks tersebut adalah nama sebuah media daring. Media tersebut menyajikan konten kesehatan. Seharusnya,\u00a0nama media, baik <em>online <\/em>maupun cetak harus ditulis dengan huruf miring dan diawali dengan huruf kapital. Oleh karena itu, penulisan yang tepat adalah dengan menggunakan huruf miring serta huruf kapital di setiap abjad pertama pada kata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Maka, jawaban yang tepat adalah C<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #434856; text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #434856; text-decoration: underline;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #434856;\"><span style=\"color: #000000;\">17. <\/span><\/span><\/span>Diketahui pada pukul 07.00 terdapat suatu zat dengan massa 20 kg. Laju peluruhan zat tersebut adalah 10% per 30 menit. Berdasarkan informasi tersebut, banyak pernyataan berikut yang bernilai benar adalah &#8230;.<\/p>\n<ol style=\"font-size: 16px;\">\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">Sisa zat pada pukul 08.00 adalah 18 kg.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">Sisa zat setelah meluruh selama 0,5 jam adalah 19 kg.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">Sisa zat setelah meluruh selama 1,5 jam adalah 15,4 kg.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">Sisa zat pada pukul 09.00 adalah 16,122 kg.\n<p><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ol style=\"font-size: 16px; list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">0<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">1<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">2<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">3<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">4<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #434856;\"><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada aplikasi deret geometri, ingat rumus peluruhan berikut!<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 107px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2017a.png\" alt=\"pk 17a\" width=\"107\" height=\"33\" \/><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 261px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2017b.png\" alt=\"pk 17b\" width=\"261\" height=\"187\" \/><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan soal di atas, diketahui bahwa <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 76px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2017c.png\" alt=\"pk 17c\" width=\"76\" height=\"27\" \/> dan <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 96px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2017d.png\" alt=\"pk 17d\" width=\"96\" height=\"28\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, akan diperiksa nilai kebenaran dari setiap pernyataan yang diberikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pernyataan 1: <\/strong>Sisa zat pada pukul 08.00 adalah 18 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena laju peluruhan adalah 10% per 30 menit, maka dari pukul 07.00 sampai pukul 08.00 terdapat 2 kali peluruhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibatnya, didapat perhitungan sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 122px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2017e.png\" alt=\"pk 17e\" width=\"122\" height=\"125\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didapat bahwa sisa zat pada pukul 08.00 adalah 16,2 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, <strong>pernyataan 1 bernilai SALAH<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pernyataan 2: <\/strong>Sisa zat setelah meluruh selama 0,5 jam adalah 19 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena laju peluruhan adalah 10% per 30 menit, maka selama 0,5 jam terdapat 1 kali peluruhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibatnya, didapat perhitungan sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 119px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2017f.png\" alt=\"pk 17f\" width=\"119\" height=\"134\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didapat bahwa sisa zat setelah 0,5 jam peluruhan adalah 18 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu, <\/span><strong><span style=\"color: #000000;\">pernyataan 2 bernilai SALAH<\/span><\/strong><span style=\"color: #000000;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pernyataan 3: <\/strong>Sisa zat setelah meluruh selama 1,5 jam adalah 15,4 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena laju peluruhan adalah 10% per 30 menit, maka selama 1,5 jam terdapat 3 kali peluruhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibatnya, didapat perhitungan sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 121px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2017g.png\" alt=\"pk 17g\" width=\"121\" height=\"125\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didapat bahwa sisa zat setelah 1,5 jam peluruhan adalah 14,58 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, <strong>pernyataan 3 bernilai SALAH<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pernyataan 4: <\/strong>Sisa zat pada pukul 09.00 adalah 16,122 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena laju peluruhan adalah 10% per 30 menit, maka dari pukul 07.00 sampai pukul 09.00 terdapat 4 kali peluruhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibatnya, didapat perhitungan sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 119px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2017h.png\" alt=\"pk 17h\" width=\"119\" height=\"129\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didapat bahwa sisa zat pada pukul 09.00 adalah 13,122 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, <strong>pernyataan 4 bernilai SALAH<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, <strong>banyak pernyataan yang bernilai benar adalah 0<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000; text-decoration: underline;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p>18. Terdapat empat buah kartu yang masing-masing bertuliskan sebuah angka. Dua kartu di antaranya bertuliskan angka 3 dan 5, sedangkan angka yang tertulis pada dua kartu sisanya tidak diketahui.