{"id":1435,"date":"2025-09-24T09:00:12","date_gmt":"2025-09-24T02:00:12","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1435"},"modified":"2025-09-24T10:11:22","modified_gmt":"2025-09-24T03:11:22","slug":"jurusan-psikologi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi","title":{"rendered":"Jurusan Psikologi: Mata Kuliah, Prospek Karier &#038; Kampus"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/BA_-_(Pojok_Kampus)_Jurusan_Psikologi-01.jpg\" alt=\"BA_-_(Pojok_Kampus)_Jurusan_Psikologi-01\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em>Artikel ini membahas hal-hal yang dipelajari di jurusan Psikologi serta kumpulan pertanyaan menarik terkait masa perkuliahan dan prospek kerja.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap orang pasti punya masalah. Begitu pun kamu yang sedang membaca artikel ini. Ada masalah yang dapat diketahui penyebabnya, dan ada juga yang timbul begitu saja sampai bikin kita <em>overthinking<\/em> setiap malam, seperti:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cKenapa gue ngerasa nggak berguna?\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cKenapa <\/em>mood <em>gue cepet banget berubah?\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain memikirkan masalah sendiri, terkadang kita juga penasaran dengan tingkah laku orang lain. Apa alasan si A sering marah-marah? Kenapa si B takut tiap ketemu orang banyak? Semua itu jadi tanda tanya besar buat kita. Nggak jarang, ada pula yang langsung nge-<em>judge<\/em> tanpa mau mengenal lebih dalam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cMales gue sama si A, ngegas mulu,\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cKalau main jangan ngajak si B, dia mah sombong,\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menghindari kebiasaan <em>judgemental<\/em> seperti tadi, kita bisa memahami perilaku seseorang lewat ilmu Psikologi yang merupakan salah satu jurusan favorit di perkuliahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Simpelnya, <strong>Psikologi adalah ilmu yang menganalisis perilaku dan fungsi mental manusia. <\/strong>Melalui ilmu Psikologi, kita diajak mengenal diri sendiri, orang lain, serta cara bersikap di lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\">Baca Juga: <a style=\"background-color: #eeeeee;\" href=\"\/blog\/gangguan-bipolar\" rel=\"noopener\">Bipolar dan Mood Swing Itu Beda Lho!<\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Belajar Apa Aja di Jurusan Psikologi?<\/span>\u00a0<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Banyak.<\/span> Salah satu teman yang kuliah di jurusan ini pernah bilang, kalau Psikologi nggak semudah yang ia bayangkan. Awalnya, dia pikir Psikologi hanya sebatas tebak-menebak karakter seseorang, tapi ternyata yang dipelajari tuh luas banget.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Semester 1<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di semester pertama, ada mata kuliah yang membahas sejarah dan tokoh-tokoh pengembangan Ilmu Psikologi. Sebut saja Sigmund Freud, Abraham Maslow, serta Charles Barlett. Mata kuliah jurusan Psikologi pada semester awal masih bersifat umum dan dasar. Kamu diajak memahami hakikat ilmu Psikologi, pengertian memori, persepsi, apa itu emosi, kepribadian, sampai stres.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia\" rel=\"noopener\">Mengenal Emosi Dasar dalam Hidup Manusia, Bukan Hanya Sedih dan Senang!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Semester 2<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mata kuliah semester dua jurusan Psikologi merupakan lanjutan dari materi yang dipelajari sebelumnya. Di sini, kita mengamati perkembangan manusia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, sampai lansia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>&#8220;Lho, kok, pelajarannya mirip-mirip Biologi sih?