{"id":1552,"date":"2021-02-16T06:00:00","date_gmt":"2021-02-16T06:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1552"},"modified":"2021-02-16T06:00:00","modified_gmt":"2021-02-16T06:00:00","slug":"hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget","title":{"rendered":"Mau Memberikan Gadget pada Anak? Parents Perhatikan 4 Hal Ini Dulu"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/11022021_HEADER_BLOG_MEMBELIKAN_GADGET_KE_ANAK-16_Februari_HEADER_BLOG_840x410_Draft1.jpg\" alt=\"11022021_HEADER_BLOG_MEMBELIKAN_GADGET_KE_ANAK-16_Februari_HEADER_BLOG_840x410_Draft1\" width=\"820\" style=\"width: 820px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Artikel ini membahas tentang manfaat gadget pada anak dan hal-hal yang harus diperhatikan orang tua sebelum memberikan anak gadget<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><em>&#8212;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><em>\u201cSebenarnya, pada usia berapa anak sudah bisa diberikan gadget?\u201d \u201capakah memberikan gadget sedini mungkin dapat membuat anak kecanduan?\u201d<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Pasti <em>parents<\/em> merasa galau menentukan kapan waktu yang tepat memberikan<em> gadget <\/em>pada anak karena, kalau sampai salah memperhitungkan waktu, bisa-bisa anak malah kecanduan dan gak peka dengan sekitarnya.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><em>Gadget<\/em> memang tidak disarankan untuk dimainkan oleh anak sesering mungkin, ditakutkan akses arus informasi yang begitu banyak dalam <em>gadget<\/em> bisa mengganggu perkembangan psikologis sang anak.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Namun orang tua tidak perlu takut dalam memberikan anak <em>gadget<\/em> karena dengan pemakaian <em>gadget<\/em> yang bijak, <em>gadget<\/em> ternyata juga memiliki manfaat penting dalam proses pertumbuhan si anak dalam setiap jenjang umurnya.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/5-dampak-orang-tua-selalu-bermain-gadget-saat-bersama-anak\" rel=\"noopener\">5 Dampak Orang Tua Selalu Bermain Gadget Saat Bersama Anak<\/a><\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 18px; text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><strong><span style=\"color: #20124d;\">Umur 0-6 tahun<\/span><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Dilansir dalam kemkes.go.id, perkembangan anak usia 0-6 tahun akan terpusat pada eksplorasi lingkungan sekitar, perkembangan sensorik motorik, pengenalan bahasa, dan aktivitas sehari-hari mereka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center; line-height: 1;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center; line-height: 1;\"><span style=\"font-size: 10px;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/couple-looking-daughter-laying-smartphone_23-2147894904.jpg\" alt=\"Orangtua Mengajari Anak Bermain Gadget\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><span style=\"font-size: 14px; font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Orangtua Mengajari Anak Bermain Gadget&nbsp; (S<\/span><span style=\"font-size: 14px; font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">umber: Freepik.com)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Orang tua dapat menggunakan <em>gadget<\/em> untuk memberikan stimulus pada anak. Banyak hal menyenangkan yang bisa dilakukan bersama, seperti menonton <em>Youtube<\/em>, atau bermain <em>games online\/offline<\/em>.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Selama didampingi atau diperhatikan, hal itu mampu membantu anak dalam proses mengembangkan kemampuan sensorik, motorik, pengenalan bahasa sehari-hari pada anak, dan belajar perspektif baru atas suatu hal yang terjadi di sekitar anak.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Pastikan maksimal waktu anak batita dan balita bermain <em>gadget<\/em> adalah tidak lebih dari 1 jam per hari, setelah itu orang tua dapat mengajak anak menghabiskan waktu dengan beraktivitas fisik.