{"id":13,"date":"2025-06-24T13:00:00","date_gmt":"2025-06-24T06:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=13"},"modified":"2025-06-24T13:44:14","modified_gmt":"2025-06-24T06:44:14","slug":"soal-simak-ui-kemampuan-ipa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa","title":{"rendered":"Latihan Soal SIMAK UI Kemampuan IPA (KA) dan Pembahasan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/2cc483ef-5813-4a57-966a-7f8b0a5c0a78.jpg\" alt=\"2cc483ef-5813-4a57-966a-7f8b0a5c0a78\" \/><!--more--><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Berikut contoh latihan soal dan pembahasan SIMAK UI Kemampuan IPA yang terdiri dari Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI) akan berlangsung mulai di bulan Juli mendatang. Sedangkan pendaftarannya akan dibuka sampai bulan Juni 2025. Apakah kamu sudah mendaftar? Jangan sampai terlewat ya! Jalur mandiri ini terbuka untuk jenjang Vokasi, Sarjana, dan Pascasarjana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komponen penilaian SIMAK UI terdiri dari nilai UTBK dan nilai ujian mandiri yang diselenggarakan secara daring atau online. Materi ujian mandiri SIMAK UI terdiri dari Kemampuan Dasar (KD), Kemampuan IPS (KS), dan Kemampuan IPA (KA). Biar nggak panik, kita lihat contoh soal dan pembahasanya dulu yuk!<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/jurusan-ui-yang-paling-diminati\" rel=\"noopener\">Jurusan yang Paling Diminati di SIMAK UI, Cek Dulu!<\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: center;\"><span style=\"color: #434856; font-size: 18pt;\">Contoh Soal SIMAK UI Biologi<\/span><\/h2>\n<p style=\"font-size: 16px; font-weight: normal; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">1. Topik : Genetika dan Evolusi<br \/>\nSubtopik : Konsep Kilat Mutasi<br \/>\nKonsep : Jenis-jenis Mutasi\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Keberhasilan evolusi akan tercapai jika mutasi terjadi pada \u2026.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #434856;\"> DNA sel somatik<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> DNA plasma nutfah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> RNA sel somatik<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> RNA plasma nutfah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> DNA dan RNA sel somatik<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Kunci Jawaban: B<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Evolusi merupakan proses perubahan struktur makhluk hidup yang terjadi dalam kurun waktu lama, dalam satu generasi ke generasi berikutnya. Evolusi terjadi karena adanya variasi genetik akibat perkawinan yang menghasilkan rekombinasi gen dan dapat terjadi akibat mutasi. Mutasi merupakan perubahan struktur, susunan, atau jumlah DNA dan kromosom pada suatu individu. Mutasi lebih banyak terjadi pada DNA karena pada umumnya di dalam DNA inilah materi genetik makhluk hidup banyak tersimpan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Oleh karena itu, pilihan jawaban yang terdapat kata RNA tereliminasi (C, D, dan E). Tersisa jawaban antara A dan B. Plasma nutfah yaitu substansi pembawa sifat keturunan yang berhubungan dengan keanekaragaman. Sehingga mutasi yang menunjukkan keberhasilan evolusi adalah mutasi yang terjadi pada DNA plasma nutfah karena merupakan DNA yang menjadi sumber keanekaragaman atau variasi suatu makhluk hidup. Mutasi yang terjadi pada sel somatik atau sel tubuh tidak akan diturunkan kepada keturunannya, contohnya induk yang terkena kanker kulit karena mutasi atau pembelahan sel kulit yang tidak terkontrol, tidak akan diwariskan ke keturunannya. Jadi, perubahan yang bisa mengarah kepada evolusi tidak diwariskan kepada keturunannya jika mutasi terjadi pada sel somatik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">2. Topik: Genetika dan Evolusi <\/span><br \/>\n<span style=\"color: #434856;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Subtopik<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">: Konsep Kilat Materi Genetik\u00a0<\/span><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #434856;\">Konsep: Struktur Kromosom<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Jika terdapat 20 kromatid pada suatu sel, banyaknya sentromer dalam sel tersebut adalah \u2026.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #434856;\"> 10<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> 20<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> 40<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> 20 &#8211; autosom<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> 20 &#8211; gonosom<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Kunci Jawaban: A<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Suatu struktur kromosom terdiri atas sentromer dan lengan kromosom (kromatid). Sentrosom merupakan bagian kromosom yang menyempit dan tampak lebih terang, di dalamnya tidak terdapat gen. Sentromer ini berperan sebagai tempat melekatnya benang spindel saat pembelahan sel. Fungsi sentromer adalah orientasi dan mengatur gerak kromosom saat pembelahan sel, pembentukan kromatid dan menentukan bentuk kromosom. Sedangkan kromatid merupakan lengan kromosom yang berisi materi genetik. Nah kromosom itu terdiri dari 2 kromatid (dari hasil duplikasi materi genetik) dan 1 sentromer di bagian tengah antara kedua kromatid. Kedua kromatid (saudara) ini akan berpisah saat mitosis atau meiosis II. Sehingga jika ada 20 kromatid pada suatu sel, maka terdapat 10 sentromer di dalam sel tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><span style=\"background-color: transparent;\">3. Topik <\/span> <span style=\"background-color: transparent;\">: Klasifikasi Makhluk Hidup<\/span><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #434856;\">Subtopik : Konsep Kilat Fungi<br \/>\nKonsep : Karakteristik Fungi\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Struktur <em>clamp connection <\/em>adalah suatu bentuk khas yang dapat terjadi pada hifa jamur \u2026.