{"id":1933,"date":"2025-11-18T13:00:33","date_gmt":"2025-11-18T06:00:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?p=1933"},"modified":"2025-11-19T10:37:31","modified_gmt":"2025-11-19T03:37:31","slug":"kalimat-perintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah","title":{"rendered":"100 Contoh Kalimat Perintah, Pengertian, Ciri, &#038; Jenisnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/73e2fca2-b1c4-4806-a717-cb4459b05990.png\" alt=\"Kalimat Perintah\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kalimat perintah identik dengan tanda seru. Benarkah demikian? Yuk, bahas pengertian, kegunaan, ciri, jenis, dan contohnya di artikel berikut!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJangan begadang, nanti terlambat masuk sekolah!\u201d<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKerjakan soal nomor 11\u201420 sebagai PR, ya!\u201d<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu pernah membaca atau mendengar perkataan-perkataan semacam itu di kehidupan sehari-hari? Dalam kebahasaan, perkataan seperti itu<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">disebut dengan kalimat. Berdasarkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamus Besar Bahasa Indonesia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">KBBI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), kalimat merupakan kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan. Makanya, kita selalu butuh kalimat meskipun sekadar untuk curhat, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">ngeluh<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, sampai dengan mepet gebetan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">By the way<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, menurut kalian, contoh-contoh kalimat di atas tujuannya untuk mengungkapkan apa, sih? <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Hmm<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u2026 kalau melihat isinya, kalimat pertama bertujuan melarang seseorang bersikap lelet, sedangkan kalimat kedua punya tujuan menyuruh orang lain untuk mengerjakan soal sebagai PR. Nah, kalimat-kalimat yang berisi larangan atau suruhan kayak <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">gitu<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> dikenal dengan kalimat perintah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terus apa bedanya kalimat perintah dengan <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-aktif-kalimat-pasif\">kalimat aktif<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-kompleks\">kalimat kompleks<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-langsung-dan-tidak-langsung\">kalimat langsung<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, ataupun kalimat-kalimat lainnya, ya? Agar kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>nggak<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bertanya-tanya lagi, yuk, kita bahas tuntas pengertian, fungsi, ciri-ciri, jenis-jenis, dan contoh kalimat perintah di artikel ini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Kalimat Perintah<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Hasan Alwi, berdasarkan isinya, kalimat terbagi atas kalimat deklaratif (berita), kalimat imperatif (perintah), kalimat interogatif (tanya), dan kalimat eksklamatif (seruan). Ya, kalimat perintah disebut juga kalimat imperatif. Jangan sampai lupa, ya, karena penyebutannya sering kali berbeda-beda!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kalimat imperatif atau kalimat perintah adalah<\/strong> kalimat yang <strong>berisi makna memerintah, mengajak, dan melarang orang lain untuk melakukan sesuatu.<\/strong> Biasanya, seseorang akan menggunakan kalimat perintah jika berharap orang lain dapat bertindak sesuai perkatannya.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-persuasif\">Memahami Kalimat Persuasif Beserta Ciri dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Kalimat Perintah<\/b><\/span><\/h2>\n<p>Apa aja sih ciri-ciri yang menandakan kalimat perintah? Berikut di antaranya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>1. Memiliki intonasi final berupa tanda seru (!) atau menggunakan intonasi tinggi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap kalimat harus diakhiri dengan intonasi final. Intonasi final tersebut dapat berupa tanda titik (.), tanda tanya (?), atau tanda seru (!) sesuai maksud kalimatnya. Karena memiliki maksud memberi perintah, penulisan kalimat perintah harus diakhiri dengan tanda seru (!). Sementara itu, kalimat perintah yang disampaikan secara lisan akan diucapkan dengan intonasi tinggi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>2. Biasanya memakai imbuhan <i>&#8211;<\/i><em>kan<\/em> atau partikel <i>&#8211;<\/i><em>lah<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada umumnya, verba dalam kalimat perintah akan diberikan imbuhan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">kan <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">atau partikel <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">lah<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, misalnya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">kerjakan, carikan, naiklah<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">bacalah<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, ada juga kalimat perintah yang tidak menggunakan imbuhan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">kan <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">maupun partikel <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400;\">lah<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Berikut contoh kalimat perintah tanpa tambahan imbuhan dan partikel.