{"id":1375,"date":"2025-11-20T11:00:09","date_gmt":"2025-11-20T04:00:09","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1375"},"modified":"2025-11-20T11:10:47","modified_gmt":"2025-11-20T04:10:47","slug":"pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas","title":{"rendered":"Fakta Makanan Pedas, Sensasi Panas Akibat Zat Capsaicin"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies_Bertanya_-_Sensasi_Pedas-01.jpg\" alt=\"Brainies_Bertanya_-_Sensasi_Pedas-01\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>Pedas itu bukan rasa, melainkan sensasi panas dan terbakar akibat zat capsaicin pada cabai. Tapi kenapa makanan pedas bikin ketagihan ya? Baca penjelasan ilmiahnya yuk!<\/em><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Brainies, kamu tipe penyuka pedas atau sebaliknya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau aku, sih, doyan banget sama yang namanya cabai. Apapun menu makanannya, harus ada sambal biar makin nikmat. Tambah kerupuk dan nasi hangat. Aduuuh laper.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/5563a0610423bd7d078b4567.jpeg\" alt=\"Sambal Terasi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 14px;\"><em>Sambal terasi (Sumber: kompasiana.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi, kamu tahu nggak, kalau <span style=\"font-weight: bold;\">pedas bukanlah sebuah rasa<\/span>. Sebenarnya, lidah kita hanya memiliki 4 reseptor untuk mengenali rasa makanan maupun minuman. Ada rasa manis, asin, asam, dan pahit. Loh loh, terus darimana datangnya pedas?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Zat Capsaicin dalam Cabai<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jawabannya sudah ketebak dari judul ya? Hahaha betul, pedas berasal dari zat Capsaicin yang terdapat pada buah cabai. Selain cabai, Capsaicin juga terkandung dalam paprika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang, coba ambil 1 buah cabai di dapur, kemudian belah dengan menggunakan pisau. Kamu akan melihat struktur buah cabai yang terdiri dari batang, daging, biji, dan plasenta.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Struktur%20Buah%20Cabai.jpg\" alt=\"Struktur Buah Cabai\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di antara biji, terdapat tangkai berwarna putih yang kita sebut sebagai plasenta. Di sanalah zat Capsaicin bersembunyi. Capsaicin memiliki tekstur berminyak dan membuat cabai terasa panas dan terbakar di lidah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\">Baca Juga: <a style=\"background-color: #eeeeee;\" href=\"\/blog\/perbedaan-virus-dan-bakteri\" rel=\"noopener\">Awas Tertukar! Virus dan Bakteri Itu Berbeda Lho<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, tubuh kita punya reseptor yang bernama <em>Transient <span style=\"font-weight: normal;\">Receptor <\/span>Potential Vanilloid<\/em> 1 (<span style=\"font-weight: normal;\">TRPV1<\/span>) yang berfungsi sebagai detektor dan regulator pengaturan suhu tubuh. <span style=\"font-weight: bold;\">Saat kita mengkonsumsi cabai, TRPV1\u00a0mengirimkan sinyal ke otak bahwa lidah sedang mengalami \u201ckebakaran\u201d<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi, Capsaicin mengelabui otak dan bilang kalau itu adalah rasa pedas. Akhirnya, kita percaya kalau kita sedang merasakan pedas, padahal sebenarnya itu sensasi panas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teganya kamu bohongin aku, Capsaicin\u2026<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Mengapa Makanan Pedas Bikin Berkeringat dan Ketagihan?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah menerima sinyal dari TRPV1 dan Capsaicin, otak langsung bereaksi.\u00a0<em>&#8220;Kasihan banget ni anak kepedesan,&#8221;\u00a0<\/em>katanya.\u00a0 Untung aja, ada <span style=\"font-weight: bold;\">hormon hipotalamus<\/span> yang siap siaga.\u00a0BYUUURRRR! Keringat pun membasahi tubuh kita sebagai <span style=\"font-weight: bold;\">mekanisme pertahanan dari suhu panas<\/span>. Bahkan, sangking pedasnya, kita bisa sampai menangis dan <em>ingusan<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zat Capsaicin dianggap sebagai penyebab rasa sakit pada lidah. Maka dari itu, otak memerintahkan <span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: bold;\">hormon endorfin<em>\u00a0<\/em><\/span>untuk meredakan nyeri tersebut. Selanjutnya, otak mengeluarkan <span style=\"font-weight: bold;\">hormon dopamine\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">sebagai pemicu rasa bahagia. Itulah sebabnya makanan pedas terasa nikmat dan bikin ketagihan, meskipun lidah kamu kepanasan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\">Baca Juga: <a style=\"background-color: #eeeeee;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alasan Hujan Bikin Galau, Laper, dan Mager<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Ngomong-ngomong, sensasi pedas dapat diukur menggunakan <span style=\"font-weight: normal;\">satuan yang disebut<\/span><span style=\"font-weight: bold;\">\u00a0<em>Scoville Heat Unit <\/em>(SHU)<\/span>. SHU menunjukkan jumlah zat Capsaicin yang terkandung dalam cabai. <\/span><\/span><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Lihat tabel di bawah untuk penjelasan lengkapnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Skala%20Scoville%20Unit%20Tingkat%20Kepedasan.jpg\" alt=\"Skala Scoville Unit Tingkat Kepedasan\" width=\"600\" \/><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Nah, di awal artikel ini aku sempat nanya, apakah kamu penyuka pedas atau justru sebaliknya? <\/span><\/span><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Setiap orang memiliki tingkat toleransi yang berbeda terhadap kepedasan. Ada yang cuma makan 1 buah, langsung heboh nyari air. Ada juga yang makan ayam geprek level 10 tetapi mukanya\u00a0<em>flat<\/em>.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Hal ini dipengaruhi oleh kebiasaan keluarga kita lho. Anak yang dibiasakan untuk mengonsumsi makanan pedas memiliki tingkat toleransi lebih tinggi terhadap cabai. Selain itu, menu makanan di Asia cenderung lebih pedas dibandingkan benua Eropa atau Amerika. Makanya, banyak warga asing yang kaget ketika mencicipi hidangan kita.<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Manfaat Zat Capsaicin Bagi Tubuh<\/span><\/h2>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan riset yang dilakukan oleh peneliti, zat Capsaicin bersifat <span style=\"font-weight: bold;\">antikoagulan<\/span> yang mencegah terjadinya penggumpalan darah. Hal ini membantu <span style=\"font-weight: bold;\">mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung, hipertensi, dan stroke.<\/span> Zat Capsaicin juga bisa <span style=\"font-weight: bold;\">meredakan sakit kepala dan hidung tersumbat.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">Siapa yang kalau lagi pusing suka makan seblak atau bakso? Jujur, aku sering kayak gini. Habis makan jadi pusingnya langsung hilang dan <em>seger<\/em>! Coba dong, kasih tau aku makanan pedas favorit kamu. Ayam geprek, bakso, seblak, atau ada yang lain? Tulis di kolom komentar ya.<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">Aku seneng banget bisa berbagi informasi baru dengan kalian. Terima kasih sudah membaca sampai habis dan belajar bareng <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Brain Academy Online<\/a>. Kalau punya topik yang pengen dibahas, jangan ragu buat kasih saran di kolom komentar. <em>See you soon and bye bye<\/em>, Brainies!<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/kelas.brainacademy.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/e5070f85-673f-4221-bef5-1021e2f4d494.jpeg\" alt=\"[IDN] CTA Blog Kelas Gratis Brain Academy Online \" width=\"821\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Referensi:<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\">Zat Capsaicin [Daring]. Tautan: https:\/\/repository.its.ac.id\/43807\/7\/2315105013-2315105037-Undergraduate-Theses.pdf<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\">https:\/\/www.alodokter.com\/tak-hanya-pedas-banyak-manfaat-cabai-untuk-kesehatan-tubuh<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\">Reaksi Hormon dan Otak Saat Mengkonsumsi Makanan Pedas [Daring]. Tautan:\u00a0 https:\/\/www.guesehat.com\/mengapa-tubuh-berkeringat-dan-hidung-berlendir-saat-makan-pedas<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\">https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/mengenal-4-jenis-hormon-untuk-mental-yang-sehat<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\">Tingkat Kepedasan [Daring]. Tautan: https:\/\/voi.id\/teknologi\/5527\/berkat-wilbur-scoville-kita-jadi-tahu-tingkat-kepedasan-cabai<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\">(diakses 25 Agustus 2021)<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Sumber Gambar:<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Sambal [Daring]. Tautan: https:\/\/www.kompasiana.com\/dejay2587\/5dd68c9d097f3607996829c3\/waspada-bahaya-konsumsi-makanan-pedas-berlebihan (diakses 25 Agustus 2021)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":4,"featured_media":1375,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies_Bertanya_-_Sensasi_Pedas-01.jpg"],"_oembed_ff5cc5fb1278ab47bb1486ec19d95874":["{{unknown}}"],"_oembed_a5689dab0a3717b468686c8fa779aa62":["{{unknown}}"],"_edit_lock":["1763611710:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Pedas bukan rasa, tapi sensasi panas dan terbakar akibat zat capsaicin pada cabai. Simak alasan makanan pedas bikin ketagihan dan berkeringat."