<\/p>\n<p>Dari angka-angka pada kartu tersebut akan dibuat bilangan 4 angka. Jika angka yang tertulis pada dua kartu yang belum diketahui adalah angka yang berbeda, maka berapakah banyak bilangan yang mungkin terbentuk?<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/AfR8bnnOg_-jieIQTEXbwFQCfAa1k-ClPXP7FbGm3n5uuuJtWKfz9h8kHl6x-3rzT3FfO3eEiwcIoM9KzjcWK6qAZeeI-JurfYSR84m2yQZah8rPlBKYCghVd4-Tl3vCJBJ2B4-h3u2_4NBIUY_rIqvRmYfs6nGSLUGUAirkla3ZY59-kO5GTU1bl_uCxQ\" width=\"4\" height=\"6\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perhatikan pernyataan berikut!<\/p>\n<ol style=\"font-size: 16px;\">\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">Angka yang tertulis pada dua kartu yang belum diketahui adalah bilangan asli kelipatan 4.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">Angka yang tertulis pada kartu pertama lebih besar dari angka yang tertulis pada kartu kedua.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #434856; background-color: transparent;\">Apakah pernyataan di atas cukup untuk menjawab pertanyaan pada soal?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol style=\"font-size: 16px; list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">Pernyataan 1 SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi pernyataan 2 SAJA tidak cukup.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">Pernyataan 2 SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi pernyataan 1 SAJA tidak cukup.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">DUA pernyataan BERSAMA-SAMA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi SATU pernyataan SAJA tidak cukup.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">Pernyataan 1 SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan dan pernyataan 2 SAJA cukup.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #434856;\">Pernyataan 1 dan pernyataan 2 tidak cukup untuk menjawab pertanyaan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada soal diberikan empat buah kartu yang masing-masing bertuliskan angka 3, 5, dan dua lainnya belum diketahui. Angka yang tertulis pada dua kartu yang belum diketahui adalah angka yang berbeda. Dari angka-angka tersebut, akan dibentuk bilangan 4 angka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, akan dicek masing-masing pernyataan satu per satu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pernyataan 1: <\/strong>Angka yang tertulis pada dua kartu yang belum diketahui adalah bilangan asli kelipatan 4.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari angka-angka 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9, yang merupakan bilangan asli kelipatan 4 adalah 4 dan 8. Karena angka pada kedua kartu adalah angka yang berbeda, maka terdapat dua kemungkinan untuk angka-angka tersebut, yaitu angka pada kartu pertama adalah 4 dan angka pada kartu kedua adalah 8 atau sebaliknya. Untuk dua kemungkinan tersebut, angka-angka yang tersedia akan tetap sama, yaitu 3, 4, 5, dan 8.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, akan disusun bilangan 4 angka dari angka-angka 3, 4, 5, dan 8. Karena angka-angka yang tersedia adalah 4 angka yang berbeda, maka dengan menggunakan permutasi dengan unsur yang berbeda, didapat banyak bilangan yang terbentuk adalah sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 225px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2017i.png\" alt=\"pk 17i\" width=\"225\" height=\"76\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari perhitungan di atas, diperoleh banyak bilangan 4 angka yang terbentuk adalah 24 bilangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, <strong>pernyataan 1 SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan.<\/strong><strong><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pernyataan 2: <\/strong>Angka yang tertulis pada kartu pertama lebih besar dari angka yang tertulis pada kartu kedua.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><strong>Kasus I<\/strong>,\u00a0 angka pada kedua kartu adalah angka-angka selain 3 dan 5.<br \/>\nJika angka pada kedua kartu yang belum diketahui adalah angka-angka selain 3 dan 5, maka angka-angka yang tersedia adalah 4 angka berbeda. Oleh karena itu, dengan menggunakan permutasi dengan unsur yang berbeda, didapat banyak bilangan yang terbentuk adalah sebagai berikut.<\/span><span style=\"font-size: 11px; color: #000000;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 233px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2018a.png\" alt=\"pk 18a\" width=\"233\" height=\"85\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Kasus II<\/span><\/strong><span style=\"color: #000000;\">, angka pada kartu pertama atau angka pada kartu kedua salah satunya adalah 3 atau 5.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika angka pada kartu pertama atau angka pada kartu kedua salah satunya adalah 3 atau 5, maka salah satu di antara angka 3 atau 5 muncul tepat dua kali dan sisanya muncul satu kali. Akibatnya, banyak bilangan 4 angka yang terbentuk dapat ditentukan dengan menggunakan konsep permutasi jika terdapat unsur yang sama yaitu sebagai berikut.