{"id":1186,"date":"2025-10-17T11:00:10","date_gmt":"2025-10-17T04:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1186"},"modified":"2025-10-20T09:12:22","modified_gmt":"2025-10-20T02:12:22","slug":"jenis-jenis-emosi-dasar-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia","title":{"rendered":"Mengenal 6 Emosi Dasar Manusia, Fungsi dan Cara Kerjanya"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies%20Bertanya-%20Emosi%20Dasar%20pada%20Manusia-01.jpg\" alt=\"Jenis, Fungsi, dan Cara Kerja Emosi Dasar pada Manusia\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>Emosi bukan cuma marah dan sedih. Ada 6 emosi dasar yang berperan dalam tingkah laku manusia. Berikut fungsi dan cara kerja emosi.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hai, Brainies! Memasuki musim liburan, aku mau kasih rekomendasi drama Korea nih. Judulnya Yumi&#8217;s Cells. Udah nonton belum? Kalau disuruh nilai, aku kasih 10000\/10 deh. <em>Hahaha lebay,<\/em> ya. Tapi beneran seseru itu <em>guys<\/em>. Selain akting Kim Go-eun dan Ahn Bo-hyun yang bikin\u00a0<em>baper<\/em>, cerita ini mengajarkan kita bahwa emosi memegang peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Yumi&#8217;s Cells mengisahkan seorang pekerja kantoran bernama Yumi dari sudut pandang emosi dalam otaknya. Emosi inilah yang mengendalikan pikiran, perasaan, dan tingkah laku Yumi sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/yumi%20cells.jpg\" alt=\"yumi cells\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 14px;\"><em>Drama Korea Yumi&#8217;s Cells (sumber: inikpop.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sadar nggak? Selama ini kita memandang emosi sebagai suatu hal yang negatif. Contohnya, sedari kecil, kita dilarang menangis di depan banyak orang. Atau ketika sedang marah, lebih baik diam dan dipendam dalam hati. Padahal, emosi bukan hanya 2 perasaan tadi. Emosi itu kompleks dan membantu kita menjadi pribadi yang lebih berempati terhadap sesama. Menurut <span style=\"font-weight: bold;\">Psikolog Paul Ekman<\/span>, manusia memiliki <span style=\"font-weight: bold;\">6 emosi dasar, yaitu terkejut, takut, marah, senang, jijik, dan sedih<\/span>. Keenam emosi ini dibagi lagi menjadi beberapa emosi spesifik. Yuk, kita bahas lebih lanjut!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt; color: #000000;\">Apa Itu Emosi?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Emosi dalam <strong><a href=\"\/blog\/8-semester-kuliah-jurusan-psikologi-ngapain-aja-sih\" rel=\"noopener\">psikologi<\/a> <\/strong>adalah pola <span style=\"font-weight: bold;\">reaksi<\/span> kompleks yang melibatkan pengalaman, perilaku, dan fisiologis, yang digunakan untuk menangani masalah atau peristiwa penting yang dialami individu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>&#8220;Hah, gimana, Kak?&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Singkatnya, emosi adalah <span style=\"font-weight: bold;\">respons terhadap kejadian yang menimpa kita<\/span>. Contoh, saat berjalan kaki sendirian di malam hari, tiba-tiba kamu mendengar suara tawa perempuan. Kamu pun merasa <span style=\"font-weight: bold;\">takut<em>\u00a0<\/em><\/span>dan bergegas lari menuju rumah. Respons ini membuat kamu terhindar dari kemungkinan bahaya yang terjadi. Emosi berlangsung dengan cepat dan otomatis.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt; color: #000000;\">Bagaimana Cara Kerja Emosi?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di dalam otak kita terdapat <span style=\"font-weight: bold;\">sistem limbik<\/span><span style=\"font-weight: normal;\"> yaitu pusat pengaturan emosi, memori, dan perilaku seseorang. Sistem limbik terdiri dari sejumlah bagian yang memiliki fungsi berbeda. Ada <span style=\"font-weight: bold;\">hipotalamus<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">,\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">hipokampus<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">, dan<span style=\"font-weight: normal;\">\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">amigdala<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies%20Bertanya-%20Emosi%20Dasar%20pada%20Manusia-03.jpg\" alt=\"Emosi dihasilkan oleh sistem limbik otak\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Saat mengalami peristiwa tertentu, sistem limbik akan <span style=\"font-weight: bold;\">mengirim sinyal<\/span> menuju 3 bagian tadi. Sinyal tersebut diproses <span style=\"font-weight: bold;\">dan membuat kita bereaksi secara spontan<\/span>. Misalnya, kamu sontak berlari saat mendengar suara yang menyeramkan di malam hari. <span style=\"font-weight: bold;\">Sistem limbik juga mempengaruhi respon fisiologis (ciri-ciri tubuh)<\/span>, seperti kulit pucat, keringat dingin, atau jantung berdebar.