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_oembed_b390e132052651c4f23f6c11c42b6f19":["{{unknown}}"],"_oembed_c39f47339beec57ba78101816e40712b":["{{unknown}}"],"_wp_old_date":["2021-08-28"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_focuskw":["makanan pedas"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Pedas bukan rasa, tapi sensasi panas dan terbakar akibat zat capsaicin pada cabai. Simak alasan makanan pedas bikin ketagihan dan berkeringat."],"_yoast_wpseo_linkdex":["82"],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["4"]},"categories":[1],"tags":[28,31],"class_list":["post-1375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-fakta-menarik"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fakta Makanan Pedas, Sensasi Panas Akibat Zat Capsaicin - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pedas bukan rasa, tapi sensasi panas dan terbakar akibat zat capsaicin pada cabai. Simak alasan makanan pedas bikin ketagihan dan berkeringat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fakta Makanan Pedas, Sensasi Panas Akibat Zat Capsaicin - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pedas bukan rasa, tapi sensasi panas dan terbakar akibat zat capsaicin pada cabai. Simak alasan makanan pedas bikin ketagihan dan berkeringat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-20T04:00:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-20T04:10:47+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas\",\"name\":\"Fakta Makanan Pedas, Sensasi Panas Akibat Zat Capsaicin - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies_Bertanya_-_Sensasi_Pedas-01.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-20T04:00:09+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-20T04:10:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\"},\"description\":\"Pedas bukan rasa, tapi sensasi panas dan terbakar akibat zat capsaicin pada cabai. Simak alasan makanan pedas bikin ketagihan dan berkeringat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies_Bertanya_-_Sensasi_Pedas-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies_Bertanya_-_Sensasi_Pedas-01.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fakta Makanan Pedas, Sensasi Panas Akibat Zat Capsaicin\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\",\"name\":\"Salsabila Nanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Salsabila Nanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fakta Makanan Pedas, Sensasi Panas Akibat Zat Capsaicin - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"Pedas bukan rasa, tapi sensasi panas dan terbakar akibat zat capsaicin pada cabai. Simak alasan makanan pedas bikin ketagihan dan berkeringat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fakta Makanan Pedas, Sensasi Panas Akibat Zat Capsaicin - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Pedas bukan rasa, tapi sensasi panas dan terbakar akibat zat capsaicin pada cabai. Simak alasan makanan pedas bikin ketagihan dan berkeringat.","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-11-20T04:00:09+00:00","article_modified_time":"2025-11-20T04:10:47+00:00","author":"Salsabila Nanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Salsabila Nanda","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas","name":"Fakta Makanan Pedas, Sensasi Panas Akibat Zat Capsaicin - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies_Bertanya_-_Sensasi_Pedas-01.jpg","datePublished":"2025-11-20T04:00:09+00:00","dateModified":"2025-11-20T04:10:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783"},"description":"Pedas bukan rasa, tapi sensasi panas dan terbakar akibat zat capsaicin pada cabai. Simak alasan makanan pedas bikin ketagihan dan berkeringat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies_Bertanya_-_Sensasi_Pedas-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies_Bertanya_-_Sensasi_Pedas-01.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/pedas-bukan-rasa-tapi-sensasi-panas#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fakta Makanan Pedas, Sensasi Panas Akibat Zat Capsaicin"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783","name":"Salsabila Nanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Salsabila Nanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1375"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1375\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6146,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1375\/revisions\/6146"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1375"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}