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 233px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2018b.png\" alt=\"pk 18b\" width=\"233\" height=\"145\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #434856;\">Dari perhitungan di atas, diperoleh banyak bilangan 4 angka yang terbentuk adalah 12 bilangan.<\/span><span style=\"color: #000000;\"><br \/>\n<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><strong>Kasus III<\/strong>, angka pada kartu pertama adalah 5 dan angka pada kartu kedua adalah 3.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Jika angka pada kartu pertama adalah 5 dan angka pada kartu kedua adalah 3, maka angka 3 dan 5 muncul tepat dua kali. Akibatnya, banyak bilangan 4 angka yang terbentuk dapat ditentukan dengan menggunakan konsep permutasi jika terdapat unsur yang sama, yaitu sebagai berikut.<\/span><span style=\"font-size: 11px; color: #000000;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 11px; color: #000000;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 227px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pk%2018c.png\" alt=\"pk 18c\" width=\"227\" height=\"209\" \/><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Dari perhitungan di atas, diperoleh banyak bilangan 4 angka yang terbentuk adalah 6 bilangan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dapat diperhatikan bahwa banyak bilangan 4 angka yang terbentuk tidaklah pasti karena bergantung terhadap kasus tertentu. Dengan demikian, <strong>pernyataan 2 SAJA tidak cukup untuk menjawab pertanyaan.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #434856;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">19. Perhatikan grafik di bawah ini!<\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #434856;\"><strong><span style=\"color: #434856;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 558px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pu%201a.png\" alt=\"pu 1a\" width=\"558\" height=\"231\" \/><\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Berdasarkan grafik tersebut, pernyataan berikut ini yang SALAH adalah &#8230;<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"color: #000000; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Jumlah penduduk miskin pada September 2019 mengalami penurunan sebesar 0,35 juta orang dibanding Maret 2019 dan 0,88 juta orang dibanding September 2018.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Penurunan persentase penduduk miskin dari Maret 2013 ke Maret 2017 lebih besar dari penurunan persentase dari September 2012 ke September 2015.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Persentase penduduk miskin pada September 2019 mengalami penurunan sebesar 0,19% dibanding Maret 2019 dan 0,44% dibanding September 2018.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Jumlah penduduk miskin mengalami penurunan dari Maret 2016 sampai dengan September 2019.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #000000; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Dibanding Maret 2016, jumlah penduduk miskin pada Maret 2017 naik sebanyak 240 ribu orang.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #434856;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">\u00a0<\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban: E<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan yang SALAH berdasarkan grafik tersebut adalah pernyataan pada pilihan jawaban E, yaitu <em>Dibanding Maret 2016, jumlah penduduk miskin pada Maret 2017 <\/em><strong><em>naik<\/em><\/strong><em> sebanyak 240 ribu orang<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diketahui jumlah penduduk miskin pada <strong>Maret 2017 adalah 27,77 juta orang<\/strong>, sedangkan pada <strong>Maret 2016 sebanyak 28,01 juta orang<\/strong>. Perhatikan bahwa<strong> jumlah penduduk miskin mengalami penurunan dari Maret 2016 ke Maret 2017<\/strong>, bukan mengalami kenaikan. Dengan demikian, <strong>pilihan E adalah jawaban yang tepat<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, akan diperiksa mengapa pilihan jawaban yang lain tidak tepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan A: <\/strong>Jumlah penduduk miskin pada September 2019 mengalami penurunan sebesar 0,35 juta orang dibanding Maret 2019 dan 0,88 juta orang dibanding September 2018.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada <strong>September 2019<\/strong> adalah <strong>24,79 juta orang<\/strong>, pada <strong>Maret 2019<\/strong> berjumlah <strong>25,14 juta orang<\/strong>, dan pada <strong>September 2018<\/strong> berjumlah <strong>25,67 juta orang<\/strong>. Perhatikan bahwa jumlah penduduk miskin pada September 2019 <strong>mengalami<\/strong> <strong>penurunan <\/strong>dibanding Maret 2019 dan September 2018. Besar penurunannya dapat dihitung sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penurunan dari Maret 2019 ke September 2019 adalah 25,14-24,79=0,35 juta orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penurunan dari September 2018 ke September 2019 adalah 25,67-24,79=0,88 juta orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jumlah penduduk miskin pada September 2019 mengalami penurunan sebesar 0,35 juta orang dibanding Maret 2019 dan 0,88 juta orang dibanding September 2018. Dengan demikian, pernyataan pada pilihan A adalah pernyataan yang BENAR sehingga <strong>pilihan A tidak tepat<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan B: <\/strong>Penurunan persentase penduduk miskin dari Maret 2013 ke Maret 2017 lebih besar dari penurunan persentase dari September 2012 ke September 2015.