{"id":1414,"date":"2025-09-03T09:00:41","date_gmt":"2025-09-03T02:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1414"},"modified":"2025-09-03T11:45:57","modified_gmt":"2025-09-03T04:45:57","slug":"perbedaan-virus-dan-bakteri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri","title":{"rendered":"Perbedaan Virus dan Bakteri serta Cara Mengobatinya"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20Hal%20yang%20Harus%20diperhatikan%20jika%20terpapar%20virus%20atau%20bakteri.jpg\" alt=\"Header Hal yang Harus diperhatikan jika terpapar virus atau bakteri\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>Artikel ini membahas perbedaan penyakit yang disebabkan karena virus dan bakteri serta contoh dan cara mengatasinya.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><!--more--><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cGann, udah dua hari ini cacar air ku semakin parah. Katanya karena bakteri, ya? Aduhh, gatal banget, nih! Aku udah olesi obat antibakteri, tapi kaga sembuh-sembuh. Gimana nih?\u201c<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cHah, penyebabnya bakteri?! Kamu dengar dari mana, sih? Itu salah, cacar air itu disebabkan oleh virus!\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cItu, aku dengar dari si Ucok tetanggaku.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cHmmm, Ucok keliru, tuh! Cacar air disebabkan oleh virus, bukan bakteri!\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cHuft, pantesan nggak sembuh-sembuh. Aku salah beli obat ternyata!\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cUdah, mending kamu konsul langsung ke dokter aja, biar dapat informasi yang jelas dan penanganan yang tepat.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cOkay, deh! Thank you, Gan.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkadang, kita masih keliru membedakan virus dengan bakteri. Meskipun keduanya merupakan mikroba berukuran sangat kecil (mikroorganisme), tapi virus dan bakteri punya ukuran, komponen genetik, dan cara hidup yang berbeda, loh!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Virus dan Bakteri<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bakteri merupakan organisme sel tunggal yang tidak memiliki membran inti sel (prokariotik), serta berukuran mikroskopik<\/strong>. Untuk melihatnya, kamu perlu menggunakan mikroskop. Bakteri bisa hidup di berbagai kondisi lingkungan, termasuk lingkungan yang ekstrem. Bahkan, bakteri bisa tinggal di tempat-tempat yang nggak bisa ditinggali manusia, loh! Contohnya kayak tempat yang terpapar sinyal radioaktif tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, <strong>virus nggak terbuat dari sel. Virus membutuhkan sel inang untuk aktif dan bertahan hidup<\/strong>. Ukuran virus jauh lebih kecil dari bakteri. Bahkan, virus dengan ukuran terbesar pun tetap lebih kecil dibandingkan bakteri yang paling kecil.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/struktur%20tubuh%20bakteri%20dan%20virus.jpg\" alt=\"struktur tubuh bakteri dan virus\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, virus dan bakteri bisa menyebabkan penyakit jika menyerang tubuh manusia. Akan tetapi, kita masih sulit membedakan mana penyakit yang disebabkan oleh virus dan mana penyakit yang bersumber dari bakteri.\u00a0 Alasannya, virus atau bakteri memiliki gejala yang sama saat menyerang tubuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya, kayak penyakit cacar air dan impetigo. Cacar air disebabkan oleh virus, sedangkan impetigo disebabkan oleh bakteri. Tapi, kedua infeksi ini memiliki gejala yang sama, yaitu gatal-gatal dan kulit yang melepuh berisikan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga<\/span>: <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/replikasi-virus\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal Proses Replikasi Virus<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal, cara penanganannya juga berbeda lho.\u00a0Jangan sampai kamu salah minum obat kayak kasus di atas tadi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Cara Membedakan Virus dan Bakteri<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, satu-satunya cara untuk memastikannya adalah dengan cek ke dokter dan melakukan pemeriksaan laboratorium. Tapi, tindakan itu mungkin aja mahal dan memakan waktu lama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eits, jangan khawatir! Sebelum ke laboratorium, ada\u00a0perbedaan kecil yang bisa membuat kamu mengenali penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Yuk, kita simak satu-satu!<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Durasi Penyakit<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Umumnya, infeksi virus berlangsung lebih lama, dengan gejala 1 minggu atau lebih.