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #434856;\"> Deuteromycetes<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> Basidiomycetes<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> Oomycetes<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> Ascomycetes<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> Zygomycetes<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Kunci Jawaban: B<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><em>Clamp connection<\/em> atau kait penghubung merupakan struktur anatomi khusus yang dibentuk dari sel hifa,terdapat pada setiap septum hifa jamur Basidiomycetes. <em>Clamp connection<\/em> ini berfungsi dalam transfer nukleus setiap pembelahan sel dengan tujuan mempertahankan tahap dikarion yang memastikan setiap kompartemen hifanya terdapat dua nukleus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">4. Topik: Bioteknologi<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #434856;\">Subtopik: Konsep Kilat Bioteknologi Konvensional dan Modern<br \/>\nKonsep: Totipotensi<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Tumbuhan lebih mudah dimanipulasi melalui rekayasa genetik dibandingkan hewan karena \u2026.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #434856;\"> gen tumbuhan tidak memiliki intron<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> vektor digunakan mentransfer DNA rekombinan lebih banyak tersedia pada tumbuhan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> sel somatik tumbuhan dapat menghasilkan individu tumbuhan utuh<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> gen dapat diinsersikan ke dalam tanaman melalui mikroinjeksi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> sel tumbuhan memiliki nukleus lebih besar<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Kunci Jawaban: C<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Tumbuhan memiliki sifat totipotensi yaitu kemampuan selnya menjadi suatu sel, jaringan, organ, bahkan organisme utuh baru yang identik dengan induknya. Sifat ini dimanfaatkan dalam kultur jaringan yaitu menghasilkan bibit yang banyak dalam waktu cepat dan sifat identik dengan induk. Pilihan jawaban A kurang tepat, karena seluruh makhluk hidup eukariot termasuk tumbuhan, gennya memiliki intron dan ekson. Pilihan B kurang tepat karena belum ada bukti yang mengatakan bahwa vektor untuk mentransfer DNA rekombinan lebih banyak tersedia pada tumbuhan, vektor yang biasa digunakan yaitu bakteri <em>Agrobacterium tumefaciens<\/em>. Kemudian pilihan jawaban D dan E juga tidak tepat karena mikroinjeksi dapat dilakukan pada hewan dan tumbuhan, serta pada sel tumbuhan yang ukurannya lebih besar adalah vakuola bukan nukleus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><span style=\"background-color: transparent;\">5. Topik<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">: Sistem Organ Tubuh Manusia<\/span><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #434856;\">Subtopik: Konsep Kilat Sistem Saraf<br \/>\nKonsep: Hipotalamus<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Hipotalamus merupakan bagian dari \u2026.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #434856;\"> otak depan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> otak belakang<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> otak tengah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> otak kecil<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> batang otak<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Kunci Jawaban: A<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Hipotalamus merupakan kelenjar di otak yang berfungsi mengontrol sekresi hormon. Hipotalamus ini terletak di dasar otak depan, yaitu di bawah organ thalamus dan di atas pituitari, sementara di bagian belakang hipotalamus terdapat amigdala. Hipotalamus akan melepaskan hormon ke kelenjar pituitari yang nantinya akan mengirim hormon ke berbagai bagian tubuh. Secara garis besar hipotalamus berperan sebagai penghubung antara sistem saraf dan sistem hormon melalui regulasi kelenjar hipofisis. Selain itu hipotalamus juga menjadi pusat pengaturan beberapa fungsi tubuh seperti termoregulasi, osmoregulasi, dan pengaturan lapar serta haus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: center;\"><span style=\"color: #434856; font-size: 18pt;\">Contoh Soal SIMAK UI Fisika<\/span><\/h2>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #434856;\">1. Topik: Listrik Magnet<br \/>\nSubtopik: <span style=\"font-weight: normal;\">Konsep Kilat Induksi Magnetik<\/span><br \/>\nKonsep: Bentuk Lintasan Partikel yang Memasuki Medan Magnet<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #434856;\">Sebuah elektron bergerak di ruang hampa searah sumbu x+\u00a0 menuju ke daerah dengan medan magnet H = 32 kA\/m ke arah sumbu y+. Elektron kemudian bergerak melingkar dengan jejari lintasan R = 2 m. Diketahui massa elektron\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 109px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%201a-1.jpg\" alt=\"fis 1a-1\" width=\"109\" \/> dan besar muatannya\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 138px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%201b.jpg\" alt=\"fis 1b\" width=\"138\" \/> <\/span><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Besarnya energi yang dibutuhkan untuk menggerakkan elektron sebelum masuk ke dalam medan magnet adalah &#8230;.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">13 kV<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">13 MV<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">14 kV<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">14 MV<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">15 kV<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #434856; font-size: 16px;\">Kunci Jawaban: D<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856; font-size: 16px;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Elektron bergerak melingkar sehingga elektron akan mengalami gaya sentripetal. Selain itu elektron memasuki daerah bermedan magnet sehingga elektron akan mengalami gaya lorentz.