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada <strong>Maret 2013<\/strong>, persentase penduduk miskin di Indonesia sebesar <strong>11,36%<\/strong>, sedangkan pada <strong>Maret 2017<\/strong>, persentasenya sebesar <strong>10,64%<\/strong>. Perhatikan bahwa terjadi penurunan persentase penduduk miskin dari Maret 2013 ke Maret 2017. Besar penurunannya dapat dihitung sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">11,36%-10,64%=0,72%<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada <strong>September 2012,<\/strong> persentase penduduk miskin di Indonesia sebesar <strong>11,66%<\/strong>, sedangkan pada September 2015 persentasenya sebesar <strong>11,13%<\/strong>. Perhatikan bahwa terjadi penurunan persentase penduduk miskin dari September 2012 ke September 2015. Besar penurunannya dapat dihitung sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">11,66%-11,13%=0,53%<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penurunan persentase dari Maret 2013 ke Maret 2017 sebesar 0,72%, sedangkan penurunan persentase pada September 2012 ke September 2015 sebesar 0,53% sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penurunan persentase yang terjadi pada Maret 2013 ke Maret 2017 <strong>lebih besar dari<\/strong> penurunan persentase pada September 2012 ke September 2015. Dengan demikian, pernyataan pada pilihan B adalah pernyataan yang BENAR sehingga <strong>pilihan B tidak tepat<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan C:<\/strong> Persentase penduduk miskin pada September 2019 mengalami penurunan sebesar 0,19% dibanding Maret 2019 dan 0,44% dibanding September 2018.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Persentase penduduk miskin di Indonesia pada <strong>September 2019<\/strong> adalah sebesar <strong>9,22%<\/strong>, pada <strong>Maret 2019<\/strong> sebesar <strong>9,41%<\/strong>, dan pada <strong>September 2018<\/strong> sebesar <strong>9,66%<\/strong>. Perhatikan bahwa terjadi penurunan persentase penduduk miskin pada September 2019 dibanding Maret 2019 dan dibanding September 2018. Besar penurunannya dapat dihitung sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penurunan dari Maret 2019 ke September 2019 adalah 9,41%-9,22%=0,19%<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penurunan dari September 2018 ke September 2019 adalah 9,66%-9,22%=0,44%<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diperoleh bahwa terjadi penurunan persentase penduduk miskin sebesar 0,19% dari Maret 2019 ke September 2019 dan sebesar 0,44% dari September 2018 ke September 2019. Dengan demikian, pernyataan pada pilihan C adalah pernyataan yang BENAR sehingga <strong>pilihan C tidak tepat<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pilihan D: <\/strong>Jumlah penduduk miskin mengalami penurunan dari Maret 2016 sampai dengan September 2019.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari infografis yang disajikan, dapat dilihat bahwa angka penduduk miskin mengalami penurunan dari Maret 2016 sampai dengan September 2019. Dengan demikian, pernyataan pada pilihan D adalah pernyataan yang BENAR sehingga <strong>pilihan D tidak tepat<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">20. Pada ujian TOEFL, terdapat 45% dari peserta ujian yang dinyatakan lulus. Jika <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 21px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pu%202a.png\" alt=\"pu 2a\" width=\"21\" height=\"36\" \/>dari peserta ujian yang lulus tersebut adalah 45 orang, maka banyak peserta ujian yang dinyatakan tidak lulus adalah &#8230; orang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; font-size: 16px;\">\n<li><span style=\"color: #434856;\">500<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\">375<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\">325<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\">275<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\">225<\/span><strong><br \/>\n<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunci Jawaban: D<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan informasi pada soal, buatlah permisalan sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>a <\/em>: banyak peserta ujian TOEFL.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>b <\/em>: banyak peserta ujian yang dinyatakan lulus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>c <\/em>:\u00a0 banyak peserta ujian yang dinyatakan tidak lulus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">Diketahui bahwa <span style=\"color: #434856;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 21px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pu%202a.png\" alt=\"pu 2a\" width=\"21\" height=\"36\" \/><\/span><\/span><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><strong><span style=\"color: #000000;\">dari peserta ujian yang lulus tersebut adalah 45 orang <\/span><\/strong><span style=\"color: #000000;\">sehingga dapat ditentukan banyak peserta ujian yang dinyatakan lulus melalui perhitungan berikut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 145px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pu%202b.png\" alt=\"pu 2b\" width=\"145\" height=\"100\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didapat banyak peserta ujian yang dinyatakan lulus TOEFL adalah 225 orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #434856;\">Kemudian, diketahui pula bahwa terdapat 45% dari peserta ujian yang dinyatakan lulus dan sebelumnya telah diperoleh bahwa banyak peserta yang dinyatakan lulus adalah 225 orang sehingga nilai <em>a <\/em>dapat ditentukan melalui perhitungan berikut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #434856;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 200px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pu%202c.png\" alt=\"pu 2c\" width=\"200\" height=\"225\" \/><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didapat banyak peserta ujian TOEFL adalah 500 orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, dapat dihitung banyak peserta ujian yang dinyatakan tidak lulus sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 106px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pu%202d.png\" alt=\"pu 2d\" width=\"106\" height=\"64\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #434568;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-weight: normal;\"><em><span style=\"color: #434568;\"><strong>Biar makin siap hadapi soal lainnya, tonton video ini dulu yuk!