{"id":1567,"date":"2021-02-10T04:00:00","date_gmt":"2021-02-10T04:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1567"},"modified":"2021-02-10T04:00:00","modified_gmt":"2021-02-10T04:00:00","slug":"orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak","title":{"rendered":"Orang Tua, Yuk Belajar Untuk Menghargai Privasi Anak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10022021_PRIVASIANAK_Content_Blog_820x410_Draft1.jpg\" alt=\"pentingnya menghargai privasi anak\" width=\"820\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><em>Artikel ini membahas tentang privasi anak dan hal apa saja yang dapat orang tua lakukan untuk menghargai privasi anak<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menginginkan privasi\u2013khususnya ketika anak sedang dalam masa pubertas\u2013adalah hal yang sangat manusiawi. Mungkin saat anak masih kecil, mereka lebih terbuka dan senang berbagi cerita kepada orang tua. Namun seiring berjalannya waktu, anak juga akan tumbuh dewasa dan memiliki konflik serta \u2018dunianya sendiri\u2019 yang tidak melibatkan orang tua di dalamnya.<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Istilah privasi berarti tentang memiliki hak tersendiri untuk mengatur seberapa banyak akses yang dapat kita berikan kepada orang lain untuk masuk ke ruang pribadi kita. Seiring bertambahnya usia remaja, otak anak juga akan mulai berkembang dan mereka juga tentunya memperoleh keterampilan dalam berpikir dan mengembangkan minat sosialnya. Wajar saja jika anak mendambakan privasi dan ruang ketika menekuni minatnya tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memang sulit bagi orang tua untuk tidak terlibat dalam fase ini. Apalagi, orang tua pasti sudah terbiasa dengan keterbukaan sang anak sejak kecil. Tapi, ini memang sudah menjadi bagian dari tantangan bagi orang tua untuk bisa menaruh rasa percaya kepada mereka.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\">&nbsp;<\/h2>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #3574e3;\"><strong>Mengapa Orang Tua Harus Menghargai Privasi Anak?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menghargai privasi anak merupakan sebuah bentuk kepercayaan orang tua terhadap anak. Apalagi ketika sedang menuju usia remaja, anak pasti ingin dianggap telah dewasa dan bisa bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan. Dengan memberikan mereka privasi, orang tua berarti memberikan mereka ruang untuk belajar mandiri dan membangun rasa percaya diri mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/privacy-teenagersnarrow.jpg\" alt=\"orang tua harus menghargai privasi anak\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\">Menjelang usia remaja, anak akan membutuhkan privasi (sumber: raisingchildren.net.au)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, orang tua juga harus ingat bahwa seiring bertumbuhnya anak, tubuh mereka juga mengalami perubahan secara fisik. Di usia tujuh atau delapan tahun, biasanya anak sudah mulai merasa tidak nyaman ketika orang melihatnya dalam keadaan telanjang. Tak jarang orang tua menganggap hal ini remeh dan beranggapan \u201ckan saya sudah pernah lihat kamu telanjang.\u201d <em>Eits<\/em>, tidak boleh seperti itu ya!&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hargailah kebutuhan akan privasi mereka. Sebab, ini adalah hal yang wajar sebagai bagian dari perjalanan mereka menjadi anak yang mandiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #3574e3;\"><strong>Dampak Buruk Jika Anak Tidak Diberi Privasi<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika orang tua terus melanggar privasi anak, bisa-bisa mereka akan beranggapan bahwa orang tua mereka tidak menaruh kepercayaan kepada mereka sepenuhnya. Ini juga akan berdampak terhadap rasa percaya anak terhadap orang tua. Akibatnya, akan banyak konflik yang terjadi antara orang tua dengan anak kedepannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/ratio3x2_600.jpg\" alt=\"konflik akibat melanggar privasi\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\">Tidak memberi privasi pada anak dapat menimbulkan konflik (sumber: sfgate.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #3574e3;\"><strong>Apa yang Dapat Orang Tua Lakukan Untuk Menghargai Privasi Anak?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah mengetahui alasan mengapa orang tua penting menghargai privasi anak, sekarang orang tua harus tahu nih, apa saja <em>sih<\/em> yang bisa orang tua lakukan untuk menunjukan kepada anak bahwa <em>parents<\/em> menghargai privasi mereka? Nah beberapa contoh di bawah ini bisa kalian terapkan!