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lihat, Dik, kucingnya lucu sekali!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diam kamu!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>3. Berpola kalimat inversi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pola kalimat bahasa Indonesia, subjek tidak selalu mendahului predikat (S-P). Berdasarkan susunan inti kalimatnya, predikat juga dapat mendahului subjek (P-S) dalam sebuah kalimat. Kalimat dengan pola P-S disebut dengan kalimat inversi. Kalimat perintah sering kali memakai pola kalimat inversi guna menegaskan makna. Bandingkan dua contoh kalimat di bawah ini!<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Kalimat berpola S-P<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen itu (S)<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">harus segera dikirim(P).<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Kalimat berpola P-S (Inversi)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Segera kirimkan (P)<\/span>\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">dokumen itu (S)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>4. Pelaku tindakan tidak selalu terungkap<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat perintah terkadang tidak mengungkapkan pelaku dari tindakan yang diperintahkan. Bandingkan kalimat-kalimat perintah di bawah ini.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kak, tunggu! <\/span><strong>(Ada pelaku tindakan)<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Duduk! <\/span><strong>(Tidak ada pelaku tindakan)<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ambilkan koran di atas meja! <\/span><strong>(Tidak ada pelaku tindakan)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi Kalimat Perintah<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain untuk memerintah orang lain, kalimat perintah juga punya fungsi lainnya, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">! Berikut fungsi-fungsi kalimat perintah yang perlu diketahui.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>1. Memberi perintah<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi pertama dari kalimat perintah tentunya untuk memberi perintah kepada orang lain, yakni pembaca atau pendengar. Dalam hal ini, kalimat perintah difungsikan sebagai suruhan kepada pembaca atau pendengar agar melakukan suatu hal yang dikehendaki penulis atau penutur kalimat perintah. Berikut contoh-contohnya.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jalanlah pelan-pelan!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tolong bukakan pagar rumah!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>2. Memberi komando<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komando dapat diartikan aba-aba atau perintah. Dengan demikian, fungsi memberi komando dalam kalimat perintah mirip dengan fungsi memberi perintah. Hal yang membedakan keduanya ialah siapa pengguna dan di mana penggunaan kalimat perintah tersebut. Fungsi memberi komando hanya dapat digunakan oleh orang-orang tertentu pada tempat-tempat tertentu, misalnya pasukan militer di kemiliteran, aparat polisi di kepolisian, dan paskibraka yang sedang bertugas. Berikut contoh kalimat perintah yang berfungsi memberi komando.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Segera siapkan senjata kalian!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hormat gerak!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>3. Memberi larangan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat perintah juga berfungsi untuk memberi larangan kepada orang lain agar tidak melakukan suatu tindakan. Umumnya, kalimat perintah yang berfungsi memberi larangan identik dengan penggunaan kata <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">jangan<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Berikut contoh kalimat perintahnya.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan jajan sembarangan!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan terlalu sering membuka media sosial!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>4. Memberi ajakan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat perintah juga dapat berupa ajakan kepada orang lain supaya berbuat sesuatu maupun mengikuti tindakan dari penulis atau penutur kalimat tersebut. Contoh kalimat perintah yang berfungsi memberi ajakan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayo, rajin olahraga agar tubuh tetap sehat!