{"id":1477,"date":"2025-08-29T09:00:21","date_gmt":"2025-08-29T02:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1477"},"modified":"2025-08-29T16:00:22","modified_gmt":"2025-08-29T09:00:22","slug":"kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur","title":{"rendered":"Kenapa Kita Suka Mimpi Jatuh Saat Tidur? Kenali Hypnic Jerk!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA_-_(Brainies_Bertanya)_Hypnic_Jerk-01.jpg\" alt=\"BA_-_(Brainies_Bertanya)_Hypnic_Jerk-01\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote><p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 300;\">Artikel ini membahas tentang mimpi jatuh yang merupakan hypnic jerk, meliputi pengertian, penyebab, dan cara mengatasinya. Yuk, disimak!<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 14px;\"><i>&#8212;<\/i><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Pernah nggak, mimpi jatuh ke jurang atau dari ketinggian pas lagi tidur? Atau saat tidur, kamu merasa tiba-tiba kayak ada yang narik kaki kamu supaya terperosok ke dalam jurang? Kira-kira apa ya, arti mimpi jatuh saat tidur? Apakah ada hubungannya dengan hal-hal mistis?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Saat mimpi jatuh, kamu merasakan sensasi seperti tersetrum, lalu kamu terbangun dengan perasaan kaget dan berkata, <\/span><em><span style=\"font-weight: 300;\">\u201cSiapa yang narik kaki gueeee? Setan ya?\u201d<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/hypnic%20jerk%20patrick.gif\" alt=\"hypnic jerk patrick\" width=\"600\" \/><\/em><\/p>\n<p style=\"font-size: 14px; text-align: center;\"><em>(Sumber: giphy.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Bukan, jangan salahin setan! Dia nggak salah apa-apa. Mimpi jatuh serta rasa kesetrum yang kamu alami itu nggak ada hubungannya dengan hal-hal mistis, ya! Malah ada penjelasan ilmiahnya yang dikenal dengan sebutan <\/span><em><span style=\"font-weight: 300;\">hypnic jerk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 300;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Wah, apa tuh? Yuk, kita bahas tentang <\/span><span style=\"font-weight: 300;\"><em>hypnic jerk<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 300;\">di artikel ini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Hypnic Jerk<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\"><em>Hypnic Jerk<\/em> adalah kondisi di mana tubuh mengalami sentakan atau kejang singkat saat tidur. <\/span><span style=\"font-weight: 300;\">Nah, sentakan tiba-tiba inilah yang biasanya kita rasakan seolah kita sedang mimpi jatuh dari ketinggian, sehingga kita merasa sering kaget saat tidur dan jantung berdebar serta ngos-ngosan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Sebelum lanjut ngomongin <\/span><em><span style=\"font-weight: 300;\">hypnic jerk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 300;\">, kamu perlu tahu nih kalau ada 4 fase yang dilalui tubuh untuk bisa tertidur. Apa saja? Ini dia!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA_-_Hypnic_Jerk-02.jpg\" alt=\"BA_-_Hypnic_Jerk-02\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/minum-air-es-bikin-pilek-mitos-atau-fakta\">Minum Air Es Bikin Pilek, Mitos atau Fakta?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Bagaimana <em>Hypnic Jerk <\/em>Terjadi?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang telah dijelaskan pada gambar, manusia melewati 4 fase ketika tidur<span style=\"font-weight: 300;\">r, yaitu fase NREM 1, NREM 2, NREM 3, dan REM<\/span>. Pada fase NREM 1 dan 2, aktivitas otot dan jantung menurun. Di fase NREM 3, gelombang otak jadi lambat agar tubuh siap tertidur nyenyak. Tetapi, apa yang terjadi di fase REM alias mimpi?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tiba-tiba gelombang otak naik lagi. <em>FYI<\/em>, otak kita punya yang namanya gelombang Theta dan gelombang Beta. <strong>Gelombang Theta adalah gelombang yang berfungsi untuk mengatur mimpi dan memberi inspirasi.<\/strong> <strong>Sedangkan gelombang Beta adalah gelombang yang muncul saat otak kita terlalu banyak pikiran. <\/strong>(Siapa yang suka <em>overthinking <\/em>sebelum tidur?)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Ketika dua gelombang ini bertemu, mata kita terpejam namun dapat bergerak ke kanan dan kiri.<\/span> Aneh kan? Tapi ini beneran lho<em>. <\/em>Gerakan mata tadi menyebabkan seseorang bisa bermimpi, seperti mimpi melihat pemandangan di gunung atau mimpi bermain sepak bola.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Sayangnya, otak bisa salah menafsirkan gerakan mata. Dia mengira mimpi adalah kenyataan.<\/span> Kemudian otak bilang, \u201c<em>Kok otot diem aja ya? Masa cuma mata sama gue doang yang gerak? Gabut lo ya?\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Alhasil, otak mengirim sinyal ke otot untuk bergerak<\/span>. Padahal, otot udah tidur bersama sistem saraf yang lain. Karena menerima sinyal, otot pun jadi kaget dan bergerak tiba-tiba. <span style=\"font-weight: bold;\">Di fase ini, kamu bisa saja merasakan sensasi jatuh dari puncak ketinggian.<\/span> Yah, gagal deh mimpi liburan ke gunung..