{"id":1357,"date":"2025-07-28T09:00:00","date_gmt":"2025-07-28T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1357"},"modified":"2025-07-28T09:42:41","modified_gmt":"2025-07-28T02:42:41","slug":"jurusan-farmasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi","title":{"rendered":"Jurusan Farmasi: Benarkah Cuma Ngurusin Obat-Obatan?"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jurusan%20Farmasi.jpg\" alt=\"Jurusan Farmasi\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>Benarkah Jurusan Farmasi hanya belajar obat-obatan sehingga peluang kerjanya hanya sebagai apoteker? Yuk, cari tahu jawabannya di artikel ini!<\/em><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hai, Brainies! Kamu <em>udah <\/em>tahu belum bahwa <em>nggak <\/em>cuma lulusan Jurusan Ilmu Kedokteran dan Jurusan Ilmu Keperawatan saja yang bisa bekerja di dunia kesehatan? <em>Wah<\/em>, kalau belum tahu, maka kamu wajib banget <em>nih <\/em>baca serba-serbi tentang Jurusan Farmasi di artikel ini. <em>Yuk<\/em>, baca sampai akhir!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Apa Itu Jurusan Farmasi?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jurusan Farmasi<\/strong> merupakan <strong>jurusan yang identik dengan obat-obatan<\/strong>. Apabila masuk jurusan ini, maka kamu akan belajar <strong>mengidentifikasi, meracik, menyeleksi, memelihara, hingga menganalisis obat dan bahan obat<\/strong> berdasarkan standar kelayakan. Makanya, kamu yang masuk Jurusan Farmasi mungkin saja bisa menjadi seorang penemu obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. <em>Widih<\/em>, kebayang <em>nggak tuh<\/em> seberapa besar peranmu untuk kesehatan makhluk hidup nanti?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Eits, <\/em>tapi bukan itu saja, <em>lho, <\/em>Brainies. Di Jurusan Farmasi, kamu juga akan mempelajari tata cara pendistribusian, penyimpanan, dan penggunaan obat-obatan yang tepat. Jadi, tugasmu nanti <em>nggak <\/em>cuma \u201cmeramu\u201d, tetapi juga \u201cmanajemen\u201d obat-obatan yang telah ada, ya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Apa yang Dipelajari di Jurusan Farmasi?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum membahas mata kuliah di Jurusan Farmasi, kita perlu memahami dulu <em>nih<\/em> bahwa yang dipelajari di jurusan ini <em>nggak <\/em>melulu soal memformulasikan obat. Ada juga formulasi terhadap zat-zat senyawa tertentu untuk membuat makanan, minuman, bahkan kosmetik. Dengan begitu, kamu yang mau masuk Jurusan Farmasi <em>nggak <\/em>cuma harus tertarik pada Ilmu Kesehatan dan Biologi, tetapi juga Kimia, ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jurusan%20Farmasi%20-%20Tahukah%20Kamu.jpg\" alt=\"Dekret Two Silices Farmasi dan Kedokteran\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu apa saja mata kuliahnya? Kita ambil contoh beberapa mata kuliah Jurusan Farmasi dari Universitas Indonesia. Berikut mata kuliahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\">\u00a0Baca Juga: <a style=\"background-color: #eeeeee;\" href=\"\/blog\/jurusan-kuliah-yang-cocok-untuk-si-introvert\" rel=\"noopener\">Inilah Jurusan Kuliah yang Cocok untuk Si Introvert<\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Semester 1, 2, dan 3<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mulai dari semester 1 hingga semester 3, kamu masih akan bertemu dengan mata kuliah dasar. Misalnya, Kimia Organik 1, Ilmu Biomedik Dasar 1, Etika dan Hukum Bidang Kesehatan, Biologi Sel dan Molekuler, Farmasetika, Farmasi Fisika 1, Analisis Farmasi Dasar, Farmakognosi 1, Mikrobiologi Farmasi, Farmakologi Dasar, dan Biokimia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Semester 4, 5, dan 6<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada semester ini, mata kuliah praktikum akan lebih sering kamu hadapi. <em>Yups<\/em>! Jurusan Farmasi <em>nggak <\/em>cuma harus mantap dalam pemahaman teori, tetapi juga berbagai praktik yang harus tepat kamu kerjakan. Untuk mata kuliah yang memerlukan praktikum di antaranya Praktikum Farmasi Fisika, Praktikum Analisis Fisikokimia, Praktikum Farmasetika 1, Praktikum Farmakognosi, Praktikum Farmakologi, dan Praktikum Fitokimia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, mata kuliah lain yang tidak dikhususkan untuk melakukan praktikum pun masih harus kamu tempuh. Misalnya, Imunologi Virologi, Obat Inflamasi, Biofarmasetika, Kimia Medisinal, Pelayanan Kefarmasian, dan Kewirausahaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Semester 7 dan 8<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah, <\/em>menuju akhir masa perkuliahanmu, kamu <em>udah<\/em> bisa memilih mata kuliah pilihan yang sesuai dengan bidang peminatanmu, <em>lho<\/em>! Jadi, pastikan mata kuliah yang kamu ambil pada semester 7 betul-betul sesuai dengan minatmu, ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun <em>udah <\/em>memilih mata kuliah pilihan, kamu juga harus tetap belajar mata kuliah wajib di semester 7, yakni Aseptik Dispensing, Farmakoterapi 3, Praktikum Teknologi Sediaan Steril, dan Praktikum Analisis Sediaan Farmasi. Sementara untuk semester 8, kamu akan diminta untuk fokus menyelesaikan skripsi yang menjadi tugas akhirmu sebagai seorang mahasiswa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/jurusan-sosiologi\" rel=\"noopener\">Bedah Jurusan Sosiologi, Cocok Jadi Problem Solver<\/a><\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Metode Pembelajaran<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menjadi seorang farmasis yang handal, kamu tentunya nggak hanya akan belajar sebatas teori aja, tetapi juga harus menguasai keterampilan khusus. Gimana caranya? Nah, selama kuliah kamu akan banyak dilibatkan dalam berbagai <strong>kegiatan praktikum<\/strong>. Kegiatan praktikum ini akan kamu jumpai hampir di tiap semester.