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 414px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%201c.jpg\" alt=\"fis 1c\" width=\"414\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 269px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%201d.jpg\" alt=\"fis 1d\" width=\"269\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Keadaan awal elektron adalah diam. Kemudian elektron bergerak akibat adanya energi potensial. Sehingga berlaku hukum kekekalan energi mekanik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 238px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%201e.jpg\" alt=\"fis 1e\" width=\"238\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Substitusi dua persamaan di atas<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 559px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%201f.jpg\" alt=\"fis 1f\" width=\"559\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856; font-size: 16px;\">2. Topik : <span style=\"font-weight: normal;\">Gelombang dan Optik<\/span><br \/>\nSubtopik : <span style=\"font-weight: normal;\">Konsep Kilat Alat Optik<\/span><br \/>\nKonsep : Pembentukan Bayangan pada Mata Manusia <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856; font-size: 16px;\">Lensa mata manusia merupakan lensa cembung yang memiliki index bias 1,44 dan jejari kelengkungan 7,0 mm. Anggap jejari kelengkungan kedua lensa adalah sama. Jika sebuah benda setinggi 10 cm diletakkan 50 cm di depan lensa mata, terbentuk bayangan &#8230;.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">maya, terbalik, diperbesar<\/span><\/li>\n<li>nyata, terbalik, diperkecil<\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">maya, tegak, diperbesar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">nyata, tegak, diperkecil<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">maya, terbalik, diperkecil<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #434856; font-size: 16px;\">Kunci Jawaban: B<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856; font-size: 16px;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Indeks bias lensa mata = 1,44<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">R lensa = 7,0 mm = 0,7 cm<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">h = 10 cm<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">s = 50 cm<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\">Fokus lensa mata dicari menggunakan persamaan berikut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 268px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%202a-1.jpg\" alt=\"fis 2a-1\" width=\"268\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menentukan sifat bayangan, maka bisa dicari terlebih dahulu letak bayangan terhadap lensa (s\u2019) dan perbesaran bayangan(M). Tanda dari hasil s\u2019 serta nilai dari M digunakan untuk menentukan sifat bayangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 529px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%202b-1.jpg\" alt=\"fis 2b-1\" width=\"529\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 706px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%202c-1.jpg\" alt=\"fis 2c-1\" width=\"706\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Topik<strong>: <\/strong>Zat dan Kalor<strong><br \/>\n<\/strong>Subtopik<strong>: <\/strong>Konsep Kilat Teori Kinetik Gas<br \/>\nKonsep: Kelajuan Efektif Gas<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gas oksigen berada dalam suatu wadah tertutup pada suhu 27\u00b0 C. Jika konstanta Boltzman=\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 171px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%203a-4.jpg\" alt=\"fis 3a-4\" width=\"171\" \/> <span style=\"font-size: 16px;\">kecepatan rata-rata molekul gas ini adalah &#8230;.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; font-size: 16px; text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">1248 m\/s<\/li>\n<li aria-level=\"1\">624 m\/s<\/li>\n<li aria-level=\"1\">447 m\/s<\/li>\n<li aria-level=\"1\">205 m\/s<\/li>\n<li aria-level=\"1\">101 m\/s<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #434856;\">Kunci Jawaban: B<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">T = 27<sup>o<\/sup>C = 27+273 = 300 K<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">Mr Oksigen = 32 gr\/mol = 32 x10<sup>-3<\/sup> kg\/mol<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">R = 8,314 J\/mol K<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">5RT untuk molekul diatomik (O<sub>2<\/sub> termasuk diatomik)<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">3RT untuk molekul monoatomik<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 343px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%203b-2.jpg\" alt=\"fis 3b-2\" width=\"343\" \/><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px;\">4. Topik: <span style=\"font-weight: normal;\">Fisika Modern<\/span><br \/>\nSubtopik: <span style=\"font-weight: normal;\">Konsep Kilat Fisika Kuantum<\/span><br \/>\nKonsep: Radiasi Benda Hitam<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 270px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%204a-2.jpg\" alt=\"fis 4a-2\" width=\"270\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gambar diatas adalah grafik intensitas (<em>I<\/em>) vs panjang gelombang (\u03bb) radiasi elektromagnetik dari benda yang memiliki emisivitas 0,5. Diasumsikan semua foton yang diradiasikan memiliki <img decoding=\"async\" style=\"width: 47px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%204b-2.jpg\" alt=\"fis 4b-2\" width=\"47\" \/>, dan