&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata, kondisi fisik, kognitif, dan emosi setiap orang mempengaruhi tingkah laku mereka di rentang usia tertentu. Contohnya nih, tantrum pada anak disebabkan oleh ketidakmampuan mereka dalam mengkomunikasikan perasaan dan kebutuhannya secara jelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tingkah laku manusia juga dibahas dalam Teori Kepribadian. Ada 3 pendekatan Teori Kepribadian, yaitu Psikoanalisis, Humanistik, dan Behavioral. Masing-masing mempunyai sudut pandang yang berbeda dalam menganalisis perilaku individu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pendekatan%20dalam%20Teori%20Psikologi%20Kepribadian.jpg\" alt=\"Pendekatan dalam Teori Psikologi Kepribadian\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Semester 3<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masuk ke semester tiga, mahasiswa Jurusan Psikologi dikenalkan dengan macam-macam cabang ilmu. Ada\u00a0psikologi organisasi, psikologi klinis, psikologi pendidikan, psikologi sosial, dan psikologi faal. Meskipun materi yang dipelajari masih tergolong dasar, setidaknya kamu jadi tahu peminatan apa yang cocok dengan profesi yang ingin diambil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mata%20Kuliah%20Peminatan%20Jurusan%20Psikologi.jpg\" alt=\"Mata Kuliah Peminatan dan Cabang Jurusan Psikologi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Semester 4 dan 5<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di semester pertengahan, mahasiswa jurusan Ilmu Psikologi mulai mendalami\u00a0jenis-jenis asesmen untuk mengetahui karakteristik atau kecendrungan gangguan mental yang terjadi pada seseorang. Asesmen ini dilakukan melalui 3 metode, yaitu observasi, wawancara, serta alat ukur (<em>psychological testing).<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>BTW<\/em>, familiar dengan tabel ini nggak?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Contoh%20Alat%20Ukur%20Psikologi.jpg\" alt=\"Contoh Alat Ukur Psikologi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tabel di atas merupakan salah satu contoh alat ukur psikologi.\u00a0 Kalau kamu pernah psikotes, kamu diminta untuk memberi simbol X terhadap pernyataan yang paling sesuai dengan kondisi diri.\u00a0<strong>\u00a0Perlu diketahui, tidak ada jawaban benar dan salah dalam Psikologi,<\/strong>\u00a0melainkan kesimpulan mengenai karakteristik dan minat bakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Semester 6<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Di semester enam<\/strong>, mata kuliah jurusan Psikologi semakin mengerucut. Mahasiswa dipersilahkan mengambil peminatan yang mereka sukai. Kalau kamu mau bekerja di perusahaan Psychology Industrial &amp; Organizational adalah matkul yang tepat. Sebab, kamu akan mempelajari\u00a0<a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pengertian-manajemen-unsur-dan-fungsinya\" rel=\"noopener\"><strong>manajemen sumber daya manusia<\/strong><\/a>, psikologi konsumen, sampai kerja sama antar budaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tetapi, kalau kamu pengen membantu orang dengan gangguan kesehatan mental, peminatan Psikologi Klinis adalah kuncinya. Kamu bakal belajar tentang jenis-jenis\u00a0<em>mental disorder\u00a0<\/em>melalui buku DSM seperti di bawah ini. Seru lho!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/DSM.jpg\" alt=\"Buku Diagnostic Statistical Mental Disorder\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"font-size: 14px; text-align: center;\"><em>Buku panduan pengklasifikasian gangguan kesehatan mental. (Sumber: statnews.com)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>Semester 7 dan 8<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memasuki tahun terakhir perkuliahan, layaknya jurusan lainnya, kamu dihadapkan oleh seminar proposal, magang, dan skripsi. Tiga hal ini adalah syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ilmu Psikologi (S.Psi). Jurusan Psikologi ditempuh dalam waktu 3,5 sampai 4 tahun dengan 144 SKS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga:\u00a0<span style=\"text-decoration: underline;\"><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/sks-dan-krs\" rel=\"noopener\">Cara Perhitungan SKS di Kampus, Calon Mahasiswa Wajib Paham!<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Kampus dengan Jurusan Psikologi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai salah satu prodi favorit, Psikologi dapat ditemukan di hampir seluruh PTN maupun PTS di Indonesia. Biaya kuliah di jurusan ini sedikit lebih mahal karena berhubungan dengan dunia kesehatan. Meski begitu, kamu bisa mendaftar meminta keringanan UKT atau mendaftar ke program\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kip-kuliah\" rel=\"noopener\">KIP-Kuliah<\/a>.