<\/strong><\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-weight: normal;\">\n<div class=\"hs-embed-wrapper\" style=\"position: relative; overflow: hidden; width: 100%; height: auto; padding: 0px; max-width: 600px; min-width: 256px; display: block; margin: auto;\" data-service=\"youtube\" data-responsive=\"true\">\n<div class=\"hs-embed-content-wrapper\">\n<div style=\"position: relative; overflow: hidden; max-width: 100%; padding-bottom: 56.5%; margin: 0px;\"><iframe loading=\"lazy\" style=\"position: absolute; top: 0px; left: 0px; width: 100%; height: 100%; border: none;\" title=\"SPILL SOAL PALING SUSAH POTENSI KOGNITIF UTBK SNBT 2023! | Kejar UTBK\/SNBT 2023 Ruangguru\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/iIDrIgIwx1Y?feature=oembed\" width=\"200\" height=\"113\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/separator%20latihan%20soal-3.png\" alt=\"separator latihan soal-3\" width=\"820\" \/><\/strong><\/p>\n<p>Mau belajar lebih banyak seputar materi dan tryout menjelang SNBT 2023? Yuk, daftar <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/\" rel=\"noopener\">Brain Academy<\/a>. Kamu bisa datang ke cabang terdekat atau belajar online via aplikasi Ruangguru. Semangat!<\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/sma\/utbk-snbt\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/9ecc178f-1a7a-44a9-ac32-0f4992ae8c8a.jpeg\" alt=\"Brain Academy SNBT\" width=\"820\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":7,"featured_media":298,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tes-skolastik-potensi-kognitif.jpg"],"_edit_lock":["1746354459:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Salah satu subtes yang muncul pada SNBT 2023 adalah Potensi Kognitif. Simak latihan soal, tips mengerjakan, dan pembahasan lengkapnya di artikel ini."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[1],"tags":[10,7,40],"class_list":["post-298","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-latihan-soal","tag-pojok-kampus","tag-utbk-snbt"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Soal Potensi Kognitif UTBK 2023 &amp; Pembahasannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Soal Potensi Kognitif UTBK 2023 &amp; Pembahasannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-02T03:14:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-04T10:27:36+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"MT Brain Academy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"MT Brain Academy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"29 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif\",\"name\":\"Contoh Soal Potensi Kognitif UTBK 2023 & Pembahasannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tes-skolastik-potensi-kognitif.jpg\",\"datePublished\":\"2023-01-02T03:14:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-04T10:27:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/1f0d374aff6cf1d9b707932750fd0029\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tes-skolastik-potensi-kognitif.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tes-skolastik-potensi-kognitif.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Soal Potensi Kognitif UTBK 2023 &#038; Pembahasannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/1f0d374aff6cf1d9b707932750fd0029\",\"name\":\"MT Brain Academy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"MT Brain Academy\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/mt-brain-academy\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Soal Potensi Kognitif UTBK 2023 & Pembahasannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Soal Potensi Kognitif UTBK 2023 & Pembahasannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2023-01-02T03:14:00+00:00","article_modified_time":"2025-05-04T10:27:36+00:00","author":"MT Brain Academy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"MT Brain Academy","Est. reading time":"29 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif","name":"Contoh Soal Potensi Kognitif UTBK 2023 & Pembahasannya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tes-skolastik-potensi-kognitif.jpg","datePublished":"2023-01-02T03:14:00+00:00","dateModified":"2025-05-04T10:27:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/1f0d374aff6cf1d9b707932750fd0029"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tes-skolastik-potensi-kognitif.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tes-skolastik-potensi-kognitif.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-tes-skolastik-potensi-kognitif#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Soal Potensi Kognitif UTBK 2023 &#038; Pembahasannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/1f0d374aff6cf1d9b707932750fd0029","name":"MT Brain Academy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"MT Brain Academy"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/mt-brain-academy"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=298"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5105,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298\/revisions\/5105"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}