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mari, mampir ke rumahku!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/contoh-dan-jenis-teks-negosiasi\">Contoh Teks Negosiasi Singkat dan Strukturnya di Berbagai Situasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>5. Memberi tuntutan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi berikutnya adalah memberi tuntutan. Untuk memenuhi fungsi ini, kalimat perintah akan berupa permintaan tegas yang \u201cmemaksa\u201d pembaca atau pendengar melakukannya. Cermati contoh-contoh di bawah ini.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayarlah pajak demi kelancaran pembangunan negara!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika asal bicara, pengguna media sosial dapat dipidanakan sesuai UU ITE!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>6. Memberi pembiaran<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, kalimat perintah juga memiliki fungsi memberi pembiaran. Maksudnya, penulis atau penutur kalimat perintah memberikan izin ataupun memberi perintah kepada pembaca atau pendengar untuk membiarkan suatu hal terjadi. Contohnya sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Silakan, Anda dapat menunggu di dalam ruangannya!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biarlah dia menentukan jurusan kuliah sesuai minatnya!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis-Jenis Kalimat Perintah<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejalan dengan fungsinya, kalimat perintah terbagi menjadi enam. Setiap jenisnya memiliki karakteristik masing-masing. Yuk, pahami jenis-jenis kalimat perintah berikut.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>1. Kalimat Perintah Biasa<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat perintah biasa merupakan jenis kalimat perintah yang bertujuan memerintah atau menyuruh orang lain melakukan suatu hal sesuai kehendak penulis atau penutur. Pada jenis kalimat perintah ini, penulis atau penuturnya seakan mewajibkan pembaca atau pendengar melakukan perintahnya. Kalimat perintah biasa dapat dilihat pada contoh-contoh berikut.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan helm ketika mengendarai sepeda motor!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bersiaplah untuk menyerang!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>2. Kalimat Perintah Halus<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat perintah halus merupakan jenis kalimat perintah yang bertujuan memerintah orang lain secara halus. Kalimat perintah ini ditandai dengan pemakaian kata <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">tolong <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">dan<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\"> cobalah<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut contoh kalimatnya.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tolong geser sedikit, Din!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cobalah bangun lebih pagi!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>3. Kalimat Perintah Permohonan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat perintah permohonan merupakan jenis kalimat perintah yang bertujuan meminta orang lain berbuat sesuatu demi kepentingan penulis atau penutur kalimat. Biasanya, kalimat ini ditandai dengan penggunaan kata <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">mohon, minta<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">sudilah kiranya<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Adapun contoh kalimat perintah permohonan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hadirin, mohon perhatiannya!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sudilah kiranya Bapak dan Ibu datang ke rapat RT nanti malam!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>4. Kalimat Perintah Ajakan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat perintah ajakan merupakan jenis kalimat perintah yang bertujuan mengajak orang lain untuk melakukan suatu tindakan bersama-sama. Umumnya, kalimat perintah ajakan menggunakan kata <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">ayo, ayolah, mari, marilah<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">hendaklah<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Kayak gimana ya contoh kalimat perintah ajakan?<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayo, belajar bersama sepulang sekolah!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hendaklah main bersama-sama saja!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>5. Kalimat Perintah Larangan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat perintah larangan merupakan jenis kalimat perintah yang bertujuan melarang seseorang melakukan suatu hal. Kalimat ini selalu diawali dengan kata <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">jangan<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Misalnya, kalimat <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">jangan malu-malu!