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut universitas negeri dan swasta psikologi terbaik di Indonesia:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Universitas Indonesia (UI)<\/li>\n<li>Universitas Padjadjaran (UNPAD)<\/li>\n<li>Universitas Gadjah Mada (UGM)<\/li>\n<li>Universitas Airlangga (UNAIR)<\/li>\n<li>Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS)<\/li>\n<li>Universitas Diponegoro (UNDIP)<\/li>\n<li>Universitas Brawijaya (UB)<\/li>\n<li>Universitas Sumatera Utara (USU)<\/li>\n<li>Universitas Andalas (UNAND)<\/li>\n<li>Universitas Hasanuddin (UNHAS)<\/li>\n<li>Universitas Persada Indonesia (UPI) YAI<\/li>\n<li>Universitas Katolik Atmajaya<\/li>\n<li>Universitas Tarumanegara (UNTAR)<\/li>\n<li>Universitas Sanata Dharma<\/li>\n<li>Universitas Islam Indonesia (UII)<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pertanyaan Seputar Jurusan Psikologi (<em>Frequently Asked Questions)<\/em><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena selalu ramai peminat, banyak pertanyaan yang mulai bermunculan mengenai jurusan Psikologi. Dari yang lucu sampai yang mengarah ke jenjang karir. Biar nggak penasaran, aku kasih rangkuman FAQ-nya di bawah!<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px; font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">1. Kuliah psikologi bisa baca pikiran ya, kak?<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2192 Jurusan Psikologi adalah program studi yang mempelajari tingkah laku manusia, bukan meramal masa depan apalagi baca pikiran.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px; font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">2. Apa bener kalau anak Psikologi harus pinter Bahasa Inggris?<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent; font-size: 1rem;\">\u2192 Sebagian besar\u00a0bahan ajar jurusan ini memang berbahasa Inggris. Namun, terkadang ada dosen yang memberi\u00a0<em>softcopy\u00a0<\/em>materi yang telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 18px;\"><span style=\"background-color: transparent; text-align: left; color: #000000; font-size: 14pt;\">3. Kuliah Psikologi bisa dari IPS nggak?<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u2192 <\/strong>Berdasarkan ketentuan Menteri Pendidikan terbaru, pemilihan jurusan kuliah tidak bergantung pada jurusan saat di SMA. Tapi, aturan ini hanya berlaku di PTN aja, ya! Untuk kampus swasta mempunyai kebijakan masing-masing.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 18px; font-weight: bold;\"><span style=\"background-color: transparent; text-align: left; color: #000000; font-size: 14pt;\">4. Selesai S1 langsung buka praktek?<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u2192 <\/strong>Perjalanan untuk menjadi psikolog klinis cukup panjang. Dimulai dari S1 selama 4 tahun, dilanjut dengan Program Profesi Psikolog Umum selama 2 tahun, kemudian mengambil spesialisasi sesuai dengan minat masing-masing. Jika ditotal, kurang lebih memakan waktu sekitar 7 tahun.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 18px; font-weight: bold;\"><span style=\"background-color: transparent; text-align: left; color: #000000; font-size: 14pt;\">5. Lah, terus kerja apa dong abis lulus?<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u2192 <\/strong>Banyak! Lulusan Psikologi dibekali dengan kemampuan menganalisis berbagai permasalahan individu, mengolah data, membuat program pelatihan kerja &amp; pendidikan, serta\u00a0<em>public speaking\u00a0<\/em>yang mumpuni. Prospek kerja jurusan ini terbuka di bidang\u00a0<em>Human Resource<\/em>, konsultan pendidikan,<em>\u00a0UX Researcher<\/em>, konselor, dan sebagainya. Kamu bisa berkarir di pemerintahan, BUMN, swasta, dan NGO.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\"><span style=\"background-color: transparent; text-align: left;\">6. Terakhir, boleh nggak sih ngasih resep obat buat temen yang kena <em>mental illness<\/em><\/span><span style=\"background-color: transparent; text-align: left;\">?