diketahui\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 630px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%204c-2.jpg\" alt=\"fis 4c-2\" width=\"630\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jumlah foton yang diradiasikan benda tersebut setiap detik per meter persegi apabila temperaturnya 4000 K adalah &#8230;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 173px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%204d-1.jpg\" alt=\"fis 4d-1\" width=\"173\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #eeeeee;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-dasar\" rel=\"noopener\">Latihan Soal SIMAK UI Kemampuan Dasar (KD)<\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Kunci Jawaban\u00a0 C<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nilai e = 0,5<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">T = 4000 K<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Panjang gelombang pada intensitas maksimum yang dipancarkan dapat dicari menggunakan pergeseran wien,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 73px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%204e.jpg\" alt=\"fis 4e\" width=\"73\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Energi yang dimiliki foton dapat dicari menggunakan persamaan berikut<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 93px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%204f.jpg\" alt=\"fis 4f\" width=\"93\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hubungan energi dan daya radiasi dapat ditentukan melalui persamaan berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 65px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%204g.jpg\" alt=\"fis 4g\" width=\"65\" \/><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Daya radiasi elektromagnetik dapat dicari menggunakan persamaan di bawah ini<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 120px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%204h.jpg\" alt=\"fis 4h\" width=\"120\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">Dari persamaan di atas, dapat ditentukan jumlah foton per detik per satuan luas<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 397px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fis%204i.jpg\" alt=\"fis 4i\" width=\"397\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Soal SIMAK UI Kimia<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Topik: Termokimia<br \/>\nSubtopik: Konsep Kilat Termokimia<br \/>\nKonsep: Perubahan Entalpi Berdasarkan Hukum Hess<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diketahui entalpi reaksi berikut ini<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 351px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%201a-2.jpg\" alt=\"kim 1a-2\" width=\"351\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembakaran ZnS di udara mengikuti persamaan berikut (belum setara).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 260px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%201b-1.jpg\" alt=\"kim 1b-1\" width=\"260\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Entalpi \u0394<em>H<\/em>\u00b0 reaksi pembakaran ZnS adalah \u2026.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #434856;\"> \u22121.764,8 kJ\/mol<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> \u2212 882,4 kJ\/mol<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> \u2212 441,2 kJ\/mol<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> + 441,2 kJ\/mol<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> + 882,4 kJ\/mol<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Kunci Jawaban: C<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Reaksi setara dari pembakaran ZnS yaitu:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 267px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%201c.jpg\" alt=\"kim 1c\" width=\"267\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan data yang diketahui, penentuan \u0394H\u00b0 reaksi pembakaran ZnS dapat menggunakan Hukum Hess. Pada Hukum Hess, yang perlu dijadikan patokan adalah reaksi yang akan ditentukan \u0394H\u00b0 sehingga beberapa reaksi yang diketahui dapat diberi perlakuan sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 422px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%201d.jpg\" alt=\"kim 1d\" width=\"422\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 610px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%201e.jpg\" alt=\"kim 1e\" width=\"610\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Topik : Reaksi Redoks dan Elektrokimia<br \/>\nSubtopik : Konsep Kilat Elektrokimia<br \/>\nKonsep : Hukum Faraday I<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Elektrolisis 1 L larutan CuSO\u2084 dengan elektroda platina menghasilkan deposit logam Cu (<em>A<\/em><sub>r<\/sub> Cu = 63,5) sebanyak 3,175 g pada katoda. Volume gas yang dihasilkan pada anoda dalam keadaan STP adalah \u2026.<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li>2,24 L<\/li>\n<li>1,68 L<\/li>\n<li>1,12 L<\/li>\n<li>0,56 L<\/li>\n<li>0,28 L<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Kunci Jawaban: D<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Tulis reaksi elektrolisis CuSO<sub>4<\/sub><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Pada elektrolisis 1 L larutan CuSO<sub>4<\/sub>, di katoda akan terjadi reaksi reduksi ion tembaga sedangkan di anoda akan terjadi reaksi oksidasi air (SO<sub>4<\/sub><sup>2-<\/sup> sisa asam oksi tidak dapat dioksidasi). Reaksi yang terjadi di katoda dan anoda sebagai berikut<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 490px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%202a-1.jpg\" alt=\"kim 2a-1\" width=\"490\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Cari mol Cu<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika pada reaksi itu dihasilkan endapan logam Cu sebanyak 3,175 g, maka mol Cu sebagai