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"color: #bd278b;\"><strong>1. Biarkan anak memiliki \u201czona pribadi\u201d<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent; font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, 'Helvetica Neue', Arial, 'Noto Sans', sans-serif, 'Apple Color Emoji', 'Segoe UI Emoji', 'Segoe UI Symbol', 'Noto Color Emoji'; font-size: 1rem;\">Sudah saatnya orang tua mengizinkan anak untuk menyendiri di kamar dengan pintu terkunci. Dengan begini, anak bisa sepenuhnya menjadi diri sendiri tanpa ada gangguan dari orang lain. Anak bisa bernyanyi dengan keras dan bercermin tanpa perlu khawatir ada orang yang mengintip.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/shutterstock_698101771-1-750x500.jpg\" alt=\"berikan anak zona pribadi\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\">Anak membutuhkan \u201czona pribadi\u201d (sumber: life360.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penting juga bagi orang tua untuk tidak mencampuri percakapan anak dengan teman-temannya. Sebab hal ini tidak hanya mempermalukan mereka, tapi juga mengganggu privasi kelompok pertemanannya.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"color: #bd278b;\"><strong>2. Diskusikan soal batasan untuk kebebasan dan privasi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"text-align: center; background-color: transparent; font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, 'Helvetica Neue', Arial, 'Noto Sans', sans-serif, 'Apple Color Emoji', 'Segoe UI Emoji', 'Segoe UI Symbol', 'Noto Color Emoji'; font-size: 1rem;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/45456FDB00000578-0-image-a-114_1507843046573.jpg\" alt=\"diskusikan batasan privasi\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><span style=\"text-align: center; background-color: transparent; font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, 'Helvetica Neue', Arial, 'Noto Sans', sans-serif, 'Apple Color Emoji', 'Segoe UI Emoji', 'Segoe UI Symbol', 'Noto Color Emoji'; font-size: 1rem;\">Mengajak anak untuk berdiskusi soal batasan dari kebebasan (sumber: dailymail.co.uk)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun diberi kebebasan, orang tua tetap harus mendiskusikan dengan anak tentang batasan dari \u201cbebas\u201d tersebut. Misalnya, ketika anak membawa teman ke kamar, orang tua bisa membuat perjanjian bahwa mereka bisa menutup pintu, tapi tidak dikunci. Atau bisa juga mendiskusikan tentang keputusan apa saja yang bisa diambil sendiri dan apa yang butuh persetujuan dari orang tua.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 18px; color: #bd278b;\"><strong>3. Tetap pantau anak, tapi jangan terlalu <\/strong><strong><em>kepo<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paham <em>kok<\/em>, pasti orangtua selalu ingin tahu apa yang mereka lakukan di luar rumah bersama teman-temannya. Tapi, jangan sampai orang tua melewati batas hanya untuk memenuhi rasa penasaran tersebut. Apalagi sampai mengorek-ngorek barang pribadi mereka \u2013 seperti membaca buku harian dan <em>chat <\/em>anak dengan teman-temannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/spying-on-kids.jpg\" alt=\"jangan terlalu penasaran dengan privasi anak\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\">Pahami batasan orangtua dalam mencari tahu rahasia anak (sumber: addictionisreal.org)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cobalah untuk membangun hubungan yang sehat dengan mengajak anak untuk berdiskusi dalam percakapan panjang untuk mencari jawaban yang selama ini mengganggu orang tua. Ingat, sebagian remaja sangat suka berbicara tentang diri mereka dan mereka tentunya akan senang jika ada yang mendengarkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"color: #bd278b;\"><strong>4. Hormati keputusan anak<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent; font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, 'Helvetica Neue', Arial, 'Noto Sans', sans-serif, 'Apple Color Emoji', 'Segoe UI Emoji', 'Segoe UI Symbol', 'Noto Color Emoji'; font-size: 1rem;\">Anak tentunya akan memiliki selera yang berbeda dari orang tua mereka. Baik itu dalam musik, makanan, gaya berpakaian, dekorasi kamar, idola, dan lain-lain. Sebagai orang tua yang baik, hindari untuk memaksakan preferensi pribadi orang tua pada preferensi anak. Sebab, ini dapat membuat anak merasa bahwa privasi dan pilihan mereka terganggu yang kemudian menimbulkan konflik antara orang tua dan anak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/over-involved-parents-college.jpg\" alt=\"menghormati keputusan anak\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\">Jangan paksa anak untuk mengikuti preferensi orangtua (sumber: thelatchupdate.