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu pun terbangun dengan nafas terengah-engah. Ada perasaan deg-degan bercampur panik. \u201c<em>Gue beneran jatoh nggak sih?\u201d <\/em>Eh ternyata, badan kamu masih nempel di kasur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yha, ketipuuuu~<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain penjelasan tadi,\u00a0<em>hypnic jerk\u00a0<\/em>bisa terjadi karena kebiasaan manusia purba yang menurun ke anak cucunya. <span style=\"font-weight: 300;\">Percaya, nggak?<\/span> Coba lihat gambar di bawah ini deh..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA_-_Hypnic_Jerk-01.jpg\" alt=\"BA_-_Hypnic_Jerk-01\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hehehe, ada-ada aja ya? Kamu lebih percaya yang mana nih? Teori zaman purba atau penjelasan otak dan otot?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Penyebab Hypnic Jerk<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Nah, sekarang kamu pasti bertanya-tanya, kira-kira normal nggak sih, seseorang mengalami <\/span><em><span style=\"font-weight: 300;\">hypnic jerk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 300;\">? Jawabannya, sangat normal! Sebanyak 60 hingga 70 persen manusia pernah merasa jatuh saat tidur atau merasakan sensasi kaget saat tidur. Bahkan, <\/span><em><span style=\"font-weight: 300;\">hypnic jerk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 300;\"> dapat terjadi pada bayi, anak-anak, hingga orang dewasa. Jadi, kamu nggak perlu cemas berlebihan ya, ketika kamu tiba-tiba mengalami <\/span><em><span style=\"font-weight: 300;\">hypnic jerk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 300;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Tapi, kenapa ya manusia bisa terkena <\/span><em><span style=\"font-weight: 300;\">hypnic jerk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 300;\">? Apa penyebab dari <\/span><em><span style=\"font-weight: 300;\">hypnic jerk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 300;\">?<\/span><\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Merasa Tertekan atau Stres<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent; font-size: 1rem;\">Ketika merasa tertekan, otak jadi lebih aktif bekerja. Bahkan saat ingin tidur kamu masih aja <\/span><em style=\"text-align: justify; background-color: transparent; font-size: 1rem;\">overthinking<\/em><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent; font-size: 1rem;\">. Otak jadi bingung nih, sebenarnya kamu mau tidur atau mau mikir sih? Akhirnya, apa yang kamu pikirkan sebelum tidur malah ikut terbawa ke dalam mimpi. Nah, hormon stres pada otak tadi yang memicu otot untuk berkontraksi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; font-size: 14pt;\">2. Olahraga di Malam Hari<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama pandemi, siapa yang jadi rajin sepedahan keliling komplek? Eits, tapi tunggu dulu. Alangkah baiknya jika hal tersebut dilakukan di pagi atau sore hari, ya. Sebab, berolahraga di malam hari membuat otot tegang dan berpotensi mengalami kejang saat tidur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; font-size: 14pt;\">3. Stimulan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lagi gencar-gencarnya belajar buat UTBK pasti kamu nggak asing sama yang namanya kopi. Minuman ini tergolong ke dalam jenis stimulan yang dapat meningkatkan energi dan rangsangan pada otak. Mengonsumsi zat stimulan di malam hari akan menghambat kemampuan tubuh untuk bisa tertidur. Pasalnya, zat kimia dalam stimulan membuat otak tetap bekerja aktif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sejarah-dan-bahaya-mie-instan\">Fakta Mie Instan, Sejarah dan Bahayanya Bagi Tubuh<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Cara Menghindari Hypnic Jerk<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Meskipun bukan penyakit, <\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">hypnic jerk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\"> yang dialami secara terus-menerus dapat menyebabkan seseorang mengidap insomnia. Kamu bisa mengatasi atau menghindari <\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">hypnic jerk <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\">dengan beberapa cara berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 300;\">Mengurangi asupan kafein<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 300;\">Melakukan yoga sebelum tidur<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 300;\">Alih-alih berolahraga berat pada malam hari, lebih baik tidur lebih awal, lalu bangun lebih pagi di keesokan harinya untuk berolahraga<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 300;\">Menggunakan aromaterapi di kamar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 300;\">Meningkatkan kualitas tidur dengan mempraktekkan <\/span><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-pernapasan-4-7-8?referralCookiesId=e2ea33e0-a32d-4ac0-8263-9c5aec121afc\"><span style=\"font-weight: 300;\">teknik pernapasan 4-7-8<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 300;\">\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 300;\">Mengurangi <\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">overthinking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\">, terutama saat malam hari<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sudah terjawab \u2018kan alasan kita mimpi terjatuh saat tidur? Semua itu bisa terjadi karena proses alami dalam tubuh, bukan disebabkan oleh gangguan mistis atau didatangi hantu. <span style=\"font-weight: 300;\">Jadi, kamu nggak perlu waswas lagi, deh. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Kamu punya pertanyaan menarik yang belum terpecahkan? Tulis pertanyaanmu di kolom komentar Branies Bertanya, ya! Sampai ketemu di artikel selanjutnya. Dadah~<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/kelas.brainacademy.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/e5070f85-673f-4221-bef5-1021e2f4d494.jpeg\" alt=\"[IDN] CTA Blog Kelas Gratis Brain Academy Online \" width=\"821\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Burnett, Dean. 2016. <em>What Your Head is Really Up To<\/em>. United Kingdom: Faber and Faber.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kaget Saat Tidur [Daring]. Tautan: https:\/\/www.sehatq.com\/artikel\/kaget-saat-tidur (diakses 8 April 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gelombang Otak [Daring]. Tautan: http:\/\/www.nous-id.com\/News\/Gelombang-Otak-Level-of-Consciousness.html\u00a0(diakses 8 April 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa yang Terjadi Saat Kita Tidur\u00a0 [Daring]. Tautan: https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=w9yZ8S_JSIc\u00a0(diakses 8 April 2021)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":4,"featured_media":1477,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA_-_%28Brainies_Bertanya%29_Hypnic_Jerk-01.jpg"],"_edit_lock":["1756457887:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2021-04-12","2023-08-04","2024-08-30"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Saat tertidur, muncul perasaan ingin jatuh sampai akhirnya terbangun dengan kaget. Kondisi ini dinamakan hypnic jerk. Apakah kamu pernah mengalaminya?"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[1],"tags":[28,31,19],"class_list":["post-1477","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-fakta-menarik","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenapa Kita Suka Mimpi Jatuh Saat Tidur? Kenali Hypnic Jerk! - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenapa Kita Suka Mimpi Jatuh Saat Tidur? Kenali Hypnic Jerk! - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-29T02:00:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-29T09:00:22+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur\",\"name\":\"Kenapa Kita Suka Mimpi Jatuh Saat Tidur? Kenali Hypnic Jerk! - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA_-_%28Brainies_Bertanya%29_Hypnic_Jerk-01.jpg\",\"datePublished\":\"2025-08-29T02:00:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-29T09:00:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA_-_%28Brainies_Bertanya%29_Hypnic_Jerk-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA_-_%28Brainies_Bertanya%29_Hypnic_Jerk-01.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenapa Kita Suka Mimpi Jatuh Saat Tidur? Kenali Hypnic Jerk!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\",\"name\":\"Salsabila Nanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Salsabila Nanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenapa Kita Suka Mimpi Jatuh Saat Tidur? Kenali Hypnic Jerk! - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenapa Kita Suka Mimpi Jatuh Saat Tidur? Kenali Hypnic Jerk! - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-08-29T02:00:21+00:00","article_modified_time":"2025-08-29T09:00:22+00:00","author":"Salsabila Nanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Salsabila Nanda","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur","name":"Kenapa Kita Suka Mimpi Jatuh Saat Tidur? Kenali Hypnic Jerk! - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA_-_%28Brainies_Bertanya%29_Hypnic_Jerk-01.jpg","datePublished":"2025-08-29T02:00:21+00:00","dateModified":"2025-08-29T09:00:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA_-_%28Brainies_Bertanya%29_Hypnic_Jerk-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA_-_%28Brainies_Bertanya%29_Hypnic_Jerk-01.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kenapa-kita-suka-mimpi-jatuh-saat-tidur#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenapa Kita Suka Mimpi Jatuh Saat Tidur? Kenali Hypnic Jerk!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783","name":"Salsabila Nanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Salsabila Nanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1477","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1477"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1477\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5221,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1477\/revisions\/5221"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1477"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1477"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1477"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1477"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}