<\/span><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u2192 <\/strong>HARAM HUKUMNYA! Walaupun kita tahu dan belajar jenis gangguan mental, konsumsi obat tetap di bawah pengawasan psikiater.\u00a0 Apa sih bedanya psikolog dengan psikiater? Intip penjelasannya di<a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-perbedaan-psikolog-dan-psikiater\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> blog tetangga kita<\/a><span style=\"font-weight: bold;\">.<\/span> Hihi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau temen kamu ngerasa ada sesuatu yang nggak beres dalam hidup dia, disarankan untuk pergi ke psikolog terlebih dahulu. Nanti kan diperiksa tuh, diajak ngobrol, lalu dikasih terapi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kalau penyakitnya belum dapat disembuhkan dengan konseling dan terapi, baru deh, psikiater turun tangan. FYI, psikiater merupakan dokter spesialis jiwa yang bertanggung jawab memberi obat dan perawatan medis.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Punya pertanyaan seputar Psikologi dan jurusan lainnya? Tulis aja di kolom komentar! Pertanyaan kamu bakal kita masukkin ke F.A.Q atau dijadikan tema buat artikel selanjutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Makasih banget udah mau baca sampai habis. Kamu bisa lho <em>share <\/em>artikel ini ke orang tua, guru, temen, pacar, juga gebetan. Tombol <em>share<\/em>-nya ada di bawah <em>banner <\/em>ini. Keliatan, kan? <em>Thank you (again) and bye-bye!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d93f0b57-34b2-450c-bcba-7ca2c0a12930.png\" alt=\"Brain Academy Center\" width=\"799\" height=\"195\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kuliah 7 Semester di Psikologi [Daring]. Tautan:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=FfUarkqAkcA (diakses 19-20 Mei 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendekatan Teori Kepribadian dalam Psikologi [Daring]. Tautan:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">https:\/\/simdos.unud.ac.id\/uploads\/file_pendidikan_1_dir\/c2aca931dfa55f74aebeeedd1f7456 (diakses 19-20 Mei 2020)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beda Psikolog dan Psikiater [Daring]. Tautan:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">https:\/\/hellosehat.com\/mental\/perbedaan-psikolog-dan-psikiater\/(diakses 19 Mei 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tantrum [Daring]. Tautan:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">https:\/\/sardjito.co.id\/2019\/03\/06\/tantrum-pada-anak\/<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0(diakses 19 Mei 2021)<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Sumber Foto:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Buku DSM [Daring]. Tautan:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">https:\/\/www.statnews.com\/2016\/12\/12\/psychiatry-dsm-update\/ (diakses 19 Mei 2021)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":4,"featured_media":1435,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/75e5b718-b812-41d7-aa50-6a26985c5cb4.png"],"_edit_lock":["1758683438:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2021-05-21","2023-05-12","2024-03-15"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Ternyata, Psikologi punya berbagai mata kuliah yang menantang untuk dipelajari. Prospek karirnya juga luas banget. Apa aja? Selengkapnya di artikel ini."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_oembed_4a264e5fd93b640455ed8af1abedbd1b":["<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"GceIeJ3OCs\"><a href=\"https:\/\/sardjito.co.id\/2019\/03\/06\/tantrum-pada-anak\/\">Tantrum Pada Anak<\/a><\/blockquote><iframe class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; clip: rect(1px, 1px, 1px, 1px);\" title=\"&#8220;Tantrum Pada Anak&#8221; &#8212; RSUP Dr. Sardjito\" src=\"https:\/\/sardjito.co.id\/2019\/03\/06\/tantrum-pada-anak\/embed\/#?secret=kNDAdfOEIR#?secret=GceIeJ3OCs\" data-secret=\"GceIeJ3OCs\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe>"],"_oembed_time_4a264e5fd93b640455ed8af1abedbd1b":["1710491072"],"_oembed_e0c94237c6baaf1cce2d576d163c939e":["{{unknown}}"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["7"],"_yoast_wpseo_focuskw":["jurusan psikologi"],"_yoast_wpseo_title":["8 Semester Kuliah Jurusan Psikologi, Ngapain Aja Sih?"