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun memberi privasi kepada anak itu penting, orangtua juga tetap harus memastikan bahwa kalian selalu ada untuk membimbing mereka ketika mereka melakukan kesalahan. Namanya juga remaja, pasti ada saja waktu di mana mereka terlalu cepat mengambil keputusan, tanpa memikirkan konsekuensi yang harus dihadapi setelahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Khususnya dalam urusan pendidikan, orang tua tentunya harus selalu memantau perkembangan akademik anak. <em>Nah<\/em>, dengan mendaftarkan anak di Brain Academy Online, anak tidak hanya akan mendapatkan bimbingan belajar yang berkualitas, tetapi orangtua juga akan selalu mendapatkan <em>update <\/em>mengenai perkembangan anak dalam bidang akademik. <em>Yuk <\/em>segera daftar!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/online\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/1d360f7d-2de1-478b-8f5c-c8513705cd85.jpeg\" width=\"648\" height=\"227\" alt=\"BA online - Brain Academy \" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dr. Verury Verona Handayani. Pentingnya Orangtua untuk Menghargai Privasi Anak. halodoc.com. 9 November 2020. [Daring]. Tautan: https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/pentingnya-orangtua-untuk-menghargai-privasi-anak (Diakses: 21 Januari 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumaysha Milhania. Jangan Sepelekan, Ini Pentingnya Menjaga Privasi Anak. beautynesia.id. 17 November 2021. [Daring]. Tautan: https:\/\/www.beautynesia.id\/berita-parenting\/jangan-sepelekan-ini-pentingnya-menjaga-privasi-anak\/b-173984 (Diakses: 21 Januari 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Winda Carmelita. Ketahui Batasannya, Orangtua pun Harus Menghargai Privasi Anak. popmama.com. 11 September 2019. [Daring]. Tautan: https:\/\/www.popmama.com\/big-kid\/10-12-years-old\/winda-carmelita\/alasan-orangtua-harus-menghargai-privasi-anak\/4 (Diakses: 21 Januari 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jemima Karyssa Rompies. 7 Tips agar Orangtua Lebih Menghargai Privasi Anak Remaja. popmama.com. 26 November 2020. [Daring]. Tautan: https:\/\/www.popmama.com\/big-kid\/10-12-years-old\/jemima\/tips-agar-orangtua-lebih-menghargai-privasi-anak-remaja\/7 (Diakses: 21 Januari 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber gambar:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menjelang usia remaja, anak akan membutuhkan privasi. raisingchildren.net.au. [Daring]. Tautan: https:\/\/raisingchildren.net.au\/pre-teens\/communicating-relationships\/family-relationships\/privacy-trust-teen-years (Diakses: 21 Januari 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak memberi privasi pada anak dapat menimbulkan konflik. sfgate.com. [Daring]. Tautan: https:\/\/www.sfgate.com\/dearabby\/article\/Dear-Abby-Spend-time-away-from-toxic-mother-15527799.php (Diakses: 21 Januari 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anak membutuhkan \u201czona pribadi\u201d. life360.com. [Daring]. Tautan: https:\/\/www.life360.com\/blog\/whats-the-deal-when-it-comes-to-privacy-for-todays-kids\/ (Diakses: 21 Januari 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengajak anak untuk berdiskusi soal batasan dari kebebasan. dailymail.co.uk. [Daring]. Tautan: https:\/\/www.dailymail.co.uk\/femail\/article-4975408\/Teacher-begs-parents-discuss-periods-kids.html (Diakses: 21 Januari 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pahami batasan orangtua dalam mencari tahu rahasia anak. addictionisreal.org. [Daring]. Tautan: https:\/\/www.addictionisreal.org\/blog\/teens-and-privacy-should-i-spy-on-my-child-plus-the-4-tactics-kids-use-when-they-get-caught (Diakses: 21 Januari 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan paksa anak untuk mengikuti preferensi orangtua. thelatchupdate.com. [Daring]. Tautan: https:\/\/thelachatupdate.com\/2016\/02\/03\/comment-are-parents-stressing-out-their-kids-too-much\/ (Diakses: 21 Januari 2021)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini membahas tentang privasi anak dan hal apa saja yang dapat orang tua lakukan untuk menghargai privasi anak &#8212; Menginginkan privasi\u2013khususnya ketika anak sedang dalam masa pubertas\u2013adalah hal yang sangat manusiawi. Mungkin saat anak masih kecil, mereka lebih terbuka dan senang berbagi cerita kepada orang tua. Namun seiring berjalannya waktu, anak