<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-dan-contoh-konjungsi\">Macam-Macam Konjungsi, Ciri, dan Contoh Kalimatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>6. Kalimat Perintah Pembiaran<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat perintah pembiaran merupakan jenis kalimat perintah yang bertujuan memberi izin melakukan sesuatu dan meminta izin agar tidak dihalangi dalam melakukan sesuatu. Seperti namanya, kalimat ini ditandai dengan penggunaan kata <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">biarkan, biarlah<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">biarkanlah<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain itu, kalimat ini juga bisa ditandai dengan penggunaan kata <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">silakan <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">sebagai penanda memberi izin melakukan sesuatu. Berikut contoh kalimatnya.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biarkan saya beristirahat sebentar!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Silakan istirahat dahulu!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Kalimat Perintah<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, setelah melihat penjelasan di atas, sekarang coba amati dan pahami berbagai contoh kalimat perintah dari berbagai tema berikut ini.<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Contoh Kalimat Perintah Umum<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1. Cintailah sesama makhluk hidup!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2. Tolong keraskan suaramu ketika bicara!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">3. Bapak minta kerjakan soal ini dengan jujur!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">4. Mari berjuang bersama demi kemenangan Indonesia di ajang olahraga ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">5. Jangan berisik anak-anak!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">6. Biarlah Tuhan yang mengatur alur cerita hidupku!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">7. Pastikan pintu dan jendela sudah dikunci sebelum tidur!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">8. Cobalah percaya pada kemampuan dirimu sendiri!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">9. Ayolah lari lima putaran keliling lapangan ini lagi!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">10. Pergi sana tidak usah kembali!<\/span><\/p>\n<p>11. Tutup pintunya sekarang.<\/p>\n<p>12. Tolong ambilkan buku itu.<\/p>\n<p>13. Jangan lupa matikan lampu.<\/p>\n<p>14. Pergilah ke dapur dan bawa piring ini.<\/p>\n<p>15. Jangan bermain di tengah jalan!<\/p>\n<p>16. Cepat selesaikan tugasmu.<\/p>\n<p>17. Bacalah petunjuk dengan saksama.<\/p>\n<p>18. Tolong bersihkan meja makan.<\/p>\n<p>19. Jangan berbicara terlalu keras.<\/p>\n<p>20. Perhatikan apa yang saya katakan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Contoh Kalimat Perintah di Sekolah<\/span><\/h3>\n<p>21. Kerjakan soal nomor lima di buku latihan.<\/p>\n<p>22. Dengarkan baik-baik penjelasan gurumu.<\/p>\n<p>23. Jangan membuat keributan di kelas.<\/p>\n<p>24. Kumpulkan tugas sebelum jam sepuluh pagi.<\/p>\n<p>25. Tolong buka halaman 32 di buku pelajaran.<\/p>\n<p>26. Jangan lupa membawa alat tulis besok.<\/p>\n<p>27. Jawab pertanyaan di papan tulis.<\/p>\n<p>28. Duduklah dengan tenang di tempatmu.<\/p>\n<p>29. Hafalkan paragraf ini untuk ujian besok.<\/p>\n<p>30. Simpan ponselmu di tas selama pelajaran berlangsung.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Contoh Kalimat Perintah Ajakan<\/span><\/h3>\n<p>31. Ayo kita pergi ke taman sore ini!<\/p>\n<p>32. Mari kita selesaikan tugas ini bersama-sama.<\/p>\n<p>33. Yuk, bantu adikmu mengerjakan PR.<\/p>\n<p>34. Ayo kita mencoba resep baru hari ini.<\/p>\n<p>35. Mari kita menjaga kebersihan lingkungan kita.<\/p>\n<p>36. Yuk, kita mendaki gunung akhir pekan ini!<\/p>\n<p>37. Ayo berdonasi untuk membantu mereka yang membutuhkan.<\/p>\n<p>38. Mari kita belajar bahasa baru bersama.<\/p>\n<p>39. Yuk, kita olahraga pagi di taman!<\/p>\n<p>40. Ayo kita diskusikan ide ini lebih lanjut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Contoh Kalimat Perintah Saat Berkendara<\/span><\/h3>\n<p>41. Tolong pasang sabuk pengaman.<\/p>\n<p>42. Jangan menggunakan ponsel saat mengemudi.<\/p>\n<p>43. Perhatikan rambu lalu lintas di depan.<\/p>\n<p>44. Pastikan tangki bahan bakar penuh sebelum perjalanan.<\/p>\n<p>45. Tolong belok ke kiri di persimpangan berikutnya.<\/p>\n<p>46. Kurangi kecepatan di area sekolah.<\/p>\n<p>47. Jangan parkir di tempat yang dilarang.<\/p>\n<p>48. Ikuti jalur ini hingga sampai di tujuan.<\/p>\n<p>49. Tolong nyalakan lampu sein sebelum belok.<\/p>\n<p>50. Jangan lupa membawa surat-surat kendaraan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Contoh Kalimat Perintah di Dapur<\/span><\/h3>\n<p>51. Tolong kupas kentang ini.