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Praktikum yang kamu lakukan juga bukan praktikum biasa, <em>guys<\/em>. Kamu akan ditantang untuk menghasilkan formula obat yang akan bermanfaat untuk kehidupan manusia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Peminatan Jurusan Farmasi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tiap kampus memiliki kebijakan masing-masing terkait peminatan di jurusan Farmasi. Namun, secara umum ada empat peminatan yang bisa kamu pilih.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Farmasi Industri<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peminatan ini berkonsentrasi untuk mendalami industri pengolahan obat dalam skala besar.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Farmasi Klinik<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada peminatan ini kamu akan belajar ilmu-ilmu farmasi yang terkait dengan klinik, rumah sakit, dan apotek.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Farmasi Sains dan Teknologi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bidang peminatan ini berfokus pada pengembangan obat yang sudah ada atau obat yang baru akan dibuat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Farmasi Bahan Alam<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peminatan yang satu ini memfokuskan pada pembuatan obat yang berasal dari bahan organik atau bahan alami seperti obat herbal.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Gelar Lulusan Jurusan Farmasi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berapa lama sih kuliah di jurusan Farmasi? Terus gelar apa yang akan kamu dapatkan setelah lulus? <strong>Durasi kuliah<\/strong> di jurusan Farmasi sama seperti jurusan lainnya, yaitu sekitar <strong>3,5 sampai 4 tahun.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, gelar yang akan kamu dapatkan setelah lulus dari jurusan Farmasi adalah <strong>S. Farm atau Sarjana Farmasi. <\/strong>Setelah lulus, kamu bisa melanjutkan studi dengan mengambil <strong>pendidikan profesi apoteker<\/strong> selama satu tahun untuk mendapatkan <strong>gelar Apt.<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Apa Saja Prospek Kerja Lulusan Jurusan Farmasi?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cAh, ini mah udah pasti jadi <strong>apoteker<\/strong> lah!\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Loh, kata siapa, Brainies? Jurusan Farmasi itu nggak bisa jadi apoteker, lho.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cLah, terus jadi apa dong?\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lulusan Jurusan Farmasi memang <em>nggak<\/em> akan bisa langsung menjadi seorang Apoteker. Jika kamu menginginkannya, maka kamu perlu melanjutkan studimu dengan mengambil Program Profesi Apoteker selama satu tahun. <em>Nah, <\/em>baru <em>deh<\/em> setelah lulus kamu bisa disebut sebagai Apoteker.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cTerus buat yang nggak mau melanjutkan studi dulu gimana? Apakah nggak bisa bekerja?\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tenang, Brainies. Kamu tetap bisa bekerja <em>kok<\/em>. Tadi \u2018kan dijelaskan bahwa di Jurusan Farmasi kamu akan mempelajari berbagai hal, mulai dari meramu obat untuk kesehatan, manajemen obat-obatan, serta memformulasikan zat-zat senyawa untuk makanan, minuman, dan kosmetik. Berdasarkan hal itu, maka akan ada berbagai peluang kerja untuk lulusan Jurusan Farmasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Prospek%20Kerja%20Jurusan%20Farmasi.jpg\" alt=\"Peluang Karir Jurusan Farmasi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Daftar Kampus dengan Jurusan Farmasi di Indonesia<\/span><\/h2>\n<p>Sudah yakin mau memilih jurusan Farmasi? Berikut adalah beberapa kampus yang membuka jurusan ini dengan Akreditasi A.<\/p>\n<ul>\n<li>Universitas Indonesia<\/li>\n<li>Institut Teknologi Bandung<\/li>\n<li>Universitas Gadjah Mada<\/li>\n<li>Universitas Hasanuddin<\/li>\n<li>Universitas Padjadjaran<\/li>\n<li>Universitas Airlangga<\/li>\n<li>Universitas Andalas<\/li>\n<li>Universitas Udayana<\/li>\n<li>Universitas Sumatera<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah info seputar Jurusan Farmasi untukmu, Brainies. Gimana, kamu tertarik <em>nggak <\/em>untuk masuk ke jurusan ini? Kalau iya, mulai sekarang kamu harus mempersiapkan diri untuk menghadapi SNBP maupun SNBT, ya! Caranya gampang <em>kok<\/em>. Kamu tinggal gabung saja ke kelas <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">Brain Academy Online<\/span><\/a> yang bisa bikin belajarmu jadi lebih seru. <em>Yuk<\/em>, buruan!