berikut<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">mol Cu\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 87px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%202b-1.jpg\" alt=\"kim 2b-1\" width=\"87\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Cari mol O<sub>2<\/sub><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gas yang dihasilkan pada anoda adalah gas O<sub>2<\/sub>. Mol O<sub>2<\/sub> yang dihasilkan, dapat ditentukan dengan perbandingan koefisien zat pada reaksi. Maka, volume gas yang dihasilkan pada anoda dalam keadaan STP sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">mol O<sub>2\u00a0 <img decoding=\"async\" style=\"width: 117px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%202c-1.jpg\" alt=\"kim 2c-1\" width=\"117\" \/><\/sub><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4. Cari volume O<sub>2<\/sub><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">volume O<sub>2\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 115px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%202d-1.jpg\" alt=\"kim 2d-1\" width=\"115\" \/><\/sub><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Topik: Laju Reaksi<br \/>\nSubtopik: Konsep Kilat Laju Reaksi<br \/>\nKonsep: Penentuan Laju Reaksi Multi Experiment<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reaksi pembentukan gas NOBr dari gas NO dan Br\u2082 mengikuti persamaan berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 218px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%203a-2.jpg\" alt=\"kim 3a-2\" width=\"218\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reaksi ini berorde 1 terhadap setiap reaktan dengan nilai tetapan laju reaksi sebesar 0,25 M \u207b\u00b9 s\u207b\u00b9. Jika ke dalam 125 mL labu dimasukkan 20 mmol NO dan 15 mmol Br\u2082, laju reaksi setelah 25% NO bereaksi adalah \u2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 135px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%203b-2.jpg\" alt=\"kim 3b-2\" width=\"135\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Kunci Jawaban: D<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Cari mol NO yang bereaksi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reaksi pembentukan gas NOBr yaitu:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2NO(<em>g<\/em>) + Br\u2082(<em>g<\/em>) \u2192 2NOBr(<em>g<\/em>)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masing-masing reaktan (NO dan Br<sub>2<\/sub>) berorde satu, sehingga persamaan laju reaksinya dapat dituliskan:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">v = k[NO][Br<sub>2<\/sub>]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harga tetapan laju reaksinya (<em>k<\/em>) sebesar = 0,25 M \u207b\u00b9 s\u207b\u00b9<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jumlah mol NO yang bereaksi:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">n = 25% 20 mmol = 5 mmol<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Cari mol gas NO dan gas Br<sub>2<\/sub><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menentukan mol dari setiap reaktan setelah 25% gas NO bereaksi, dapat menggunakan persamaan stoikiometri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 442px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%203c-1.jpg\" alt=\"kim 3c-1\" width=\"442\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah 25% gas NO bereaksi, ternyata tersisa 15 mmol gas NO dan 12,5 mmol gas Br<sub>2<\/sub>. Selanjutnya menghitung laju reaksinya yaitu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 196px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%203d-1.jpg\" alt=\"kim 3d-1\" width=\"196\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4. Topik: Kimia Karbon<br \/>\nSubtopik: Konsep Kilat Makromolekul dan Polimer<br \/>\nKonsep: Monomer<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kevlar merupakan polimer yang bersifat tahan panas dan serat sintetis yang kuat. Rumus struktur kevlar adalah sebagai berikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/image-png-Jun-04-2022-06-19-53-71-AM.png\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Monomer penyusun kevlar adalah \u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 460px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%204b-1.jpg\" alt=\"kim 4b-1\" width=\"460\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 242px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%204c-1.jpg\" alt=\"kim 4c-1\" width=\"242\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 484px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%204d.jpg\" alt=\"kim 4d\" width=\"484\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Kunci Jawaban: D<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Pembahasan:<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Polimer tersusun atas molekul-molekul kecil yang berulang (monomer). Berdasarkan jenis reaksi pembentukan, polimer dibagi menjadi dua:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">Adisi : monomer memiliki ikatan rangkap C = C<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kondensasi : monomer yang mengandung gugus fungsi tertentu. Pada pembentukan polimer dengan proses ini disertai pelepasan molekul.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polimer Kevlar merupakan polimer yang tersusun dari dua monomer yang berbeda, yaitu 1,4-fenildiamin (para-fenilendiamin) dan tereftaloil klorida.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 471px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kim%204e.jpg\" alt=\"kim 4e\" width=\"471\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">5. Topik: Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur<br \/>\nSubtopik: Konsep Kilat Sifat Keperiodikan Unsur<br \/>\nKonsep: Jari-jari Ion Positif<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diketahui nomor atom unsur Na, Mg, dan Al masing-masing 11, 12, dan 13. Urutan jari-jari kation yang tepat adalah \u2026.