<\/p>\n<p>52. Panaskan oven sebelum memasukkan adonan.<\/p>\n<p>53. Jangan lupa mencuci tangan sebelum memasak.<\/p>\n<p>54. Aduk sup ini hingga mendidih.<\/p>\n<p>55. Potong sayuran menjadi bagian kecil-kecil.<\/p>\n<p>56. Tolong ambilkan garam dari rak atas.<\/p>\n<p>57. Bersihkan meja dapur setelah selesai memasak.<\/p>\n<p>58. Jangan tinggalkan kompor menyala tanpa pengawasan.<\/p>\n<p>59. Masukkan ayam ke dalam panci perlahan.<\/p>\n<p>60. Cicipi masakan untuk memastikan rasanya pas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Contoh Kalimat Perintah di Situasi Darurat<\/span><\/h3>\n<p>61. Cepat keluar dari gedung sekarang juga!<\/p>\n<p>62. Jangan panik, ikuti petunjuk evakuasi.<\/p>\n<p>63. Hubungi petugas pemadam kebakaran segera.<\/p>\n<p>64. Beritahu semua orang untuk keluar dari area ini.<\/p>\n<p>65. Tolong bawa kotak P3K ke sini.<\/p>\n<p>66. Jangan menyentuh benda yang terbakar.<\/p>\n<p>67. Pergilah ke titik kumpul evakuasi.<\/p>\n<p>68. Matikan aliran listrik segera!<\/p>\n<p>69. Berikan bantuan pernapasan jika diperlukan.<\/p>\n<p>70. Jangan mendekati area berbahaya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Contoh Kalimat Perintah di Tempat Umum<\/span><\/h3>\n<p>71. Tolong antre dengan tertib.<\/p>\n<p>72. Jangan membuang sampah sembarangan.<\/p>\n<p>73. Matikan ponsel di dalam ruang pertemuan.<\/p>\n<p>74. Berikan tempat duduk kepada penumpang lansia.<\/p>\n<p>75. Jangan berbicara keras-keras di perpustakaan.<\/p>\n<p>76. Bayar tiket sebelum masuk ke dalam wahana.<\/p>\n<p>77. Tolong arahkan kendaraan ke parkiran.<\/p>\n<p>78. Ikuti arahan petugas di lapangan.<\/p>\n<p>79. Jangan memotong jalur antrean.<\/p>\n<p>80. Simpan barang-barangmu di loker.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Contoh Kalimat Perintah dalam Bahasa Inggris<\/span><\/h3>\n<p>81. <em>Close the door, please.<\/em><\/p>\n<p>82. <em>Don\u2019t forget to turn off the lights.<\/em><\/p>\n<p>83. <em>Bring me that book from the shelf.<\/em><\/p>\n<p>84. <em>Finish your homework now.<\/em><\/p>\n<p>85. <em>Stop talking and listen carefully.<\/em><\/p>\n<p>86. <em>Wash your hands before eating.<\/em><\/p>\n<p>87. <em>Turn right at the next intersection.<\/em><\/p>\n<p>88. <em>Take a deep breath and calm down.<\/em><\/p>\n<p>89. <em>Stand in line and wait for your turn.<\/em><\/p>\n<p>90. <em>Don\u2019t touch that, it\u2019s dangerous!<\/em><\/p>\n<p>91. <em>Please switch off your phone during the meeting.<\/em><\/p>\n<p>92. <em>Don\u2019t leave your belongings unattended.<\/em><\/p>\n<p>93. <em>Write your name at the top of the page.<\/em><\/p>\n<p>94. <em>Clean up your room before dinner.<\/em><\/p>\n<p>95. <em>Don\u2019t forget to water the plants every morning.<\/em><\/p>\n<p>96. <em>Open the window to let some fresh air in.<\/em><\/p>\n<p>97. <em>Stay quiet while the teacher is talking.<\/em><\/p>\n<p>98. <em>Check your work before submitting it.<\/em><\/p>\n<p>99. <em>Follow the signs to the nearest exit.<\/em><\/p>\n<p>100. <em>Stop the car and wait for the pedestrians to cross.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selesai! Gimana kamu udah kenal banget \u2018kan sekarang dengan pengertian, fungsi, ciri-ciri, jenis-jenis, dan contoh kalimat perintah? Biar ilmu kamu makin komplit, ayolah mulai belajar di Brain Academy karena Master Teacher-nya seru dan jago banget! Kalau masih ragu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cobain <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dulu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">aja<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kelas gratisnya dengan klik gambar di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/kelas.brainacademy.id\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e6ea43ef-b6e3-426d-8d2a-bc2a322e8da1.jpeg\" alt=\"Brain Academy Online\" width=\"821\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Referensi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alwi, Hasan., dkk. 2010. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jakarta: Balai Pustaka.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalimat perintah identik dengan tanda seru. Benarkah demikian? Yuk, bahas pengertian, kegunaan, ciri, jenis, dan contohnya di artikel berikut! &#8212; \u201cJangan begadang, nanti terlambat masuk sekolah!\u201d \u201cKerjakan soal nomor 11\u201420 sebagai PR, ya!\u201d Apakah kamu pernah membaca atau mendengar perkataan-perkataan semacam itu di kehidupan sehari-hari? Dalam kebahasaan, perkataan seperti itu disebut dengan kalimat. Berdasarkan Kamus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":1933,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1763523316:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Yuk, lihat penjelasan seputar kalimat perintah berikut ini, mulai dari pengertian, ciri-ciri, fungsi, jenis-jenis, dan contoh dalam berbagai situasi."