<\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" href=\"https:\/\/kelas.brainacademy.id\/?referralCookiesId=a96f002c-56ae-4957-8762-cf6b51912915\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/e5070f85-673f-4221-bef5-1021e2f4d494.jpeg\" alt=\"[IDN] CTA Blog Kelas Gratis Brain Academy Online \" width=\"821\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Program Sarjana Farmasi [Daring]. Tautan: https:\/\/www.ui.ac.id\/akademik\/sarjana-reguler\/fakultas-farmasi-2\/s1-farmasi.html<\/p>\n<p>Kurikulum Program Studi Sarjana Farmasi [Daring]. Tautan: https:\/\/farmasi.ui.ac.id\/program-studi\/sarjana-s1\/kurikulum\/<\/p>\n<p>Tak Sekadar Belajar Pengobatan, Ketahui Jurusan Farmasi serta Prospek Kerjanya! [Daring]. Tautan: https:\/\/glints.com\/id\/lowongan\/prospek-kerja-jurusan-farmasi\/#.YTCNJo4zbIV<\/p>\n<p>(Diakses 1 September 2021)<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Sumber Gambar:<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\">Foto Johann Georg Ziesenis [Daring]. Tautan: https:\/\/commons.wikimedia.org\/wiki\/File:Friedrich_der_Gro%C3%9Fe_-_Johann_Georg_Ziesenis_-_Google_Cultural_Institute_(cropped).jpg<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\">(Diakses 7 September 2021)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Benarkah Jurusan Farmasi hanya belajar obat-obatan sehingga peluang kerjanya hanya sebagai apoteker? Yuk, cari tahu jawabannya di artikel ini! &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":1357,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jurusan%20Farmasi.jpg"],"_edit_lock":["1753670421:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2021-09-08","2023-08-10"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Jurusan Farmasi identik dengan obat-obatan. Namun, mata kuliahnya bukan soal itu aja! Yuk, simak info lengkapnya mulai dari mata kuliah hingga prospek kerjanya."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[1],"tags":[34,7],"class_list":["post-1357","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-info-jurusan","tag-pojok-kampus"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jurusan Farmasi: Benarkah Cuma Ngurusin Obat-Obatan? - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jurusan Farmasi: Benarkah Cuma Ngurusin Obat-Obatan? - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Benarkah Jurusan Farmasi hanya belajar obat-obatan sehingga peluang kerjanya hanya sebagai apoteker? Yuk, cari tahu jawabannya di artikel ini! &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-28T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-28T02:42:41+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tri Janarti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tri Janarti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi\",\"name\":\"Jurusan Farmasi: Benarkah Cuma Ngurusin Obat-Obatan? - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jurusan%20Farmasi.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-28T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-28T02:42:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/793f3d95c19198c0122064dea7f9a499\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jurusan%20Farmasi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jurusan%20Farmasi.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jurusan Farmasi: Benarkah Cuma Ngurusin Obat-Obatan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/793f3d95c19198c0122064dea7f9a499\",\"name\":\"Tri Janarti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tri Janarti\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/tri-janarti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jurusan Farmasi: Benarkah Cuma Ngurusin Obat-Obatan? - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jurusan Farmasi: Benarkah Cuma Ngurusin Obat-Obatan? - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Benarkah Jurusan Farmasi hanya belajar obat-obatan sehingga peluang kerjanya hanya sebagai apoteker? Yuk, cari tahu jawabannya di artikel ini! &#8212;","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-07-28T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-07-28T02:42:41+00:00","author":"Tri Janarti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Tri Janarti","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi","name":"Jurusan Farmasi: Benarkah Cuma Ngurusin Obat-Obatan? - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jurusan%20Farmasi.jpg","datePublished":"2025-07-28T02:00:00+00:00","dateModified":"2025-07-28T02:42:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/793f3d95c19198c0122064dea7f9a499"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jurusan%20Farmasi.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jurusan%20Farmasi.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-farmasi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jurusan Farmasi: Benarkah Cuma Ngurusin Obat-Obatan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/793f3d95c19198c0122064dea7f9a499","name":"Tri Janarti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tri Janarti"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/tri-janarti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1357","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1357"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1357\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5667,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1357\/revisions\/5667"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1357"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1357"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1357"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1357"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}