<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li>Na<sup>+<\/sup> &gt; Mg<sup>2+<\/sup> &gt; Al<sup>3+<\/sup><\/li>\n<li>Na<sup>+<\/sup> &gt; Al<sup>3+<\/sup> &gt; Mg<sup>2+<\/sup><\/li>\n<li>Mg<sup>2+<\/sup> &gt; Al<sup>3+<\/sup> &gt; Na<sup>+<\/sup><\/li>\n<li>Al<sup>3+\u00a0 <\/sup>&gt; Mg<sup>2+<\/sup> &gt; Na<sup>+<\/sup><\/li>\n<li>E. Al<sup style=\"background-color: transparent;\">3+\u00a0 <\/sup><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">&gt; Na<\/span><sup style=\"background-color: transparent;\">+ <\/sup><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">\u00a0&gt; Mg<\/span><sup style=\"background-color: transparent;\">2+<\/sup><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Kunci Jawaban: A<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Pembahasan:<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Konfigurasi elektron dari masing-masing atomnya yaitu<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px; text-align: justify;\">Na = 2, 8, 1\u00a0 \u00a0Na<sup>+<\/sup> = 2, 8 (melepas 1e)<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px; text-align: justify;\">Mg = 2, 8, 2\u00a0 \u00a0Mg<sup>2+<\/sup> = 2, 8 (melepas 2e)<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px; text-align: justify;\">Al = 2, 8, 3\u00a0 \u00a0 \u00a0Al<sup>3+<\/sup> = 2, 8 (melepas 3e)<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\">Na, Mg, dan Al merupakan unsur yang berada pada periode yang sama yaitu di periode 3. Dalam satu periode, jari-jari atom dari kiri ke kanan akan semakin kecil karena muatan inti atom semakin banyak namun jumlah kulit tetap.\u00a0<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 16px;\">Sedangkan jari-jari kation (ion positif) lebih kecil daripada atom netralnya. Pada Na<sup>+<\/sup>, Mg<sup>2+<\/sup>, dan Al<sup>3+<\/sup> ketiga ion ini memiliki jumlah elektron valensi yang sama tetapi jumlah proton berbeda. Ion Na<sup>+<\/sup> memiliki jumlah proton yang paling sedikit diantara ion Mg<sup>2+<\/sup> dan Al<sup>3+<\/sup> sehingga gaya tarik menarik antara inti dengan elektron semakin kecil, akibatnya jari-jari nya semakin besar. Urutan jari-jari kation yang tepat adalah Na<sup>+<\/sup> &gt; Mg<sup>2+ <\/sup>&gt; Al<sup>3+<\/sup><\/span><\/sup><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Soal SIMAK UI Matematika Dasar<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px;\">1. Topik: Aljabar<br \/>\nSubtopik: Konsep Kilat Persamaan Lingkaran<br \/>\nKonsep: Persamaan Garis Singgung Lingkaran yang Melalui Titik<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diketahui persamaan lingkaran\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 25px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/MTK%201A-Jun-04-2022-06-34-36-08-AM.jpg\" alt=\"MTK 1A-Jun-04-2022-06-34-36-08-AM\" width=\"25\" \/> dan <img decoding=\"async\" style=\"width: 32px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%201b-Jun-04-2022-06-35-03-09-AM.jpg\" alt=\"mtk 1b-Jun-04-2022-06-35-03-09-AM\" width=\"32\" \/> berturut-turut adalah\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 89px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%201c-4.jpg\" alt=\"mtk 1c-4\" width=\"89\" \/> dan\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 138px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%201d-4.jpg\" alt=\"mtk 1d-4\" width=\"138\" \/> bersinggungan di titik (5,0). Jika garis <em>l<\/em> adalah garis singgung lingkaran <img decoding=\"async\" style=\"width: 25px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/MTK%201A-Jun-04-2022-06-34-36-08-AM.jpg\" alt=\"MTK 1A-Jun-04-2022-06-34-36-08-AM\" width=\"25\" \/> di titik (3,-4) yang merupakan garis singgung juga untuk lingkaran <img decoding=\"async\" style=\"width: 32px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%201b-Jun-04-2022-06-35-03-09-AM.jpg\" alt=\"mtk 1b-Jun-04-2022-06-35-03-09-AM\" width=\"32\" \/> di titik <em>(m,n)<\/em>, nilai <em>m+n=<\/em><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li>5<\/li>\n<li>6<\/li>\n<li>7<\/li>\n<li>8<\/li>\n<li>9<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Kunci Jawaban: B<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Lingkaran <img decoding=\"async\" style=\"width: 25px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/MTK%201A-Jun-04-2022-06-34-36-08-AM.jpg\" alt=\"MTK 1A-Jun-04-2022-06-34-36-08-AM\" width=\"25\" \/> pusat (0,0) dan jari-jari 5. Lingkaran <img decoding=\"async\" style=\"width: 32px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%201b-Jun-04-2022-06-35-03-09-AM.jpg\" alt=\"mtk 1b-Jun-04-2022-06-35-03-09-AM\" width=\"32\" \/>\u00a0pusat (a, 0) dan jari-jari r. Persamaan garis singgung yang melalui titik (3, -4) pada lingkaran <img decoding=\"async\" style=\"width: 25px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/MTK%201A-Jun-04-2022-06-34-36-08-AM.jpg\" alt=\"MTK 1A-Jun-04-2022-06-34-36-08-AM\" width=\"25\" \/>:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 122px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%201e-Jun-04-2022-06-38-10-45-AM.jpg\" alt=\"mtk 1e-Jun-04-2022-06-38-10-45-AM\" width=\"122\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 466px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%201f-3.jpg\" alt=\"mtk 1f-3\" width=\"466\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Persamaan garis singgung melalui titik (m, n) yang terletak pada lingkaran <img decoding=\"async\" style=\"width: 32px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%201b-Jun-04-2022-06-35-03-09-AM.jpg\" alt=\"mtk 1b-Jun-04-2022-06-35-03-09-AM\" width=\"32\" \/> dengan demikian:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 96px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%201g-3.jpg\" alt=\"mtk 1g-3\" width=\"96\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Dengan melihat