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt; color: #000000;\">6 Emosi Dasar Manusia dan Turunannya<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengetahui pengertian dan cara kerja emosi, sekarang kita akan membahas 6 emosi dasar manusia. Perlu diingat, emosi itu bukan cuma marah dan sedih ya, Brainies. <span style=\"font-weight: bold;\">Keenam emosi dasar ini juga bisa\u00a0 digolongkan menjadi beberapa emosi spesifik.<\/span> Mengapa demikian? Sebab, terkadang kita ragu untuk mengenali emosi sendiri. Contohnya, &#8220;<em>kenapa aku sedih ya?<\/em>&#8221; Jawabannya, <span style=\"font-weight: bold;\">emosi<\/span> sedih <span style=\"font-weight: bold;\">disebabkan oleh alasan tertentu<\/span> yang tidak kita sadari keberadaannya. Alasan inilah yang kita sebut sebagai emosi spesifik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000;\">1. Emosi Marah<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Katanya, sih, emosi ini paling berbahaya di antara yang lainnya. Mungkin jadi alasan mengapa orang tua kita melarang anaknya untuk marah. Padahal, emosi marah juga manusiawi lho. Memendam amarah dapat meningkatkan hormon stres yang berdampak pada gangguan kecemasan. <span style=\"font-weight: bold;\">Hal yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana mengekspresikan rasa marah, bukan tidak boleh merasa marah.<\/span> Paham ya? \ud83d\ude42<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">2. Emosi Jijik<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>&#8220;Ewww, ada kecoa mati di depan pintu!&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Emosi jijik <span style=\"font-weight: normal;\">dipicu oleh penampilan, bau, atau tekstur tertentu<\/span>. Respon utama manusia saat merasa jijik yaitu berusaha menjauhkan diri atau menghilangkan hal yang dianggap menjijikan. Meskipun buruk, emosi ini membuat kita untuk selalu hidup bersih lho, Brainies. Selain itu, <span style=\"font-weight: bold;\">emosi jijik juga bisa muncul saat kita melihat perilaku buruk orang lain.<\/span> Misalnya, pelecehan seksual, aksi pornografi, dan perbuatan jahat lain. Emosi jijik seringkali kita gunakan untuk menutupi amarah yang sebenarnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">3. Emosi Takut<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Menurut psikolog Paul Ekman, <span style=\"font-weight: normal;\">takut merupakan emosi yang paling tidak menyenangkan.<\/span> Sebab, pola pikir manusia ikut berperan aktif dalam meningkatkan emosi ini. Emosi takut juga hadir untuk hal-hal yang sebenarnya pernah kita lihat. Misalnya nih, gara-gara nonton film horor, kamu jadi kepikiran kalau ada hantu yang mengikuti kamu. <span style=\"font-weight: bold;\">Takut muncul ketika manusia mencoba mengantisipasi sesuatu yang mengancam fisik maupun psikologis<\/span> mereka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies%20Bertanya-%20Emosi%20Dasar%20pada%20Manusia-02.jpg\" alt=\"Enam Emosi Dasar dan Turunannya\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">4. Emosi Bahagia<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Bahagia atau senang adalah emosi yang paling dicari oleh semua orang. Emosi ini muncul saat kita menyantap makanan favorit,\u00a0mendapatkan hadiah, <em>quality time<\/em> bersama orang tersayang, atau ketika impian kita terwujud. Namun, <span style=\"font-weight: bold;\">bahagia juga bisa muncul bersamaan dengan emosi lain<\/span>, contohnya emosi sedih. Bayangin deh, kamu pasti\u00a0<em>happy<\/em> banget jika diterima di perguruan tinggi favorit. Tetapi, kamu bisa saja merasa sedih karena harus berpisah dari keluarga.