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18px; font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><strong><span style=\"color: #20124d;\">Umur 6-12 tahun&nbsp;<\/span><\/strong><\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Memasuki usia sekolah, anak berumur 6-12 tahun sudah semakin matang dalam perkembangan sensorik dan motoriknya. Anak jauh lebih mengenal dirinya dan emosinya yang dirasakan, terlebih anak juga semakin aktif dalam melakukan kegiatan bersama dengan teman-temannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10px; font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/happy-parents-cute-kids-using-mobile-devices-floor-living-room_74855-8108.jpg\" alt=\"Orang Tua Membimbing Anak Bermain Gadget\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><span style=\"font-size: 14px; font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14px; font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Orang Tua membimbing anak bermain gadget (S<\/span><span style=\"font-size: 14px; font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">umber: Halosehat.com)<\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Pada usia ini, <em>gadget<\/em> dapat berperan penting dalam membantu anak menjalin hubungan dengan teman-teman melalui <em>instant messaging, <\/em>dan pengenalan akan dunia luar melalui tontonan di <em>Youtube,<\/em> yang akan membantu anak dalam masa pubertas.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Pastikan maksimal waktu anak berumur 6 tahun keatas bermain <em>gadget <\/em>adalah tidak lebih dari 2 jam per hari.<\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 18px;\"><strong><span style=\"color: #20124d;\">Umur 13-18 tahun&nbsp;<\/span><\/strong><\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 14px;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/2296743551.jpg\" alt=\"Anak Remaja Bermain Gadget\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 14px;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Anak Remaja lebih Sering Bermain Gadget (S<\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">umber: nationalgeographic.grid.id)<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Memasuki waktu pubertas, anak akan mengalami perubahan fisik dan perubahan&nbsp; pemikiran yang jauh lebih matang dan logis dari sebelumnya.<\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><em>Gadget<\/em> akan menjadi barang sehari-hari yang dikonsumsi oleh anak pada usia pubertas. Namun, melalui <em>gadget<\/em>, anak akan terbantu dalam mengeksplorasi banyak hal. Misalnya, anak dapat menemukan hal-hal baru yang mereka gemari dengan teman-temannya melalui video <em>Youtube<\/em> dan media sosial lainnya.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Meskipun anak sudah cukup besar dalam bermain <em>gadget<\/em>, orang tua juga perlu membatasi dan mengawasi anak dalam bermain <em>gadget,<\/em> agar tidak abai dengan sekitar dan tetap mengerjakan tugas sekolahnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <\/span><a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/anak-kecanduan-gadget-orangtua-bisa-ambil-5-dampak-positifnya-2\" rel=\"noopener\" style=\"font-weight: bold;\">Anak Kecanduan Gadget? Orangtua Bisa Ambil 5 Dampak Positifnya! (2)<\/a><\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><em>Gadget<\/em> berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak. Dengan pemakaian yang bijak, gadget dapat membantu orang tua dalam mengenalkan dunia baru pada anak. Namun, tidak lupa, orang tua tetap&nbsp; berperan aktif untuk mengawasi dan terlibat pada aktivitas anak mengonsumsi <em>gadget<\/em> setiap harinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Lalu apa saja yang harus diperhatikan orang tua sebelum memberikan anak<em> gadget<\/em>? <em>Nah<\/em>, simak terus ulasan ini.&nbsp;<\/span><\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><strong><span style=\"color: #134f5c;\">1. The Gatekeeper<\/span><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 14px;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 14px;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/young-asian-family-daughter-happy-using-tablet-home-japanese-mother-father-relax-with-little-girl-watching-movie-lying-sofa-living-room-funny-parent-lovely-child-are-having-fun.jpg\" alt=\"Orang Tua Memberi Aturan Anak Saat Bermain Gadget\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 14px;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Orangtua Memberi Aturan pada saat <\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; background-color: transparent;\">Anak <\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Bermain Gadget (S<\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">umber: Freepik.com)<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Orang tua harus menjadi penjaga anak dalam bermain <em style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">gadget<\/em>. Pastikan orang tua sudah menyusun aturan dengan anak sebelum memperbolehkan anak bermain <em style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">gadget<\/em>.