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Ternyata, jurusan Psikologi punya berbagai mata kuliah yang menantang untuk dipelajari. Prospek karirnya juga luas banget. Apa aja?"],"_yoast_wpseo_linkdex":["74"]},"categories":[1],"tags":[34,7],"class_list":["post-1435","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-info-jurusan","tag-pojok-kampus"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Semester Kuliah Jurusan Psikologi, Ngapain Aja Sih?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ternyata, jurusan Psikologi punya berbagai mata kuliah yang menantang untuk dipelajari. Prospek karirnya juga luas banget. Apa aja?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Semester Kuliah Jurusan Psikologi, Ngapain Aja Sih?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ternyata, jurusan Psikologi punya berbagai mata kuliah yang menantang untuk dipelajari. Prospek karirnya juga luas banget. Apa aja?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-24T02:00:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-24T03:11:22+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi\",\"name\":\"8 Semester Kuliah Jurusan Psikologi, Ngapain Aja Sih?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/75e5b718-b812-41d7-aa50-6a26985c5cb4.png\",\"datePublished\":\"2025-09-24T02:00:12+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-24T03:11:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\"},\"description\":\"Ternyata, jurusan Psikologi punya berbagai mata kuliah yang menantang untuk dipelajari. Prospek karirnya juga luas banget. Apa aja?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/75e5b718-b812-41d7-aa50-6a26985c5cb4.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/75e5b718-b812-41d7-aa50-6a26985c5cb4.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jurusan Psikologi: Mata Kuliah, Prospek Karier &#038; Kampus\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\",\"name\":\"Salsabila Nanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Salsabila Nanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Semester Kuliah Jurusan Psikologi, Ngapain Aja Sih?","description":"Ternyata, jurusan Psikologi punya berbagai mata kuliah yang menantang untuk dipelajari. Prospek karirnya juga luas banget. Apa aja?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"8 Semester Kuliah Jurusan Psikologi, Ngapain Aja Sih?","og_description":"Ternyata, jurusan Psikologi punya berbagai mata kuliah yang menantang untuk dipelajari. Prospek karirnya juga luas banget. Apa aja?","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-09-24T02:00:12+00:00","article_modified_time":"2025-09-24T03:11:22+00:00","author":"Salsabila Nanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Salsabila Nanda","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi","name":"8 Semester Kuliah Jurusan Psikologi, Ngapain Aja Sih?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/75e5b718-b812-41d7-aa50-6a26985c5cb4.png","datePublished":"2025-09-24T02:00:12+00:00","dateModified":"2025-09-24T03:11:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783"},"description":"Ternyata, jurusan Psikologi punya berbagai mata kuliah yang menantang untuk dipelajari. Prospek karirnya juga luas banget. Apa aja?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/75e5b718-b812-41d7-aa50-6a26985c5cb4.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/75e5b718-b812-41d7-aa50-6a26985c5cb4.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-psikologi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jurusan Psikologi: Mata Kuliah, Prospek Karier &#038; Kampus"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783","name":"Salsabila Nanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Salsabila Nanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1435"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1435\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5915,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1435\/revisions\/5915"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1435"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}