gambar dapat m=7 dan n=-1<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">2. Topik: Aljabar<br \/>\nSubtopik: Konsep Kilat Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan<br \/>\nKonsep: Hubungan Nilai Diskriminan dengan Akar-Akar Persamaan Kuadrat<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Jika grafik fungsi kuadrat\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 296px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202a-Jun-04-2022-06-43-24-65-AM.jpg\" alt=\"mtk 2a-Jun-04-2022-06-43-24-65-AM\" width=\"296\" \/><\/span>selalu berada di bawah sumbu <em>x <\/em>untuk <em>a&lt;m<\/em>, nilai<em> 3m=&#8230;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><img decoding=\"async\" style=\"width: 103px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202b-Jun-04-2022-06-45-29-91-AM.jpg\" alt=\"mtk 2b-Jun-04-2022-06-45-29-91-AM\" width=\"103\" \/><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Kunci Jawaban: D<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kurva\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 114px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202c-Jun-04-2022-06-48-57-79-AM.jpg\" alt=\"mtk 2c-Jun-04-2022-06-48-57-79-AM\" width=\"114\" \/><span style=\"color: #434856;\">berada di bawah sumbu x jika p &lt; 0, dan <img decoding=\"async\" style=\"width: 83px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202d-4.jpg\" alt=\"mtk 2d-4\" width=\"83\" \/>Sehingga grafik fungsi <img decoding=\"async\" style=\"width: 296px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202e-3.jpg\" alt=\"mtk 2e-3\" width=\"296\" \/>\u00a0berada di bawah sumbu x jika,<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1.\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 156px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202f-2.jpg\" alt=\"mtk 2f-2\" width=\"156\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2.\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 315px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202g-1.jpg\" alt=\"mtk 2g-1\" width=\"315\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">untuk mencari a, gunakan rumus ABC<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 404px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202h-1.jpg\" alt=\"mtk 2h-1\" width=\"404\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 194px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202i.jpg\" alt=\"mtk 2i\" width=\"194\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">dengan garis bilangan diperoleh\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 175px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202j.jpg\" alt=\"mtk 2j\" width=\"175\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Iriskan kedua syarat<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 351px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202k.jpg\" alt=\"mtk 2k\" width=\"351\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">maka didapat\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 73px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202l.jpg\" alt=\"mtk 2l\" width=\"73\" \/> sehingga didapat\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 70px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202m.jpg\" alt=\"mtk 2m\" width=\"70\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi,\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 114px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%202n.jpg\" alt=\"mtk 2n\" width=\"114\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Topik: Aljabar<br \/>\nSubtopik: Konsep Kilat Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan<br \/>\nKonsep: SPLKDV<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika <img decoding=\"async\" style=\"width: 58px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%203a-4.jpg\" alt=\"mtk 3a-4\" width=\"58\" \/> dan <img decoding=\"async\" style=\"width: 60px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%203b-4.jpg\" alt=\"mtk 3b-4\" width=\"60\" \/>merupakan penyelesaian sistem persamaan berikut<img decoding=\"async\" style=\"width: 205px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%203c-4.jpg\" alt=\"mtk 3c-4\" width=\"205\" \/> nilai\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 132px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%203d-4.jpg\" alt=\"mtk 3d-4\" width=\"132\" \/> adalah..<\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #434856; background-color: transparent;\">-7<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\">-6<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\">-5<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> -4<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #434856;\"> -3\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Kunci Jawaban: D<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #434856;\">Pembahasan:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\">Dari persamaan kedua diperoleh<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 177px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%203e-3.jpg\" alt=\"mtk 3e-3\" width=\"177\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Substitusi ke persamaan 1:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 366px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%203f-2.jpg\" alt=\"mtk 3f-2\" width=\"366\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Substitusi nilai y ke x maka diperoleh<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 374px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%203g-1.jpg\" alt=\"mtk 3g-1\" width=\"374\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">4. Topik: Aljabar<br \/>\nSubtopik: Konsep Kilat Polinomial<br \/>\nKonsep: Teorema Sisa pada Polinomial (Suku Banyak)<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">Jika suku banyak <em>f<\/em>(<em>x<\/em>) dibagi oleh (x &#8211; 