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/73e2fca2-b1c4-4806-a717-cb4459b05990.png"],"_wp_old_date":["2023-06-12","2024-11-19"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["kalimat perintah"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Yuk, lihat penjelasan kalimat perintah berikut ini, mulai dari pengertian, ciri-ciri, fungsi, jenis-jenis, dan contoh dalam berbagai situasi."],"_yoast_wpseo_linkdex":["51"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["9"]},"categories":[1],"tags":[28,16,19],"class_list":["post-1933","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-materi-belajar","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>100 Contoh Kalimat Perintah, Pengertian, Ciri, &amp; Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, lihat penjelasan kalimat perintah berikut ini, mulai dari pengertian, ciri-ciri, fungsi, jenis-jenis, dan contoh dalam berbagai situasi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"100 Contoh Kalimat Perintah, Pengertian, Ciri, &amp; Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, lihat penjelasan kalimat perintah berikut ini, mulai dari pengertian, ciri-ciri, fungsi, jenis-jenis, dan contoh dalam berbagai situasi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-18T06:00:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-19T03:37:31+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tri Janarti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tri Janarti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah\",\"name\":\"100 Contoh Kalimat Perintah, Pengertian, Ciri, & Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/73e2fca2-b1c4-4806-a717-cb4459b05990.png\",\"datePublished\":\"2025-11-18T06:00:33+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-19T03:37:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/793f3d95c19198c0122064dea7f9a499\"},\"description\":\"Yuk, lihat penjelasan kalimat perintah berikut ini, mulai dari pengertian, ciri-ciri, fungsi, jenis-jenis, dan contoh dalam berbagai situasi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/73e2fca2-b1c4-4806-a717-cb4459b05990.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/73e2fca2-b1c4-4806-a717-cb4459b05990.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"100 Contoh Kalimat Perintah, Pengertian, Ciri, &#038; Jenisnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/793f3d95c19198c0122064dea7f9a499\",\"name\":\"Tri Janarti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tri Janarti\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/tri-janarti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"100 Contoh Kalimat Perintah, Pengertian, Ciri, & Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Yuk, lihat penjelasan kalimat perintah berikut ini, mulai dari pengertian, ciri-ciri, fungsi, jenis-jenis, dan contoh dalam berbagai situasi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"100 Contoh Kalimat Perintah, Pengertian, Ciri, & Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Yuk, lihat penjelasan kalimat perintah berikut ini, mulai dari pengertian, ciri-ciri, fungsi, jenis-jenis, dan contoh dalam berbagai situasi.","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-11-18T06:00:33+00:00","article_modified_time":"2025-11-19T03:37:31+00:00","author":"Tri Janarti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Tri Janarti","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah","name":"100 Contoh Kalimat Perintah, Pengertian, Ciri, & Jenisnya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/73e2fca2-b1c4-4806-a717-cb4459b05990.png","datePublished":"2025-11-18T06:00:33+00:00","dateModified":"2025-11-19T03:37:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/793f3d95c19198c0122064dea7f9a499"},"description":"Yuk, lihat penjelasan kalimat perintah berikut ini, mulai dari pengertian, ciri-ciri, fungsi, jenis-jenis, dan contoh dalam berbagai situasi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/73e2fca2-b1c4-4806-a717-cb4459b05990.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/73e2fca2-b1c4-4806-a717-cb4459b05990.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-perintah#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"100 Contoh Kalimat Perintah, Pengertian, Ciri, &#038; Jenisnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/793f3d95c19198c0122064dea7f9a499","name":"Tri Janarti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tri Janarti"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/tri-janarti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1933","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1933"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1933\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6138,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1933\/revisions\/6138"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1933"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1933"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1933"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1933"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}