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Seperti memberikan syarat atau aturan tertentu saat bermain <em>gadget<\/em>, lalu orang tua juga dapat memperkenalkan siapa saja orang-orang yang dapat mereka temui dan ajak bicara di <em>Internet<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><strong><span style=\"color: #134f5c;\">2. The Diversion<\/span><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 14px;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/father-son-playing-football.jpg\" alt=\"Ayah bermain bola bersama anak\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 14px;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Ayah Bermain Bola Bersama Anak&nbsp; (<\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">sumber: Freepik.com)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"color: #000000;\">Bermain <em style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">gadget <\/em>memang membantu anak dalam proses pengembangan diri, namun tidak ada salahnya jika orang tua menawarkan anak melakukan kegiatan lain, seperti bermain <em style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">outdoor<\/em><\/span><span style=\"color: #134f5c;\"><span style=\"color: #000000;\"> yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak<\/span>.<\/span><\/span><\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><strong><span style=\"color: #0c343d;\">3. The Dialog<\/span><\/strong><\/span><\/h3>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/woman-with-daughter-using-laptop-computer.jpg\" alt=\"Ibu Menciptakan Percakapan mengenai Gadget bersama Anak\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/h3>\n<p style=\"font-size: 14px; text-align: center;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Ibu Menciptakan Percakapan mengenai Gadget bersama Anak (sumber: Freepik.com)<\/span><\/p>\n<div><span style=\"font-size: 10px; font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">&nbsp;<\/span><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">Orang tua dapat menciptakan percakapan santai dengan anak untuk membahas seputar media sosial, seperti konten-konten apa saja yang bisa diikuti oleh anak, siapa saja orang yang bisa ditemui di Internet, aturan dalam bermain <\/span><em style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">Internet<\/em><span style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">, sampai dampak negatif apa saja yang didapatkan jika bermain gadget terlalu lama.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Dengan menciptakan percakapan dua arah dengan anak, anak akan dapat menjadi lebih kritis dan bijak dalam bermain <em>gadget.&nbsp;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; color: #434856; background-color: transparent; text-align: left;\"><span style=\"color: #0c343d;\">4. The Investigation<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 10px; text-align: center; background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/young-asian-family-daughter-happy-using-tablet-home-japanese-mother-father-relax-with-little-girl-watching-movie-lying-sofa-living-room-funny-parent-lovely-child-are-having-fun-1.jpg\" alt=\"Orang tua Mengawasi Anak Bermain Gadget\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 14px;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; background-color: transparent;\">Orangtua Mengawasi Anak Bermain Gadget (<\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: center; background-color: transparent;\">sumber: Metrojambi.com)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">Meskipun orang tua harus menghormati privasi anak, tidak ada salahnya jika orang tua melakukan pengecekan secara berkala pada aktivitas anak dalam <\/span><em style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">gadget<\/em><span style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">.&nbsp;<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Seperti mencari informasi mengenai media sosial anak, permainan apa yang sering dimainkan oleh anak, dan aktivitas anak lainnya dalam gadget.&nbsp;<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Jika parents mengikuti ke-empat tips di atas, <em>parents<\/em> tidak usah khawatir lagi untuk memberikan gadget pada anak.&nbsp;<span style=\"background-color: transparent;\"><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Tetap pantau aktivitas anak secara berkala dan pastikan <em>parents<\/em> telah membangun kesepakatan bersama anak dalam bermain <em>gadget<\/em>. Agar anak dapat semakin bijak dalam mengatur waktu bermain <em>gadget.