2) menghasilkan sisa 10, sisa pembagian suku banyak <em>f<\/em>(<em>x<\/em>) oleh <img decoding=\"async\" style=\"width: 79px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%204a-Jun-04-2022-07-17-43-52-AM.jpg\" alt=\"mtk 4a-Jun-04-2022-07-17-43-52-AM\" width=\"79\" \/>\u00a0adalah\u2026<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 199px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%204b-Jun-04-2022-07-18-38-23-AM.jpg\" alt=\"mtk 4b-Jun-04-2022-07-18-38-23-AM\" width=\"199\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Kunci Jawaban: D<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>f<\/em>(<em>x<\/em>) dibagi x &#8211; 2 sisa 10, berarti f2= 10<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><em>f<\/em>(<em>x<\/em>) dibagi x2 &#8211; 3x+2 berarti dengan menggunakan formula<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 302px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%204d-4.jpg\" alt=\"mtk 4d-4\" width=\"302\" \/><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">maka didapat<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 254px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mtk%204e-4.jpg\" alt=\"mtk 4e-4\" width=\"254\" \/><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856;\"><sup style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><sup><sub><span style=\"font-size: 16px; color: #434856;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SEPARATOR%20LATIHAN%20SOAL%20SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM.png\" alt=\"SEPARATOR LATIHAN SOAL SMA-Jun-04-2022-02-55-09-70-AM\" width=\"820\" \/><\/span><\/span><\/sub><\/sup><\/span><\/sup><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Susah nggak?\u00a0Nah, kalau ada kesulitan dalam memahami materi, bisa banget nanya ke STAR Master Teacher di\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/\" rel=\"noopener\">Brain Academy<\/a>.<\/strong>\u00a0Gurunya lulusan PTN ternama, asyik diajak diskusi, dan bisa konsultasi seputar jurusan kuliah lho!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/branch\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d93f0b57-34b2-450c-bcba-7ca2c0a12930.png\" alt=\"Brain Academy Center\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":7,"featured_media":13,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/2cc483ef-5813-4a57-966a-7f8b0a5c0a78.jpg"],"_edit_lock":["1750747313:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2023-05-07","2024-06-25"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Yuk, simak kisi kisi, contoh soal, dan pembahasan SIMAK UI Kemampuan IPA yang terdiri dari Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[1],"tags":[10,13],"class_list":["post-13","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-latihan-soal","tag-ujian-mandiri"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Latihan Soal SIMAK UI Kemampuan IPA (KA) dan Pembahasan - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Latihan Soal SIMAK UI Kemampuan IPA (KA) dan Pembahasan - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-24T06:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-24T06:44:14+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"MT Brain Academy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"MT Brain Academy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa\",\"name\":\"Latihan Soal SIMAK UI Kemampuan IPA (KA) dan Pembahasan - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/2cc483ef-5813-4a57-966a-7f8b0a5c0a78.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-24T06:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-24T06:44:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/1f0d374aff6cf1d9b707932750fd0029\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/2cc483ef-5813-4a57-966a-7f8b0a5c0a78.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/2cc483ef-5813-4a57-966a-7f8b0a5c0a78.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Latihan Soal SIMAK UI Kemampuan IPA (KA) dan Pembahasan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/1f0d374aff6cf1d9b707932750fd0029\",\"name\":\"MT Brain Academy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"MT Brain Academy\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/mt-brain-academy\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Latihan Soal SIMAK UI Kemampuan IPA (KA) dan Pembahasan - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Latihan Soal SIMAK UI Kemampuan IPA (KA) dan Pembahasan - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-06-24T06:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-06-24T06:44:14+00:00","author":"MT Brain Academy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"MT Brain Academy","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa","name":"Latihan Soal SIMAK UI Kemampuan IPA (KA) dan Pembahasan - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/2cc483ef-5813-4a57-966a-7f8b0a5c0a78.jpg","datePublished":"2025-06-24T06:00:00+00:00","dateModified":"2025-06-24T06:44:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/1f0d374aff6cf1d9b707932750fd0029"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/2cc483ef-5813-4a57-966a-7f8b0a5c0a78.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/2cc483ef-5813-4a57-966a-7f8b0a5c0a78.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/soal-simak-ui-kemampuan-ipa#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Latihan Soal SIMAK UI Kemampuan IPA (KA) dan Pembahasan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/1f0d374aff6cf1d9b707932750fd0029","name":"MT Brain Academy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"MT Brain Academy"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/mt-brain-academy"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5490,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13\/revisions\/5490"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}