juga akan tumbuh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":49,"featured_media":1567,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10022021_PRIVASIANAK_Content_Blog_820x410_Draft1.jpg"]},"categories":[1],"tags":[52],"class_list":["post-1567","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-counselling-parenting"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Orang Tua, Yuk Belajar Untuk Menghargai Privasi Anak - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Orang Tua, Yuk Belajar Untuk Menghargai Privasi Anak - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini membahas tentang privasi anak dan hal apa saja yang dapat orang tua lakukan untuk menghargai privasi anak &#8212; Menginginkan privasi\u2013khususnya ketika anak sedang dalam masa pubertas\u2013adalah hal yang sangat manusiawi. Mungkin saat anak masih kecil, mereka lebih terbuka dan senang berbagi cerita kepada orang tua. Namun seiring berjalannya waktu, anak juga akan tumbuh [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-02-10T04:00:00+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tiara Syabanira Dewantari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tiara Syabanira Dewantari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak\",\"name\":\"Orang Tua, Yuk Belajar Untuk Menghargai Privasi Anak - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10022021_PRIVASIANAK_Content_Blog_820x410_Draft1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-02-10T04:00:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/b7999177a7ffeecbc966a26854d17adc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10022021_PRIVASIANAK_Content_Blog_820x410_Draft1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10022021_PRIVASIANAK_Content_Blog_820x410_Draft1.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Orang Tua, Yuk Belajar Untuk Menghargai Privasi Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/b7999177a7ffeecbc966a26854d17adc\",\"name\":\"Tiara Syabanira Dewantari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tiara Syabanira Dewantari\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/tiara-syabanira-dewantari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Orang Tua, Yuk Belajar Untuk Menghargai Privasi Anak - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Orang Tua, Yuk Belajar Untuk Menghargai Privasi Anak - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Artikel ini membahas tentang privasi anak dan hal apa saja yang dapat orang tua lakukan untuk menghargai privasi anak &#8212; Menginginkan privasi\u2013khususnya ketika anak sedang dalam masa pubertas\u2013adalah hal yang sangat manusiawi. Mungkin saat anak masih kecil, mereka lebih terbuka dan senang berbagi cerita kepada orang tua. Namun seiring berjalannya waktu, anak juga akan tumbuh [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2021-02-10T04:00:00+00:00","author":"Tiara Syabanira Dewantari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Tiara Syabanira Dewantari","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak","name":"Orang Tua, Yuk Belajar Untuk Menghargai Privasi Anak - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10022021_PRIVASIANAK_Content_Blog_820x410_Draft1.jpg","datePublished":"2021-02-10T04:00:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/b7999177a7ffeecbc966a26854d17adc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10022021_PRIVASIANAK_Content_Blog_820x410_Draft1.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10022021_PRIVASIANAK_Content_Blog_820x410_Draft1.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/orang-tua-yuk-belajar-untuk-mehargai-privasi-anak#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Orang Tua, Yuk Belajar Untuk Menghargai Privasi Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/b7999177a7ffeecbc966a26854d17adc","name":"Tiara Syabanira Dewantari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tiara Syabanira Dewantari"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/tiara-syabanira-dewantari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1567","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/49"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1567"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1567\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1567"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1567"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1567"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1567"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}