<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><em>Parents<\/em> juga dapat memberikan pengalaman bermain <em>gadget<\/em> anak dengan lebih menyenangkan dan bermanfaat bersama <a href=\"\/online\" rel=\"noopener\"><strong>Brain Academy Online <\/strong><\/a>yang akan membantu anak dalam mengasah pengembangan diri.<span style=\"background-color: transparent;\"><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Pastikan sudah mendaftarkan anak-anaknya ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/online\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/1d360f7d-2de1-478b-8f5c-c8513705cd85.jpeg\" width=\"648\" height=\"227\" alt=\"BA online - Brain Academy \" \/><\/a><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><strong>Referensi<\/strong>:&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Adlina, A. (30 September 2020). Perkembangan Anak Usia 13 Tahun, Bagaimana Tahapan yang Sesuai?. https:\/\/hellosehat.com\/parenting\/remaja\/perkembangan-anak-13-tahun\/ (daring). (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Ardisty, C. (31 Januari 2020). Panduan Perkembangan Anak Usia 12 Tahun yang Normal Terjadi, Sudah Mulai Bisa Tertarik Lawan Jenis!. https:\/\/nakita.grid.id\/read\/022006497\/panduan-perkembangan-anak-usia-12-tahun-yang-normal-terjadi-sudah-mulai-bisa-tertarik-lawan-jenis? (daring). (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Kementerian Kesehatan RI. (2019). Materi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pedoman untuk Puskesmas dalam Pemberdayaan Lanjut Usia: Seri Kesehatan Balita dan Anak Pra Sekolah. http:\/\/kesga.kemkes.go.id\/images\/pedoman\/Booklet%20Lansia%20-%20Seri%20Balita.pdf (daring).&nbsp; (Diakses: 16 Desember 2020)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Hapsari, A. (27 Agustus 2020). Tahap-Tahap Perkembangan Anak Usia 6-9 Tahun. https:\/\/hellosehat.com\/parenting\/anak-6-sampai-9-tahun\/perkembangan-anak-usia-6-9-tahun\/#gref (daring). (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Hapsari, A. (10 November 2020). Perkembangan Anak Usia 12 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?. https:\/\/hellosehat.com\/parenting\/remaja\/perkembangan-anak-12-tahun\/#gref (daring). (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Halodoc. (7 Agustus 2020). Berapa Lama Anak Diperbolehkan Main Gadget?. https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/berapa-lama-anak-diperbolehkan-main-gadget (daring). (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Pertiwi, K. (28 April 2019). WHO: Batas Penggunaan Gadget oleh Balita Maksimal 1 Jam. https:\/\/tekno.kompas.com\/read\/2019\/04\/28\/08390067\/who&#8211;batas-penggunaan-gadget-oleh-balita-maksimal-1-jam (daring). (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Safitri, M. (14 September 2020). Tak Selalu Buruk, Ini 3 Manfaat Gadget untuk Tumbuh Kembang Anak. https:\/\/hellosehat.com\/parenting\/anak-6-sampai-9-tahun\/manfaat-anak-main-gadget\/ (daring). (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"color: #040303; font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Tahap Perkembangan Fisik Pada Anak. https:\/\/www.nutriclub.co.id\/article-balita\/stimulasi\/tumbuh-kembang-anak\/tahap-perkembangan-fisik-pada-anak (darig). (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><strong>Sumber Foto:<\/strong>&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Orangtua membimbing anak bermain gadget. Tautan: https:\/\/hellosehat.com\/parenting\/anak-6-sampai-9-tahun\/manfaat-anak-main-gadget\/#gref (Diakses: 16 Desember 2020)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Orangtua Mengajari Anak Bermain gadget. Tautan: Freepik.com. (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Orangtua Mengawasi Anak Bermain Gadget. Tautan: https:\/\/metrojambi.com\/read\/2018\/06\/04\/32470\/peran-orangtua-dan-pengaruh-gadget-terhadap-anak (daring).&nbsp; (Diakses: 16 Desember 2020)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Ibu Menciptakan Percakapan mengenai Gadget bersama Anak. Tautan: Freepik.com (daring). (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Ayah Bermain Bola dengan Anak di Outdoor. Tautan: Freepik.com (daring). (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Orangtua Memberi Aturan pada saat Anak Bermain Gadget. Tautan: Freepik.com (daring). (Diakses: 16 Desember 2020).