<\/span> Ukurannya yang kecil membuat virus dapat memasukkan DNA yang dimilikinya ke dalam sel tubuh dan mengambil alih sel tubuh tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini yang membuat infeksi virus lebih sulit untuk disembuhkan. Tapi, lama waktu ini nggak menandakan kalo infeksi virus jauh lebih berbahaya dari infeksi bakteri, ya. Keduanya bisa sangat berbahaya, tergantung jenis dan jumlahnya di dalam tubuh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Amati Keadaan Tenggorokan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Infeksi virus dan bakteri bisa menyebabkan sakit di tenggorokan. Tapi, sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri, umumnya ditandai beberapa gejala tertentu. Misalnya, jika kamu melihat adanya <strong>bintik-bintik putih pada tenggorokan<\/strong>, maka itu <strong>disebabkan oleh bakteri<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, jika sakit pada tenggorokan diikuti gejala seperti <span style=\"font-weight: bold;\">hidung berair atau bersin, ada kemungkinan itu disebabkan oleh virus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/bintik%20efek%20infeksi%20bakteri.jpg\" alt=\"bintik efek infeksi bakteri\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Demam<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain menyebabkan sakit di tenggorokan, infeksi virus dan bakteri juga bisa menyebabkan demam. Temperatur normal tubuh manusia berkisar antara 36,5\u00b0C &#8211; 37,2\u00b0C. Tapi, saat terinfeksi virus, suhu tubuh manusia bisa mencapai 38,9\u00b0C dan jika terinfeksi bakteri bisa mencapai 39,3\u00b0C.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demam yang disebabkan oleh <span style=\"font-weight: bold;\">infeksi bakteri cenderung<\/span> <strong>memburuk setelah beberapa hari<\/strong> dan penanganannya harus diberi <span style=\"font-weight: bold;\">obat antibiotik<\/span>. Sementara itu, demam yang disebabkan oleh <strong>infeksi virus <\/strong>diawali oleh gejala-gejala prodromal, seperti sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, dan sebagainya. Demam yang disebabkan virus cenderung <strong>membaik dalam 2-4 hari<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, selain itu, ada beberapa tanda lain yang bisa menjadi patokan awal untuk mengidentifikasi apakah kamu terinfeksi virus atau bakteri:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tanda%20infeksi%20virus%20dan%20bakteri.jpg\" alt=\"tanda infeksi virus dan bakteri\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi, perlu kamu ingat nih, apapun jenis infeksinya, sebaiknya diperiksakan ke dokter\u00a0untuk mendapatkan obat dan penanganan yang tepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, selanjutnya, aku mau kasih tau macam-macam penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Penyakit yang Disebabkan Oleh Bakteri<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang sudah dijelaskan di awal, bakteri merupakan mikroorganisme yang bisa hidup di berbagai jenis lingkungan. Jangan kaget ya, bakteri juga ada di dalam tubuh manusia, lho! Tapi, nggak usah panik. Bakteri yang ada di dalam tubuh kita adalah bakteri baik yang berperan untuk melindungi tubuh dari bakteri patogen (bakteri jahat).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para pakar menyebut bakteri baik sebagai flora normal. Salah satunya adalah bakteri <strong><em>Lactobacillus acidophilus<\/em><\/strong> yang berada pada saluran pencernaan manusia. Bakteri ini bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat dan mengatasi diare.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, bagaimana dengan bakteri jahat? Bakteri patogen inilah yang menjadi biang keladi timbulnya infeksi dan penyakit dalam tubuh kita, seperti tuberkulosis, radang tenggorokan, hingga infeksi saluran kemih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/penyakit%20yang%20disebabkan%20bakteri.jpg\" alt=\"penyakit yang disebabkan bakteri\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Penyakit yang Disebabkan Oleh Virus<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa kabarnya dengan virus? Virus nggak ada yang baik, semuanya jahat. Virus itu bisa merusak, membunuh, dan mengubah sel-sel normal dalam tubuh. Contohnya, sel hati, darah, atau saluran pernapasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/penyakit%20yang%20disebabkan%20virus.jpg\" alt=\"penyakit yang disebabkan virus\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/mengenal-ekologi-piramida-dan-ruang-lingkupnya\">Memahami Ekologi: Pengertian, Piramida, dan Ruang Lingkupnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Cara Mengatasi Infeksi Virus dan Bakteri<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyakitnya sudah, bagaimana dengan obatnya? Untuk mengatasi<strong> infeksi virus<\/strong>, dokter akan memberikan <strong>obat antivirus<\/strong>. Tapi, beberapa penyakit akibat infeksi virus bisa kok sembuh dengan sendirinya. Pengobatan dalam hal ini hanya membantu meringankan gejala pasien.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut para pakar, <strong>meningkatkan daya tahan tubuh menjadi kunci utama untuk melawan virus<\/strong>. Makanya, dari dulu kita diajarin buat makan 4 sehat 5 sempurna, banyak minum air putih, olahraga, dan jangan sampai lupa untuk selalu cuci tangan yang benar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, untuk mengobati <strong>infeksi bakteri, <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">d<\/span>okter akan <strong>memberikan antibiotik<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> Alasannya, antibiotik menghambat proses perkembangan dan metabolisme bakteri di dalam tubuh kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perlu diketahui, infeksi virus nggak bisa diobati dengan antibiotik, begitupun sebaliknya. Sebab, antibiotik ini nggak bisa membunuh virus dalam tubuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, itulah beberapa tanda yang membedakan kondisi tubuh saat terinfeksi virus atau bakteri serta cara penanganannya. Ditengah pandemi yang semakin meningkat, kamu harus benar-benar memperhatikan kesehatanmu. Makan makanan yang gizi baik, perbanyak vitamin, dan <a href=\"https:\/\/kelas.brainacademy.id\/\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">belajar dari rumah<\/span><\/a> untuk mencegah penularan virus. <em>Stay safe<\/em>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/kelas.brainacademy.