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">5. Emosi Sedih<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Psikolog Paul Ekman menganggap emosi sedih menyebabkan manusia menjadi pasif. Ketika merasa sedih, kamu pasti tidak ingin beraktivitas, bahkan makan aja nggak nafsu. <span style=\"font-weight: bold;\">Emosi sedih bisa bertahan dalam periode waktu yang sangat panjang.<\/span> Aku menyarankan kamu untuk mencari bantuan psikolog jika kesedihan yang dialami sudah berjalan selama berminggu-minggu atau hitungan bulan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">6. Emosi Terkejut<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pernahkah kamu diklakson oleh kendaraan saat hendak menyeberang? Pasti kaget dan bikin <em>deg-degan<\/em>. Tetapi, hal ini tidak berlangsung lama. Jantungmu hanya berdebar sesaat dan kembali menyeberang dengan lebih hati-hati. Yup, <span style=\"font-weight: bold;\">emosi terkejut merupakan emosi yang terjadi dalam durasi tersingkat.<\/span> Setiap hari, kita mendapatkan kejutan-kejutan kecil, baik positif maupun negatif. Kamu juga bisa merasakan emosi terkejut apabila menemukan hal baru.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 18pt;\">Fungsi Emosi dalam Kehidupan Sehari-Hari<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Seberapa penting emosi dalam kehidupan kita? Penting banget dong. Emosi <strong>membantu kita dalam memberi makna dalam setiap peristiwa<\/strong> yang dialami. Kenangan masa kecil, masa-masa SMA yang menyenangkan, atau liburan bersama keluarga membuat kamu menghargai setiap waktu dalam hidup. Emosi juga berperan dalam <span style=\"font-weight: bold;\">menganalisis situasi sosial<\/span>. Kamu jadi tahu kalau teman kamu merasa sedih, marah, atau takut. Kamu paham bagaimana cara bersikap dengannya. Seringkali, <span style=\"font-weight: bold;\">emosi menghasilkan output yang positif<\/span>. Seperti Taylor Swift atau Adele yang menciptakan lagu untuk mengekspresikan emosi mereka. <em>See<\/em>? Emosi tak selamanya buruk.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain emosi, kamu bisa belajar seputar isu <em>mental health<\/em>\u00a0di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/\" rel=\"noopener\">Brain Academy<\/a>. Caranya, buka aplikasi Ruangguru, kemudian pilih menu <em>live teaching <\/em>Brain Academy. Setiap hari Jumat, ada Friday Positive Day yang membahas kesehatan mental dan topik pengembangan diri. Aku tunggu ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/kelas.brainacademy.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/e5070f85-673f-4221-bef5-1021e2f4d494.jpeg\" alt=\"[IDN] CTA Blog Kelas Gratis Brain Academy Online \" width=\"821\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Referensi:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Devany, Karina dan Kezia Ausie. 2021. <em>Putaran Emosi Buku Manual<\/em>. Jakarta: Ma Jour.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Pengertian Emosi [Daring]. Tautan: https:\/\/kampuspsikologi.com\/emosi-dalam-psikologi\/<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Sistem Limbik Otak [Daring]. Tautan: https:\/\/www.sehatq.com\/artikel\/sistem-limbik-pada-otak<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Sumber Gambar:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Yumi Cells [Daring]. Tautan: https:\/\/inikpop.com\/5-perbedaan-versi-k-drama-dan-webtoon-yumis-cells\/<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">(diakses 20-21 Desember 2021)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Emosi bukan cuma marah dan sedih. Ada 6 emosi dasar yang berperan dalam tingkah laku manusia. Berikut fungsi dan cara kerja emosi. &#8212; Hai, Brainies! Memasuki musim liburan, aku mau kasih rekomendasi drama Korea nih. Judulnya Yumi&#8217;s Cells. Udah nonton belum? Kalau disuruh nilai, aku kasih 10000\/10 deh. Hahaha lebay, ya. Tapi beneran seseru itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies%20Bertanya-%20Emosi%20Dasar%20pada%20Manusia-01.jpg"],"_edit_lock":["1760926249:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2021-12-24","2023-10-27","2024-10-03"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Ada 6 emosi menurut psikolog Paul Ekman. Tapi darimana ya emosi itu berasal? Cari tahu hubungan emosi dengan otak serta fungsinya dalam kehidupan."