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">Anak Remaja lebih Sering Bermain Gadget. Tautan:&nbsp;<\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\">https:\/\/nationalgeographic.grid.id\/read\/131660110\/pentingnya-membatasi-waktu-bermain-gadget-anak-dan-remaja-mengapa?page=all (daring).&nbsp; (Diakses: 16 Desember 2020).<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini membahas tentang manfaat gadget pada anak dan hal-hal yang harus diperhatikan orang tua sebelum memberikan anak gadget<\/p>\n","protected":false},"author":52,"featured_media":1552,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/11022021_HEADER_BLOG_MEMBELIKAN_GADGET_KE_ANAK-16_Februari_HEADER_BLOG_840x410_Draft1.jpg"]},"categories":[1],"tags":[52],"class_list":["post-1552","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-counselling-parenting"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mau Memberikan Gadget pada Anak? Parents Perhatikan 4 Hal Ini Dulu - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mau Memberikan Gadget pada Anak? Parents Perhatikan 4 Hal Ini Dulu - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini membahas tentang manfaat gadget pada anak dan hal-hal yang harus diperhatikan orang tua sebelum memberikan anak gadget\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-02-16T06:00:00+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Elisabeth Garnistia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Elisabeth Garnistia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget\",\"name\":\"Mau Memberikan Gadget pada Anak? Parents Perhatikan 4 Hal Ini Dulu - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/11022021_HEADER_BLOG_MEMBELIKAN_GADGET_KE_ANAK-16_Februari_HEADER_BLOG_840x410_Draft1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-02-16T06:00:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/31396e683ecda3ee253fe8f5e528091a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/11022021_HEADER_BLOG_MEMBELIKAN_GADGET_KE_ANAK-16_Februari_HEADER_BLOG_840x410_Draft1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/11022021_HEADER_BLOG_MEMBELIKAN_GADGET_KE_ANAK-16_Februari_HEADER_BLOG_840x410_Draft1.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mau Memberikan Gadget pada Anak? Parents Perhatikan 4 Hal Ini Dulu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/31396e683ecda3ee253fe8f5e528091a\",\"name\":\"Elisabeth Garnistia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Elisabeth Garnistia\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/elisabeth-garnistia\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mau Memberikan Gadget pada Anak? Parents Perhatikan 4 Hal Ini Dulu - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mau Memberikan Gadget pada Anak? Parents Perhatikan 4 Hal Ini Dulu - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Artikel ini membahas tentang manfaat gadget pada anak dan hal-hal yang harus diperhatikan orang tua sebelum memberikan anak gadget","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2021-02-16T06:00:00+00:00","author":"Elisabeth Garnistia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Elisabeth Garnistia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget","name":"Mau Memberikan Gadget pada Anak? Parents Perhatikan 4 Hal Ini Dulu - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/11022021_HEADER_BLOG_MEMBELIKAN_GADGET_KE_ANAK-16_Februari_HEADER_BLOG_840x410_Draft1.jpg","datePublished":"2021-02-16T06:00:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/31396e683ecda3ee253fe8f5e528091a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/11022021_HEADER_BLOG_MEMBELIKAN_GADGET_KE_ANAK-16_Februari_HEADER_BLOG_840x410_Draft1.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/11022021_HEADER_BLOG_MEMBELIKAN_GADGET_KE_ANAK-16_Februari_HEADER_BLOG_840x410_Draft1.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/hal-penting-sebelum-memberikan-anak-gadget#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mau Memberikan Gadget pada Anak? Parents Perhatikan 4 Hal Ini Dulu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/31396e683ecda3ee253fe8f5e528091a","name":"Elisabeth Garnistia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Elisabeth Garnistia"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/elisabeth-garnistia"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1552","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/52"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1552"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1552\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1552"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}