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/e5070f85-673f-4221-bef5-1021e2f4d494.jpeg\" alt=\"[IDN] CTA Blog Kelas Gratis Brain Academy Online \" width=\"821\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Penyakit yang Disebabkan oleh Virus. [Daring] Tautan: https:\/\/www.alodokter.com\/daftar-nama-penyakit-yang-disebabkan-oleh-virus<\/p>\n<p>18 penyakit yang disebabkan oleh bakteri. [Daring] Tautan: https:\/\/doktersehat.com\/penyakit-yang-disebabkan-oleh-bakteri\/<\/p>\n<p>Perbedaan Virus dan Bakteri. [Daring] Tautan: https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/virus-corona-fakta-medis-beda-virus-dan-bakteri<\/p>\n<p>(diakses 05 Juli 2021)<\/p>\n<p>Infeksi Virus vs Bakteri. [Daring] Tautan: https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/infeksi-virus-vs-infeksi-bakteri-lebih-berbahaya-mana. (Diakses 08 Juli 2021)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini membahas perbedaan penyakit yang disebabkan karena virus dan bakteri serta contoh dan cara mengatasinya. &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":1414,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20Hal%20yang%20Harus%20diperhatikan%20jika%20terpapar%20virus%20atau%20bakteri.jpg"],"_edit_lock":["1756874634:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apakah virus dan bakteri itu sama? Ketahui ciri-ciri dan cara mencegah penyakit yang ditimbulkan oleh virus dan bakteri berikut ini."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_wp_old_date":["2021-07-13"]},"categories":[1],"tags":[28,31,19],"class_list":["post-1414","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-fakta-menarik","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Virus dan Bakteri serta Cara Mengobatinya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Virus dan Bakteri serta Cara Mengobatinya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini membahas perbedaan penyakit yang disebabkan karena virus dan bakteri serta contoh dan cara mengatasinya. &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-03T02:00:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-03T04:45:57+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kak Nazirah MT Saintek\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kak Nazirah MT Saintek\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri\",\"name\":\"Perbedaan Virus dan Bakteri serta Cara Mengobatinya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20Hal%20yang%20Harus%20diperhatikan%20jika%20terpapar%20virus%20atau%20bakteri.jpg\",\"datePublished\":\"2025-09-03T02:00:41+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-03T04:45:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/36e7c8ddb689c1f2fd50c4005f547d27\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20Hal%20yang%20Harus%20diperhatikan%20jika%20terpapar%20virus%20atau%20bakteri.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20Hal%20yang%20Harus%20diperhatikan%20jika%20terpapar%20virus%20atau%20bakteri.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Virus dan Bakteri serta Cara Mengobatinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/36e7c8ddb689c1f2fd50c4005f547d27\",\"name\":\"Kak Nazirah MT Saintek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kak Nazirah MT Saintek\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/kak-nazirah-mt-saintek\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Virus dan Bakteri serta Cara Mengobatinya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Virus dan Bakteri serta Cara Mengobatinya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Artikel ini membahas perbedaan penyakit yang disebabkan karena virus dan bakteri serta contoh dan cara mengatasinya. &#8212;","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-09-03T02:00:41+00:00","article_modified_time":"2025-09-03T04:45:57+00:00","author":"Kak Nazirah MT Saintek","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Kak Nazirah MT Saintek","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri","name":"Perbedaan Virus dan Bakteri serta Cara Mengobatinya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20Hal%20yang%20Harus%20diperhatikan%20jika%20terpapar%20virus%20atau%20bakteri.jpg","datePublished":"2025-09-03T02:00:41+00:00","dateModified":"2025-09-03T04:45:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/36e7c8ddb689c1f2fd50c4005f547d27"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20Hal%20yang%20Harus%20diperhatikan%20jika%20terpapar%20virus%20atau%20bakteri.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20Hal%20yang%20Harus%20diperhatikan%20jika%20terpapar%20virus%20atau%20bakteri.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Virus dan Bakteri serta Cara Mengobatinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/36e7c8ddb689c1f2fd50c4005f547d27","name":"Kak Nazirah MT Saintek","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kak Nazirah MT Saintek"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/kak-nazirah-mt-saintek"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1414"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5844,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1414\/revisions\/5844"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1414"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}