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[1],"tags":[28,31,19],"class_list":["post-1186","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brainies-bertanya","tag-fakta-menarik","tag-pojok-sekolah"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal 6 Emosi Dasar Manusia, Fungsi dan Cara Kerjanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal 6 Emosi Dasar Manusia, Fungsi dan Cara Kerjanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Emosi bukan cuma marah dan sedih. Ada 6 emosi dasar yang berperan dalam tingkah laku manusia. Berikut fungsi dan cara kerja emosi. &#8212; Hai, Brainies! Memasuki musim liburan, aku mau kasih rekomendasi drama Korea nih. Judulnya Yumi&#8217;s Cells. Udah nonton belum? Kalau disuruh nilai, aku kasih 10000\/10 deh. Hahaha lebay, ya. Tapi beneran seseru itu [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-17T04:00:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-20T02:12:22+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia\",\"name\":\"Mengenal 6 Emosi Dasar Manusia, Fungsi dan Cara Kerjanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies%20Bertanya-%20Emosi%20Dasar%20pada%20Manusia-01.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-17T04:00:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-20T02:12:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies%20Bertanya-%20Emosi%20Dasar%20pada%20Manusia-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies%20Bertanya-%20Emosi%20Dasar%20pada%20Manusia-01.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal 6 Emosi Dasar Manusia, Fungsi dan Cara Kerjanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/\",\"name\":\"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783\",\"name\":\"Salsabila Nanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Salsabila Nanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal 6 Emosi Dasar Manusia, Fungsi dan Cara Kerjanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal 6 Emosi Dasar Manusia, Fungsi dan Cara Kerjanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","og_description":"Emosi bukan cuma marah dan sedih. Ada 6 emosi dasar yang berperan dalam tingkah laku manusia. Berikut fungsi dan cara kerja emosi. &#8212; Hai, Brainies! Memasuki musim liburan, aku mau kasih rekomendasi drama Korea nih. Judulnya Yumi&#8217;s Cells. Udah nonton belum? Kalau disuruh nilai, aku kasih 10000\/10 deh. Hahaha lebay, ya. Tapi beneran seseru itu [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia","og_site_name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","article_published_time":"2025-10-17T04:00:10+00:00","article_modified_time":"2025-10-20T02:12:22+00:00","author":"Salsabila Nanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Salsabila Nanda","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia","name":"Mengenal 6 Emosi Dasar Manusia, Fungsi dan Cara Kerjanya - Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies%20Bertanya-%20Emosi%20Dasar%20pada%20Manusia-01.jpg","datePublished":"2025-10-17T04:00:10+00:00","dateModified":"2025-10-20T02:12:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies%20Bertanya-%20Emosi%20Dasar%20pada%20Manusia-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Brainies%20Bertanya-%20Emosi%20Dasar%20pada%20Manusia-01.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jenis-jenis-emosi-dasar-manusia#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal 6 Emosi Dasar Manusia, Fungsi dan Cara Kerjanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/","name":"Portal Belajar &amp; Latihan Soal Terlengkap | Blog Brain Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/7a2f56f2643f738a30f42b8f2a6ba783","name":"Salsabila Nanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Salsabila Nanda"},"url":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/author\/salsabila-nanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1186","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1186"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1186\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6008,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1186\/revisions\/6008"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1186"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1186"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1186"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}